logo-website
Selasa, 28 Jul 2026,  WIT
BERITA TAG Hukum Homepage
Kompolnas Apresiasi Keberhasilan Operasi Damai Cartenz di Papua Papuanewsonline.com, Jayapura - Sekretaris Kompolnas, Irjen Pol. (Purn) Dr. Benny Jozua Mamoto, memberikan Apresiasi terhadap keberhasilan Operasi Damai Cartenz-2024 di Papua. Hal tersebut menandakan pengakuan terhadap upaya penegakan hukum terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan Kelompok Kriminal Politik (KKP).Operasi ini merupakan bukti konkret dari keseriusan pemerintah dalam menangani kasus-kasus kekerasan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tersebut terhadap masyarakat Papua.Dalam kunjungan kerja ke Polda Papua di Jayapura pada tanggal 3 April 2024, Dr. Benny Jozua Mamoto menyatakan bahwa keberhasilan Operasi Damai Cartenz-2024 merupakan wujud dari komitmen pemerintah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Papua.Dia menekankan bahwa Operasi Damai Cartenz adalah perwakilan dari pemerintah dalam memulihkan keamanan di Papua, dan keberhasilan yang telah dicapai dalam operasi ini adalah bukti dari keseriusan dan efektivitas langkah-langkah yang diambil.Lebih lanjut, masyarakat Papua juga mengapresiasi keberhasilan Operasi Damai Cartenz dan merasakan dampak positifnya secara langsung. Hal ini menunjukkan bahwa operasi tersebut telah memberikan manfaat yang nyata bagi keamanan dan kesejahteraan masyarakat setempat.Apresiasi dari Sekretaris Kompolnas dan masyarakat Papua menegaskan pentingnya upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menangani ancaman keamanan yang dihadapi serta memberikan keyakinan bahwa langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan dapat membawa dampak positif bagi situasi keamanan dan stabilitas di Papua.Pada kesempatan tersebut, Kepala Operasi Damai Cartenz -2024., Kombes Pol. Dr. Faizal Ramadhani, ketika dimintai keterangan terkait dengan kunjungan kompolnas yang mengecek langsung operasi damai Cartenz di Papua, mengatakan, dalam upaya memulihkan keamanan di Papua dari gangguan KKB dan KKP, Satgas Ops Damai Cartenz terlah berhasil mengungkap kasus-kasus yang melibatkan anggota KKB aktif dan KKP aktif sehingga telah mendapat kepastian hukum di pengadilan.Selain itu, Satgas Ops Damai Cartenz juga berhasil melumpuhkan 1 anggota KKB aktif atas nama Warinus Murib dalam kontak tembak dengan personil Ops Damai Cartenz di kabupaten puncak pada Sabtu 3 Februari 2024 lalu.Warinus Murib merupakan KKB aktif dan termasuk DPO Polres Puncak. sebelum tertembak, KKB Warinus Murib terlibat kontak tembak dengan personil Ops Damai Cartenz dan melakukan pembakaran Puskesmas di Distrik Omukia, kabupaten puncak.KA Ops Damai Cartenz juga menerangkan bahwa sepanjang Tahun 2024, satgas Ops Damai Cartenz telah berhasil melakukan penegakan hukum terhadap 5 KKB, mengamankan 3 pucuk senjata, mengamankan 117 butir amunisi serta 3 buah magazen dan 4 KKB meninggal dunia saat kontak tembak dengan personil Ops Damai Cartenz-2024Sementara itu, terkait dengan adanya kasus penyaderaan pilot Susi air yang sampai saat ini masih disandera oleh Egianus Kogoya, ka Ops Damai Cartenz menerangkan bahwasanya, upaya pembebasan Pilot Susi Air telah dilakukan oleh Satgas Ops Damai Cartenz walaupun dihadapkan dengan berbagai tantangan namun komitmen Ops Damai Cartenz dengan semangat juang yang tinggi terus berupaya agar pilot Susi air dapat dibebaskan."Saya yakin apa telah kita lakukan melalui operasi ini merupakan suatu kerja nyata dari operasi Damai Cartenz untuk memulihkan keamanan di Papua dari gangguan KKB dan KKP" tutur Ka Ops Damai Cartenz.Lanjutnya, dari kunjungan Kompolnas ini, apabila ada hal-hal menjadi masukan demi baiknya operasi Damai Cartenz ini, akan kami menindaklanjutinya sehingga operasi Damai Cartenz ini terus berlangsung sesuai dengan masyarakat. (PNO-12) 05 Apr 2024, 14:59 WIT
Informasi Putusan Kasasi Bupati Mimika Eltinus Omaleng Hoax Papuanewsonline.com, Jakarta- Beredarnya informasi putusan kasasi dari Mahkamah  Agung untuk Bupati Mimika Eltinus Omaleng  tidak benar alias Hoax, karena hingga kini belum ada putusan Kasasi  dari Mahkamah Agung untuk orang nomor 1 di Kabupaten Mimika tersebut.Juru bicara Mahkamah Agung RI, Suharto mengatakan kasasi atas nama Eltinus Omaleng belum ada putusan karena status hukum perkara itu , masih dalam tahap pemeriksaan majelis hakim." Status perkara ini masih dalam tahap pemeriksaan Majelis, jadi belum ada putusan," ujar Suharto saat dikonfirmasi, Jumat 5 April 2024.Suharto menyampaikan Majelis hakim  Mahkamah Agung dalam perkara ini,  tidak bisa diintervensi dari semua pihak, karena majelis hakim akan tetap profesional dan obyektif, dalam menilai, memeriksa dan memutus perkara tersebut.Terpisah Tim hukum Bupati Mimika, Michael Himan menyatakan, Dengan pernyataan Juru bicara Mahkamah Agung RI tersebut, maka  informasi dari beberapa media online yang menyatakan  bahwa putusan kasasi dari perkara dugaan korupsi Gereja Kingmi atas nama Klienya  Eltinus Omaleng  merupakan infirmasi Hoax dan Informasi sesat." Ini mainanya lawan Politik beliau yang mencoba menggiring opini sesat terhadap masyarakat, sehingga kami akan mengambil langkah-langkah hukum terkait persoalan ini," Jelasnya.Lanjut Michael, penggiringan opini melalui Media ole pihak yang tidak bertanggungjawab,  yang menyebutkan bahwa Mendagri akan menonaktifkan Bupati Mimika Eltinus Omaleng, merupakan informasi yang menyesatkan, karena tidak ada dasar hukum bagi Kementrian dalam Negeri untuk memberhentikan Eltinus Omaleng dari Jabatanya sebagai Bupati Mimika." Masyarakat diharapkan jangan percaya, dengan informasi bodong seperti ini, karena Informasi itu tidak benar, belum ada putusan kasasi kok Mendagri mau lakukan nonaktif dasar hukum-nya Apa? ," Terangnya.Lebi lanjut Michael, mengungkapkan, Munculnya beberapa pemberitaan di media online yang menyudutkan klienya sementara dikaji oleh tim hukum." Kami tentunya akan melakukan langkah Hukum  terhadap pihak- pihak yang tidak bertanggungjawab yang sudah secara sadar dan sengaja memberikan informasi tidak benar dan  Hoax yang telah dipublikasi lewat Media," Ucapnya.Michael meminta agar Semua pihak  menghormati asas praduga tidak bersalah dalam sistim hukum di Indonesia."  Jangan karena tahapan pilkada sudah berjalan sehingga  sengaja mereduksi nilai hukum dan pemerintahan untuk kepentingan kelompok tertentu dengan berita hoax, karena hal ini akan mengganggu stabilitas keamanan, kami Tim Hukum juga berharap  kepada teman-teman Media agar profesional sedikit harus  lebih cerdas dalam menulis berita, harus  mengedepankan nilai-nilai Pers dan menjujung tinggi  etika  Jurnalistik," tandas Michael.Sementara itu Diketahui status perkara Kasasi  Bupati Mimika Eltinus Omaleng saat ini dalam tahapan pemeriksaan Majelis Hakim di Mahkamah Agung RI, dimana Majelis Hakim yang meneliti , memeriksa dan akan memutus perkara kasasi itu dengan komposisi sebagau berikut:Ketua Majelis:   Prof. DR. Surya Jaya, SH, M, Hum.Anggota Majelis 1:  H.Ansori, SH,MH.Anggota Majelis 2:   Ainal Mardhia,SH,MH.Panitera Penganti :   Wendy Pratama Putra, SH.Informasi yang diterima Media Papuanewsonline.com menyebutkan bahwa ini merupakan komposisi Majelis Hakim yang juga akan meneliti dan memeriksa serta memutus perkara mega dugaan korupsi peswat dan Helikopter Pemkab Mimika, yakni Wakil Bupati Johanes Rettob dan Direktur PT Asian One Air, Silvi Herawaty.(by Tim) 05 Apr 2024, 14:40 WIT
Wakapolda Papua Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Cartenz Tahun 2024 Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakapolda Papua, Brigjen Pol Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si, memimpin pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Cartenz Tahun 2024 di Lapangan Apel Mako Sat Brimob Polda Papua, pada Rabu (03/04).Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama, termasuk Kasdam XVII Cenderawasih, Brigjen TNI Hariyanto, dan perwakilan dari berbagai instansi terkait seperti BNN, Lantamal X, Dishub Provinsi Papua, dan Basarnas Jayapura.Dalam arahannya, Wakapolda menyampaikan bahwa Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2024 sebagai komitmen nyata sinergisitas TNI-Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri 1445 H."Kami telah melakukan survei yang menunjukkan kepuasan masyarakat atas penyelenggaraan dan penanganan arus mudik tahun 2023 mencapai 89,5% atau meningkat 15,7% dibanding tahun 2022. Hal ini merupakan wujud apresiasi masyarakat atas kerja keras kita bersama yang harus dipertahankan dan ditingkatkan dalam pengamanan arus mudik dan balik tahun ini," ujarnya.Ia mengatakan, Polda Papua menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi operasi “Ketupat Cartenz-2024” selama 13 hari dari tanggal 4 hingga 16 April 2024."Kami melibatkan total 575 personel dari Polda Papua dan jajaran, termasuk Polres, TNI, dan instansi terkait lainnya. Kami memiliki 5.784 pos pengamanan, pelayanan, dan terpadu untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik," tambahnya.Tidak hanya itu, Brigjen Pol. Patridge mengungkapkan bahwa Polri bersama dengan kementerian perhubungan dan kementerian PUPR kembali mengeluarkan surat keputusan bersama tentang pengaturan lalu lintas jalan serta penyeberangan selama masa arus mudik dan arus balik angkutan lebaran 2024/1445 H."Kami berharap kebijakan ini dapat mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran, dan kenyamanan arus lalu lintas. Sinergi dan koordinasi antara Satgas pusat, Satgas Daerah, dan Stakeholder terkait harus berjalan optimal untuk menjamin rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan," paparnya.Upaya-upaya tersebut diimbangi dengan strategi komunikasi publik yang baik. "Kami pastikan masyarakat dapat mengetahui informasi yang dibutuhkan melalui berbagai saluran komunikasi agar dapat merencanakan perjalanan dengan nyaman," tegasnya.Wakapolda juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam operasi ini, dan berharap agar sinergi antarstakeholder dapat mengulangi keberhasilan pengamanan Hari Raya Idul Fitri tahun sebelumnya. (PNO-12) 04 Apr 2024, 13:18 WIT
Tinjau Kalikangkung, Kapolri Sebut Ada 3 Hal Prioritas Kesiapan Mudik Papuanewsonline.com, Jateng - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut terdapat tiga hal utama yang menjadi prioritas dalam rangka persiapan mudik Lebaran 2024 di Jawa Tengah.Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sigit usai meninjau kesiapan mudik di Gerbang Tol Kalikangkung KM 414, Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (3/4) sore.Sigit mengatakan dari data milik Kementerian Perhubungan, diperkirakan ada peningkatan jumlah pemudik hingga 56 persen pada lebaran tahun ini.Oleh karenanya, ia menyebut diperkirakan jumlah pemudik yang melalui Gerbang Tol Kalikangkung juga bakal meningkat sebesar 4 persen. Sementara pada arus balik, Sigit mengatakan diprediksi bakal terjadi peningkatan hingga 1,5 persen."Sehingga ini membutuhkan perhatian khusus, ada tiga hal yang menjadi perhatian kita. Pertama bagaimana agar kemacetan bisa diurai dengan baik," kata Sigit.Sigit menuturkan salah satu langkah yang telah disiapkan pihak kepolisian untuk mengurai kemacetan tersebut ialah dengan menambah beberapa pintu exit tol.Selain itu, ia mengatakan pada titik-titik exit tol tersebut nantinya juga akan disiapkan petugas tambahan dengan mesin card reader untuk mempercepat arus lalu lintas.Selanjutnya, Sigit juga turut memerintahkan jajarannya untuk memberikan informasi kepada masyarakat apabila kembali terjadi banjir di beberapa wilayah Jawa Tengah."Kalau tidak salah ada 11 titik yang sempat terlanda banjir dan sudah disiapkan jalur alternatif. Nanti mohon ini juga diinformasikan ke masyarakat sehingga jalur alternatif tersebut bisa jadi pilihan pada saat hujan tergenang," ujar Sigit.Prioritas kedua, kata dia, ialah untuk mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas selama periode mudik Lebaran 2024. Sigit menilai hal itu penting dilakukan agar seluruh masyarakat yang melaksanakan mudik dapat kembali ke daerah asal dengan selamat.Di sisi lain, Sigit turut mengimbau kepada para pemudik agar tidak memaksakan diri selama berkendara ke kampung halaman. Ia meminta masyarakat yang sudah lelah dapat memanfaatkan rest area hingga posko-posko yang sudah disediakan.Sigit juga meminta agar masyarakat tidak beristirahat di bahu jalan karena dapat membahayakan pengendara lain dan menimbulkan kecelakaan lalu lintas."Ada rest area yang bisa digunakan untuk istirahat sebentar namun juga disiapkan jalur exit mengarah ke jalur arteri yang tentunya banyak tempat bisa digunakan untuk istirahat," ucap Sigit.Terakhir, Sigit mengimbau agar bagi masyarakat yang sudah bisa melaksanakan mudik untuk langsung memulai perjalanan. Dengan melaksanakan mudik lebih awal, diharapkan akan dapat mengurangi beban arus lalu lintas pada puncak arus mudik Lebaran. "Walaupun kita menggunakan rekayasa one way, tentunya apabila semuanya memilih itu akan sangat padat dan terjadi kemacetan," tutur Sigit."Karena itu disiapkan mudik gratis di tanggal 6 dan 7 silahkan menghubungi Korlantas atau Polda setempat. Dari Kemenhub ada, Kementerian BUMN juga ada," tambah Sigit sekaligus mengakhiri. (PNO-12) 04 Apr 2024, 13:12 WIT
Seorang Polisi Dilarikan Ke Rumah Sakit Usai Di Bacok Pada Bagian Kepala Papuanewsonline.com, Keerom – Seorang personel Polres Keerom harus dilarikan ke Rumah Sakit, akibat mengalami luka Serius pada bagian kepala, usai di bacok saat mendatangi TKP kasus dugaan penganiayaan, yang dilakukan oleh terduga terlapor berinisial AT, Selasa (2/4/24).Kapolres Keerom AKBP Christian Aer, S.H., S.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Keerom Iptu M. Indra Prakoso, S.Tr.K., M.H saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.Kasat Reskrim mengungkapkan bahwa Personil Polres Keerom tersebut bertugas di Polsek Skanto an. Aiptu Imam Basori, yang mana mengalami luka cukup serius usai dibacok menggunakan parang oleh terduga terlapor AT.Kasat Reskrim menjelaskan bahwa awal mulanya pada Selasa (2/4) sore pukul 17.30 Wit, datang seorang ibu an. Yuli Pagawak membuat laporan ke Polsek Skanto bahwa dirinya telah dianiaya oleh terlapor AT, kemudian Polsek Skanto merespon laporan tersebut.“Aiptu Imam bersama personelnya mendatangi rumah terlapor yang berada di Jl. Kembakar Pabrik Oksigen, Arso III, Distrik Skanto, namun saat hendak ingin dilakukan mediasi, terlapor tidak terima dan mengancam Polisi yang datang dengan 2 Bilah parang,” ucapnya."Saat didatangi oleh Polisi dan Pelapor Ibu Yuli Pagawak, si terlapor tenyata tidak terima dan mengancam polisi menggunakan 2 bilah parang yang digunakannya dengan cara di ayun-ayunkan secara membabi buta," ungkapnya.Sontak Aiptu Imam terjatuh ketanah dan AT membacok Aiptu Imam menggunakan parang di bagian kepala, sehingga personel yang lain membuang tembakan peringatan namun tidak diindahkan, justru membuat terlapor AT tambah membabi buta mengayunkan parang miliknya, sehingga personel di TKP mengambil tindakan tegas terukur guna melumpuhkan terlapor yang ingin kembali menyerang Aiptu Imam."Aiptu Imam mengalami luka bacok di bagian kepala dan kini telah mendapatkan perawatan di evakuasi ke Puskesmas Arso III,” terangnya.Lebih lanjut, ia mengatakan karena lukanya cukup parah akhirnya Aiptu Imam dirujuk ke RS Bhayangkara, sedangkan AT yang sudah tak sadarkan diri setelah dilumpuhkan Polisi juga langsung dilarikan ke RSUD Kwaingga Swakarsa.Kini AIPTU Imam Basori masih dalam penanganan medis, sedangkan AT sekitar pukul 18.55 wit telah dinyatakan meninggal dunia setelah di bawah ke Rumah Sakit. (PNO-12) 03 Apr 2024, 15:01 WIT
Tiga Remaja Dibekuk Polisi Terkait Kasus Pencurian di Sekolah Yapis Pembangunan V Waena Papuanewsonline.com, Jayapura – 3 remaja laki-laki yang masih berstatus Pelajar masing-masing berinisial MA (16), KM (14) dan PB (14) kini harus berurusan dengan pihak Kepolisian lantaran melakukan tindak pidana Pencurian di Sekolah Yapis Pembangunan V Waena Distrik Heram.Hal tersebut diungkapkan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si melalui Kapolsek Heram AKP Frengky Rumbiak saat dikonfirmasi melalui teleponnya, Senin (1/4) siang.Kapolsek menerangkan, berawal saat pihaknya menerima pengaduan dari masyarakat atau pelapor bernama Bambang, yang melaporkan bahwa pihaknya perwakilan dari SMP Pembangunan V Yapis Waena telah hilang dicuri barang inventaris milik sekolah pada 28 Maret 2024 yang baru diketahui pagi harinya.Adapun barang sekolah yang hilang dicuri berupa 25 unit Laptop merk Acer dan satu unit speaker merk Fahrenheit warna hitam. "Atas peristiwa tersebut pelapor dang membuat laporan polisi selaku pihak sekolah," kata Kapolsek.Merespon laporan yang ada tim opsnal unit reskrim Polsek Heram langsung bertindak cepat lakukan penyelidikan hingga pada Sabtu (30/3) identitas pelaku berhasil diketahui."Saat mengetahui identitas salah satu pelaku yakni MA Alias Angga, tim langsung mendatangi rumahnya dan membawanya ke Mapolsek Heram," ungkap Kapolsek.Setelah dilakukan pemeriksaan awal, MA mengakui perbuatannya dan menerangkan bahwa ia tidak sendiri namun bersama tiga rekannya."Dari hasil pemeriksaan awal terhadap MA, diketahui ada 3 pelaku lainnya yakni KM, PB dan Y. Tim kemudian mendatangi rumah para pelaku dan berhasil membekuk mereka, namun satu diantaranya yakni Y kini masih dalam pencarian," ucap Kapolsek.Untuk kronologis kejadian, awalnya keempat remaja tersebut mengkonsumsi miras di dalam lingkungan sekolah sekitar jam 1 dini hari (28/3), kemudian mereka masuk secara paksa ke dalam ruang Laboratorium dengan merusak pintunya, lalu setelah di dalam ruang Lab para pelaku mengambil barang inventaris sekolah berupa 25 unit Laptop merk Acer dan satu unit speaker merk Fahrenheit."Kini ketiga pelaku bersama barang bukti tengah diamankan di Mapolsek Heram untuk diambil langkah-langkah Kepolisian berupa penyelidikan dan penyidikan, sementara untuk Y rekan mereka kini dalam pencarian oleh tim opsnal Polsek Heram," pungkas Kapolsek Heram AKP Frengky Rumbiak. (PNO-12) 02 Apr 2024, 19:18 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT