Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
DPRK Mimika Dorong Raperda Bantuan Hukum Gratis untuk Warga Kurang Mampu
Papuanewsonline.com, Jayapura –
Langkah nyata menuju keadilan yang inklusif semakin dekat di Kabupaten Mimika.
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, melalui Badan Pembentukan
Peraturan Daerah (Bapemperda), resmi menyetujui usulan Rancangan Peraturan
Daerah (Raperda) tentang Pelayanan Bantuan Hukum untuk masuk dalam daftar
prioritas pembahasan tahun 2025. Keputusan tersebut diambil setelah rapat koordinasi dan konsultasi bersama
Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Papua di Jayapura, Jumat (8/8/2025). Ketua Komisi I DPRK Mimika yang
juga anggota Bapemperda, Alfian Akbar Balyanan, menyambut baik persetujuan
tersebut dan menegaskan bahwa Raperda ini merupakan salah satu terobosan
penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan hukum. “Saya memberikan apresiasi kepada
Pimpinan Bapemperda dan perancang peraturan perundang-undangan dari Kementerian
Hukum dan HAM Wilayah Papua yang telah menyetujui Raperda ini masuk dalam
daftar prioritas. Bantuan hukum adalah kebutuhan mendesak dan harus menjadi
prioritas bersama,” ujarnya. Alfian mengungkapkan bahwa masih
banyak masyarakat Mimika, khususnya dari kalangan ekonomi lemah, yang mengalami
kesulitan mengakses layanan hukum. Hambatan biaya, kurangnya pengetahuan hukum,
hingga terbatasnya lembaga bantuan hukum menjadi faktor utama. “Banyak masyarakat kurang mampu
memiliki keterbatasan dalam mengakses keadilan. Untuk itu, pemerintah daerah
melalui lembaga bantuan hukum perlu menyediakan layanan gratis untuk
mengadvokasi persoalan hukum mereka, baik melalui jalur litigasi maupun non-litigasi,”
jelas Alfian. Dengan hadirnya Raperda ini, DPRK
Mimika berharap akan ada payung hukum yang jelas, sehingga pemerintah dapat
mengalokasikan anggaran khusus bagi lembaga bantuan hukum yang telah
terakreditasi. Langkah ini diyakini akan memaksimalkan pendampingan hukum, sekaligus
mendorong lahirnya lebih banyak lembaga bantuan hukum di wilayah Mimika. Raperda Pelayanan Bantuan Hukum
ini bukan hanya soal memberikan layanan gratis, tetapi juga membangun kesadaran
hukum masyarakat. Melalui program ini, warga yang sebelumnya ragu atau takut
menghadapi persoalan hukum dapat memperoleh pendampingan yang memadai. Selain itu, keberadaan Raperda
ini akan mengatur mekanisme kerja sama antara pemerintah daerah, lembaga
bantuan hukum, dan masyarakat. Termasuk di dalamnya sistem pengawasan agar
bantuan hukum benar-benar tepat sasaran. Alfian optimistis, jika Raperda
ini segera disahkan dan diimplementasikan, maka ke depan tidak ada lagi
masyarakat yang kehilangan haknya di hadapan hukum hanya karena keterbatasan
biaya. “Pemerintah diharapkan tidak
hanya menyiapkan regulasinya, tetapi juga memastikan dukungan anggaran yang
memadai. Dengan begitu, program ini bisa berjalan maksimal dan dirasakan
manfaatnya oleh masyarakat kurang mampu,” tegasnya. Setelah masuk daftar prioritas,
Raperda ini akan melalui tahap pembahasan di internal DPRK bersama pihak
eksekutif. Diharapkan, sebelum akhir tahun 2025, regulasi ini sudah bisa
disahkan dan mulai dijalankan pada awal 2026.
Dengan adanya Raperda Pelayanan
Bantuan Hukum, Mimika selangkah lebih maju dalam mewujudkan cita-cita negara
hukum yang menjamin persamaan hak setiap warga di mata hukum. (jidan)
09 Agu 2025, 17:08 WIT
Kemenko Polkam Dorong Banten Perkuat Kemerdekaan Pers
Papuanewsonline.com, Tangerang —
Kebebasan pers bukan sekadar hak yang dijamin konstitusi, melainkan fondasi
penting bagi berdirinya demokrasi yang sehat dan berkelanjutan. Namun, menjaga
kemerdekaan pers di tengah derasnya arus informasi digital membutuhkan kerja
sama lintas pihak—pemerintah, media, dan masyarakat. Hal itu disampaikan oleh Deputi
Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kementerian Koordinator
Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Marsda TNI Eko Dono
Indarto, dalam Rapat Pembahasan Peningkatan Nilai Indeks Kemerdekaan Pers
(IKP) Tahun 2025 untuk wilayah Provinsi Banten, yang digelar di Tangerang,
Kamis (7/8/2025). Menurut Eko Dono, hasil
pengukuran IKP Banten tahun 2024 menunjukkan kemajuan, namun masih ada
tantangan yang perlu segera diatasi. Beberapa di antaranya adalah keterbatasan
akses informasi publik, sengketa pemberitaan, lemahnya perlindungan hukum bagi
jurnalis, serta keberadaan media atau pihak yang mengaku pers namun tidak
terverifikasi Dewan Pers. “Fenomena ini berpotensi memicu
maraknya misinformasi, karena pihak-pihak tersebut bebas mempublikasikan berita
tanpa proses verifikasi yang memadai dan tanpa mematuhi kode etik jurnalistik,”
tegas Eko Dono. Ia menambahkan, Indeks
Kemerdekaan Pers tidak sekadar angka, tetapi cermin kualitas demokrasi di suatu
daerah. Semakin tinggi nilainya, semakin kuat pula jaminan kebebasan pers yang
dimiliki jurnalis dan masyarakat. “Kita tidak boleh alergi dengan
tantangan. Justru ini momentum untuk menertibkan praktik pemberitaan yang tidak
profesional sekaligus memperkuat media yang sah dan kompeten,” ujarnya. Dalam rapat tersebut, Eko Dono
juga menegaskan bahwa penguatan kemerdekaan pers akan berdampak langsung pada
terciptanya ekosistem informasi yang sehat, kredibel, dan bertanggung jawab.
Ekosistem ini, kata dia, sangat penting bagi stabilitas demokrasi dan keamanan
nasional. Sebagai tindak lanjut, Kemenko
Polkam berkomitmen memfasilitasi koordinasi lintas sektor, menggelar pelatihan
bersama antara jurnalis dan aparat, memperkuat advokasi perlindungan hukum bagi
wartawan, serta mendorong penegakan aturan terhadap pihak-pihak yang
mengatasnamakan pers tanpa sertifikasi resmi. Kegiatan ini menghadirkan
narasumber strategis seperti Ketua Dewan Pers, Direktur Ekosistem Media
Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Kepala Dinas Komunikasi,
Informatika, Statistik, dan Persandian Provinsi Banten. Turut hadir perwakilan
dari Pemerintah Provinsi Banten, Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI),
serta jurnalis dari berbagai media nasional dan lokal. Dengan sinergi yang kuat,
diharapkan Banten tidak hanya mampu meningkatkan nilai IKP di tahun 2025,
tetapi juga menjadi contoh daerah yang sukses menjaga kebebasan pers sebagai
pilar demokrasi. (GF)
09 Agu 2025, 00:49 WIT
Sinergi TNI AU dan Warga kampung Nawaripi Bersihkan Tumpukan Sampah
Papuanewsonline.com, Timika –
Babinsa Potensi Dirgantara (Babinpotdirga) Lanud Yohanis Kapiyau, Serka
Kasimirus Anitu, bersama warga Kampung Nawaripi, Distrik Wania, Kabupaten
Mimika, melaksanakan gotong royong membersihkan tumpukan sampah yang menutupi badan
jalan Maleo. Kegiatan ini merupakan
wujud nyata sinergi TNI AU dengan masyarakat dalam menjaga kebersihan
lingkungan. Sampah yang berserakan
tersebut sebelumnya dibuang sembarangan oleh warga, sehingga mengganggu akses
jalan dan mencemari lingkungan, yang dilaksanakan, pada Kamis (7/8/25) Kepala Kampung Nawaripi, Norman
Ditubun, menyampaikan permohonan maaf atas kondisi lingkungan yang kurang
bersih. "Kami sudah tiga kali
melakukan pembersihan bersama Distrik Wania dan memasang plang larangan
membuang sampah, tetapi tetap diabaikan," ujar Norman. Ia berharap kegiatan gotong
royong ini menjadi yang terakhir dan kesadaran warga akan kebersihan lingkungan
meningkat. "Kami berharap ini menjadi
yang terakhir kalinya, dan warga lebih disiplin membuang sampah pada
tempatnya," tambahnya. Sementara itu, Serka Kasimirus
Anitu menghimbau warga untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan. Ia menjelaskan bahwa pemerintah
telah menyediakan tempat pembuangan sampah resmi yang dapat digunakan
warga. "Kerjasama dan kesadaran
diri seluruh lapisan masyarakat sangat penting untuk menjaga kebersihan
lingkungan," tegas Serka Kasimirus.
Kebersihan lingkungan merupakan
tanggung jawab bersama, dan perlu dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
Gotong royong ini melibatkan
aparatur kampung, Babinpotdirga Lanud Yohanis Kapiyau, dan warga setempat. Kegiatan ini menunjukkan komitmen TNI AU
dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan
sehat. ( Jidan )
09 Agu 2025, 00:44 WIT
Bulog Timika Punya Stok Beras 2.460 Ton, Aman hingga Lima Bulan
Papuanewsonline.com, Timika –
Perum Bulog Cabang Timika memastikan ketersediaan beras di gudang mereka aman
untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama lima (5) bulan ke depan. Kepala Kantor Cabang Bulog Timika, Dedy Wahyudi,
menyatakan stok beras medium mencapai 2.460 ton dan beras premium 25 ton. "Untuk stok beras medium
penyaluran golongan anggaran, ASN, TNI/Polri, ketahanan stoknya kurang lebih
empat sampai lima bulan," ungkap Dedy di Timika, Jumat, (8/8/2025). Bulog Timika setiap bulannya
menyalurkan 200-300 ton beras untuk memenuhi kebutuhan TNI/Polri, ASN golongan
anggaran, dan penugasan pemerintah. "Untuk teknis penyalurannya,
kami hanya melayani sampai di pintu gudang.
Selanjutnya, Perusahaan Daerah Irian Bakti yang ditunjuk DJPb yang akan
mendistribusikannya," jelas Dedy. Beras yang disalurkan berasal
dari dalam negeri, didatangkan dari Merauke, Papua Selatan, Makassar, Sulawesi
Selatan, dan Jawa Timur. Selain melayani Kabupaten Mimika,
Bulog Timika juga mendistribusikan beras ke Kabupaten Puncak dan Yahukimo di
Provinsi Papua Pegunungan, serta Wamena untuk memenuhi kebutuhan Provinsi Papua
Pegunungan. Meskipun demikian, Dedy mengakui
keterbatasan kapasitas gudang Bulog Timika yang hanya berkapasitas 2.000
ton. Untuk mengatasi hal ini, Bulog
Timika menyewa gudang tambahan di Bandara Mozes Kilangin Timika dengan kapasitas
yang sama.
"Kami memang sangat
membutuhkan penambahan gudang. Kami sudah mengusulkan ke kantor pusat, namun
sampai sekarang belum ada persetujuan," pungkasnya. ( Jidan )
09 Agu 2025, 00:38 WIT
Pemkab Mimika Dukung UMKM Lokal Lewat Gebyar UMKM
Papuanewsonline.com, Timika –
Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan
Menengah (UMKM) menggelar Gebyar UMKM selama tiga hari, mulai tanggal 7 hingga 9
Agustus 2025, di Lapangan Timika Indah. Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari UMKM Nasional yang jatuh
pada tanggal 12 Agustus 2025. Gebyar UMKM ini
menampilkan berbagai produk unggulan UMKM Kabupaten Mimika. Asisten III Bidang Administrasi
Umum Setda Mimika, Everth Lukas Hindom, dalam sambutannya menyampaikan
apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
"Gebyar UMKM ke-10 tahun
2025 ini merupakan wujud nyata komitmen kita bersama dalam meningkatkan
eksistensi UMKM di Mimika," ujar Everth Lukas Hindom di Timika, Kamis (7/8/2025). Ia menekankan pentingnya kegiatan
ini sebagai platform promosi dan pemasaran produk lokal agar mampu bersaing di
pasar regional maupun nasional. Everth Lukas Hindom juga
menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Mimika secara konsisten memberikan
dukungan terhadap pengembangan UMKM melalui berbagai program, seperti
pembinaan, pemberdayaan, permodalan, dan promosi usaha. "Saya mengajak seluruh
stakeholder, baik swasta, perbankan, akademisi, dan komunitas untuk terus
mendukung para pelaku UMKM Mimika agar semakin meningkatkan kualitas
produknya," imbuhnya.
Gebyar UMKM ini diharapkan dapat
mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku
UMKM di Kabupaten Mimika. ( Jidan )
09 Agu 2025, 00:32 WIT
Cegah Kanker Serviks, Dinkes Mimika Vaksinasi Ratusan Siswa SD
Papuanewsonline.com, Timika –
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika melaksanakan Bulan Imunisasi Anak
Sekolah (BIAS) dengan memberikan vaksin Tetanus Difteri (TD) dan Human
Papillomavirus (HPV) kepada sekitar 600 siswa sekolah dasar (SD). Sasaran imunisasi meliputi siswa kelas 2, 5,
dan 6 di 22 SD di wilayah Kabupaten Mimika.
Vaksin HPV diberikan untuk mencegah kanker serviks, sementara vaksin TD
untuk mencegah penyakit tetanus dan difteri.Salah satu perawat pada puskesmas Wania Elis Mety, yang
memimpin kegiatan imunisasi di SD Nabawi, menjelaskan bahwa pelaksanaan program BIAS ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan bagi anak-anak di Kabupaten Mimika. "Hari ini kami melaksanakan
BIAS di SD Nabawi. Siswa kelas 2 menerima imunisasi TD, sedangkan kelas 5
mendapat vaksin TD dan HPV. Untuk kelas
6, kami prioritaskan yang belum menerima vaksin HPV," jelas Elis. Ia menambahkan bahwa pemberian
vaksin HPV saat ini hanya satu dosis, berbeda dengan tahun lalu yang dua dosis. Elis Mety juga menyampaikan bahwa
seluruh imunisasi dilakukan dengan aman dan telah mendapat persetujuan dari
orang tua murid. "Program ini rutin
dilaksanakan setiap tahun, dan masyarakat sudah mengetahui serta mempercayai
keamanannya," ujarnya. Dia menambahkan bahwa program BIAS
akan berlanjut hingga November 2025, dengan target pemberian 600 dosis vaksin
HPV dan 100 dosis vaksin campak serta TD.
"Untuk vaksin campak masih
dalam tahap persiapan," kata Elis. Diketahui Melalui program BIAS ini, Dinkes
Mimika menunjukkan komitmennya dalam melindungi generasi muda dari penyakit
menular.
Pemberian vaksin HPV secara
khusus bertujuan untuk mencegah kanker serviks pada perempuan di masa
mendatang. ( Jidan )
08 Agu 2025, 18:16 WIT
Dinas Perikanan Kabupaten Mimika Gelar Pasar Murah Ikan Segar di Lapangan Timika Indah
Papuanewsonline.com, Timika
– Dinas Perikanan Kabupaten Mimika menggelar pasar murah khusus ikan
segar dan beku di Lapangan Timika Indah, Jumat (8/8/2025). Kegiatan ini menjadi angin segar bagi warga Timika yang selama ini mengeluhkan
tingginya harga ikan di pasaran. Selain untuk membantu masyarakat, program ini
juga bertujuan menjaga stabilitas inflasi di wilayah setempat. Subsidi Hingga Rp 10.000 per
Kilogram Pasar murah ini disambut antusias
oleh warga. Pasalnya, pemerintah daerah memberikan subsidi harga sebesar Rp
10.000 untuk setiap kilogram ikan yang dijual. “Luar biasa, karena pemerintah
daerah melalui Dinas Perikanan memberikan subsidi harga sebesar Rp 10.000 untuk
setiap jenis ikan,” ujar Lastri, salah satu pengunjung yang ikut berbelanja. Lastri mencontohkan, ikan layang
atau ikan mumar yang biasanya dijual Rp 35.000/kg di pasaran umum, kini hanya
dibanderol Rp 25.000/kg di pasar murah ini.
“Hal ini tentu sangat membantu dan memberi penghematan yang signifikan bagi
masyarakat,” tambahnya. Pilihan Ikan Segar dan Produk
Olahan Berbagai jenis ikan segar dan
beku dijual dengan harga lebih terjangkau, di antaranya yaitu Ikan Mumar dengan
harga Rp 25.000/kg (harga normal Rp 35.000/kg) dan Ikan Layang dengan harga Rp
20.000/kg (harga normal Rp 30.000/kg) Selain ikan segar, pengunjung
juga bisa mendapatkan produk olahan perikanan seperti ikan asin, ikan asap,
nugget ikan, bakso ikan, MPMP (Makanan Pendamping MP-ASI), hingga produk
UMKM binaan Dinas Perikanan. Langkah Kendalikan Inflasi Kabid Pengolahan dan Pemasaran
Hasil Perikanan Dinas Perikanan Mimika, Feky Walalayo, menjelaskan bahwa
kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menekan inflasi daerah,
khususnya dari komoditas ikan. “Di Timika, ikan mumar dan ikan
lema termasuk komoditas yang memicu inflasi karena banyak diminati, tapi
produksinya tidak ada di sini,” jelasnya. Menurut Feky, tingginya harga
ikan di Timika disebabkan sebagian besar pasokan didatangkan dari luar daerah
seperti Dobo, Tual, dan Kaimana.
“Karena pasokan dari luar, harga ikan tidak stabil. Jadi pemerintah harus
mengambil langkah agar komoditas ini tidak memicu inflasi,” tegasnya. Berlangsung Satu Hari,
Manfaatnya Besar Pasar murah ikan segar ini hanya
digelar satu hari, sementara pameran produk olahan perikanan akan berlangsung
hingga keesokan harinya.
Acara ini diselenggarakan bersama Dinas Koperasi dan UMKM, dengan Dinas
Perikanan sebagai salah satu peserta utama penyedia produk. Program ini diharapkan memberi
akses yang lebih mudah dan murah bagi masyarakat Timika untuk mendapatkan
protein hewani berkualitas. Selain itu, kegiatan ini menjadi bukti komitmen
Pemkab Mimika dalam menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi,
khususnya pada komoditas pangan strategis. Pasar murah ini pun mendapat
sambutan positif dari warga yang berbondong-bondong memanfaatkan kesempatan
membeli ikan dengan harga lebih terjangkau. (Cori)
08 Agu 2025, 13:50 WIT
Thifal Tazkya Wishal Juarai Storytelling Competition 2025 di Diana Mall Timika
Papuanewsonline.com, Timika –
Siswa SMAN 7 Timika, Thifal Tazkya Wishal, berhasil meraih juara pertama dalam English Storytelling Competition 2025 yang diselenggarakan di Diana Mall Timika.
Kompetisi yang mengangkat tema pelestarian cerita rakyat Papua ini diikuti oleh
18 peserta dari tujuh sekolah menengah atas se-Kabupaten Mimika. Kegiatan yang merupakan
kolaborasi antara Brother Leon English Club (BLEC) dan Program Studi Pendidikan
Bahasa Inggris STKIP Hermon Timika ini berlangsung meriah dengan antusiasme
tinggi dari para peserta dan pengunjung mall. "Kami melihat bahwa potensi
anak-anak muda untuk bahasa Inggris itu besar di Timika. Hanya saja wadahnya
yang masih kurang dalam bentuk kegiatan kompetisi lomba," ungkap Deasy
Natalia Lessu, S.Pd., M.Hum, selaku Ketua Panitia penyelenggara. DAFTAR PEMENANG Juara 1: Thifal Tazkya Wishal
(SMAN 7 Timika) Juara 2: Zivanna Hawa Omega Romer
(SMAN 1 Timika) Juara 3: Sherina Anggie Esterlyta
(SMA Kristen Kalam Kudus) Juara 4: Shelomita Apriliani (SMA
Kristen Kalam Kudus) Kompetisi tahun ini mengangkat
cerita rakyat dari tiga suku di Papua, yaitu Kamoro, Amungme, dan Asmat.
Pemilihan tema ini bukan tanpa alasan, mengingat pembelajaran bercerita di
sekolah-sekolah sering kali menggunakan cerita dari luar Papua bahkan luar negeri. "Sementara cerita di sini
siapa lagi yang mau melestarikan? Kami mengusung cerita-cerita tersebut
sehingga lebih dikenal lagi untuk kalangan luas. Tidak hanya lingkup nasional,
karena ini bahasa Inggris otomatis global," tambah Deasy. SEKOLAH PESERTA * SMAN 1 Timika * SMA Al-Falah * SMA Kristen Kalam Kudus * SMK Negeri 6 * SMAN 7 Timika * SMA Tiga Raja * SMK Yapis Tim juri yang terdiri dari
Yuliawati Madu, S.Pd., M.TESOL.Ed., Ferdinan Laumal, S.Pd.M.TESOL.Ed, dan
Rofinus Daton Warat, S.Pd., M.Pd memberikan penilaian berdasarkan kemampuan
berbahasa Inggris, teknik bercerita, dan pemahaman terhadap cerita rakyat yang
dibawakan. Kegiatan ini merupakan kompetisi
kedua setelah sukses diselenggarakan tahun lalu di gedung MPCC YPMAK. Pemilihan Diana
Mall sebagai venue tahun ini dimaksudkan agar kegiatan menjadi lebih terbuka
untuk publik dan tidak eksklusif. "Setiap pengunjung bisa
datang untuk melihat, jadi bagian dari strategi promosi secara tidak langsung.
Diana Mall juga merupakan salah satu sponsor kami yang mendukung dari awal
kegiatan pertama," jelas Deasy di Timika, Jumat (8/7/2025). Para peserta menunjukkan
antusiasme tinggi dalam menyampaikan cerita-cerita tradisional Papua dengan
bahasa Inggris yang fasih. Tidak hanya kemampuan berbahasa yang dinilai, tetapi
juga kemampuan interpretasi dan penghayatan terhadap nilai-nilai budaya yang
terkandung dalam setiap cerita. Dengan berhasilnya kompetisi
tahun ini, panitia optimis kegiatan serupa dapat terus berlanjut setiap tahun
sebagai wadah pengembangan talenta muda Papua dalam berbahasa Inggris sekaligus
melestarikan kekayaan budaya lokal. (Giant)
08 Agu 2025, 13:33 WIT
Pelestarian Cerita Rakyat Papua Melalui Storytelling Competition: Upaya Mandiri Tanpa Dukungan Pemda
Papuanewsonline.com, Timika – Di
tengah gencarnya arus globalisasi yang mengancam kelestarian budaya lokal,
sekelompok pendidik di Timika berjuang sendirian melestarikan cerita rakyat
Papua. English Storytelling Competition 2025 yang diselenggarakan di Diana Mall Timika
menjadi bukti nyata upaya mandiri tanpa dukungan pemerintah daerah. Deasy Natalia Lessu, S.Pd.,
M.Hum, Ketua Panitia dari Brother Leon English Club (BLEC) yang berkolaborasi
dengan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Hermon Timika,
mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi pembelajaran bercerita di
sekolah-sekolah. "Sering kali pembelajaran di
sekolah untuk soal bercerita itu memakai cerita-cerita dari luar Papua maupun
bahkan luar negeri. Sementara cerita di sini siapa lagi yang mau
melestarikan," Ujar Deasy di Timika, Kamis (7/8/2025). Kompetisi yang mengangkat cerita
rakyat dari tiga suku besar di Papua - Kamoro, Amungme, dan Asmat - ini menjadi
langkah strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada generasi
muda. Namun, upaya mulia ini harus dilakukan tanpa dukungan dari pemerintah
daerah. "Dukungan untuk kami dari
pemerintah memang belum besar. Kami sudah melakukan pendekatan beberapa kali,
tapi dukungan dari pemerintah daerah tidak ada bagi kegiatan kami," ungkap
Deasy dengan nada kecewa. Meski menghadapi keterbatasan,
panitia tidak menyerah. Mereka memilih Diana Mall sebagai venue dengan
pertimbangan strategis untuk menjangkau publik yang lebih luas. "Alasan kami lakukan di sini
adalah biar menjadi perhatian bahwa ini sudah publik, bukan hanya dalam lingkup
secara eksklusif tapi setiap pengunjung bisa datang untuk melihat. Jadi, bagian
dari strategi promosi secara tidak langsung," jelas Deasy. Diana Mall, sebagai sponsor
utama, menjadi penyelamat kegiatan ini. "Diana Mall merupakan salah satu
sponsor kami yang mendukung dari awal kegiatan pertama," ungkap Deasy
dengan penuh apresiasi. Kompetisi yang diikuti 18 peserta
dari tujuh sekolah menengah atas se-Kabupaten Mimika ini dinilai oleh tim juri
berkualitas: Yuliawati Madu, S.Pd., M.TESOL.Ed., Ferdinan Laumal,
S.Pd.M.TESOL.Ed, dan Rofinus Daton Warat, S.Pd., M.Pd. Kegiatan ini memiliki dampak
ganda yang sangat positif. Selain meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris
siswa, juga menjadi media pelestarian budaya Papua yang terancam terlupakan. "Tujuan utamanya memberikan
wadah bagi anak-anak untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan
kepercayaan diri untuk tampil di publik, kemudian yang kedua melestarikan
cerita rakyat Papua," tegas Deasy. Panitia berharap kegiatan ini
dapat menjadi perhatian pemerintah daerah untuk memberikan dukungan yang lebih
besar di masa mendatang. "Kami berkontribusi dalam peningkatan literasi
berbahasa Inggris anak-anak di Papua dengan mengusung tema melestarikan cerita
rakyat suku-suku di Papua melalui bahasa Inggris," ujar Deasy. Dengan berhasilnya kompetisi
kedua ini setelah sukses tahun lalu di gedung MPCC YPMAK, panitia optimis dapat
melanjutkan kegiatan serupa setiap tahun. "Harapan kami jangka panjang
adalah kegiatan ini bisa terjadi setiap tahun," tambah Deasy.
Storytelling Competition 2025
bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan gerakan pelestarian budaya yang
dilakukan dengan penuh dedikasi oleh para pendidik. Tanpa dukungan pemerintah,
mereka tetap berjuang memastikan cerita rakyat Papua tidak hilang ditelan
zaman. (Cori)
08 Agu 2025, 13:25 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru