logo-website
Minggu, 26 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Polda Maluku Siap Mendukung Sepenuhnya Kebijakan KKP Papuanewsonline.com, Tual - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum mengaku Polda Maluku siap mendukung sepenuhnya kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono di provinsi Maluku.Dukungan tersebut disampaikan Kapolda setelah menjemput kedatangan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) di Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu (2/5/2024).Ikut dalam penjemputan yaitu Penjabat Gubernur Maluku, Danlantamal IX Ambon, Danrem 151/Binaiya, Forkopimda Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, serta para tokoh adat dan tokoh masyarakat. Menteri KP bersama rombongan melakukan kunjungan kerja di Kota Tual dan Kabupaten Kepulauan Aru. Didampingi Kapolda Maluku, Menteri KP melakukan peninjauan di zona 03 monitoring center PSDKP Tual dan Kapal IUU Fishing maupun di Kepulauan Aru.Selain itu, Menteri dan rombongan juga meninjau kantor PSDKP Tual, kantor PPN Tual, dan menghadiri acara utama yaitu peluncuran model kerja sama bisnis hulu-hilir perikanan tangkap di PT Samudra Indonesia Sejahtera (SIS)."Hari ini saya dan beberapa Forkopimda Maluku menjemput Bapak Menteri Kelautan dan Perikanan yang melakukan kunjungan kerja di Kota Tual sekaligus ikut mendampingi beliau dalam beberapa agenda kunjungan kerja," ungkap Kapolda, Irjen Lotharia Latif.Kapolda mengaku, kunjungan kerja Menteri KP bertujuan untuk menindaklanjuti program transformasi tata kelola perikanan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah. Program ini, kata Kapolda, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya perikanan nasional demi kesejahteraan nelayan dan keberlanjutan ekosistem laut Indonesia.Kapolda juga berharap kunjungan kerja Menteri di Maluku akan semakin meningkatkan dan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah, dan nasional."Polda Maluku tentunya akan mendukung sepenuhnya kebijakan yang dicanangkan Menteri Kelautan dan Perikanan di Maluku, khususnya di Kota Tual dan Aru, sehingga dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah dan nasional," harapnya. (PNO-12) 04 Jun 2024, 09:29 WIT
Polda Maluku Amankan Dua Terduga Pelaku Mafia Tanah Papuanewsonline.com, Namlea - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku mengamankan dua orang terduga pelaku kasus mafia tanah di kota Namlea, Kabupaten Buru.Mereka yang diamankan berinisial AB dan FS. Keduanya telah ditetapkan sebagai Tersangka kasus tindak pidana pemalsuan surat. Sementara seorang lagi berinisial SG, masih dalam pencarian.Pengungkapan kasus mafia tanah diungkapkan Polda Maluku melalui konferensi pers yang dipimpin Plt Kabid Humas Polda Maluku, AKBP. Aries Aminnullah. Turut hadir Direktur Reskrimum Polda Maluku Kombes Pol Andri Iskandar dan Kabid Pengendalian dan Penanganan Sengketa BPN Provinsi Maluku, Hardiansyah."Hari ini kita akan sampaikan pengungkapan kasus mafia tanah di Kota Namlea Kabupaten Buru dengan pelapor atas nama Muhammad Dermawan," kata AKBP Aries. Ia mengungkapkan, dalam kasus tersebut terdapat tiga pelaku orang pelaku. Dua telah berhasil diamankan yakni AB dan FS. "Mereka telah ditetapkan tersangka dan disangkakan Pasal 263 ayat 1 KUHP dan Pasal 385 ayat 1 Junto pasal 55 ayat 1 dan pasal 56 ayat 1," ungkapnya.Di tempat yang sama, Direktur Reskrimum Kombes Andri Iskandar menjelaskan kronologis penanganan perkara tersebut. Berdasarkan sertifikat hak milik nomor 202 tahun 1995 (dikeluarkan oleh BPN Maluku Tengah) kemudian diganti menjadi sertifikat hak milik nomor 226 tahun 2022 (dikeluarkan oleh BPN Buru karena perubahan wilayah administrasi) atas nama Hj Tjapade, dan Akta Jual Beli Nomor 17/PPAT/1986, tanggal 29 Juli 1986 yang menyatakan bahwa benar Hj Tjapade adalah pemilik sah atas sebidang tanah seluas 14.570 M2. Tanah ini terletak di simpang lima desa Mamlea kecamatan Namlea kabupaten Buru.Tanah tersebut dibeli Hj Tjapade dari Tersangka AS yang mendapatkan kuasa dari Tersangka AB dengan surat kuasa nomor SK.01/B/VII/1981, tanggal 01 Juli 1981. Namun sekitar tahun 2014 terlapor AB memberi kuasa kepada Tersangka FS dan Tersangka SGU untuk menjual tanah milik Hj Tjapade kepada para pembeli tanah tanpa sepengetahuannya (sebagai pemilik tanah).Para pembeli sudah melakukan pembangunan rumah di atas tanah tersebut sehingga sampai saat ini ahli waris dari Hj Tjapade yaitu Muhammad Dermawan tidak dapat menguasai tanah milik orang tuanya itu. Dari perbuatan yang dilakukan oleh para pelaku maka timbul 14 (empat belas) Sertifikat milik dari para pembeli di atas tanah yang sudah bersertifikat milik Hj Tjapade. Ke 14 sertifikat tersebut adalah SHM No 02365 atas nama Ridwan Sahlan, SHM No 01964 atas nama Amiruddin, SHM No 02002 atas nama Suwarno, SHM No 02041 atas nama Setia Tamtomo, SHM No 02277 atas nama Wawan Irawan, SHM No 02307 atas nama Ilham Setiawan, SHM No 02660 atas nama Sunarti Drakel, SHM No 02410 atas nama Cairuk Azhar, SHM No 02503 atas nama Helmi Tiakoli ST, SHM No 02437 atas nama Wiwik Agus Susiati, SHM No 02415 atas nama Samsia, SHM No 02456 atas nama Onyong Simu, SHM No 02760 atas nama Mimi Ang Saijan, SHM No 02801 atas nama Sarifa Nema Bin Syeh Abu Bakar. Dan ada juga beberapa orang yang telah melakukan pengajuan penerbitan sertifikat hak milik ke BPN Buru yaitu Mesiem, Saaludin dan Roy Diana.Kombes Andri menyebutkan kalau kasus tersebut telah masuk target operasi sejak tahun 2023. "Baru dapat diungkap karena menjalani pemeriksaan yang cukup panjang dengan saksi yang cukup banyak dan beberapa saksi yang berada di luar wilayah hukum Polda Maluku termasuk salah satu tersangka berdomisili di Kalimantan Timur dan kita lakukan pemeriksaan berulang-ulang hingga akhirnya kita tetapkan sebagai tersangka dengan perkara dugaan pemalsuan dokumen terkait penguasaan hak atas tanah," jelasnya.Ia mengungkapkan, terdapat tiga orang Tersangka dalam kasus tersebut. Satu Tersangka diantaranya sudah dilakukan pemanggilan sebanyak 2 kali tetapi belum memenuhi pemanggilan. "Sudah kita laksanakan upaya pencarian karena yang bersangkutan berdomisili di wilayah Kabupaten Pulau Buru," tambahnya.Senada dengan Kombes Andri, Kabid Pengendalian dan Penanganan Sengketa BPN Provinsi Maluku, Hardiansyah, mengaku sangat mendukung Polda Maluku dalam menuntaskan kasus ini. “Kami BPN Provinsi Maluku sangat mendukung Polda Maluku dan mengucap syukur karena kasus mafia tanah ini telah selesai dengan kerugian sekitar dua miliar rupiah (Rp2 miliar) lebih. Namun akan diakumulasikan lagi dengan kerugian-kerugian lainnya yang dialami para korban yang akan diinformasikan lebih lanjut," ucapnya.Untuk diketahui, selain mengamankan dua tersangka, penyidik Ditreskrimum Polda Maluku juga mengamankan sejumlah barang bukti surat atau dokumen atau sertifikat lahan. (PNO-12) 03 Jun 2024, 21:12 WIT
Wakapolda Papua Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila Tingkat Provinsi Papua Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakapolda Papua Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., menghadiri upacara peringatan hari lahir Pancasila yang digelar Pemerintah Provinsi Papua. Upacara dilaksanakan di Lapangan Apel Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, Sabtu (1/6/2024) .Selain Wakapolda Papua hadir dalam upacara tersebut yakni Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Hariyanto dan Forkopimda Papua lainnya.Bertindak sebagai Inspektur yaitu PJ. Sekda Provinsi Papua, Y. Derem Hegemur, S.H. M.H. sementara Komandan upacara yakni Plt. Kepala Bidang Damkar Provinsi Papua Ferry Maikel Baransano, S.I.P., M.Si,.Pj Sekda Provinsi Papua dalam sambutannya membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Idiologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi. Ia mengatakan, hari ini 1 Juni 2024 kita memperingati hari lahir Pancasila, hari ketika Bung Karno sebagai proklamator kemerdekaan, Bapak pemimpin bangsa pertama kali memperkenalkan Pancasila melalui pidatonya pada tahun 1945 di depan Sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK).Peringatan hari lahir Pancasila tahun 2024 mengusung tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini mengandung maksud bahwa Pancasila mempersatukan kita dengan segala perbedaan suku, agama, budaya dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat.“Kami mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama bergotong-royong merawat anugerah Pancasila melalui peringatan hari Pancasila tanggal 1 Juni. Kita harus bekerja sama dan berkolaborasi menjaga kerukunan dan keutuhan sebagai wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila,” pungkasnya.Sementara itu, Wakapolda Papua berharap peringatan hari Pancasila dapat terus merekatkan rasa persatuan dan kesatuan serta persaudaraan di antara seluruh elemen masyarakat, khususnya di Papua.“Mudah-mudahan dengan hari Pancasila ini makin meningkatkan aksi nyata pengamalan Pancasila dalam kehidupan antar sesama dan merekatkan rasa persatuan dan kesatuan kita di tengah-tengah perbedaan dan kebhinekaan yang ada khususnya di wilayah Papua,” harap Wakapolda.Wakapolda menyampaikan Pemilihan Kepala Daerah-Wakil Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 sudah dihadapan mata. Tahapan prosesnya sudah mulai berjalan.Olehnya itu, Wakapolda berharap dengan momen peringatan hari Pancasila dapat menyatukan berbagai perbedaan yang ada. Sehingga diharapkan Pilkada dapat berjalan aman dan damai.“Kami berharap dengan momen ini dapat mewujudkan Pilkada yang aman, damai, lancar dan sukses. Semua calon agar menjaga nilai2 Pancasila di setiap materi visi dan misinya, dalam kampanye jangan gunakan isu SARA namun tampilkan adu ide dan gagasan, adu kinerja dalam membangun Papua nantinya dan biarkan masyarakat yang menilai dan memilihnya tanpa ada intimidasi atau paksaan,” pungkasnya. (PNO-12) 03 Jun 2024, 21:08 WIT
Kabid Humas: Polres Nduga Kembali Tangani Pertikaian Antar Kelompok Papuanewsonline.com, Nduga – Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Adi Prabowo mengatakan, personel Polres Nduga, kembali menangani pertikaian antar kelompok masyarakat di Kenyam.Pertikaian antar kedua kelompok masyarakat kembali terjadi buntut dari kesepakatan pembagian hak suara saat pemilu yang menggunakan sistem noken.“Peristiwa tersebut kembali terjadi pada Sabtu (01/06/2024) sekitar pukul 15.00 WIT di depan Kantor DPRD Kabupaten Nduga,” ucap Kabid Humas.Dijelaskan, pertikaian antara kedua kelompok tersebut sebelumnya pernah terjadi.Tercatat pertikaian antar kelompok sudah berulang kali dan tercatat lima kali yakni tanggal 15 Februari, tanggal 16 Februari, tanggal 4 Maret, tanggal 23 Maret dan tanggal 14 April 2024.Kabid Humas mengatakan Pertikaian kedua belah Kelompok tersebut berulang pasca kematian dari Sdr. Delius Gwijangge yang merupakan korban panah pada saat terjadi perang suku Pok Geselema antara Ikabus Gwijangge dengan Tarni Wandikbo.“Bentrok tersebut kembali terjadi karena masalah pembagian suara yang belum terselesaikan dan ini merupakan kejadian ke tujuh kalinya,” jelas Kombes Benny.Kombes Benny menyampaikan dari pertikaian tersebut terdapat korban jiwa an. Lingganus Gwijangge yang merupakan korban dari pihak Ikabus Gwijangge.“Korban terkena anak panah di bagian bahu sebelah kanan dan terdapat luka bacokan di bagian leher sebelah kanan yang menyebabkan korban meninggal di tempat,” ungkapnya.“Jenazah korban telah dibawa aparat gabungan TNI-Polri menuju kediaman Ikabus Gwijangge untuk dilakukan upacara adat,” imbuhnya.Sementara itu, Kapolres Nduga, AKBP V.J. Parapaga mengatakan saat menangani pertikaian antar kelompok pihaknya melakukan tindakan tegas terukur dengan menembakan gas air mata ke arah dua kelompok dan mengimbau untuk segera membubarkan diri.Permasalahan kedua belah kelompok sebenarnya telah dinyatakan selesai Sabtu (6/4) ditandai penandatanganan surat pernyataan dan perjanjian damai sehingga kejadian yang baru saja terjadi adalah karena ada yang belum mau menerimanya.Usai pertikaian personel gabungan melakukan patroli di sekitar lokasi kejadian guna mengantisipasi bentrokan susulan, serta melakukan pendekatan ke tokoh di Kenyam untuk membantu meredam kedua kelompok tersebut.“Situasi saat ini terpantau aman dan kondusif, serta berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi," pungkas Kapolres Nduga. (PNO-12) 03 Jun 2024, 20:49 WIT
Peletakan Batu Pertama MASJID PANGGILAN SUJUD SESPIM LEMDIKLAT POLRI Papuanewsonline.com, Jakarta - Alhamdulillah hari ini, 2 Juni 2024, Komjen. Pol Drs. Suntana, M.Si. Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri,  As SDM Kapolri Irjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M. Kasespim Lemdiklat Polri Irjen Pol. Prof Dr Chryshnanda Dwilaksana, M.Si , Bersama Alumni Akpol Angkatan 1990 Batalyon Dhira Brata, Karo Watpers SSDM Polri Brigjen. Pol. Anwar S.I.K. M.Si.  melaksanakan peletakan batu pertama MASJID PANGGILAN SUJUD SESPIM LEMDIKLAT POLRI yang dibangun pada tahun 1960 yang terakhir kali direnovasi pada tahun 2018 sewaktu Pakasespim nya IJP Drs. Wahyu Indra Pramugari, MH. Seiring berjalannya waktu dan kondisi alam dan perkembangan dunia pendidikan dan arah kiblat sehingga pengembangan Masjid  perlu dikaji ulang.Inisiator renovasi mesjid Panggilan Sujud adalah Kabag Jianbang Sespim KBP Enjang Hasan Kurnia, Salah satu dasar Mesjid Panggilan Sujud  dipugar dan direnovasi dengan panduan Arsitektur ternama  Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023  Dr. (H.C.) H. Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D. Yang berpengalaman mendesain lebih dari 70 masjid di berbagai daerah bahkan luar negeri. Dengan izin Allah SWT semoga pembangunan rumah ibadah  yang dimotori BJP Drs. Atang Heradi, MH ( Widya Iswara Utama Tk 2) yang sekarang menjabat plt. kasespimti Sespim Lemdiklat polri Dibantu oleh Kabag Jianbang Sespim Lemdiklat Polri KBP. Enjang Hasan Kurnia, Mh ini berjalan lancar ditargetkan selesai tahun depan (2025) dan bermanfaat bagi Polri dan masyarakat sekitar. PNO-11 03 Jun 2024, 14:14 WIT
Polri Tangkap Buronan Thailand Paling Dicari Papuanewsonline.com, Jakarta - Tim gabungan Divisi Hubungan Internasional Polri, Polda Sumatera Utara dan Polda Bali menangkap buronan paling dicari di Thailand bernama Tongduang Chaowalit alias Pang Nardone. Diketahui bahwa Tongduang berada di Indonesia atau tepatnya di Medan.Kabareskrim Polri Komjen Pol Wahyu Widada mengatakan, Tongduang telah ditetapkan otoritas Thailand sebagai pelaku berbagai kejahatan termasuk Narkotika. Terakhir yang bersangkutan melarikan diri dari penjara usai melakukan penembakan terhadap anggota Kepolisian Thailand."Kemudian yang bersangkutan melarikan diri hingga tertangkap di Bali berkat kerja sama antar Kepolisian Thailand dan Polri," kata Wahyu di Mabes Polri, Jakarta, Minggu (2/6/2024).Wahyu menuturkan, tim gabungan Polri yang terdiri dari Divhubinter Polri, Ditreskrimum Polda Sumut dan Ditreskrimum Polda Bali dipimpin Kabag Kejahatan Internasional Kombes Pol Audie Latuheru menangkap pelaku dalam jangka waktu kurang dari seminggu, yaitu Sabtu, 25 Mei sampai dengan 31 Mei 2024.Adapun kronologi pengejaran dan penangkapan yaitu sejak Sabtu, 25 Mei 2024 team gabungan melakukan kegiatan penyelidikan dengan koordinasi kewilayahan dan pencarian selama 3 hari di Medan. Namun pelaku diketahui telah berada di Bali.Selanjutnya, semua data hasil penyelidikan di medan segera disampaikan ke tim Ditreskrimum Polda Bali yang dipimpin Kombes Pol Yanri Paran Simarmata untuk dikembangkan. Kemudian tim Hubinter dan tim Medan yaitu Kombes Pol Sumaryono dan AKBP Bayu selaku Kasubdit Jatanras segera berangkat ke Denpasar Bali untuk bergabung dengan tim Bali."Dari hasil pengumpulan dan pengembangan data dan informasi diketahui bahwa tersangka selama berada di Indonesia telah berusaha menyembunyikan identitasnya dengan membuat Identitas Palsu dengan KTP atas nama Sulaiman warga Dusun Simpang Kelurahan Paya Naden, Kecamata Madat, Aceh Timur," katanya.Untuk memuluskan penyamarannya, tersangka berusaha untuk tidak berbicara dengan orang yang dijumpainya karena tersangka tidak dapat berbahasa Indonesia maupun Inggris."Untuk berkomunikasi tersangka menggunakan aplikasi google translate baik untuk membeli keperluan sehari hari, transport, dan lainnya," ucapnya.Wahyu menambahkan, dengan menggunakan identitas palsu tersebut, tersangka dapat membeli tiket pesawat lewat aplikasi online untuk berpindah kota, dan di setiap kota yang disinggahinya tersangka selalu berpindah-pindah tempat tinggal baik hotel maupun apartemen.Pada tanggal 28 Mei 2024 pukul 17.15 WIB tim gabungan mengamankan seorang wanita bernama SA yang merupakan teman wanita tersangka. Dari SA diperoleh keterangan bahwa tersangka sudah melarikan diri ke Denpasar, Bali.Pada Kamis, 30 Mei 2024 dari hasil pengecekan kamera ETLE di ruang Command Center Polda Bali serta analisa data-data yang diperlukan maka diketahui keberadaan tersangka di Apartemen Kembar Bali.Kemudian tim gabungan langsung menuju Apartemen Kembar dan dari hasil pendalaman di lapangan diperoleh kepastian bahwa tersangka berada di kamar nomor 5 Apartemen Kembar. Tim pun lalu melakukan penangkapan terhadap tersangka."Pada saat dilakukan penangkapan tersangka melawan namun berhasil diatasi oleh tim gabungan tanpa menimbulkan cidera apapun baik kepada tersangka maupun petugas," ujarnya.Berdasarkan hasil pengeledahan terhadap tersangka di dalam kamarnya didapat satu lembar Kartu Keluarga atas nama Sulaiman, satu lembar Akta Kelahiran atas nama Sulaiman, dan satu buah buku rekening bank BCA atas nama Sulaiman.Selanjutnya pada Hari Jumat, 31 Mei 2024 tim gabungan Ditreskrimum Polda Sumatera Utara, Divhubinter Polri dan Ditreskrimum Polda Bali melakukan pengawalan terhadap tersangka dari Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali menuju Bandara Soekarno Hatta Jakarta."Sesampainya di Jakarta selanjutnya tersangka dititipkan di Tahti Polres Jakarta Selatan dalam keadaan aman dan baik," katanya. (PNO-12) 03 Jun 2024, 07:36 WIT
Tourist Police Polres Pesisir Barat Beri Pertolongan Kepada Atlit Surfing Papuanewsonline.com, Lampung - Tourist Police Polres Pesisir Barat kembali menunjukkan respon cepat dan profesional dalam menangani insiden yang melibatkan atlit. Kamis pagi tadi, mereka berhasil memberikan pertolongan pertama dan mengantarkan atlit surfing asal Indonesia, Izrel Sababat, ke bagian kesehatan Bid Dokkes Polda Lampung.Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendra, S.I.K,.M.H. Melalui Kasihumas Polres Pesisir Barat Ipda Kasiyono, S.E.,M.H mengatakan bahwa Izrel Sababat baru saja menyelesaikan perlombaan surfing dalam ajang Krui Pro WSL QS 5000 ketika mengalami cedera. Menyadari kondisi yang membutuhkan penanganan medis segera, pihak Tourist Police langsung memberikan pertolongan pertama di lokasi kejadian."Tak hanya itu, mereka juga memastikan Izrel mendapatkan perawatan lanjutan dengan segera mengantarkannya ke bagian kesehatan Bid Dokkes Polda Lampung." JelasnyaKompetisi Krui Pro WSL QS 5000 sendiri merupakan salah satu ajang surfing internasional bergengsi yang diadakan di Pesisir Barat, Lampung, dan menarik perhatian surfer dari berbagai belahan dunia. Kesiapan dan kecepatan tindakan dari pihak Tourist Police Polres Pesisir Barat ini mendapat apresiasi dari banyak pihak, termasuk para peserta dan penyelenggara acara.  "Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik dan respons cepat terhadap setiap insiden yang terjadi, terutama dalam acara internasional seperti Krui Pro WSL QS 5000," ujar Kasihumas.Dengan tindakan sigap dan profesional ini, diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan para wisatawan serta peserta acara di Pesisir Barat, Lampung. (PNO-12) 02 Jun 2024, 17:35 WIT
Kapolda Papua Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Papuanewsonline.com, Jayapura - Kepolisian Daerah Papua menggelar Upacara Hari Lahir Pancasila, kegiatan dilaksanakan di Lapangan Apel Mako Polda Papua Lama, Sabtu (01/06/2024) pagi.Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., bertindak sebagi Inspektur Upacara dan diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) serta perwakilan anggota Polri dan PNS dari seluruh perwakilan Satuan Kerja (Satker) Polda Papua. Pada kesempatan tersebut Kapolda Papua membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia.“Hari ini, tanggal 1 Juni 2024, kita memperingati Hari Lahir Pancasila. Hari ketika Bung Karno, sebagai Proklamator Kemerdekaan, Bapak Pendiri Bangsa, pertama kali memperkenalkan Pancasila melalui pidatonya pada tahun 1945 di depan sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK),” ucap Kapolda.Kapolda mengatakan, peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2024 ini mengambil tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”.Menurutnya, tema ini mengandung maksud bahwa Pancasila menyatukan semua dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat. “Patut kita syukuri sebagai sebuah bangsa yang majemuk, Pancasila dan nilai-nilai yang dikandungnya menjadi bintang yang memandu kehidupan bangsa agar sesuai dengan cita-cita pendiri negara,” bebernya.“Keberadaan Pancasila merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia. Di dalam Pancasila terkandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi nilai-nilai inklusifitas, toleransi, dan gotong royong. Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional Bhinneka Tunggal Ika,” imbuhnya.Dalam momentum yang sangat bersejarah ini, Kapolda mengajak komponen bangsa di mana pun berada untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.Ia menyebut, Pancasila merupakan bintang penuntun yang membawa Indonesia pada gerbang kemajuan dan kemakmuran di era globalisasi teknologi dan informasi sekarang ini.“Pancasila harus senantiasa kita jiwai dan pedomani agar menjadi ideologi yang bekerja, yang dirasakan kehadiran dan manfaatnya oleh seluruh tumpah darah Indonesia. Selain regulasi yang berlandaskan pada semangat dan jiwa Pancasila, kita juga perlu keteladanan yang tercermin dari etika, integritas, dan karakter para pemimpin dan rakyat Indonesia,” tutur Irjen Fakhiri.“Saya mengajak kepada seluruh komponen bangsa untuk mengutamakan Pancasila dengan metode dan cara-cara kekinian dalam menyongsong bonus demografi yang akan menempatkan kaum milenial dan Gen-Z sebagai pelaku utama pembangunan bangsa,” imbuhnya.Dengan semangat Pancasila yang kuat, Kapolda yakin bahwa seluruh tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia akan dapat diatasi. Terlebih, di tengah krisis global yang terjadi, Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik. “Keberhasilan tersebut tentu merupakan sumbangsih gotong royong seluruh anak bangsa dengan ideologi Pancasila sebagai fondasi dasarnya,” pungkasnya. PNO-11 02 Jun 2024, 12:20 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT