logo-website
Jumat, 24 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Lukas Enembe Tutup Usia, Penjabat Wali Kota Jayapura Imbau Warga Jaga Kamtibmas Papuanewsonline.com, Jayapura – Pasca meninggalnya mantan Gubernur Papua Lukas Enembe di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Selasa (26/12/2023). Penjabat Wali Kota Jayapura Frans Pekey menghimbau masyarakat setempat untuk menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) di Kota Jayapura, Papua. “Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Jayapura berduka cita,” ucap Frans Pekey. Frans Pekey juga meminta warga setempat agar tidak terprovokasi oleh informasi Hoaks yang beredar di media sosial. “Kepada masyarakat Kota Jayapura dan masyarakat Papua mari kita menjemput kedatangan almarhum di tanah Papua khususnya Kota Jayapura dalam suasana yang damai, suasana kekeluargaan dan penuh kasih serta selalu menciptakan suasana yang aman, nyaman dan damai untuk semua orang,” ungkap Frans Pekey. Lanjut, Frans Pekey mengatakan aparat keamanan senantiasa melindungi mengayomi warga Kota Jayapura. Ia minta warga tetap tenang dan berdoa semoga semua prosesi berjalan aman, nyaman dan damai, sehingga suasana penuh cinta kasih. “Dengan berita duka ini banyak beredar hoaks, karena itu saya kembali minta warga tetap tenang dan percaya kepada aparat keamanan dan tidak mudah menyebarkan berita Hoaks,” tuturnya. Diketahui selama beberapa bulan terakhir mantan Gubernur Papua Lukas Enembe menjalani sidang di Jakarta terkait kasus korupsi dan juga menjalani perawatan di RSPAD, Gatot Soebroto Jakarta, karena kondisi kesehatan. Direncanakan jenazah Lukas Enembe akan diterbangkan ke Jayapura pada Rabu (27/12/23) malam. (Redaksi) 27 Des 2023, 20:16 WIT
Tokoh Adat Papua Imbau Jaga Kamtibmas Jayapura Pasca Meninggalnya Lukas Enembe Papuanewsonline.com, Jayapura - Tokoh Adat Papua Yanto Eluay meminta masyarakat dapat menjaga keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Jayapura yang saat masih suasana perayaan Natal 2023. “Imbauan ini kami lakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan ketika jenazah almarhum Bapak Lukas Enembe tiba di Bandara Sentani dan diarak oleh keluarga beliau,” kata Tokoh Adat Papua Yanto Eluay di Sentani, Selasa (26/12/2023). Menurut Eluay, Kabupaten Jayapura adalah rumah besar bagi semua masyarakat dari berbagai suku di Indonesia sehingga keharmonisan dan kedamaian itu tetap dijaga. “Ini masih suasana Natal sehingga kedamaian dan suka cita kelahiran Kristus patut kita syukuri dan hayati sebagai introspeksi diri ke depan, kedamaian harus kita jaga di sini,” ujarnya. Dia menjelaskan masyarakat adat di Kabupaten Jayapura menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, persaudaraan, kedamaian, serta cita kasih. “Siapapun dia orang yang datang dan tinggal di Kabupaten Jayapura harus menghargai nilai-nilai luhur masyarakat adat di sini dengan tetap menjaga kedamaian. Apalagi ini masih suasana Natal,” katanya. Dia menambahkan Tuhan yang memberi nafas kehidupan sehingga kapan saja diambil, harus tabah dan ikhlas atas takdir kehendak yang maha kuasa. “Jangan ada masyarakat yang menganggap hidup dan mati manusia ditentukan oleh manusia lainnya, itu salah. Karena setiap yang bernyawa pasti akan meninggal dengan caranya masing-masing sebab telah digariskan oleh Allah,” ujarnya. Imbauan disampaikan karena Yanto Eluay khawatir saat penjemputan jenazah almarhum Lukas Enembe di Bandara Sentani dan diarak ke tempat disemayamkan akan terjadi anarkis dan perusakan fasilitas umum oleh keluarga maupun simpatisan almarhum. (Redaksi) 26 Des 2023, 20:19 WIT
Kabid Humas: Kami Harapkan Warga Kota Jayapura dan Sekitarnya Agar Tetap Tenang Papuanewsonline.com, Jayapura - beredarnya beberapa informasi yang didukung dengan foto maupun video di platfoam whatsapp group  pasca meninggalnya ex Gubernur Prov. Papua,  Polda Papua angkat bicara. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom mengatakan, kami berharap warga Kota Jayapura dan sekitarnya tetap tenang dan tidak panik atas beredarnya informasi di beberapa platfoam media sosial pasca meninggalnya ex Gubernur Prov. Papua bpk Lukas Enembe. "Kami harap warga tidak perlu panik dan tetap tenang dan diharapkan tidak meneruskan informasi yang belum tentu kebenarannya", ucap Kabid Humas. Kami juga meminta kepada warga untuk tidak mudah terprovokasi atas informasi-informasi yang sengaja di buat oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab  yang ingin menggangu kamtibmas khususnya di Kota Jayapura. pa yang saat ini kita rasakan yakni kehilangan sosok bapak, kaka terbaik yang ada di Papua mari kita sama-sama mendoakan semoga Alm. diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan serta penghiburan. Dalam momen hari natal yang penuh damai dan kasih, Kabid Humas juga mengimbau seluruh warga, khususnya umat Kristiani di Kota Jayapura dan sekitarnya, untuk tetap tenang dan menjaga suasana kondusif di tengah berita duka kehilangan mantan Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe. "Mari kita memelihara damai dan saling mendukung satu sama lain dengan menjadikan momen Natal ini sebagai panggilan untuk berbagi kasih, kebahagiaan, dan menjaga persatuan," kata Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, Kabid Humas Polda Papua. (Redaksi) 26 Des 2023, 18:05 WIT
Tim Waspam Div Propam Polri Tinjau Pelaksanaan Ops Lilin-2023 di Jajaran Polresta Papuanewsonline.com, Jayapura – Tim Pengawas Pengamanan Operasi Lilin-2023 dari Divisi Propam Polri kunjungi Polresta Jayapura Kota dan cek persiapan Pos-pos Pelayanan yang didirikan untuk hadirkan rasa aman kepada masyarakat jelang Nataru, Senin (25/12) pagi. Tim Waspam Div Propam Polri tersebut dipimpin langsung Kombes Pol. Rahmat Budi Handoko, S.I.K didampingi Kompol Widhi Andika Darma, S.I.K., S.H., M.H., M.Si bersama rombongan dan diterima langsung oleh Wakapolresta Jayapura Kota AKBP Deni Herdiana, S.E., S.H., M.M., M.H bersama Kabag Ops Kompol M.B.Y Hanafi, S.H., S.I.K., M.H. Kunjungan kerja tersebut dikandung maksud untuk mewujudkan Pelayanan Polri yang prima dan maksimal kepada masyarakat dalam rangka pelaksanaan Operasi Lilin Cartenz Tahun 2023 di Jajaran Polresta Jayapura Kota. Selaku Ketua Tim Waspam KBP Rahmat mengecek segala kesiapan baik di Posko Induk Operasi Lilin-2023 Polresta bertempat di ruang Command Center Polresta Jayapura Kota termasuk juga mengunjungi Pos-pos Pelayanan Masyarakat yang didirikan Polresta dalam menyelenggarakan Operasi. Wakapolresta AKBP Deni mengatakan, kedatangan tim penting untuk melakukan pengawasan di jajaran, hal tersebut agar komitemen Polri dalam melayani masyarakat dapat terlaksana sesuai harapan dengan monitoring melalui pengawasan dalam pelaksanaannya. “Jadi, kunjungan tim dari Div Propam Polri ingin memastikan kesiapan Polresta Jayapura Kota dalam penyelenggaraan Operasi Lilin Tahun 2023 di jajaran, apa sudah sesuai yang diatensikan oleh Pimpinan atau belum,” ujar AKBP Deni. Lebih lanjut dikatakannya, tim memastikan kehadiran anggota-anggota yang terlibat di dalam pelaksanaan operasi, sikap tampang personel yang melaksanakan tugas di Pos-pos Pelayanan maupun Pengamanan termasuk Pos Terpadu di Pelabuhan Laut Jayapura. “Tim memastikan sikap tampang personil sesuai dengan aturan disiplin Polri, kemudian dilakukan juga barang-barang inventaris guna mendukung pelaksanaan operasi lilin apa sudah sesuai dengan yang diharapkan Pimpinan dan yang dibutuhkan oleh personel saat bertugas,” kata AKBP Deni. Lanjutnya, selain itu tim juga berpesan agar personel yang bertugas di Pos bisa memastikan lokasi-lokasi sekitar yang dianggap rawan dengan intens melakukan patroli dialogis agar masyarakat dapat benar-benar merasakan kehadiran Polri di momen perayaaan Natal dan Tahun Baru mendatang. Selain mengunjungi Posko Induk Ops Lilin Cartenz-2023 Polresta Jayapura Kota, tim juga mengunjungi Pos Pelayanan depan Saga Abepura, depan Mall Jayapura Jayapura, ddan Pos Pelayanan Ops Lilin di Entrop, dan yang terakhir tim juga sempat memastikan kesiapan personel Polresta yang melaksanakan tugas di Perbatasan RI-PNG tepatnya di Pos Polisi Skouw-Wutung, guna memastikan bahwa Polresta bersama jajaran sudah melaksanakan dengan baik dan benar Operasi yang sedang berjalan kini. (Redaksi) 26 Des 2023, 17:39 WIT
Polres Merauke Gelar Sterilisasi, Jamin Keamanan Ibadah Natal Papuanewsonline.com, Jayapura – Kabag Ops Polres Merauke, AKP Dr. Jerry Koagouw, S.H., M.H, beserta perwira polisi dan Brimob Merauke, melakukan sterilisasi di tiga gereja besar Kota Merauke dalam upaya pengamanan ibadah Natal tahun 2023. Kegiatan ini dijalankan sejak kemarin (24/12) untuk memastikan keamanan para jemaat saat merayakan Natal hari ini. Sterilisasi ini difokuskan di Gereja Katedral Merauke, Gereja Paroki Santo Yoseph Bambu Pemali, dan Gereja Petra Muli di Jalan Raya Mandala Muli Merauke. Melibatkan 26 personel Batalyon D Pelopor Brimobda Papua dan 9 Personel Dalmas Sat Samapta Polres Merauke, kegiatan ini menggunakan peralatan sterilisasi seperti 4 Unit Hand Metal Detector, 1 unit Kaca Mirror, dan alat lain dari Polri. "Kejelian mata dalam pemeriksaan sangat penting untuk meminimalisir potensi kejadian yang mungkin terjadi di gereja-gereja besar pada saat perayaan Ibadah Natal di Kabupaten Merauke," ujar Koagouw dalam pernyataannya. Sterilisasi dilakukan tanpa menemukan benda-benda berbahaya di ketiga gereja besar tersebut. Koagouw juga mengimbau masyarakat untuk menjaga toleransi, khususnya saat ibadah Natal dan tahun baru. "Sangat penting bagi kita untuk tidak menggunakan petasan di sekitar areal gereja guna menjaga suasana yang aman dan tenang selama perayaan Natal dan menyambut tahun baru," tambahnya. Pelaksanaan sterilisasi ini berhasil menciptakan lingkungan yang aman dan terjaga bagi umat yang merayakan Natal di Kota Merauke. Dengan kerjasama antara aparat keamanan dan partisipasi masyarakat, diharapkan perayaan Natal tahun ini dapat berlangsung dengan penuh kedamaian dan kebahagiaan. (Redaksi) 26 Des 2023, 17:18 WIT
Lewat Cooling System, Keakraban Kepolisian Dan Warga Tumbuh di Kabupaten Puncak Jaya Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Kepolisian Resor Puncak Jaya membuktikan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama masyarakat melalui kegiatan Cooling System di Kampung Usir, Distrik Mulia, Minggu (10/12).Dalam kegiatan yang dipimpin oleh Kasat Binmas Ipda Gatot Priyantoro, kehadiran polisi ini bertujuan untuk mempererat hubungan dengan tokoh masyarakat serta menampung aspirasi terkait situasi keamanan di wilayah tersebut.Ipda Gatot Priyantoro, saat dimintai komentarnya, menyampaikan bahwa kegiatan Cooling Sytem ini adalah langkah untuk menjaga kerja sama yang baik antara Polres Puncak Jaya dan masyarakat. “Dalam kegiatan ini juga komitmen kami sebagai aparat kepolisian untuk menampung dan mencari solusi atas keluhan serta masukan yang disampaikan masyarakat guna menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tuturnya.Dalam kesempatan yang sama, Tokoh Masyarakat Kampung Usir, Bapak Simon Tabuni, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kapolres Puncak Jaya beserta jajarannya atas kehadiran dalam kegiatan tersebut yang juga dinamakan minggu kasih. Simon Tabuni juga menyoroti pentingnya peningkatan kegiatan patroli polisi, menyatakan keyakinannya bahwa kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat dapat membendung niat pelaku kejahatan untuk beraksi.“Kegiatan ini menjadi momentum yang signifikan dalam menjaga hubungan yang harmonis antara kepolisian dan warga, sambil memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan harapan serta aspirasi kami demi menciptakan lingkungan yang aman dan tenteram di Kabupaten Puncak Jaya,” imbuh Simon. (PNO-12) 11 Des 2023, 16:38 WIT
Polisi Berhasil Amankan Ratusan Minuman Keras Ilegal Dalam Operasi Razia Papuanewsonline.com, Jayapura – Operasi penertiban ilegalitas minuman keras oleh Satuan Narkoba Polresta Jayapura Kota berhasil menyita ratusan barang bukti dalam upaya meningkatkan kondusifitas kamtibmas di Kota Jayapura. Operasi yang dilakukan di Wilayah Entrop Distrik Jayapura Selatan pada Minggu (10/12) dini hari berhasil mengamankan sebanyak 195 minuman keras berbagai jenis dalam kemasan botol dan kaleng.Tim operasi yang dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polresta Jayapura Kota, AKP Irene Aronggear, S.H., menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari atensi Bapak Kapolresta dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah tersebut."Kami melakukan pemantauan terhadap aktifitas penjualan miras ilegal di sekitar wilayah Entrop," ungkap AKP Irene saat dikonfirmasi.Hasil pemantauan tersebut membawa tim ke sebuah rumah kost di belakang masjid lama Entrop di lorong Los Entrop. Di lokasi tersebut, dua pria berinisial MS (25) dan A (28) ditangkap karena kedapatan mengambil minuman keras dari dalam rumah kost tersebut."Penggeledahan dilakukan di kamar kost milik kedua pelaku, di mana kami menemukan barang bukti minuman keras yang disimpan di dalam kulkas dan kamar milik mereka," tambahnya.Operasi tersebut berhasil menyita sebanyak 130 minuman keras berbagai jenis, termasuk 36 botol Anggur Merah dan Gold, 27 botol Anggur API, 16 kaleng Bir Bintang, 10 botol Bir Hitam, 10 botol Bintang, 9 botol Wiro, 5 botol Jenever, 5 botol Vodka, 5 botol Anggur Merah Kawa Kawa, 4 botol Iceland, dan 3 botol Whisky Mansion Jumbo.Tindakan ini menunjukkan komitmen pihak kepolisian dalam menindak tegas peredaran minuman keras ilegal demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Langkah ini juga sekaligus menjadi peringatan bagi para pelaku ilegal yang terus berupaya meresahkan lingkungan dengan peredaran minuman keras ilegal. (PNO-12) 11 Des 2023, 16:30 WIT
Cacat Hukum, Masyarakat Adat Wonti - Risei Sayati Menolak Pemberian Marga Imbiri Kepada YB (Kuna) Cacat Hukum, Masyarakat Adat Wonti - Risei  Sayati Menolak Pemberian Marga Imbiri Kepada YB (Kuna) Papuanewsonline.com, MIMIKA - Sesuai keputusan Pra Musyawarah Masyarakat Adat Wonti – Risei  Sayati provinsi Papua, menolak dengan tegas pemberian marga  ataupun gelar adat kepada orang lain. memberian marga kepada inisial YB (Kuna), dengan menggunakan marga Imbiri adalah cacat hukum. Hal tersebut ditegaskan ketua panitia seminar dan Pra Musyaarah,  Silas Wopari, kepada awak media Papuanewsonline.com di Aula Kantor GMKI Cabang Jayapura usai kegiatan seminar dan Pra Musyawarah, Sabtu (09/12). Diketahui seminar dan Pra Musyawarah Masyarakat Adat  Wonti Risei  Sayati dilaksanakan di kota jayapura, Sabtu 09 Desember 2023 dengan mengusung Tema “Pentingnya Perlindungan Hak Masyarakat Adat Dalam Pembangunan Berkelanjutan”, dengan maksud mengklarifikasi hal-hal  yang berkaitan dengan Hak adat di wilayah waropen khususnya suku Kai Timur yang sedang berkembang disana akan di bawah pada saat Musyawarah Adat nanti dengan tujuan memperjuangankan hak-hak adat yang harus di perjuangan dan di lindungi dalam pembangunan berkelanjutan “Hasil Musyawarah ini akan kami tindak lanjuti kepada pemerintah dalam hal ini Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua untuk mendapatkan penjelasan Hukum terkait hak-hak adat itu sendiri, guna ditindak lanjuti nanti dalam Musyawarah yang akan di laksanakan dikabupaten waropen." ungkap Silas Wopari. Diwaktu yang sama, Jemmy samori, selaku inisiator diskusi dan anak adat Wonty menyayangkan penobatan terhadap seseorang yang bukan anak adat dari waropen yang di nobatkan di distrik Masrei di Koweda oleh Ketua Dewan Adat Kai Timur secara sepihak dilakukan tanpa melakukan kordinasi kepada semua elemen terhadap proses itu. “Proses itu harus dilakukan oleh seluruh elemen masyarakat atas proses penobatan seseorang dalam struktur adat, itu harus di bicarakan di rumah adat, tidak bisa sepihak.” Ungkap Jemmy Samori Lanjut Jimmy, Proses  ini  dilakukan diluar, dikordinasikan di jalan-jalan, sehingga kami masyarakat Waropen yang merantau dikatakan tidak mempunyai hak  menentukan hal seperti ini. “wah kami ini anak adat yang melekat dengan adat, sekalipun kami ada diluar Waropen, kami tetap mempunya hak adat untuk ikut memberikan keputusan segala kebijakan yang di ambil di Waropen.” Ujarnya. “Kami seluruh anak-anak perantau Waropen yang ada di Kota Jayapura dan di daerah lain, kami tidak terima. Sehingga secara pribadi mengambil langkah sebagai inisiatur kegiatan ini dilakukan untuk proses ini, saya merasa dilecehkan status dan hak saya sebagai anak adat, karena ini menyangkut soal anak-cucu di atas negeri ini.” Ungkapnya Kesepakatan bersama bahwa akan cabut dan gugurkan hak ini karena dilakukan tidak secara prosedur dan tidak sah. Karena sudah dilakukan proses secara adat, jadi kami ikuti proses secara adat juga, harus dilepaskan secara resmi, kami tidak terima koordinasi, negosiasi dan lobi-lobi.. “Saya terpaksa mengambil alih, karena disisi lain saya sebagai keturunan yang mepunyai status dalam adat  yang mempunyai kewenangan untuk mmengambil alih, pungkasnya. Diketahui  ada beberapa hal yang berkaitan dengan hak –hak adat atas hak kesulungan bagi suku kai timur. Dalam hal pemberian marga kepada orang lain kepada suku lain atau bangsa lain harus diklarifikasi karena mempunyai dasar hokum apa yang menjadi hak-hak bagi masyarakat adat Wonti – Risei  Sayati akan dilaksanakan dalam waktu dekat, setelah di lakukan konsulidasi hari ini serta kesiapan TIM kerja MUSDA, akan berlangsug di pertengahan bulan januari 2024 mendatang. (Redaksi) 11 Des 2023, 14:40 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT