logo-website
Jumat, 24 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Kunker Ke Papua, Panglima TNI Bersama Kapolri Beri Arahan Dan Apresiasi Kepada Anggota Papuanewsonline.com, Jayapura - Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., turut mendampingi kunjungan kerja Panglima TNI Jenderal H. Agus Subiyanto, S.E., M.Si., dan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., beserta rombongan ke Makodam XVII Cenderawasih, Jumat (8/12/2023). Kunjungan ini bertujuan memberikan pengarahan kepada personel TNI-Polri.Sebanyak 1.411 prajurit TNI-POLRI dan PNS, turut hadir untuk mendengar arahan dari Panglima TNI dan Kapolri. Dalam laporannya, Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Izak Pangemanan menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan ke wilayah Papua. Kunjungan ini dianggap sebagai kebanggaan dan kehormatan, memberikan semangat bagi prajurit dan PNS yang sedang menjalankan tugas untuk masyarakat, bangsa, dan negara.Selain pengarahan, dilakukan pemberian bantuan kepada anak-anak berprestasi yang merupakan anak prajurit TNI, anak anggota POLRI, dan anak PNS, di Wilayah Papua oleh Panglima TNI.Panglima TNI menekankan pentingnya sinergitas dan kerja sama dalam menjaga keamanan di wilayah Papua yang memiliki potensi khusus. “Pentingnya menciptakan keterlibatan yang erat antara pemimpin tertinggi TNI dan anggota di lapangan,” ucap Panglima.Bentuk apresiasi juga diberikan kepada 27 anggota TNI-POLRI dan PNS dengan memberikan fasilitas perjalanan religius (Umroh) ke Tanah Suci Mekah.Kapolri juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI-Polri atas kinerja luar biasa mereka. “Saya yakin dengan penampilan kita yakin telah melakukan hal-hal yang terbaik seperti dari jalur prestasi dan itu terbukti, namun dari rekan-rekan tetap melakukan terbaik, dan saya memberikan aplause buat kita semua,” ucap Kapolri.Kegiatan ditutup dengan penyerahan secara simbolis 3 unit armada rantis lapis baja ILSV APC oleh Panglima TNI didampingi Kapolri kepada Komandan Sektor Barat dan Timur. Kunjungan ini tidak hanya memperkuat koordinasi di antara kedua lembaga pertahanan dan keamanan tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang penuh penghargaan dan motivasi bagi anggota TNI-Polri di Papua. (PNO-12) 09 Des 2023, 10:03 WIT
Laksanakan Sosialisasi, Polda Maluku Ajak Warga Batu Merah Jaga Kamtibmas Papuanewsonline.com, Ambon - Menjelang Pemilu 2024 mendatang, Kepolisian Daerah Maluku terus mengunjungi masyarakat untuk mengajak bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.Hari ini, Jumat (8/12/2023), Polda Maluku melalui Satgas Preemtif Operasi Mantap Brata (OMB) Salawaku, mengunjungi wilayah RW 10 Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon."Hari ini satgas preemtif dari subsatgas Binmas Polda Maluku terus melakukan kegiatan sosialisasi kamtibmas. Mereka hari ini bertemu dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan masyarakat di desa Batu Merah," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat.Berbagai pesan kamtibmas disampaikan kepada seluruh elemen masyarakat di wilayah itu. Harapannya, masyarakat dapat bersama-sama aparat keamanaan menjaga dan menciptakan Pemilu yang aman, sejuk, dan damai di wilayah masing-masing."Yang perlu diwaspadai adalah adanya Polarisasi atau pembelahan di tengah masyarakat meskipun polarisasi dalam kancah pesta demokrasi itu tidak bisa dihindari namun kita harus bisa meminimalkan dan bahkan menghilangkan dampak buruk polarisasi yaitu perpecahan dan perselisihan yang mengarah pada terjadinya konflik," katanya.Satgas preemtif juga mengingatkan masyarakat bahwa berbeda pilihan hendaknya disikapi dengan bijak. Siapa pun calonnya, apa pun partainya, harus tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.Menjelang Pemilu 2024, akan ada banyak berita palsu atau hoax yang tersebar di wilayah Maluku. Bahkan hal itu bisa memicu konflik. Sehingga masyarakat perlu meningkatkan literasi agar tidak mudah terprovokasi, yang salah satunya terkait politik identitas, di mana para pendukung saling menjatuhkan. "Diimbau juga agar para pendukung tidak euforia jika paslonnya menang dan untuk para pendukung paslon yang kalah agar tidak membuat hoax yang memicu konflik," tambahnya.Lebih lanjut disampaikan, masyarakat saat ini cenderung lebih mendengar dan patuh kepada para tokoh daripada pemerintah. Olehnya itu, diperlukan sinergitas antar para tokoh masyarakat dengan pemerintah demi membantu TNI-Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas yang kondusif."Mari sama-sama katong ciptakan Pemilu 2024 yang aman, sejuk dan damai," ajak Ohoirat. PNO-11 08 Des 2023, 21:17 WIT
Sambut Bulan Damai, Kodim 1715 Yahukimo Bersama Masyarakat Dekai Dan Oksibil Laksanakan Karya Bhakti Papuanewsonline.com, Yahukimo - Karya Bhakti yang dilaksanakan oleh Kodim 1715 Yahukimo bekerja sama dengan masyarakat Dekai Kab. Yahukimo dan masyarakat Oksibil Kab. Pegunungan Bintang dalam rangka menyambut bulan damai dan penuh kasih ini bertujuan untuk menjaga kebersihan dan keindahan untuk menyambul Natal dan tahun baru tahun ini, Dekai (7/12/23).Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengantisipasi bencana alam yang mungkin terjadi dengan membersihkan selokan supaya air dapat mengalir dengan lancar dan terhindar dari bencana banjir, serta membersihkan lingkungan pasar sehingga bersih dan rapi.Komandan Kodim 1715/Yahukimo Letkol Inf Tommy Yudistyo S.Sos., M.Han. dalam acara Karya Bhakti ini menyampaikan bahwa,  "Anggota Kodim 1715/ Yahukimo turut berpartisipasi aktif, mereka bergotongroyong dengan masyarakat membersihkan sampah-sampah yang ada, membersihkan saluran air, serta melakukan perbaikan kecil pada infrastruktur yang rusak", terangnya.Tidak hanya anggota Kodim 1715 Yahukimo, masyarakat setempat dengan semangat gotong royong dan kebersamaan terlihat jelas dengan sukarela membantu kegiatan Karya Bhakti ini, sehingga tumbuh rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan."Selain itu, kegiatan Karya Bhakti ini juga menjadi momen yang baik untuk semakin mempererat tali silaturahmi antara Kodim 1715/Yahukimo, masyarakat, dan Pemerintah Daerah", ungkap Dandim.Lanjutnya, "Dengan melakukan kegiatan bersama ini, diharapkan terjadi sinergi yang baik antara seluruh pihak untuk menjaga kebersihan dan keamanan wilayah".Melalui Karya Bhakti ini, Kodim 1715 Yahukimo juga berperan dalam membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Mereka memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan dampak positifnya terhadap kesehatan serta kualitas hidup.Dalam rangka menyambut Natal dan tahun baru, kegiatan Karya Bhakti menjadi bentuk persiapan masyarakat dalam menyambut momen tersebut. Diharapkan suasana Natal dan tahun baru di wilayah ini akan semakin nyaman, penuh kasih dan indah.Kodim 1715 Yahukimo dan masyarakat setempat berharap bahwa melalui kegiatan Karya Bhakti ini, wilayah Dekai Kabupaten Yahukimo dan Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang dapat tetap menjadi lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman. "Semoga kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga kebersihan dan keindahan wilayah ini serta menjalin kebersamaan dan kerjasama yang lebih baik antara masyarakat, militer, dan pemerintah daerah", tegas Letkol Inf Tommy. PNO-11 08 Des 2023, 20:38 WIT
Tim Wasops Mantap Brata Itwasum Polri Kunjungi Kantor KPU Dan Bawaslu Maluku Papuanewsonline.com, Ambon - Tim Pengawasan Operasi (Wasops) Mantap Brata, Pengamanan Pemilu 2024 dari Itwasum Mabes Polri mengunjungi kantor KPU dan Bawaslu Provinsi Maluku, di Kota Ambon, Kamis (7/12/2023).Tim Wasops dari Itwasum Polri diketuai oleh Brigjen Pol M. Syamsul Huda, Irbidjemen Opsnal I Itwil IV Itwasum Polri, yang didampingi sekretaris tim Kombespol Monto Kristo, Auditor Kepolisian Madya Tk. II Itwasum Polri, dan anggota Kombespol Hartoyo, Auditor Kepolisian Madya Tk. I Itwasum Polri.Saat melakukan kunjungan, tim Itwasum Polri didampingi oleh Kombespol Sigit N. Hidayat, Auditor Kepolisian Tingkat III Itwasda Polda Maluku, dan Kompol Bachri Hehanussa, Parik 3 Itbid 1 Itwasda Polda Maluku.Kunjungan tim pertama kali dilakukan di kantor KPU Provinsi Maluku yang berada di kawasan Tantui. Kedatangan tim diterima oleh Kompol Ann Barends, Kasubsatgas Sterilisasi, dan AKP. Joseph de Fretes, Kasubsstgas Pam Penyelenggara Pemilu.Kunjungan tim Itwasum Polri dilakukan untuk pengecekan kesiapan pengamanan dan pengarahan secara langsung kepada Satgas Preventif Operasi Mantap Brata (OMB) Salawaku Polda Maluku yang melakukan pengamanan di dua kantor itu.Di kantor KPU Maluku, kunjungan tim juga diterima oleh Komisioner KPU Divisi Teknis, Abdul Khalil Tianotak dan Rachel Gaspersz, Kasubag Teknis dan Humas.Saat melakukan kunjungan, Brigjen Syamsul Huda memberikan arahan terkait beberapa hal kepada personel. Diantaranya tentang penggunaan peralatan seperti metal detektor, button stick, senjata api dan amunisi, dalam pelaksanaan tugas pengamanan Pemilu baik di kantor KPU maupun Bawaslu Provinsi Maluku. Tim juga meninjau Posko Pengamanan, maupun pengecekan peralatan dan buku mutasi serta berdialog dengan personel pengamanan dari Satgas Preventif OMB Salawaku Polda Maluku."Penggunaan peralatan harus sesuai dengan petunjuk dan ketentuan yang berlaku. Saya harapkan kalian dalam melaksanakan tugas tetap semangat dan tetap siaga," pintanyaBrigjen Syamsul juga mengingatkan tentang netralitas Polri dalam melaksanakan pengamanan. Personel dalam menjalankan tugasnya harus profesional."Kedepankan profesionalitas dan netralitas, pegang teguh nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman hidup dan pedoman perilaku anggota Polri," kata Brigjen Syamsul mengingatkan.]Pada kesempatan itu, tim Itwasum Polri juga melaksanakan tatap muka dengan KPU Maluku di ruang rapat lantai dua kantor tersebut. Anggota KPU Maluku Abdul Khalil Tianotak dalam paparannya menjelaskan mengenai jumlah DPT dan TPS. Ia juga menyampaikan tahapan kampanye Pemilu yang sementara berjalan serta tahapan seleksi anggota KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota, maupun situasi wilayah Maluku secara umum.Setelah berkunjung di KPU Maluku, tim selanjutnya menuju kantor Bawaslu Provinsi Maluku yang berada di bilangan Karang Panjang Ambon. Hal yang sama juga dilakukan di kantor Bawaslu Maluku. (PNO-12) 08 Des 2023, 18:45 WIT
Polda Maluku Gelar Dialog Terkait Peran Gakumdu Dalam Pemilu 2024 Papuanewsonline.com, Ambon - Polda Maluku menggelar dialog publik tentang eksistensi dan peran dari sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) pada pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024.Dialog yang menghadirkan sejumlah narasumber dari Polda, Kejaksaan Tinggi, dan Bawaslu Maluku, serta Akademisi Unpatti Ambon ini dilaksanakan di Aula George de Fretes, Kantor RRI Ambon, Jumat (8/12/2023).Gelar dialog Aspirasi Publik bahas peran Gakumdu di masa tahapan pemilu hingga waktu pencoblosan nanti di tahun 2024, Polda Maluku menghadirkan Narasumber Kordinator Kejaksaan tinggi Maluku Taufik SH.MH, Akademisi Fakultas Hukum Unpatti Ambon Dr. Reny H Nendissa SH.MH, Kordinator penanganan pelanggaran Bawaslu Maluku Astuti Usman S,Ag,MH dan Kasubdit satu Direktorat kriminal umum Polda Maluku Kompol Yus silueta.Koordinator Penanganan Pelanggaran, Bawaslu Maluku, Astuti Usman, menyampaikan, Gakumdu adalah wadah penegakan hukum dalam Pemilu. Di dalamnya terdapat Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan. Peran dan tugasnya yaitu menangani tindak pidana Pemilu yang terjadi baik ditemukan secara langsung maupun menerima laporan dari masyarakat."Dalam penanganan tindak pidana Pemilu harus melibatkan tiga unsur seperti adanya laporan dari masyarakat kemudian Bawaslu dapat menyertakan Kepolisian dan Kejaksaan dalam proses penyelidikan," ungkapnya. Penanganan pelanggaran Pemilu melalui tiga tahap. Jika terjadi pelanggaran administrasi, maka menjadi kewenangan Bawaslu. Apabila terjadi tindak pidana menjadi kewenangan penyidikan Polri dan selanjutnya sampai pada tahap penuntutan adalah Kejaksaan."Jadi apapun peran tugasnya di dalam Gakumdu itu yang paling penting adalah sinergitas dan keharmonisan sebab itu adalah modal untuk kita bisa bekerja bersama dengan baik maka hal tersebut perlu dibangun dari awal sehingga dengan begitu ketika ada laporan masyarakat terkait pelanggaran Pemilu maka tim Gakumdu akan bekerja dengan baik dan maksimal," ungkapnya.Bawaslu, lanjut Astuti, meski personelnya sedikit, namun telah siap dalam menghadapi atau mengawasi pelaksanaan Pemilu 2024 di wilayah provinsi Maluku. "Walau dilihat memang personel Bawaslu itu sedikit dan kami juga merasa kurang karena harus mengawasi wilayah Maluku yang cukup besar dengan ribuan TPS yang berada di pulau-pulau dan rentan kendali yang cukup sulit, dengan semua keterbatasan yang ada kita tetap siap untuk menjalankan tugas kita," katanya.Mewakili Direktur Kriminal Umum Polda Maluku Kombes Pol Andre Iskandar, Kasubdit I Kompol Yus Silueta, menjelaskan, sesuai aturan yang ada, tugas dan kewenangan Polri dalam tim Gakumdu yaitu melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap tindak pidana Pemilu yang terjadi."Kewenangan kita Polisi di dalam Gakumdu adalah melakukan penyelidikan dan penyelidikan terhadap tindak pidana pemilu yang berawal dari adanya laporan atau temuan kemudian tim kita bekerja bersama Bawaslu dan Kejaksaan," jelasnya.Hingga kini, lanjut Kompol Yus, tim Gakumdu belum mendapatkan laporan terkait pelanggaran administrasi maupun tindakan pidana Pemilu. "Kalau nanti ada laporan atau temuan dari tim Gakumdu maka kami bersama-sama akan bekerja menanganinya hingga tuntas," katanya.Terkait potensi kerawanan Pemilu di Maluku, Kompol Yus belum bisa memastikannya. Namun Polda Maluku telah siap untuk mengantisapi hal tersebut."Kalau untuk wilayah yang dianggap rawan saat ini kita belum bisa sampaikan karena sejauh ini Pemilu masih dalam tahapan dan berproses, baru saja di mulai namun kami kami selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait apabila ada laporan dari masyarakat atau temuan tim Bawaslu di lapangan maka kami akan menindak lanjutinya," ucapnya.Mengenai mekanisme pelaporan pelanggaran dan tindak pidana Pemilu, Kompol Yus mengatakan semuanya melalui Gakumdu yang berada di bawah Bawaslu."Jika ada ditemukan pelanggaran Pemilu atau tindak pidana Pemilu maka mekanisme pelaporan harus melalui pelayanan Gakumdu yang berada langsung di bawah Bawaslu yang nantinya akan ditindak lanjut baik itu oleh Bawaslu sendiri atau pihak kepolisian dengan melakukan lidik dan sidik terhadap laporan tersebut, jadi tidak bisa ketika ada temuan pelanggaran atau tindak pidana Pemilu langsung dilaporkan ke Kepolisian karena penanganan tindak pidana pada pemilu beda dengan penanganan tindak pidana umum atau yang biasa sebab hal itu telah diatur di dalam undang-undang saat ini," jelasnya.Kepolisian, lanjut Kompol Yus, dalam menangani tindak pidana Pemilu juga melibatkan personel Cyber dari Direktorat Kriminal Khusus. Tugasnya adalah memantau setiap berita dan akun yang ada di media sosial terkait dengan pelanggaran Pemilu. "Kalau temuan kami akan berkordinasi dengan Bawaslu untuk ditindak lanjuti karena semua itu harus melalui Bawaslu baru kemudian ditindaklanjuti oleh kami dan Kejaksaan sebagai mana sudah diatur," tambahnya lagi.Senada, Koordinator Kejati Maluku, Taufik, mengaku sesuai tupoksi yang ada, Kejaksaan berperan sebagai penuntut dalam penanganan tindak pidana Pemilu."Jadi seperti yang dijelaskan oleh ibu dari Bawaslu tadi untuk penanganan tindak pidana Pemilu ini memang khusus jadi Jaksa itu pun tidak semua tapi juga dipilih berdasarkan surat perintah tersendiri," katanya. Jaksa dalam tim Gakumdu lebih mengedepankan perkara pelanggaran atau tindak pidana Pemilu dari pada kasus-kasus lainnya. "Jaksa yang tergabung di dalam tim Gakumdu itu harus membangun komunikasi yang intens, sinergitas yang baik dengan penyidik Polri maupun Bawaslu," sebutnya. Reny Nendissa, Akademisi dari Kampus Unpatti Ambon ini mengaku tim Gakumdu merupakan pengawal demokrasi. Salah satu indikator negara demokrasi adalah dilihat dalam penyelenggaraan Pemilu. "Olehnya itu kehadiran Gakumdu menurut saya adalah sebuah tindakan mengawal demokrasi dan hal itu juga merupakan bagian dari menuju penyelenggaraan demokratis ya demokrasi," jelasnya.Gakumdu, kata Reni, memiliki peran yang sangat penting. Di dalamnya terdapat tiga lembaga yang saling bersinergi menjadi satu untuk mengawal berjalannya pesta demokrasi. "Karena belajar dari pengalaman kita tidak ada pemilu tanpa masalah olehnya itu peran Gakumdu sangat dibutuhkan," katanya.Di akhir penyampaiannya Reny meminta masyarakat Maluku agar cerdas dalam memilih. Masyarakat dihimbau dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik dan bijaksana. "Mari kita dukung terwujudnya Pemilu yang aman dan damai di Maluku," ajaknya. (PNO-12) 08 Des 2023, 18:03 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT