Papuanewsonline.com
BERITA TAG Hukum
Homepage
Kapolri Bersama Menko Polhukam Tinjau Kesiapan Arus Mudik Di Merak
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama dengan Menko Polhukam Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto, melakukan peninjauan langsung kesiapan pengamanan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2024.Menaiki helikopter, Sigit dan Hadi melihat langsung melalui pantauan udara kesiapan arus mudik Lebaran di Pelabuhan Merak Banten, Senin, 1 April 2024.Patroli udara itu dilakukan untuk meninjau kesiapan dalam pengamanan arus mudik dan Lebaran 2024.Mereka melakukan pemantauan dari Lapangan Silang Monas menuju Pelabuhan Merak Banten. Sekaligus melihat kondisi arus lalu lintas jalur tol maupun area pelabuhan Merak via udara.Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral kesiapan Operasi Ketupat Tahun 2024. Kegiatan ini untuk memastikan pelaksanaan arus mudik dan balik berjalan aman dan lancar.Menurut Sigit, kesiapan strategi dan pengecekan jalur sejak dini sangat diperlukan untuk menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas saat momentum arus mudik dan balik Lebaran 2024."Ini menjadi penting karena memang secara statistik terjadi penurunan terkait laka lantas dibandingkan 2022. Namun demikian karena mudik meningkat kita harapkan laka lantas dan kemacetan lalin di mudik 2024 ini betul-betul bisa kita kelola dengan baik," ucap Sigit.Lebih dalam, menurut Sigit, pada operasi ketupat tahun ini, setidaknya ada 155.165 personel gabungan yang dikerahkan untuk memastikan mudik aman dan lancar. Serta disiapkan pula sebanyak 5.784 pos untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat."Pos yang nanti disiapkan untuk memberikan pelayanan apakah itu yang ada di jalan tol, rest area, kemudian di arteri dan termasuk jalur yang kita persiapkan untuk berikan pengamanan di wilayah wisata, ini juga kita persiapkan," tutur Sigit. (PNO-12)
02 Apr 2024, 13:29 WIT
Kapolri Pastikan Pengawalan Bagi Pemudik Di Daerah Rawan
Papuanewsonline.com, Banten - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo memastikan akan adanya pengawalan kepada pemudik di daerah rawan kejahatan maupun kecelakaan. Oleh karenanya, masyarakat diimbau untuk melaporkan kepada anggota di tiap pos yang ada."Untuk pengamanan yang disampaikan pak Menko Polhukam terkait dengan kekhawatiran, apabila masyarakat merasa di dalam perjalanannya khawatir di wilayah tertentu rawan kejahatan silahkan melapor ke pos terdekat," jelas Jenderal SigitMenurut Jenderal Sigit, personel kepolisian akan siap 24 jam melakukan pengawalan kepada seluruh masyarakat saat melakukan perjalanan mudik di wilayah kategori rawan. Dengan begitu, masyarakat akan merasa aman dan nyaman saat melakukan perjalanan mudik."Kita akan siapkan pengawalan termasuk di jalur yang banyak kecelakaan lantas di jalur lintas Sumatera. Karena kita juga mempersiapkan selain tol, tentunya ada jalur arteri,” ujar Kapolri.Jenderal Sigit mengemukakan, sejumlah jalan yang memang berdasarkan pemetaan kerap terjadi kecelakaan terus diupayakan dilakukan perbaikan, termasuk penerangan jalan. Bahkan, diakui Kapolri, pihaknya meminta ada takbahan rambu-rambu lalu lintas, serta papan informasi dan sosialisasi.“Sehingga masyarakat betul-betul merasakan perjalanan mudik lancar, aman, dan selamat sampai tujuan masing-masing," ungkap Jenderal Sigit.Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo bersama Menko Polhukam Hadi Tjahjanto dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan peninjauan kesiapan mudik di penyeberangan Merak, Banten, hari ini (1/4/24). Hal itu dilakukan guna memastikan tidak ada kendala di jalur mudik Lebaran 2024."Kami ingin mengecek kesiapan personel, serta sarana dan prasarana, guna melayani masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran," jelas Jenderal Sigit kepada wartawan, Senin (1/5/24).Kapolri juga meninjau Pelabuhan Ciwandan, Pelabuhan PT BBJ, dan Pelabuhan PT Indah Kiat. Selain itu, rombongan memastikan strategi jajaran Polda Banten bersama seluruh stakeholder terkait dalam mengatasi kepadatan arus lalu lintas.Jenderal Sigit juga ingin memastikan betul kelancaran dan keamanan seluruh masyarakat dalam arus mudik Idulfitri 1445 hijriah. Terlebih, seluruh pelabuhan di wilayah Banten setiap tahunnya berperan vital dalam momen mudik lebaran, khususnya bagi pemudik yang hendak menuju wilayah Sumatera.Diketahui, personel pengamanan mudik Lebaran 2024 baru akan digelar pada 3 April 2024. Terdapat sekitar 193 pemudik yang diperkirakan akan melakukan perjalanan. (PNO-12)
02 Apr 2024, 13:19 WIT
Kapolda Maluku Pimpin Apel Gabungan Personel
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum memimpin apel gabungan personel Polda Maluku di lapangan Letkol Pol (Purn) Chr. Tahapary, Kota Ambon, Senin (1/4/2024).Apel gabungan turut dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Stephen M. Napiun SIK, para pejabat utama serta seluruh personel Polda Maluku.Dalam arahannya, Kapolda pertama-tama mengajak seluruh personel untuk senantiasa memanjatkan syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan sehingga dapat melaksanakan tugas dengan lancar."Mari kita doakan rekan-rekan kita yang mungkin masih sakit hari ini agar bisa cepat sembuh dan bisa kembali berkumpul dengan kita untuk melaksanakan tugas seperti biasanya," pintanya.Kepada seluruh personel, Orang nomor 1 Polda Maluku ini menekankan agar selalu tetap siap dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, baik itu memberikan rasa aman maupun pelayanan kepada masyarakat."Terima kasih atas pelaksanaan tugas yang sudah diberikan selama ini dengan baik sehingga saya berharap kita harus tetap siap kapan saja dibutuhkan untuk melakukan tugas-tugas baik itu dalam pelayanan dan menjaga Kamtibmas," pintanya.Pada kesempatan itu, Kapolda menyampaikan ucapan selamat merayakan Paskah kepada seluruh personel beragama Nasrani. Ia juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada personel beragama muslim."Semoga di bulan yang baik dan penuh berkah ini dapat membentuk karakter kita menjadi insan Polri yang baik dalam memberikan pengabdian yang terbaik kepada bangsa dan negara dan dapat melaksanakan semua tugas-tugas yang diberikan oleh pimpinan dengan baik dan ikhlas," harapnya.Seluruh personel Polda Maluku dan Polres jajaran juga diingatkan terkait kesiapan pelaksanaan tugas pengamanan pemilu dan pilkada yang sebentar lagi akan dilaksanakan."Tidak terasa tahapan pemilu sudah hampir selesai yang mana nantinya akan diakhiri dengan pelantikan Presiden dan anggota DPR. Namun saya minta kita harus tetap siap karena setelah pengamanan pemilu ini akan dilanjutkan dengan tahapan pilkada yang tentunya membutuhkan pengamanan kita," ingatnya.Untuk mengamankan berbagai tahapan yang akan dilalui, Kapolda memerintahkan kepada seluruh personel Polri di Maluku untuk selalu mengantisipasi semua kegiatan masyarakat jelang pilkada."Pada bulan April ini ada operasi pengamanan lebaran dan itu membutuhkan kerja keras dan stamina kita," ungkapnya.Irjen Latif merasa yakin, personel Polda Maluku dan jajaran mampu bekerja secara maksimal. Sebab pelaksanaan tugas yang dijalankan dengan keterbatasan personel dan luas wilayah Maluku, dan bukan baru kali pertama dilaksanakan. Para personel sudah teruji dan mampu menjalankan berbagai tugas sekaligus dengan baik."Mari kita antisipasi semua kemungkinan kerawanan yang dapat terjadi walau wilayah kita ini memang tidak seperti Polda yang ada di wilayah Jawa namun wilayah kita memiliki karakteristik tersendiri yang harus kita antisipasi seperti pengamanan di beberapa pelabuhan, bandara dan terminal harus kita tingkatkan agar masyarakat yang akan melaksanakan mudik nantinya dapat merasakan kenyamanan dan keamanan dengan kehadiran kita selaku anggota Polri di sana," pungkasnya. (PNO-12)
01 Apr 2024, 19:06 WIT
Respon Cepat Polres Keerom Datangi TKP Kebakaran di Rumah Warga
Papuanewsonline.com, Keerom – Respon Cepat Polres Keerom dalam mendatangi tempat kejadian perkara kebakaran rumah pada salah satu rumah warga yang terjadi di kediaman Kepala Kampung Wonorejo Bapak Matheus Wey, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Minggu (31/03/24).Giat tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Keerom Akp Sandry L.M Hutabarat didampingi Kaur Bin Ops Intelkam Polres Keerom Ipda Eliezer James Waromi, S.H bersama P.S Kasubsiluhkum Sikum Polres Keerom Aiptu Seprianus Tandi Rassing, S.H serta Personil Piket Siaga Peleton 3 Polres Keerom.Kapolres Keerom AKBP Christian Aer, S.H., S.I.K melalui Kasat Samapta Polres Keerom AKP Sandry L.M Hutabarat selaku Piket Pawas mengatakan pihaknya bergerak cepat mendatangi TKP Kebakaran setelah mendapat laporan dari masyarakat untuk melakukan pendataan sekaligus membantu memadamkan api bersama Satgas Yonif 122/ TS, Damkar serta warga.“Setelah mendapat informasi dari warga, Kami langsung bergerak mendatangi TKP dengan membawa satu Unit Water Canon untuk membantu melakukan pemadaman api serta kami juga bersyukur dengan adanya kerjasama yang baik antara Polres Keerom, Satgas Yonif 122/ TS, Damkar Kab. Keerom dan Warga sehingga api dapat segera dipadamkan dan tidak ada korban jiwa,” ungkap Kasat Samapta.Kasat Samapta menuturkan, dugaan awal api berasal dari gudang tempat penyimpanan minyak tanah yang mana diduga telah terjadi Korsleting listrik sehingga menyebabkan terjadinya kebakaran."Adapun kerugian materil yang dialami pemilik rumah yaitu terbakarnya satu unit rumah beserta isinya, satu unit Mobil bantuan Bupati Jenis Hilux single Cabine, dua unit kendaraan bermotor jenis Honda GL Max dan Yamaha Mio Soul serta uang tunai sebesar Rp. 49.000.000 total seluruh kerugian materil belum dapat kami pastikan karena masih dalam proses penyelidikan," ujarnya."Tidak lupa kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati serta mengetahui penyebab sering terjadinya kebakaran rumah yang antara lain yaitu kelalaian penghuninya, mulai dari hubungan arus pendek listrik, kompor meledak hingga benda-benda mudah terbakar yang diletakkan di tempat yang salah,” imbuhnya. (PNO-12)
01 Apr 2024, 18:54 WIT
Jelang Lebaran, Polres Waropen Intensifkan Patroli Dialogis Cipta Kondisi
Papuanewsonline.com, Waropen – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H Tahun 2024, guna menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Waropen, Satuan Samapta Polres Waropen intensifkan pelaksanaan Patroli Dialogis Cipta Kondisi diwilayah Distrik Waropen Bawah dan Distrik Urei Faisei.Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Waropen AKBP Iip Syarif Hidayat, S.H., melalui Kasat Samapta Ipda Otto Satia, S.E., saat dikonfirmasi seusai kegiatan di Mapolres Waropen, Minggu (31/03/2024)."Dalam momentum bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, kami dari Satuan Samapta, mengintensifkan pelaksanaan patroli dialogis dengan menggunakan Ranmor R2, yang mana lebih efektif dalam menjangkau lebih kedalam diwilayah-wilayah pemukiman masyarakat, sehingga kehadiran Polri dapat dirasakan langsung dan masyarakat dapat beraktivitas maupun beristirahat dengan aman dan nyaman,” terang Kasat Samapta.Dalam kegiatan patroli dialogis cipta kondisi ini juga, pihaknya menyambangi masyarakat yang ditemui sepanjang rute patroli serta menyampaikan himbauan kamtibmas dan sosialisasi penerimaan Bintara Polri TA. 2024.“Selama pelaksanaan patroli dialogis cipta kondisi tadi, tidak kami temukan adanya gangguan kamtibmas menonjol, dan harapan kami dengan intensitas pelaksanaan patroli yang kami lakukan ini dapat menjaga situasi kamtibmas diwilayah hukum Polres Waropen tetap aman dan kondusif,” ucapnya. (PNO-12)
01 Apr 2024, 18:36 WIT
Perayaan Ibadah Paskah Di Kab.Keerom Berjalan Aman dan Penuh Suka Cita
Papuanewsonline.com, Keerom – Dalam menjaga keamanan dan kelancaran Pelaksanaan Ibadah Paskah di Kabupaten Keerom, Polres Keerom melaksanakan pengamanan Gereja di wilayah Keerom, Minggu (31/03/24).Kepolisian Resor Keerom beserta Jajaran Polsek, memberikan pengamanan di Gereja-gereja yang berada di Wilayah Kabupaten Keerom dalam memperingati Perayaan Paskah, yang mana bertujuan agar Masyarakat dapat melaksanakan Ibadah dengan tenang dan damai.Kapolres Keerom AKBP Christian Aer,SH.,S.IK menjelaskan bahwa Polres Keerom hingga jajaran Polsek, telah memberikan Pengamanan dan pelayanan, kepada masyarakat yang melaksanakan Ibadah mulai dari Kamis Putih, Jumat Agung, hingga memasuki pelaksanaan Ibadah Minggu Paskah."Kami telah melaksanakan pengamanan Perayaan Paskah pada gereja-gereja di Wilayah Kab. Keerom tiap-tiap distrik, dengan mengedepankan Personil yang berada di Polsek-polsek dan Bhabinkamtibmas di tiap Kampung-kampung, untuk melaksanakan pengamanan dan pelayanan, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman menjalankan Ibadah Paskah,” terang Kapolres Keerom.Kapolres juga menuturkan bahwa selama berlangsungnya Perayaan Ibadah Paskah di Wilayah Kab. Keerom berjalan dengan aman, tentram, dan penuh dengan Suka Cita. (PNO-12)
01 Apr 2024, 17:51 WIT
Polres Yahukimo Sikapi Kasus Penganiayaan Berat di Jalan Bandara Dekai
Papuanewsonline.com, Yahukimo – Kepolisian Resor Yahukimo tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku penganiayaan berat terhadap seorang warga, Jhonsep Salempang, di Jalan Bandara, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Sabtu (30/03).Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kejadian terjadi sekitar pukul 14.00 WIT ketika korban, yang bekerja sebagai pengantar galon, sedang dalam perjalanan menuju Kota."Pada saat melintas di tempat kejadian perkara, korban diduga dihadang oleh Orang Tak Dikenal (OTK) dan kemudian diserang menggunakan senjata tajam hingga membuatnya terkapar di pinggir jalan," jelasnya.Kapolres Yahukimo, AKBP Heru Hidayanto, S.Sos., M.M, menambahkan bahwa korban ditemukan oleh warga dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis."Pada tubuh korban ditemukan beberapa luka akibat serangan senjata tajam, sehingga pihak rumah sakit melakukan tindakan pembersihan dan penjahitan luka," ungkapnya.Heru juga menyebutkan bahwa jenazah korban rencananya akan dikirim pada hari Minggu (31/03) dari Kabupaten Yahukimo ke Toraja dan akan disemayamkan di kampung halamannya.Pihak kepolisian telah memperkuat upaya untuk mengejar pelaku dan mengungkap motif di balik kejadian tragis ini. Masyarakat diminta untuk memberikan informasi apapun yang dapat membantu dalam proses penyelidikan agar pelaku dapat segera ditangkap dan diadili sesuai dengan hukum yang berlaku. (PNO-12)
01 Apr 2024, 11:42 WIT
Kapolres Mimika Kerahkan 150 Personel untuk Pengamanan Perayaan Paskah
Papuanewsonline.com, Mimika – Kapolres Mimika, AKBP I Gede Putra, S.H., S.I.K., M.H, melalui Kasi Humas Ipda Hempy Ona, SE, mengumumkan penempatan 150 personel Polres Mimika dan Polsek Jajarannya untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Paskah, Jumat (29/3/2024).Ipda Hempy Ona menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan di 25 gereja yang memiliki jumlah jemaat yang signifikan. Selain menjaga keamanan, personel kepolisian juga bertugas untuk mengatur arus lalu lintas di depan gereja saat jemaat memasuki dan meninggalkan gedung gereja.“Tim patroli perintis juga bergerak ke tempat-tempat ibadah serta daerah yang dianggap rawan kriminal untuk menciptakan situasi yang aman,” ungkap Hempy.Penempatan personel di setiap gereja berkisar antara 5 hingga 9 personel. Di halaman gereja, personel polisi berkoordinasi dengan pihak gereja untuk menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas.Selain pengamanan ibadah Paskah, pengawalan dilakukan untuk rangkaian kegiatan seperti jalan Salib dan pawai obor pada malam hari.“Kami berkomitmen untuk memberikan perlindungan dan rasa aman bagi umat Nasrani yang merayakan Paskah, serta menjaga keamanan dan ketertiban umum selama perayaan ini berlangsung,” tambah Hempy.Dengan pengamanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian, diharapkan umat Nasrani dapat merayakan ibadah Paskah dengan kenyamanan dan kedamaian yang sempurna. (PNO-12)
01 Apr 2024, 11:24 WIT
Kabid Humas: Bubarkan Bentrok Massa, Polri Terpaksa Tembakkan Gas Air Mata
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menjelaskan terkait dengan penanganan bentrokan antar warga yang terjadi di kawasan pertigaan Air Besar, Negeri Batu Merah, Kota Ambon, Kamis (28/3/2024) dini hari lalu.Kala itu, aparat kepolisian terpaksa harus melepaskan tembakan gas air mata untuk membubarkan kedua belah pihak bertikai yang sudah terlihat sangat brutal. Belakangan, baru diketahui gas air mata yang dilepas asapnya juga membawa dampak ke anak balita yang ada di sekitar kejadian.Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat, menjelaskan, tembakan gas air mata di daerah pemukiman warga sudah diperhitungkan secara matang sesuai SOP yang telah ditetapkan. Aparat juga sudah menghitung-hitung dampak yang akan terjadi.Namun, lanjut dia, tembakan gas air mata terpaksa dilepas untuk mencegah dampak yang lebih besar terjadi, seperti korban jiwa, atau kerugian materi seperti pembakaran rumah masyarakat di lokasi bentrok tersebut."Jadi sebelum gas air mata dilepas, itu sudah diperhitungkan secara matang dan sesuai prosedur oleh aparat kepolisian. Apalagi di waktu malam hari. Tujuannya untuk mencegah dampak yang lebih besar terjadi, sepertinya jatuhnya korban mati, dan juga pembakaran rumah warga," ungkap Kombes Rum di Ambon, Sabtu (30/3/2024).Bentrokan terjadi antara kelompok warga di kawasan RT 05 dengan RT 06/RW 017. Perkara ini berawal dari aksi saling pukul sarung antar anak remaja hingga meluas menjadi baku lempar batu antara warga, kejadian ini kali kedua terjadi, padahal Polri melalui bhabinkamtibmas telah berulang kali melakukan kegiatan pendekatan warga agar ikut menjaga anak2nya untuk tidak berkeliaran dan melakukan hal hal yang negatif apalagi kejadian tersebut saat mendekati jam sahur di bulan ramadhan ini.Aparat Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease yang mendapat informasi tersebut kemudian mendatangi Tempat Kejadia Perkara (TKP) sekira pukul 02.00 WIT dan melakukan himbaun dan upaya pembubaran massa.Namun kedua pihak tidak mematuhi perintah aparat keamanan tersebut bahkan censerung semakin brutal dan membahayakan keselamatan umum.Menurut Kombes Rum, aparat terpaksa melepaskan gas air mata setelah semua langkah pencegahan, komunikasi dan penghalauan massa yang telah dilakukan namun masih tetap tidak bisa dikendalikan. Olehnya itu, demi keselamatan umum dan tidak terjadinya jatuh korban jiwa atau kerugian materi masyarakat dan meluasnya bentrok tersebut, maka Polri terpaksa harus menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa yang bentrok."Saat disuruh bubar, masa kedua pihak tidak menghiraukan. Mereka masih terus melakukan saling serang dengan batu hingga senjata tajam. Akhirnya aparat terpaksa melepas tembakan gas air mata. Dan apabila ada yang terkena dampak maka Bidang Kesehatan Polri akan melakukan penanganan dan perawatan sesuai protokol dan aturan yang berlaku," jelasnya.Upaya aparat dengan melepaskan tembakan gas air mata membuahkan hasil. Kedua belah pihak langsung membubarkan diri. Bentrokan pun dapat diredam. Ini memang pilihan sulit tapi harus dilakukan untuk membubarkan massa, bila tidak diambil langkah tegas, nanti kalo ada korban jiwa atau kerugian materi masyarakat, Polri disalahkan kembali karena tidak cepat dan mengambil langkah tegas dalam mengendalikan tawuran antar warga tersebut."Belakang baru diketahui, kalau ada seorang anak balita yang juga ikut terdampak asap gas air mata," ungkapnya.Pasca kejadian itu, Kapolresta Ambon, Kombes Pol Driyano Ibrahim juga sudah menemui keluarga korban. "Kapolresta juga sudah mendatangi keluarga bayi yang terdampak dan menyampaikan permohonan maaf serta Polri pasti akan memberikan perawatan kesehatan masyarakat yang terdampak akibat kejadian tersebut," jelasnya.Dijelaskan, Korban terdampak gas air mata sudah mendapatkan pengecekan media oleh tim kedokteran Polda Maluku. "Saat ini kondisi balita yang tersampak sudah semakin membaik," ungkapnya.Selain bertemu orang tua korban, aparat Polresta Ambon juga sudah melakukan pertemuan dengan kedua pihak bertikai dan menghimbau untuk semua menjaga kesucian bulan ramadhan dan tidak terjadi lagi tawuran antar warga dan akan memproses hukum kepada pelaku yang nanti ditangkap karena kejadian tersebut."Kami menghimbau warga agar punya kesadaran untuk menjaga remaja dan pemudanya sehingga tidak melakukan tawuran dan menjaga kerukunan di wilayahnya. Karena dampaknya bukan saja kepada pihak yang bertikai tapi seluruh masyarakat di wilayah itu," pintanya.Kabid Humas juga menyesalkan pemberitaan dari media Ameks Online yang hanya ditulis berdasarkan video tiktok tanpa turun di lapangan. Bahkan, wartawannya juga tidak melakukan konfirmasi kepada aparat kepolisian, sehingga pemberitaannya terkesan hanya ingin mencari-cari kesalahan polisi."Kami sangat menyayangkan pemberitaan ameks online yang pemberitaannya melihat tindakan Polri hanya sepihak dan tidak obyektif di lapangan dan seolah olah tindakan tersebut dilihat dari sisi dampaknya saja.Mereka hanya memberitakan yang negatif saja, sementara hasil positifnya dengan tindakan tegas Polri tersebut yaitu bentrokan dapat diredam, tidak ada korban jiwa dan materi tidak pernah ditulis beritanya, "katanya.Media dan wartawan seharusnya obyektif dan ikut memberikan pencerahan ke masyarakat untuk jangan terjadi lagi tawuran dan bentrokan seperti itu yang sangat merugikan dan membahayakan jiwa masyarakat serta membuat citra jelek saja bagi kota Ambon. (PNO-12)
30 Mar 2024, 19:43 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru