Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Kapolda Maluku Terima Kunjungan Silaturahmi Danrem 151/Binaiya
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, S.H., M.Hum., menerima kunjungan silaturahmi dari Komandan Korem 151/Binaiya, Brigjen TNI Antoninho Rangel Da Silva, S.I.P.Pertemuan silaturahmi yang berjalan dengan suasana penuh keakraban ini berlangsung di ruang tamu Kapolda, Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Kamis (30/5/2024).Hadir dalam pertemuan tersebut yaitu Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Stephen M. Napiun S.Ik, Karo Ops, dan Kabid Propam Polda Maluku. Danrem Brigjen Antoninho Rangel Da Silva pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada Kapolda yang didampingi Pejabat Utama karena telah meluangkan waktu dalam pertemuan silaturahmi tersebut.Sebagai pejabat baru, Brigjen Antoninho mengaku silaturahmi yang dilakukan sangat penting untuk menjalin hubungan baik dengan Forkopimda di Provinsi Maluku. "Sebagai pejabat baru, kami wajib untuk bersilaturahmi dengan Forkopimda Maluku dan salah satunya Kapolda Maluku," ungkap Danrem yang didampingi Kasi Ops dan Kasi Intel Korem 151/Binaiya.Brigjen Antoninho berharap mendapatkan bimbingan dan arahan dari Kapolda untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di wilayah Maluku.Kedatangan Danrem bersama sejumlah pejabat utama Korem 151/Binaiya disambut hangat oleh Kapolda Maluku. Irjen Lotharia Latif menekankan komitmen Polda Maluku yang selalu membuka diri untuk bekerjasama dan bersinergi dengan TNI maupun instansi pemerintah lainnya.Kapolda mengungkapkan, selama ini kerjasama dan sinergitas antara Polda Maluku dengan Korem 151/Binaiya terjalin baik. "Selama ini kerjasama antara Polda dan Korem terus terawat, dan diharapkan dapat lebih ditingkatkan," harap Kapolda. Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga mengharapkan agar sinergitas dan soliditas antara Polda Maluku dan Korem 151/Binaiya terus dimaksimalkan dalam mencegah keamanan dan ketertiban di wilayah Maluku."Pertemuan ini tidak hanya menandai kebersamaan antara Polri dan TNI tetapi juga menegaskan komitmen kami bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di bumi Raja-raja ini," katanya.Usai pertemuan, Kapolda Maluku dan Danrem 151/Binaiya juga saling bertukar cendramata sebagai bentuk sinegritas TNI-Polri. (PNO-12)
30 Mei 2024, 20:30 WIT
Kadivhumas Polri Tegaskan Kepolisian dan Kejaksaan Agung Baik-Baik Saja
Papuanewsonline.com, Jakarta – Polri menegaskan pihaknya dan Kejaksaan Agung (Kejagung) tidak ada masalah dan baik-baik saja. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, meminta semua pihak untuk berkaca dari sinergitas kementerian/lembaga saat menghadiri launching Gov-Tech di Istana Negara, Senin lalu. Dia mencontohkan soliditas antara para pimpinan yakni Menkopolhukam, Panglima TNI, Kapolri, hingga Jaksa Agung."Bahwa kepolisian dan kejaksaan agung dalam keadaan baik-baik saja. Tidak ada permasalahan yang perlu dipermasalahkan," ujar Irjen Sandi saat Doorstop pers Mabes Polri, Kamis (30/5/2024).Irjen Sandi kembali mengatakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, hingga Menkopolhukan Hadi Tjahyanto, telah menyampaikan antara kedua belah pihak tidak ada permasalahan."Beliau (Kapolri) menyampaikan bahwa antara polisi dan jaksa baik-baik saja. Bahkan Bapak Jaksa Agung menyampaikan tidak ada masalah, baik-baik saja. Serta Bapak Menko Polhukam juga menyampaikan polisi dan jaksa adem ayem," terangnya."Kalau pimpinan sudah menyampaikan tidak ada masalah, berarti kami tinggal menyampaikan ke teman-teman bahwa antara kepolisian dan kejaksaan tidak ada masalah," lanjutnya.Lebih lanjut, Kadivhumas menilai sinergitas kementerian/lembaga kini sedang diuji. Terlebih kini Indonesia sedang berupaya menjaga pertumbuhan ekonomi.Menurut Kadivhumas, program pemerintah yang bisa berjalan dengan baik, Proyek Strategis Nasional bisa berjalan dengan baik, inflasi yang bisa terjaga, Gross Domestic Product (GDP) yang saat ini sedang bertumbuh, semuanya ada karena soliditas dan sinergitas. Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, selain soliditas kementerian/lembaga, juga perlu adanya stabilitas dan keamanan. Oleh sebab itu, soliditas para pimpinan kementerian/lembaga tersebut, termasuk Kapolri dan Jaksa Agung, harus menjadi suri tauladan. "Yang ditujukan oleh para pemimpin lembaga, ada Bapak Menkopolhukam, ada Pak Panglima TNI, ada Bapak Jaksa Agung, dan Bapak Kapolri, itulah yang harus kita teladani sebagai anak buah untuk mewujudkan bahwa program yang sudah baik harus kita jaga untuk keberlangsungan bangsa ini, baik untuk pertumbuhan ekonomi maupun menjaga stabilitas keamanan," tutupnya. (PNO-12)
30 Mei 2024, 19:08 WIT
Jelang Pilkada Papua 2024, Menkopolhukam dan Mendagri Tekankan Pentingnya Sinergitas
Papuanewsonline.com, Jayapura – Dalam rangka kesiapan penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2024 di wilayah Papua, Wakapolda Papua Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi yang berlangsung di lantai 11 Ballroom Hotel Aston Jayapura, Rabu (29/05). Kegiatan ini dipimpin oleh Menkopolhukam RI Marsekal TNI (Purn.) Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto dan Mendagri RI Jenderal Pol (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. Turut hadir dalam acara tersebut, Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Haryanto, Kabinda Papua Mayjen TNI (Purn.) Gustav Agus Irianto, Kabinda Papua Barat Mayjen TNI (Purn.) Daru Cahyono, serta Pj. Gubernur dari beberapa provinsi di Papua.Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Pilkada Serentak dan membahas langkah-langkah sinergis antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Dalam sambutannya, Dr. M. Ridwan Rumasukun, S.E., M.M., Pj. Gubernur Provinsi Papua, menekankan pentingnya dukungan dari TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua."Pemerintah Provinsi Papua sangat berterima kasih atas dukungan dari TNI dan Polri dalam menjaga kestabilan keamanan serta ketertiban di wilayah Provinsi Papua dan seluruh wilayah Tanah Papua. Oleh karena itu, hendaknya kita semua memberikan dukungan yang positif dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat agar wilayah Papua tetap kondusif, terlebih menjelang Pilkada," ujar Dr. Ridwan.Dr. Ridwan juga mengingatkan pentingnya memperhatikan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang telah ditandatangani dan mendorong pencairan dana 100% mengingat tahapan persiapan Pilkada sudah dimulai. "Perlu saya sampaikan bahwa tanggung jawab kita sebagai Pemerintah Daerah dengan memperhatikan NPHD yang sudah ditandatangani beberapa waktu lalu, mendorong untuk segera melakukan pencairan 100%, mengingat tahapan persiapan Pilkada sudah dimulai," tambahnya.Lebih lanjut, Menkopolhukam Hadi Tjahjanto menegaskan pentingnya sinergitas antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat untuk menyukseskan Pilkada 2024. "Agar di Papua bisa berjalan baik, lancar, dan aman, oleh karena itu kita perlu lakukan sinergitas dengan peserta pemilu, masyarakat, pemerintah, dan TNI-Polri. Di Papua ada 4 provinsi yang akan melaksanakan pilkada pertama kali, sehingga perlu dilakukan perhatian khusus agar dapat berjalan dengan baik hingga hari penghitungan suara sehingga terpilih pejabat daerah," jelas Hadi.Mendagri Tito Karnavian menambahkan bahwa evaluasi terhadap pemilu sebelumnya sangat penting untuk memastikan Pilkada 2024 berjalan lancar. "Rapat koordinasi ini penting untuk memberikan masukan agar pemerintah, aparat keamanan, dan komponen masyarakat yang terlibat dapat saling bersinergi, serta untuk mereview, menganalisa, dan mengevaluasi pemilihan umum tahun sebelumnya demi mewujudkan pemilukada yang aman dan damai di Provinsi Papua dan daerah pemekaran," katanya.Kegiatan ini diharapkan dapat menyatukan seluruh elemen masyarakat, penyelenggara pemilu, dan aparat keamanan dalam persiapan strategis yang komprehensif. Upaya ini mencakup perencanaan yang matang, alokasi anggaran yang tepat, serta langkah-langkah preventif untuk menciptakan kondisi yang aman dan kondusif selama pelaksanaan Pilkada 2024. (PNO-12)
30 Mei 2024, 18:54 WIT
Polda Papua Teken MoU NPHD Dengan Pemprov Papua Tengah
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua melaksanakan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Kepolisian Daerah Papua dalam rangka Rekruitmen Bintara Polri T.A 2024, Kamis (30/05/2024).Acara yang dilaksanakan di Aula Rastra Samara Polda Papua Lama ini dihadiri Wakapolda Papua Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., PJ. Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., M.M., para PJU Polda Papua, dan para Kapolres di wilayah hukum Polda Papua.Dalam kesempatannya, PJ. Gubernur Papua Tengah mengatakan pertemuan ini sudah sangat dinantikan oleh masyarakat Papua Tengah yang berkaitan dengan Mou penerimaan Bintara Polri dan Pemprov Papua Tengah sedang mencari solusi yang strategis agar pihaknya terus memberikan lapangan pekerjaan kepada para anak muda.“Jumlah data pengangguran di Papua Tengah cukup tinggi dan kami terus melakukan kerja sama dengan stakeholder maupun institusi swasta, hal ini cukup penting bagi kami dalam menyiapkan dan juga kami mendorong para anak muda kita agar masuk ke jajaran Polri maupun TNI sehingga menyiapkan kami dapat menciptakan SDM Papua Tengah yang cukup dominan,” ucap Dr. Ribka Haluk.Selain itu, ia berpikir bahwa pihak Polri mempunyai jalan keluar yang sangat baik dan pihaknya sangat mengapresiasi kinerja dan memberikan kesempatan kepada para anak muda Papua Tengah agar dapat menyiapkan mereka karakter yang baik dan sehat.“Saya harap kedepan dengan penandatangan ini dapat berjalan dengan baik dan semoga di tahun kedepan kami bisa mendapat kuota tambahan lagi sehingga kita dapat bersama-sama menyongsong menuju Indonesia emas,” ungkapnya.Sementara itu, Wakapolda Papua mengatakan jumlah anggota Polri di Polda Papua saat ini belum memenuhi kuota, sehingga untuk pemenuhan jumlah anggota di empat Provinsi di tanah Papua, maka tahun ini Polri menyelenggarakan rekrutmen sebanyak 2000 calon Bintara baru.“Tentunya ada yang berbeda dari rekrutmen saat ini, karena calon Bintara yang akan dididik menjadi Anggota Polri diutamakan untuk Orang Asli Papua (OAP) dan anak yang lahir di Papua, sehingga nantinya diharapkan tidak ada yang minta pindah keluar,” tutur Wakapolda.Lebih lanjut, Brigjen Patrige mengucapkan terima kasih kepada PJ. Gubernur Papua Tengah beserta jajaran yang bersedia mendukung dan bekerjasama dengan Polri dalam pelaksanaan rekrutmen ini, ia yakin kerjasama ini merupakan salah satu bentuk awal dalam rangka penerimaan anggota Polri yang lebih transparan dan terbuka.“Saya juga berharap kerjasama seperti ini dapat terus dilakukan sehingga nantinya apa yang dicita-citakan pemerintah untuk menjadikan Papua setara dengan Provinsi lainnya dapat terwujud,” pungkasnya. (PNO-12)
30 Mei 2024, 18:43 WIT
Polsek Karubaga Laksanakan Patroli Dialogis Demi Pastikan Kamtibmas Aman
Papuanewsonline.com, Karubaga – Wakapolsek Karubaga, Aipda Enos Waroi, memimpin langsung patroli dialogis di seputaran Kota Karubaga, Kabupaten Tolikara, pada Rabu (29/05). Patroli ini merupakan bagian dari agenda rutin Polsek Karubaga untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.Dalam patroli yang melibatkan beberapa anggota Polsek Karubaga ini, Aipda Enos Waroi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan himbauan kepada masyarakat serta memantau langsung aktivitas di daerah keramaian dan objek vital di wilayah Kota Karubaga. "Patroli dialogis ini merupakan agenda rutin yang kami lakukan untuk memberikan himbauan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," ujar Aipda Enos Waroi.Hasil pemantauan menunjukkan bahwa situasi kamtibmas di seputaran wilayah hukum Polsek Karubaga berada dalam keadaan aman dan kondusif. Aipda Enos Waroi menegaskan bahwa patroli semacam ini akan terus dilakukan secara rutin untuk menjamin keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. "Dari hasil pemantauan, situasi kamtibmas di seputaran wilayah hukum Polsek Karubaga dalam keadaan aman dan kondusif. Hal ini akan kami lakukan secara rutin untuk menjamin keamanan dan kondusifitas secara berkala," tambahnya.Aipda Enos Waroi juga berharap bahwa dengan adanya patroli dialogis yang rutin, Polsek Karubaga dapat mengantisipasi gangguan kamtibmas, sehingga kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar. "Kami berharap dengan adanya patroli dialogis yang rutin kami lakukan ini, dapat mengantisipasi gangguan kamtibmas di wilayah Kota Karubaga, sehingga kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar," tutupnya.Patroli dialogis ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. Dengan pendekatan yang humanis, diharapkan masyarakat merasa lebih aman dan terbuka dalam memberikan informasi yang dapat membantu polisi dalam menjaga kamtibmas.Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari warga Kota Karubaga. "Kami merasa lebih tenang dengan adanya patroli rutin dari Polsek Karubaga. Kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat sangat membantu dalam menjaga keamanan dan ketertiban," ujar salah satu warga setempat.Dengan komitmen yang kuat dari Polsek Karubaga, diharapkan Kota Karubaga akan terus berada dalam kondisi aman dan kondusif, mendukung terciptanya lingkungan yang nyaman bagi seluruh warganya. (PNO-12)
30 Mei 2024, 18:27 WIT
Polda Papua Lakukan Pengawasan Bus Guna Antisipasi Kecelakaan Lalu Lintas
Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua melakukan pengawasan dan pengecekan terhadap bus kecil untuk pariwisata. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kota Jayapura. Dir Lantas Polda Papua Kombes Pol Abrianto Pardede, S.I.K saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.Dir Lantas mengatakan dalam rangka mengantisipasi kecelakaan lalu lintas, Ditlantas Polda Papua yang dipimpin Kasubdit Gakkum Kompol Zet Saalino, S.H., M.H. melaksanakan kegiatan pengawasan dan pengecekan bus pariwisata, di Perum Damri dan Balai Terminal Entrop."Pengecekan dilakukan terhadap sopir dan kendaraan angkutan umum khususnya bus-bus pariwisata, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadi kecelakaan lalu lintas di jalan raya,” ujarnya. Pemeriksaan kendaraan mencakup beberapa sasaran diantaranya yang terdiri dari dokumen, ijin operasional, serta pengawasan fisik kendaraan mulai dari ban, stir termasuk rem, wiper, spion, lampu dan sebagainya.Dari hasil pengawasan tidak ditemukan kendala berarti dan dari semua kendaraan yang diperiksa dinyatakan telah memenuhi standar keselamatan."Kami juga mengimbau kepada pihak terkait dan supir agar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan cara menyiapkan kendaraan secara baik, bisa layak jalan dan untuk supir tidak mengendarai kendaraan secara ugal-ugalan dan mematuhi rambu lalu lintas," pungkasnya. (PNO-12)
30 Mei 2024, 18:15 WIT
Kunjungi Kampung Yoka, Kapolsek Heram Bagikan Nomor Hp Untuk Quick Respon
Papuanewsonline.com, Jayapura – Temui warga Kampung Yoka untuk jalin silaturahmi dan bangun komunikasi wujudkan Kamtibmas yang terus kondusif, Kapolsek Heram Iptu Bernadus Y. Ick, S.H bagikan nomor telepon pribadinya. Pertemuan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kampung Yoka, Selasa (28/5) siang.Dengan didampingi Kabit Binmasnya Aiptu Djufri, S.H, Kapolsek Heram AKP Ick berdiskusi langsung bersama warga seraya memperkenalkan dirinya selaku Kapolsek Heram yang baru saja menjabat usai disertijabkan pada Selasa (21/5) lalu oleh Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Victor Mackbon.Turut hadir dalam tatap muka tersebut yakni Kepala Kampung Yoka Antonius Mebri, Sekretaris Kampung Markus Y. Mebri, Para Ketua RT dan RW serta warga Kampung Yoka.Kapolsek Heram memperkenalkan diri dengan menerangkan riwayat kedinasannya di Kepolisian sejak Tahun 2000 hingga kini dirinya dipercayakan untuk menjaga stabilitas Kamtibmas di Distrik Heram.Kapolsek mengatakan, di pertemuan tersebut dirinya mengapresiasi Kepala Kampung bersama warganya atas kebersamaan dan kekompakan yang terjalin untuk menjaga kondusifitas Kamtibmas di Kampung Yoka."Sesama warga tidak boleh saling menjatuhkan bahkan berselisih sampai di Kantor Polisi, bersama wujudkan Kampung Yoka sebagai Kampung Wisata di masa akan datang dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban serta saling peduli dengan lingkungan sekitar," ungkap Kapolsek.Lanjut dikatakannya, di Kampung Yoka telah ditugaskan Aiptu Djufri selaku Bhabinkamtibmas, jika timbul permasalahan atau salah paham kiranya dapat diselesaikan secara kekeluargaan dengan mengundang pihak-pihak terkait dan duduk bersama di Obhe."Jangan langsung main proses hukum, semuanya bisa dikomunikasikan, terutama antara sesama warga Kampung Yoka harus bisa solid dan kompak untuk wujudkan Kampung Yoka menjadi destinasi wisata atau lokasi pariwisata," kata Kapolsek.Kapolsek berharap dengan terjalinnya silaturahmi dalam pertemuan tersebut dapat membangun komunikasi dan kekompakan antara masyarakat dan Polri untuk Kamtibmas."Kiranya dari pertemuan ini bisa terjalin silaturahmi dan dapat membangun komunikasi yang intens dilakukan dengan tujuan menjaga dan memelihara Kamtibmas. Silahkan semua yang hadir disini bisa save nomor handphone saya yakni 081248469882, jika terjadi permasalahan atau situasi yang dapat memicu terjadinya gangguan Kamtibmas, silahkan langsung hubungi saya," pungkas Kapolsek Heram Iptu B.Y. Ick mengakhiri pertemuan.Ditempat yang sama selaku Kepala Kampung Yoka Sdr. Antonius Mebri mengucapkan terima kasih atas kehadiran Kapolsek Heram untuk bertemu dan berkenalan dengan warga Kampung Yoka. "Kiranya dengan masuk 50 besar Kampung wisata di tanah Papua, kita bisa menuju 15 besar kampung terbaik untuk menjadikan kampung kita lokasi pariwisata," kata Kepala Kampung Yoka (PNO-12)
30 Mei 2024, 18:04 WIT
Hapus Buta Aksara, Warga Kampung Yanbra Ikuti Program Belajar Gabus
Papuanewsonline.com, Jayapura – Belajar bersama Babinkamtibmas (Pak Bhabin) dengan program gerakan baca tulis yang diajarkan guna hapus buta aksara di Kampung Yanbra Distrik Kemtuk Gresi, Kabupaten Jayapura, Papua. Selasa, 28/05.Tidak mudah bagi Bhabinkamtibmas dalam mensukseskan program gerakan baca tulis seperti yang dilakukan oleh Aipda Yosafat Bemey yang bertugas di Polsek Kemtuk Gresi yang dilaksanakan secara bergantian dalam setiap minggunya menyambangi para peserta didik yang ada di kampung- kampung yang tidak dekat jaraknya, dengan menggunakan sepeda motor.Kali ini Aipda Yosafat kembali menyambangi sembilan warga peserta didiknya dengan usia bervariasi dari yang termuda Marten Bairan 28 tahun hingga Belandina Nasadit yang sudah berumur 72 tahun.Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH melalui Kapolsek Kemtuk Gresi Iptu Yusuf Kalean, mengatakan sesuai jadwal yang telah disepakati bahwa pertemuan kegiatan belajar baca tulis melalui program inovasi Gabus dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas dalam seminggu 2 kali.“Pengulangan-pengulangan pembelajaran dari belajar menulis huruf abjad terus dilakukan agar melatih daya ingat para peserta didik, hingga siap mengikuti ujian dan berhak mendapatkan surat keterangan melek aksara (sukma),” katanya.Lebih lanjut Kapolsek mengungkapkan kesembilan peserta didik gelombang kedua dimana sebelumnya Bhabinkamtibmas kami telah berhasil membina lima warga buta aksara sampai bisa baca tulis dan telah menerima surat keterangan melek aksara yang diterbitkan Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura bersama Polres Jayapura. (PNO-12)
30 Mei 2024, 17:51 WIT
Polri Luncurkan Buku Meritokrasi Jabatan Fungsional guna Mewujudkan SDM Unggul
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Pol Dedi Prasetyo meluncurkan Buku Meritokrasi Jabatan Fungsional di Lingkungan Polri guna Mewujudkan SDM Unggul sebagai panduan komprehensif yang mengulas konsep, implementasi, serta tantangan meritokrasi dalam jabatan fungsional di lingkungan Polri. Pada acara Bedah Buku yang diadakan oleh SDM Polri di Ballroom Sheraton Hotel Jakarta, Selasa (28/5/2024), dalam penulisannya, Irjen Pol Dedi Prasetyo menguraikan dengan jelas bagaimana meritokrasi dapat diterapkan secara efektif guna meningkatkan kualitas dan kinerja SDM Polri. “Buku ini juga dapat menjadi panduan dan referensi dalam upaya kita bersama untuk terus memperkuat dan memperbaiki sistem Manajemen Sumber Daya Manusia khususnya di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia dan umumnya untuk organisasi pemerintah lainnya, organisasi swasta, dan seluruh Stakeholder. Bahkan, buku ini juga menjadi wujud nyata dari komitmen Polri untuk terus berinovasi dan memperbaiki diri dalam rangka mewujudkan organisasi yang profesional, akuntabel, dan terpercaya,” kata Dedi Prasetyo saat diskusi Bedah Buku Mi. Meritokrasi adalah sebuah prinsip yang menekankan bahwa penilaian dan penghargaan terhadap individu harus didasarkan pada kemampuan, kinerja, dan prestasi. Dalam konteks Polri, penerapan meritokrasi adalah langkah penting untuk memastikan bahwa setiap anggota memiliki kesempatan yang adil untuk berkembang dan meraih posisi sesuai dengan kompetensi mereka. Buku ini memberikan panduan yang komprehensif tentang bagaimana prinsip-prinsip meritokrasi dapat diterapkan secara efektif di lingkungan Polri.Prof. Dr. Albertus Wahyurudhanto, M.Si. memberikan apresiasi kepada AS SDM Polri yang telah menciptakan buku yang penting berjudul “Meritokrasi Jabatan Fungsional di lingkungan Polri Guna Mewujudkan SDM Unggul”. “Seperti yang kita ketahui bahwa Personel Polri Republik Indonesia ini sangatlah banyak dan menjadi Problem pada saat mencari jabatan yang sesuai dengan pangkatnya. Meritokrasi adalah kesempatan kepada personel untuk dapat memimpin dan mendapatkan jabatan sesuai berdasarkan kemampuan dan prestasi. Buku ini menjadi motivasi dan inspirasi kepada Personel bahwa jabatan ditentukan dari kemampuan dan prestrasi Personel tersebut. Meritokrasi ini juga bertujuan untuk menghilangkan bottleneck dalam Jabatan Kepolisian,” ungkap Albertus Wahyurudhanto. “Buku ini menjadi motivasi dan inspirasi bahwa jabatan dapat didapatkan melalui kemampuan seseorang. Meritokrasi memiliki kelemahan antara lain ketidaksetaraan awal yang dimaksud adalah saat menjadi Polisi dapat melalui pendidikan yang berbeda-beda ada Pendidikan Akpol, Bintara, dan Tamtama ini perlu adanya kajian supaya semua lulusan ini dapat merasakan keadilan dan kesetaraan dalam jabatan. Lalu yang kedua yaitu ketidaksetaraan kemudian yang ke tiga adalah kecenderuangan mengaktifkan aspek kemanusiaan,” lanjutnya. Menurut Prof Dr. Wibowo, S.E., M.Phil. Guru Besar SDM Univ Prof. Dr. Moestopo melihat dalam buku ini intinya harus adanya kesetaran dalam keberagaman dengan kesadaran penuh dengan adanya keberagaman jenis anggota (ras, suku dan agama).“Kita perlu lakukan peninjauan terkait hambatan-hambatan apa saja yang akan kita temui saat penerapan dan pemberian reward ini terutama masalah adanya sebagian orang dari internal dan external yang tidak mendukung adanya perubahan perlu dicarikan solusi yang tepat. Kita harus juga carikan penyelesaian terhadap setiap masalah yang kita hadapi dan kita harus segera menyesuaikan terkait masalah-masalah Politik yang ada saat ini, kedepan akan ada perubahan dinamika pimpinan politik, apakah nanti para pimpinan yang baru ini mau meneruskan apa-apa yang sudah dilaksanakan oleh pemimpin yang lama atau malah memiliki program-program yang baru namun bagaimanapun itu tetap anggota Polri harus dapat menyesuaikan dengan sistem yang ada,” jelasnya. “Perlu kita pikirkan dan bicarakan yaitu penerapan masalah jabatan fungsional dan struktural yang mana kita harus pikirkan bersama supaya kedua jabatan ini dapat berjalan dengan baik, dan tidak ada masalah dalam penempatan anggota dalam sebuah jabatan tersebut,” sambungnya. Irjen. Pol. (Purn) Dr. E Winarto Hadiwasito, seorang profesional di bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), menilai, buku berjudul "Meritokrasi Jabatan Fungsional di Lingkungan Polri guna Mewujudkan SDM Unggul" karya Irjen. Pol. Dedi Prasetyo ini menjadi forum penting di mana berbagai pihak, termasuk tenaga profesional seperti Hadiwasito, memberikan analisis mendalam terhadap pemikiran yang diusung dalam buku tersebut.“Saya melihat bahwa dampak dari karya tersebut dapat menjadi katalisator untuk perubahan dalam masyarakat. Keberadaan ilmu pengetahuan dalam kehidupan masyarakat merupakan fondasi penting bagi kemajuan dan transformasi yang signifikan. Oleh karena itu, partisipasi aktif dalam menghasilkan dan menyebarkan pengetahuan dianggap sebagai upaya penting dalam mewujudkan SDM unggul,” kata Winarto Hadiwasito. “Buku ini juga terletak pada pendekatan meritokrasi yang diusung oleh Dedi Prasetyo. Meritokrasi, yaitu memberikan kesempatan kepada individu untuk memimpin dan menduduki jabatan fungsional berdasarkan prestasi, dinilai sebagai langkah penting dalam menata kembali paradigma kelembagaan di Polri. Hal ini menggambarkan pergeseran dari penilaian berdasarkan pangkat atau kelas sosial, menuju penilaian yang lebih berorientasi pada kinerja dan kompetensi,” lanjutnya. Dalam Bedah Buku Meritokrasi Jabatan Fungsional di Lingkungan Polri guna Mewujudkan SDM Unggul ini, penulis Irjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum, M.Si, M.M., menjawab seluruh pertanyaan para peserta yang hadir dengan antusias dan seobjektif mungkin serta memberikan motivasi kepada seluruh peserta. Terakhir, buku ini juga menyoroti pembangunan Pusat SDM Unggul Polri sebagai langkah strategis dalam mengembangkan kompetensi dan keterampilan anggota Polri. Pusat ini diharapkan dapat menjadi tempat pelatihan dan pengembangan yang menyediakan program-program berkualitas tinggi, sehingga setiap anggota Polri dapat menghadapi tantangan di lapangan dengan lebih baik. Harapannya, kehadiran buku ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam mewujudkan visi bersama yakni Polri yang lebih unggul, profesional, dan terpercaya. PNO-11
29 Mei 2024, 13:29 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru