logo-website
Sabtu, 25 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Tangkal Hoaks SARA Jelang Pemilu 2024, Komunitas Bangtan Dreamer dan Pemuda Al-Mukmin Gelar FGD Papuanewsonline.com, Ambon - Komunitas Bangtan Dreamer dan Pemuda Al-Mukmin menggelar Forum Grup Diskusi (FGD) dengan tema "Pemuda Muslim Maluku Tangkal Hoaks dan SARA Jelang Pemilu 2024".Dialog yang dilaksanakan di Masjid Al-Hijrah, Kapaha, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon ini menghadirkan narasumber Ketua MUI Maluku DR. Abdullah Latuapo, Ketua Yayasan Baku Kele Maluku (Mantan Napiter) Rusli Amiludin dan Ketua Komunitas Bantem Drimer Maluku, Ayuni Abdullah.Kegiatan tersebut dilaksanakan menyusul adanya keresahan publik atas dinamika politik dengan berbagai isu yang merebak di media sosial menjelang pemungutan suara Pemilu tahun 2024.Dialog mengenai tema itu dihadiri kurang lebih 50 orang peserta dari Mantan Nara Pidana Teroris (Napiter), Remaja Masjid Al Ukhuwah Kapaha, Remas AlHijrah Kampung Jawa dan Pemuda Almukmin Maluku.Ayuni Abdullah berharap kegiatan yang dihelat mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya hoax dan isu SARA, juga dapat membekali masyarakat dengan kemampuan untuk mengidentifikasi dan menangkal isu-isu tersebut, serta mendorong terciptanya suasana pemilu yang damai dan kondusif.Menjelang pemungutan suara Pemilu serentak tahun 2024, berbagai isu politik santer merebak. Sangat disayangkan, momentum pesta demokrasi ini justru sengaja dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk menyebar hoax bahkan SARA, yakni informasi mengandung isu-isu menyesatkan yang sengaja menggiring opini dengan informasi seolah-olah benar tetapi faktanya adalah cerita atau berita bohong."Hoax tak hanya dimanfaatkan penyebar untuk mengambil keuntungan tetapi juga merugikan orang lain. Terlebih seperti kita di Maluku ini yang pernah mengecap bagaimana pahitnya konflik horisontal sebab isu hoax dan SARA," katanya.Ketua MUI mengatakan, melalui forum ini tak henti hentinya kami menghimbau agar para pemuda Muslim tidak kemudian larut dalam dinamika politik yang saat ini terjadi, kita harus lebih teliti dalam hal menerima dan membagi berita kepada teman maupun keluarga, jangan justru menjadi pemicu persoalan di tengah tahapan Pemilu."Pemilu adalah pesta demokrasi yang seyogyanya harus dijaga marwah dan esensinya sehingga tercipta kamtibmas yang aman dan damai," kata Ustadz Latuapo.Tidak hanya soal hoax dan isu SARA peserta FGD juga dihimbau agar menghindari pengajian-pengajian ataupun perkumpulan yang bersifat inklusif maupun radikal agar tidak terjerumus dan berakibat pada urusan hukum.Di tengah hiruk pikuk Pemilu 2024, dunia maya seakan menjadi wadah atau oase untuk pelaku hoaks dan SARA melakukan aksinya. Hoaks pada prinsipnya besifat politis dan berpotensi menjadi sumber perpecahan, menimbulkan kekacauan di tengah-tengah publik. "Kita tentunya tak ingin proses demokrasi terganggu," katanya.Menyikapi hal tersebut, semua elemen bersama masyarakat dapat memperkuat persatuan untuk menangkal hoaks, sehingga terciptanya situasi yang kondusif menjelang pemilihan serentak.Salah satu upaya yang perlu dilakukan adalah dengan meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya dari penyebaran hoaks, intoleransi, dan isu SARA."Kegiatan seperti ini diharapkan mampu mengedukasi masyarakat bahwa konten-konten provokatif yang marak berseliweran di media sosial tersebut dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," kata Rusli Amiludin.Selain itu, perlu juga dilakukan penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku penyebaran hoaks, intoleransi, dan isu SARA. Hal ini penting untuk memberikan efek jera kepada pelaku dan mencegah terjadinya hal serupa di masa mendatang."Pemilu 2024 merupakan pesta demokrasi yang harus dirayakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama menjaga kondusifitas menjelang dan selama pelaksanaan Pemilu 2024," ajaknya. (PNO-12) 10 Feb 2024, 09:03 WIT
Kapolda Papua Gunakan Mobil Pickup Pantau Sitkamtibmas Di Polsek Nusalaut Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum mengunjungi Polsek Nusalaut untuk memastikan kesiapan personel pengamanan Pemilu Tahun 2024 yang tersisa 6 hari lagi.Selain mengunjungi Polsek Nusalaut yang masuk wilayah hukum Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kapolda menyempatkan waktu melihat situs-situs sejarah seperti Benteng Beverwijk di Negeri Sila, dan monumen patung Pahlawan Nasional Christina Martha Tiahahu di Negeri Abubu.Didampingi Karo Ops, Karo Log, Direktur Polairud dan Dansat Brimob Polda Maluku serta Kapolresta Ambon, Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menyempatkan waktu melihat PLN di Negeri Sila.Kapolda Maluku bersama sejumlah Pejabat Utama Polda dan Kapolresta Ambon bertolak ke Pulau Nusalaut menggunakan Kapal Polairud yang berlayar dari Pelabuhan Speedboat Tulehu.Kurang lebih 1 jam perjalanan, rombongan Kapolda tiba di Pelabuhan Penyeberangan Nusalaut di Negeri Ameth, sekira pukul 09.00 WIT.Kedatangan Kapolda disambut oleh Kapolsek Nusalaut dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Nusalaut. Rombongan kemudian menuju Markas Polsek Nusalaut.Di tengah perjalanan menggunakan mobil pick up, Kapolda menyempatkan waktu melihat situs-situs sejarah dan juga PLN. Kemudian dilanjutkan menuju Mapolsek Nusalaut.Tiba di Mapolsek Nusalaut, Kapolda mendapatkan jajar hormat. Setelahnya, Kapolda kemudian menyerahkan bantuan peralatan pengamanan berupa life jaket.Saat bertatap muka dengan personel Polsek dan Forkopimca Nusalaut, Kapolda menyampaikan terima kasih dan apresiasinya karena wilayah Nusalaut secara umum aman dan kondusif."Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolsek dan personel Polsek Nusalaut atas loyalitas dan dedikasinya sehingga sampai saat ini wilayah hukum Polsek Nusalaut secara umum aman dan kondusif," kata Kapolda dalam arahannya.Irjen Latif berharap personel tetap semangat dalam menjalankan tugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Nusalaut selalu aman dan damai."Saya juga berharap agar bapak Camat, Kapolsek, dan Forkopimcam, selalu bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban menjelang dan saat pelaksanaan Pemilu tahun 2024 di wilayah Kecamatan Nusalaut," harapnya.Kapolda juga berdialog dengan Forkopimcam dan beberapa raja yang memberikan informasi tentang situasi kamtibmas dan harapan agar jalan penghubung antar negeri yang mulai banyak rusak dapat diperbaiki.Kapolda pun mengaku akan menyampaikan hal tersebut saat rapat Forkopimda provinsi Maluku. "Saya melihat langsung banyak potensi pariwisata dan kelautan di Nusalaut yang perlu dikelola dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Pulau Nusalaut," katanya.Setelah pertemuan itu, dengan menggunakan mobil pickup rombongan Kapolda kembali ke dermaga untuk kembali ke kota Ambon pada pukul 12.20 WIT. (PNO-12) 09 Feb 2024, 20:19 WIT
264 Personil Polres Keerom Laksankan Apel Kesiapan Pengamanan TPS Pada Pemilu 2024 Papuanewsonline.com, Keerom - Polres Keerom laksanakan Apel Kesiapan Personil dalam rangka Pengamanan TPS pada pelaksanaan Operasi Mantap Brata Cartenz 2024 Polres Keerom.Pada Pelaksanaan Apel Kesiapan yang dilaksanakan di Lapangan Apel Mako Polres Keerom, Kamis (08/02/2024), dipimping langsung Oleh Kapolres Keerom AKBP Christian Aer,SH.,S.IK didampinggi Kabag Ops Polres Keerom KOMPOL Agus Tianto,S.Sos,MH dan diikuti Oleh Pejabat Utama Polres Keerom serta sebanyak 264 Perwira, Bintara Polres Keerom yang terlibat pengamanan TPS.Kapolres Keerom pada arahannya menyampaikan kepada personil bahwa apel kesiapan ini dilaksanakan untuk seluruh personil Polres dan Polsek yang terlibat dalam pengamanan TPS pada Pemilu 14 Februari mendatang, untuk memastikan seluruh personil yang terlibat benar-benar siap melaksanakan Pengamanan."Saya ucapkan banyak terimakasih kepada seluruh personil yang telah datang dan hadir dalam apel kesiapan pengamana TPS, kepada Para Perwira pengendali agar bertanggung jawab kepada personilnya masing-masing, agar benar-benar dicek segala kelengkapan Perorangan yang dibutuhkan" ungkap Kapolres.Kapolres Keerom mengingatkan kepada seluruh personil agar selama melakanakan pengamanan di TPS bangun koordinasi yang bersama pihak penyelengara dan masyarakat sekitar, serta tetap bertindak sesuai SOP yang berlaku."Dalam Pemilu, Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjamin keamanan di wilayah tempat kita melaksanakan pengamanan TPS, untuk itu penting kita senantiasa laksanakaan koordinasi bersama KPPS, Linmas dan para tokoh masyarakat" terang Kapolres "Sebagai umat beragama juga kita patut senantiasa berdoa sesuai dengan keyakinan kita masing-masing, ingat keselamatan diri kita adalah yang utama rekan-rekan harus peka dengan keadaan situasi sekitar dan dapat mengambil keputusan dengan bijak" Kata Kapolres Keerom.Kabag Ops Polres Keerom pada kesempatannya juga menyampaikan kepada para personil untuk melaksanakan tugas pengamanan TPS ini dengan penuh rasa tanggung jawab namun juga penuh semangat, serta memperhatikan etika dan SOP selaku Personil Polri dalam melaksanakan pengamanan di TPS hingga dengan selesai."Kepada para masing-masing padal agar bertanggung jawab kepada personilnya, sering lakukan koordinasi kepada PPK terkait pergeseran kotak suara, dan untuk personil yang telah ditempatkan pada TPSnya agar tetap melekat pada kotak suara, cegah hal-hal yang kemungkinan bisa saja terjadi seperti perampasan Kotak suara maupun Sabotase yang dilakukan pada saat pencoblosan," ungkap Kabag Ops.Usai Melaksanakan Apel Kesiapan, Para Personil yang terlibat pengamanan TPS mengambil kelengkapan Bahan Makanan yang telah disiapkan, kemudian juga mengambil Bekes (bekal kesehatan) dan Uang saku serta transportasi. PNO-11 09 Feb 2024, 20:11 WIT
Polairud Polda Maluku Sapa Warga Di Pelabuhan Rakyat Mardika Papuanewsonline.com, Ambon - Tinggal enam hari lagi Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 akan dilaksanakan. Untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, belasan personel Direktorat Polairud Polda Maluku kembali menyapa masyarakat pesisir.Personel Polairud yang tergabung dalam Satgas Banops Operasi Mantap Brata (OMB) Salawaku Polda Maluku hari ini menyapa warga yang beraktifitas di Pelabuhan Rakyat, Jalan Pantai Mardika, Kota Ambon, Kamis (8/2/2024)."Hari ini personel Polairud mengunjungi masyarakat untuk mengajak bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif menjelang Pemilu 2024," kata Direktur Polairud Polda Maluku, Kombes Pol Handoyo Santoso.Selain itu, kegiatan mengunjungi masyarakat yang gencar dilakukan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara aparat keamanan dengan masyarakat."Kegiatan sambang masyarakat pesisir ini juga bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman keamanan di daerah pesisir menjelang Pemilu serentak tahun 2024," katanya.Dalam kegiatan itu, aparat Polairud juga menyampaikan himbauan kamtibmas. Masyarakat diharapkan dapat bersama aparat keamanan menjaga situasi kamtibmas pada tahapan kampanye Pemilu 2024 saat ini di wilayah tempat tinggal masing-masing."Kami juga berpesan kepada masyarakat agar menghindari mengkonsumsi minuman keras yang nantinya bisa menimbulkan gangguan kamtibmas menjelang pesta demokrasi," sebutnya.Tak hanya itu, masyarakat juga diminta untuk melaporkan kepada aparat kepolisian terdekat apabila terjadi hal-hal yang dapat memicu terjadinya gangguan kamtibmas."Apabila ada gangguan kamtibmas yang terjadi agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat untuk ditindaklanjuti sesuai dengan aturan hukum yang berlaku agar tidak menimbulkan gangguan kamtibmas yang lebih meluas," ungkapnya.Selain itu, masyarakat pesisir juga diminta bijak dalam menggunakan media sosial "Jangan menyebarkan berita hoax, provokasi dan informasi hate speech yang berpotensi menyesatkan masyarakat. Semoga Pemilu dapat berjalan aman dan damai," pintanya.Personel saat menyambangi masyarakat nelayan juga diminta untuk dapat memonitor situasi alam dan himbauan BMKG terkait cuaca sebelum melaut. Ini harus dilakukan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (PNO-12) 09 Feb 2024, 19:51 WIT
Temui Masyarakat Polda Maluku Sosialisasi Kamtibmas Papuanewsonline.com, Ambon - Menjelang Pemilu 2024, Kepolisian Daerah Maluku melalui Satgas Preemtif Operasi Mantap Brata (OMB) Salawaku, terus menemui masyarakat. Mereka mengajak warga agar bersama-sama polisi dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.Hari ini Kamis (8/2/2024), personel satgas preemtif kembali memberikan sosialisasi dan penyuluhan kamtibmas di pangkalan Ojek Suli Banda dan Fris Market maupun para supir angkot. Satgas preemtif juga menemui Ketua RT 01 RW 01, Kelurahan Amantelu, Kota Ambon.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat mengatakan, selain memberikan sosialisasi secara langsung mengenai kamtibmas, tim satgas preemtif yang dikerahkan juga membagikan brosur berisi himbauan kamtibmas.Tim satgas OMB juga gencar dikerahkan untuk mengajak masyarakat agar dapat menghindari penyebaran berita hoax terkait isu SARA, maupun politik identitas."Warga juga diingatkan untuk tidak saling adu domba. Berbeda pilihan hendaknya disikapi dengan bijak, karena siapapun calonnya, apapun partainya, kita tetap harus menjaga situasi kamtibmas yang kondusif," jelasnya.Tahapan Pemilu 2024 yang sedang dijalani saat ini telah sampai pada tahap kampanye. Masyarakat diminta melaksanakan kampanye secara tertib dan damai.Warga juga diminta agar dapat mematuhi aturan-aturan terkait kampanye yang sudah ditetapkan oleh penyelenggara."Masyarakat juga diingatkan agar tidak terprovokasi, hindari politik identitas, politisasi agama, dan polarisasi mayarakat," sebutnya.Tak hanya itu, masyarakat yang ditemui aparat secara langsung juga diingatkan untuk tidak mengkonsumsi minuman keras (miras), karena dapat berdampak terjadinya gangguan kamtibmas."Warga diajak untuk bijak dalam bermedia sosial (hoax, hate speech, provokasi dan penyesatan masyarakat). Jangan melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri atau orang lain atau perbuatan melawan atau melanggar aturan hukum," jelasnya.Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk bisa menggunakan hak pilihnya yang dijamin oleh negara secara bertanggung jawab."Walaupun berbeda pilihan tetapi mari tetap hidup dengan semangat persaudaraan dalam bingkai basudara manise," pintanya. (PNO-12) 09 Feb 2024, 19:37 WIT
Uskup Amboina Imbau Warga Tidak Golput, Pilihlah Orang Baik Papuanewsonline.com, Ambon - Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 merupakan kesempatan terindah bagi masyarakat untuk menyalurkan aspirasinya.Demikian disampaikan Uskup Diosis Amboina, Mgr. Seno Ngutra di Ambon, Rabu (7/2/2024).Menurutnya, Pemilu merupakan pesta demokrasi, sehingga sepatutnya harus disambut dengan gembira dan penuh sukacita."Kedua, Saya meminta dengan penuh kerendahan hati bila anda betul-betul merasa sebagai warga negara yang mempunyai hak untuk memilih dan dipilih maka datanglah ke TPS untuk memilih siapa yang anda inginkan untuk terpilih," ajak Uskup.Pada kesempatan itu, Uskup juga meminta masyarakat agar jangan pernah golput, karena suara merekalah yang akan menentukan nasib bangsa Indonesia di masa yang akan datang."Ketiga, pilihlah figur-figur yang baik. Orang-orang baik ini tentunya ada di semua agama, di semua suku dan semua kelompok. Karena itu ukurannya adalah pilihlah orang baik agar ketika mereka menduduki tempat itu mereka dapat melakukan semakin banyak kebaikan kepada masyarakat," pintanya.Keempat, Uskup menghimbau agar jangan sampai karena kepentingan sesaat, maka menghalalkan segala cara dengan membenturkan kelompok, suku maupun agama yang satu dengan yang lainnya."Berkompetisilah dengan ver, adil, damai agar hasilnya pun mendatangkan sukacita bagi kita semua," harapnya.Kepada aparat TNI dan Polri sebagai pemelihara persatuan dan kedamaian, Uskup berharap agar tidak pantang mundur, dan maju terus demi bangsa."Kepada aparat TNI dan Polri agar maju terus dalam memelihara persatuan dan kedamian demi bangsa ini, demi pemilu yang aman damai dan tentram," pintanya.Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat agar dapat menyambut Pemilu dengan penuh sukacita dan gembira."Mari kita rayakan pesta demokrasi ini dengan hati yang damai, hati yang tenang, hati yang penuh sukacita, karena dengan inilah negara ini akan menjadi tempat yang aman untuk didiami. Selamat berpesta demokrasi Tuhan memberkati," tutupnya. (PNO-12) 08 Feb 2024, 18:52 WIT
Polres Jayapura Siap Back Up Penertiban Minuman Beralkohol Pada Pemilu 2024 Papuanewsonline.com, Jayapura – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Jayapura telah mengeluarkan instruksi untuk melarang konsumsi dan peredaran minuman beralkohol di wilayah tersebut selama pelaksanaan Pemilu Serentak 2024. Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif.Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan tersebut dalam wawancara dengan awak media pada Rabu (07/02). Ia menyatakan bahwa pihak kepolisian siap mendukung instruksi dari Pemda Jayapura terkait larangan tersebut."Kami mendukung penuh instruksi dari Pemda Kabupaten Jayapura terkait larangan peredaran dan konsumsi minuman beralkohol. Kami berharap minuman beralkohol dapat ditutup selama pelaksanaan Pemilu 2024," ungkapnya.Kapolres juga menekankan pentingnya dukungan terhadap instruksi yang disampaikan Pemda Kabupaten Jayapura, terutama dari pihak keamanan. Dia menegaskan kesiapan kepolisian untuk mendukung Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam menindaklanjuti kebijakan tersebut."Polda Papua siap memback up tindakan penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP terkait dengan peredaran minuman beralkohol. Ini sangat penting untuk menjaga situasi dan kondisi Kamtibmas selama pelaksanaan Pemilu Serentak 2024," tambahnya.Lebih lanjut, Kapolres menyebut bahwa Polres Jayapura telah melakukan penindakan terhadap peredaran minuman beralkohol sebelum adanya instruksi resmi dari Pemda. Upaya ini melibatkan patroli dan razia yang dilakukan oleh pihak kepolisian."Kami sudah melakukan patroli di atas pukul 10 malam untuk mengimbau toko-toko dan tempat hiburan agar menutup sesuai dengan izin yang dimiliki. Kami juga mengimbau masyarakat yang mengonsumsi minuman beralkohol di tempat umum untuk segera pulang ke rumah," jelasnya.Pemkab Jayapura dan aparat keamanan membutuhkan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama dalam menjalankan kebijakan ini. Semua pihak diharapkan bersama-sama untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pemilu 2024. (PNO-12) 08 Feb 2024, 18:45 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT