logo-website
Selasa, 21 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Wakapolda Maluku Bersama Satgasus Tipikor Berikan Kuliah Umum Di Kampus Unpatti Ambon Papuanewsonline.com, Ambon - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku Brigadir Jenderal Polisi Stephen M. Napiun S.Ik, S.H., M.Hum, meminta mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon agar dapat menjadi agen perubahan dalam pencegahan korupsi.Permintaan itu disampaikan Wakapolda Maluku saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa yang berlangsung di aula Direktorat Kampus Unpatti, Kota Ambon, Rabu (14/6/2023).Ikut hadir dalam pemberian kuliah umum tersebut yaitu Novel Baswedan, S.Ik., M.H, wakil ketua Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Tindak Pidana Korupsi  (Tipikor).Kuliah umum kepada mahasiswa Unpatti Ambon mengusung tema "Peran Polda Maluku dan mahasiswa dalam pemberantasan korupsi".Brigjen Napiun menyampaikan, korupsi adalah masalah serius yang harus dihadapi secara bersama-sama. Seluruh dunia saat ini memiliki program untuk memerangi korupsi. Bahkan ada negara yang menerapkan hukuman keras kepada pelaku korupsi karena dipandang sebagai kejahatan luar biasa. "Penanganan korupsi ini harus dikedepankan pencegahan dan hal ini tidak akan optimal kalau hanya dilakukan oleh Pemerintah atau Polri saja, namun harus didukung oleh masyarakat juga termasuk para mahasiswa," jelasnya.Provinsi Maluku memiliki hasil alam yang cukup banyak. Dengan hasil alam yang dimiliki tersebut, Wakapolda berharap tidak perlu sampai harus melakukan korupsi."Budaya koruptif ini harus kita hilangkan jauh-jauh dan sifat kejujuran harus kita tanamkan di dalam kehidupan kita sehari-hari sehingga kita bisa menjadi pribadi yang baik," pintanya.Ia mengungkapkan, Polri kini terus berbenah dan meminimalisir terjadinya tindakan korupsi. Ini dilakukan dengan berkordinasi bersama inspektorat maupun lembaga terkait lainnya di wilayah Maluku. "Rekan-rekan mahasiswa punya peran penting dalam penanganan korupsi karena mahasiswa adalah calon pemimpin dan harus menjadi pemimpin yang punya hati," harapnya.Selain itu, Wakapolda juga berharap mahasiswa dapat menjadi garda terdepan dalam mendukung lingkungan yang bebas korupsi. "Ini harus dimulai dari diri sendiri dan melakukan komunikasi terkait adanya dugaan korupsi tanpa harus berdemo. Sehingga kita berharap korupsi dapat dicegah sehingga mahasiswa bisa menjadi agen perubahan," pintanya.Senada dengan Wakapolda Maluku, Novel Baswedan mengatakan korupsi saat ini menjadi salah satu masalah yang serius, dan harus menjadi perhatian bersama termasuk para mahasiswa."Korupsi harus menjadi perhatian mahasiswa juga karena dengan peran mahasiwa yang efektif sangat berpengaruh dalam penanganan korupsi," pintanya.Berbicara persoalan korupsi, Novel mengaku para mahasiswa harus paham benar terkait perkara tersebut. Korupsi merupakan tindakan mengambil keutungan dari bukan haknya, dan secara langsung merugikan keuangan negara. Bahkan dapat berdampak luas kepada masyarakat."Korupsi ini juga secara langsung dapat  menghambat pembangunan dan kemajuan bangsa, sehingga ini merupakan permasalahan serius dan langkah akhir untuk menghentikan korupsi dengan melakukan penindakan, namun sebelumnya kita harus melakukan pencegahan dan penanganan korupsi ini akan maksimal jika ada juga peran dari masyarakat sebagaimana diatur dalam PP No 43 yang mana masyarakat memiliki hak dalam pencegahan tindak pidana korupsi," jelas mantan penyidik KPK RI itu. (PNO-12) 14 Jun 2023, 15:15 WIT
Perayaan HUT Bhayangkara Ke-77, Wakapolda Papua Buka Tournament Voli Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Brigjen Pol Ramdani Hidayat, S.H membuka pertandingan Bola Voli antar Club Putra dan Putri Open Tournament dalam rangka Hari Ulang Tahun Bhayangkara (HUT) ke-77 tahun 2023 bertempat di Venue Voli Jayapura, Koya Koso Kota Jayapura, Rabu (14/06).Kegiatan ini turut dihadiri Irwasda Polda Papua Kombes Pol Alfred Papare, S.I.K., PJU Polda Papua, para peserta dan suporter pertandingan bola voli.Dikesempatan tersebut, Wakapolda Papua mengatakan tujuan mengadakan Tournament Bola Voli tersebut untuk meningkatkan silaturahmi antara personel Polda Papua dan para atlet.“Ajang olahraga apapun yang kita laksanakan dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara ke 77 di Polda Papua, tidak lain hanya untuk meningkatkan tali silaturahmi diantara kita semua dan juga bisa menambah pertemanan antar sesama atlet,” ucap Wakapolda Papua.Lebih lanjut, Wakapolda menyampaikan hadiah untuk para pemenang yakni juara 1 sebanyak 15 Juta, Juara 2 sebanyak 10 Juta dan juara 3 sebanyak 7.5 Juta. Dengan adanya uang hadiah tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat anggota Polda Papua untuk terus berolahraga.“Hadiah tersebut merupakan bentuk apresiasi kami para PJU Polda Papua kepada para peserta Pertandingan Voli Antar Club Putra dan Putru dalam rangka hari Bhayangkara ke 77 tahun 2023 Polda Papua dan kedepan kami akan sering-sering menggelar kegiatan seperti ini,” ungkap Brigjen Ramdani.Diakhir sambutannya, Brigjen Ramdani berpesan untuk para peserta agar selalu menjunjung tinggi sportifitas dan gunakan ajang Tournament Bola Voli ini sebagai ajang silaturahmi. (PNO-12) 14 Jun 2023, 14:58 WIT
Kembali Memakan Korban Tim Sar Gabungan Dikerahkan Mencari Nelayan Hilang Asal Desa Kairatu Papuanewsonline.com, Maluku-  Perubahan cuaca ekstrim disertai gelombang tinggi yang melanda hampir sebagian besar wilayah perairan Maluku akhir-akhir ini kembali memakan korban seorang Nelayan warga Dusun Kelapa Dua, Desa Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat (12/06/2023)Direktur Polairud Polda Maluku, Kombes Pol Handoyo Santoso S.IK, M.S  mengatakan Korban  atas nama Abidin Maligana (45)  warga Dusun Kelapa Dua, Desa Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat, hari ini dilaporkan hilang saat memancing oleh  Bapak. Zulkifli Rahayaan.Menurut Handoyo “Hari ini sekitar pukul 12.30 wit, Personil KP. XVI-2001 Ditpolairud Polda Maluku  menerima laporan melalui telpon seluler dari  seorang Lelaki yang mengaku  bernama Zulkifli Rahayaan yang melaporkan hilangnya salah satu warga  masyarakat Dusun Kelapa Dua Desa Kairatu  An. Bpk. Abidin Maligana pada saat sedang memancing.Lebih lanjut dijelaskan oleh Handoyo , menurut informasi yang diterima dari istri Korban Nasra Maligana (32) bahwa “ pada hari Minggu (11/06/2023) sekitar Pkl 08.00 wit Korban pergi Memancing dengan menggunakan Bodi Katinting (motor temple) di Laut sekitar Kairatu Beach selanjutnya sekitar Pkl 09.30 Wit, Bapak Hamdani memberitahukan kepada saksi La Dahlan bahwa Bodi Katinting itu siapa yang punya karena Bodi katinting tersebut sudah tidak ada orangnya kemudian Saksi La Dahlan mengecek keberadaan Bodi katinting tersebut dan ternyata pemiliknya adalah Korban, Bpk. Abidin Maligana, setelah itu Saksi La Dahlan bersama Bapak Sarfin dan Bapak La Merah melakukan pencarian di sekitar lokasi keberadaan Bodi Katinting milik Korban tersebut namun tidak menemukan adanya tanda-tanda keberadaan korban kemudian Saksi La Dahlan dengan menggunakan tali berusaha menarik Bodi Katinting milik Korban tersebut untuk kembali ke daratan (RT 04) Dusun Kelapa Dua.”Dijelaskan pula bahwa lokasi tempat ditemukannya Bodi Katinting milik korban yang menjadi tempat korban memancing berjarak ± 1 Mil dari bibir Pantai Kairatu Beach dan menurut keterangan dari istri korban bahwa Korban Bpk Abidin Maligana, pernah menderita Penyakit Stroke Ringan dan sampai saat ini korban masih sering mengeluhkan Kaku pada tangan kirinya dan pada saat Korban serta saksi memancing keadaan cuaca saat itu sedang hujan lebat sehingga jarak pandang terbatas karena  tehalang kabut tebal.Setelah mendapat laporan tentang hilangnya Korban tersebut, upaya pencarianpun telah dilakukan dengan melibatkan Tim Basarnas Provinsi Maluku yang terdiri dari 5 personil dengan menggunakan 1 unit Roberr Boat, Personil Ditpolairud Polda Maluku dengan menggunakan Kapal XVI-2001/Satuan Polair Polres Seram Bagian Barat serta relawan masyarakat Dusun Kelapa Dua dan Dusun Pakarena Desa Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat dengan menggunakan  20 perahu.Lokasi pencarian hari ini dilakukan antara perairan Pulau Ambon dan Pulau Seram dengan menyusuri sepanjang perairan Desa Kairatu, perairan Desa Kamarian dan Perairan Desa Liang, upaya pencarian hari pertama ini dihentikan pada pukul 17.30 Wit, pencarian dihentikan karena cuaca buruk disertai angin kencang dan gelombang tinggi.Sampai pencarian dihentikan belum ada tanda-tanda tentang keberadaan korban, pencarian akan dilanjutkan kembali pada esok pagi tepat pukul 06.30 Wit, untuk itu dimohonkan kepada warga masyarakat yang mengetahui atau menemukan tanda-tanda tentang keradaan Korban agar dapat menginformasikan kepada Tim Sar Gabungan yang berada di sekitar Perairan Desa Kairatu. (PNO-12) 13 Jun 2023, 12:52 WIT
Ditpolairud Polda Maluku Berhasil Selamatkan Nelayan Di Perairan Namrole Papuanewsonline.com, Maluku -  Personil KP.XVI-2002 Ditpolairud Polda Maluku yang bertugas pada Pos Sandar Namrole, berhasil menyelamatkan seorang nelayan korban kecelakaan laut diperairan Namrole-Kabupaten Buru Selatan. Senin (12/06/2023)Direktur Polairud Polda Maluku, Kombes Pol Handoyo Santoso S.IK, M.S  mengatakan Korban  atas nama Bapak Udin  (54) warga Desa Fatmite,Kecamatan Namrole Kabupaten Buru Selatan, hari ini melaporkan tentang laka laut yang dialaminya melalui saluran telephon seluler kepada Komandan Pos Polairud KP.XVI-2002 yang bertugas di Pos Sandar Namrole-Buru Selatan.Dijelaskan oleh Handoyo, bahwa “ Sekitar pukul 04:36 wit korban berangkat dari Desa Labuang menuju rompong milik korban ± 4 mil dari Desa Namrole utk melakukan penangkapan ikan menggunakan Longboat miliknya, pada saat sandar dillokasi rompong tiba-tiba terjadi angin kencang dan ombak tinggi di lokasi rompong dengan koordinat 03°53'932" S - 126°35'967" E sehingga mengakibatkan longboat (bodi) yang dikemudikannya terbalik, selanjutnya korban berusaha menyelamatkan dirinya  naik ke atas rompong, kemudian korban berupaya menghubungi Komandan Pos Polairud Namrole Bripka Muhammad Tamatayo untuk untuk melaporkan kejadian tersebut dan memohon bantuan untuk dievakuasi.”“Menindaklanjuti laporan tersebut, Pada Pukul 08.05 Wit  Personil KP.XVI-2002 Dirpolairud Polda Maluku Bertolak Dari Pelabuhan Rakyat Namrole dengan Koordinat 03°51'2" S - 126°44'10" E Menuju TKP, namun saat dalam Perjalanan terjadi cuaca buruk disertai Gelombang tinggi sehingga KP.XVI-2002  kembali ke pangkalan, selanjutnya Upaya penyelamatan dilakukan oleh Personil KP.XVI 2002 menggunakan Bodi (Kapal Tradisional) Nelayan dan pada pukul 11.05 Wit Korban, Bpk Udin (54) berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat ke kediamannya di Desa Fatmite,Kec Namrole Kab. Buru Selatan”. agar Mengutamakan keselamatan diri/ ABK maupun para penumpang  pada saat melakukan aktifitas berlayar, selalu memperhatikan keadaan cuaca, guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan serta memperhatikan dan mengecek kondisi Fisik kapal maupun mesin kapal serta jumlah penumpang  sebelum berlayar dan selalu membawa alat Keselamatan seperti life jacket, dll untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan bersama.”Tutupnya. (PNO-12) 13 Jun 2023, 12:37 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT