logo-website
Minggu, 26 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Kapolda Maluku Hadiri HUT Kodam XV/Pattimura Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum menghadiri acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke 67 Kodam XV/Pattimura.Saat menghadiri kegiatan tersebut, Kapolda kembali menunjukkan sinergitas dan soliditas di antara TNI dan Polri. Ia ikut memeriahkan HUT Kodam dengan melantunkan 1 tembang lagu berjudul Malele. Acara syukuran HUT Kodam XV Pattimura sendiri dirangkai dengan peresmian peralihan nomenklatur Kodam XV Pattimura. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Slamet Riyadi, Markas Korem 151/Binaiya, Kota Ambon, Senin (27/5/2024).Sebelum menyumbangkan sebuah lagu lokal dari Maluku ini, Kapolda pertama-tama menyampaikan Dirgahayu ke 67 tahun kepada Kodam XV Pattimura.Kapolda mengaku peralihan nomenklatur Kodam XVI ke Kodam XV Pattimura sempat diberitahukan Pangdam sebelumnya Mayjen TNI Ruruh A. Setyawibawa."Saya mengikuti proses ini, waktu Pak Ruruh (Mantan Pangdam) pernah menyampaikan kepada saya bahwa akan ada penyesuaian kembali hari ulang tahun Kodam XV Pattimura, dan saya sangat mendukung sekali," kata Kapolda.Orang nomor 1 Polda Maluku ini mengaku peralihan Kodam XV Pattimura bukan pekerjaan biasa, sehingga perlu mendapatkan apresiasi yang tinggi."Tidak mudah memberikan penjelasan dan mengembalikan Kodam sesuai dengan sejarah berdirinya, dan kita patut memberikan apresiasi kepada Pangdam dan jajaran," pinta Kapolda sembari mendapatkan tepuk tangan dari seluruh tamu undangan yang hadir.Kapolda mengatakan, acara syukuran HUT Kodam XV Pattimura hari ini dihadiri oleh seluruh elemen masyarakat. "Saya bekerja dengan Panglima tidak akan berhasil apabila tidak mendapatkan dukungan dan peran aktif para tokoh masyarakat,tokoh agama dan tokoh pemuda dalam menjaga dan menciptakan rasa aman dan damai di Maluku ini," katanya.Ia mengatakan, Kodam XV memiliki program unggulan Basudara Pattimura, sementara Polda Maluku mempunyai Basudara Manise. "Program-program ungulan ini sebenarnya merupakan salah satu wujud Kami untuk menjaga Maluku ini agar menjadi daerah yang aman, damai dan sejahtera," jelasnya.Kapolda juga mengajak Forkopimda Maluku dan seluruh elemen masyarakat agar dapat terus bersinergi dalam mewujudkan wilayah ini yang aman dan kondusif."Lawamena Haulala Maju Terus Pantang Mundur, Salawaku Emarina Maluku aman rakyat sejahtera," pungkasnya.Kapolda juga mengajak Danlanud Pattimura, Kabinda Maluku, Perwakilan Danlantamal IX dan juga Kapolda Maluku Utara untuk tampil bersama-sama menyanyikan lagu sebagai kado ulang tahun bagi Kodam XV Pattimura. (PNO-12) 27 Mei 2024, 20:08 WIT
Kapolda Awasi Langsung Pemeriksaan Antropometri Seleksi Akpol Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum meninjau pemeriksaan antropometri terhadap calon Taruna/i Akpol panda Maluku Tahun 2024.Kegiatan pemeriksaan antropometri atau pengukuran tubuh atau fisik peserta ini dilaksanakan di Aula RTMC Direktorat Lalu Lintas Polda Maluku, Kota Ambon, Senin (27/5/2024).Saat meninjau pemeriksaan para Calon Taruna Taruni (Catar), Orang nomor 1 Polda Maluku didampingi oleh Karolog dan Panda Polda Maluku.Kapolda juga menyempatkan waktu untuk berbincang dengan para calon Taruna Akpol yang datang dari berbagai Polres jajaran di wilayah Maluku.Kapolda pada kesempatan itu memberikan semangat dan motivasi kepada para Catar Akpol untuk terus berusaha dalam meraih cita-cita sebagai anggota Polri."Jangan pernah menyerah, teruslah berusaha, belajar, berlatih, dan berdoa agar semua niat baiknya untuk menjadi anggota Polri dapat tercapai," pinta Kapolda.Para Catar Akpol diminta fokus dan berjuang untuk mencapai nilai terbaiknya, karena memang tidak akan semua bisa lolos untuk bisa ikut pendidikan. Hal ini disebabkan kuota masing-masing daerah nantinya akan ditetapkan oleh Mabes Polri."Saya Kapolda juga mengawasi dan mengontrol langsung proses seleksi dan hasilnya di setiap tahapan pelaksanaannya dan berupaya agar kuota Polda Maluku di wilayah Timur ini ditambah oleh Mabes Polri. Kepada panitia Kapolda berpesan agar semua proses dilakukan sesuai aturan yang berlaku dan bagi yang melanggar aturan akan diberikan sangsi yang keras bahkan akan diproses hukum bila terjadi perbuatan pidana," tegasnya. (PNO-12) 27 Mei 2024, 19:48 WIT
Sebanyak 94 Catar Polda Papua Ikuti Tes Kesamaptaan Jasmani Papuanewsonline.com, Jayapura - Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Papua menggelar Tes Kesamaptaan Jasmani (TKJ) seleksi Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2024 bertempat di Lapangan Rastra Samara SPN Polda Papua, Sabtu (25/05/2024).Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Watpers Ro SDM Polda Papua selaku Wakil Ketua Tim Jasmani AKBP Adi Tri Widiyanto, S.I.K, S.H.Dalam kesempatannya, Kabag Watpers menyampaikan tes jasmani merupakan syarat penting dalam seleksi Akpol, ia harap seluruh peserta bersungguh-sungguh dalam mengikuti tes jasmani ini dan jangan pernah berpikir untuk melakukan kecurangan.“Dalam pelaksaan uji Kesamptaan saat ini rekan- rekan perhatikan kesehatan dan kemampuan, Ikuti aturan yang sudah di tentukan,” ucap Kabag Watpers.Lebih lanjut, Kabag Watpers mengatakan Ujian Tahapan tes yang diujikan yakni lari 12 menit, Pull Up, Sit Up, Push Up dan Shuttle Run serta Uji Renang dan Antropometri guna menguji kesiapan dan kesanggupan Calon Taruna/i agar dapat melaksanakan tugas yang memerlukan tenaga fisik secara efisien dan efektif.“Diharapkan seluruh peserta yang sedang mengikuti pelaksanaan tes kesamaptaan hari ini mendapatkan hasil yang maksimal sesuai dengan kemampuan dirinya masing-masing demi mewujudkan Taruna/i yang berintegritas, jujur serta Amanah,” tuturnya. Ia juga berharap Polri bisa mendapatkan generasi penerus yang baik dengan nilai nilai moral dan juga ketahanan fisik yang baik.“Semoga kedepan Polri akan semakin baik dengan masuknya sumberdaya yang unggul dari anak anak muda Indonesia sebagai pemimpin nantinya dan juga dalam mengabdikan diri kepada masyarakat serta memberikan pelayanan yang baik dan juga prima,” pungkasnya.Untuk pelaksanaan test ini juga dilakukan pengawasan dari internal polri yakni dari Itwasda dan Propam serta pengawas dari eksternal yakni dari Komnas HAM Perwakilan Papua.Untuk diketahui, saat ini jumlah peserta Calon Taruna Akpol yang mengikuti test kesamaptaan jasmani sebanyak 94 orang yang terdiri dari 12 orang calon taruni dan sebanyak 82 orang calon taruna dimana nantinya para peserta ini akan mengkuti tes kembali secara terpusat di Mabes Polri. PNO-11 27 Mei 2024, 19:49 WIT
Miliki Narkoba, Pasutri Pengusaha Kopra di Ambon Ditangkap Papuanewsonline.com, Ambon - Pasangan suami istri (pasutri) berinisial SZ alias Sl (43) dan JL alias J (41), yang merupakan pengusaha Kopra di Ambon ditangkap karena kepemilikan narkoba.Keduanya ditangkap Tim Opsnal Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Maluku di depan kantor salah satu Jasa Pengiriman di Kota Ambon, Jumat (24/5/2024) sekitar pukul 18.30 WIT.Warga kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe Ambon, ini diamankan setelah aparat kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat. Setelah berkoordinasi dengan pihak kantor jasa pengiriman, tim kemudian melakukan pengawasan terhadap paket mencurigakan yang ditujukan kepada pasutri tersebut. "Pada pukul 18.30 WIT, Tersangka SZ dan istrinya JL, tiba di kantor jasa pengiriman menggunakan sepeda motor. Setelah melakukan serah terima paket dengan pihak pengiriman, tim Opsnal langsung mengamankan pasangan ini dan membawa mereka ke Kantor Ditresnarkoba Polda Maluku," kata Direktur Narkoba Polda Maluku, Kombes Pol Heri Budianto.Di kantor polisi, Tersangka SZ diminta untuk membuka paket kiriman tersebut. Kemudian ditemukan satu pasang sepatu wanita. Pada sepatu sebelah kiri, terdapat bungkusan kresek hitam yang dililitkan lakban cokelat berisi amplop. Di dalam amplop berisi tisu yang membungkus narkoba jenis sabu. Sabu-sabu tersebut terdapat dalam plastik klip bening."Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi 1 pasang sepatu wanita, 6 paket sabu dengan rincian 1 paket sabu dalam plastik klip bening sedang, 5 paket sabu dalam plastik klip bening kecil. Kami juga mengamankan 1 unit HP Samsung A04E warna putih," katanya.Sesuai dengan data yang dimiliki oleh Tim Opsnal, Tersangka telah melakukan pengambilan paket serupa sebanyak empat kali dengan nama dan alamat yang sama di kantor Jasa Pengiriman tersebut. "Kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," tambahnya.Kombes Heri mengaku penangkapan yang dilakukan menjadi bukti komitmen Ditresnarkoba Polda Maluku dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Maluku. "Kami juga terus menghimbau masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam memberikan informasi terkait aktivitas yang mencurigakan demi keamanan bersama," pungkasnya. PNO-11 26 Mei 2024, 06:36 WIT
Terima Kunjungan Rektor Unpatti, Kapolda : Polda Siap Dukung KKN Kebangsaan di Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum, Pmenerima kunjungan audiens dari Rektor Universitas Pattimura (Unpatti), Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy.Kegiatan audiens bersama pihak Unpatti digelar di ruang Kortisikol lantai I Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Selasa (21/5/2024). Turut hadir dalam pertemuan ini yaitu Karo Ops, Karo SDM, Direktur Intelkam, Direktur Binmas, Kepala SPN, dan Plt Kabid Humas Polda Maluku. Sementara dari Unpatti yaitu Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. D. Male, Ketua Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat, Prof. Dr. M. Salakory, Ketua Kuliah Kerja Nyata, Prof. Dr. J. Leiwakabessy, Sekertaris lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat, Dr. E. Huluselan beserta Staf Unpatti.Audiens yang dilakukan Rektor Unpatti dengan Kapolda Maluku, ini untuk membicarakan mengenai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan. KKN Kebangsaan akan diikuti 126 Universitas di Indonesia. Maluku bertindak sebagai tuan rumah. Terdapat 4 kabupaten yang akan menjadi lokasi KKN tersebut."Program KKN ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kebangsaan dan mengenalkan sumberdaya alam serta membantu UMKM yang ada di daerah, khususnya di Maluku," kata Kapolda Maluku, Irjen Lotharia Latif di Ambon, Jumat (24/5/2024).Menurut Kapolda, kegiatan nasional dimana pihak Unpatti selaku Panitia Kegiatan ini, sangat penting dilaksanakan. Sebab, program ini tentunya akan mengangkat nama baik daerah, termasuk mengenalkan produk-produk UMKM."Sebelumnya nanti Unpatti akan melaksanakan survei terkait sumberdaya yang bisa diangkat atau dikembangkan dari masing-masing daerah yqng akan digunakan sebagai tempat KKN," ungkapnya.Polda Maluku, lanjut Kapolda, mengaku sangat mendukung program KKN Kebangsaan yang akan dilaksanakan di daerah Para Raja-raja ini. "Kami tentu sangat mendukung kegiatan ini dari sisi keamanan. Dan kami juga menghimbau masyarakat agar mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif agar program tersebut berjalan aman dan lancar," ajak Kapolda.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menghimbau seluruh elemen masyarakat agar dapat turut serta mensukseskan program KKN Kebangsaan tersebut."Kita harus bisa menjadi tuan rumah yang baik, sehingga akan menjadi kesan yang baik bagi mahasiswa-mahasiswa yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga buah kebaikan dan pesona Maluku menjadi cerita positif di penjuru Tanah Air," ajaknya.PNO-11 26 Mei 2024, 06:31 WIT
Aparat Gabungan TNI-Polri Lakukan Olah TKP Pembakaran Kios dan Sekolah di Paniai Papuanewsonline.com, Paniai – Aparat gabungan TNI-Polri melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kasus pembakaran beberapa Gedung sekolah dan kios yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Undinus Kogoya, Jumat (24/05/2024).Kapolres Paniai, AKBP Abdus Syukur Felani diwakili Kasat Reskrim Polres Paniai, Ipda Florentinus J.P Tegu, S.Tr.K menyatakan bahwa kegiatan olah TKP ini merupakan respons Polres Paniai terhadap tindak pidana pembakaran kios dan beberapa Gedung sekolah Kepas Kopo."Dari hasil olah TKP tersebut telah diamankan beberapa barang di TKP Kios yang dibakar diantaranya 2 (dua) buah seng, beberapa batang kayu, tabung, serpihan motor, 4 (empat) gagang pintu, dan 3 (tiga) velg motor yang dimana semua barang tersebut sudah terbakar," jelasnya.“Sedangkan untuk di TKP Gedung sekolah Kepas Kopo beberapa barang yang diamankan diantaranya 5 (lima) selongsong amunisi, knalpot motor, seng, kursi dan kayu yang semuanya juga sudah terbakar,” imbuhnya.Kasat Reskrim mengatakan bahwa beberapa barang tersebut telah diamankan di Polres Paniai guna penyelidikan lebih lanjut. “Polres Paniai tengah intensif melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku pembakaran tersebut,” ungkapnya.Kasat mengimbau agar masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan informasi apapun yang dapat membantu penyelidikan kepada pihak Kepolisian. (PNO-12) 25 Mei 2024, 20:51 WIT
Lakukan Penipuan dan Penggelapan, Seorang Pria Paruh Baya Dipolisikan Papuanewsonline.com, Jayapura – Diduga melakukan tindak pidana Penipuan dan Penggelapan, seorang pria paruh baya berinisial MY (55) harus berurusan dengan pihak Kepolisian.Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Jayapura Selatan AKP I Gede Dewa Aditya Krishnanda, S.I.K saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat (24/5) siang.Kapolsek menerangkan, terduga pelaku MY dilaporkan oleh korbannya bernama Andreas warga Kampung Harapan Sentani lantaran melakukan penipuan dan penggelapan dengan modus menjual tanah milik MY kepada korban."Jadi, berawal pada Rabu (22/6/22) lalu, bertempat di Kompleks Menara Jaya Kelurahan Ardipura, pelaku dan korban bersepakat untuk transaksi sebidang tanah ukuran 9x9 m (81m²) dan satu unit rumah type 36 seharga 650 juta rupiah," kata Kapolsek.Lebih lanjut, selain itu korban juga ditawari jika terjadi kesepakatan, pelaku akan menambahkan bonus Hp Iphone serta memberikan ticket umroh gratis jika korban membayar tanahnya.Korban kemudian membayar tanah pelaku tersebut setengah harga yakni 320 juta rupiah dengan 3x pembayaran, dan dengan catatan bila sertifikat telah diserahkan maka akan dilunasi."Berjalannya waktu, pelaku tidak juga memberikan sertifikat kepada korban hingga dan diakui pelaku bahwa sertifikatnya berada di Bank. Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Jayapura Selatan," ungkap Kapolsek.Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui bahwa telah menerima uang tunai 320 juta rupiah milik korban namun digunakan untuk kepentingan lain, bukan untuk pembangunan rumah yang disepakati."Kini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / B / 564 / XII / 2023 / SPKT.Polsek Jayapura Selatan / Polresta Jayapura Kota / Polda Papua," tegas Kapolsek AKP Dewa Aditya.Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 372 tentang Penggelapan, dimana pelaku terancam hukuman penjara maksimal 4 tahun penjara. (PNO-12) 25 Mei 2024, 20:33 WIT
Sat Reskrim Polres Yapen Amankan 2 Pelaku Pencurian 5 Unit HP Papuanewsonline.com, Yapen – Dua pelaku pencurian 5 unit HP, Berhasil di amankan oleh tim Resmob Polres Kepulauan Yapen saat kedua pelaku hendak turun menggunakan KM. Labobar di Pelabuhan laut serui dari kota Jayapura, Kamis malam (23/5/24).Kedua pelaku berinisial YFL (16) dan YSR (17), diamankan tanpa melakukan perlawanan dan dari keterangannya mereka mengakui perbuatan yang telah di lakukan, selanjutnya di bawa ke Mako Polres Kepulauan Yapen guna di lakukan proses selanjutnya.Dalam keterangannya, Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Herzoni Saragih, diwakili Kasat Reskrim AKP Febry Valentino Pardede membenarkan telah di lakukan penangkapan terhadap dua pelaku pencurian yang masih di Bawah umur."Pada kamis malam mereka berdua di tangkap, sayang sekali masih muda sudah melakukan perbuatan Tindakan kriminal yang akhirnya berurusan dengan hukum,” terangnya, Jumat (24/5/24).Kedua pelaku sendiri di sangkakan pada Pasal 363 KUHP, dan untuk barang bukti sendiri baru mendapatkan 1 unit HP dan pengakuan pelkau 4 unit HP telah di jual untuk hasilnya di gunakan untuk hura-hura Bersama temasuk berangkat ke Jayapura.Lebih lanjut, Kasat Reskrim AKP Febry Valentino Pardede memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati akan Tindakan pencurian, jambret dan tindakan kejahatan lainnya juga mengajak kepada para orang tua agar dapat membimbing anak-anak untuk tidak melakukan hal-hal tidak baik apalagi terjerumus ke hal-hal yang akan merugikan diri sendiri maupun orang tua,seperti halnya pergaulan bebas dengan anak-anak nakal, Miras, Narkotika karena dengan semua itu akan melakukan tindakan kriminal. "Kami dari Sat Reskrim Polres Kepulauan Yapen juga menghimbau, dengan banyaknya tersangka kasus pencurian yang masih berstatus di bawah umur, kami memohon dukungan dari masyarakat Yapen, khususnya para orang tua, agar memaksimalkan pengawasan terhadap anaknya,” tuturnya.“Jangan nanti setelah anaknya ditangkap karena pencurian, baru bermohon-mohon untuk minta penyelesaian secara kekeluargaan, bahkan ada yang sampai meneror keluarga korban. Anak adalah tanggung jawab orang tua, jangan asal dibiarkan salah pergaulan yang akhirnya membuat sang anak menjadi pelaku kejahatan,” imbuhnya. (PNO-12) 25 Mei 2024, 20:20 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT