logo-website
Selasa, 28 Jul 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Polsek Sota Berhasil Menangkap Pelaku Pencurian BBM, Ayah dan Anak Ditahan Papuanewsonline.com, Merauke – Kapolres Merauke, AKBP I Ketut Suarnaya, S.H., S.I.K, melalui Kasi Humas Polres Merauke, AKP Ahmad Nurung, S.H, bersama KBO Satreskrim Ipda Sewang, menggelar konferensi pers di ruang humas Mapolres Merauke, Papua Selatan, pada Jumat (19/04). Konferensi pers ini membahas penangkapan dua tersangka pencurian berat yang terjadi di Sota, Merauke.Dua tersangka tersebut adalah seorang ayah berinisial MR dan anak kandungnya. Keduanya diduga kuat melakukan pencurian BBM jenis solar dari tangki mesin PLN di kampung Sota, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, pada malam hari tanggal 26 Maret 2024.Menurut keterangan dari Kasi Humas Polres Merauke, AKP Ahmad Nurung, S.H., kasus ini terungkap setelah saksi melihat dua orang melarikan diri dari kantor PLN kampung Sota pada malam kejadian. Setelah mencurigai situasi, saksi melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang."Saksi-saksi melakukan pengecekan pada area mesin PLN dan menemukan sejumlah barang bukti, termasuk tas yang berisikan barang-barang milik terduga pelaku serta jerigen berisi solar yang diduga berasal dari tangki PLN," ungkap AKP Ahmad Nurung.MR berhasil ditangkap oleh Polsek Sota dan mengaku sebagai pelaku pencurian BBM dari tangki PLN Sota. Motif dari kedua pelaku masih dalam pengembangan Polres Merauke.Atas perbuatannya, keduanya akan dijerat dengan Pasal 363 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.Konferensi pers ini memberikan gambaran bahwa Polres Merauke serius dalam menangani kasus-kasus kriminal di wilayahnya, serta mengingatkan masyarakat akan konsekuensi dari perbuatan melanggar hukum. (PNO-12) 20 Apr 2024, 17:44 WIT
Jaga Situasi Kamtibmas, Personel Ops Damai Cartenz Lakukan Patroli Distrik Kiwirok Papuanewsonline.com, Pegubin - Personel Operasi Damai Cartenz-2024 dibawah pimpinan Dansektor Iptu Muhammad Kasim Lating, S.Tr.K., melaksanakan patroli dan sambang di sekitar Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Rabu (17/04/2024).Kegiatan patroli dilakukan di beberapa titik, diantaranya area Pos Distrik Kiwirok dan juga Pos RRI. Bripka Nasrul Nurdin, S.H. yang memimpin kegiatan tersebut sebelumnya memberikan arahan kepada rekan-rekannya. Dalam arahannya, ia menegaskan komitmen untuk menjaga keamanan di Kiwirok sembari mengingatkan personel untuk selalu menjaga keselamatan selama pelaksanaan tugas berlangsung.Usai memberikan arahan, kegiatan dilanjutkan dengan patroli di sekitaran Area Pos Distrik Kiwirok dan juga di Pos RRI. Pengamatan lapangan menyatakan bahwa situasi saat ini berjalan normal dan kondusif.“Terlihat aktivitas Masyarakat aman dan tidak ditemukannya gangguan dari Kelompok Kriminal Bersenjata,” ucap Bripka Nasrul Nurdin.Selain melakukan Patroli, Personel Ops Damai Cartenz 2024 memberikan pesan kamtibmas kepada Masyarakat dan mengajak masyarakat Distrik Kiwirok untuk bersama-sama menjaga keamanan.“Kehadiran kami disini untuk memberikan rasa aman, melindungi, dan melayani masyarakat dari gangguan kamtibmas. Kami memohon partisipasi aktif dari masyarakat bersama TNI-Polri untuk bersama-sama menjaga kamtibmas,” lanjutnya.Ditambahkan, agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh kelompok tertentu yang dapat menyebabkan perpecahan.“Mari bersama-sama menjaga negeri ini agar tetap tentram dan damai,” imbuhnya.Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, AKBP Dr. Bayu Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H. menuturkan bahwa upaya personel yang tergabung dalam Operasi Damai Cartenz untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada Masyarakat adalah tujuan utama selain melaksanakan penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata.“Ini merupakan kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai di Distrik Kiwirok,” terang Bayu.Kasatgas Humas menerangkan bahwa kegiatan Patroli dan sambang ini akan terus dilaksanakan demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. (PNO-12) 19 Apr 2024, 18:42 WIT
Polres Jayawijaya Bongkar Tempat Produksi Miras Lokal Jenis CT di Perumahan Pikhe, Wamena Papuanewsonline.com, Wamena - Personel Satuan Reserse Narkoba (Resnarkoba) Polres Jayawijaya berhasil membongkar tempat produksi minuman keras lokal jenis CT di kompleks perumahan Pikhe Wamena pada Rabu (17/04) siang.Konfirmasi dari Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Resnarkoba, AKP F. Taborat, SH, membenarkan bahwa pihaknya telah melakukan penggerebekan terhadap salah satu rumah di Pikhe yang digunakan sebagai tempat pembuatan Miras lokal jenis CT.Kasat menjelaskan bahwa penemuan tersebut merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh personelnya. Saat dilakukan penggeledahan, pemilik rumah dan pembuat minuman keras tersebut tidak berada di tempat."Dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), kami berhasil mengamankan barang bukti berupa 5 ember besar kosong berwarna biru, 3 ember besar kosong berwarna merah, 2 buah dandang suling besar, 2 buah kompor, 15 jerigen 5 liter berisi Miras lokal CT (cap tikus), dan 1 jerigen 35 liter berisi Miras lokal CT (cap tikus)," ungkap Kasat.Lebih lanjut, Kasat menambahkan bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pemilik Miras tersebut, karena saat ditemukan, rumah tersebut dalam keadaan kosong dan pintu terkunci."Kami akan terus melakukan penyelidikan terkait tempat-tempat pembuatan minuman keras di Kota Wamena. Hal ini merupakan bentuk upaya kami dalam memberantas peredaran minuman keras guna menciptakan kondisi Kamtibmas yang kondusif di Kota Wamena," tambah Kasat Resnarkoba.Penemuan ini menunjukkan komitmen aparat kepolisian dalam memberantas peredaran minuman keras ilegal demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Diharapkan, langkah ini dapat menjadi peringatan bagi para pelaku kejahatan narkoba dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. PNO-11 19 Apr 2024, 18:27 WIT
Koordinator Divisi Teknis KPU Mimika Diduga Keras Terima Suap.. Papuanewsonline.com, Jakarta- Koordinator Divisi Teknis KPU Kabupaten Mimika, Fransiskus Xaverius Ama Bebe Bahy diduga keras sebagai Penyelenggara Negara  menerima suap dan Gratifikasi dalam proses  Pemilihan Anggota DPRD Periode 2024-2029, di Kabupaten Mimika.Data yang diterima Media Papuanewsonline.com, Jumat 19 April 2024 menyebutkan, Frans Babe Bahy selain  menerima sejumlah uang dalam bentuk transfer ke rekening pribadinya, diduga ia juga menerima dalam bentuk tunai.Modus operandi yang digunakan Oknum Komisoner KPU Mimika ini menjanjikan akan membantu calon legislatif yang bertarung pada Pileg kemarin untuk memperoleh kursi di DPRD Mimika  dengan meminta imbalan sejumlah uang.Menanggapi hal ini Ketua Jaringan Aktivis Pengawal Demokrasi Indonesia  Albertus Gayus meminta APH agar segera melakukan proses hukum terhadap yang bersangkutan."Dengan adanya bukti transfer dan bukti pembelian ticet dari Oknum Caleg kepada Oknum Komisoner KPU ini, maka menunjukan bobrok-nya penyelenggara demokrasi di Kabupaten Mimika, sehingga hal ini harus ditindaklanjuti melalui lembaga yang berwenang yakni DKPP dan KPK," ujar Albertus.Kata Dia, Penegakan hukum yang tegas diperlukan untuk mempertegas  bahwa tindakan korupsi dalam proses politik tidak akan ditoleransi, terutama bagi penyelenggara."Kasus seperti ini menyoroti pentingnya regulasi yang ketat dan pengawasan yang kuat dalam proses  pemilu untuk mencegah praktek-praktek korupsi yang merusak demokrasi, sehingga masyarakat juga harus sadar akan hak-haknya dan menjadi pihak yang proaktif dalam mengawasi integritas pemilihan umum," ucapnya.Kata Albertus, Koordinator Divisi Teknis KPU Kabupaten Mimika, Fransiskus Xaverius Ama Bebe Bahy bisa  dijerat dengan Pasal 12 Ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP."Nanti dalam waktu dekat kita akan Laporkan secara resmi ke KPK tentang dugaan Suap dan Gratifikasi ini, sehingga ada efek jerah," Pungkasnya.Hingga berita ini dipublikasikan Koordinator Divisi Teknis KPU Kabupaten Mimika, Fransiskus Xaverius Ama Bebe Bahy belum dapat dikonfirmasi.Sementara itu, Koordinator Wilayah Mimika sekaligus Koordinator Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Tengah, Indra Ebang Ola terindentifikasi diduga turut menerima suap dan gratifikasi senilai satu Milyar Rupiah.(By Tim) 19 Apr 2024, 17:30 WIT
Polda Papua Gelar Apel Perdana Pasca Libur Lebaran Papuanewsonline.com, Jayapura – Karo Ops Polda Papua Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika, S.I.K., memimpin apel pagi gabungan personel Polda Papua pasca liburan Idul Fitri 1445 Hijriyah bertempat di lapangan apel Mapolda Papua, Selasa (16/4/2024).Apel gabungan tersebut dihadiri pejabat utama beserta personel Polda Papua baik Pamen, Pama, Bintara, Tamtama serta ASN.Mengawali arahannya, Karo Ops mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh peserta apel khususnya Umat Muslim yang baru saja melewati serangkaian Ibadah mulai dari berpuasa selama 1 bulan penuh dan merayakan kemenangan 1 Syawal 1445 Hijriah.“Kepada personel beragama Islam agar bulan ramadan yang telah dilewati secara bersama dapat dijadikan sebagai bulan pembelajaran untuk dapat menjadikan pribadi-pribadi yang lebih baik lagi dalam melaksanakan tugas,” ucap Karo Ops Polda Papua.Selain itu, Karo Ops memberikan apresiasi kepada seluruh personel Polda Papua yang sudah melaksanakan tugas dengan baik dalam menjaga kamtibmas yang kondusif saat perayaan hari raya Idul Fitri.“Saya mewakili pimpinan Polda Papua memberikan apresiasi kepada seluruh personel atas dedikasi dan kinerjanya sampai saat ini dan terkhusus bagi rekan-rekan yang terlibat langsung dalam operasi ketupat 2024,” tuturnya.Menyikapi dinamika situasi beberapa hari lalu terjadi Kesalahpahaman antara Satuan di Wilayah Papua Barat dan kita patut berikan apresiasi juga bahwa semua dapat diselesaikan dengan damai.“Saya ucapkan terima kasih para personel yang hari ini hadir dalam apel pagi, ini merupakan apel perdana setelah melaksanakan libur lebaran,” pungkasnya. (PNO-12) 18 Apr 2024, 16:54 WIT
Hasil Pelaksanaan Operasi Ketupat Cartenz 2024 Polda Papua dan Jajaran Papuanewsonline.com, Jayapura – Setelah 2 minggu beroperasi sejak tanggal 4 – 16 April, Operasi Ketupat Cartenz 2024 telah resmi berakhir. Hasil Pelaksanaan Operasi Ketupat Cartenz Polda Papua dan jajaran, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom mengungkapkan secara umum situasi Kamtibmas dan arus lalulintas aman, lancar serta kondusif, Rabu (17/04).Kabid Humas menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Papua yang ikut mendukung kelancaran selama Operasi Ketupat Cartenz 2024.“Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Papua yang telah mendukung Polri untuk kelancaran selama Operasi ini berjalan dan puji tuhan Kamseltibcarlantas relatif aman dan terkendali,” ungkap Kabid Humas.Dari data yang dihimpun, Kombes Pol. Benny membeberkan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Cartenz 2024, Polda Papua dan jajaran memberikan sebanyak 4791 teguran di tahun 2023 dan di tahun 2024 terjadi peningkatan sebanyak 5192 teguran atau naik 8% dengan selisih 401 teguran“Dari pelanggaran tersebut, personel memberikan tindakan tilang dan juga memberikan teguran agar pengguna jalan lebih memahami kesalahan dan aturan berkendara yang baik,” bebernya.Sementara itu terkait kecelakaan lalu lintas, Kombes Benny mengatakan di tahun 2024 terjadi sebanyak 94 kasus dan di tahun 2023 sebanyak 65 kasus atau naik 45% dengan selisih 29 kasus.“Dalam kecelakaan tersebut, terdapat korban jiwa sebanyak 8 korban jiwa di tahun 2023 dan di tahun 2024 terdapat sebanyak 11 korban jiwa sehingga terjadi kenaikan 3 korban jiwa, untuk korban luka-luka yakni luka berat di tahun 2024 sebanyak 60 orang dan di tahun 2023 sebanyak 45 orang terjadi penurunan 15 orang sedangkan untuk luka ringan di tahun 2023 sebanyak 57 orang dan di tahun 2024 terjadi sebanyak 87 orang, terjadi kenaikan 30 orang” kata Kombes Benny.Terakhir, Kabid Humas mengatakan bahwa Polri senantiasa hadir di tengah masyarakat untuk membantu masyarakat, baik dalam menciptakan Kamtibmas yang aman dan kondusif serta mewujudkan “Mudik Aman dan Berkesan”. (PNO-12) 18 Apr 2024, 16:44 WIT
Polsek Jayapura Selatan Amankan Pelaku Pencurian Motor Papuanewsonline.com, Jayapura – Tim Opsnal Polsek Jayapura Selatan berhasil mengungkap pelaku curanmor dan penadahnya yang sudah masuk kategori sindikat, 9 unit Sepeda Motor jadi barang bukti.Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Jayapura Kota melalui Kasat Reskrim Kompol Agus F. Pombos, S.I.K didampingi Kapolsek Jayapura Selatan AKP I Gede Dewa Aditya Krishnanda, S.I.K dan Kasi Humas Polresta AKP Muh. Anwar saat menggelar Press Conference kepada awak media bertempat di Mapolsek Jayapura Selatan, Selasa (16/4) siang.Kasat Reskrim menerangkan, pengungkapan kasus menonjol ini berawal saat tim opsnal Polsek Jayapura Selatan melakukan penyelidikan terkait curanmor, hingga dicurigai seorang pria berinisial IN (23) yang dicurigai mengendarai kendaraan yang diduga kuat merupakan hasil tindak pidana.IN kemudian diinterogasi hingga diketahui ia berperan sebagai penadah motor hasil curian yang dibelinya dari rekannya DRA. Tim kemudian mengecek keberadaan DRA dan berhasil membekuknya di rumahnya disekitaran Argapura.Kasat Reskrim Kompol Agus menerangkan, dari hasil pemeriksaan terhadap keduanya akhirnya tim opsnal berhasil menemukan barang bukti sepeda motor sebanyak 9 unit di lokasi-lokasi berbeda."Ada 3 laporan Polisi yang ditemukan dari 8 motor saat diidentifikasi, namun masih akan dicek kembali apakah semuanya miliki laporan polisi. Penyidik masih akan terus mengembangkan keduanya melalui pemeriksaan yang lebih mendalam dan intensif," kata Kasat Reskrim.Lebih lanjut kata Kasat Reskrim, untuk pelaku DRA dijerat Pasal 363 Ayat (2) KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun, sedangkan Pendahnya IN disangkakan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun. (PNO-12) 18 Apr 2024, 16:21 WIT
Kabid Humas: Ciptakan Mudik Lebaran 2024 yang Aman dan Nyaman Papuanewsonline.com, Jayapura - Peningkatan jumlah penumpang yang akan melaksanakan Mudik baik di Bandar Udara maupun Pelabuhan Laut di Wilayah Hukum Polda Papua meningkat.Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, mengimbau seluruh masyarakat khususnya di Prov. Papua dan 3 DOB agar memastikan kondisi rumah aman saat ditinggal mudik lebaran tahun 2024.“Kami mengimbau masyarakat, sebelum melaksanakan mudik lebaran, sebaiknya pastikan kondisi rumah dalam kondisi aman,” imbaunya saat dikonfirmasi, Sabtu (06/04).Hal ini disampaikan Kabid Humas guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti kasus pencurian di rumah kosong, kebakaran dan hal-hal lain yang tidak kita inginkan bersama.“Cek kondisi rumah, pintu, jendela, pagar, listrik dan kompor. Jangan lupa juga untuk pamit kepada RT serta tetangga,” ucap Kabid Humas.Selain itu, kata perwira pangkat tiga melati ini, pihaknya akan meningkatkan patroli khususnya saat jam-jam rawan terjadinya tindak kriminal.“Kami akan menyiapkan tim atau personel untuk melaksanakan patroli rutin,” bebernya.Ia pun mengingatkan, agar masyarakat yang melaksakanan mudik untuk tertib dalam berlalu lintas demi keselamatan di jalan.Selain itu, menjelang perayaan Hari Raya Idul Fiitri 1445 H/2024 M ini Polri bersama Instansi terkait tengah melaksanakan Operasi Ketupat Cartenz 2024 dan membangun pos pos pelayanan di tempat atau pusat keramaian dengan harapan dapat menjamin keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan mulai dari menjelang, hari H hingga pasca perayaan Hari Raya.“Mari kita ciptakan mudik lebaran 2024 yang aman dan nyaman,” tutupnya. (PNO-12) 07 Apr 2024, 18:34 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT