Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Wakapolda Papua Buka Rakernis Bidpropam Polda Papua T.A 2024
Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., membuka kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakenis) Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Papua T.A. 2024 yang dilaksanakan di Lantai II Hotel Aston Jayapura & Convention Center, Kota Jayapura, Kamis (30/05).Adapun tema Rakernis ini yaitu “Optimalisasi Pengawasan Melekat Guna Memantapkan Polri Yang Presisi Dalam Rangka Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi Yang Inklusif Dan Berkelanjutan”.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Drs. Yosi Muhamartha, Para Pejabat Utama Polda Papua, Para Perwakilan Narasumber dari Pomdam XVII/Cenderawasih, Komnas Ham Perwakilan Provinsi Papua, OJK Provinsi Papua, Bank BRI Wilayah Papua, Para Wakapolres/ta Jajaran Polda Papua dan peserta Rakernis.Dalam sambutannya, Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K yang dibacakan Wakapolda mengucapkan terimakasih kepada seluruh personel jajaran Propam Polda Papua yang telah bekerja keras mewujudkan suksesnya pelaksanaan pengamanan Pemilu Pilpres dan Pileg 2024, dan pengamanan Idul Fitri 2024 berjalan aman, lancar dan nyaman. “Semoga lelah yang telah dirasakan menjadi berkah dan kebaikan buat kita sekalian. Teruslah menebar kebaikan para Bhayangkara Polri,” ucap Wakapolda.Selain itu, Wakapolda mengatakan sebagai penegak disiplin, tentunya sebelum menjalankan tugasnya, personel Propam harus terlebih dahulu menjadi pelopor kedisiplinan bagi dirinya sendiri.“Saya ingin menekankan kepada rekan-rekan, jangan bangga menjadi Satker yang mampu mem-PTDH anggota terbanyak, namun banggalah jika kita dapat membina anggota yang bermasalah untuk dapat kembali menjadi Bhayangkara Polri yang Presisi,” ungkapnya.Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa sebentar lagi tahapan Pilkada akan dimulai, Polda Papua akan mengamankan Pilkada di 29 Kab/Kota dan 4 Provinsi. Hal ini berbeda dari Pilkada sebelumnya, jangan anggap enteng.“Saya harap mulai saat ini rekan-rekan sudah mulai mempersiapkan fisik dan mental untuk mensukseskan Pilkada 2024 ini dan kita harus banyak melakukan kegiatan cooling system pendekatan kepada masyarakat,” pungkasnya. (PNO-12)
01 Jun 2024, 13:50 WIT
Menko Polhukam: TNI-Polri Siap Mendukung Pilkada Di Wilayah Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2024 akan dilaksanakan di seluruh wilayah Papua. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Marsekal TNI (Purn.) Marsekal TNI (Purn.) Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. mengatakan bahwa TNI-Polri siap mendukung dan mengamankan Pilkada Serentak di seluruh wilayah Papua.Hal ini ia ungkapkan saat memberikan pengarahan kepada personel TNI-Polri terkait kesiapan pengamanan tahapan Pilkada serentak wilayah Papua di Aula A. Rompis, Makodam XVII Cenderawasih, Kota Jayapura, Kamis (30/5/2024).Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangkogabwilhan III, Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, S.H., M.M, Asops Kapolri, Irjen. Pol. Drs. Verdianto Iskandar Bitticaca, M.Hum, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P, Pangdam XVIII Kasuari, Mayjen TNI Haryanto, S.I.P., M.Tr.(Han), Wakapolda Papua, Brigjen. Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si, Para PJU TNI-Polri Se-Papua, Para Dandim dan Kapolres Se-Papua, dan Para Prajurit TNI Polri Se-PapuaDalam kesempatannya, Menko Polhukam mengatakan Berdasarkan data intelijen, tingkat kerawanan pelaksanaan pilkada serentak cenderung menengah-tinggi, lebih besar dibanding kerawanan pemilihan anggota legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) yang cenderung kecil-menengah.“Saya minta aparat intelijen harus benar-benar memperhatikan secara detil. Pertama, kekuatan kita sudah terbagi rata, tidak mungkin kita minta bantuan lagi. Kita tidak bisa mengharapkan bahwa nantinya akan ada bantuan-bantuan dari wilayah lain. Seandainya bisa dibantu, tapi tidak bisa cepat karena keterbatasan transportasi,” kata Menko Hadi.Namun, lanjut Menko Hadi, TNI dan Polri berkomitmen siap membantu pendistribusian logistik Pilkada. Karena, kondisi geografis wilayah Papua cukup berat dan secara demografis masyarakat nya tersebar di pulau-pulau.“TNI dan Polri siap membantu demi kelancaran pilkada serentak untuk mendukungan pendistribusian logistik dengan alutsista yang ada,” katanya.Menko Polhukam kembali mengingatkan seluruh prajurit TNI dan Polri untuk terus bersinergi dalam menjaga keamanan dan kedamaian di Papua, khususnya dalam pelaksanaan Pilkada serentak. “Saya ingatkan sekali lagi, sinergi TNI Polri harus tetap terjaga dan mudah-mudahan tugas yang berat ini dapat dijalankan dengan baik,” pungkasnya. (PNO-12)
01 Jun 2024, 13:32 WIT
Kapolda Maluku Tindak Tegas Oknum Polisi Yang Melecehan Anak Dibawah Umur
Papuanewsonline.com, Ambon - Oknum polisi Bripka SR, terduga pelaku kekerasan seksual kepada anak di bawah umur, kini telah ditahan penyidik Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease.Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum sejak awal kasus telah memerintahkan Kapolresta Ambon untuk memproses hukum baik secara pidana maupun kode etik dan tidak ada perlakuan khusus bagi oknum Polri tersebut."Bapak Kapolda sejak awal telah memerintahkan agar pelaku ini diproses secara hukum baik secara pidana maupun kode etik Polri," kata Plt Kabid Humas Polda Maluku, AKBP. Aries Aminnullah di Ambon, Jumat (31/5/2024).Pelaku sejak awal langsung sudah ditahan di rumah tahanan Polresta Ambon setelah ditetapkan sebagai Tersangka. Ia jadi tersangka setelah penyidik mengantongi dua alat bukti terkait perbuatan asusila tersebut."Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan telah di tahan di Rutan Polresta Ambon. Saat ini penyidik sementara dalam proses pemberkasan untuk diserahkan ke kejaksaan," kata AKBP Aries.Selain pidana, AKBP Aries mengaku pelaku juga diproses hukum sesuai kode etik profesi Polri. Untuk kode etik, pelaku telah diperiksa oleh penyidik Propam Polda Maluku dengan ancaman pemecatan dari dinas Polri."Untuk penanganan kode etik profesi tersangka sudah diperiksa. Penyidik juga sudah selesai memeriksa 5 orang saksi," ungkapnya.Saat ini, proses pemberkasan yang dilakukan penyidik Propam Polda Maluku sendiri telah selesai, dan segera disidangkan kode etiknya."Proses pemberkasannya sudah selesai dan saat ini tinggal menunggu jadwal sidang," katanya.Tersangka sendiri dikenakan Pasal 8 huruf (c) dan Pasal 13 huruf (d) perpol 7 tahun 2022 tentang kode etik profesi Polri dalam hal pelanggaran terhadap etika kepribadian tentang kewajiban dan larangan dan Pasal 14 ayat (1) huruf (b) PP RI nomor 1 tahun 2003 tentang pemberhentian anggota Polri.Untuk diketahui, Bripka SR melakukan tindakan kekerasan seksual kepada anak berusia 8 tahun. Kasus ini terungkap setelah ibu korban melihat perubahan pada diri putrinya. Kasus ini kemudian dilaporkan ke polisi pada Minggu, 5 Mei 2024. "Perkara ini menjadi atensi Bapak Kapolda. Pak Kapolda telah menginstruksikan untuk kasus ini ditindak secara tegas sesuai hukum yang berlaku baik pidana maupun kode etik polri.Kapolda juga memerintahkan Kapolresta Ambon memberikan perhatian khusus kepada korban dan keluarga untuk mendapatkan pendampingan dan penguatan psikologis dan pengamanan oleh unit PPA Polresta Ambon,"pungkas AKBP. Aries. (PNO-12)
31 Mei 2024, 18:16 WIT
Polres Intan Jaya Selidiki Pembakaran Alat Berat Milik PT. Gunung Selatan di Kampung Galunggama
Papuanewsonline.com, Intan Jaya - Polres Intan Jaya tengah melakukan penyelidikan terkait pembakaran alat berat milik PT. Gunung Selatan yang terjadi di Kampung Galunggama, Distrik Sugapa, pada hari Selasa (28/05). Peristiwa tersebut menimbulkan kerugian signifikan bagi perusahaan yang sedang melakukan proyek pembangunan jembatan di kawasan tersebut.Kapolres Intan Jaya AKBP Afrizal Asri, S.I.K., pada Rabu (29/05), mengungkapkan bahwa pembakaran tersebut diduga kuat dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Insiden ini diketahui setelah aparat keamanan yang hendak melakukan pengecekan di lokasi sempat terlibat kontak tembak dengan kelompok tersebut.“Kami sedang mendalami kasus ini dan mengumpulkan keterangan dari para saksi serta masyarakat setempat untuk mendapatkan fakta-fakta tambahan guna mengidentifikasi pelaku di balik kejadian ini,” ujar AKBP Afrizal Asri.Alat berat yang dibakar adalah sebuah excavator milik PT. Gunung Selatan, yang digunakan dalam proyek pembangunan jembatan di Kampung Galunggama. Pembakaran ini tidak hanya menghambat proyek pembangunan infrastruktur yang penting bagi masyarakat setempat, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran mengenai keamanan para pekerja dan penduduk di sekitar lokasi proyek.“Pembakaran alat berat ini merupakan tindakan kriminal yang tidak hanya merugikan perusahaan, tetapi juga masyarakat yang akan memanfaatkan jembatan tersebut. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk menangkap pelaku dan memastikan bahwa proyek pembangunan bisa berjalan kembali dengan aman,” tambah AKBP Afrizal Asri.Ia juga menegaskan bahwa aparat keamanan akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di daerah rawan konflik untuk mencegah terjadinya insiden serupa di masa mendatang.“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib. Kerjasama antara polisi dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini,” tegasnya.Polres Intan Jaya berkomitmen untuk terus melakukan upaya-upaya penegakan hukum dan menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukumnya agar tetap kondusif. Investigasi lebih lanjut masih berlangsung, dan diharapkan dapat segera mengungkap pelaku serta motif di balik aksi pembakaran ini. PNO-11
31 Mei 2024, 18:30 WIT
Bhabinkamtibmas Kampung Yuwainda Ajak Warga Bersinergi Ciptakan Kamtibmas Kondusif
Papuanewsonline.com, Keerom - Bhabinkamtibmas Kampung Yuwainda, Polsek Waris, Aipda Oktovianus, melaksanakan patroli dan sambang ke warga binaannya pada Rabu (29/05/24). Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi dan mempererat kedekatan antara polisi dan masyarakat di Kampung Yuwainda, Distrik Waris, Kabupaten Keerom.Dalam kunjungannya, Aipda Oktovianus mengimbau warga untuk selalu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) di kampung mereka. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara warga dan Bhabinkamtibmas terkait hal-hal yang terjadi di kampung."Sebagai Bhabinkamtibmas di Kampung Yuwainda, saya selalu mengajak warga untuk menjaga sitkamtibmas di dalam kampung, dan selalu berkoordinasi dengan warga mengenai hal-hal yang terjadi. Tak lupa saya selalu mengingatkan warga bahwa polisi merupakan mitra masyarakat," ujar Aipda Oktovianus.Selain itu, Aipda Oktovianus juga memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba dan minuman keras (miras). Ia mengingatkan warga bahwa penggunaan narkoba dan miras dapat merusak tubuh dan mental, serta menghancurkan masa depan. "Saya mengimbau warga tentang bahaya dari menghisap ganja dan mengkonsumsi miras. Saya juga meminta kepada para orang tua di Kampung Yuwainda agar melarang anak muda mereka menghisap ganja dan meminum miras karena dapat merusak tubuh dan mental pemakainya juga dapat menghancurkan masa depan mereka," tegas Aipda Oktovianus.Kegiatan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kampung Yuwainda ini merupakan salah satu wujud nyata peran aktif kepolisian dalam membina masyarakat. Aipda Oktovianus memberikan motivasi dan imbauan, serta saling bertukar informasi demi terciptanya situasi yang aman dan terkendali. "Polri merupakan pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," tambahnya.Masyarakat Kampung Yuwainda menyambut baik kegiatan sambang ini. Mereka merasa lebih aman dan terlindungi dengan kehadiran polisi yang rutin memantau dan memberikan edukasi. "Kegiatan sambang ini sangat membantu kami dalam menjaga keamanan di kampung. Kami merasa lebih dekat dengan polisi dan tidak ragu untuk melaporkan hal-hal yang mencurigakan," ujar salah satu warga setempat.Dengan patroli dan sambang yang dilakukan secara rutin, diharapkan situasi kamtibmas di Kampung Yuwainda dapat terus terjaga. Kepolisian berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengarkan keluhan, memberikan solusi, dan memastikan keamanan bagi semua warga. PNO-11
31 Mei 2024, 18:22 WIT
Satgassus Polri Lakukan Pengawasan Pupuk Subsidi di Dua Kabupaten
Papuanewsonline.com, Jateng - Satgassus Pencegahan Korupsi Polri melakukan pemantauan penyaluran pupuk subsidi di Kabupaten Magelang dan Kabupaten Gunung Kidul. Kegiatan dilaksanakan dari tanggal 28-31 Mei 2024. Hotman selaku ketua tim menuturkan, kunjungan ke Kabupaten Gunung Kidul dan Kabupaten Magelang untuk melihat bagaimana penebusan pupuk bersubsidi secara hybrid, yaitu gabungan penebusan dengan kartu tani dan aplikasi I-Pubers secara bersamaan. Kabupaten Gunung Kidul dan Kabupaten Magelang, ujarnya, dipilih karena masyarakatnya sangat guyub dengan berbagai kearifan lokal.“Dengan kearifan itu diasumsikan kerumitan penebusan pupuk bersubsidi secara hybrid akan lancar di kedua kabupaten ini,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (31/5/24).Hotman menyatakan bahwa berdasarkan hasil pemantauan tim, sampai saat ini serapan pupuk masih rendah, yakni sekitar 20% di kedua kabupaten tersebut. Untuk Kabupaten Gunung Kidul biasanya memang serapan akan tinggi pada Agustus atau September tiap tahunnnya.Sedangkan untuk Kabupaten Magelang, biasanya serapan hanya sekitar 70% tiap tahunnya. Oleh karenanya, Satgassus meminta kepada Kepala Dinas Pertanian untuk mencermati sampai dengan bulan September dan apabila memang tidak terserap, tetap terbuka pupuk bersubsidinya di realokasi ke kabupaten lain dalam lingkup propinsi Jawa Tengah, sehingga penggunaan pupuk bersubsidi menjadi optimum.Temuan kedua bahwa Kabupaten Magelang yang memiliki sekitar 4000 petani terdaftar di E-RDKK belum mendapatkan kartu tani, sehingga para petani ini tidak bisa menebus pupuk bersubsidinya. Untuk itu Satgassus meminta agar Kadis Pertanian Kabupaten Magelang berkoordinasi intens dengan BRI Cab Kabupaten Magelang untuk memastikan petani bisa mendapatkan kartu taninya, sehingga petani tersebut bisa menebus pupuk subsidinya.Ketiga, para petani di kedua kabupaten yang mendapatkan alokasi kecil (di bawah 1 sak/50 kg), enggan menebus pupuknya mengingat dengan kartu tani petani harus datang sendiri ke kios untuk melakukan penebusan. Untuk itu Satgassus meminta agar PT Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) dalam waktu tertentu, terutama saat musim tanam, memfasilitasi penebusan bersama di kantor/balai desa, sehingga petani bisa menghemat biaya dalam penebusan pupuk subsidi ini. “Alternatif yang lain, Satgassus menyarankan jika sekiranya untuk petani-petani yang alokasinya kecil agar menggunakan penebusan I-Pubers saja sehingga dapat dilakukan penebusan secara berkelompok,” ungkap dia.Tidak hanya itu, Satgassus juga menemukan masih kurang efektifnya pengawasan yang dilakukan oleh dinas perdagangan pada kedua kabupaten tersebut, terutama untuk pengawasan ketersediaan stok pupuk di kios. Hal ini terjadi karena dinas perdagangan sama sekali belum mampu secara cepat untuk mengakses informasi stok di kios. “Untuk itu Satgassus meminta agar PIHC secara online menyediakan informasi stok di kios dan dinas perdagangan dan dinas pertanian mempunyai akses atas informasi tersebut,” ujar dia.Dalam kesempatan ini, ujarnya, Satgassus memberikan apresiasi kepada PIHC yang dalam waktu tidak terlalu lama akan mengintegrasikan transaksi penebusan dengan kartu tani dan melalui aplikasi I-Pubers. Sehingga, dengan integrasi kedua metode penebusan ini, dapat dihindari kelebihan salur dan membebaskan petugas kios dari kerepotan laporan dan kontrol-kontrol yang masih manual berbasis kertas.Dalam kesempatan ini, petugas kios meminta agar pemeriksaan-pemeriksaan transaksi di kios dapat dilakukan secara digital saja, mengingat segala transaksi telah dilakukan secara elektronik dengan kartu tani atau aplikasi I-Pubers. Satgassus pun menyatakan mendukung hal tersebut mengingat hal itu akan lebih meningkatkan efisiensi dan akan sangat membantu petugas kios dalam pelaporannya.Yudi Purnomo Harahap selaku Anggota Satgassus Pencegahan Korupsi Polri menambahkan, pemantauan ini penting untuk menekan adanya penyalahgunaan maupun penyelewengan pupuk subsidi. Sebab, jika terjadi kelangkaan dapat menyebabkan terjadinya kerugian keuangan negara.“Pemantauan ini untuk memastikan petani yang berhak mendapatkan pupuk subsidi benar-benar mendapatkannya tepat waktu sesuai kebutuhan sehingga tidak terjadi isu kelangkaan pupuk lagi,” tutur Yudi.Herbert Nababan selku Wakil Ketua Tim menambahkan, kegiatan ini dilakukan bersama Kementerian Pertanian, Bupati Gunung Kidul, Pj Bupati Magelang, serta pihak PT Pupuk Indonesia, Distributor Pupuk, dan Kelompok Petani. Dalam pertemuan tersebut ia pun menekankan kembali agar tidak ada penyelewengan terhadap penggunaan pupuk subsidi dan memastikan distribusi harus lancar sampai ke petani yang berhak. “Selain itu Satgassus juga memonitoring tindak lanjut pemkab dalam melakukan perubahan alokasi pascapenambahan kuota pupuk subsidi dari 4,7 ton menjadi 9,5 juta ton sehingga Pemda diharapkan bekerja sama dengan segenap unsur forkompimda,” ungkapnya.Kerja sama itu, lanjutnya, untuk mensosialisasikan dan menyampaikan informasi langsung kepada para petani di wilayahnya bahwa alokasi pupuk petani bersubsidi telah bertambah. Kemudian, petani sudah bisa melakukan penebusan, sehingga penambahan alokasi pupuk yang diberikan pemerintah memberi dampak kepada petani.“Tim juga melakukan kunjungan ke Kios Pupuk untuk memastikan ketersediaan stok pupuk dan penyaluran dilakukan dengan benar sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya. (PNO-12)
31 Mei 2024, 17:56 WIT
Bidpropam Polda Maluku Gelar program "Bakumpul Bacarita" Bersama POM TNI
Papuanewsonline.com, Ambon - Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Maluku menggelar acara "bakumpul bacarita" atau berkumpul bercerita bersama Satuan Polisi Militer (POM) TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU). Kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat kerjasama, sinergitas dan soliditas di antara TNI dan Polri ini dilaksanakan di gedung sport center Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Kamis (30/5/2024).Bakumpul bacarita dihadiri langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum. Turut hadir Irwasda Maluku Kombes Pol Marthin Luther Hutagaol Sik bersama pejabat utama Polda dan para Komandan POM dari masing-masing matra TNI di Maluku.Kapolda Maluku dalam sambutannya berharap, kegiatan ini jangan dianggap hanya seremonial semata, namun dapat dijadikan sebagai sarana mempererat dalam pelaksanaan tugas secara bersama di lapangan."Saya menyampaikan apresiasi melalu kegiatan ini kita bisa bertatap muka bersama dan salung memberikan informasi dalam tugas . Perlu kita pahami juga bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari apa yang sudah dilaksanakan oleh Mabes Polri dan Mabes TNI," katanya.Kegiatan ini, lanjut Kapolda, bukan sekadar bakumpul bacarita namun menjadi sarana yang sangat strategis untuk mendukung tugas-tugas di lapangan sesuai tupoksi dan peran masing-masing instansi yang sudah diberikan negara.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga berharap Propam Polda Maluku dan POM TNI dapat mendukung program nasional yang telah dicanangkan pemerintah. "Sebab tanpa dukungan kita bersama maka agenda nasional yang telah dicanangkan pemerintah tidak akan dapat berjalan baik dan maksimal. Mari kita tingkatkan integritas, soliditas dan disiplin kita selaku insan TNI Polri yang profesional," pintanya.Kapolda mengaku, Propam Polri dan POM TNI adalah penjaga dan penegak displin ,kode etik dan hukum di masing2 instansi. Sebagai penegak hukum Kapolda mengingatkan untuk melakukan giat pencegahan dan pembinaan hukum serta menegakkan hukum secara transparan dan berkeadlian . "Kita sebagai penegak hukum harus malu jika kita melanggar hukum," pinta Kapolda.Dalam pelaksanaan tugas di satuan masing-masing, Propam Polda dan POM TNI diminta untuk selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan baik. "Apabila ada permasalahan di lapangan antar anggota dari satuan masing-masing maka segera diselesaikan dengan cepat dan tuntas," harapnya.Bidpropam Polda dan POM TNI juga diharapkan dapat memberikan informasi apabila terdapat pelaksanaan operasi bersama TNI di lapangan. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya permasalahan akibat miskomunikasi saat pelaksanaan operasi.Kepada seluruh personel POM TNI dan Propam Polda, Kapolda menekankan untuk senantiasa tetap menjaga menjaga persaudaran, kerukunan dan profesionalisme dalam tugas. "Kita ini adalah satu keluarga besar dan tujuan kita ini satu menjaga kamtimbas dan kedaulatan NKRI. Yang membedakan kita hanya atribut ,seragam dan baret kita ,namun sesungguhnya kita adalah satu kesatuan dalam bingkai NKRI, untuk mewujudkan Indonesia yang maju Indonesia yang berkeadilan," ungkapnya. Irjen Latif juga mengingatkan bahwa di zaman digital saat ini, para personel harus dapat menggunakan media sosial sebagai sarana untuk memberikan edukasi yang positif. "Sampaikan kepada seluruh anggota yang ada di jajaran dan keluarga kita masing-masing agar jangan sampai salah dalam Bermedsos sebab dampak dan bahayanya sangat besar khususnya pada instansi dan kesatuan masing-masing. Saya berharap para komandan baik dari POM TNI maupun Propam dapat melaksanakan patroli cyber dalam rangka pencegahan terhadap anggota kita," pintanya.Untuk diketahui, pada kegiatan bakumpul bacarita tersebut, Kapolda Maluku juga menyerahkan cendramata sebagai kenang-kenangan kepada Komandan POM Kodam XV/Pattimura, Komandan POM Lantamal IX/Ambon dan Komandan POM Lanud Pattimura Ambon. PNO-11
30 Mei 2024, 22:09 WIT
Kompolnas Lakukan Kunker Di Polda Riau Dalam Rangka Membahas Kesiapan Pengamanan Pilkada 2024
Papuanewsonline.com, Riau - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melakukan kunjungan kerja di Polda Riau dalam rangka pemantauan persiapan pengamanan Pilkada 2024. Dalam kunjungan kerja tersebut Tim Kompolnas diterima langsung oleh Kapolda Riau Irjen. Pol. Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H.Hadir mewakili Kompolnas, yakni Irjen. Pol. (Purn) Drs. Pudji Hartanto Iskandar, MM dan H. Mohammad Dawam, S.H.I., M.H., selaku anggota. Kemudian, didampingi Kompol Mardonna Lamtio, S.Pd, M.M., Briptu Iqbal Prasetia Gunawan, S.E., Briptu Rizal Permana, S.H., M.H., dan Briptu Sulva Windayani dari Sekretariat Kompolnas.Kunjungan kerja di Provinsi Riau itu juga bertujuan Klarifikasi Saran dan Keluhan Masyarakat (SKM). Kompolnas pun mendapatkan pemaparan lengkap dari Kapolda Riau."Selaku Kapolda, saya mengucapkan selamat datang kepada Tim Kompolnas, kami mendukung Data yang dibutuhkan Kompolnas dalam rangka kesiapan Operasi Mantap Praja Lancang Kuning 2024 Polda Riau. Kami sudah melakukan berbagai persiapan pengamanan Pilkada serentak 2024 di wilayah hukum Polda Riau mulai dari persiapan perencanaan anggaran, administrasi maupun pembinaan personel. Bahkan ada beberapa inovasi yang kami lakukan untuk meningkatkan kinerja dalam penyelenggaraan Pilkada serentak nanti,” uja Kapolda, Selasa (28/5/24).Irjen. Pol. Iqbal pun memaparkan mengenai salah satu inovasi sistem pengendalian operasi pengamanan pilkada dengan memanfaatkan IT melalui Command Center. Sistem itu dikendalikan langsung oleh Kapolda pada saat pencoblosan dan pascapencoblosan di tempat penungutan suara (TPS) yang tersebar diseluruh wilayah Provinsi Riau. Anggota Kompolnas Pudji Hartanto mengapresiasi kinerja Kapolda dalam mempersiapkan pengamanan Pilkada Serentak di Riau. “setelah mengenalkan seluruh Pejabat Utama dg lengkap, kemudian Kapolda memaparkan langsung kesiapan pam Pilkada serentak dimana ada 10 pil Bupati, 2 pil Walkot, 1 pil Gub, dan beberapa point kerawanan serta antisipasinya dipaparkan secara detail dihadapan Kompolnas, ini baru saya dapatkan di Polda Riau, hal itu cerminan kinerja Kapolda yang luar biasa, hebat," jelas Pudji.Ia berharap, apa yang sudah disampaikan saat bincang-bincang sebelum rapat tentang bagaimana mengelola pengamanan pilkada serentak dengan hasil aman dan sangat kondusif. Sebagai mantan Kapolda Sulsel, ia berharap Kapolda Riau dapat membangun jaringan komunikasi aktif dengan para paslon peserta pilkada melalui WAG (WhatsApp group).Pemantauan persiapan pengamanan Pilkada juga dilakukan Kompolnas dengan mengunjungi Polresta Pekanbaru yang diterima langsung Kapolresta Kombes. Pol. Jeki Rahmat dan dibersamai PJU Polresta Pekanbaru. Dalam kesempatan ini, sebagaimana pesan kepada PJU di Polda, Pudji Hartanto Iskandar menekankan aspek pentingnya netralitas bagi anggota Polri. Selain itu, pentingnya sinergitas anggota Polri dengan aparat penegak hukum dan pengemban fungsi keamanan (TNI), juga pentingya optimalisasi peran strategis bhabinkamtibmas dan intelijen guna meninimalisir segala potensi gangguan keamanan pada Pilkada serentak 2024 di Riau ini. “Semua perlu diantisipasi dengan melakukan komunikasi yang baik kepada semua pihak," ucap Pudji Hartanto.Mohammad Dawam selaku Anggota Kompolnas menambahkan, antisipasi pada aspek potensi kerawanan konflik horizontal harus benar-benar diperhatikan. Hal ini mengingat potensi konflik sosial saat pilkada di antara para pendukung paslon lebih dominan dan nyata dari potensi konflik horizontal di pilpres maupun pileg.Disebutkannya, salah satu yang perlu diantisipasi adalah konflik head to head. Oleh karenanya, segala kemungkinan harus dikooordinasikan dengan baik sejak dini dari seluruh stackholders kepemiluan dan pemerintah daerah."Oleh karena itu MoU Polda dengan Instansi Pemerintah dan penyelenggara Pemilu untuk menciptakan Pilkada yang damai, kondusif, aman dan bermartabat yakni dengan kerjasama bersama Pemerintah Daerah, KPU Provinsi, Bawaslu Provinsi, Kejati, Pengadilan Tinggi, PT. TUN hingga Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Riau dan Komisi Informasi Provinsi Riau penting untuk disegerakan apabila belum terjalin kerjasana selama ini. Jika nanti terjadi sengketa informasi pemilu diantara para paslon, maka yang berhak menangani sengketa informasi pemilu adalah Komisi Informasi Provinsi Riau. Ini sekedar contoh langkah antisipatif yang perlu dipersiapkan, juga antisipasi terjadinya konflik sosial akibat data daftar pemilih tetap (DPT) khususnya di wilayah rawan tapal batas Provinsi Riau," ujar Dawam. PNO-11
30 Mei 2024, 21:58 WIT
Tingkatkan SDM, Personel ODC 2024 Berikan Pelatihan Kepada Bintara Remaja Polres Pegunungan Bintang
Papuanewsonline.com, Pegunungan Bintang - Dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan Polri, personel ODC 2024 memberikan pelatihan bagi Bintara remaja Polres Pegunungan Bintang, Selasa 28 Mei 2024.Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para Bintara remaja keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan dalam melaksanakan tugas mereka di lapangan. Pelatihan mencakup berbagai materi penting, mulai dari pengenalan persenjataan, beladiri eskrima dan Navrat (Navigasi Darat).Dansektor Pegunungan Bintang IPTU M. Kasim Lating, S.Tr.K., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk meningkatkan profesionalisme dan kompetensi kepada personel Bintara Remaja Polres Pegunungan Bintang."Kami berharap melalui pelatihan ini, para Bintara remaja dapat lebih siap dan responsif dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan, khususnya di daerah dengan karakteristik khusus seperti Pegunungan Bintang," ujarnya.Dirinya menambahkan, selain peningkatan teknis operasional, pelatihan ini juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam menjalankan tugas kepolisian."Pendekatan yang humanis dan pelayanan kepada masyarakat merupakan kunci untuk membangun kepercayaan dan kerjasama antara Polri dan masyarakat," tambahnya.Kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatan SDM, sehingga Polri dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan menjaga keamanan serta ketertiban di seluruh wilayah Indonesia. PNO-11
30 Mei 2024, 21:51 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru