Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Informasi Resmi "Penerimaan CPNS 2023" Kemenkumham Belum Dibuka
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) hingga saat ini, Minggu, 18 Juni 2023, belum membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2023 di lingkungan Kemenkumham. Sehingga dapat dipastikan, berita tentang pendaftaran sipir lapas tahun 2023 untuk lulusan SMA, beserta persyaratannya adalah tidak benar/hoax.Menurut Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama (Karo Hukerma), Kemenkumham, Hantor Situmorang, sampai detik ini belum ada pengumuman resmi penerimaan CPNS, baik untuk tenaga sipir maupun formasi lainnya."Bagi Sahabat Pengayoman yang ingin menjadi pegawai di Kemenkumham, dapat terus memantau situs cpns.kemenkumham.go.id, dan media sosial resmi Kemenkumham," ujar Hantor.Karo Humas, hukum dan kerjasama berharap masyarakat tidak termakan isu hoax terkait penerimaan CPNS di lingkungan Kemenkumham."Sekali lagi kami tegaskan, bahwa pengumuman resmi tentang penerimaan CPNS di lingkungan Kemenkumham Tahun 2023 hanya melalui situs cpns.kemenkumham.go.id, dan akun resmi media sosial," tandas Hantor. (PNO-12)
18 Jun 2023, 19:27 WIT
Berhasil Ungkap Kasus TPPO, Polri Amankan 457 Tersangka Dan Selamatkan 1.476 Korban
Papuanewsonline.com, Jakarta - Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Bareskrim Polri dan Polda jajaran telah mengungkap ratusan kasus TPPO di seluruh wilayah Indonesia. Berdasarkan data bulan Juni, Satgas TPPO Bareskrim Polri dan Polda jajaran telah menerima 385 Laporan Polisi (LP) TPPO per 17 Juni 2023.Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, dari 385 LP tersebut, sebanyak 457 tersangka telah ditangkap."Adapun jumlah korban yang berhasil diselamatkan yakni sebanyak 1.476 orang," kata Ramadhan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (18/6/2023).Ramadhan merinci, ribuan korban yang diselamatkan terdiri dari perempuan dewasa sebanyak 605 orang dan perempuan anak 80 orang. Kemudian korban laki-laki dewasa ada 766 orang dan laki-laki anak 25 orang.Untuk modus kejahatan para tersangka, Ramadhan menuturkan terbanyak yakni dengan mengiming-imingi bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Pekerja Rumah Tangga (PRT) dengan 327 kasus."Selanjutnya modus dijadikan Pekerja Seks Komersial (PSK) ada 87 kasus, modus dijadikan Anak Buah Kapal (ABK) ada 5 kasus dan eksploitasi terhadap anak ada 19 kasus," katanya.Lebih lanjut, Ramadhan mengatakan, dari ratusan kasus yang diungkap, saat ini perkembangannya 75 kasus masuk tahap penyelidikan. Kemudian 286 di tahap penyidikan dan berkas sudah lengkap atau P21 ada satu kasus.Dalam kesempatan ini, Ramadhan mengimbau kepada masyarakat untuk tak mudah tergiur dengan tawaran bekerja dengan gaji tinggi baik di dalam maupun di luar negeri. Ia meminta masyarakat memastikan apakah perusahaan penyalur tenaga kerja ini resmi, agar mendapatkan hak-hak perlindungan sosial, kesejahteraan dan hukum. (PNO-12)
18 Jun 2023, 19:06 WIT
Satgas Yonif Raider 200/BN Laksanakan Ibadah Di Gereja Injil Sion Yang Berada Di Kampung Waiens
Papuanewsonline.com, Yahukimo- Personel Pos Kekey Satgas Yonif Raider 200/Bhakti Negara yang beragama Kristen melaksanakan kegiatan ibadah di Gereja Injil Sion yang berada di Kampung Waiens, Distrik Kolf Braza, Kab. Asmat, Papua Selatan, Minggu (18/6/2023).Setelah kegiatan ibadah, Danpos Letda Inf Epsan Rajagukguk menyampaikan bahwa kehadiran personel Pos Kekey di Gereja Injil Sion tersebut untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat Kampung Waiens dalam melaksanakan kegiatan ibadah."Personel Satgas hadir untuk melaksanakan kegiatan ibadah bersama masyarakat sehingga terjalin keharmonisan dan kepercayaan masyarakat kepada TNI," ujarnya.Sementara itu, Bapak Joni (40) sebagai Gembala yang mewakili seluruh jemaat Gereja Injil Sion berterima kasih atas kehadiran Satgas Yonif Raider 200/BN.“Saya mewakili seluruh jemaat mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara Tentara dari Pos Kekey yang saat ini bertugas. Semoga Tuhan memberikan perlindungan kepada seluruh anggota Satgas yang sedang melaksanakan tugas di tanah Papua ini,” ujarnya.(PNO-12)
18 Jun 2023, 16:26 WIT
Polda Maluku Berhasil Tangkap Pelaku Penganiayaan Warga Di Desa Tial
Papuanewsonline.com, Maluku- Kurang dari 1x24 jam, aparat Kepolisian Resort Kota Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, berhasil menangkap satu terduga pelaku penganiayaan warga dengan menggunakan senjata tajam di Desa Tial, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.Pelaku yang ditangkap berinisial AFN alias Falevy. Ia diamankan aparat kepolisian pada Sabtu (17/6/2023). Sementara satu rekannya yang lain hingga saat ini masih terus dikejar polisi.Perbuatan kedua tersangka menyebabkan dua warga Tial terluka. Satu diantaranya meninggal dunia. Korban meninggal yaitu FRS, 21 tahun. Sementara rekannya AH, 21 tahun, mengalami luka berat dan masih mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. "Satu pelaku penganiayaan sudah berhasil ditangkap kurang dari 1x24 jam. Untuk satu tersangka lain masih dalam penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat, Minggu (18/6/2023).Ohoirat berharap satu pelaku penganiayaan yang identitasnya telah dikantongi tersebut dapat menyerahkan diri secara baik-baik. Pihak keluarga pun diharapkan dapat membantu polisi untuk menyerahkan pelaku."Kami mengimbau warga agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya kasus penganiayaan tersebut kepada aparat kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Jangan main hakim sendiri," tegasnya.Ohoirat menekankan, kasus penganiayaan yang terjadi merupakan perbuatan oknum, dan bukan atas nama kampung atau pun suku maupun kelompok tertentu."Kami tegaskan, jangan bawa-bawa suku maupun kelompok. Kami akan tindak tegas sesuai hukum yang berlaku terhadap pihak-pihak yang ingin memprovokasi atau memperuncing masalah ini," pintanya.Polda Maluku juga menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan dapat menjaga kondusifitas kamtibmas yang sudah terjaga dengan baik."Mari kita jaga kamtibmas dan damai di Maluku. Serahkan pelaku untuk diproses hukum seberat-beratnya," pungkasnya. (PNO-12)
18 Jun 2023, 16:07 WIT
Aksi Kejahatan Pemalakan Resahkan Warga Di Wakal, Kapolda Maluku: Tim Buser Dikerahkan
Papuanewsonline.com, Maluku- Ramis Bakay alias Baret, DPO kasus penganiayaan di Negeri Wakal, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, kembali berulah. Kali ini, Ia melakukan pemalakan terhadap warga yang melintas di ujung desa Wakal, Sabtu (17/6/2023).Aksi kejahatan pemalakan terhadap setiap mobil yang melintas tersebut dilaporkan masyarakat karena sudah meresahkan. Tim Buru Sergap (Buser) Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease kemudian dikerahkan.Upaya penangkapan terhadap yang bersangkutan dilakukan. Saat mobil Buser Polresta Ambon melintas, Baret yang mencoba mendekat langsung disergap sekira pukul 13.00 WIT.Sempat dicokok, Baret merontak dan melawan saat akan dimasukan ke dalam mobil. Ia kemudian memprovokasi masyarakat untuk membantunya dan melakukan perlawanan kepada petugas.Akibat perlawanan dari oknum masyarakat untuk melepaskan pelaku, personel Buser Polresta Ambon yang sempat mencengkeram DPO tersebut akhirnya terlepas. Ia langsung kabur."Untuk tersangka Baret yang sudah DPO dan tersangkut beberapa kasus pidana termasuk terlibat pembacokan anggota TNI Kodam Patimura sampai korban luka berat di Wakal, sebaiknya menyerah, karena sampai kapan pun Polri akan tetap tangkap dan proses hukum, tinggal tunggu waktu saja," tegas Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, Minggu (18/6/2023).Kapolda sangat menyayangkan karena masih ada oknum masyarakat yang melindungi penjahat tersebut. Bahkan, warga pun ikut memprovokasi massa untuk melawan petugas."Polda Maluku sudah mengembangkan hasil pemeriksaan dari adanya tersangka baru yang sudah ditangkap, dan muncul beberapa nama yang terlibat, dan akan dibuka pada waktunya untuk mempertanggung jawabkan secara hukum," katanya.Irjen Latif juga menyangkan karena diduga adanya indikasi beberapa pejabat terkait yang malah melindungi dan memelihara konflik di sana."Kami sangat menyayangkan adanya indikasi konflik antar negeri sengaja dibuat dan dikondisikan oleh orang-orang tertentu. Ini sangat merugikan dan menghancurkan kedamaian di sana, dan membuat dendam yang berkepanjangan, turun temurun, padahal mereka semua bersaudara," ungkapnya.Terhadap oknum masyarakat Wakal yang membantu Baret, proses hukum juga akan dilakukan, karena mereka telah turut terlibat dalam terjadinya tindak pidana. "Oknum-oknum warga seperti ini contoh yang salah dan tidak baik karena lebih memilih membantu penjahat yang membuat konflik negeri dan membuat nama baik negeri Wakal menjadi buruk di mata masyarakat," tegasnya. (PNO-12)
18 Jun 2023, 15:55 WIT
Tutup Pelatihan Aksi Khusus Pasukan Elite Koopssus, Panglima TNI: Wujudkan Sinergitas Tri Matra
Papuanewsonline.com, Cirebon- Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. diwakili Kasum TNI Letjen TNI Bambang Ismawan, S.E., M.M. menutup “Latihan Aksi Khusus Koopssus TNI Semester I TA.2023”. Upacara penutupan dilaksanakan di Pelabuhan Cirebon, Jl. Perniagaan No. 4 Panjunan, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat, Jumat (16/06/2023).Panglima TNI mengawali amanatnya yang dibacakan oleh Kasum TNI menyampaikan ungkapan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada penyelenggara latihan, pelaku maupun pendukung latihan dengan telah terlaksananya latihan dimulai dari tahap perencanaan, persiapan, sampai dengan pelaksanaan yang terbilang sukses dan dapat mencapai tujuan serta sasaran latihan yang diharapkan.Selanjutnya Panglima TNI menegaskan bahwa Latihan Aksi Khusus Koopssus TNI Semester I TA. 2023 yang telah dilatihkan ini merupakan wujud sinergitas Tri Matra TNI dalam rangka kesiapan untuk melaksanakan operasi-operasi khusus secara terpadu, terintegrasi dan profesionalisme serta terwujud interoperability antara satuan-satuan yang melaksanakan latihan, sehingga Koopssus siap digerakkan setiap saat.“Tercapainya zero accident, dedikasi, semangat dan loyalitas yang ditunjukkan dalam latihan ini adalah salah satu bentuk tanggung jawab kita untuk tetap memberikan jaminan perlindungan dan keamanan kepada seluruh warga negara Indonesia dimanapun berada,” ungkapnya.Panglima TNI mengingatkan, tidak ada prajurit yang profesional yang dibentuk tanpa latihan, hanya prajurit yang dilatih dan terlatih dengan baik yang akan mampu melaksanakan tugas dengan maksimal. Oleh karena itu, jangan pernah bosan untuk berlatih, berlatih dan terus berlatih karena yakin dan percayalah segala latihan yang telah dilakukan secara terus menerus akan meningkatkan kesiapsiagaan satuan.Menurut Panglima TNI, menyikapi kecenderungan perkembangan lingkungan strategis baik dalam lingkup nasional maupun internasional saat ini dengan meluasnya ancaman terorisme di berbagai belahan dunia tidak menutup kemungkinan aksi tersebut dapat terjadi pada masa yang akan datang, baik dari luar negeri maupun dalam negeri.“Dalam skala nasional, kedepan akan dilaksanakan pesta demokrasi, yaitu Pemilu tahun 2024. Hal tersebut tentunya perlu mendapat perhatian khusus dalam mengamankan pesta demokrasi tersebut agar dapat terlaksana dengan aman dan lancar karena tidak menutup kemungkinan momen tersebut akan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan aksi teror dan aksi-aksi lainnya,” kata Panglima TNI.Panglima TNI juga menyampaikan bahwa Koopssus TNI sejatinya dibentuk untuk penanggulangan terorisme, yakni sebagai penangkal, penindak dan juga pemulih. Dalam operasi khusus tentunya membutuhkan kecepatan dan keberhasilan yang tinggi, guna melindungi wilayah Indonesia. Oleh karena itu, pasukan yang tergabung dalam Koopssus TNI pun tidak main-main.“Kalian adalah para personel pasukan elite yang berasal dari tiga Matra yang harus selalu siap menghadapi dinamika lingkungan strategis yang terjadi saat ini dan yang akan datang. Oleh karena itu, latihan yang baru saja dilakukan dapat dijadikan pedoman untuk menghadapi ancaman yang mungkin terjadi,” pungkasnya. (PNO-12)
18 Jun 2023, 08:58 WIT
Polri Tangkap 414 Tersangka Kasus TPPO dan Selamatkan 1.314 Korban Dari Kejahatan Pekerja Migran
Papuanewsonline.com, Jakarta- Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polri menerima 314 laporan polisi terkait TPPO dan kejahatan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Dari ratusan laporan polisi tersebut, Satgas TPPO Polri menangkap sebanyak 414 tersangka.Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, laporan terkait TPPO sebanyak 237 dan kejahatan perlindungan PMI sebanyak 77."Angka tersebut berdasarkan data tanggal 5 hingga 15 Juni 2023," kata Ramadhan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/6/2023).Ramadhan menuturkan, dari ratusan laporan polisi tersebut, tercatat jumlah korban yakni sebanyak 1.314 orang. Para korban terdiri dari perempuan dewasa 507 orang, perempuan anak 76 orang, laki-laki dewasa 707 orang dan laki-laki anak sebanyak 24 orang.Adapun berdasarkan data pengungkapan kasus, saat ini 64 kasus tahap penyelidikan dan 250 kasus tahap penyidikan.Lebih lanjut, Ramadhan mengatakan, tiga tempat terjadinya kejadian TPPO terbanyak di perumahan atau pemukiman yakni 129 kasus. Kedua di hotel 33 kasus dan di pelabuhan 16 kasus.Sementara tempat kejadian perkara kejahatan perlindungan migran terbanyak di perumahan atau pemukiman yakni 41 kasus, jalan umum 10 kasus dan perkantoran 9 kasus."Adapun 3 modus tertinggi TPPO yakni membujuk sebanyak 92 kasus, mengangkut/membawa 27 kasus dan merayu 23 kasus," katanya.Sementara 3 modus tertinggi kejahatan perlindungan migran yakni membujuk 36 kasus, mengangkut atau membawa 12 kasus dan penipuan 9 kasus.Terkait motif, untuk kejahatan TPPO terbanyak yakni ekonomi ada 123 kasus. Selanjutnya karena sengaja ada 69 kasus dan permasalahan sosial 21 kasus.Untuk kejahatan perlindungan migran, tertinggi motifnya karena sengaja sebanyak 32 kasus, ekonomi 30 kasus dan permasalahan sosial 6 kasus. (PNO-12)
17 Jun 2023, 17:42 WIT
Pj Bupati Mappi Tinjau langsung Lokasi Pembangunan Infrastruktur, Pelayanan Kesehatan Dan Pemerintah
Papuanewsonline.com, Mappi – Pemerintah Kabupaten Mappi memaksimalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023 untuk menjawab beberapa kebutuhan masyarakat seperti pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pelayanan pemerintahan. Beberapa program pembangunan fisik mulai dikerjakan. Untuk memantau progres pekerjaan, Pj Bupati Mappi, Michael Rooney Gomar, S.STP., M.Si didampingi Kepala Dinas PUPR Mappi dalam dua hari terakhir, Kamis dan Jumat (15-16/6/2023) melakukan kunjungan langsung ke beberapa lokasi. Beberapa proyek pembangunan yang ditinjau yakni pembangunan terminal Bandara Kepi, peningkatan atau perbaikan Jalan Bandara Kepi, pembangunan beberapa ruas jalan lingkungan dan pembangunan halaman parkir RSUD Mappi.Pj Bupati juga mendampingi tim melakukan pemasangan papan nama aset tanah Pemkab Mappi serta meninjau lokasi tanah pembangunan Kantor Distrik Obaa. Tidak hanya itu, Pj Bupati bersama jajaran juga melakukan pembersihan media jalan yang difungsikan sebagai taman bunga untuk memperindah jalan utama dan wajah Kota Kepi. Beberapa pembangunan ini merupakan program prioritas dari Pemkab Mappi. Terutama Jalan Bandara Kepi sebagai salah satu pintu gerbang menjadi wajah dari Kabupaten Mappi. Sehingga sudah selayaknya akses jalan dari dan ke bandara ditingkatkan. Peningkatan atau perbaikan Jalan Bandara Kepi sedang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Mappi menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2023. Pj Bupati Mappi mengatakan peningkatan jalan bandara menjadi salah satu program prioritas di Tahun 2023 karena merupakan akses utama mobilitas masyarakat Mappi. Selama ini dalam kondisi rusak apalagi ketika musim hujan, jalan bandara sulit untuk dilalui. Berdasarkan hasil peninjauan, Pj Bupati mengatakan tahun ini perbaikan dilakukan pada jalan sepanjang 900 meter dengan konstruksi cor beton dan aspal. “Jalan Bandara ini sebagai salah satu infrastruktur jalan yang harus dibenahi untuk wibawa dan wajah Pemerintah Kabupaten Mappi,” tegasnya.(PNO-12)
17 Jun 2023, 14:29 WIT
Program Polisi Pi Ajar Anak-Anak Di Kabupaten Puncak Alami Peningkatan Pengetahuan
Papuanewsonline.com, Puncak – Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 wilayah Puncak terus menggencarkan pelaksanaan program Polisi Pi Ajar (Si Ipar) demi menumbuhkan semangat dan motivasi belajar anak-anak usia dini. Kegiatan ini bertempat di ruang Satuan Binmas Polres Puncak, Distrik Ilaga, Provinsi Papua Tengah, Sabtu (17/06/2023).Program Si Ipar sendiri ini merupakan implementasi dari Operasi Rasaka Cartenz Polda Papua dalam mendukung pendidikan daerah pelosok khususnya sembilan daerah di Papua, hingga Papua Pegunungan. Sebanyak 7 anak mengikuti program Si Ipar di Puncak. Dalam kegiatan ini, personel Ops Rasaka Cartenz memberikan materi pengenalan huruf, membaca, berhitung serta menulis kepada anak-anak dengan mengunakan papan tulis serta buku sebagai media pembelajaran.Iptu Yonias Purwanto selaku Kasubsatgas Si Ipar wilayah Puncak mengatakan bahwa anak-anak binaan yang mengikuti pembelajaran mulai mengalami peningkatan dalam pengenalan, membaca, menulis serta berhitung."Program Si Ipar merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap hari. Kami melihat dampak yang signifikan dirasakan mereka. Sejumlah anak sudah lancar dalam menghafal huruf serta angka juga membaca serta menulis," tutur Iptu Yonias.Iptu Yonias juga menambahkan, semoga tujuan dari program kemanusiaan Polri ini dapat terwujud maksimal. Polri pun dapat lebih dicintai dan selalu ada di hati masyarakat khususnya di Tanah Papua. "Kami berharap Operasi Rasaka Cartenz-2023 Polres Puncak melalui program Si-Ipar dapat membantu anak-anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya," harapnya.Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua selaku Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023 Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom mengatakan Program Si Ipar akan terus digencarkan guna memberikan motivasi dan semangat bagi anak-anak di wilayah tersebut untuk meraih cita-cita mereka.“Harapannya melalui kegiatan ini dapat memacu kemajuan dan potensi yang mereka miliki sehingga dapat bermanfaat baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di masa depan,” ucap Kasatgas Humas.Program Si Ipar Ops Rasaka Cartenz 2023 merupakan salah satu upaya untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam memacu peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang pendidikan. Diketahui nilai Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Puncak masih rendah yakni 43,87 berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2022. (PNO-12)
17 Jun 2023, 14:09 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru