logo-website
Rabu, 03 Jun 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Polres Puncak Jaya Terima Laporan Tentang Kejadian Penembakan Oleh OTK Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Personel Puncak Jaya saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait laporan tentang kejadian Penembakan terhadap 1 (satu) orang warga sipil oleh OTK di Distrik Pagaleme, Kab. Puncak Jaya.Peristiwa ini terjadi pada Senin (21/10/2024), dan dari peristiwa penembakan tersebut, Polres Puncak Jaya telah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi yang mengetahui terjadinya penembakan tersebut guna mengidentifikasi pelaku dan motif kekerasan menggunakan senjata api yang menyebabkan korban meninggal dunia.Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., saat dikonfirmasi telah membenarkan peristiwa penembakan tersebut."Pukul 18.50 wit, Keponakan korban yang bernama Noval (17) datang melapor ke Mako Polres Puncak Jaya bahwa telah terjadi penembakan terhadap masyarakat sipil Oleh OTK didalam Kios kompleks Kuburan 7, Kamp. Pagaleme, Distrik Pagaleme Kab. Puncak Jaya,” ucap Kabid Humas Polda Papua. Dan ditempat terpisah Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa saat sebelum kejadian tersebut, ada 2 (dua) orang berdiri di depan Kios dengan gerak-gerik yang mencurigakan, kemudian saksi menyuruh korban untuk menutup kios, tetapi tidak dihiraukan oleh korban."Pada saat saksi sedang menunduk untuk mengambil uang di dalam karton guna dihitung, tiba-tiba terdengar bunyi letusan senjata api sebanyak 3 (tiga) kali yang mana saat itu langsung mengenai korban Jamaluddin Alias Dg Eppe dan korban langsung terkapar di samping kursi dengan wajah yang sudah berlumuran darah," ujarnya.Ia menjelaskan bahwa setelah kejadian tersebut Anak korban mengirimkan pesan suara Via Whatsap ke group keluarga, yang mana berisi tangisan anak korban dan teriakan "bapak bapak" sedangkan istri korban berlari ke luar kios untuk meminta pertolongan.“Berselang beberapa menit kemudian, datang adik Korban Muhammad Arief dari rumahnya menuju rumah korban (TKP), dan keponakan korban disuruh oleh keluarga untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Pihak Kepolisian,” jelas Kapolres.Kapolres Puncak Jaya juga menambahkan bahwa situasi keamanan di Kota Mulia Kab. Puncak Jaya pasca kejadian penembakan masih aman terkendali, Polres Puncak Jaya meningkatkan patroli dan kewaspadaan guna mengantisipasi tidak terjadi gangguan keamanan yang sama oleh OTK.“kepada masyarakat di sekitar Kota Mulia, agar tetap tenang dan tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang meresahkan yang dapat mengganggu situasi keamanan,” tambahnya.Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat, ketika melihat adanya orang-orang yang mencurigakan agar segera menginformasikan ke Pihak Kepolisian sehingga Anggota Polres dapat melakukan tindakan segera untuk memcegah terjadinya kekerasan yang dapat menimbulkan jatuhnya korban masyarakat. PNO-12 22 Okt 2024, 13:55 WIT
Personel Terbaik Polri Masuk Kabinet Merah Putih Papuanewsonline.com, Jakarta - Dua putra terbaik Polri yakni Agus Andrianto dan Purwadi Arianto dipercaya oleh Presiden Prabowo Subianto masuk Kabinet Merah Putih. Keduanya kini telah menyelesaikan statusnya dari Korps Bhayangkara.Untuk diketahui Agus Andrianto saat ini menjadi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Sebelumnya, pria kelahiran Blora 16 Februari 1967 ini menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri). Sementara Purwadi Arianto dipercaya untuk menduduki jabatan Wakil Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Purwadi sebelumnya menjabat sebagai Kalemdiklat Polri.Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan telah dikeluarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 99/Polri/Tahun 2024 tentang Pemberhentian Dengan Hormat Perwira Tinggi Polri untuk Agus Andrianto."Dalam Surat Keppres tersebut telah diputuskan memberhentikan dengan hormat dari dinas Polri bapak Agus Andrianto terhitung mulai tanggal 19 Oktober 2024 dengan hak pensiun Polri," kata Trunoyudo dalam keterangannya, Senin (21/10/2024).Sementara untuk Purwadi Arianto kata Brigjen Trunoyudo sudah memasuki masa purna tugas per 2 Oktober 2024. "Bapak Agus Andrianto dan bapak Purwadi Arianto keduanya merupakan putra terbaik Polri. Terima kasih atas jasa dan pengabdian selama menjadi Bhayangkara Polri. Tentunya Polri juga ucapkan selamat mengemban tugas dan amanah baru untuk kemajuan bangsa dan negara," tandas Trunoyudo. PNO-12 22 Okt 2024, 13:49 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz-2024 Amankan Penyuplai Amunisi Kepada Pimpinan KKB Paniai, Jemmy Magai Yogi Papuanewsonline.com, Nabire - Satgas Ops Damai Cartenz-2024, Berhasil Menangkap Maais Herlik Imburi “80 tahun” “Krinsten”, Alamat Jl. Pemuda Rt.5, Rw.1 Oyehe, Nabire, Papua Tengan yang merupakan pelaku Penyuplai Amunisi kepada Pimpinan KKB Paniai, (Kepala Staf Angkatan Darat WPA Divisi II Pemka IV Paniai) Jemmy Magai Yogi, Di Nabire Papua Tengah pada Hari Sabtu 19 Oktober 2024.Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz-2024, Brigjen Pol Faizal Ramadhani., Saat di kofirmasi membenarkan adanya penagkapan tersebut.Menurut Brigjen Pol Faizal Ramadhani, Pelaku Penyuplai Amunisi kepada Pimpinan KKB Paniai itu ditangkap di Nabire berdasarkan hasil pengembangan pemeriksaan Penyidik satgas Ops Damai Cartenz-2024 terhadap Pimpinan KKB Paniai, Jemmy Magai Yogi.“Sebelumnya Tim Kami telah penangkap Pimpinan KKB Paniai, Jemmy Magai Yogi, yang merupakan Kepala Staf Angkatan Darat West Papua Army (WPA) Divisi II Pemka IV Paniai pada Rabu, 16 Oktober 2024, pukul 16.16 WIT di depan Kantor DPRD Kabupaten Dogiyai sehingga Proses Penyilidakan Kami Lalukan hingga kami berhasil menagkap penyuplai Amunisi yaitu Maais Herlik Imburi di Nabire”, Ungkap Brigjen Pol Faizal Ramadhani.Selain itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Dr. Bayu Suseno., dalam keteranganya Ketika di kofirmasi mengatakan bahwa, penangkapan terhadap Maais Herlik Imburi Pelaku Penyuplai Amunisi kepada Jemmy Magai Yogi pada hari sabtu 19 oktober 2024 di nabire.“Dari Penagkapan ini kami berhasil mengamankan barang bukti berupa ;1. 2 unit HP merek Oppo A5 dan Nokia 105, 2. 1 Unit Motor Mio M3 125 Warna hitam list Merah, Kuning dan Putih, 3. Amunisi sebanyak 55 butir yang terdiri dari amunisi Kaliber 5,56 sebanyak 37 butir dan amunisi Kaliber 38 sebanyak 18 butir, 4. 2 buah ban lengan bercorak bintang kejora, 5. 1 buah Doka berwarna silver, 6. 1 buah KTA PDIP berwarna merah an Irke Irma Imburi, 7. 33 butir peluru Senapan Angin jenis PCP, 8. 1 buah kartu BPJS an MAIS IMBURI,9. 2 buah kartu ATM bank papua,10. 1 buah obeng bunga,11. 1 buah dompet berwarna hitam, 12. 1 buah kater,13. 20 lembar KTA ojek,14. 1 buah kalung kerrang,15. 1 buah kunci motor susuki, 16. Sejumlah uang yang terdiri dari mata uang Rupiah, mata uang Ringgit Malaysia, mata uang Qatar, mata uang Korea dan mata uang filipina.Kombes Pol Dr. Bayu Suseno., Menambahkan, pelaku telah diamanakan di Posko Ops Damai Cartenz-2024 di Nabire Papua Tengah dan Tengah menjalani pemeriksaan oleh Penyidik Ops Damai Cartenz-2024.“Pelaku penyuplai Amunisi yaitu Maais Herlik Imburi kini Tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik kami untuk mempertanggungjawbkan perbuatanya di hadapan Hukum.” Tutup Kombes Pol Dr. Bayu Suseno. PNO-12 21 Okt 2024, 21:22 WIT
Tangkap KKB di Yahukimo, Satgas Ops Damai Cartenz-2024 Amankan Uang Rampasan Kepala Kampung Papuanewsonline.com, Yahukimo – Satgas Ops Damai Cartenz-2024 berhasil menangkap KKB Enes Dapla bersama dua rekannya di Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Sabtu, 19 Oktober 2024, sekitar pukul 16:55 WIT.Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz-2024, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, membenarkan penangkapan tersebut. Dalam keterangannya, Brigjen Pol Faizal Ramadhani mengungkapkan bahwa KKB Enes Dapla dan Dua rekanya ditangkap bersama uang rampasan yang diduga berasal dari Kepala Kampung. Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk membeli senjata api dan amunisi."KKB Enes Dapla dan dua rekannya ditangkap saat berboncengan menggunakan motor Beat hitam melintasi perempatan jalan menuju Jalan Gunung, Yahukimo," ujar Brigjen Pol Faizal Ramadhani.Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Dr. Bayu Suseno, menambahkan bahwa penangkapan terjadi saat KKB KKB Enes Dapla dan dua rekannya sedang melakukan perampasan uang Kepala Kampung. Mereka diduga akan menggunakan uang tersebut untuk pembelian senjata dan amunisi."Dari tangan para pelaku, ditemukan barang bukti berupa uang dan surat edaran berisi instruksi penggalangan dana dari Desa untuk mendukung Papua Merdeka dan pembelian senjata dan Amunisi serta satu buah motor Beat hitam. “Untuk Surat edaran yang ditemukan, diketahui ditandatangani oleh Elkius Kobak, yang merupakan pimpinan KKB Kodap XVI Yahukimo," jelas Kombes Pol Dr. Bayu Suseno.Saat ini, penyelidikan terhadap Enes Dapla dan dua rekannya masih berlangsung di Posko Satgas Ops Damai Cartenz-2024 wilayah Yahukimo. PNO-12 21 Okt 2024, 21:16 WIT
Ini Perkembangan Kasus Pengerusakan 2 Unit Mobil di Depan Kantor PT. Media Redaksi Jubi Papuanewsonline.com, Jayapura – Polisi telah melakukan penyelidikan kasus pengerusakan dua unit mobil di depan Kantor PT. Media Redaksi Jubi.Aksi pengerusakan tersebut terjadi pada Rabu (16/10) sekitar pukul 02.30 WIT. Dari rekaman CCTV terlihat pelaku berjumlah dua orang yang melemparkan dua buah benda sehingga menyebabkan kebakaran 2 unit kendaraan roda 4 yang terpakir di depan kantor PT. Media Redaksi Jubi.Saat ini Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kejadian kasus tersebut dan telah meminta keterangan empat orang saksi.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Adi Prabowo mengatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan. "Kasus ini masih kami selidiki, pelakunya belum kita ketahui," kata Kabid Humas Polda Papua, di Jayapura, Minggu (20/10).Untuk mengungkap pelaku Polisi telah mencari dan mengumpulkan bukti petunjuknya yang salah satunya adalah rekaman CCTV untuk selanjutnya dilakukan analisa oleh tim dari Bidlabfor Polda Papua dengan mengambil sampel di TKP untuk mengetahui kandungan Zat Adesive yang sedang di olah di Puslabfor Polri. "Sampai dengan saat ini penyidik Gabungan Polda Papua masih terus melakukan penyelidikan di lapangan guna mengungkap kejadian tersebut," ungkap Kombes Benny.Kabid Humas meminta agar masyarakat dapat menunggu hasil proses penyelidikan yang dilakukan penyidik."Kami meminta masyarakat agar proses penyelidikan dapat ditunggu hasilnya dan Kami berupaya semaksimal mungkin untuk dapat mengungkap pelaku dan motif," tutup Kabid Humas. PNO-12 21 Okt 2024, 21:09 WIT
Satgas Ops Damai Cartenz-2024 Tangkap DPO KKB Puncak, Mairon Tabuni di Bandara Ilaga Papuanewsonline.com, Mimika - Satgas Ops Damai Cartenz-2024 berhasil menangkap DPO Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Puncak, Mairon Tabuni alias Solikin, di Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak, pada Senin, 21 Oktober 2024, pukul 09.05 WIT.Penangkapan ini dilakukan berdasarkan keterlibatannya dalam kasus penyerangan dan penembakan terhadap warga sipil, Sudirman, yang merupakan pedagang kios di Ilaga, Kabupaten Puncak, pada 23 Mei 2024.Dalam peristiwa penyerangan tersebut, korban mengalami luka tembak serius di bagian punggung kaki kanan hingga tembus ke telapak kaki, serta luka di tulang kering kaki kiri yang tembus ke betis. Kasus ini tercatat dalam laporan polisi LP/B/6/V/2024/SPKT/Polres Puncak dan DPO/11/VI/Res.1.7/2024/Reskrim.Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz-2024, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, membenarkan penangkapan ini. “Kami telah mengamankan DPO KKB Puncak atas nama Mairon Tabuni alias Solikin. Yang bersangkutan terlibat dalam kriminal penyerangan dan penembakan warga sipil di Ilaga Kabupaten Puncak,” ungkap Brigjen Faizal.Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Dr. Bayu Suseno, menambahkan bahwa Mairon Tabuni merupakan anggota KKB Kepala Air pimpinan Papuanus alias Jeki Murib di Kabupaten Puncak. Saat ini, Mairon Tabuni telah dibawa ke Posko Operasi Damai Cartenz-2024 di Mimika untuk pemeriksaan lebih lanjut."Satgas Ops Damai Cartenz-2024 terus bekerja keras untuk menegakkan hukum terhadap KKB di Papua demi terciptanya Papua yang aman dan damai," tutup Kombes Bayu. PNO-12 21 Okt 2024, 21:04 WIT
BMP-RI Kab. Biak Numfor Apresiasi Satgas Ops Damai Cartenz-2024 atas Penangkapan Pimpinan KKB Paniai Papuanewsonline.com, Biak Numfor - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP-RI) Kabupaten Biak Numfor, Frids Sem Arfayan, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Satgas Ops Damai Cartenz-2024 dan Polres Dogiyai atas keberhasilan mereka menangkap pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Paniai, Jemmy Magai Yogi. Penangkapan tersebut terjadi pada Rabu, 16 Oktober 2024, dengan barang bukti berupa 104 butir amunisi yang disita dari tangan pelaku.Frids Sem Arfayan berharap agar KKB Jemmy Magai Yogi, yang terlibat dalam distribusi amunisi dari Kabupaten Nabire ke Kabupaten Paniai melalui wilayah hukum Polres Dogiyai, diproses hukum secara adil dan mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai dengan tindakannya selama bergabung dengan KKB. “Kami meminta agar pelaku diproses hukum berdasarkan catatan kriminalnya, sehingga keutuhan NKRI di tanah Papua tetap terjaga. Hal ini demi keadilan dan kesejahteraan masyarakat Papua, khususnya di wilayah Kabupaten Nabire dan Dogiyai,” tegas Frids.Frids kembali memberikan apresiasi kepada Kepala Operasi Damai Cartenz-2024, Brigjen Faisal Ramadhani, dan Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Bayu Suseno, yang telah memberikan informasi kepada masyarakat melalui media terkait penangkapan Jemmy Magai Yogi. "Semoga dengan penangkapan ini, anggota KKB lainnya dapat sadar dan kembali ke pangkuan NKRI," harapnya.Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang, tidak terprovokasi, dan bersama-sama menjaga persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika di Papua. "NKRI harga mati! Kita Papua, kita NKRI, merdeka merdeka!" ujar Frids menutup pernyataannya.Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Dr. Bayu Suseno. menegaskan bahwa Satgas Ops Damai Cartenz-2024 akan terus melakukan penegakan hukum terhadap KKB di Papua. PNO-12 21 Okt 2024, 20:59 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT