logo-website
Sabtu, 25 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Kapolres Nabire Pimpin Press Release, 15 Kasus Terungkap Dalam Sepekan Papuanewsonline.com, Nabire – Kapolres Nabire, AKBP Wahyudi Satriyo Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin Press Release di ruang tunggu sidik jari Satuan Reserse Kriminal Polres Nabire pada Selasa (06/02/2024).Didampingi jajaran pimpinan Polres, termasuk Kasat Reskrim Polres Nabire AKP. Bertu Haridyka Eka Anwar, S.T.K., S.I.K., dan Kasat Lantas Polres Nabire AKP Bobi Pratama, S.T.K., serta perwakilan wartawan dari media cetak dan online.Dalam keterangannya, Kapolres menyampaikan bahwa selama kurun waktu sekitar 1 minggu, Satreskrim berhasil mengungkap 9 kasus. Selanjutnya, Satresnarkoba melaporkan pencapaian dengan mengungkap 5 kasus selama bulan Januari 2024, sementara Satlantas berhasil mengungkap 1 kasus melalui kegiatan Strong Point dan mengamankan 1 unit sepeda motor roda dua."Pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari upaya Polres Nabire dalam pelaksanaan Harkamtibmas serta perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Dari tindakan preemtive, preventif hingga represif, kasus-kasus yang terjadi berhasil terungkap," ungkap AKBP Wahyudi.Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Nabire secara langsung menyerahkan 1 unit sepeda motor roda dua merk Honda Beat dengan nomor polisi PA 6892 KJ kepada pemilik sah, ibu Sarlota.“Kendaraan tersebut sebelumnya diamankan karena tidak dilengkapi dengan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dan setelah dilakukan pengecekan, ternyata diduga hasil kejahatan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor),” ujarnya.Ibu Sarlota, pemilik motor yang hilang sejak Oktober 2023, menyampaikan terima kasih kepada Polres Nabire dan Satuan Lalulintas Polres Nabire atas usaha mereka yang berhasil menemukan kembali motor tersebut.Acara ditutup dengan sesi tanya jawab oleh para wartawan media cetak dan online, memberikan kesempatan untuk penjelasan lebih lanjut terkait kasus-kasus yang diungkap oleh Polres Nabire. (PNO-12) 08 Feb 2024, 18:35 WIT
Kapolres Merauke Jalin Silaturahmi Bersama Wartawan Guna mempererat Kemitraan Papuanewsonline.com, Merauke – Kapolres Merauke, AKBP I Ketut Suarnaya, SH, SIK, didampingi oleh Para Pejabat Jalanan Umum (PJU) Polres Merauke dan Kasi Humas Akp Ahmad Nurung, SH, melaksanakan pertemuan silahturahmi dengan wartawan Merauke di Resto Bakmi Naga pada Rabu (7/2/2024).Pertemuan ini merupakan upaya untuk mempererat kemitraan antara kepolisian dan insan pers menjelang pelaksanaan Pemilu 2024.Dalam konferensi pers setelah pertemuan, Kapolres Merauke menyampaikan permohonan maaf kepada wartawan Merauke karena baru dapat melaksanakan kegiatan ini setelah beberapa hari bersilahturahmi dengan para komandan satuan TNI dan unsur Forkopimda setempat."Saya berharap kemitraan antara Polisi dan wartawan di Merauke tetap terjaga dan terpelihara, seperti yang sudah terjalin baik selama ini. Diharapkan para insan pers di Merauke dapat membantu Polisi dalam pelaksanaan pengamanan Pemilu 2024 agar tetap aman dan kondusif," ungkap Kapolres.Menjelang Pemilu 2024, Kapolres Merauke berharap para wartawan dapat memberitakan berita yang menyejukkan masyarakat Merauke. Ia meminta bantuan wartawan untuk mendukung Polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan pemilihan umum.Pertemuan ini bukan hanya sebagai ajang silahturahmi, tetapi juga sebagai wujud komitmen bersama untuk menciptakan situasi yang kondusif menjelang dan selama Pemilu 2024 di Merauke. Kemitraan antara Polisi dan insan pers diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Merauke. (PNO-12) 08 Feb 2024, 18:23 WIT
Kepolisian Resor Paniai Lakukan Olah TKP Pembakaran Camp 81 Satria Papuanewsonline.com, Paniai – Kepolisian Resor Paniai telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait pembakaran Camp 81 Satria yang terjadi pada Selasa (06/07) oleh Orang Tak Dikenal (OTK).Kabid Humas Polda Papua mengonfirmasi kejadian tersebut, menjelaskan bahwa kronologi kejadian dimulai saat terdengar tembakan sebanyak 4 kali di sekitar lokasi Camp 81 Wilkum Pospol 99 Ndeotadi, Polres Paniai."Kira-kira setengah jam kemudian, kami menerima laporan bahwa diperkirakan 3 orang melakukan penyerangan terhadap Oscar Rakinaung, pemilik Camp 81. Korban berhasil menyelamatkan diri dan tidak lama kemudian, camp tersebut dibakar," ujarnya.Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan olah TKP untuk mengumpulkan bukti dan informasi yang diperlukan guna mengetahui pasti pelaku dan kronologi kejadian tersebut. Langkah ini diambil sebagai langkah awal dalam proses investigasi untuk menangkap pelaku dan menangani kasus ini lebih lanjut."Diperkirakan kerugian yang diakibatkan oleh kebakaran tersebut mencapai Rp. 500.000.000 (Lima Ratus Juta Rupiah). Kami juga telah berkoordinasi dengan para tokoh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta meminta bantuan masyarakat dalam memberikan informasi yang berguna bagi penyelidikan," tambahnya.Kepolisian Resor Paniai menegaskan komitmennya untuk mengungkap kasus ini dan menindak pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku. Mereka juga meminta kerjasama dan dukungan dari masyarakat dalam menyelesaikan kasus ini untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. (PNO-12) 08 Feb 2024, 18:15 WIT
Polres Kepulauan Yapen Laksanakan TFG Guna Pastikan Keberhasilan OMB Pada Pemilu 2024 Papuanewsonline.com, Yapen – Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Herzoni Saragih, S.I.K., M.H menggelar Tactical Floor Game (TFG) dalam rangka persiapan Operasi Mantap Brata Cartenz pada Pemilu 2024 yang bertempat di Mako Polres Kepulauan Yapen, Selasa (06/02).Pejabat Utama (PJU) Polres turut hadir dalam kegiatan tersebut, bersama dengan anggota dari KPU dengan tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memastikan kesiapan pengamanan dalam Pemilu 2024 di wilayah hukum Polres Kepulauan Yapen.Dalam arahannya, Kapolres menjelaskan bahwa pada pelaksanaan pencoblosan mungkin di sini lebih kami spesifikasi lagi terkait masalah keamanan untuk diketahui para anggota baik dari TNI maupun dari Polri juga untuk temen-temen kita dilapangan seperti apa berbuat apa jadi individu itu sudah mengerti apa yang dilakukan"Untuk anggota nanti saat tiba di lapangan sudah harus tahu seperti apa jadi untuk anggota yang melaksanakan pengamanan di TPS agar memberikan rasa aman pada saat pelaksanaan pencoblosan sampai perhitungan suara perlu juga disosialisasikan dari sekarang karena waktu terus berjalan tinggal beberapa hari lagi," jelas Kapolres.Lanjut Kapolres, untuk diketahui KPU sendiri sebagai penyelenggara pemilu akan melakukan yang terbaik sesuai dengan aturan aturan pemilu di negara kita, untuk keamanan kami dari pihak TNI Polri akan mengamankan jalan nya pemilu pada tangal 14 februari nanti yang aman dan damai di Wilayah Hukum Polres Kep. Yapen. (PNO-12) 08 Feb 2024, 14:18 WIT
Polres Puncak Jaya Gelar Apel Pengecekan Perlengkapan Personel Jelang Pemilu Tahun 2024 Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Menjelang Tahapan Pemungutan Suara Pemilu Serentak Tahun 2024, Kepolisian Resor Puncak Jaya menggelar kegiatan apel pengecekan perlengkapan pribadi maupun dinas yang dilaksanakan di Lapangan Apel Mako Polres Puncak Jaya, Selasa (06/02/2024).Dalam kegiatan apel pengecekan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H juga diikuti Wakapolres Kompol Sarifudin Ahmad, Kabag Ops Kompol R. Ahmad Hari Junianto, S.Kom, Para PJU, Perwira dan Bintara Polres Puncak Jaya.Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H melalui Wakapolres Kompol Sarifudin Ahmad saat memberikan arahan mengatakan bahwa beberapa hari lagi akan memasuki tahapan pemungutan suara pada tanggal 14 Februari, dimana nantinya seluruh personel akan melakukan pergeseran pasukan pada TPS ataupun Distrik yang ada di Kabupaten Puncak Jaya.“Oleh karena itu pagi ini kami melaksanakan pengecekan terakhir kepada seluruh personel yang nantinya akan bergeser ke Distrik-distrik yang ada,” ungkap Wakapolres. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pengecekan ini termasuk mengecek kelengkapan pribadi seperti pakaian dinas, perlengkapan harian dan kelengkapan dinas seperti helm dan body vest"Kami juga berpesan kepada seluruh personel yang nantinya bergeser agar tetap jaga netralitas kita, selalu tingkatkan kewaspadaan dan jaga kesehatan dikarenakan mungkin sekitar 3 sampai 4 hari kalian berada di Distrik yang telah ditentukan " tutup Wakapolres Puncak Jaya. (PNO-12) 08 Feb 2024, 14:03 WIT
Ini Pesan Kabaharkam Polri Kepada Jajaran Dalam Pengamanan Pemilu 2024 Papuanewsonline.com, Jakarta - Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran memimpin apel gelar pasukan pengamanan pemilu dan harkamtibmas 2024 di Lapangan Singa Lodaya, Satlat Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (7/2/2024).Fadil mengatakan, apel gelar pasukan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapaan personel, peralatan, kendaraan, serta sarana dan prasarana dalam pengamanan pemilu dan Harkamtibmas 2024 sehingga dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar.Fadil menuturkan, pemilu adalah sebuah proses keberlanjutan tata pemerintahan yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali. Oleh karena itu, Polri bertanggung jawab untuk mengamankan tahapan pemilu yang saat ini sedang berjalan dengan Sandi Operasi Mantap Brata 2023-2024."Menindaklanjuti hal tersebut yang harus menjadi atensi bersama bahwa saat ini rangkaian pemilu sudah memasuki tahapan inti saat ini kita sedang menghadapi kampanye yang akan berakhir pada tanggal 10 Februari 2024, kemudian pada tanggal 11-13 Februari 2024 memasuki masa tenang dan selanjutnya akan memasuki tahapan pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024 yang menjadi puncak rangkaian pemilu yang dilanjutkan dengan penghitungan suara," kata Fadil.Lebih lanjut, mantan Kapolda Metro Jaya ini mengatakan, tingkat kerawanan dalam pemilu pasti akan terjadi dinamika. Untuk itu, ia meminta jajaran Polri harus siap mengantisipasinya.Untuk mengantisipasi perkembangan situasi kamtibmas, kata Fadil, Polri telah menyiapkan pasukan sebanyak 1.500 personel dengan kualifikasi PHH, Anti Anarkis, Jibom, Wanteror dan KBR."Sebagai insan Tribrata kita harus mampu dan siap mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan yang akan terjadi, serta menentukan pola tindak yang efektif dan efisien dalam mewujudkan situasi yang kondusif, sejuk dan damai," ujarnya.Fadil pun menyampaikan beberapa hal yang ditekankan untuk para personel Polri. Pertama ia meminta untuk memastikan peralatan dan perlengkapan pendukung yang lainnya dalam kondisi siap operasional."Jaga kondisi kesehatan agar setiap saat kita siap melaksanakan tugas," ucapnya.Selanjutnya, anggota diminta mengisi waktu dengan latihan dan pastikan anggota paham menggunakan peralatan dan persenjataan yang akan dilaksanakan dalam tugas sesuai dengan SOP.Lalu, anggota juga harus selalu berkoordinasi dan membangun komunikasi, serta pengamatan perkembangan situasi sehingga selalu siap kapanpun dibutuhkan."Jalin komunikasi dan pertajam fungsi koordinasi dengab fungsi intelejen sebagai sumber informasi awal," katanya.Kepada unsur pimpinan, Fadil mengatakan, agar senantiasa memonitor dan melaksanakan analisa dan evaluasi situasi harian agar selalu mendapatkan perkembangan terkini dalam menghadapi situasi."Junjung tinggi etika pengabdian, etika kenegaraan dan etika kelembagaan sebagai insan Bhayangkara," ujarnya. (PNO-12) 08 Feb 2024, 10:11 WIT
Kabidhum Polda Maluku: Pemilu 2024 Netralitas Polri Harga Mati Papuanewsonline.com, Ambon - Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Drs. M. Rum Ohoirat, kembali menegaskan bahwa Polri dalam setiap kontestasi politik senantiasa bersikap netral.Hal ini ditegaskan Kombes Rum saat menjadi narasumber pada dialog publik menjelang masa tenang Pemilu 2024 yang dihelat di kantor Stasiun TVRI Ambon, Rabu (7/2/2024).Dalam dialog itu hadir juga Asisten Intelkam Kodam XVI/Pattimura, Kolonel Sindhu Hanggara, Kepala Kesbangpol Linmas Provinsi Maluku, Daniel Eduard Indey, Kadiv Sosdiklih dan SDM KPU Provinsi Maluku, Hanafi Renwarin, dan Bawaslu Provinsi Maluku, Daim Baco Rahawarin.Kabidhumas mengatakan, berbagai langkah untuk memelihara situasi kamtibmas yang kondusif menjelang Pemilu 2024 telah dilakukan.Upaya tersebut, kata Kombes Rum sudah dijalankan sejak awal tahapan Pemilu oleh Polda Maluku melalui Satgas Operasi (Satgas) Mantap Brata (OMB) Salawaku."Hingga saat ini Polda Maluku masih tetap eksis dengan semua satgas yang ada. Pelaksanaan tugas seperti biasa masih terus dilakukan oleh satgas preemtif maupun preventif," katanya.Selain itu, untuk mengantisipasi beredarnya informasi sesat atau berita hoaks, Polda Maluku juga telah mengerahkan tim cyber dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus)."Kami punya satu unit tim yang bekerja untuk setiap saat memantau aktifitas masyarakat di media sosial sehingga jika ada sesuatu informasi sesat maka kami dapat cepat bergerak untuk mengantisipasinya," kata dia.Di sisi lain, terkait netralitas Polri, Juru bicara Polda Maluku ini kembali menegaskan bahwa setiap anggota wajib mematuhi aturan yang berlaku."Seorang anggota Polri wajib netral dan tidak boleh berpihak kepada siapapun. Netralitas kita itu harga mati, namun semua kembali kepada diri masing-masing juga, tapi kami sudah tegaskan apabila ada anggota yang ikut terlibat langsung dalam politik praktis atau ikut mendukung Paslon atau partai tertentu maka pasti akan diambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku di kepolisian," tegasnya.Netralitas Polri, lanjut mantan Kapolres Kepulauan Aru ini selalu diingatkan pimpinan pada setiap hari apel pagi."Anggota Polri diingatkan untuk tidak ikut-ikutan mendukung atau berpihak kepada salah satu Paslon atau partai tertentu karena pasti pimpin akan mengambil tindakan tegas kepada yang bersangkutan," tambahnya.Mengenai perkuatan pengamanan saat pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS), mantan Kapolres Tual ini, mengaku Polda Maluku sudah menyiapkan satgas BKO."Tadi malam kami telah mengirimkan personel BKO ke tiga Polres jajaran yaitu Polres Tual, Maluku Tenggara Kepulauan Aru untuk membantu perkuatan pengamanan," ungkapnya.Selain tiga Polres jajaran tersebut, Polres-polres lainnya di Maluku juga akan dilakukan proses pengiriman hingga tanggal 13 Februari di Polresta Ambon."Kita tau semua bahwa Polres memiliki kondisi kerawanan tersendiri sehingga kami harapkan bantuan personel yang digeser ke Polres jajaran nantinya dapat membantu personel yang ada di satuan kewilayahan dalam menjaga kamtibmas yang kondusif sebelum dan sesudah pemungutan suara secara serentak nanti," harapnya. (PNO-12) 08 Feb 2024, 09:32 WIT
Sosialisasi Kamtibmas, Personel Polairud Polda Maluku Sambangi Warga Pesisir Kota Ambon Papuanewsonline.com, Ambon - Pemilu 2024 tinggal tujuh hari lagi. Untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, belasan personel Direktorat Polairud Polda Maluku kembali menyambangi masyarakat pesisir.Hari ini, Rabu (7/2/2024), personel Polairud yang tergabung dalam Satgas Banops Operasi Mantap Brata (OMB) Salawaku Polda Maluku ini mengunjungi masyarakat pesisir di desa Wayame, Kecamatan Teluk Ambon."Hari ini personel Polairud mengunjungi masyarakat untuk mengajak bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif menjelang Pemilu 2024," kata Direktur Polairud Polda Maluku, Kombes Pol Handoyo Santoso.Selain itu, kegiatan mengunjungi warga yang gencar dilakukan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara aparat keamanan dengan masyarakat. "Kegiatan sambang masyarakat pesisir ini juga bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman keamanan di daerah pesisir menjelang Pemilu serentak tahun 2024," katanya.Dalam kegiatan itu, aparat Polairud juga menyampaikan himbauan kamtibmas. Masyarakat diharapkan dapat bersama aparat keamanan menjaga situasi kamtibmas pada tahapan kampanye Pemilu 2024 saat ini di wilayah tempat tinggal masing-masing."Kami juga berpesan kepada masyarakat agar menghindari mengkonsumsi minuman keras yang nantinya bisa menimbulkan gangguan kamtibmas menjelang pesta demokrasi," sebutnya.Tak hanya itu, masyarakat juga diminta untuk melaporkan kepada aparat kepolisian terdekat apabila terjadi hal-hal yang dapat memicu terjadinya gangguan kamtibmas."Apabila ada gangguan kamtibmas yang terjadi agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat untuk ditindaklanjuti sesuai dengan aturan hukum yang berlaku agar tidak menimbulkan gangguan kamtibmas yang lebih meluas," ungkapnya.Selain itu, masyarakat pesisir juga diminta bijak dalam menggunakan media sosial "Jangan menyebarkan berita hoax, provokasi dan informasi hate speech yang berpotensi menyesatkan masyarakat. Semoga Pemilu dapat berjalan aman dan damai," pintanya.Personel saat menyambangi masyarakat nelayan juga diminta untuk dapat memonitor situasi alam dan himbauan BMKG terkait cuaca sebelum melaut. Ini harus dilakukan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (PNO-12) 08 Feb 2024, 09:16 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT