Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Tiga Fasilitas Publik di Mappi Usai Direnovasi Langsung Diberkati Tokoh Agama
Papuanewsonline.com, Mappi- Pemerintah Kabupaten Mappi telah merampungkan pembangunan beberapa sarana prasarana serta fasilitas publik pada Tahun 2022. Sebagai bentuk ucapan syukur, Pemkab Mappi menggelar doa pemberkatan, Selasa (14/2/2023).Doa pemberkatan tersebut dipusatkan di Pelabuhan MAF. Kota Keppi.Pj Bupati Mappi, Michael Rooney Gomar, S.STP., M.Si turut menghadiri doa pemberkatan yang dipimpin oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mappi, Pastor Pius Heljanan, MSC bersama Pastor Hari Prabowo, Pr. Adapun fasilitas publik yang telah dibangun yakni Pelabuhan MAF, Kantor sekretariat KPUD Mappi dan Kantor PSW YPPK Mappi.Pj Bupati Mappi dalam sambutannya mengatakan doa pemberkatan ini sebagai ucapan syukur selesainya rehabilitasi rumah tunggu dan dermaga Pelabuhan MAF, Kantor Sekretariat KPUD Kabupaten Mappi serta Kantor PSW YPPK yang sudah direnovasi dan siap difungsikan kembali. Rehab ketiga fasilitas publik tersebut dikatakan Pj Bupati, menggunakan dana yang bersumber dari APBD Perubahan Tahun 2022. " Meski waktunya singkat namun rehab bisa diselesaikan sesuai dengan yang diharapkan," Terangnya.Kata Pj Bupati, Seperti rumah tunggu dan dermaga pelabuhan MAF meskipun diselesaikan dalam waktu singkat, tetapi memberikan hasil dan kualitas yang baik untuk menunjang aktivitas masyarakat." Tidak hanya untuk menunjang layanan transportasi udara oleh pesawat MAF tapi juga menjadi penunjang transportasi sungai dari Kepi ke distrik maupun sebaliknya," Ungkapnya.Tahun 2023, diungkapkan Pj Bupati, Pemkab Mappi akan membangun pelabuhan apung di beberapa lokasi distrik dan kampung.“Saya berharap dengan hasil pembangunan yang ada ini dapat dijaga dengan baik melalui instansi teknis Dinas Perhubungan sehingga hasil pembangunan yang sudah ada saat ini, menjadi terawat dan bisa digunakan dengan baik sehingga dapat digunakan oleh seluruh masyarakat,"Tuturnya.Kata Dia, Selain rehab Pelabuhan MAF, Pemkab Mappi juga telah menyelesaikan rehab Kantor Sekretariat KPUD Kabupaten Mappi sebagai bentuk dukungan pelaksanaan Pemilu yang akan digelar serentak Tahun 2024 mendatang. Dimana KPUD Kabupaten Mappi sebagai penyelenggara bisa melaksanakan operasional untuk persiapan dan pelaksanaan pemilu. " Begitu pula dengan kantor PSW YPPK Mappi yang sudah direnovasi, Tentunya kita tahu dan sudah melihat bersama kondisi gedung PSW beberapa waktu lalu dalam kondisi rusak berat,Dan saya bersyukur sudah direnovasi dan bisa difungsikan kembali," Pungkasnya.(Redaksi)
14 Feb 2023, 19:29 WIT
Pesawat Wings Air Ditumpangi Anggota DPR RI Asal Papua Gagal Mendarat Di Bandara Fak-Fak
Papuanewsonline.com, Papua Barat- Pesawat Wings Air ATR-72 dengan nomor penerbangan IW 1510 Empat kali hanya memutar di atas Bandara Fak-Fak.Pesawat tersebut empat kali mencoba mendarat namun, selalu gagal mendarat di Bandara Torea Fakfak, Papua Barat, pada Selasa (14/2/2023).Pesawat rute Sorong Fakfak itu, sebelumnya lepas landas dari Bandar Udara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong, menuju Fak-Fak, namun karena gagal mendarat, sehingga Awak Pilot memili kembali mendarat ke Bandara Sorong.Diketahui Pesawat tersebut turut ditumpangi Anggota DPR RI asal Papua, Yan Permenas Mandenas dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).Yan Permenas yang juga Tokoh asal Papua ini, membenarkan peristiwa tersebut." Iya benar, saat ini kami semua dalam keadaan selamat berada di Kota Sorong, sesuai rencana kami akan kembali terbang ke ke Fakfak, Rabu 15 Februari 2023 besok pagi," Ungkap Yan Saat dihubungi Papuanewsonline.com melalui pesan singkat Via Whatsapp, Selasa (14/2/2023Sementara itu, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Torea Fakfak, Agung Trilaksana Fak-Fak membenarkan kejadian tersebut. " Pesawat ATR-72 gagal mendarat di Bandar Udara Torea Fakfak tadi, karena angin kencang," Ucapnya.Informasi yang diterima Papuanewsonline.com menyebutkan, selain angin kencang panjang landasan pacu atau runway pada Bandara Fak-Fak 1.200, sehingga kurang lebar selian itu dipengaruhi dengan kecepatan angin 5 Knote.Pilot akhirnya memilih kembali ke Bandara DEO Sorong setelah gagal mendarat tadi pagi di Bandara Fak-Fak.(Redaksi)
14 Feb 2023, 18:57 WIT
Satgas Yonif Raider 142/KJ Kerja Bakti Bersama Warga di Distrik Kelila Memberamo Tengah
Papuanewsonline.com, Mamberamo Tengah - Pos Kelila Satgas Yonif 142/KJ menggelar kegiatan Karya Bakti bersama warga Masyarakat Distrik Kelila melakukan pembersihan Jalan yang rusak di wilayah Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, Selasa (14/02/2023).Kegiatan Karya Bakti yang diselenggarakan ini, merupakan bentuk kepedulian dari Satgas Yonif Raider 142/KJ yang berinisiatif mengajak warga melakukan perbaikan dan pembersihan Jalan yang banyak rusak di berbagai Sisi. Danpos Kelila Satgas Yonif Raider 142/KJ Lettu Inf Sahita Gurusinga mengatakan bahwa tugas Pokok pihaknya selaku Satgas yang bertugas di wilayah Papua guna memberikan rasah aman dan nyaman bagi masyarakat,selain itu melakukan pembinaan Teritorial."Salah satu kegiatan yang kita lakukan yaitu melalui kegiatan Karya bakti bersama warga memperbaiki dan melakukan pembersihan jalan yang rusak di wilayah Distrik Kelila," ungkapnya. "Kita Gugah masyarakat untuk melakukan karya bakti dan mendapat respon baik dan positif oleh warga. Disinilah Aksi Prajurit Kesatria Jaya bersama warga bahu membahu memperbaiki jalan dan membersihkan kanan kiri jalan yang tidak enak dipandang terutama pada sampah yang berserakan," tambah Danpos."Kami berharap ini merupakan sebuah kepedulian bersama yang harus terus kita pupuk dan jaga, fasilitas umum baik jalan maupun fasilitas lain mari kita jaga dan rawat bersama, sembari kita berharap pemerintah Daerah juga turun tangan dengan perbaikan maksimal yang kita harapkan bersama," terangnya.Jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Distrik Kelila.Sementara Bapak Rondi Pagawak (46) selaku kepala Desa Kelila mengucapkan terima kasih Satgas Yonif R 142/KJksi Satgas Yonif Raider 142/KJ, Bersama Warga KelilaPapuanewsonline.com, Mamberamo Tengah- Pos Kelila Satgas Yonif 142/KJ menggelar kegiatan Karya Bakti bersama warga Masyarakat Distrik Kelila perbaikan dan pembersihan Jalan yang rusak di wilayah Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, Provinsi Papua Pegunungan, Selasa (14/02/2023).Kegiatan Karya Bakti yang diselenggarakan merupakan bentuk kepedulian dari Satgas Yonif Raider 142/KJ yang berinisiatif mengajak warga melakukan perbaikan dan pembersihan Jalan yang banyak rusak di berbagai Sisi. Sementara itu Danpos Kelila Satgas Yonif Raider 142/KJ Lettu Inf Sahita Gurusinga mengatakan bahwa tugas Pokok pihaknya selaku Satgas yang bertugas di wilayah Papua yaitu melakukan pembinaan Teritorial."Salah satu kegiatan yang kita lakukan yaitu melalui kegiatan Karya bakti bersama warga memperbaiki dan melakukan pembersihan jalan yang rusak di wilayah Distrik Kelila," ungkapnya. "Kita Gugah masyarakat untuk melakukan karya bakti dan mendapat respon baik dan positif oleh warga. Disinilah Aksi Prajurit Kesatria Jaya bersama warga bahu membahu memperbaiki jalan dan membersihkan kanan kiri jalan yang tidak enak dipandang terutama pada sampah yang berserakan," tambah Danpos."Kami berharap ini merupakan sebuah kepedulian bersama yang harus terus kita pupuk dan jaga, fasilitas umum baik jalan maupun fasilitas lain mari kita jaga dan rawat bersama, sembari kita berharap pemerintah Daerah juga turun tangan dengan perbaikan maksimal yang kita harapkan bersama," terangnya.Kata Danpos, Jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Distrik Kelila.Sementara warga masyarakat Rondi Pagawak (46) selaku kepala Desa Kelila mengucapkan terima kasih kepada Satgas 142/KJ karena peduli dengan perbaikan jalan yang rusak."Kami senang kita bisa bersama memperbaiki dan membersihkan Jalan yang rusak, kegiatan ini membuat kita makin lebih dekat. Wa wa.," Ungkapnya.(Redaksi)
14 Feb 2023, 14:55 WIT
Kasal : Dimanapun TNI AL Berada Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat Sekitar
Papuanewsonline.com, Jakarta- “Dimanapun TNI AL berada harus mempunyai nilai yang bermanfaat untuk masyarakat sekitar”, demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali dalam penekanannya pada Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang dilaksanakan di Auditorium Yos Sudarso Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur. Senin (13/02).Kasal menjelaskan bahwa ancaman bencana akan terus terjadi dan bisa dipastikan terjadi, sehingga kesiapan personil TNI AL akan terus ditingkatkan untuk menghadapi kontinjensi tersebut.Pada kesempatan itu, Kasal juga memberikan pedoman dalam pelaksanaan tugas bagi setiap prajurit di seluruh satuan jajaran TNI AL untuk terus memberikan dampak positif dan jaga kepercayaan rakyat kepada TNI AL. “Jaga citra positif TNI AL dan merebut kepercayaan rakyat dan negara kepada kita”, ujar Kasal.Kata Kasal, Dalam upaya bantuan kepada masyarakat saat terjadinya bencana alam, TNI AL akan terus melaksanakan amanat undang-undang dengan menggelar Operasi Militer Selain Perang (OMSP) serta bekerjasama dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat serta kementerian dan lembaga terkait dalam penanggulangan bencana alam yang bisa saja terjadi kapanpun. Menurut Kasal Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) dan kapal-kapal seperti kapal rumah sakit milik TNI AL akan selalu siap siaga untuk memberikan bantuan sosial maupun bantuan kesehatan kepada masyarakat. “Kita akan terus melaksanakan OMSP, kita bekerjasama dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat terkait masalah kemungkinan terjadinya bencana, untuk itu kita selalu stand by, pasukan reaksi cepat penanggulangan bencana dan kita siapkan kapal-kapal tersebut”, tegas Laksamana TNI Muhammad Ali.Rapim TNI AL Tahun 2023 yang mengusung tema “TNI AL Siap Mewujudkan TNI Sebagai Patriot NKRI Guna Mendukung Pembangunan Nasional” ini sejalan dengan penekanan Kasal untuk terus membantu kesulitan masyarakat sekitar.Dengan tema ini Kasal berharap agar seluruh jajaran TNI AL harus bersinergi dan melaksanakan upaya kolektif guna mewujudkan prajurit Matra Laut yang patriot yaitu prajurit pembela tanah air yang berani, rela berkorban dan pantang menyerah dalam menjalankan peran dan tugasnya guna mewujudkan visi TNI AL.(Redaksi)
14 Feb 2023, 14:32 WIT
Diduga Lambertus Jitmau Dibalik Skandal Dugaan Korupsi Pembangunan Stadion Bewela Kota Sorong
Papuanewsonline.com, Sorong- Pembangunan Stadion Bewela Kota Sorong dengan Anggarkan APBD Kota Sorong sebesar Rp 95 Miliar menuai polemik, Pasalnya Stadion yang dibangun mantan Walikota Sorong Limbertus Jitmau itu walaupun menghabiskan dana rakyat Rp 95 milyar, namun tidak dilengkapi fasilitas, bahkan Aneh Bin Ajaibnya, saat diresmikan Stadion itu disebut menghabiskan dana sebesar Rp 67 Miliar, sehingga terjadi selisih anggaran yang sudah dianggarkan senilai Rp 28 Miliar, yang diduga diselewengkan oleh mantan Walikota Sorong Limbertus Jitmau, sehingga penegak hukum KPK, Kepolisian dan Kejaksaan diminta segerah melakukan proses hukum terhadap pembangunan Stadion tersebut.Hal ini disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD PA GMNI) Papua Barat, Yosep Titirlolobi.SH melalui presrelease yang diterima Papuanewsonline.com, Selasa (14/2/2023), Pagi.Yosep yang juga Ketua LBH Gerimis ini menyebutkan, sudah saatnya aparat penegak hukum, yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan dan Kepolisian melakukan proses hukum dengab memanggil mantan walikota sorong Lambertus Jitmau terkait pembangunan stadion bewela, karena diduga kuat pembangunan Stadion tersebut menyebabkan kerugian negara puluhan miliar rupiah.Yosep mengatakan, Stadion Bewela dibangun oleh mantan walikota sorong Lambertus Jitmau dengan anggaran sesuai pengesahan APBD senilai Rp 95 Miliar, namun saat pengresmian dikatakan anggaran yang digunakan sebesar 67 miliar." Pertanyaannya sisa Rp 28 miliar ini kemana, karena ini uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan," tegas Yosep.Yosep menegaskan ada yang janggal dalam pembangunan Stadion Bewela tersebut, pasalnya diakhir masa jabatan Lambertus Jitmau selaku Walikota Sorong baru diresmikan pada tanggal 15 Agustus Tahun 2022, sedangkan jabatanya berakhir untuk selamanya pada tanggal 22 Agustus tahun 2022." Jadi Stadion ini baru diresmikan 7 hari menjelang akhir masah kepemimpinan Lambertus Jitmau sebagai Walikota, sehingga menurut kami, indikasi Modus operandi untuk menutupi kejanggalan dalam proses pembangunan Stadion ini sengaja mau ditutupi," Sorotnya.Lanjut Yosep, pembangunan stadion bewela sendiri dinilai telah banyak menghabiskan anggaran dan seakan-akan menipu masyarakat kota sorong, dengan mengunakan anggaran yang sangat fantastis, namun tidak dilengkapi fasilitas olahraga." Hal ini bisa dilihat dimana pembangunan stadion Bewela Kota Sorong ini, tidak sesuai dengan harapan masyarakat, dimana kalau memakai ukuran internasional lebar dan panjang tentu sangat jauh berbeda sekali, apalagi harga barang antara jawa dan sorong sudah hampir sama, bedahnya kalau harga barang di jawa dengan harga barang di Wamena itu baru bisa dimaklumi, jadi seharusnya penegak hukum bergerak cepat periksa Lambertus Jitmau," ungkap Yosep.Dikatakan Yosep, anggaran yang digunakan untuk membangun stadion tersebut bersumber dari anggaran APBD kota sorong sebesar Rp 95.463.895.000 (sembilan puluh lima miliar empat ratus enam puluh tiga juga delapan ratus sembilan puluh lima ribu rupiah) dan dikerjakan dengan masa pekerjaan sekitar 18 bulan, tetapi yang terjadi sudah hampir memasuki 3 tahun stadion tersebut belum juga difungsikan." Hingga kini pekerjaan Stadion itu belum rampung, karena masih dikerjakan, hal ini bisa dilihat oleh masyarakat yang selalu mondar mandir di daerah tembok, dimana sampai detik ini para tukang masi bekerja," Sesalnya.Yosep menyampaikan, pembangunan stadion Bewela tidak dilengkapi dengan lapangan atletik, artinya bahwa stadion itu, diduga dibangun asal-asalan yang menguras uang rakyat untuk kepentingan proyek yang tidak jelas." Yang lucunya dalam peletakan batu pertama stadium bewela dikatakan menghabiskan anggaran 95 miliar yang telah dianggarkan dari APBD Kota Sorong akan tetapi setelah diresmikan oleh mantan walikota dikatakan stadion ini dibangun 67 miliar, padahal sudah di anggarkan oleh APBD kota sorong sebesar 95 miliar, pertanyaanya 28 miliar lari ke kantong pribadi siapa?," tanya Yosep.Sebut Yosep, Stadion bertaraf internasional yang digembar-gemborkan oleh mantan walikota sorong Lambertus Jitmau, merupakan sesuatu yang terlalu berlebihan. " Stadion Wonosobo hanya dibangun dengan anggaran 27 miliar tetapi dilengkapi dengan segala fasilitas, sementara Stadion Bewela dibangun empat kali lipat dari anggaran stadion Wonosobo, tetapi tidak memiliki fasilitas lain, ini Aneh tapi nyata," Pungkasnya.Sementara itu, Hingga berita ini dipublikasikan, mantan Walikota Sorong Lambertus Jitmau belum dapat dikonfirmasi.(Redaksi)
14 Feb 2023, 08:50 WIT
Politisi Partai Perindo Pertanyakan Skandal Dugaan Korupsi Penimbunan Lokasi Ex Pasar Damai
Papuanewsonline.com, Timika- Penanganan
Skandal dugaan korupsi penimbunan lokasi ex pasar damai yang dibidik Yunit
Tipikor Polres Mimika hingga kini misterius, bahkan kasus dugaan mega korupsi
itu terkesan mengendap dilaci penyidik Yunit Tipikor Polres Mimika dari Tahun
2021. Menanggapi persoalan tersebut
Politisi partai Perindo Kabupaten Mimika, Edardus Rahawadan meminta Kapolres
Mimika AKBP.I Gede Putera agar menindaklanjuti proses hukum kasus tersebut.“ Proses hukum perkara ini harus terus berjalan, sehingga
proses penyelidikan dan penyidikan harus diketahui public di Timika, karena
kasus ini sudah lama diproses di yunit Tipikor Polres Mimika, yang hingga kini kasusnya
diam ditempat,” Ujar Politisi Partai Perindo Mimika, Eduardus Rahawadan di
Timika, Senin (13/2/2023). Bung Edoard mengatakan, dalam kasus hukum tersebut Diduga terjadi kerugian
negara mencapai 2,1 Milyar, sehingga sudah saatnya penyidik Yunit Tipikor Polres
Mimika segera tingkatkan kasus hukum tersebut dari proses penyelidikan hingga
ke tahap penyidikan. “ Diamati dari konstruksi perkara
ini, perbuatan melawan hukum serta indikasi kerugian negara sudah terpenuhi
sehingga sudah saatnya ada tersangka dalam perkara ini,” Tegasnya. Kata Bung Edoard, kasus dugaan
korupsi penimbunan lokasi warga ex pasar damai di Sp 4 yang ditangani oleh
pihak Unit III Tindak pidana korupsi Sat Reskrim polres Mimika, sesuai
informasi masuk proses penyelidikan dari Tahun 2021, sehingga di Tahun 2023
merupakan waktu yang cukup lama bagi Yunit Tipikor dalam menyelesaikan kasus hukum
tersebut. “ Kegiatan ini merupakan proyek dari
Badan Pendapatan Daerah melalui APBD Mimika
Tahun 2020 dengan Pagu anggarannya sebesar Rp 3,2 Milyar, namun dalam proyek penimbunan Lokasi warga Ex pasar
damai di Sp 4 ini diduga terdapat kerugian negara, kemudian ditindaklanjuti
dengan pemeriksaan terhadap kepala Bapenda dan para pelaksana kegiatan itu, namun sejauh ini masyarakat belum mengetahui
perkembangan kasus hukum ini, sehingga sudah saatnya kasus hukum ini segerah
naik ketahap penyidikan dengan penyidik mengumumkan tersangka,’’ Tegas Bung
Edoard. Bakal calon legislative Partai
Perindo ini menambahkan, berdasarkan data yang diperoleh, maka diketahui Pihak
Tipikor telah melakukan penyelidikan berdasarkan laporan masyarakat pada 2021
terkait proyek penimbunan yang merupakan kegiatan dari Bapenda Mimika, kemudian
dari hasil penyelidikan tersebut diduga ada kerugian negara mencapai Rp 2,1 Milyar.(Redaksi)
13 Feb 2023, 23:31 WIT
TPNPB-OPM Klaim Pilot Susi Air Philips Max Marthin Dalam Kondisi Sehat
Papuanewsonline.com,
Jayapura-Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi
Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Sebby Sambom mengklaim kondisi pilot Susi Air
berkebangsaan Selandia Baru, Philips Max Marthin, dalam keadaan baik dan sehat.Pilot Susi Air Philips Max Marthin berkebangsaan Selandia
Baru ini, menjadi sandera kelompok bersenjata sejak 7 Februari 2023. "Saat
ini pilot baik-baik saja (sehat), Dia (pilot) ada di Markas TPNPB sebagai
teman, keluarga, dan sebagai pendukung Papua Merdeka." Kata Jubir TPNPB/OPM, Sebby Sambom, melalui
keterangan elektronik yang diterima Papuanewsonline.com, Senin, (13/2/2023)."Dia bukan sebagai musuh. Dia sebagai jaminan untuk
kami minta bicara dengan pemerintah Selandia Baru," lanjut Sebby.Kata Sebby, Pilot Philips menjadi "aset" negosiasi
antara TPNPB dan pemerintah Selandia Baru karena TPNPB menilai Selandia Baru,
Australia, Amerika, Eropa, mendukung Indonesia selama 61 tahun untuk melatih
aparat TNI dan Polri melakukan operasi di Papua.Ada dua arti penyanderaan, kata Sebby, yakni kepentingan ekonomi
dan kepentingan politik, dimana Dalam perkara ini, motifnya politik ini menjadi unsur utama penyanderaan. "Kami akan
bicara (kepentingan) politik membicarakan hak kemerdekaan Papua,"
Terangnya.Diketahui, Pesawat Susi Air dengan nomor penerbangan SI 9368
dibakar oleh TPNPB pimpinan Egianus Kogoya di Landasan Terbang Paro, Distrik
Paro, pada Selasa, 7 Februari 2023, pagi, beberapa pecan kemarin.Pilot Susi Air dengan nomor registrasi PK BVY dengan rute
Timika-Paro itu pun disandera. Philips berangkat dari Bandara Mozes Kilangin,
Kabupaten Mimika, membawa lima penumpang, yakni Demanus Gwijangge, Minda
Gwijangge, Pelenus Gwijangge, Meita Gwijangge, dan Wetina W. Pesawat tersebut seharusnya kembali menuju Bandara Mozes
Kilangin pada pukul 07.45. Hingga pukul 09.15, namun naas pesawat itu tak
kembali karena dibakar KKB pimpinan Egianus Kogoya, dan Pilotnya pun hingga
kini masi disandera.(Redaksi)
13 Feb 2023, 22:11 WIT
Natalius Pigai Kritik Keras Vonis Hukuman Mati Terhadap Ferdy Sambo
Papuanewsonline.com, Jakarta- Aktivis Hak Asasi
Manusia, Natalius Pigai mengkritik keras putusan majelis hakim terhadap Ferdy
Sambo, dalam kasus penembakan terhadap Brigadir Joshua Hutabarat.Menurut Pigai, Hukuman mati terhadap Ferdy
Sambo sudah meratifikasi berbagai
kovenan dan konvensi Hak Asasi Manusia (HAM) bahkan sudah menjadi hukuman
nasional." Dalam konteks vonis terhadap Pak FS saya
tegaskan menolak hukuman mati tersebut sekalipun diterapkan dalam proses
peradilan," ungkap Natalius Pigai melalui pesan singkat Via Whatsapp yang diterima Papuanewsonline.com, Senin (13/2/2023).Natalius Pigai dengan tegas mengatakan,
Indonesia sudah meratifikasi berbagai kovenan dan konvensi HAM international dan
telah menjadi hukum Nasional, oleh Karena itu peradilan di Indonesia (criminal
justice system) tidak bisa serta merta menerapkan hukum hukuman mati sekalipun
telah diatur dalam hukum pidana.Sebut Natalius Pigai, Indonesia sudah mengalami
kemajuan dan perkembangan seiring dengan kemajuan dalam bidang hukum yang
dijiwai nilai demokrasi dan Hak Asasi Manusia, sehingga demikian fakta tersebut tidak bisa dinafikan
hanya atas dasar proses hukum yang menggunakan kaca mata kuda.
“
Hakim harusnya pertimbangkan aspek ini, dengan memberikan hukuman maksimal
(maximum Penalty) bukan hukuman mati (death penalty)," Pungkasnya.
(Redaksi)
13 Feb 2023, 21:14 WIT
Pendeta Niko Mauri: Saudara Saya Egianus Kogoya Tolong Kembalikan Pilot Pesawat Susi Air
Papuanewsonline.com, Jayapura- Tokoh Agama, Pendeta Niko Mauri menghimbau kepada Egianus Kogoya du Wilayah Nduga untuk mengembalikan Pilot pesawat susi air yang disandera pada selasa/7/2/ lalu di distrik paro kabupaten nduga.Pendeta Niko saat memberikan keterangannya mengatakan, pilot merupakan warga negara luar negeri yang datang jauh-jauh dari eropa ke papua hanya untuk melayani masyarakat papua dengan hati yang tulus.“Saya minta dengan sangat kepada Saudara-saudara saya yang menyandera pilot susi air, agar kembalikan pilot kepada pemerintah”, Pintahnya.Pendeta Niko meminta Egianus Kogoya bersama Saudara-saudaranya agar mengembalikan Pilot Susi Aira yang kini masi di sandera." Untuk saudara-saudara saya di hutan Nduga, tolong, kita lahir di tanah yang sama, Kita memiliki iman pengharapan dan kasih karena papua ini tanah yang diberkati Allah, sehingga jika kita berbuat hal-hal yang tidak terpuji kita harus memiliki perasaan takut akan Tuhan, mari kita berbuat hal-hal yang memuliakan hati Allah," ujar Pendeta Niko Mauri melalui keterangan tertulisnya di Jayapura, Senin (13/2/2023).Niko Mauri juga meminta kepada masyarakat yang berada di kabupaten Nduga untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang sesat.“ Bagi saudara-saudara saya di Nduga tetap tenang dan jangan terprofokasi," Ungkapnya.Pendeta Niko Mauri Kembali mengajak kepada seluruh masyarakat papua agar tetap hidup rukun dan damai antar sesama." Saat ini kita sendiri tau bahwa telah terjadi bencana dimana-mana, sehingga mari kita tetap tenang dan hidup rukun satu sama lain dan hindari perbuatan-perbuatan jahat karena tanda-tanda akhir zaman sudah ada, sehingga mari semua saudara-saudara saya di Papua kita hidup dengan aman dan Damai," Pungkasnya.(Redaksi)
13 Feb 2023, 20:40 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru