logo-website
Jumat, 24 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Kapolres Puncak Jaya Dampingi Dir Intelkam Polda Papua Kunjungi Pos TNI-Polri Papuanewsonline.com, Puncak Jaya - Dalam rangka mengecek kesiapan personel menghadapi Pemilihan Umum serentak tahun 2024, Kepala Kepolisian Resor Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H., S.IK., M.H mendampingi Dir Intelkam Polda Papua Kombes Pol. Wawan Setiawan, S.IK dan Kombes Pol. A. Ary Purwanto, S.IK mengunjungi pos-pos TNI-Polri yang ada diwilayah hukum Kabupaten Puncak Jaya, Selasa (05/12/2023).Turut mendampingi dalam kegiatan kunjungan ke pos-pos yakni Kompol Samuel D. Tatiratu, S.IK selaku Wapamatwil Kabupaten Puncak Jaya, Kabag Ops Polres Puncak Jaya Kompol R. Ahmad Hari Junianto, S.Kom, Kasar Reskrim Iptu Neovaldo Sitinjak, S.Tr.K., M.H, Kasat Intelkam Ipda Yusup Sampebua Toding, Kasat Samapta Ipda Kasroni Manurung, S.H dan Para Perwira Polres Puncak Jaya.Adapun pos-pos TNI-POLRI yang mendapat kunjungan diantaranya Polsek Mulia, Polsubsektor Tingginambut, Pos RPU Gurage dan Kulirik, Pos Satgas Raider 712/WT Puncak Senyum dan Pos Satgas Raider 115/ML Merah Putih.Dir Intelkam Polda Papua yang juga selaku Pamatwil saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dalam rangka mengecek kesiapan Aparat Keamanan TNI-Polri menjelang Pemilu Tahun 2024.“Kami selaku Pamatwil di wilayah Kabupaten Puncak Jaya turun langsung mengunjungi beberapa Pos TNI-Polri yang ada di wilayah hukum Kabupaten Puncak Jaya. Selain memberikan motivasi dan semangat kepada para personel yang sedang menjalankan tugas, kami juga memberikan sedikit bantuan sarkon berupa sembako," terang KBP Wawan Setiawan, S.IK.Sementara itu ditempat yang sama Kepala Kepolisian Resor Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H., S.IK., M.H mengatakan bahwa saat ini pelaksanaan Pemilihan Umum Serentak akan kita hadapi sehingga ditekankan kembali kepada seluruh personel yang melaksanakan tugas pada pos-pos agar selalu tingkatkan kewaspadaan dan tetap jaga kesehatan. (PNO-12) 06 Des 2023, 15:28 WIT
Panitia Klarifikasi Tak Ada Intervensi Polisi Atas Pentas Budaya Di TIM Papuanewsonline.com, Jakarta - Pihak panitia penyelenggaraan pentas teater yang dilakoni Butet Kartaredjasa mengklarifikasi isu intervensi oleh kepolisian. Intervensi itu sebelumnya disebut terjadi saat pentas 1-2 Desember 2023.Sekretariat Kayan Production, Indah, menegaskan tidak adanya intervensi yang dilakukan pihak kepolisian sebagaimana isu beredar.Menurut Indah, dirinya yang mengurus langsung perizinan kepada pihak kepolisian. Surat izin kepada pihak kepolisian pun dilakukan sebelum acara pementasan.“Hanya mau menyampaikan bahwa saya memang yang melakukan pengurusan terkait surat-surat perizinan ke kepolisian. Lalu tidak ada intimidasi dalam penandatanganan surat tersebut,” kata Indah di Jakarta, Selasa (5/12/23).Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes. Pol. Susatyo Purnomo Condro menambahkan, pihak kepolisian memang selalu melakukan pengamanan dalam setiap acara pentas budaya di Taman Ismail Marzuki (TIM). Bahkan, acara yang melibatkan capres-cawapres di TIM pun tetap mendapat pengamanan.“Kegiatan-kegiatan masyarakat di wilayah Jakpus, baik itu berupa seni budaya dan sebagainya, tentunya kami harus menjamin bahwa kegiatan tersebut berlangsung dengan aman,” ungkap Kapolres.Di sisi lain, Kapolres memastikan, terhadap aktor maupun materi acara tidak pernah ada campur tangan dari pihak kepolisian. Personel yang dikerahkan untuk pengamanan hanya berkoordinasi dengan penyelenggara acara terkait izin, dengan satpam terkait pengamanan, dan pengaturan lalu lintas jika diperlukan.Ditambahkan Wadirintelkam Polda Metro Jaya AKBP Miko Indrayana, perizinan acara yang melibatkan banyak orang memang harus melalui kepolisian. Hal itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah nomor 60 tahun 2017.“Oleh karena itu pada tanggal 8 November 2023 PT Kayan menyampaikan permohonan izin proposal kegiatan berupa tontonan umum yang akan dilaksanakan di Taman Ismail Marzuki pada tanggal 1 dan 2 Desember,” jelas Wadir Intelkam.Perizinan itu, kata Wadir, juga telah selesai pada 13 November 2023 dan sudah diberitahukan kepada PT Kayan. (PNO-12) 06 Des 2023, 08:33 WIT
Resmi Pimpin Pemuda Katolik Asmat, Thadeus Osakat: PK Berpihak Pada Yang Lemah Papuanewsonline.com, Asmat - Thadeus Osakat Biakai Resmi ditetapkan sebagai ketua Pengurus Komisariat Cabang Kabupaten Asmat dalam musyawarah komisariat cabang (Muskoncab) ke 2 tahun 2023.Thadeus Osakat akhirnya ditetapkan dalam Keputusan musyawarah Komcab PK cabang Asmat nomor 06/SK/muskoncab/PKCA/XII/2023 tentang penetapan hasil pleno III pemilihan ketua pemuda katolik cabang Asmat periode 2023-2026."Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Muskoncab II Pemuda Katolik cabang Asmat, setelah menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memperhatikan dan seterusnya memutuskan, metetapkan keputusan Muskoncab II tahun 2023 pertama, menetapkan hasil pleno II tentang penetapan ketua terpilih atas nama saudara Thadeus Osakat," Ucap Pimpinan Sidang, Krispinus Palobo.Thadeus Osakat yang ditemui jurnalis media ini mengucapkan terimakasih kepada anggota dan pengurus PK yang telah mempercayakan dirinya untuk memimpin Pemuda Katolik komisariat cabang Asmat untuk tiga tahun ke depan."Dengan penuh sadar atas dorongan Tuhan, Saudara-saudara telah memilih saya untuk menakhodai organisasi ini. Secara sadar pula, tugas sebagai nakhoda akan saya jalani dengan tetap perpatokan pada dasar iman katolik," ucap Tedy.Untuk itu, kata dia, mari Kita sama-sama duduk dan bicara, mau kemana organisasi ini. Asmat dengan populasi masyarakat umat Katolik yang besar, harus menjadi sumber energi bagi PK dalam berkarya."Dalam organisasi ini kita diajak untuk berpihak kepada mereka yang lemah. Kita perlu menerjemahkan iman kita dalam wujud yang nyata sebagai tanggungjawab luhur organisasi," pungkasnya. (PNO-12) 06 Des 2023, 08:15 WIT
Polda Papua Gelar Pertemuan Dengan KPUD dan Bawaslu Puncak Jaya Papuanewsonline.com, Jayapura - Dir Intelkam Polda Papua Kombes Pol. Wawan Setiawan, S.I.K, yang juga menjabat sebagai Pamatwil, bersama Kombes Pol. A. Ary Purwanto, S.I.K menggelar pertemuan penting dengan KPUD (Komisi Pemilihan Umum Daerah) dan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kabupaten Puncak Jaya pada hari Senin (04/12).Acara tersebut dihadiri oleh Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H, Wakil Pamatwil Kompol Samuel D. Tatiratu, S.I.K, Sekretaris KPUD Kabupaten Puncak Jaya Martinus S. Ulikyanan, Komisioner Bawaslu Elion Wonda, serta staf KPUD dan Bawaslu setempat.Dalam pertemuan yang diadakan guna mempersiapkan Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024, Dir Intelkam Polda Papua, Kombes Pol. Wawan Setiawan, memeriksa kesiapan KPUD dan Bawaslu Kabupaten Puncak Jaya."Walaupun kampanye di wilayah Kabupaten Puncak Jaya terlihat tidak terlalu ramai, kami tetap berharap agar KPUD dan Bawaslu memonitor setiap kegiatan yang ada dan terus berkoordinasi dengan Polres Puncak Jaya," jelas Kombes Pol. Wawan Setiawan, S.IK.Beliau juga menegaskan pentingnya kerjasama dan koordinasi antara KPUD, Bawaslu, dan Polres Puncak Jaya untuk memastikan kelancaran setiap tahapan Pemilu Serentak 2024. Fokusnya adalah agar pelaksanaan Pemilu dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai harapan.Sementara itu, Sekretaris KPUD Kabupaten Puncak Jaya, Martinus S. Ulukyanan, S.Sos, menyatakan kesiapan KPUD dalam melaksanakan Pemilihan Umum Serentak 2024. Ia menegaskan komitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan kepolisian, demi kelancaran penyelenggaraan Pemilu di Kabupaten Puncak Jaya.Pertemuan strategis ini menjadi langkah awal yang penting dalam memastikan kesiapan dan kerjasama antara lembaga terkait guna menyukseskan Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 di Kabupaten Puncak Jaya. PNO-11 05 Des 2023, 21:36 WIT
Sat Narkoba Polresta Laksanakan Operasi Penertiban Miras Oplosan di Wilayah Hamadi Papuanewsonline.com, Jayapura - Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota melaksanakan operasi penertiban miras oplosan jenis balo di wilayah Hamadi, tepatnya di Jalan Kangkung distrik Jayapura Selatan pada hari Senin (04/12) siang. Dalam operasi ini, tiga terduga pelaku berinisial OK (50), YM (66), dan RN (60) berhasil diamankan.Kasat Narkoba Polresta Jayapura Kota, AKP Irene Aronggear, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut melibatkan anggota Opsnal Satuan Narkoba dan Satuan Polair. Saat tiba di lokasi, tim langsung melakukan pemeriksaan di rumah milik OK. Hasilnya, ditemukan 10 ember berukuran besar di dalam rumah, di mana 4 di antaranya berisi minuman oplosan jenis balo."Anggota langsung melakukan pemusnahan minuman oplosan jenis balo di parit belakang rumah OK setelah ditemukan barang bukti tersebut," ungkap Kasat.Lebih lanjut, saat melakukan proses pemusnahan bersama OK, tim menemukan 1 ember berisi minuman oplosan jenis balo di rumah YM. Kemudian, anggota bersama YM juga melakukan pemusnahan minuman tersebut di parit belakang rumah OK."Meskipun tidak ditemukan barang bukti di rumah RN, namun yang bersangkutan ikut diamankan karena OK dan YM mengakui telah diajari oleh RN," tambah Kasat Narkoba.Dari penggerebekan ini, barang bukti yang berhasil diamankan dari OK meliputi 4 ember besar berisi minuman oplosan jenis balo yang langsung dimusnahkan, serta berbagai barang lainnya. Sedangkan dari YM, diamankan 1 ember minuman oplosan jenis balo yang langsung dimusnahkan, bersama dengan beberapa barang bukti lainnya.Saat ini, ketiga pelaku sedang menjalani penyelidikan oleh penyidik Satuan Narkoba Polresta Jayapura Kota terkait kasus ini. PNO-11 05 Des 2023, 21:30 WIT
Melalui Zoom Meeting, Polda Maluku Ikuti Anev OMB Yang Digelar Mabes Polri Papuanewsonlime.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku mengikuti anev Operasi Mantap Brata (OMB) Pemilu 2024 yang diigelar Mabes Polri melalui zoom meeting, Selasa (5/12/2023).Rapat anev yang diwakili Kabag Dal Ops Polda Maluku AKBP Legawa Utama, ini diikuti dari Posko OMB Salawaku 2024, Markas Polda Maluku, di Kota Ambon. Turut hadir dalam zoom metting Kepala Anev, Kepala Posko dan Kamin Ops OMB Salawaku.Karo Dal Ops Sops Mabes Polri, Brigjen Pol Dr. H. Endi Sutendi, dalam sambutannya menyampaikan, Pemilu 2024 sudah masuk tahapan kampanye.Polda jajaran diharapkan dapat melaksanakan pengamanan dengan baik. Jangan sampai terbangung persepsi atau opini negatif dari masyarakat yang membuat kepercaaan Polri menurun."Mohon rekan-rekan bertanggung jawab semuanya dalam melaksanakan pengamanan yang baik. Sampaikan kepada jajaran untuk melakukan kegiatan kegiatan yang sifatnya positif karena suhu politik sudah semakin memanas," pintanya.Di hampir semua daerah di Indonesia, curah hujan cukup tinggi. Hal ini dapat berakibat terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor."Mohon untuk rekan-rekan antisipasi, dan melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya persuasif dan humanis, menghimbau atau mengantisipasi terjadinya bencana sehingga dapat meminimalisir dampak yang begitu parah terhadap masyarakat," harapnya.Curah hujan tinggi juga dapat mengakibatkan terjadinya genangan air di ruas-ruas jalan raya. Hal ini pun dapat berdampak pada kemacetan lalu lintas."Agar diantisipasi dengan menempatkan personil khususnya untuk pengaturan arus lalu lintas karena bisa menyebabkan kemacetan," pintanya. (PNO-12) 05 Des 2023, 18:04 WIT
TNI Dan Kementan RI Bersinergi Dukung Kemajuan Pangan Indonesia Papuanewsonline.com, Jakarta - Kementerian Pertanian RI dan Tentara Nasional Indonesia sebelumnya telah memiliki Nota Kesepahaman di bidang pertanian yaitu program ketahanan pangan nasional melalui sinergitas Kementerian Pertanian, sesuai dengan visi saya yaitu TNI yang prima yakni TNI yang professional, responsive, integrative, modern dan adaptif.Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dalam sambutannya pada saat penandatanganan Nota Kesepahaman antara TNI dengan Kementerian Pertanian RI tentang Dukungan Pelaksanaan Pembangunan Pertanian, bertempat di Wisma A.Yani Jl. Taman Suropati No.10 Menteng Jakarta Pusat, Senin (4/12/2023).Lebih lanjut dikatakan Panglima TNI bahwa dalam misi TNI yang integrative dimana TNI bersinergi dengan kementerian lembaga dan komponen bangsa lainnya. ”Penandatanganan Nota Kesepahaman pada hari ini dengan Kementerian Pertanian, merupakan implementasi dari misi saya untuk dapat bersinergi dengan kementerian dan lembaga lainnya,” tuturnya.Jenderal TNI Agus Subiyanto berharap Nota Kesepahaman yang telah disepakati dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas yang sudah terjalin sebelumnya antara Kementerian Pertanian dan Tentara Nasional Indonesia. ”Nota Kesepahaman ini ditindaklanjuti dengan perjanjian kerjasama di tingkat operasional, agar apa yang menjadi tujuan bersama untuk mendukung program ketahanan pangan nasional dapat terwujud,” jelasnya.Adapun ruang lingkup Nota Kesepahaman ini meliputi pendampingan pelaksanaan program pembangunan pertanian, pendampingan dalam peningkatan produksi dan produktivitas komoditas pertanian, optimal lahan Tentara Nasional Indonesia untuk pertanian, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pertanian, pemanfaatan sarana dan prasarana, bidang kerja sama lain yang disepakati.Dihadapan awak media, Jenderal TNI Agus mengungkapkan pemasalahan lahan tidur yang terdapat kendala dalam perairan. “Biasanya lahan-lahan tidur itu kebanyakan kurang air sehingga kita harus memang merencanakannya perairannya dulu, yang tadi saya sampaikan tipologi wilayah itu berbeda misalkan daerah Sukabumi sekarang sudah panen singkong sama jagung kita sudah menanam singkong dan jagung tapi sebelumnya tidak bisa panen karena musim kemarau. Nanti kedepan kita evaluasi, berarti lumbung-lumbung airnya yang harus kita buat dulu,” jelasnya.Pada kesempatan itu, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa penandatangan MoU ini guna mempercepat peningkatan produksi dan mengembalikan swasembada pangan yang pernah diraih 3 tahun sebelumnya serta memperkuat pertanian guna menghadapi ancaman dampak El Nino, salah satunya dengan mengoptimasi lahan tidur dan potensi lahan rawa mineral seluas 10 juta hektar."Di era Pak Jokowi, kita 3 kali swasembada. Ini semua berkat campur tangan TNI. Kita swasembada di 2017, 2019, 2020. Kedepannya dengan sinergi ini kita mencoba menekan impor dalam waktu satu hingga dua tahun kedepan. Tiga tahun kedepan harapannya kita sudah swasembada seperti dulu," ungkap Mentan Amran. (PNO-12) 05 Des 2023, 07:16 WIT
Polda Maluku Laksanakan Upacara PTDH Anggotanya, Kapolda: Turun 50% dan Jangan Terjadi Lagi Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari dinas Polri. Sebanyak 3 anggota Polri dari 12 anggota yang bertugas di Polda Maluku resmi dipecat.Upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif ini berlangsung di lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Kota Ambon, Senin (4/12/2023).Wakapolda Maluku Brigjen Pol Stephen M. Napiun dan seluruh Pejabat Utama Polda Maluku turut hadir dalam upacara tersebut.Tiga personel Polda Maluku yang resmi dipecat adalah Iptu Thomas Keliombar, Pama Polda Maluku; Brigpol Herson, BA Polda Maluku; Dan Brigpol Egi Prayitno, BA Polda Maluku dan beberapa anggota dari Polres jajaran Polda Maluku."Pada hari ini kita melaksanakan kegiatan upacara pemberhentian tidak dengan hormat dari dinas Polri terhadap tiga personel Polda Maluku yang terdiri dari satu personil berpangkat perwira pertama, dan dua personil berpangkat Bintara," ungkapnya. Sejak Januari - September 2023, tercatat sebanyak 12 anggota Polri dipecat secara tidak hormat.12 personel yang telah dipecat terdiri dari 3 anggota Polda Maluku dan 9 lainnya berasal dari Polres/ta jajaran. Dibandingkan tahun 2022 sebanyak 25 anggota Polda Maluku yang di pecat tahun 2023 ini terjadi penurunan sebesar 50%, tapi Kapolda tetap menyesalkan dan menyayangkan hal tersebut harus terjadi, karena kasus2 dan pelanggaran berat yang dilakukan oleh anggota tersebut terpaksa dilakukan PTDH."Ini masih menjadi keprihatinan kita bersama dan sangatlah berat bagi Saya pribadi selaku Kapolda maupun institusi Polri sampai harus mengambil langkah terakhir berupa PTDH," ungkapnya.Menurutnya, langkah PTDH merupakan upaya terakhir setelah berbagai proses pembinaan, pencegahan, dan bahkan hukuman yang bersifat ringan sampai dengan berat sudah dilakukan.Polri, lanjut Kapolda, adalah organisasi besar yang melayani dan melindungi masyarakat, serta menegakkan hukum. Setiap personel harus dilandasi dengan etos kerja, dan disiplin yang kuat. "Polri adalah penegak hukum dan seharusnya kita malu bila melanggar hukum, karena kita sendiri yang secara sadar dan tanpa paksaan memilih jalur pengabdian dan profesi di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia," ujarnya.Irjen Latif pada kesempatan itu juga menyampaikan terima kasih, serta memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh personil Polda Maluku dan Polres/ta jajaran yang selama ini sudah menjalankan tugas dengan baik, penuh disiplin, berdedikasi, berintegritas dan loyal, meskipun penuh dengan keterbatasan yang ada."Saya selaku manusia biasa merasa berat untuk mengambil keputusan ini, namun sebagai pimpinan Saya harus menegakkan aturan, kode etik, dan profesi Polri dalam rangka mewujudkan kedisiplinan dan soliditas internal yang baik yang telah kita sepakati bersama sesuai sumpah ketika dilantik sebagai anggota Polri," tegasnya. Ia mengajak seluruh personil Polda Maluku dan jajaran agar dapat mengambil hikmah dan pelajaran dari proses PTDH tersebut. "Lakukanlah tugas kalian dengan baik dan bertanggung jawab serta selalu bersyukur atas amanah dan jabatan yang telah diberikan oleh negara dan Tuhan kepada kita semua," pintanya.Ia menjelaskan, saat ini kepercayaan publik terhadap Polri semakin meningkat. Olehnya itu Kapolda menekankan untuk bisa mengurangi pelanggaran dan komplain dari masyarakat terhadap kinerja Polri terkhusus di Polda Maluku."Tingkatkan rasa syukur atas amanah dan pekerjaan, jadikan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa, pegang teguh Tribrata dan Catur Prasetya dan amalkan dalam perbuatan kita sehari-sehari." "Pedomani aturan dan ketentuan di lembaga Polri yang telah kita sepakati bersama, baik aturan kode etik dan disiplin Polri, hindari pelanggaran-pelanggaran baik kode etik, disiplin maupun pidana yang berpotensi untuk dilakukan PTDH dari kepolisian." "Dan yang terakhir adalah terus tingkatkan pelayanan dan perlindungan masyarakat sesuai dengan tugas Polri sebagai insan Rastra Sewakotama," pungkasnya.Mereka dipecat karena melakukan pelanggaran berat dan perbuatan pidana yang telah mendapatkan kepastian hukum tetap. PNO-11 04 Des 2023, 22:09 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT