logo-website
Minggu, 19 Jul 2026,  WIT

Usai Saling Kontak Tembak Dengan TPNPB di Nduga, 5 Prajurit TNI Belum Ditemukan

Papuanewsonline.com - 18 Apr 2023, 01:42 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Papuanewsonline.com, Jakarta- Lima orang prajurit TNI hilang usai penyerangan TPNPB Pimpinan Egianus Kogoya terhadap Batalyon Infanteri Raider 321/Galuh Taruna, di Kabupaten Nduga, pada Sabtu (15/3/2023).

Kepala Staf Umum TNI Jenderal Bambang Ismawan mengatakan kelima orang tersebut masih dicari.

 “Sampai siang tadi masih dilakukan pencarian,” ucap Bambang kepada awak media di Jakarta, Senin, (17/4/2023).

Bambang menyebutkan ada 4 personel yang juga sempat dinyatakan hilang, namun  sudah ditemukan dan  kembali ke pos jaga. 

“Jadi tinggal lima orang,  itu yang masih dalam pencarian," Ungkapnya.

Kata Bambang bahwa  Lima prajurit yang belum ditemukan merupakan anggota satuan tugas TNI dari Batalyon Infanteri Raider 321/Galuh Taruna. Mereka diserang KKB saat berada di Distrik Mugi-Mam, Nduga, Papua Pegunungan. 

Bambang menegaskan pernyataan dari TPNPB-OPM  tidak benar, karena setelah dilakukan konfirmasi terhadap personel di lapangan mendapati bahwa hanya satu prajurit yang tewas, yakni Pratu Miftahul Arifin, sedangkan  Empat prajurit lainnya sudah kembali ke Pos dan lima lainnya masih dalam pencarian.


" Informasinya tidak benar,  senjata personelnya dirampas  oleh KKB juga tidak benar, karena semua senjata dari personil kembali,” Pungkasnya.

Diketahui, Batalyon Infanteri Raider 321/Galuh Taruna, merupakan satuan bagian dari tim yang melakukan pencarian terhadap pilot Susi Air, Philip Mark Merthens. Philip disandera oleh KKB pimpinan Egianus Kogoya  sejak Februari 2023 lalu.(Redaksi)

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE