logo-website
Jumat, 24 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Jaga Situasi Kamtibmas Jelang Pemilu 2024, Sat Samapta Polres Jayawijaya Gelar Patroli Dialogis Papuanewsonline.com, Wamena - Dalam rangka menjaga situasi Kamtibmas jelang pelaksanaan Pemilu 2024, Satuan Samapta Polres Jayawijaya menggelar patroli dialogis di Seputaran Kota Wamena, Minggu (03/12).Patroli yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Jayawijaya Iptu Samuel Lasarus Werinussa tersebut menyasar tempat-tempat keramaian seperti pasar dan juga pertokoan serta obyek vital.Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo, S.I.K melalui Kasat Samapta, Iptu Samuel Lasarus Werinussa menyatakan bahwa patroli ini dilaksanakan di jam-jam yang rawan terjadinya tindak pidana mulai dari pagi hingga malam hari."Selain patroli, kami juga menyambangi tempat-tempat penjualan minuman keras seperti di lokasi tiga dimana kami mengamankan 18 botol minuman keras lokal jenis CT dan di Jalan Yos Sudarso Wamena kami berhasil mengamankan minuman keras lokal jenis ballo berjumlah 18 palstik dan 2 galon siap dijual," jelas Kasat.Kasat juga menambahkan untuk menjaga situasi tetap kondusif pihaknya juga telah mengamankan 4 orang yang dipengaruhi minuman keras yang mengganggu ketertiban untuk dilakukan pembinaan serta membubarkan kelompok pemuda yang sedang pesta Miras di seputaran Kota Wamena guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan."Patroli ini rutin kami laksanakan guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas, selain itu dalam patroli ini kami juga memberikan pesan-pesan Kamtibmas agar masyarakat dapat membantu Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas di Kota Wamena tetap aman dan kondusif," imbuhnya. PNO-11 04 Des 2023, 21:49 WIT
Wakapolda Papua Pimpin Bimbingan Teknis Panitia Pemilihan Distrik (PPD) Kabupaten/Kota Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si, memberikan materi pada acara Bimbingan Teknis yang digelar dalam persiapan Panitia Pemilihan Distrik (PPD) Kabupaten/Kota Provinsi Papua, Sabtu (04/12) yang bertempat di Aula Lt II Wisma Atlet Jayapura.Acara tersebut dihadiri oleh Komisioner KPU Provinsi Papua, Abdul Hadi, S.Hi, dan Komisioner KPU Provinsi Papua, Yohannes Fajar Irianto Kambon, serta diikuti oleh 487 peserta PPD.Bimbingan Teknis bertujuan untuk memastikan bahwa para pengawas pemilihan di tingkat kelurahan/desa memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai. Wakapolda Papua dalam sambutannya menekankan urgensi pemahaman akan potensi masalah yang mungkin muncul selama proses pemilu."Penting untuk memahami bahwa persoalan dalam pemilu bisa berasal dari dalam diri sendiri dan dari luar. Kita harus menghindari masalah yang bisa muncul dari dalam penyelenggara pemilu terlebih dahulu," ungkapnya.Ia menyoroti bahwa kendala logistik seringkali menjadi persoalan yang muncul di tingkat penyelenggara. Wakapolda menekankan agar pihak penyelenggara di tingkat distrik siap menghadapi berbagai persoalan namun juga harus berupaya menghindari menciptakan masalah sendiri."Dalam kapal pemerintahan, semua pihak, termasuk keamanan seperti KPU, tidak boleh menciptakan masalah. Komitmen sangat penting dalam menyukseskan pemilu," tambah Brigjen Pol. Patridge.Wakapolda memperingatkan tentang keamanan logistik sebagai tugas berat yang harus dijaga agar pemilu berjalan aman. Himbauannya juga terkait dengan pentingnya keamanan dalam pendistribusian logistik."Bimtek hadir untuk menegaskan komitmen bersama keamanan dalam menyukseskan pemilu 2024. Mari kita bersama-sama menyelesaikan persoalan dan menunjukkan identitas daerah adat dalam menjalankan pemilu dengan sukses," tegasnya.Acara ini juga menghadirkan pesan untuk menghormati tempat dan budaya setempat serta mengajak tokoh masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan pemilu 2024 dengan tidak melakukan tindakan yang mengganggu kedamaian di wilayah masing-masing. (PNO-12) 04 Des 2023, 19:39 WIT
Gelar Dialog Pemilu, Polda Maluku Hadirkan Tiga Pimpinan Agama Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar dialog terkait pelaksanaan Pemilu Damai di Provinsi Maluku.Kegiatan yang disiarkan langsung oleh RRI Ambon pada Senin (4/12/2023), ini selain Polda Maluku, juga menghadirkan tiga pimpinan agama dari MUI Maluku, Sinode GPM dan Keuskupan Amboina.Dari MUI diwakili Dr. Hasbollah Toisuta, M.Ag, Ketua MPH Sinode GPM, Pdt. Elifas T. Maspaitella M.Si, dan Keuskupan Amboina yang diwakili oleh Sekum Keuskupan Amboina, Pastor Agus Arbol. Sementara dari Polda Maluku yaitu Kepala Biro Operasi, Kombes Pol Asep Saepudin SIK.Menurut Karo Ops Polda Maluku, peran tokoh agama sangat penting untuk mewujudkan Pemilu 2024 berlangsung aman, sejuk dan damai."Peran dari para tokoh agama sangat kami butuhkan karena itu sangat penting untuk bersama kami Polda Maluku wujudkan pemilu yang aman dan damai," ungkapnya. Menurutnya, tingkat kriminal di Maluku akhir-akhir ini mulai mengalami penurunan jika dibanding sebelumnya. "Kami sangat berharap kolaborasi para pimpinan agama dan semua unsur terkait dapat mewujudkan pemilu yang aman dan damai," harapnya.Ia mengungkapkan, Polda Maluku memiliki tim patroli cyber. Apabila dalam tugasnya ditemukan hal-hal yang dianggap dapat mengganggu kamtibmas, pihaknya akan berkordinasi dengan Bawaslu dan Kejaksaan yang tergabung dalam tim Gakkumdu akan dengan cepat untuk menindaklanjutinya.Selain mengamankan tahapan pelaksanaan Pemilu 2024, Kombes Asep juga mengaku Polda Maluku pun saat ini siap mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru."Memang di tahun ini kita lihat agak krusial ya, karena ada dua operasi yang kita laksanakan secara bersamaan, namun kami tetap siap dengan semua kemungkinan yang akan terjadi, maka dengan personel yang ada saat ini kami siap melaksanakan pengamanan Natal dan Tahun Baru juga dengan maksimal," ungkapnya.Dijelaskan, sebelum pelaksanaan pengamanan Pemilu, Polda Maluku terlebih dahulu melaksanakan operasi cipta kondisi."Kami bersyukur hingga saat ini kejadian menonjol di wilayah kita tidak ada dan kita berharap situasi kondusif ini dapat terus kita pertahankan hingga akhir Pemilu nanti," harapnya.Menyoal terkait netralitas Polri saat Pemilu, Kombes Asep menegaskan Polri tidak akan berpihak kepada siapa pun."Netralitas Polri merupakan harga mati. Ini telah disampaikan Bapak Kapolri, dan Polri akan bentuk tim khusus untuk mengawasi anggota saat Pemilu, dan bersama Bawaslu akan tetap sinergi sehingga apabila ada ditemukan oknum anggota yang tidak netral maka akan diambil tindakan kode etik profesi Polri," jelasnya.Ia menghimbau seluruh masyarakat Maluku agar terus menguatkan persatuan dan kesatuan. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan Pemilu yang aman dan damai di Maluku. "Kami menghimbau seluruh masyarakat Maluku apabila ada informasi yang bersifat ujaran kebencian atau mengadudomba agar segera disampaikan kepada pihak keamanan untuk ditindaklanjuti, dan terkait politik uang saya sampaikan ini bukan hal baru lagi karena setiap pemilu selalu ada hal seperti itu, namun kami bersama Bawaslu dan Kejaksaan bertekad akan bekerjasama menjalankan tugas kami sebagai tim Gakumdu dalam pemilu ini dengan baik," ungkapnya.Untuk membantu aparat kepolisian dalam mewujudkan pelaksanaan Pemilu yang aman dan damai, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku gencar memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat."Kami dari MUI Maluku sendiri dalam menghadapi Pemilu nanti telah melakukan berbagai langkah termasuk memberikan himbauan kepada masyarakat lewat mimbar dan majelis taklim, agar Pemilu yang merupakan hajat nasional ini bisa didukung agar pelaksanaanya dapat berjalan dengan lancar, aman dan sukses," kata Hasbollah Toisuta.Menurutnya pada setiap pertemuan dengan masyarakat baik melalui mimbar Jumat maupun majelis taklim, MUI Maluku selalu memberikan masukan, ide-ide positif dan himbauan agar umat Islam bisa fokus menjaga situasi kamtibmas yang kondusif saat ini. "Umat Islam juga selalu dihimbau untuk menghindari isu-isu yang dapat menggangu keamanan dan dapat membuat perpecahan di Maluku," katanya. Pada Rakornas, Hasbollah mengaku MUI Pusat melalui rekomendasi menghimbau seluruh umat Islam dapat mendukung pelaksanaan Pemilu yang damai, menolak politik uang. "Umat juga diminta untuk menghindari isu atau berita hoax yang dapat merusak tali persaudaraan antar sesama anak bangsa," jelasnya.Terkait dengan sinergitas di antara pimpinan umat beragama, Hasbollah mengaku selama ini pihaknya terus bersinergi."Sinergitas dan kerjasama kita dari MUI Maluku bersama Sinode dan Keuskupan itu bukan hal yang baru lagi, dan tidak ada masalah karena kita selalu bersama dalam setiap kegiatan, dan saya mau sampaikan bahwa peran tokoh agama itu sangat penting dalam merawat perdamaian di Maluku," ucapnya. Olehnya itu, lanjut mantan Rektor IAIN Ambon ini, dengan kerjasama para tokoh agama yang kompak bersama Polri, diharapkan situasi Kamtibmas di Maluku ini dapat diwujudkan dengan baik."Saat ini kami dari Gereja telah melaksanakan kegiatan pastoral politik, tujuannya untuk membentuk umat yang siap sukseskan pemilu dengan baik," tambah Ketua MPH Sinode GPM Pdt Elifas T. Maspaitella. Elifas mengungkapkan dengan adanya kegiatan pastoral politik dapat membentuk caleg yang nantinya jika terpilih akan bekerja dengan hati dan iman untuk membangun bangsa. "Karena saya mau katakan bahwa Gereja juga turut bertanggung untuk terwujudnya pemilu yang aman dan damai," ungkapnya.Elifas mengaku pihaknya sangat mendukung terlaksananya Pemilu yang aman, jujur, adil dan bermartabat untuk mewujudkan pemerintahan yang baik karena hal itu merupakan panggilan iman."Jadi selain menyelenggarakan kegiatan pastorial politik, kami juga dalam pertemuan bersama umat dan di mimbar-mimbar ibadah kami telah memberikan himbauan agar umat Gereja di minggu-minggu adventus ini tidak melakukan hal-hal atau tindakan yang bersifat eforia namun lebih pada hal-hal positif untuk mendekatkan diri kepada Tuhan," tambahnya."Kami juga dalam menghadapi pemilu serentak ini melibatkan AMGPM agar generasi muda kita saat ini dapat paham akan hak demokrasinya dan tidak golput serta terhindar dari pengaruh politik uang dan politik hitam di masa Pemilu saat ini," harapnya.Elifas pun menghimbau masyarakat Maluku agar dapat menggunakan hak pilihnya dengan bijaksana. "Saya mengajak seluruh masyarakat Maluku agar mari kita pilih pemimpin yang cakap dan takut akan Tuhan, sebagaimana tertulis di firman Tuhan, olehnya itu terkhusus warga Gereja agar mari ambil keputusan yang bijaksana di saat pemilu ini untuk kesejahteraan dan kemajuan bangsa kita ke depan nanti," pintanya.Senada dengan Hasbollah dan Elifas, Sekum Keuskupan Amboina, Pastor Agus Arbol mengaku, Gereja Katolik di Maluku sangat mendukung sepenuhnya terlaksana pesta demokrasi yang aman dan damai. "Kami telah melakukan seruan kepada umat agar dukung pemilu damai di Maluku dan pada konferensi Gereja Katolik kemarin yang dihadiri seluruh uskup di Indonesia itu menghimbau agar masyarakat Indonesia khususnya umat Katolik dapat menggunakan hak demokrasinya dengan tepat dan bijaksana serta hindari golput saat Pemilu," ungkapnya.Keuskupan juga selalu menghimbau umat Katolik agar senantiasa mendukung aparat keamanan dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di Maluku."Umat Katolik selalu diingatkan untuk tidak ikut-ikutan dalam hal-hal yang tidak baik, karena saat ini kita lihat kondisi dunia sedang tidak stabil karena ada perang di Palestina dan Israel, lalu ada juga perang Rusia dan Ukraina. Maka dengan hal tersebut pentingnya kami berharap kita masyarakat di Maluku ini tetap menjaga persatuan dan kesatuan kita bersama Polda Maluku, kita wujudkan Maluku yang aman dan damai," ajaknya. (PNO-12) 04 Des 2023, 19:26 WIT
Wujudkan Komitmen Polda Papua Dalam Transparansi Keadilan, 3 Perwira Polri Diberhentikan Papuanewsonline.com, Jayapura – Lapangan Apel Mapolda Papua menjadi saksi pelaksanaan Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) bagi tiga anggota Polri Polda Papua pada Senin (04/12) pagi. Inspektur Upacara, Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., memimpin acara yang dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Papua dan seluruh personel tersebut.Anggota Polri yang diberhentikan tidak dengan hormat adalah AKP SK, AKP BS, dan Ipda NJ. Keputusan ini sesuai dengan Keputusan Kapolri Nomor: Kep/1252/IX/2023 tanggal 18 September 2023 tentang PTDH dari Polri.Upacara ini menjadi bagian dari komitmen Polda Papua dalam menjalankan aturan dan mewujudkan transparansi berkeadilan, serta sebagai implementasi dari program Polri Presisi. Kapolda Papua, dalam amanatnya, menekankan pentingnya sikap disiplin dan menjadi tauladan bagi masyarakat dalam menjalankan tugas Polri yang melibatkan kewenangan luas. Ia menyampaikan komitmen Polda Papua dalam memberikan penghargaan kepada anggota yang berprestasi dan memberikan sanksi tegas bagi pelanggar kode etik maupun tindak pidana tetap menjadi prioritas.“Kami menyampaikan keprihatinan karena tiga personel yang diberhentikan tidak dengan hormat berpangkat perwira. Saya mengingatkan bahwa pangkat tersebut seharusnya menjadi teladan dalam menciptakan inovasi dan prestasi, bukan waktunya untuk berbuat neko-neko,” ucapnya.Pada kesempatan tersebut, Kapolda Papua menyoroti peran Kasatker, senior, dan rekan seangkatan untuk memantau dan membina anggota Polri. Ia meminta agar perilaku yang mencurigakan atau tidak fokus segera diatasi, dan Kasatker diminta untuk melibatkan Propam jika diperlukan.“Saya juga berharap agar kejadian ini menjadi pembelajaran bagi seluruh anggota Polda Papua. Saya meminta agar tidak ada lagi anggota yang mengalami PTDH di masa mendatang dan menekankan pentingnya introspeksi diri untuk menjadi pribadi yang profesional, bertanggung jawab, dan patuh pada peraturan yang berlaku,” tegas Irjen Pol. Mathius.Dengan berakhirnya acara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat ini, Kapolda Papua mengingatkan seluruh anggota Polda Papua untuk meningkatkan peran dan netralitas menjelang Pemilu 2024. “Kesuksesan Pemilu dianggap sebagai tanggung jawab bersama, dan anggota Polri diminta untuk menjaga situasi kamtibmas serta tidak menjadi penyulut masalah dalam masa kampanye yang krusial,” tutupnya. (PNO-12) 04 Des 2023, 19:09 WIT
Pasca Dilanda Bencana Longsor, Kapolda Sumut: Pencarian Korban Masih Terus Dilakukan Papuanewsonline.com, Humbahas - Musibah banjir bandang dan tanah longsor terjadi di Dusun III, Desa Simangulampe, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Jumat (1/12).Dalam musibah itu sebanyak 12 warga hilang dan 13 unit rumah rusak tertimbun material longsor. Adapun identitas para korban yang hilang itu yakni Sartika Simanjuntak, Ceriah Banjarnahor.Kemudian, Op Oge Br Sianipar, Juni Silaban, Krisjen Siregar, Lasroha Sinambela, Pintar Simamora, Besman Sihombing, Adriano Silaban, Eva Purba, Diana Sinaga dan Dian Lubis.Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, yang datang meninjau proses pencarian korban bersama Pj Gubernur Sumut dan Kasdam I/BB mengatakan personel gabungan TNI, Polri BPBD dan dibantu masyarakat masih terus berupaya untuk melakukan pencarian korban hilang akibat musibah tanah longsor tersebut."Kita masih fokus mencari 11 orang yang diidentifikasi berada di lokasi bencana saat ini belum ditemukan. Saat ini sejumlah alat berat masih melakukan pembersihan material longsor berupa batu berukuran besar yang membenam rumah warga dan akses jalan," katanya.Agung mengungkapkan, sebanyak 120 kepala keluarga telah diungsikan ke Balai Desa, Kecamatan Balaraja, berada di tempat yang lebih aman untuk sementara waktu untuk mengantisipasi terjadinya musibah longsor susulan."Kita Polda Sumut, Kodam I Bukit Barisan, Pemprov Sumut, Polres Humbahas beserta Pemda telah memberikan bantuan kebutuhan hidup kepada masyarakat yang terdampak musibah longsor selama mengungsi," ungkapnya saat mengunjungi lokasi bencana bersama Pj Gubernur Sumut Mayjen TNI (Purn) Hassanudin dan Kasdam I/BB."Polda Sumut juga mendidirikan posko identifikasi antemortem dan postmortem. Saya meminta agar agar manajemen disaster diterapkan dengan baik dengan membagi zona penanganan lokasi bencana, korban dan masyarakat terdampak," ujar mantan Asops Kapolri tersebut. (PNO-12) 04 Des 2023, 18:48 WIT
Polda Maluku Lakukan Pengawalan Distribusi Surat Suara ke SBB dan Malteng Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku kembali melakukan pengamanan dan pengawalan logistik Pemilu 2024 berupa surat suara ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang berada di kabupaten/kota. Hari ini, Minggu (3/12/2023), tim Satgas Preventif dan Kamseltibcarlantas Operasi Mantap Brata (OMB) Salawaku Polda Maluku, melakukan pengawalan surat suara dari Pelabuhan Peti Kemas Ambon hingga ke KPU Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Maluku Tengah (Malteng).Saat proses pembongkaran hingga pengangkutan di atas mobil truk disaksikan oleh Kapolsek KPYS Iptu Julkisno Kaisupy, Komisioner Bawaslu Maluku, dan Subsatgas Pengamanan Objek Penting OMB Salawaku 2024."Hari ini kami kembali mengamankan dan mengawal pendistribusian logistik Pemilu ke KPU SBB dan Malteng," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat.Logistik Pemilu yang dikawal tersebut akan menggunakan jalur darat hingga ke Pelabuhan Hunimua, Liang menuju Pelabuhan Waipirit, SBB. Sepanjutnya akan dikawal ke Piru dan Masohi."Surat suara untuk KPU SBB yang dikawal sebanyak 932 koli. Sementara untuk KPU Malteng sebanyak 1.913 koli," katanya.Kombes Ohoirat berharap pengawalan distribusi logistik Pemilu tersebut dapat berjalan aman dan lancar hingga tiba di gudang penyimpanan milik KPU SBB maupun Malteng."Mobil truk yang digunakan untuk SBB tiga unit. Sementara untuk Malteng sebanyak lima unit. Mobil-mobil ini akan dikawal oleh anggota polisi sampai ke tempat tujuan," tambahnya. PNO-11 04 Des 2023, 14:19 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT