logo-website
Rabu, 25 Mar 2026,  WIT

TPNPB Kodap XVI Yahukimo Bertanggung Jawab Atas Penikaman Aparat Militer Indonesia

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo telah mengakui dan bertanggung jawab atas penikaman seorang aparat militer Indonesia

Papuanewsonline.com - 24 Mar 2026, 21:25 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Korban saat mendapat perawatan di rumah sakit.

Papuanewsonline,com, Yahukimo - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo telah mengakui dan bertanggung jawab atas penikaman seorang aparat militer Indonesia inisial GV, pada 23 Maret 2026 di Jalan Seredala, Yahukimo.


Menurut Siaran Pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB, penikaman tersebut dilakukan oleh Komandan Batalyon Eden Sawi, Mayor Ohion Helembo, karena korban diduga terlibat sebagai aparat militer pemerintah Indonesia di wilayah konflik bersenjata.

"Korban selama ini kami telah mengikuti jejaknya dan banyak terlibat bersama aparat militer Indonesia di wilayah konflik bersenjata dan selain bekerja di Bappeda Yahukimo korban juga sering mencari tahu informasi dari dalam kantor terkait keberadaan pasukan TPNPB dan membagikan informasi tersebut kepada aparat militer Indonesia," kata Jubir TPNPB, Sebby Sambom, dalam siaran persnya.

TPNPB juga memperingatkan warga imigran Indonesia di wilayah konflik untuk segera meninggalkan area tersebut karena tidak ada jaminan keamanan. Selain itu, TPNPB juga memerintahkan penutupan kantor-kantor pemerintahan, sekolah, rumah sakit, dan bangunan sipil yang dijadikan pos-pos militer Indonesia.

"Jika mau kejar kami silahkan datang ke Markas TPNPB Kodap XVI Yahukimo karena seluruh pasukan telah berada di Markas TPNPB," tambah Sebby Sambom.

Pemerintah Indonesia belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden ini. Namun, TPNPB menegaskan bahwa mereka akan terus meningkatkan operasi dan perang melawan aparat militer Indonesia di seluruh Tanah Papua untuk merebut kembali kemerdekaan bangsa Papua.

 

Penulis: Hendrik

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE