Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
4 Catar Akademi Kepolisian Dari Maluku Berhasil Lulus Seleksi Di Tingkat Pusat
Papuanewsonline.com, Semarang - 4 Calon Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Catar Akpol) dari Polda Maluku yang mengikuti seleksi tingkat pusat tahun 2023 dinyatakan lulus.Keputusan kelulusan disampaikan dalam sidang akhir panitia pusat penerimaan Catar Akpol yang digelar di gedung graha Cendikia Akpol Semarang, Jawa Tengah, Senin (24/7/2023).Keempat Catar Akpol yang lulus yaitu Brian Lois Sopacua, Dimas Apriansyah Samak, Thimotius Keliduan, dan seorang taruni yaitu Regita Anggraini Budiono.Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M. Rum Ohoirat, mengatakan, sidang akhir penetapan kelulusan Catar Akpol dipimpin oleh As SDM Kapolri, Irjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M."Untuk Catar Akpol dari Polda Maluku semuanya dinyatakan lulus. Mereka yaitu Brian Lois Sopacua, Dimas Apriansyah Samak, Thimotius Keliduan, dan Regita Anggraini Budiono," kata Ohoirat, Selasa (25/7/2023).Keempat Taruna Akpol asal Polda Maluku itu selanjutnya akan mengikuti pendidikan di sekolah Akpol Semarang."Bapak Kapolda Maluku menyampaikan selamat kepada keempat Taruna Akpol tersebut," ucapnya. (PNO-12)
25 Jul 2023, 15:22 WIT
Wakapolda Papua Pimpin Upacara Pendidikan Bintara Polri Gelombang II T.A 2023
Papuanewsonline.com, Jayapura - Upacara Pembukaan Pendidikan Bintara Polri Tugas Umum Gelombang II T.A 2023 Polda Papua digelar di Lapangan SPN Polda Papua, Selasa (25/7/2023). Acara ini dipimpin oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol Ramdani Hidayat, S.H., dan dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tamu undangan, termasuk para Pejabat Utama Polda Papua.Dalam kegiatan tersebut, Waka SPN Polda Papua AKBP Rahmat Kaharudin menyampaikan laporan singkat tentang kesiapan pelaksanaan pendidikan pembentukan Bintara Polri Gelombang II T.A. 2023 di SPN Polda Papua. “Berdasarkan keputusan Kepala Lembaga Pendidikan & Pelatihan Polri, program pendidikan ini bertujuan untuk membentuk Bintara Polri yang berkarakter kebhayangkaraan, fisik Samapta, serta memiliki kemampuan melaksanakan tugas kepolisian dengan baik,” ucapnya.Peserta didik pada program pendidikan ini berjumlah 628 siswa yang berasal dari pengiriman Polda Papua. Proses pendidikan berlangsung selama 5 bulan dengan porsi pembentukan dasar Bhayangkara, pembekalan profesi kepolisian, latihan teknis, latihan kerja, dan pembulatan.Dalam amanatnya, Wakapolda Papua menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta didik yang telah lulus seleksi dan ditetapkan sebagai peserta pendidikan. Ia mengingatkan para peserta didik untuk menjalani pendidikan ini dengan penuh tekad, semangat, dan kesungguhan serta memanfaatkan kesempatan belajar sebaik mungkin. “Selain itu, saya juga menegaskan pentingnya memiliki iman dan takwa, serta menjunjung tinggi disiplin dan integritas dalam menjalani tugas sebagai anggota Polisi,” turut Wakapolda.Wakapolda juga menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan ini akan berdampak pada kualitas sumber daya manusia di Polri dan pentingnya menjaga harmonisasi dalam komponen pendidikan. “Para peserta didik juga diingatkan untuk tetap berkomunikasi secara interaktif dengan pendidik, pelatih, dan pengasuh, serta mempersiapkan fisik dan mental selama pendidikan berlangsung,” tambah Ramdani.Program pendidikan pembentukan Bintara Polri Gelombang II T.A 2023 merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas polisi yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan (presisi). Melalui pendidikan ini, diharapkan para peserta didik akan menjadi polisi yang berintegritas, professional, serta mampu memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.“Upacara ini juga menjadi momen penting bagi para pejabat terkait dan tenaga pendidik untuk memberikan dukungan dan membimbing para peserta didik dengan baik. Harapannya, seluruh peserta didik dapat menyelesaikan pendidikan ini dengan baik dan siap mengemban tugas sebagai anggota polisi yang berkualitas dan bertanggung jawab,” tandasnya.Dengan semangat yang tinggi dan keyakinan atas kerjasama dan dedikasi dari semua pihak terkait, program pendidikan pembentukan Bintara Polri Gelombang II T.A 2023 di SPN Jayapura diharapkan dapat berjalan sukses dan memberikan kontribusi positif dalam menciptakan keamanan, ketertiban, dan pelayanan terbaik untuk masyarakat Papua dan Indonesia secara keseluruhan.“Akhirnya, saya mengucapkan selamat menempuh pendidikan pembentukan Bintara dan Tamtama Polri gelombang II tahun anggaran 2023. semoga para peserta didik sekalian dapat menyelesaikan pendidikan ini dengan selamat, baik dan lancar,” tutup Wakapolda Papua. (PNO-12)
25 Jul 2023, 14:55 WIT
Promosikan Kebebasan Beragama Menkumham: Pancasila Sebagai Dasar Dan Ideologi Bangsa
Papuanewsonline.com, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly mempromosikan kebebasan beragama Indonesia di hadapan anggota Parlemen Inggris, Fiona Bruce. Ia mengatakan pemerintah Indonesia memberikan pelindungan terhadap hak asasi manusia dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kebebasan beragama.Yasonna menjelaskan Indonesia merupakan negara Muslim terbesar, sekaligus negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. Dalam suasana keberagaman ini, pemerintah hadir memberikan kepastian hukum atas hak kebebasan pribadi masyarakat Indonesia.“Indonesia merupakan negara Muslim terbesar dan negara demokrasi terbesar ketiga di dunia yang terus mempromosikan dan melindungi hak asasi manusia dari berbagai aspek kehidupan, termasuk kebebasan beragama,” kata Yasonna dalam pertemuan antara delegasi Indonesia dengan Fiona Bruce di Inggris.Kebebasan beragama di Indonesia dijamin dan diatur dalam Undang-undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945 pasal 28 E ayat (1) dan pasal 29 ayat (2). Selain itu, Undang-undang Republik Indonesia Nomor 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia turut menjamin kebebasan beragama sebagai salah satu hak atas kebebasan pribadi dalam pasal 22 ayat (1) dan (2).Yasonna menjelaskan kepada Bruce, selain Islam ada juga banyak agama lain di Indonesia dimana ummatnya hidup berdampingan secara damai bahkan saling menjaga ketika masing-masing merayakan hari besarnya. Kondisi seperti itu bisa terjadi karena Indonesia memiliki Pancasila sebagai dasar dan ideologi bangsa. Pancasila, lanjut Yasonna, mampu menjadi payung yang menaungi beragam agama, kultur dan etnis di Indonesia sehingga masyarakatnya menghargai keberagaman dan toleran antar sesama."Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara, yang menghargai kebhinekaan, kemanusiaan yang adil dan beradab serta menjaga persatuan Indonesia," kata Yasonna di hadapan Bruce, Senin malam (24/07/2023) waktu setempat.“Pancasila mengajarkan pada kami untuk bebas tetapi bertanggungjawab. Yakin pada kebenaran keyakinannya masing-masing, tetapi menghormati keyakinan orang lain sehingga masyarakat hidup dalam harmoni, berbeda tetapi satu sebagaimana semboyan kami, Bhineka Tunggal Ika,” terangnya lebih lanjut.Yasonna berharap pemerintah Indonesia dan Inggris dapat bekerja sama untuk mempromosikan kebebasan beragama, tidak hanya secara nasional tetapi pada level global. Ini mengingat Bruce merupakan utusan khusus Perdana Menteri Inggris untuk Kebebasan Beragama dan Kepercayaan, serta ketua Aliansi Internasional Kebebasan Beragama atau Kepercayaan.“Indonesia mengharapkan dukungan dan saran dari Madam Bruce mengenai bagaimana kita dapat bekerja sama untuk mempromosikan kebebasan beragama secara global dan nasional dalam masyarakat kita yang beragam,” ujarnya.Bruce sendiri menuturkan bahwa masyarakat internasional telah mengakui kemampuan Indonesia dalam melindungi kebebasan beragama meskipun mengalami berbagai tantangan dalam kondisi masyarakat yang majemuk. Untuk itu, Indonesia dipandang memiliki peran sentral terkait isu hak asasi manusia dalam konteks nasional dan global. Bruce berharap kerjasama Indonesia dan parlemen Inggris di bidang kebebasan beragama semakin meningkat.Salah satu langkah kerja sama Indonesia dan parlemen Inggris adalah diadakannya Konferensi Internasional tentang Literasi Agama Lintas Budaya, yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 13-14 November 2023 mendatang. Konferensi diselenggarakan oleh Kemenkumham bersama Institut Leimena, Pusat Internasional untuk Studi Hukum dan Agama di Brigham Young University Law School, dan Sekretariat Internasional Kebebasan Beragama yang berbasis di Amerika Serikat. Bruce sendiri telah mengonfirmasi kepastian untuk hadir sebagai salah satu pembicara dengan topik "Human Dignity and the Rule of Law: Global and Regional Outlook". (PNO-12)
25 Jul 2023, 09:33 WIT
Polisi Pi Ajar Beri Pemahaman Dan Kesadaran Anak-Anak Dalam Aturan Berlalu Lintas
Papuanewsonline.com, Jayapura – Pelaksanaan Operasi Rasaka Cartenz 2023 oleh jajaran Polresta Jayapura Kota terus berlangsung pada tahun ini. Salah kegiatan yang dilaksanakan enam bulan terakhir adalah Program Si-Ipar (Polisi Pi Ajar). Kali ini dua personel Satuan Lantas Polresta Jayapura Kota mengajar anak-anak di Asrama Balim Yalimo, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, pada Senin (24/07/2023) siang.Para personel lain yang terlibat sebagai pengajar juga berasal dari Sat Binmas Polresta Jayapura Kota, yang terdiri dari Aipda Djufri, Aipda Nurdin, dan Bripka Fajar, serta dari Sat Lantas dengan Aipda Tina dan Brigadir Elmi.Mereka berupaya memberikan pendidikan kepada anak-anak yang sebelumnya tidak memiliki kesempatan untuk mengenyam pendidikan seperti anak-anak lainnya. Banyak di antara anak-anak ini yang terpaksa harus berhenti sekolah karena masalah finansial, kebanyakan dari mereka berasal dari keluarga kurang mampu.Program Polisi Pi Ajar telah berjalan sejak Februari 2023 dan hingga saat ini terus berlangsung. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap minggu dan dilaksanakan di lima lokasi berbeda di wilayah Kota Jayapura. Mayoritas peserta program ini adalah anak-anak dari tingkat SD dan SMP, sebagian besar di antara mereka merupakan remaja.Dalam pertemuan ini, para personel tidak hanya mengajarkan materi pelajaran dasar seperti membaca dan menghitung. Akan tetapi mereka juga memberikan pemahaman tentang bahaya kecelakaan di usia remaja. Semua pengajaran dilakukan dengan pengawasan orang tua, untuk memastikan pemahaman dan kesadaran anak-anak tentang aturan berlalu lintas.Kasat Binmas Polresta Jayapura Kota, AKP Heru Prasmono, menjelaskan alasan di balik pendekatan pembelajaran yang berbeda pada Senin ini. Tujuannya untuk memberikan pemahaman mengenai bahaya kecelakaan dan juga menghilangkan kebosanan dalam proses belajar."Kami berusaha memberikan pembelajaran sefleksibel mungkin kepada anak-anak agar mereka tidak merasa jenuh. Kami selalu berusaha agar mereka berkembang dengan baik melalui metode pembelajaran yang mudah dipahami," ujar AKP HeruDia juga menegaskan bahwa program pembelajaran seperti yang berlangsung hari ini akan terus berlanjut di masa mendatang. "Kami berharap Program Si-Ipar memberikan dampak positif terutama bagi anak-anak yang sebelumnya tidak mendapatkan kesempatan untuk merasakan pendidikan dengan optimal, " harap AKP Heru. Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua selaku Kasatgas Humas Rasaka Cartenz Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, memaparkan, Program Si-Ipar merupakan salah satu upaya dari Polda Papua untuk mendukung pemerintah dalam memacu peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di daerah, terutama dalam bidang pendidikan.Diketahui Kota Jayapura sebagai ibu kota Provinsi Papua dan menjadi satu-satunya daerah di empat provinsi wilayah Papua yang memiliki angka IPM tinggi, mencapai 80,61 kualitas hidup mereka serta menciptakan masa depan yang lebih cerah. (PNO-12)
25 Jul 2023, 09:07 WIT
Jelang Pemilu 2024, Ketua Umum Pemuda Adat Papua: Ciptakan Situasi Yang Aman Dan Damai
Papuanewsonline.com, Jayapura – Dalam menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024, Ketua Umum Pemuda Adat Papua, Jan Christian Arebo, mengajak seluruh masyarakat di Tanah Papua untuk bersama-sama menjaga ketentraman dan situasi yang aman. Pernyataan ini disampaikannya saat ditemui di rumahnya pada hari Senin (27/4), dengan tujuan memastikan persiapan yang baik dalam menghadapi agenda besar Indonesia tersebut."Salam sejahtera bagi kita semua, assalamualaikum, saya Jan Christian Arebo, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Pemuda Adat Papua. Dengan ini, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ada di Tanah Papua untuk bersama-sama menciptakan situasi yang aman, damai, tenang, serta bermartabat dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan kita di Papua," ujar Arebo.Ia menekankan pentingnya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang baik menjelang Pemilu 2024. Arebo juga mengingatkan agar masyarakat menghindari provokasi dan informasi hoaks yang berpotensi memicu konflik di antara orang Papua."Kita harus menghindari diri dari pengaruh kelompok-kelompok yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa di Tanah Papua. Mari bersama-sama menjadikan Papua sebagai rumah yang aman, damai, dan tenang bagi kita semua, demi terwujudnya pemilu yang damai menuju Indonesia emas. Demikian, Tuhan memberkati," tutupnya. (PNO-12)
25 Jul 2023, 08:46 WIT
Polda Papua Gelar Konferensi Pers Terkait Penemuan Senjata Api Jenis Pistol Beserta 171 Amunisi
Papuanewsonline.com, Jayapura - Polda Papua menggelar konferensi pers mengenai penemuan senjata api jenis pistol beserta 171 butir peluru aktif di sebuah hutan wilayah Kota Jayapura pada Minggu 23 Juli 2023.Dalam konferensi pers yang berlangsung pada Senin (24/7), Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H didampingi Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom dan Danyon D Pelopor Sat Brimob Polda Papua, Kompol Clief Gerald Philipus Duwith memberikan penjelasan mengenai penemuan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa senjata api tersebut ditemukan tersembunyi dalam tanah di sebuah hutan. Namun, lokasi tepatnya tidak diungkapkan karena masih dalam tahap penyelidikan dan pengembangan.Brigjen Pol. Ramdani menegaskan bahwa penemuan ini merupakan hasil kerja sama dan analisis data intelijen antara Polda Papua dan Brimob. Data tersebut memicu penyelidikan di area wilayah hukum Polresta Jayapura Kota."Senjata ini ditemukan dalam kantong plastik hitam dan merupakan jenis Carl Waltherpabriklum/DO Cal 9 MM buatan Jerman. Kami juga menemukan sebuah magazen dan 171 butir amunisi," ungkapnya di Markas Brimobda Papua.Selain itu, ia mengungkapkan bahwa nomor pada senjata tersebut telah dihapus, sehingga menghambat upaya untuk mengetahui asal-usul dan pemiliknya. Namun, pihak kepolisian berencana untuk memeriksa ke Laboratorium Forensik (Labfor) guna mengidentifikasi alur sejarah senjata tersebut.Tak lupa, Wakapolda Papua menyampaikan apresiasi dari Kapolda Papua kepada masyarakat yang berperan membantu pihak kepolisian dalam mengungkap kasus ini. Ia menekankan betapa pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga situasi keamanan di wilayah hukum Polres Jayapura agar tetap kondusif.(PNO-11)
24 Jul 2023, 19:03 WIT
Gelar Rakor, Kemendagri: Pemungutan Pajak dan Retribusi DOB Papua Akan Diatur Oleh Gubernur
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) membahas dasar hukum pemungutan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah pada Daerah Otonom Baru (DOB) di Papua. Rapat digelar bersama Kementerian dan Lembaga terkait serta Gubernur se-Papua, bertempat di Mercure Convention Centre Ancol, Jakarta, Selasa (20/7/2023).Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Agus Fatoni, pada kesempatan terpisah menyampaikan bahwa rapat tersebut dilaksanakan sesuai dengan arahan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian. “Pertemuan hari ini, melaksanakan arahan Bapak Menteri Dalam Negeri, sebagai tindak lanjut pertemuan Bapak Menteri Dalam Negeri, Bapak Wakil Menteri Dalam Negeri, dan Gubernur se-Papua dengan Bapak Presiden di Jayapura," jelas Fatoni.Sejumlah pejabat yang turut hadir pada acara ini, di antaranya Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Bina Keuda Kemendagri, Direktur Pendapatan Daerah dan Kasubdit dilingkungan Direktorat Pendapatan Daerah Ditjen Bina Keuda Kemendagri, Direktur Produk Hukum Daerah Ditjen Otonomi Daerah, Direktur Penataan Daerah Otonomi Khusus dan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah, Direktur Harmonisasi Peraturan Perundangan I Kementerian Hukum dan HAM, Direktur Produk Hukum Daerah, Kemendagri, Jaksa Pengacara Negara (JPN) Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejagung RI, Kasatgas Korsup KPK, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah (SUPD) II Kemendagri, Direktur Pengawasan Akuntabilitas Program Lintas Sektoral Pembangunan Daerah BPKP, Plt. Direktur Penataan Daerah Memendagri dan Kasubdit Sinkronisasi Pengawasan Pengendalian.Sementara itu, dari pemerintah daerah yang hadir mewakili 4 Daerah Otonom Baru di Papua, di antaranya Pj. Gubernur Papua Selatan Apolo Safaupo, Pj. Sekda Papua Pegunungan Sumule Tumbo, Kepala Badan (Kaban) Badan Pengelola Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Provinsi Papua Barat Daya Harjito, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Papua Ardy Bengu, Kabid Penyusunan Anggaran Daerah BPPKAD Papua Tengah Richard Kabuhung, Kabid Perencanaan dan Evaluasi Pendapatan BPPKAD Papua Selatan Zaenab Fenetruma, Kabid Pemungutan Pajak Daerah BPPKAD Papua Selatan dan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Papua Selatan Sunarjo.Fatoni menjelaskan bahwa peraturan yang mengatur mengenai pajak dan retribusi daerah pada Daerah Otonom Baru (DOB) perlu segera ditetapkan sebagai dasar dalam pemungutan pajak dan retribusi daerah di Provinsi Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah dan Papua Barat Daya. “Daerah otonom baru perlu segera menetapkan dasar hukum sebagai dasar untuk melakukan pemungutan pajak dan retribusi daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah,” ujar Fatoni.Berdasarkan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD), juncto Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah dilakukan dengan Peraturan Daerah (Perda). Sementara itu, DOB belum dapat membentuk perda karena belum memiliki Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). “Oleh karena itu, pertemuan kali ini untuk mencari solusi terhadap permasalahan tersebut,” sambung Fatoni.Pertemuan menghasilkan kesepakatan yang dituangkan dalam berita acara, dan ditanda tangani peserta rapat, antara lain yaitu untuk melakukan pemungutan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah pada 4 (empat) DOB dilakukan berdasarkan Peraturan Gubernur sampai dengan dibentuknya Peraturan Daerah. Hal tersebut sesuai dengan amanat Pasal 9 ayat (5) Undang-Undang pembentukan masing-masing DOB. Peraturan Gubernur ditandatangani oleh Penjabat Gubernur dan selanjutnya akan dibentuk Peraturan Daerah (Perda) pada saat DPRD telah terbentuk hasil Pemilu tahun 2024. “Berdasarkan kesepakatan rapat hari ini, dasar hukum pemungutan Pajak Daerah dan Retribusi Darerah pada DOB yaitu dengan Peraturan Gubernur sampai dengan terbentuknya DPRD, dengan mempedomani ketentuan pada Undang-undang pembentukan daerah masing-masing,” pungkas Fatoni. (PNO-12)
24 Jul 2023, 16:05 WIT
Program Si Ipar Terus Kembangkan Calistung Bagi Anak-Anak Distrik Wamena
Papuanewsonline.com, Jayawijaya - Dalam upaya meningkatkan pendidikan anak-anak di wilayah Papua Pegunungan, Polri melaksanakan Program Polisi Pi Ajar (Si-Ipar) bagi anak-anak setempat selama enam bulan terakhir. Adapun personel Satgas Binmas Ops Rasaka Cartenz-2023 Polres Jayawijaya kembali mengadakan kegiatan Polisi Pi Ajar (Si-Ipar) di Asrama Masyarakat Yalimo, Distrik Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Jumat (21/7/2023).Bripda Silvester Pardomuan D. Pone selaku pengajar memulai kegiatan mengajar dengan doa bersama anak-anak binaannya. Selanjutnya, dia pun mengabsen anak-anak yang hadir dalam kegiatan tersebut.Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas Binmas memberikan pelajaran pengenalan angka, penjumlahan, dan menulis kepada 8 anak dari total 16 anak binaan yang hadir. Sayangnya, beberapa anak masih terhalang untuk hadir karena membantu orangtua bekerja di kebun dan berjualan di pasar.Kedelapan anak yang mengikuti pelajaran tersebut diuji kemampuannya melalui tugas PR yang telah diberikan pada hari sebelumnya. Para personel juga berpartisipasi dalam bermain bersama anak-anak, menciptakan ikatan yang lebih dekat dengan mereka.Masyarakat setempat memberikan respon positif terhadap program Si-Ipar ini karena kehadiran anggota Satgas Rasaka Cartenz membantu meningkatkan pendidikan anak-anak di daerah tersebut. Dampak positifnya terlihat dari lancarnya pelaksanaan kegiatan pembelajaran.Antusiasme dan semangat anak-anak sangat tinggi dalam mempelajari pengenalan angka, penjumlahan, dan menulis. Harapannya, melalui program Si-Ipar ini, anak-anak binaan setelah dibekali dengan kemampuan belajar yang baik dapat mengikuti ujian paket A sehingga bisa meraih ijazah. "Program Si-Ipar di Jayawijaya berjalan lancar. Sebagian besar anak binaan kami dapat memahami materi dengan baik, sedangkan masih ada beberapa anak yang memerlukan pendampingan lebih lama untuk menguasai materi pembelajaran, " ungkap Bripda Silvester Pardomuan D. Pone. Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua selaku Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023 Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom. mengungkapkan, Program Si-Ipar yang dilakukan secara rutin demi memotivasi anak-anak di wilayah tersebut untuk meningkatkan kemampuan belajar mereka. Program ini berperan besar terutama bagi anak-anak yang sebelumnya belum mendapatkan layanan pendidikan yang memadai.“Program yang digagas Ops Rasaka Cartenz 2023 merupakan salah satu upaya untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya di bidang pendidikan. Kabupaten Jayawijaya saat ini memiliki IPM yang masih rendah, yakni dengan angka 58,03," paparnya. (PNO-12)
24 Jul 2023, 15:10 WIT
Tim Ops Rasaka Cartenz Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat Di Kampung Kago
Papuanewsonline.com, Puncak - Tim kesehatan Polri Operasi Rasaka Cartenz 2023 Wilayah Puncak, Bripda Muhammad Satrio Adi, A.md.Kep kembali bergerak memberikan pelayanan kesehatan di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah pada Jumat 21 Juli 2023.Pelayanan kesehatan gratis dalam Program Keladi Sagu dilakukan dengan cara blusukan ke setiap rumah warga tersebut merupakan upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak masalah kesehatan seperti penyakit kulit, ISPA, dan stunting.Salah satu warga yang mendapatkan perhatian khusus adalah Sepinus, seorang pria berusia 60 tahun dengan diagnosa Myalgia atau nyeri otot. Bripda Satrio dengan penuh kepedulian memberikan penanganan yang tepat untuk mengurangi keluhannya tersebut.“Selain mendapatkan pengobatan, kami menyarankan Sepinus untuk beristirahat yang cukup dan jangan beraktivitas berat sehingga dapat memperburuk kondisi ototnya,” kata Bripda Satrio. Sementara itu, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom selaku Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz menyampaikan, Program Keladi Sagu bertujuan mendukung Pemerintah Daerah Kabupaten Puncak dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.Data dari BPS (Badan Pusat Statistik) per akhir tahun 2022 menunjukkan bahwa Kabupaten Puncak masih memiliki angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tergolong rendah, dengan angka di bawah 60."Penerapan Program Keladi Sagu ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang diperlukan oleh masyarakat di wilayah ini," ungkapnya. (PNO-12)
24 Jul 2023, 15:00 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru