logo-website
Rabu, 22 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Hadiri Pergelaran Batik Nusantara, Presiden: Batik Adalah Wajah Dan Kehormatan Indonesia Papuanewsonline.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi kepada para pelaku batik di seluruh Tanah Air yang terus berkreasi menciptakan dan memproduksi serta menggunakan batik sebagai karya adiluhur bangsa Indonesia. Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Negara dalam sambutannya saat membuka Gelaran Batik Nusantara pada Rabu, 2 Agustus 2023, di Senayan Park Mall, Jakarta."Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pengrajin batik, kepada desainer batik, kepada pengusaha batik, kepada para pecinta batik, para pemakai batik yang selama ini terus dan telah berkreasi menciptakan dan memproduksi dan menggunakan batik sebagai karya adiluhur bangsa kita Indonesia," ujar Presiden.Presiden menuturkan bahwa batik sangat istimewa, tidak saja karena keindahannya tetapi juga karena makna dan filosofi yang terkandung didalamnya. "Batik adalah wajah kita, batik adalah kehormatan kita," ungkap Presiden.Presiden turut menjelaskan bahwa batik juga telah menciptakan banyak lapangan kerja hingga memberikan penghasilan serta kehidupan bagi jutaan rakyat Indonesia. Bahkan, berdasarkan laporan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita nilai dan perputaran dari industri batik di Tanah Air terus meningkat."Saya melihat setelah pandemi ini insyaallah kenaikannya akan lebih tinggi lagi," tutur Presiden.Presiden pun berharap momentum kebangkitan ekonomi yang dimiliki Indonesia dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk membangkitkan batik nusantara. Selain itu, perekonomian nasional juga diharapkan dapat tumbuh dengan baik di masa mendatang."Saya mengajak kepada para pengrajin, desainer, pengusaha, pecinta batik, dan seluruh masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan momentum kebangkitan ekonomi kita ini sebaik-baiknya untuk terus mengembangkan batik yang kita miliki dengan mengeksplorasi desain, motif, dan warna yang selalu ada yang baru setiap tahunnya agar batik semakin beragam dan menarik,"Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Iriana Joko Widodo dalam peresmian tersebut adalah Ibu Wury Ma'ruf Amin, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Ibu Siti Faridah Pratikno, Ketua Pelaksana Gelar Batik Nusantara Diana Santosa, dan Ketua Yayasan Batik Indonesia Gita Pratama. (PNO-12) 02 Agu 2023, 20:29 WIT
Indonesia Kembali Membaik, Presiden Ajak Masyarakat Bersyukur Jaga Toleransi Dan Saling Menghargai Papuanewsonline.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur atas situasi ekonomi pascapandemi Covid-19 yang dapat terkendali dan kembali pulih. Presiden menuturkan bahwa nikmat yang patut disyukuri tersebut juga dapat tercapai berkat kerja keras dan gotong royong seluruh komponen bangsa dan lapisan masyarakat.Demikian disampaikan Presiden Jokowi dalam sambutannya pada acara Zikir dan Doa Kebangsaan 78 Tahun Indonesia Merdeka di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 1 Agustus 2023."Tentu saja tidak lepas dari ketangguhan, kegigihan, kesabaran, tawakal kita bersama dalam menghadapi tantangan. Dan di mana akar dari semua itu adalah kepercayaan kita kepada Allah Swt., kita berserah diri dan juga berikhtiar," ucap Kepala Negara.Kepala Negara menyebut bahwa situasi di Tanah Air yang telah kembali normal saat ini patut disyukuri karena sejumlah negara di dunia masih mengalami krisis energi dan krisis pangan."Seperti tadi yang disampaikan oleh Bapak Wakil Presiden dibarengi lagi dengan krisis energi, dibarengi lagi dengan krisis pangan di mana-mana. Karena ada tambahan lagi setelah Covid ada krisis ekonomi ditambah lagi perang di Ukraina," tuturnya.Presiden pun mengingatkan kembali bahwa pada saat pandemi Covid-19, seluruh lapisan masyarakat saling membantu dan bekerja bergotong royong bersama-sama. Presiden menyebut, hal tersebut telah dilewati dan patut disyukuri."Kita ingat saat Covid semua bekerja bergotong royong. Yang sakit ada yang dikirimi makanan, saya ingat itu. Yang sakit diisolasi tapi tetangganya mengirim buah-buahan. Inilah berkat gotong royong seluruh lapisan masyarakat, Covid bisa kita atasi," ujar Presiden.Lebih lanjut, Presiden menuturkan bahwa pemerintah terus berkomitmen untuk mewujudkan kehidupan beragama yang baik. Presiden pun mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, sikap toleransi dan saling menghargai dalam kehidupan masyarakat."Marilah kita terus merawat kerukunan kita, merawat toleransi kita, sikap saling menghormati, sikap saling menolong agar bangsa ini dapat menjadi bangsa yang bersatu, bangsa yang maju, bangsa yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur," tuturnya. (PNO-12) 02 Agu 2023, 20:10 WIT
Presiden Jokowi Zikir dan Doa Bersama Peringati HUT Ke-78 Kemerdekaan RI Papuanewsonline.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo beserta Ibu Iriana Joko Widodo menghadiri acara zikir dan doa kebangsaan di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 1 Agustus 2023. Acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia.Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa zikir dan doa kebangsaan yang dilaksanakan merupakan bentuk rasa syukur atas anugerah Allah Swt., sehingga dapat terlepas dari situasi pandemi Covid-19."Alhamdulillahirabbilalamin puji dan syukur kehadirat Allah Swt., kita bisa hadir kembali di zikir dan doa kebangsaan pada malam hari ini. Sungguh tadi sudah disampaikan oleh Bapak Wakil Presiden bahwa anugerah Allah Swt. yang luar biasa bahwa kita bisa lepas dari Covid-19," ujar Presiden.Wakil Presiden Ma'ruf Amin dalam tausiahnya mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus bersatu dan saling menguatkan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. "Kita mohon kepada Allah supaya diberikan inayah, inayah menghadapi tantangan yang akan datang, kuncinya adalah kita bersatu. Mari kita wujudkan sikap tawadu, saling mencintai di antara sesama kita, sikap tarahum saling menyayangi di antara kita," ucap Wapres Ma'ruf Amin.Acara zikir kebangsaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ustaz Wahyu Andi Saputra. Selanjutnya, K.H. Musthofa Aqiel Siradj sebagai ketua penyelenggara menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya zikir dan doa kebangsaan dengan situasi yang lebih semarak."Kami para kiai, para pesantren dan semuanya matur nuwun, sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden yang menginstruksikan, mengagendakan zikir. Zikir merupakan rangkaian tasyakur kemerdekaan Republik Indonesia setiap tanggal 1 Agustus di Istana Negara," tuturnya.Zikir kebangsaan dipimpin oleh K.H. Munif Zuhri. Sementara Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya memimpin doa kebangsaan dengan didampingi oleh lima tokoh lintas agama.Dalam acara tersebut turut hadir Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Pj. Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.Selain itu tampak hadir pula Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Miftachul Akhyar, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua Umum Pengurus Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf, dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar.Adapun tokoh lintas agama yang hadir antara lain, Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Gomar Gultom, Sekretaris Eksekutif Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Agustinus Heri Wibowo, Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia Tanuwibowo, dan Ketua Umum Persatuan Umat Buddha Philip K. Widjaja. (PNO-12) 02 Agu 2023, 19:44 WIT
Polres Yahukimo Lakukan Penyelidikan Terkait Kasus Penganiayaan Di Jln. Statistik Dekai Papuanewsonline.com, Jayapura - Polres Yahukimo saat ini tengah menangani kasus penganiayaan terhadap seorang warga bernama Matius Ropa hingga menyebabkan korban meninggal dunia di Jln. Statistik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.Kabid Humas Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom membenarkan peristiwa tersebut saat ditemui oleh awak media, Rabu (2/8).Kabid Humas menjelaskan bahwa kejadian itu diketahui sekira pukul 11.15 WIT oleh personel melalui HT bahwa ada seorang warga yang menjadi korban penganiayaan, sehingga dengan cepat personel bergeser ke TKP.“Saat personel di perjalanan menuju TKP, kemudian mendapat informasi bahwa korban telah di bawa menuju RSUD Dekai oleh seorang saksi yakni RM (47),” ujarnya.AKBP Arief Kristanto, S.H., S.I.K., M.Si selaku Kapolres Yahukimo menambahkan bahwa pada tubuh korban ditemukan tujuh luka akibat benda tajam. Sayangnya, ketika korban tiba di rumah sakit, keadaannya sudah sangat kritis dan nyawa tidak dapat diselamatkan.“Ketika personel tiba di TKP, pelaku tidak ditemukan. Oleh karena itu, mereka sedang melakukan penelusuran dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari tahu kronologi kejadian secara lebih mendalam,” ucapnya.Dalam proses olah TKP, personel menemukan beberapa barang bukti antara lain berupa satu buah bilah parang tanpa gagang, satu buah sarung sangkur berwarna hitam, satu buah sendal merk Ando berwarna hitam hijau dengan bercak darah, satu buah batang kayu, satu lembar baju berwarna hitam dengan corak merah putih dan bercak darah, satu lembar celana panjang training berwarna hitam, serta satu lembar dalaman pria berwarna hitam.“Selanjutnya, saksi-saksi akan diperiksa untuk memberikan keterangan yang lebih jelas mengenai kejadian tersebut. Selain itu, sebuah Laporan Polisi (LP) juga telah dibuat dan dilaporkan kepada pimpinan,” terang Kapolres.AKBP Arief manyampaikan, pihaknya akan melanjutkan penyelidikan untuk mencari keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui identitas pelaku. Mereka juga akan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur. PNO-11 02 Agu 2023, 19:43 WIT
Kapolda Maluku Kirimkan Tim Untuk Bantu Kawal Kasus Tewasnya Pemuda Yang Dianiaya Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku terus mengembangkan kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian dan menjadi viral di kota Ambon.Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, bahkan menurunkan tim untuk memberikan asistensi dan pendampingan kepada Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease agar kasus itu segera bisa dituntaskan."Bapak Kapolda menurunkan tim yang dipimpin oleh Dirreskrimum untuk memberikan asistensi dan pendampingan kepada Kasat Reskrim Polresta Ambon agar kasus segera bisa dituntaskan dan pelaku dihukum dengan ancaman yang paling berat," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat, Selasa (1/8/2023).Hingga saat ini semua bukti dan fakta-fakta terus dikumpulkan penyidik agar kasus itu dapat segera diselesaikan."Untuk usia korban berdasarkan data dan dokumen kependudukan yang ada, sudah dipastikan korban berumur 18 tahun jadi tidak lagi masuk katagori anak-anak tapi sudah dewasa," jelasnya.Beredar kabar kalau tersangka saat ini hanya dituntut 7 tahun. Proses penyidikan masih terus berjalan dan akan bisa dikembangkan dengan alat bukti atau bukti-bukti yang ada untuk penerapan pasal yang ancamannya lebih berat."Bapak Kapolda telah memerintahkan agar terapkan pasal yang tepat dan ancaman yang paling berat untuk tersangka sehingga kasus-kasus seperti ini tidak terulang lagi di tengah masyarakat," tegasnya.Menurutnya, kasus ini sudah ditangani cepat oleh Polresta Ambon. Dalam waktu 1x24 jam pelaku sudah ditangkap dan proses hukum. "Penanganan kasusnya baru dua hari, penyidik masih punya banyak waktu untuk bisa menerapkan pasal tambahan dengan ancaman yang terberat bagi tersangka," ujarnya. (PNO-12) 02 Agu 2023, 09:16 WIT
Kemendagri Gelar Rakor Penyelesaian Beasiswa SUP Bersama Gubernur Bupati/Walikota Se-Papua Papuanewsonline.com, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) penyelesaian masalah beasiswa mahasiswa Papua dengan tajukRapat Penyelesaian Tunggakan dan Kelanjutan Beasiswa Siswa Unggul Papua (SUP) di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Rabu (26/7/2023).Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kemendagri Agus Fatoni menyampaikan bahwa Rakor dilaksanakan untuk melakukan monitoring dan evaluasi tindak lanjut penyelesaian tunggakan pembayaran beasiswa mahasiswa Papua yang telah 24 kali dibahas dalam berbagai rapat.Fatoni menjelaskan, "Rakor kali ini mengundang seluruh Gubernur, Bupati/Walikota se-Pulau Papua dan perwakilan orang tua mahasiswa." Rakor yang dipimpin Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo juga dihadiri pejabat terkait dari Kemendagri, Kementerian Keuangan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Sekretariat Wakil Presiden, Sekretariat Kabinet, Kantor Staf Kepresidenan dan Sekretaris Eksekutif Badan Pengarah Papua (SE BPP).Pada Rakor tersebut, Wamendagri John Wempi Wetipo menegaskan hasil Rakor, bahwa Pemerintah Kabupaten/Kota di wilayah Papua untuk membayar tunggakan beasiswa Siswa Unggul Papua (SUP) paling lambat tanggal 11 Agustus 2023. Wemendagri menjelaskan, “Inikan rapat yang ke-24 kali, terkait dengan penyelesaian beasiswa unggul Papua, harapan saya rapat hari ini merupakan rapat yang terakhir, karena tadi di dalam kesimpulan rapat kita penyelesaian beasiswa inikan kita akan tuntaskan paling lambat tanggal 11 Agustus 2023." Wamendagri juga meminta agar Pemerintah Kabupaten/Kota untuk segera melaporkannya kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Sekretaris Eksekutif Badan Pengarah Papua (SEBPP) paling lambat tanggal 14 Agustus 2023. Wamendagri mengingatkan agar data dan jumlah mahasiswa penerima beasiswa harus benar-benar sesuai. Saat ini, berdasarkan data Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Papua saat ini setidaknya ada 3.171 mahasiswa penerima beasiswa SUP di 6 provinsi, yaitu Provinsi Papua, Provinsi Papua Barat, Provinsi Papua Barat Daya, Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Tengah dan Provinsi Papua Pegungungan.Kesepakatan hasil Rakor, dibuat Berita Acara (BA) dan ditanda tangani seluruh peserta rapat. Kesepakatan rapat antara lain pertama, "keberlanjutan pembiayaan Beasiswa Siswa Unggul Papua (SUP) pada Tahun Anggaran 2023 dan tahun anggaran berikutnya menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi sampai Beasiswa SUP selesai, yang didukung dengan data mahasiswa sesuai domisili masing-masing. Kedua "Provinsi menganggarkan dan membayarkan tunggakan Beasiswa Siswa Unggul Papua Tahun Anggaran 2023 yang telah terverifikasi paling lambat tanggal 11 Agustus 2023 serta melaporkan kepada Menteri Dalam Negeri dan Sekretaris Eksekutif Badan Pengarah Papua (SE BPP) paling lambat 14 Agustus 2023. Untuk selanjutnya dilaporkan paling sedikit 2 kali setiap tahun pada bulan Februari dan bulan Juli sampai Beasiswa SUP selesai."“Ketiga, "dalam hal sampai dengan batas waktu sebagaimana angka 2 tidak membayarkan tunggakan dan/atau tidak melaporkan kepada Menteri Dalam Negeri dan/atau SE BPP, Menteri Keuangan akan melakukan pemotongan (intercept) dana transfer sesuai dengan jumlah yang harus dibayarkan kepada pihak ketiga, setelah data lengkap dan tervalidasi."Keempat, "Pemerintah Provinsi Papua dapat menggunakan SiLPA Dana Otsus untuk membayar Beasiswa SUP Tahun Anggaran 2023. Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Papua dapat memberikan bantuan keuangan kepada Pemerintah Provinsi Papua untuk pembayaran Beasiswa SUP Tahun Anggaran 2023."Kelima, "Pemerintah Provinsi masing-masing mengkoordinasikan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk memberikan bantuan keuangan melalui APBD kepada Pemerintah Provinsi mulai tahun anggaran 2024 dan seterusnya dengan besaran alokasi yang disepakati bersama. Selanjutnya poin keenam, dalam hal terdapat tagihan Beasiswa SUP yang diterima oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI)/Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI), agar dikoordinasikan lebih lanjut kepada masing-masing Pemerintah Provinsi yang didukung dengan data mahasiswa sesuai domisili. Selanjutnya, untuk mempermudah koordinasi dan komunikasi, maka ditunjuk Person in Charge (PIC) untuk masing-masing provinsi dan kabupaten/kota. Sedangkan ketujuh, yaitu "Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota agar melakukan pemutakhiran data by name by address terhadap data hasil verifikasi dan validasi berdasarkan Berita Acara Kesepakatan pada tanggal 20 Maret 2023 serta penyerahan data yang sudah dilakukan ke seluruh Provinsi di Tanah Papua pada tanggal 12 April 2023 dan dilaporkan kepada Menteri Dalam Negeri dan SE BPP."Terakhir pada poin kedelapan, "perlu dilakukan perbaikan tata kelola Beasiswa Unggul Papua dan untuk sementara agar dipertimbangkan Pemerintah Daerah di Papua tidak memberikan beasiswa sampai seluruh permasalahan beasiswa terselesaikan." (PNO-12) 02 Agu 2023, 07:55 WIT
500 Personel Komcad Hanneg Matra Darat Resmi Dilantik Oleh Pangdam I/BB Papuanewsonline.com, Pematangsiantar - Pangdam I/BB, Mayjen TNI A Daniel Chardin, SE, MSi, melantik 500 orang menjadi Komponen Cadangan Pertahanan Negara (Komcad Hanneg) Matra Darat, Senin (31/7/2023). Ke-500 orang itu dilantik dalam upacara penutupan Latsarmil Komcad TA 2023 di Markas Rindam I/BB, Pematangsiantar. Pangdam I/BB yang membacakan amanat Menhan RI, Prabowo Subianto, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kesiapan dan kerelaan untuk ikut serta menjadi bagian dari Komcad Hanneg. "Kerelaan ini merupakan bukti tanggung jawab kita bersama akan pentingnya kesadaran bela negara bagi seluruh rakyat Indonesia. Mengingat, bela negara bukan hanya menjadi tanggung jawab Kemhan, TNI dan Polri, tetapi juga semua warga negara Indonesia," ucap Pangdam. Menhan berharap para Komcad Hanneg mampu mengobarkan semangat bela negara dalam penerapan sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata) kepada seluruh komponen lainnya. "Sebagai Komcad Hanneg, kalian harus siap dimobilisasi sesuai perintah Presiden RI dengan persetujuan DRP RI dengan komandan dan kendalinya berada di Panglima TNI. Ini bertujuan untuk memperbesar dan memperkuat kekuatan komponen utama dalam menghadapi ancaman demi menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI," ungkap Pangdam mengakhiri amanat Menhan. Selain di Rindam I/BB, Latsarmil Komcad Hanneg Matra Darat lainnya juga digelar di Kodam XIII/Merdeka (300 orang), Kodam IX/Udayana (500 orang), dan Kodam XVIII/Kasuari (200 orang). Untuk Matra Laut berada di Komando Pendidikan Marinir (500 orang), dan Matra Udara dipusatkan di Wingdik 800/Pasgat (500 orang). Turut hadir di acara, antara lain Dir Belaneg Kemhan RI, Brigjen TNI Sarwono BSc, SIP, PSC, Irdam I/BB, Brigjen TNI Boni Christian Pardede, SE, Danrem 022/PT, Danrem 023/KS, para PJU Kodam I/BB, serta unsur Forkopimda Pematangsiantar. (PNO-12) 02 Agu 2023, 07:34 WIT
Satgas Mobile Raider 300 Siliwangi Bermain Bersama Anak-Anak Kampung Jenggernok Papuanewsonline.com, Puncak - Satgas Mobile Raider 300 Siliwangi bermain bersama anak-anak Kampung Jenggernok, Distrik Gome, Kabupaten puncak, Papua.Hal tersebut yang disampaikan oleh Dansatgas Mobile Raider 300 Siliwangi pada rilis tertulisnya di Ilaga, Kab.Puncak, Papua Selasa (01 / 08 / 2023)Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danpos Lettu Inf Muh Reza Pahlawan dan Dantim 1 Letda Inf Eko. Kegiatan bermain bersama sebagai upaya Danpos agar anak-anak yang ada di Kampung Jenggernok dapat belajar sambil bermain dan dapat mengangkat motivasi anak-anak untuk belajar sehingga mereka merasa gembira dan dapat meningkatkan derajat kebahagiaan mereka.Seperti yang kita ketahui Sekolah dasar yang berada di Kampung Jenggernok dibakar oleh orang-orang yang tidak menginginkan di dirikannya sekolah dikampung tersebut. Sehingga masyarakat untuk sekolah harus berjalan cukup jauh.Permasalahan-permasalahan tersebut sering terjadi di distrik Gome terkait pengerusakan Fasilitas umum diantaranya Listrik, sumber mata air dan fasilitas milik negara lainnya.Dansatgas Mobile Raider 300 Siliwangi, Letkol Ind Afri Swandi Ritonga, S.I.P, menegaskan, "Dengan adanya kegiatan rutin yang dilakukan Danpos Gome untuk mengumpulkan anak-anak belajar sambil bermain, setidaknya mereka mendapatkan edukasi/pendidikan dasar. Dengan harapan kedepannya, mereka termotivasi untuk bersekolah meskipun jarak yang ditempuh cukup jauh" ucapnya.Anak-anak sangat riang gembira di ajak bermain oleh para Prajurit dari Siliwangi ini, seperti kita ketahui, Prajurit Siliwangi mempunyai moto "Silih Asah, Silih Asih dan Silih Asuh. Hal ini tidak lepas dari perintah Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P., yang selalu memberikan arahan kepada Prajurit yang sedang di daerah tugas yaitu "Agar Prajurit Siliwangi selalu berinovasi dan adaptif dimanapun bertugas. Tantangan tugas kita makin berat dihadapkan dengan kemajuan zaman sehingga kita harus adaptif dengan perubahan yang ada", Ujar Beliau. (PNO-12) 02 Agu 2023, 07:15 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT