logo-website
Sabtu, 25 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Polri Imbau Masyarakat Tetap Jaga Persatuan Dan Kesatuan Jelang Pemilu 2024 Papuanewsonline.com, Jakarta - Mabes Polri beserta jajaran Polda dan Polres telah memetakan potensi kerawanan kamtibmas dan geografis dalam pelaksanaan Operasi Mantap Brata 2024 guna mengamankan Pemilu 2024.Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan, pengamanan kerawanan dalam Operasi Mantap Brata 2024 diantisipasi dengan pola preemtif maupun preventif yang dikedepankan."Dengan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat melalui bhabinkamtibmas, patroli perintis presisi dan asistensi seluruh personel Polri dalam rangka harkamtibmas, serta bekerja sama dengan seluruh stakeholder seperti TNI, Pemda, KPU dan Bawaslu termasuk seluruh elemen masyarakat," kata Sandi dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (11/2/2024).Sandi menuturkan, sejauh ini keamanan dan ketertiban masyarakat kondusif lantaran kolaborasi dan koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat berjalan baik.Lebih lanjut, Sandi mengatakan, Polri diberikan tanggungjawab keamanan untuk mendukung terselenggaranya pemilu 2024 yang aman, damai, dan bermartabat.Dalam kesempatan ini, Sandi mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan, untuk bersama-sama menciptakan keteduhan dan kondusivitas menjelang pencoblosan hingga terpilihnya kepemimpinan nasional dan anggota legislatif."Polri mengucapkan terima kasih kepada semua elemen bangsa yang telah membantu Polri merawat perbedaan preferensi politik masyarakat selama setahun terakhir, namun tetap dalam semangat kekeluargaan dengan menjaga toleransi dan semangat Kebhinekaan dalam frame Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," katanya.Selain itu, ia mengajak kepada seluruh masyarakat bergandengan tangan, menguatkan kembali Kebhinekaan sambil menanti terpilihnya pemimpin nasional dan wakil-wakil rakyat yang baru."Diucapkan terima kasih atas segala masukan dan saran kepada Polri dalam merawat demokrasi selama rangkaian proses Pemilu 2024," ujarnya.Terakhir, ia pun memastikan bahwa Polri bersama TNI dan seluruh komponen bangsa siap menjaga keamanan proses pemilu hingga tuntas. (PNO-12) 11 Feb 2024, 18:38 WIT
Jelang Pemilu 2024, Kapolres Yahukimo Lakukan Show of Force Gabungan TNI/Polri Papuanewsonline.com, Yahukimo – Kegiatan show of force atau unjuk kekuatan tersebut, dilaksanakan di wilayah hukum Polres Yahukimo dalam rangka kesiapan pengamanan Pemilu serentak tahun 2024, Sabtu (10/2/24).Giat Show OF Foce tersebut di pimpin langsung oleh Kapolres Yahukimo, AKBP Heru Hidayanto, S.Sos., M.M, dan diikuti oleh Kabag OPS AKP Handry Marcoplo, S.Sos,.M.M, Danki Brimob Yon D Polda Papua AKP Jumari, Kanit Lidik Satgas Gakkum Ipda Muhmad Hasan, Danki Brimob Damai Cartenz 2024 Iptu Irman Taliki, PJU Polres Yahukimo,Danton Kodim 17/15 Serma Hasriyadi dan serta Personel Gabungan TNI / Polri.Show of Force tersebut dilakukan untuk menunjukkan kepada masyarakat atas kesiapan TNI/Polri untuk melakukan pengamanan Pemilu Serentak 2024. Kegiatan dimulai dari Polres Yahukimo yang kemudian dilanjutkan dengan berkeliling di seputaran Kota Dekai Kabupaten Yahukimo.Kapolres Yahukimo mengatakan, Show Of Force atau unjuk kekuatan ini dilakukan agar masyarakat mengetahui bahwasanya TNI dan Polri saat ini telah siap untuk melakukan pengamanan Pemilu 2024 di Kabupaten Yahukimo.“Selain itu, kegiatan ini juga untuk mengetahui kesiapan kendaraan yang akan digunakan untuk melaksanakan pengamanan Pemilu 2024,” ungkap Kapolres.Selain itu, AKBP Heru juga mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Yahukimo untuk selalu bersama-sama dalam menjaga dan menciptakan situasi kamtibmas agar tetap dalam keadaan aman dan kondusif seperti saat ini.“Mari sama-sama menjaga Kabupaten Yahukimo ini, agar pelaksanaan Pemilu 2024 nanti dapat berlangsung dengan sejuk, aman, damai dan kondusif,” pungkas AKBP Heru. (PNO-12) 11 Feb 2024, 12:01 WIT
Kapolresta Siapkan 460 Personel Amankan TPS Di Kota Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura – Usai dilaksanakannya Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan TPS pada Pemilu 2024 di Kota Jayapura, sebanyak 460 Personel Polresta akan laksanakan pengamanan di seluruh TPS yang ada.Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si saat dijumpai Media bertempat di Lapangan PTC Entrop, Sabtu (10/2) pagi.Kapolresta mengatakan, sebanyak 460 personelnya akan melaksanakan pengamanan di 940 TPS di Lima Distrik yang ada di Kota Jayapura. "Walaupun jumlah TPS lebih banyak dari pada personel kami, tapi masing-masing TPS sudah ada komposisinya, dan personel juga sudah dipetakan untuk TPS aman, rawan dan sangat rawan," ucap Kapolresta.Lebih lanjut kata Kapolresta, mereka juga kami perintahkan untuk H-2 akan dilakukan Pergeseran Logistik Pemilu agar dapat mengupdate lokasi TPS masing-masing, yang pertama yakni Distrik Muara Tami."Sepanjang pergeseran pasukan kami, sudah kami sampaikan mereka baik personel maupun KPU harus mengupdate posisi TPS dan mengenali pengeyelnggaranya. Agar pada saat masa tenang nanti kami bisa fokus untuk mengupdate situasi dan kondisi setiap TPS yang ada," ungkap Kapolresta.Ia juga menegaskan, setiap Distrik memiliki TPS Rawan dan Sangat Rawan, penangannya akan berbeda bila membutuhkan backup jika alami ancaman, ada personel Polresta yakni PHH, ada BKO Brimob Nusantara dan juga TNI."Untuk TPS rawan, kami kondisikan dua personel yang lakukan pengamanan, sementara untuk TPS Aman ada yang satu personel amankan beberapa TPS. Tentunya untuk mengklarifikasikan suatu TPS dengan kategori Rawan atau Sangat Rawan yakni berdasarkan Pemilu yang lalu dan adanya prakiraan mobilisasi masa serta medan-medan yang sulit seperti di perbatasan serta lokasi yang angka kriminalnya tinggi," jelas Kapolresta. (PNO-12) 11 Feb 2024, 11:37 WIT
Kompak, NU dan Muhammadiyah Berharap Pilpres Tetap Kondusif: Yang Menang Jangan Jumawa Papuanewsonline.com, Jakarta - Dua organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhamadiyah sangat berharap jika pemilihan presiden yang akan berlangsung lima hari lagi tetap kondusif hingga seluruh proses selesai.NU dan Muhammadiyah juga berharap agar pilpres 2024 bisa berlangsung dengan jujur, adil dan transparan sesuai dengan asas pemilu yang telah disepakati bersama. Bahkan sangat bersyukur selama proses kampanye berlangsung lancar tanpa ekses."Kami gembira kampanye berjalan lancar, tidak ada insiden yang menggangu proses politik ini. Harapan kita tetap lancar sampai seluruh tahapan selesai. Apa pun hasilnya kita terima," kata Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf di Jakarta, Jumat (9/2/2024).Pria yang karib disapa Gus Ipul ini mengakui selama proses pilpres, suhu politik memanas. Kendati demikian semua pihak bisa menempatkan diri dengan baik dan memaklumi bahwa hal tersebut bagian dari dinamika politik."Pemilu ini adalah proses yang harus kita lewati. Setelah itu kita bersatu kembali, mencari cara supaya kita bisa menata masa depan bangsa yang lebih baik," tandasnya.Senada dengan Gus Ipul, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengajak seluruh warga Indonesia bisa menerima apa pun hasil pilpres. Siapa pun pemenangnya sebagai hasil pilihan rakyat dan wujud kedaulatan rakyat.Mu'ti juga berpesan kepada pemenang pilpres dan yang kalah bisa bersikap patut dan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau kelompok. "Yang menang jangan jumawa dan yang kalah legawa, setelah pemilu kembali bersatu," tuturnya.Dia mengajurkan agar setelah pilpres ada proses rekonsiliasi dan akomodasi. Sehingga sambung Mu'ti, tidak ada istilah "the winner takes it all", yang memang mengambil semuanya, sementara yang kalah disingkirkan."Saya kita itu bukan bagian dari karakter dan sistem politik kita. Kita tidak mengenal pemerintah yang berkuasa dan partai yang oposisi. Semua bagian dari pilar demokrasi Indonesia," imbuhnya.NU dan Muhammadiyah juga berharap tidak ada pihak yang mengerahkan massa, manakala terjadi perselisihan hasil pemilihan presiden dan menyerahkan sesuai mekanisme hukum. (PNO-12) 10 Feb 2024, 09:34 WIT
Si Jago Merah Melahap Kantor Dinas Perindagkop Kabupaten Kepulauan Yapen Papuanewsonline.com, Yapen - Kantor Dinas Perindagkop Kabupaten Kepulauan Yapen hangus terbakar di lahap si jago merah, Kamis (8/2/24) dini hari sekitar Pukul 04.00 WIT.0Dari keterangan saksi yang saat kejadian berada di sekitar TKP, tepatnya di rumah jaga Kantor Dinas Perindagkop yang terletak di sisi kiri belakang Kantor tersebut mengatakan bahwa sekitar Pukul 04.00 WIT pagi, saksi terbangun karena tiba-tiba listrik rumah jaga padam, kemudian mendengar suara ledakan dan keluar dari rumah jaga dan mendapati api menyala dari arah kiri belakang gedung Dinas Perindagkop."tepatnya dari ruangan bendahara dan kasubbag program Disperindagkop, melihat kejadian tersebut, langsung berlari ke arah kantor Dinas Pemadam Kebakaran yang posisinya tak jauh berada di seberang jalan TKP dan melaporkan kejadian tersebut untuk upaya pemadaman api,” ungkapnya.Saksi menambahkan pada keterangannya, sebelum kejadian, ia menyampaikan bahwa kondisi terakhir kantor pada beberapa ruangan terdapat AC yang ditinggal dalam keadaan masih menyala, termasuk ruangan Bendahara dan Kasubbag Program Disperindagkop.Sementara Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Herzoni Saragih mengatakan, tim inafis Sat Reskrim telah melakukan olah TKP guna mencari penyebab kebakaran."anggota kami sudah turun ke lapangan, untuk korban jiwa sendiri tidak ada namun mengalami kerugian material satuunit bangunan Kantor Dinas Perindag Kab. Kepulauan Yapen beserta inventaris kantor di dalamnya,” tandas AKBP Herzoni Saragih.Untuk kerugian materiil dari penyebab awal peristiwa kebakaran tersebut belum dapat ditafsirkan secara pasti dan dari keterangan awal disimpulkan adanya korsleting listrik."Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsletting listrik yang berasal dari dalam kantor, namun kami tetap akan melakukan upaya penyelidikan terkait dengan peristiwa kebakaran tersebut,” tuturnya.Api sendiri berhasil di padamkan 1 setengah jam atas bantuan 1 unit mobil damkar dan bantuan masyarakat. PNO-11 10 Feb 2024, 09:23 WIT
Kunjungi Pesisir Kapaha, Polairud Polda Maluku Ajak Warga Jaga Kamtibmas Papuanewsonline.com, Ambon - Personel Direktorat Polairud Polda Maluku kembali menemui masyarakat pesisir menjelang hari pemungutan suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024.Belasan personel Polairud yang tergabung dalam Satgas Banops Operasi Mantap Brata (OMB) Salawaku Polda Maluku hari ini menyampaikan sosialisasi kamtibmas kepada warga Kapaha, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (9/2/2024)."Hari ini personel Polairud kembali mengunjungi masyarakat di Kapaha untuk mengajak bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif menjelang Pemilu 2024," kata Direktur Polairud Polda Maluku, Kombes Pol Handoyo Santoso.Selain itu, kegiatan mengunjungi masyarakat yang gencar dilakukan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara aparat keamanan dengan masyarakat."Kegiatan sambang masyarakat pesisir ini juga bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman keamanan di daerah pesisir menjelang Pemilu serentak tahun 2024," katanya.Dalam kegiatan itu, aparat Polairud juga menyampaikan himbauan kamtibmas. Masyarakat diharapkan dapat bersama aparat keamanan menjaga situasi kamtibmas pada tahapan kampanye Pemilu 2024 saat ini di wilayah tempat tinggal masing-masing."Kami juga berpesan kepada masyarakat agar menghindari mengkonsumsi minuman keras yang nantinya bisa menimbulkan gangguan kamtibmas menjelang pesta demokrasi," sebutnya.Tak hanya itu, masyarakat juga diminta untuk melaporkan kepada aparat kepolisian terdekat apabila terjadi hal-hal yang dapat memicu terjadinya gangguan kamtibmas."Apabila ada gangguan kamtibmas yang terjadi agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat untuk ditindaklanjuti sesuai dengan aturan hukum yang berlaku agar tidak menimbulkan gangguan kamtibmas yang lebih meluas," ungkapnya.Selain itu, masyarakat pesisir juga diminta bijak dalam menggunakan media sosial "Jangan menyebarkan berita hoax, provokasi dan informasi hate speech yang berpotensi menyesatkan masyarakat. Semoga Pemilu dapat berjalan aman dan damai," pintanya.Personel saat menyambangi masyarakat nelayan juga diminta untuk dapat memonitor situasi alam dan himbauan BMKG terkait cuaca sebelum melaut. Ini harus dilakukan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (PNO-12) 10 Feb 2024, 09:12 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT