34 Kabid Humas Polda ikuti Pelatihan Public Speaking Divisi Humas Polri Di Papua
Pelatihan Ini Bekerja sama Dengan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Sebagai Pengelola Kegiatan Dan Juga Para Pemateri
Papuanewsonline.com - 17 Mei 2023, 20:23 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Jayapura - Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius
Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom.
mengikuti pelatihan komunikasi publik dengan tema "Public Speaking
dalam Menangani Krisis Polri" yang digelar oleh Divisi Humas Polri bekerja
sama dengan Lembaga Pendidikan ANTARA di Jakarta, Senin (15/5).
Acara
tersebut juga turut menghadirkan para Kepala Bidang Humas (Kabidhumas) dari 34
Polda di seluruh Indonesia, dengan tujuan meningkatkan kinerja humas dalam
membangun dan menguatkan citra serta reputasi Polri di masa depan.

Kepala
Divisi Humas Polri dalam sambutannya, mengungkapkan pentingnya ukuran
kompetensi dalam setiap profesi, termasuk profesi kehumasan. Ia menekankan
perlunya para Kabidhumas Polri untuk menguasai kompetensi sesuai bidang kerja
masing-masing guna meningkatkan kepercayaan publik dan reliabilitas.
“Pelatihan
ini juga memfokuskan pada penanganan krisis Polri. Sandi mengatakan bahwa
seorang juru bicara harus memiliki pengetahuan dan pemahaman yang baik tentang
pengelolaan krisis, agar konflik yang mungkin muncul dapat diatasi tanpa
mengganggu operasional organisasi atau institusi,” ucap Sandi.

Selain
itu, Sandi juga memberikan apresiasi atas kinerja sukses para Kabidhumas Polda
dalam mengawal acara KTT G20, Arus Balik, dan Mudik. Namun, ia juga
memperingatkan tentang ancaman berita bohong dan propaganda yang semakin sering
ditemui di dunia maya, terutama menjelang tahun politik. Kedepannya diharapkan
seluruh anggota Polri adalah pengemban fungsi kehumasan, dan juga sebagai
agen-agen dalam memberikan informasi kebenaran dengan memanfaatkan medsos melalui
like, share and comment.
Pelatihan
ini bekerjasama dengan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara sebagai
pengelola kegiatan dan juga para pemateri handal yang adalah para wartawan senior
Antara, praktisi PR, analis senior,
redaktur pelaksana ANTARA, produser TV, dan ahli manajemen krisis. Materi
pelatihan mencakup teknik komunikasi yang efektif dalam public speaking, teknik
menyusun materi public speaking yang efektif Dan efisien serta teknik dan olah
vocal atau teknik seni berbicara dan gesture, pengetahuan mengenai dampak
disrupsi informasi, perkembangan teknologi media, karakter krisis, proses
penyelesaian krisis, serta strategi merespon dan mengelola krisis.
Metode
pembelajaran yang digunakan dalam pelatihan ini beragam, meliputi paparan
materi, diskusi, simulasi, dan role play. Hal ini bertujuan agar peserta selalu
terlibat aktif dalam pembelajaran. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan
pemahaman yang mendalam kepada para peserta dalam menghadapi situasi krisis
serta mengelola komunikasi secara efektif dan responsif. (PNO-12)