Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Pelaku Pencurian Sepeda Motor Diciduk Tim Resmob Numbay
Papuanewsonline.com, Jayapura – Tim Resmob Numbay berhasil mengamankan 2 pelaku curanmor berinisial JW (21) dan LS (20) bertempat di Paldam dan Kodam, Kamis (15/02/2024) sore.Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota Kompol Agus Ferinando Pombos, S.I.K ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan kedua pelaku curanmor tersebut.Dirinya mengungkapkan, kedua pelaku curanmor tersebut diamankan atas Laporan Polisi Nomor : LP/B/104/II/2024/SPKT/POLRESTA JAYAPURA KOTA tanggal 10 Februari 2024."Tim Resmob mendapat informasi bahwa salah satu pelaku berinisial LS sedang duduk di bawah pohon dekat tangga-tangga kompleks Paldam gunung setelah tim mendapatkan informasi tersebut tim langsung bergerak ke tempat yang dimaksud setelah sampai ditempat tersebut tim langsung melakukan penangkapan terhadap LS. Setelah itu tim melakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya yaitu JW," ungkap Kasat Reskrim.Lebih lanjut kata Kompol Pombos, setelah itu tim Resmob Numbay mendapatkan informasi bahwa pelaku JW sedang jalan menggunakan motor kearah Kodam kemudian tim melakukan pengejaran dan mendapatkan pelaku di jalan raya tanjakan Kodam setelah itu tim mengamankan pelaku ke Polresta Jayapura Kota untuk di mintai keterangan terkait perbuatan para pelaku.Dari hasil interogasi kedua pelaku, mereka melakukan pencurian bermotor tersebut baru pertama kali yang mana aksinya melakukan pencurian bermotor dalam keadaan dipengaruhi minuman keras.Kompol Pombos juga menambahkan, Pada saat tim melakukan penangkapan terhadap pelaku JW dalam saku pelaku tim mendapatkan ganja yang mana para pelaku mengaku bahwa sudah melakukan aktivitas barter yaitu antara motor dengan ganja.Tim kemudian melakukan pengembangan dan mendapati bahwa motor hasil barter dengan ganja tersebut telah diamankan oleh Anggota Polsubsektor Skouw Perbatasan RI-PNG. "Yang mana motor tersebut ditemukan tak bertuan di jalan-jalan tikus pada saat anggota melaksanakan patroli," jelas Kompol Pombos."Kini kedua pelaku tengah menjalani proses penyelidikan lebih lanjut oleh penyidik dan untuk kasus kepemilikan ganja tersebut masih dalam penyelidikan lanjut oleh tim," pungkas Kompol Pombos. (PNO-12)
17 Feb 2024, 19:15 WIT
Jaga Keamanan Selama Pemilu, Pdt. DR. Yan P. Wabrauw Apresiasi Kinerja Aparat TNI-Polri
Papuanewsonline.com, Jayapura – Tokoh Agama Papua Pdt. DR. Yan P. Wabrauw mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih, pelaksanaan Pemilu 2024 di Provinsi Papua berjalan aman, tertib dan lancer, Jumat (16/02/2024).Pdt. DR. Yan P. Wabrauw mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam menjaga keamanan dan kelancaran selama proses Pemilu 2024, khususnya kepada penyelenggara KPU, Bawaslu, dan aparat keamanan.“Kita sudah menyelesaikan pemilu di tanah Papua dengan suasana yang aman dan damai puji tuhan untuk semua yang sudah kita lakukan dan diingatkan untuk sekalipun ada perbedaan di sana-sini diantara kita tetapi setelah Pemilu mari kita kembali menjadi satu kita menjaga kesatuan-kesatuan,” ucap Pdt. Wabrauw.Lebih lanjut, ia mengatakan sebagai anak-anak bangsa dan terpenting adalah apapun hasil Pemilu itu dimana semua memilih Presiden dan Wakil Presiden siapapun yang terpilih dia adalah wakil kita semua.“Mari kita menjaga persaudaraan dan kita kembali lagi mengerjakan tanggung jawab kita sebagai warga negara kita menjaga pembangunan khususnya menjaga dan mendukung pembangunan yang sedang terjadi di Papua,” ungkapnya.Ia juga mengimbau seluruh masyarakat Provinsi Papua dimanapun berada, agar bersama-sama saling menjaga dan mempertahankan situasi Kamtibmas yang kondusif di Provinsi Papua."Semua pihak agar menghormati hasil pesta demokrasi, dan bersama-sama bahu-membahu untuk membangun Provinsi Papua yang "Maju Terus", mandiri, sejahtera, dan religius," serunya. (PNO-12)
17 Feb 2024, 19:08 WIT
Pasca Konflik Antar Kelompok Di Nduga, Kapolres Pastikan Keamanan Terkendali
Papuanewsonline.com, Nduga – Kapolres Nduga, AKBP V. J. Parapaga, S.I.K, memberikan penjelasan terkait perkembangan situasi pasca pertikaian antara dua kelompok massa di Kota Kenyam, Kabupaten Nduga, pada Sabtu (17/02).Dalam keterangannya, Kapolres menyebutkan bahwa hingga saat ini, keadaan di Kabupaten Nduga, khususnya di Kota Kenyam, berada dalam kondisi aman terkendali.“Pihak kepolisian telah berhasil mengamankan tujuh orang terkait insiden tersebut, di mana tiga di antaranya mengalami luka akibat pertikaian tersebut, namun telah mendapat penanganan medis dari Sie Dokkes Polres Nduga,” ucapnya.Kapolres menjelaskan bahwa pihaknya sedang aktif menjalin komunikasi dengan Pj. Bupati Edison Gwijangge dan Dandim 1706/ND untuk mencari penyelesaian masalah melalui mediasi terhadap kedua belah pihak yang terlibat.Dalam peristiwa tersebut, pihak keamanan juga mengalami kerugian, di mana seorang anggota, Serda Valen, mengalami luka di paha akibat terkena panah. Kapolres menambahkan bahwa perselisihan antara dua kelompok tersebut diduga didalangi oleh tiga pelaku utama, yakni IG, LG, dan L.“IG telah menjalani pemeriksaan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Nduga, sementara kami terus berupaya menjalin komunikasi dengan para tokoh masyarakat guna menghimbau agar konflik yang terjadi dapat dihentikan,” tuturnya.Menurut Kapolres, konflik antara kedua kelompok tersebut merupakan buntut dari kesepakatan pembagian hak suara sistem noken Calon Legislatif yang melibatkan pertalian darah.Peristiwa ini menjadi perhatian serius pihak berwenang, dan upaya mediasi serta dialog terus dilakukan untuk mencapai penyelesaian yang harmonis dan mengembalikan kedamaian di wilayah tersebut.Demi keamanan dan ketertiban masyarakat, pihak kepolisian terus melakukan pengawasan dan berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk menghindari eskalasi lebih lanjut dari konflik tersebut. (PNO-12)
17 Feb 2024, 19:00 WIT
Kawal Logistitk Pemilu Di Pedalaman SBB, Polisi Jalan Kaki 20 Km Dan Berenang Sebrangi Sungai
Papuanewsonline.com, Seram Bagian Barat - Pengamanan logistik Pemilu di daerah terpencil oleh aparat TNI dan Polri membutuhkan pengawalan ekstra keras.Seperti halnya yang dialami aparat TNI dan Polri di Kecamatan Elpaputih, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Senin (12/2/2024).Mereka mengawal distribusi puluhan kotak suara dan perlengkapan TPS lainnya di 4 desa. Yaitu desa Sumieth Pasinaro, Abio Ahiolo, Watui dan Huku Kecil.Pendistribusian logistik Pemilu di desa-desa pedalaman tersebut membutuhkan perjuangan yang tidak main-main. Mereka harus bekerja keras karena akses jalan kendaraan belum tersedia.Berangkat dari kantor kecamatan Elpaputih sekira pukul 11.00 WIT, distribusi puluhan logistik menggunakan mobil pickup harus berhenti di sungai Nui. Aparat keamanan dan penyelenggara kemudian berjalan kaki masuk hutan, serta menapak perbukitan sambil pikul logistik sejauh kurang lebih 20 Km.Tak hanya itu, dibantu warga, mereka juga harus berenang menyeberangi sungai. Tidak hanya keselamatan diri yang dijaga, namun aparat keamanan juga wajib memastikan logistik pemilu aman atau tidak rusak.Logistik pemilu yang digeser dari kantor kecamatan diantaranya untuk desa Sumieth Pasinaro yakni 1 TPS, 5 Kotak Suara, 1 antong plastik berisi logistik lainnya; Desa Abio Ahiolo, 3 TPS, 15 kotak suara, dan 3 kantong plastik berisi logistik lainnya; Desa Watui ,1 TPS, 5 kotak suara, 1 kantong plastik berisi logistik lainnya; Dan Desa Huku Kecil, 1 TPS, 5 kotak suara, 2 1 kantong plastik berisi logistik lainnya."Logistik-logistik Pemilu yang dikawal ke wilayah pegunungan tersebut telah sampai pada pukul 15.50 WIT kemarin dengan aman dan selamat," kata Kapolres SBB, AKBP. Dannie Andreas Dharmawan, Selasa (13/2/2024). (PNO-12)
13 Feb 2024, 19:03 WIT
Polisi Kepulauan Aru Tempuh Jalan Ekstrim Demi Awasi Pergeseran Logistik Pemilu
Papuanewsonline.com, Aru - Pengawalan dan pengamanan distribusi logistik Pemilu 2024 di sejumlah desa terluar khususnya di kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, tidak semudah membalikan telapak tangan.Hal ini diakibatkan karena faktor geografis kepulauan, apalagi ditambah jarak yang ditempuh dan kondisi perubahan cuaca yang sewaktu-waktu berubah ekstrim.Tak hanya itu, akses jalan yang belum memadai juga menjadi penghambat pendistribusian logistik pemilu seperti kotak suara dan perlengkapan TPS lainnya.Bripka Asbudhy Jaya, anggota Polres Kepuluan Aru, menceritakan kisahnya mengawal distribusi logistik Pemilu di Kecamatan Aru Selatan, salah daerah Terluar di Maluku.Setelah menempuh perjalanan laut saat cuaca tak bersahabat, Bripka Asbudhy, selaku personel Pengamanan TPS harus kembali mengantar logistik ke Desa Ngaiguli, Desa Fatural dan Desa Ngaibor.Bersama dua rekannya, Aipda Melky Tabaleku dan Bripka Devis J. Solsolay, mereka memulai perjalanan lebih awal menuju tiga desa tersebut sejak hari Minggu (11/2/2024) pagi."Karena paling jauh jadi kita berangkatnya hari Minggu pagi. Sementara untuk Desa-desa lainnya sudah diantar hari Sabtu, langsung,” kata Ashbudy, Senin (12/2/2024).Dengan mengendarai mobil pickup L300, ternyata masih kurang memuluskan perjalanan karena dihadapkan dengan medan yang ditempuh cukup ekstrem. Hal ini diperparah dengan guyuran hujan tanpa jedah selama 2 hari hingga menyebabkan ruas licin dan berlumpur.Terkadang mobil yang ditumpangi anggota Polisi dan juga dua anggota PPK ini harus tertanam di dalam tanah berlumpur."Berulang kali kami harus turun dan mendorong mobil agar bisa kembali melanjutkan perjalanan," kata dia mengisahkan.Kendati demikian, Bripka Asbudhy mengaku tidak menyurutkan semangat tim pengawal maupun PPK untuk ikut mensukseskan pesta demokrasi lima tahunan hingga ke pelosok desa."Total waktu yang dibutuhkan untuk sampai desa terakhir yakni hampir 5 jam, ke Desa Ngaiguli 1 jam perjalanan, dilanjtukan Desa Fatural selama 1 jam 20 menit dan Desa Ngaibor kurang lebih 2,5 jam," jelasnya.Meski telah sampai di desa tujuan, namun kesiapsiagaan harus terus terjaga untuk mengawal agar logistik pemilu tetap aman saat hari pencoblosan tanggal 14 Februari 2024 hingga kembali lagi dengan aman. (PNO-12)
13 Feb 2024, 18:35 WIT
Kawal Distribusi Logistik Pemilu, Polres Buru Masuk Hutan Hingga Terjang Dua Sungai
Papuanewsonline.com, Buru - Perjuangan personel Polres Pulau Buru, dibantu anggota Kodim 1506 Namlea, untuk mengawal dan mengamankan logistik Pemilu ke daerah pedalaman di kabupaten Buru, patut diacungi jempol.Bhabinkamtibmas Desa Waetele Briptu Slamet Mujianto, Bhabinkamtibmas Desa Waegeren Briptu Agung Darwanto, dan Babinsa Desa Nafrua Serda Sunarto, mengawal anggota PPK Kecamatan Lolongguba serta PPS Desa Nafrua.Tim yang berangkat membawa logistik Pemilu untuk TPS 1 Desa Nafrua ini tidak kenal menyerah, meski medan yang dilalui sangat menantang dan berbahaya.Menggunakan mobil double cabin dan sepeda motor, sesekali mereka harus bahu membahu untuk memperbaiki ruas jalan loging yang rusak menggunakan alat seadanya. Juga menarik kendaraan dari lumpur, serta masuk keluar sungai yang berbahaya.Pengawalan Kotak Suara TPS 1 Desa Nafrua, Kecamatan Lolongguba sudah dimulai sejak Minggu (11/2/2024) pukul 08.00 WIT. Kurang lebih 19 jam waktu yang harus mereka tempuh hingga akhirnya tiba di desa Nafrua pada Senin (12/2/2024) pukul 03.00 WIT.Jarak dari kantor PPK Kecamatan Lolongguba ke desa Nafrua Kabupaten Buru, kurang lebih 60 Km, dengan melewati 6 desa dan 5 anak dusun lainnya.Untuk sampai di desa pedalaman hutan tersebut atau perbatasan Kabupaten Buru dan Buru Selatan ini, personel TNI dan Polri itu harus siap menerabas arus sungai Wamkedan dan Waeapo."Pengawalan yang dilakukan juga melewati daerah pegunungan. Namun karena kegigihan mereka saat ini logistik Pemilu telah sampai dengan aman dan selamat di Desa Nafrua," kata Kapolres Pulau Buru AKBP. Nur Rahman. (PNO-12)
13 Feb 2024, 18:08 WIT
Polres SBT Kawal Distribusi Logistik Pemilu Dengan Longboat
Papuanewsonline.com, Seram Bagian Timur - Aparat Polres Seram Bagian Timur (SBT) melakukan pengawalan dan pengamanan logistik Pemilu seperti kotak suara, surat suara dan perlengkapan TPS lainnya, Senin (12/2/2024).Pendistribusian logistik pemilu sejak pagi hari menggunakan transportasi laut dari Kantor Kecamatan Seram Timur menuju TPS desa Akat Fadedo, Mugusinis, Ainena, Urung, Manggis Guli-guli, Kwamor Besar, dan Kwamor Kecil.Pengawalan logistik dibackup personel Polsek Geser yang dikoordinir Komandan Tim IPTU Mo Solissa, dan Pamatwil Ipda Ramli Umasugi. Diatribusi itu juga diawasi oleh PPK dan Panwas Seram Timur."Logistik Pemilu yang digeser rinciannya masing-masing 19 kotak suara untuk pemilihan DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten serta Presiden - Wakil Presiden," kata Kapolres SBT AKBP Agus Joko Nugroho.Hingga saat ini distribusi logistik Pemilu ke 7 desa di kecamatan Seram Timur tersebut berjalan aman dan lancar. (PNO-12)
13 Feb 2024, 17:52 WIT
Persiapan Polri Amankan Pemilu 2024 Jelang Pencoblosan
Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri telah siap mengamankan pelaksanaan jelang hari pencoblosan Pemilu 2024. Pengamanan dalam Operasi Mantap Brata 2023-2024 telah digelar agar pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan lancar, aman dan damai.Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan, Polri telah membagi pengamanan wilayah ke seluruh wilayah Indonesia. Setiap pengamanan wilayah di seluruh Indonesia sudah ada pejabat dari kombes hingga jenderal bintang dua."Setiap tim dibagi habis untuk memonitor pelaksanaan pemilu di masing-masing provinsi. Jadi kalau memang nanti ada yang sifatnya incidentil atau mungkin ada hal-hal yang lainnya apakah Pak Kapolri mau turun atau tidak, nanti melihat perkembangan berikutnya. Nanti kita komunikasikan sekarang dan kita sampaikan kepada teman-teman," kata Sandi di Baharkam Polri, Jakarta, Senin (12/2/2024).Saat ini, kata Sandi, personel yang ditugaskan mengamankan Pemilu 2024 sudah ditempatkan. Para personel akan mengamankan setiap tahapan Pemilu hingga akhir agar berjalan aman, damai dan kondusif."Tapi sekali lagi, polisi tidak bisa sendiri mohon bantuannya, mohon dukungannya, dan mohon doanya agar semuanya aman," katanya.Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Polda jajaran sudah melaksanakan apel gelar pasukan kesiapan personel dalam rangka pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS)."Perlu diketahui terkait dengan hakikat ancaman di seluruh wilayah, ada Kasatgas Operasi daerah baik itu tingkat Polda maupun tingkat Polres yang sudah memetakan tingkat kerawanan, baik kerawanan kamtibmas maupun juga kerawanan geografis atau bencana alam," katanya.Lebih lanjut, Trunoyudo mengatakan, jumlah personel dalam rangka pengamanan TPS yang disiapkan berjumlah 195.819. Nantinya, ratusan ribu personel ini akan bergeser pada H-1 pencoblosan. Nantinya personel akan berkoordinasi dengan para petugas TPS."Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban sehingga mendapatkan pemilu yang aman, damai, dan tentunya bermartabat. Sehingga tidak terlepas semua juga dari doa kita bersama, doa seluruh stakeholder, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, termasuk dari semua calon-calon pemimpin nasional maupun legislatif yang nantinya akan mengikuti kontestasi," katanya.Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menyampaikan terkait dengan pengamanan logistik di TPS untuk pemilu turut diamankan dan pengawalan."Ini sudah sampai ke wilayah-wilayah dan juga masih berlangsung beberapa daerah yang jangkauan-jangkauannya agak sulit secara geografis ya. Ini sudah dilakukan pengawalan dan pengamanan logistik sampai dengan ke tempat-tempat TPS dan tentunya tadi dari KPU. Kami sudah koordinasikan dan seluruhnya siap dan dalam keadaan layak untuk logistik ini digunakan pada saat pemilu nanti pada tanggal 14 Februari 2024," ujarnya.Dalam kesempatan ini, Trunoyudo mengimbau pada masa tenang ini masyarakat lebih terkonsentrasi untuk melihat calon-calon pemimpin nasional yang akan dipilihnya dengan tenang dan baik."Tentunya kami juga mengimbau seluruhnya tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Sehingga pemilu seperti yang sudah disampaikan aman, damai dan tentunya bermartabat ya," ucapnya. (PNO-12)
13 Feb 2024, 17:39 WIT
Henry Yosodiningrat: Informasi Kapolri Beri Arahan ke Dirbinmas Polda Jajaran Tidak Benar
Papuanewsonline.com, Jakarta - Advokat Henry Yosodiningrat bertemu dengan Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran untuk meminta klarifikasi terkait ucapannya yang menyebut Polri tidak netral di Pemilu 2024. Dalam pertemuan ini, ia pun memastikan bahwa apa yang diucapkannya terkait Kapolri yang memberikan arahan ke Dirbinmas Polda jajaran guna memenangkan salah satu paslon tidak benar."Beliau (Kabaharkam Polri) telepon saya mengatakan bahwa sudah konfirmasi dengan pak Kapolri dan sudah terkonfirmasi bahwa informasi itu tidak betul, memberikan arahan kepada Dirbinmas," kata Henry di Gedung Baharkam Polri, Jakarta, Senin (12/2/2024).Henry pun menceritakan awal mula dirinya mengucapkan informasi adanya arahan ke Dirbinmas Polda jajaran. Saat itu dirinya menghadiri sebuah acara dan mendapatkan informasi ada perintah khusus dari Kapolri kepada Direktur Binmas di seluruh Polda.Ia mengakui, seharusnya informasi itu ia konfirmasi langsung, Setelahnya, ia pun mendapatkan konfirmasi dari beberapa Kapolda bahwa apa yang diucapkannya tidak benar."Saya bilang kenapa? Saya (Kapolda) sudah cek ke Dirbinmas saya tidak pernah ada Dirbinmas diundang oleh Kapolri dan diberi arahan seperti itu," katanya.Ia pun tidak langsung percaya hingga kemudian Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran menghubunginya guna memberikan konfirmasi.Pada hari ini, ia pun berkesempatan bertemu langsung dengan Kabaharkam Polri untuk mengonfirmasi pernyataan dirinya."Saya perlu ketemu untuk menanyakan langsung gitu ya, kemudian tadi juga dijelaskan bahwa apa yang beliau sampaikan lewat telepon itu memang benar tidak pernah ada arahan dari kapolri, itu saja," katanya.Henry pun menegaskan, apa yang disampaikannya merupakan semata-mata kecintaannya terhadap Polri. Dengan konfirmasi ini, Henry menegaskan bahwa informasi yang ia sampaikan sudah terkonfirmasi tak benar."Saya pun menyampaikan harapan kepada institusi Polri agar netral dalam perhelatan demokrasi ini," katanya. (PNO-12)
13 Feb 2024, 17:03 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru