Papuanewsonline.com
BERITA TAG Hukum
Homepage
Polres Puncak Jaya Amankan Pelaksanaan Ibadah Jum'at Agung di Gereja Katholik St. Petrus Mulia
Papunewsonline.com, Puncak Jaya – Kepolisian Resor Puncak Jaya menerjunkan 21 personelnya dalam mengamankan jalannya pelaksanaan Ibadah Jum'at Agung yang dilaksanakan di Gereja Katholik St. Petrus Mulia, Jum'at (29/03).Dalam pelaksanaan kegiatan pengamanan yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Puncak Jaya Kompol R. Ahmad Hari Junianto, S.Kom pagi tadi, para personel ditempatkan diseputaran Gereja dan mengawal rangkaian kegiatan seperti Jalan Salib maupun Ibadah Jum'at Agung yang dilaksanakan di Gereja Katholik St. Petrus Mulia.Kapolres Puncak Jaya AKBP Kuswara, S.H., S.I.K., M.H melalui Kabag Ops Kompol R. Ahmad Hari Junianto, S.Kom saat dikonfirmasi mengatakan bahwa sebanyak 21 personel Polres Puncak Jaya terjunkan untuk mengamankan dan mengawal kegiatan Ibadah Jum'at Agung yang dilaksanakan di Gereja Katholik St. Petrus Mulia.Lanjutnya, kegiatan ini dilaksanakan agar dalam pelaksanaan Ibadah para jemaat dapat melaksanakannya dengan rasa aman dan nyaman."Ini juga merupakan tugas dan tanggung jawab kami selaku pihak keamanan untuk tetap memastikan setiap kegiatan yang ada baik itu kegiatan kemasyarakatan ataupun kegiatan peribadatan dapat berjalan dengan aman, baik dan lancar,” tuturnya."Kami juga berharap kepada seluruh masyarakat agar tetap bersama-sama dengan kami untuk menjaga kondusifitas Sitkamtibmas yang ada,” imbuhnya. (PNO-12)
30 Mar 2024, 19:28 WIT
Polda Maluku Akan Menggelar Operasi Ketupat Salawaku 2024
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku akan menggelar Operasi Ketupat Salawaku Tahun 2024 yang bertujuam untuk mengamankan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.Sebelum menjalani operasi tersebut, Polda Maluku terlebih dahulu memberikan pelatihan kepada para personel yang dilaksanakan Rupattama Mapolda Maluku, Kamis (28/3/2024).Pelatihan Pra Operasi Ketupat Salawaku mengusung tema "Melalui Latihan Pra Operasi Kita Tingkatkan Kemampuan dan Profesionalisme Polri Dalam Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1445 H Tahun 2024 Guna Memelihara Keamanan Dalam Negeri".Karo Ops Polda Maluku, Kombes Pol Asep Saepudin, saat membuka kegiatan pelatihan pra operasi ketupat membacakan amanat Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif.Ia mengatakan, perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah merupakan salah satu hari besar keagamaan bagi umat Muslim di seluruh dunia termasuk di Indonesia dan Provinsi Maluku."Momen jelang puncak lebaran, masyarakat Maluku kerap melakukan berbagai kegiatan religius dalam bentuk mudik lebaran, ziarah, berwisata maupun silaturahmi ke sanak saudara, sahabat maupun kerabat terdekat," katanya.Untuk menciptakan stabilitas Kamtibmas yang aman, nyaman dan kondusif menjelang, saat berlangsung dan pasca perayaan lebaran, Polri secara nasional termasuk di wilayah hukum Polda Maluku akan melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Ketupat Salawaku Tahun 2024.Operasi Ketupat akan dilaksanakan selama 13 hari terhitung sejak tanggal 4 April sampai dengan 16 April 2024 dengan pengerahan satuan tugas pada Operasi Ketupat Salawaku 2024 yang terdiri dari 7 Satgas. Di antaranya Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Kamseltibcarlantas, Satgas Gakkum, Satgas Tindak, Satgas Humas, dan Satgas Banops."Jadikan pelatihan ini sebagai sarana bertukar pikiran dan menambah wawasan serta pengetahuan sehingga dapat menjadi bekal dalam pelaksanaan tugas Operasi Ketupat Salawaku 2034 dan hindari perbuatan yang dapat menurunkan citra dan martabat Polri," pintanya.Pada kesempatan tersebut, Direktur Polairud Polda Maluku, Kombes Pol Handoyo Santoso, juga mengingatkan kepada para personel yang terlibat dalam Ops Ketupat Salawaku 2024 agar dapat menyampaikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat pesisir."Mengingat cuaca di provinsi Maluku akhir-akhir ini cukup ekstrem agar seluruh personel Polda Maluku dapat menghimbau masyarakat untuk berhati-hati khususnya yang akan melaksanakan keberangkatan masuk keluar Provinsi Maluku maupun antar Kabupaten Kota di Provinsi Maluku," pintanya. (PNO-12)
29 Mar 2024, 13:26 WIT
Bulan Puasa, Miras Dan Curanmor Tetap Jadi Target Kepolisian
Papuanewsonline.com, Jayapura – Selama momen bulan puasa kali ini, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si berikan atensi Peredaran Miras dan Pencegahan Tindak Pidana Curanmor.Hal tersebut diterangkannya via telepon selulernya saat diwawancarai, Rabu (27/3) siang.Kapolresta mengatakan, Swiping miras terus dilakukannya melalui Sat Narkoba, terutama untuk peredaran miras pabrikan yang dijual tidak sesuai tempatnya atau secara ilegal."Selain itu, Miras oplosan juga menjadi target kami, karena miras merupakan sebagian besar pemicu terjadinya kecelakaan bahkan tindak pidana di Kota Jayapura," kata Kapolresta.Lebih lanjut terang Kapolresta, angka lalulintas selama bulan puasa ini yang dilatar belakangi miras menurun jika dibandingkan dengan sebelum puasa."Sementara untuk potensi gangguan Kamtibmas yang masih harus diantisipasi yakni Curanmor, masih tinggi angkanya jika di evaluasi. Saya sudah sampaikan ke jajaran untuk tingkatkan pengawasan serta razia terutama pada jam rawan atau jam kecil," ujarnya.Kapolresta KBP Victor Mackbon juga mengatakan, saat mudik lebaran nanti untuk potensi gangguan Kamtibmasnya yakni pencurian, dimana rumah ditinggal mudik oleh pemiliknya dan atau kebakaran akibat pemilik lupa mematikan kompor."Tetap jaga kondufitas Kamtibmas di Kota Jayapura untuk kepentingan dan kenyamanan kita semua, tetap bersinergi dan solid bersama aparat keamanan baik Polri maupun TNI, bila terjadi gangguan Kamtibmas segera hubungi call center Kepolisian yang ada," pungkas Kapolresta. (PNO-12)
28 Mar 2024, 13:21 WIT
Kabid Humas Jelaskan Kronologis Penyerahan Ketiga Terduga KKB ke Polres Puncak
Papuanewsonline.com, Puncak – Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, menjelaskan kronologis penyerahan 3 orang yang diduga sebagai anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) oleh Pers TNI YR 300 BJW ke Polres Puncak pada Sabtu, 3 Februari 2024, setelah terjadi kontak tembak di Kampung Eromaga, Distrik Omukia.Menurut Kabid Humas, ketiga terduga tersebut, yakni DK, WM, dan AM, diamankan di dua lokasi berbeda pasca kontak tembak antara TNI-Polri dengan KKB."Saat diserahkan, salah satu terduga yakni WM dalam kondisi tidak sadarkan diri sehingga ketiganya dibawa menuju Rumah Sakit Ilaga untuk dilakukan pengecekan kesehatan," jelasnya.Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia, S.Sos, menambahkan bahwa selain penangkapan, aparat juga menyita barang bukti berupa 1 pucuk Senjata Api Jenis Mouzer beserta 18 Butir Amunisi, yang masih diamankan oleh Pers YR 300 BJW."Setelah dilakukan pengecekan kesehatan, WM dinyatakan meninggal dunia. WM merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) atas kasus penyerangan terhadap Pekerja Proyek Pembangunan Puskesmas Omukia pada bulan Oktober 2023, dan juga terlibat dalam kasus Pembakaran SMA Negeri 1 Ilaga," ungkapnya.Kompol I Nyoman menyebutkan bahwa DK dan AM hanya menjalani pemeriksaan keterangan oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Puncak selama 2 hari, namun tidak ditahan karena kurangnya bukti. Keduanya kemudian diserahkan kembali kepada keluarga mereka. (PNO-12)
27 Mar 2024, 20:47 WIT
Jamin Situasi Kamtibmas di Bulan Suci Ramadhan, Polsek Bokondini Laksanakan Patroli
Papuanewsonline.com, Jayapura – Di tengah Bulan Suci Ramadhan, Polsek Bokondini menegaskan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan dengan melaksanakan patroli pengawasan secara berkala. Kegiatan ini dilakukan dengan berjalan kaki guna mendekati masyarakat dan memberikan himbauan tentang pentingnya menjaga keamanan, Selasa (26/03).Iptu Remi Kogoya, Kapolsek Bokondini, menjelaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama Bulan Suci Ramadhan, serta pasca pelaksanaan pemilu 2024. Patroli dilakukan secara rutin untuk memantau titik-titik keramaian dan mencegah gangguan keamanan."Dalam bulan suci Ramadhan dan pasca pemilu 2024, kami rutin melaksanakan patroli dengan menyambangi tempat-tempat keramaian untuk hadir dan mencegah gangguan keamanan di sekitar lingkungan," ungkap Iptu Remi Kogoya.Dia juga mengajak masyarakat Distrik Bokondini dan sekitarnya untuk bersama-sama menjaga keamanan, kedamaian, serta meningkatkan toleransi antar umat beragama. Kapolsek mengungkapkan harapannya bahwa masyarakat juga turut berperan aktif dalam melaporkan gangguan kamtibmas atau permasalahan masyarakat lainnya."Kami berharap masyarakat dapat membantu kami dalam mewujudkan keamanan dan toleransi ini dengan melaporkan setiap gangguan yang terjadi. Kami siap melayani masyarakat selama 24 jam," tandasnya. (PNO-12)
27 Mar 2024, 20:30 WIT
Polda Maluku Ikut Rapat Persiapan Penerimaan Terpadu Anggota Polri 2024
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku mengikuti rapat persiapan pelaksanaan penerimaan terpadu anggota Polri Tahun 2024 yang digelar Mabes Polri melalui zoom meeting, Selasa (26/3/2024).Rapat tersebut diikuti oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Maluku Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang dari ruang kerjanya.Turut hadir dalam rapat virtual itu yakni Dansat Brimob, Kepala SPN, Kabid Propam, Kabid Dokkes Polda Maluku, dan para Kabag Biro SDM Polda Maluku.As SDM Kapolri, Irjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo M, mengungkapkan, mekanisme penerimaan seleksi terpadu tahun ini akan dilaksanakan lebih baik lagi."Tahun 2024 ini akan ada tambahan rekrutmen Polri dari kelompok disabilitas," katanya.Dikatakan, sesuai Dipa rekrutmen terpadu tahun 2024, kuota perekrutan untuk AKPOL sebanyak 275 orang, Bintara 12.638, dan Tamtama 1.600 orang."Kuota penerimaan ini dapat berubah tergantung kebijakan pimpinan," ungkapnya.Untuk penerimaan Bintara yakni Bintara PTU; Bintara Kompetesi Khusus; Bintara Brimob; Bintara Pol Air; dan Bintara Rekrutmen Proaktif."Kalau untuk penerimaan Akpol sudah dibuka tanggal 25 Maret, pendaftaran online dari tanggal 25 Maret sampai 19 April 2024," ujarnya. (PNO-12)
26 Mar 2024, 18:48 WIT
Polisi Selidiki Kebakaran di Hamadi yang Menelan Satu Korban Jiwa
Papuanewsonline.com, Jayapura - Satuan Reserse Kriminal Polresta Jayapura Kota bersama Polsek Jayapura Selatan melakukan selidiki penyebab terjadinya kebakaran di Pertigaan Hamadi Distrik Jayapura Selatan, Sabtu (23/3) pagi.Kebakaran yang terjadi menghanguskan satu unit rumah pribadi milik Fredi Simanjuntak dan 11 rumah kos-kosan kepunyaan H. Ahmad Kamal, hingga memakan korban jiwa seorang pria paruh baya bernama Sutrisno (50) yang kesehariannya berprofesi sebagai Pedagang Cilok.Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Dr. Victor D. Mackbon, S.H., S.IK., M.H., M.Si melalui Kasat Reskrim Kompol Agus F. Pombos, S.I.K saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa kebakaran yang menelan korban jiwa tersebut.Kompol Agus menerangkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait pemicu terjadinya kebakaran, sementara dari keterangan awal para saksi di lokasi kejadian, api diduga berasal dari kamar milik korban Sutrisno."Jadi, awalnya saksi bernama Sunarman mendengar suara korban berteriak, lalu ia keluar rumahnya dan melihat api dari depan rumah kos korban, selanjutnya saksi sempat memanggil korban namun tidak direspon hingga ia meminta pertolongan kepada warga setempat," ungkap Kasat.Lebih lanjut dikatakan Kasat Reskrim, api merambat begitu cepat hingga membakar bangunan lainnya karena sebagian besar bahan bangunan terbuat dari kayu walau warga setempat berupaya untuk memadamkannya.Petugas gabungan dari masing-masing Instansi langsung merespon kejadian tersebut di lokasi kejadian."Api baru dapat dipadamkan selang satu setengah jam kemudian dengan bantuan mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Jayapura, AWC Polresta Jayapura Kota, sementara untuk jasad korban juga langsung dievakuasi oleh petugas gabungan yang ada di TKP," kata KasatKasat Reskrim juga menambahkan, pihaknya akan melakukan penyelidikan bersama Polsek Jayapura Selatan dengan dibantu oleh Tim dari Bid Labfor Polda Papua untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran tersebut. "Sudah kami lakukan Olah TKP, selanjutnya bersama Bid Labfor Polda Papua kiranya kami dapat mengungkap penyebab terjadinya peristiwa kebakaran maut ini," pungkasnya. PNO-11
24 Mar 2024, 20:16 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru