logo-website
Sabtu, 25 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Tinjau Command Center, Kakorlantas Pastikan Pengamanan Operasi Ketupat Terkoordinasi Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Aan Suhanan meninjau Command Center PJR KM 29 dan mengecek kesiapan Command Center KM 188 Cipali, di Cirebon, Sabtu (30/3).Irjen Pol Aan mengatakan, Command Center KM 29 sudah terintegrasi dengan seluruh aplikasi informasi baik dari BPJT, Jasa Marga, CCTV K3I yang menjadi pusat kendali, informasi, koordinasi selama kegiatan operasi ketupat. "Jadi hari ini kita meninjau Command Center untuk kegiatan operasi ketupat nanti ini bisa beroperasional, untuk melakukan beberapa tindakan secara cepat kita bisa memantau permasalahan-permasalahan yang ada di jalan secara real time untuk tindakan apa yang harus dilakukan," ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan.Selain meninjau Command Center KM 29, Kakorlantas juga mengecek langsung kesiapan Command Center KM 188 Cipali yang akan siap dioperasionalkan."Hari ini juga kita melihat kesiapan Command Center di KM 188, ini kolaborasi dengan Astra beliau dan akan menjadi Command Center lokal untuk jalan tol Cipali yang ada di lingkup khususnya daerah Jawa Barat," tambahnya.Nantinya Command Center KM 188 akan terintegrasikan dengan semua CCTV yang ada di Polda Jawa Barat sehingga akan memperkaya informasi dan mata para petugas."Terima kasih Astra sudah berkolaborasi untuk merealisasikan Command Center di KM 188, ini juga akan menjadi jantungnya, menjadi pusat kendali koordinasi dan informasi di lingkup Jawa Barat," tegas Irjen Pol Aan.Ia berharap, dengan adanya Command Center KM 188 dapat memperlancar arus lalu lintas dan menjamin keselamatan para pemudik."Saya kira dengan kesiapan Command Center ini bisa memperlancar arus lalu lintas bisa menjamin keselamatan para pemudik nantinya dan mudik bisa menjadi aman nyaman lancar dan selamat sehingga menjadi mudik ceria dan penuh makna," tutup Kakorlantas. PNO-11 01 Apr 2024, 22:05 WIT
Kapolda Maluku Pimpin Apel Gabungan Personel Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum memimpin apel gabungan personel Polda Maluku di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Senin (1/4/2024).Apel gabungan turut dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Stephen M. Napiun SIK, para pejabat utama serta seluruh personel Polda Maluku.Dalam arahannya, Kapolda pertama-tama mengajak seluruh personel untuk senantiasa memanjatkan syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan sehingga dapat melaksanakan tugas dengan lancar."Mari kita doakan rekan-rekan kita yang mungkin masih sakit hari ini agar bisa cepat sembuh dan bisa kembali berkumpul dengan kita untuk melaksanakan tugas seperti biasanya," pintanya.Kepada seluruh personel, Orang nomor 1 Polda Maluku ini menekankan agar selalu tetap siap dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, baik itu memberikan rasa aman maupun pelayanan kepada masyarakat."Terima kasih atas pelaksanaan tugas yang sudah diberikan selama ini dengan baik sehingga saya berharap kita harus tetap siap kapan saja dibutuhkan untuk melakukan tugas-tugas baik itu dalam pelayanan dan menjaga Kamtibmas," pintanya.Pada kesempatan itu, Kapolda menyampaikan ucapan selamat merayakan Paskah kepada seluruh personel beragama Nasrani. Ia juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada personel beragama muslim."Semoga di bulan yang baik dan penuh berkah ini dapat membentuk karakter kita menjadi insan Polri yang baik dalam memberikan pengabdian yang terbaik kepada bangsa dan negara dan dapat melaksanakan semua tugas-tugas yang diberikan oleh pimpinan dengan baik dan ikhlas," harapnya.Seluruh personel Polda Maluku dan Polres jajaran juga diingatkan terkait kesiapan pelaksanaan tugas pengamanan pemilu dan pilkada yang sebentar lagi akan dilaksanakan."Tidak terasa tahapan pemilu sudah hampir selesai yang mana nantinya akan diakhiri dengan pelantikan Presiden dan anggota DPR. Namun saya minta kita harus tetap siap karena setelah pengamanan pemilu ini akan dilanjutkan dengan tahapan pilkada yang tentunya membutuhkan pengamanan kita," ingatnya.Untuk mengamankan berbagai tahapan yang akan dilalui, Kapolda memerintahkan kepada seluruh personel Polri di Maluku untuk selalu mengantisipasi semua kegiatan masyarakat jelang pilkada."Pada bulan April ini ada operasi pengamanan lebaran dan itu membutuhkan kerja keras dan stamina kita," ungkapnya.Irjen Latif merasa yakin, personel Polda Maluku dan jajaran mampu bekerja secara maksimal. Sebab pelaksanaan tugas yang dijalankan dengan keterbatasan personel dan luas wilayah Maluku, dan bukan baru kali pertama dilaksanakan. Para personel sudah teruji dan mampu menjalankan berbagai tugas sekaligus dengan baik."Mari kita antisipasi semua kemungkinan kerawanan yang dapat terjadi walau wilayah kita ini memang tidak seperti Polda yang ada di wilayah Jawa namun wilayah kita memiliki karakteristik tersendiri yang harus kita antisipasi seperti pengamanan di beberapa pelabuhan, bandara dan terminal harus kita tingkatkan agar masyarakat yang akan melaksanakan mudik nantinya dapat merasakan kenyamanan dan keamanan dengan kehadiran kita selaku anggota Polri di sana," pungkasnya. (PNO-12) 01 Apr 2024, 19:06 WIT
Respon Cepat Polres Keerom Datangi TKP Kebakaran di Rumah Warga Papuanewsonline.com, Keerom – Respon Cepat Polres Keerom dalam mendatangi tempat kejadian perkara kebakaran rumah pada salah satu rumah warga yang terjadi di kediaman Kepala Kampung Wonorejo Bapak Matheus Wey, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Minggu (31/03/24).Giat tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Keerom Akp Sandry L.M Hutabarat didampingi Kaur Bin Ops Intelkam Polres Keerom Ipda Eliezer James Waromi, S.H bersama P.S Kasubsiluhkum Sikum Polres Keerom Aiptu Seprianus Tandi Rassing, S.H serta Personil Piket Siaga Peleton 3 Polres Keerom.Kapolres Keerom AKBP Christian Aer, S.H., S.I.K melalui Kasat Samapta Polres Keerom AKP Sandry L.M Hutabarat selaku Piket Pawas mengatakan pihaknya bergerak cepat mendatangi TKP Kebakaran setelah mendapat laporan dari masyarakat untuk melakukan pendataan sekaligus membantu memadamkan api bersama Satgas Yonif 122/ TS, Damkar serta warga.“Setelah mendapat informasi dari warga, Kami langsung bergerak mendatangi TKP dengan membawa satu Unit Water Canon untuk membantu melakukan pemadaman api serta kami juga bersyukur dengan adanya kerjasama yang baik antara Polres Keerom, Satgas Yonif 122/ TS, Damkar Kab. Keerom dan Warga sehingga api dapat segera dipadamkan dan tidak ada korban jiwa,” ungkap Kasat Samapta.Kasat Samapta menuturkan, dugaan awal api berasal dari gudang tempat penyimpanan minyak tanah yang mana diduga telah terjadi Korsleting listrik sehingga menyebabkan terjadinya kebakaran."Adapun kerugian materil yang dialami pemilik rumah yaitu terbakarnya satu unit rumah beserta isinya, satu unit Mobil bantuan Bupati Jenis Hilux single Cabine, dua unit kendaraan bermotor jenis Honda GL Max dan Yamaha Mio Soul serta uang tunai sebesar Rp. 49.000.000 total seluruh kerugian materil belum dapat kami pastikan karena masih dalam proses penyelidikan," ujarnya."Tidak lupa kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati serta mengetahui penyebab sering terjadinya kebakaran rumah yang antara lain yaitu kelalaian penghuninya, mulai dari hubungan arus pendek listrik, kompor meledak hingga benda-benda mudah terbakar yang diletakkan di tempat yang salah,” imbuhnya. (PNO-12) 01 Apr 2024, 18:54 WIT
Jelang Lebaran, Polres Waropen Intensifkan Patroli Dialogis Cipta Kondisi Papuanewsonline.com, Waropen – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H Tahun 2024, guna menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Waropen, Satuan Samapta Polres Waropen intensifkan pelaksanaan Patroli Dialogis Cipta Kondisi diwilayah Distrik Waropen Bawah dan Distrik Urei Faisei.Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Waropen AKBP Iip Syarif Hidayat, S.H., melalui Kasat Samapta Ipda Otto Satia, S.E., saat dikonfirmasi seusai kegiatan di Mapolres Waropen, Minggu (31/03/2024)."Dalam momentum bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, kami dari Satuan Samapta, mengintensifkan pelaksanaan patroli dialogis dengan menggunakan Ranmor R2, yang mana lebih efektif dalam menjangkau lebih kedalam diwilayah-wilayah pemukiman masyarakat, sehingga kehadiran Polri dapat dirasakan langsung dan masyarakat dapat beraktivitas maupun beristirahat dengan aman dan nyaman,” terang Kasat Samapta.Dalam kegiatan patroli dialogis cipta kondisi ini juga, pihaknya menyambangi masyarakat yang ditemui sepanjang rute patroli serta menyampaikan himbauan kamtibmas dan sosialisasi penerimaan Bintara Polri TA. 2024.“Selama pelaksanaan patroli dialogis cipta kondisi tadi, tidak kami temukan adanya gangguan kamtibmas menonjol, dan harapan kami dengan intensitas pelaksanaan patroli yang kami lakukan ini dapat menjaga situasi kamtibmas diwilayah hukum Polres Waropen tetap aman dan kondusif,” ucapnya. (PNO-12) 01 Apr 2024, 18:36 WIT
Polres Yahukimo Sikapi Kasus Penganiayaan Berat di Jalan Bandara Dekai Papuanewsonline.com, Yahukimo – Kepolisian Resor Yahukimo tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku penganiayaan berat terhadap seorang warga, Jhonsep Salempang, di Jalan Bandara, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Sabtu (30/03).Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kejadian terjadi sekitar pukul 14.00 WIT ketika korban, yang bekerja sebagai pengantar galon, sedang dalam perjalanan menuju Kota."Pada saat melintas di tempat kejadian perkara, korban diduga dihadang oleh Orang Tak Dikenal (OTK) dan kemudian diserang menggunakan senjata tajam hingga membuatnya terkapar di pinggir jalan," jelasnya.Kapolres Yahukimo, AKBP Heru Hidayanto, S.Sos., M.M, menambahkan bahwa korban ditemukan oleh warga dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis."Pada tubuh korban ditemukan beberapa luka akibat serangan senjata tajam, sehingga pihak rumah sakit melakukan tindakan pembersihan dan penjahitan luka," ungkapnya.Heru juga menyebutkan bahwa jenazah korban rencananya akan dikirim pada hari Minggu (31/03) dari Kabupaten Yahukimo ke Toraja dan akan disemayamkan di kampung halamannya.Pihak kepolisian telah memperkuat upaya untuk mengejar pelaku dan mengungkap motif di balik kejadian tragis ini. Masyarakat diminta untuk memberikan informasi apapun yang dapat membantu dalam proses penyelidikan agar pelaku dapat segera ditangkap dan diadili sesuai dengan hukum yang berlaku. (PNO-12) 01 Apr 2024, 11:42 WIT
Kabid Humas: 186 Personel Polda Papua Lulus Terpilih Mengikuti Pendidikan SIP 2024 Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua telah mengumumkan hasil kelulusan akhir peserta seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan 53 Tahun 2024. Sidang penentuan kelulusan ini dilaksanakan di Ballroom II Hotel Horison Kotaraja Jayapura pada Kamis (28/2).Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K., dan dihadiri oleh pejabat utama Polda serta personel Biro Sumber Daya Manusia, pengawas internal dari Itwasda dan Bidpropam, serta 200 peserta seleksi SIP.Dari pengumuman yang dibacakan oleh Karo SDM Polda Papua, sebanyak 186 peserta dinyatakan lulus terpilih untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Inspektur Polisi. Kapolda Papua mengatakan bahwa pelaksanaan pendidikan akan menunggu informasi lebih lanjut dari Mabes Polri.Kabidhumas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, menyampaikan bahwa dari jumlah tersebut, terdiri dari 173 pria dan 13 wanita dari satker Polda dan Polres Jajaran."Selamat kepada para peserta yang lulus terpilih, ini merupakan kesempatan awal yang berharga untuk menjadi seorang Perwira Pertama di Kepolisian. Tetap semangat, jaga kesehatan, sportifitas, dan solidaritas," ujar Kabidhumas.Bagi peserta yang belum lulus, Kabid juga menekankan pentingnya menjadikan hasil tersebut sebagai bahan introspeksi diri untuk memperbaiki kekurangan di seleksi tahun berikutnya. "Masih banyak kesempatan lain yang bisa diraih, dengan berlatih dan bekerja keras," tambahnya.Dengan demikian, pengumuman kelulusan ini menjadi langkah awal bagi para peserta untuk memulai perjalanan mereka sebagai calon perwira Polri yang berdedikasi dan profesional. (PNO-12) 01 Apr 2024, 11:33 WIT
Kabid Humas: Bubarkan Bentrok Massa, Polri Terpaksa Tembakkan Gas Air Mata Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menjelaskan terkait dengan penanganan bentrokan antar warga yang terjadi di kawasan pertigaan Air Besar, Negeri Batu Merah, Kota Ambon, Kamis (28/3/2024) dini hari lalu.Kala itu, aparat kepolisian terpaksa harus melepaskan tembakan gas air mata untuk membubarkan kedua belah pihak bertikai yang sudah terlihat sangat brutal. Belakangan, baru diketahui gas air mata yang dilepas asapnya juga membawa dampak ke anak balita yang ada di sekitar kejadian.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat, menjelaskan, tembakan gas air mata di daerah pemukiman warga sudah diperhitungkan secara matang sesuai SOP yang telah ditetapkan. Aparat juga sudah menghitung-hitung dampak yang akan terjadi.Namun, lanjut dia, tembakan gas air mata terpaksa dilepas untuk mencegah dampak yang lebih besar terjadi, seperti korban jiwa, atau kerugian materi seperti pembakaran rumah masyarakat di lokasi bentrok tersebut."Jadi sebelum gas air mata dilepas, itu sudah diperhitungkan secara matang dan sesuai prosedur oleh aparat kepolisian. Apalagi di waktu malam hari. Tujuannya untuk mencegah dampak yang lebih besar terjadi, sepertinya jatuhnya korban mati, dan juga pembakaran rumah warga," ungkap Kombes Rum di Ambon, Sabtu (30/3/2024).Bentrokan terjadi antara kelompok warga di kawasan RT 05 dengan RT 06/RW 017. Perkara ini berawal dari aksi saling pukul sarung antar anak remaja hingga meluas menjadi baku lempar batu antara warga, kejadian ini kali kedua terjadi, padahal Polri melalui bhabinkamtibmas telah berulang kali melakukan kegiatan pendekatan warga agar ikut menjaga anak2nya untuk tidak berkeliaran dan melakukan hal hal yang negatif apalagi kejadian tersebut saat mendekati jam sahur di bulan ramadhan ini.Aparat Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease yang mendapat informasi tersebut kemudian mendatangi Tempat Kejadia Perkara (TKP) sekira pukul 02.00 WIT dan melakukan himbaun dan upaya pembubaran massa.Namun kedua pihak tidak mematuhi perintah aparat keamanan tersebut bahkan censerung semakin brutal dan membahayakan keselamatan umum.Menurut Kombes Rum, aparat terpaksa melepaskan gas air mata setelah semua langkah pencegahan, komunikasi dan penghalauan massa yang telah dilakukan namun masih tetap tidak bisa dikendalikan. Olehnya itu, demi keselamatan umum dan tidak terjadinya jatuh korban jiwa atau kerugian materi masyarakat dan meluasnya bentrok tersebut, maka Polri terpaksa harus menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa yang bentrok."Saat disuruh bubar, masa kedua pihak tidak menghiraukan. Mereka masih terus melakukan saling serang dengan batu hingga senjata tajam. Akhirnya aparat terpaksa melepas tembakan gas air mata. Dan apabila ada yang terkena dampak maka Bidang Kesehatan Polri akan melakukan penanganan dan perawatan sesuai protokol dan aturan yang berlaku," jelasnya.Upaya aparat dengan melepaskan tembakan gas air mata membuahkan hasil. Kedua belah pihak langsung membubarkan diri. Bentrokan pun dapat diredam. Ini memang pilihan sulit tapi harus dilakukan untuk membubarkan massa, bila tidak diambil langkah tegas, nanti kalo ada korban jiwa atau kerugian materi masyarakat, Polri disalahkan kembali karena tidak cepat dan mengambil langkah tegas dalam mengendalikan tawuran antar warga tersebut."Belakang baru diketahui, kalau ada seorang anak balita yang juga ikut terdampak asap gas air mata," ungkapnya.Pasca kejadian itu, Kapolresta Ambon, Kombes Pol Driyano Ibrahim juga sudah menemui keluarga korban. "Kapolresta juga sudah mendatangi keluarga bayi yang terdampak dan menyampaikan permohonan maaf serta Polri pasti akan memberikan perawatan kesehatan masyarakat yang terdampak akibat kejadian tersebut," jelasnya.Dijelaskan, Korban terdampak gas air mata sudah mendapatkan pengecekan media oleh tim kedokteran Polda Maluku. "Saat ini kondisi balita yang tersampak sudah semakin membaik," ungkapnya.Selain bertemu orang tua korban, aparat Polresta Ambon juga sudah melakukan pertemuan dengan kedua pihak bertikai dan menghimbau untuk semua menjaga kesucian bulan ramadhan dan tidak terjadi lagi tawuran antar warga dan akan memproses hukum kepada pelaku yang nanti ditangkap karena kejadian tersebut."Kami menghimbau warga agar punya kesadaran untuk menjaga remaja dan pemudanya sehingga tidak melakukan tawuran dan menjaga kerukunan di wilayahnya. Karena dampaknya bukan saja kepada pihak yang bertikai tapi seluruh masyarakat di wilayah itu," pintanya.Kabid Humas juga menyesalkan pemberitaan dari media Ameks Online yang hanya ditulis berdasarkan video tiktok tanpa turun di lapangan. Bahkan, wartawannya juga tidak melakukan konfirmasi kepada aparat kepolisian, sehingga pemberitaannya terkesan hanya ingin mencari-cari kesalahan polisi."Kami sangat menyayangkan pemberitaan ameks online yang pemberitaannya melihat tindakan Polri hanya sepihak dan tidak obyektif di lapangan dan seolah olah tindakan tersebut dilihat dari sisi dampaknya saja.Mereka hanya memberitakan yang negatif saja, sementara hasil positifnya dengan tindakan tegas Polri tersebut yaitu bentrokan dapat diredam, tidak ada korban jiwa dan materi tidak pernah ditulis beritanya, "katanya.Media dan wartawan seharusnya obyektif dan ikut memberikan pencerahan ke masyarakat untuk jangan terjadi lagi tawuran dan bentrokan seperti itu yang sangat merugikan dan membahayakan jiwa masyarakat serta membuat citra jelek saja bagi kota Ambon. (PNO-12) 30 Mar 2024, 19:43 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT