logo-website
Minggu, 28 Jun 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Dukung Program Astacita Presiden RI, Kapolres Buru Dan Forkopimda Panen 2000 Tongkol Jagung Papuanewsonline.com, Buru - Kapolres Buru Akbp Sulastri Sukidjang S.H.S.I.K.M.M., bersama Forkopimda melaksanakan panen perdana jagung varietas Kumala di lahan seluas 2 hektar yang berlokasi di Desa Waeperang. Acara ini merupakan bagian dari upaya peningkatan ketahanan pangan di wilayah tersebut, dengan melibatkan berbagai pihak untuk mendukung program pertanian lokal.Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memanfaatkan potensi pertanian yang ada, guna meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung ketersediaan bahan pangan lokal.Sebanyak 2000 tongkol jagung varietas Kumala berhasil dipanen dalam acara panen perdana yang dipimpin oleh Kapolres Buru, AKBP Sulatri Sukidjang, bersama Forkopimda di lahan seluas 2 hektar di Desa Waeperang.Kegiatan ini merupakan bagian dari program Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan mendukung kesejahteraan petani lokal. Panen ini menunjukkan hasil nyata dari sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi pertanian daerah. Jagung varietas Kumala dipilih karena memiliki kualitas unggul dan potensi hasil panen yang baik, sehingga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pangan di Kabupaten Buru.Sebelumnya, pada hari Rabu,6 November 2024, Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Buru telah melakukan penanaman bibit jagung varietas Kumala sebanyak 3.000 bibit di lahan tidur milik warga.Kegiatan ini merupakan langkah awal dari upaya pemanfaatan lahan tidak produktif di Desa Waeperang untuk mendukung program ketahanan pangan. Penanaman tersebut dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai bagian dari program pemberdayaan yang sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya optimalisasi sektor pertanian untuk kesejahteraan bersama.Kini, hasil dari kerja sama tersebut terlihat dalam panen perdana, yang menunjukkan potensi besar dari varietas jagung Kumala sebagai sumber pangan dan ekonomi lokal.Pada saat panen jagung varietas Kumala berlangsung, Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, Forkopimda, dan para Pejabat Utama (PJU) Polres Buru langsung membeli hasil panen jagung tersebut.Langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap petani lokal sekaligus memberikan apresiasi atas kerja keras mereka dalam memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif. Pembelian hasil panen secara langsung ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian, terutama dengan varietas unggul seperti jagung Kumala, yang memiliki nilai ekonomis tinggi.Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sesuai dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.Selain Forkopimda, sejumlah tokoh dan pejabat turut hadir dalam kegiatan panen perdana jagung varietas Kumala di Desa Waeperang, Di antaranya adalah:Wakapolres Buru, Kompol H. Akmil Djapa, Pj Ketua Bhayangkari Cabang Buru, Ny. Deli Akmil Djapa, Para Pejabat Utama (PJU) Polres Buru, Kapolsek Waplau, Iptu Tamrin, Kapolsek Namlea, Iptu Dede S. Rifai, Camat Waplau, Haris SyukurKehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan berbasis pertanian lokal yang diinisiasi oleh Kapolres Buru dan Forkopimda. Selain itu, keterlibatan berbagai pihak juga mencerminkan sinergi lintas sektor dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan lahan produktif. PNO-12 09 Jan 2025, 08:48 WIT
Forum Belajar Bersama SSDM Polri Diikuti Polda Maluku dan Jajaran Papuanewsonline.com, Ambon - Polda Maluku dan Polres jajaran mengikuti forum belajar bersama yang dilaksanakan SSDM Polri secara daring, Rabu (8/1/2025).Kegiatan yang diikuti dari ruang vicon lantai 2 Mapolda Maluku ini dihadiri Karo SDM, Dirlantas, Kabid Humas, Kabid TIK, dan Kabid Dokkes Polda Maluku. Para Kapolres dan PJU Polres jajaran Polda Maluku beserta para pejabat lainnya di Polda se Indonesia juga mengikuti kegiatan tersebut dari daerah masing-masing.Forum belajar bersama yang digelar SSDM Polri kali ini mengangkat tema "Pengelolaan Stres Anggota Polri". Kegiatan ini dipimpin Wakaposko Presisi Brigjen Pol Dr. Indarto, S.H., S.Sos., S.IK., M.Si. Hadir dalam kegiatan itu Ketua Tim Penjamin Mutu (Quality Control) Brigjen. Pol. Sambodo Purnomo Yogo, S.I.K., M.T.C.P. Forum belajar bersama kali ini bertujuan untuk membahas isu kesehatan mental dan strategi pengelolaan stres di lingkungan Polri. Dalam forum ini, disampaikan berbagai jenis jenis stres serta cara dan teknik dalam memelihara kesehatan mental, khususnya bagi anggota Polri yang menghadapi tekanan tinggi dalam menjalankan tugasnya.  Kegiatan ini menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan mental di tengah beratnya tugas sebagai anggota Polri. Wakaposko Presisi menjelaskan bahwa pengelolaan stres yang baik akan berdampak positif pada kinerja anggota. Adapun materi yang dibahas meliputi langkah-langkah praktis untuk mencegah burnout, pentingnya dukungan institusi, serta strategi meningkatkan kesehatan mental. Forum ini juga menjadi salah satu langkah kongkrit Polri dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif. "Kesehatan mental adalah kunci bagi anggota Polri dalam menjalankan tugas dengan optimal, dan ini menjadi tanggung jawab bersama," kata salah satu pemateri dalam forum tersebut.  Dengan adanya forum ini, diharapkan seluruh anggota Polri dapat lebih memahami pentingnya manajemen stres serta mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. PNO-12 09 Jan 2025, 08:29 WIT
KPK dan Polri Tingkatkan Sinergi Berantas Korupsi Papuanewsonline.com, Jakarta – Dalam kunjungan audiensi yang berlangsung di Mabes Polri, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Setyo Budiyanto, bersama jajarannya bertemu dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta pejabat utama Mabes Polri. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara KPK dan Polri dalam upaya pemberantasan korupsi, khususnya dalam meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia yang masih menjadi tantangan besar.Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan visi pemberantasan korupsi yang lebih efektif. Ia menyebutkan bahwa upaya ini melibatkan berbagai aspek, mulai dari pendidikan, pencegahan, hingga penindakan.“Kami berharap dengan adanya sinergi yang lebih erat, upaya pemberantasan korupsi di semua lini bisa lebih optimal. Salah satunya melalui Kortas Tipikor Polri yang tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga memperkuat sektor pendidikan dan pencegahan,” ujar Setyo.Setyo juga menekankan perlunya dukungan dari berbagai pihak untuk memperbaiki IPK yang masih rendah.“Indeks Persepsi Korupsi adalah cerminan persepsi nasional maupun internasional terhadap kita. Ini bukan hanya tanggung jawab KPK, tetapi tugas bersama, termasuk Polri, untuk memperbaiki persepsi tersebut,” tambahnya.Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyambut baik kunjungan ini dan menyatakan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kerjasama dengan KPK. Ia juga menepis kekhawatiran terkait tumpang tindih peran Kortas Tipikor dengan lembaga lain.“Kehadiran Kortas Tipikor justru memperkuat sinergi antara Polri dan KPK. Ini adalah wujud komitmen kami untuk menciptakan sistem yang lebih efisien dan mempercepat pemberantasan korupsi di Indonesia,” ujar Kapolri.Kapolri juga menegaskan pentingnya perbaikan MoU antara KPK dan Polri yang akan segera diperbarui untuk memperjelas pembagian tugas dan tanggung jawab. Hal ini, menurutnya, akan menjadi landasan untuk menjalankan kolaborasi yang lebih efektif di lapangan.“Kami percaya bahwa dengan pimpinan baru di KPK, serta kerjasama yang semakin erat, kita bisa memenuhi harapan masyarakat untuk memberantas korupsi dan memperbaiki sistem hukum di Indonesia,” kata Jenderal Listyo.Audiensi ini juga menjadi langkah awal dari rencana besar yang akan terus dikembangkan melalui pertemuan-pertemuan lanjutan, baik formal maupun informal, demi memperkuat kolaborasi antar lembaga."Sinergi ini bukan hanya tentang kolaborasi dua institusi, tetapi juga tentang menjawab harapan masyarakat Indonesia akan pemberantasan korupsi yang lebih transparan dan efektif," tutup Kapolri.Kegiatan ini menegaskan komitmen bersama antara KPK dan Polri dalam memberantas korupsi, sejalan dengan arahan Presiden RI untuk memperkuat pencegahan dan penindakan dalam misi asta cita. PNO-12 09 Jan 2025, 08:18 WIT
Pimpin Apel Satker, Wakapolda Papua: Humas Harus Punya Kapasitas dan Kapabilitas Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakapolda Papua, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H memimpin Apel Satker Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Papua yang berlangsung di Halaman Mako Polda Papua, Kota Jayapura, Rabu (08/01/2025).Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, Kasubbid PID, Kompol Nurjanah, Kasubbag Renmin Bid Humas, AKP Zahiri dan seluruh personel Humas Polda Papua.Dalam arahannya, Wakapolda Papua mengatakan kegiatan apel Satker secara rutin setiap hari rabu, ia lakukan lakukan supaya lebih mengenali anggota lebih dekat dan supaya para personel saling mengerti dan saling mengenal.“Apabila ada yg dikeluhkan oleh anggota silahkan sampaikan kepada saya,” ucap Wakapolda.Wakapolda mengatakan saat ini Humas sudah menjadi fungsi utama, ia berharap personel Humas Polda Papua bisa mengikuti perkembangan zaman dan mempunyai pemahaman apa saja kompetensi yang dimiliki oleh seseorang ketika ditempatkan di Humas.“Humas termasuk Satker yang sangat membutuhkan keterampilan-keterampilan, anggota Humas selain harus punya kapasitas, tapi juga harus punya Kapabilitas,” tuturnya.Lebih lanjut, ia mengatakan menjadi anggota Humas harus punya pemahaman terkait menulis dan untuk meningkatkan kemampuan menulis yaitu harus banyak membaca.“Rekan-rekan harus punya semangat untuk mengembangkan dirinya masing-masing, jika kita punya semangat Tuhan pasti memberikan jalan,” pungkasnya. PNO-12 09 Jan 2025, 08:05 WIT
Kapolda Papua Serahkan Dokumen Dipa RKA-K/L Satker Jajaran Polda Papua T.A 2025 Papuanewsonline.com, Jayapura – Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige Renwarin, S.H., M.Si., telah memimpin pelaksanaan penandatanganan pakta integritas, sosialisasi dan penyerahan dokumen dipa RKA-K/L satker jajaran Polda Papua T.A 2025 bersama dengan Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., pada Selasa (07/01/2025).Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Hotel Horison, Kota Jayapura, Papua, dan turut dihadiri oleh Irwasda Polda Papua, Kombes Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., Karo Rena Polda Papua, Kombes Pol. Ary Wahyu Widijananto, S.I.K., Para pejabat utama Polda Papua, serta Para Kapolres/ta jajaran Polda Papua.Dalam sambutannya, Kapolda Papua Irjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si, menyampaikan bahwa dengan memasuki tahun 2025, semoga membawa semangat baru dan inspirasi untuk meningkatkan kinerja kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.“Keberhasilan dalam pelaksanaan Pam Pilkada dan Pam Nataru dgn aman dan lancar, merupakan bukti kerja keras dan dedikasi seluruh jajaran Polda Papua dalam mengakhiri tahun 2024,” ujarnya.Lebih lanjut Ia menambahkan Bapak Presiden Prabowo telah menekankan kepada pentingnya pengalokasian anggaran yang berfokus pada pemenuhan swasembada pangan, energi dan pendidikan serta prioritas lainnya.“Integritas adalah kunci utama dalam pengelolaan anggaran dan langkah yang diambil harus sesuai aturan yang berlaku, sehingga sangat penting untuk dilakukan Monev secara berkala,” tambah Kapolda.Kapolda juga menekankan agar segera tetapkan pejabat pengelola anggaran, dan tunjukkan Komitmen dan tanggung jawab melalui penandatanganan Integritas oleh seluruh Kasatker, serta lakukan Lelang Pra-DIPA segera untuk anggaran belanja modal pembangunan rumah dinas.“Mari kita jadikan DIPA 2025 sebagai memontum untuk meningkatkan kinerja, memperkuat integritas dan mewujudkan visi Polri sebagai Pelindung, Pengayom dan pelayan masyarakat serta penegak hukum yang terpercaya,” pungkasnya. PNO-12 08 Jan 2025, 13:18 WIT
Kadiv Humas: Taruna Akpol Jadi Agen Cooling System Sebagai Pengemban Fungsi Kehumasan Papuanewsonline.com, Semarang - Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho memberikan pembekalan kepada taruna Akademi Kepolisian (Akpol) semester genap Tahun 2025. Dalam kuliah umum ini, Irjen. Pol. Sandi memberikan pembekalan mengenai pengetahuan umum kehumasan.Materi berjudul “Peran Strategis Divhumas Polri Dalam Membangun Citra Positif Polri dan Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat di Era Revolusi Industri 4.0 Menuju 5.0 Society” pun dipaparkan Kadiv Humas.Ditekankan Irjen. Pol. Sandi, peran humas saat ini sangatlah strategis dan menjadi tugas seluruh anggota dan pegawai negeri serta keluarga di lingkungan Polri. Sebagai anggota Polri yang mengemban fungsi kehumasan, ujarnya, wajib menjaga kondusifitas Kamtibmas di dunia maya maupun nyata serta memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan kebaikan dan menjaga marwah institusi serta memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang tugas tugas kepolisian sebagaimana semangat pataka humas Polri Yang di Resmikan Kapolri Yaitu "Sahityadharma Narawata".“Harus juga menjadi agen cooling system yang menciptakan situasi kondusif, sejuk, aman, damai, dan mewujudkan Polri sebagai penjaga kehidupan, perawat peradaban, dan pejuang kemanusiaan,” jelas Kadiv Humas saat mengisi kuliah umum di Akpol Semarang, Jawa Tengah, Senin (6/1/25).Menurut Irjen. Pol. Sandi, taruna Akpol harus menyadari bahwa sebagai calon anggota Polri harus menjadi suri tauladan bagi dirinya, keluarga, dan masyarakat. Selain itu, tidak boleh berhenti belajar dan berbuat baik.“Taruna Akpol harus mencintai institusi Polri dengan tidak melakukan pelanggaran yang dapat menurunkan citra Polri,” ujar Kadiv Humas.Pada kesempatan tersebut, Kadiv Humas juga menyematkan Brivet Pelopor Kehumasan kepada 10 Taruna Akpol dengan peringkat nilai terbaik hasil Post Tes e Learning Humas Polri Presisi. Mereka adalah Byan Jauhar Saladin Akpol Tk 3, Raja Aufa Mahasin Akpol Tk 2, Marco Tokyo Nadeak Akpol Tk 2, Rhea Rizky Sabangga Akpol Tk 2, Satrio Akbar Nugroho Akpol Tk 1, Adityo Ghalyh Parama Akpol Tk 2, Rakel Kevin Akpol Tk 1, Zakiy Ananda Kurniawan Akpol Tk 3, Marco Antonio Panangian Butar Butar Akpol Tk 3, dan Endra Risky Putra Akpol Tk 3. PNO-12 07 Jan 2025, 16:13 WIT
Melihat Lagi Pengabdian Bripka Joko, Polisi yang Sukarela Jadi Tukang Gali Kubur Papuanewsonline.com, Samarinda – Bripka Joko Hadi Aprianto, sosok Bintara Polsek Samarinda Hulu terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat. Di mana selain menjadi personel Polisi, ia juga seorang penggali kubur. Bripka Joko adalah salah satu anggota Polri yang kerap melakukan penggalian kubur secara sukarela. Hal itu sudah dilakukannya selama 23 tahun.Apa yang dilakukannya pun menunjukkan bahwa sebagai abdi negara selalu berupaya memberikan yang terbaik dalam bentuk karya. Joko menjalani tugas lain sebagai penggali kubur sejak dia duduk di bangku kelas 2 SMP. Terkait dengan pengabdiannya itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui langsung Bripka Joko di Polresta Samarinda, Kalimantan Timur.Kapolri memberikan perhatian langsung sekaligus mengapresiasi niat baik Bripka Joko yang sering melakukan penggalian kubur untuk masyarakat secara sukarela selama kurang lebih 23 tahun.Dalam kesempatan tersebut, Kapolri berbincang dan mendengarkan pengalaman langsung dari Bripka Joko yang memutuskan untuk menjadi tukang gali kubur selain bertugas sebagai personel kepolisian. "Kamu kan sekarang polisi dan sampai sekarang terus berlanjut menggali kubur, apa yang ada di hatimu saat ikut membantu melaksanakan gali kubur. Niat mu apa?," tanya Kapolri, dikutip, Minggu (5/1/2025)."Izin jenderal kalau dahulu buat nyari rezeki kalau sekarang untuk amal. Karena setiap bulan, mohon izin pasti nombok. Karena untuk orang tidak mampu saya gratiskan, tapi saya tetap gaji karyawan," jawab Bripka Joko. Setelah mendengarkan pengalaman dan cerita dari Bripka Joko, Kapolri menyatakan bahwa, membantu masyarakat dengan menjadi tukang gali kubur merupakan niat yang sangat mulia.Kapolri sempat menyinggung sekolah perwira kepada Bripka Joko. Namun, ketika hendak ditawarkan, Bripka Joko lebih memilih perluasan area makam untuk kebutuhan masyarakat luas. "Sudah sekolah belum. Mau sekolah perwira?" tanya Sigit. "Mohon izin Jenderal, mohon maaf ingin nambah tanah wakaf kuburan karena mulai penuh untuk masyarakat," jawab Bripka Joko. PNO-12 07 Jan 2025, 15:49 WIT
Kapolda Papua Pimpin Rapat Terkait Pemisahan Polda Papua Tengah Papuanewsonline.com, Jakarta – Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen Pol Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si., didampingi Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., melaksanakan kegiatan Rapat Pembahasan terkait Pemisahan Polda Papua Tengah yang dilaksanakan di Ruang vicon Lantai 2 Mapolda Papua, Koya Koso, Senin (06/01/2025).Turut hadir dalam kegiatan tersebut PJU Polda Papua, Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasda Polda Papua, Kombes Pol Andi Yoseph Enoch, S.I.K, Kabag Binops Roops, AKBP Mughoni, S.I.K dan Kabag Binkar Biro SDM Polda Papua, AKBP Andreas Luhut Jaya Tampubolon, S.I.K., M.K.P.Rapat tersebut bertujuan untuk memastikan kelancaran transisi operasional dan pengelolaan sumber daya manusia serta logistik, guna mendukung berdirinya Polda Papua Tengah yang efektif dan efisien dalam menjalankan tugas-tugas Kepolisian di wilayah tersebut.Dalam kesempatannya, Kapolda Papua mengatakan Polda Papua sudah mekar menjadi Polda Papua Tengah. Sementara tiga provinsi lainnya masih berada dalam Polda Papua. Pembahasan hari ini akan lebih spesifik dan mendalam, bertujuan untuk mendukung operasional Polda Papua Tengah.“Target 2025 menjadi salah satu fokus kita. Sebagai Kapolda, saya meneruskan tugas Kapolda sebelumnya. Pada tahun ini, kita harus menentukan target yang ingin dicapai. Penetapan target tersebut akan didasarkan pada kajian bersama, dan setiap satker harus mencantumkan targetnya dalam perencanaan masing-masing,” ucap Kapolda.Kapolda mengatakan Polda Papua adalah Polda besar. Jika anggota yang baik dikirim ke Polda yang baru, itu sangat disayangkan. Apapun alasannya, jika anggota yang berkompeten dipindahkan ke sana, saya yakin mereka akan kesulitan karena belum memiliki pengalaman yang cukup di wilayah baru.“Terkait hal ini, anggota kita yang ada di polsek-polsek, khususnya yang sudah bertahun-tahun bertugas, pasti ada yang ingin dipindah ke kota atau Nabire. Kita harus memahami hal ini, karena mereka sudah bertugas lama di daerah terpencil,” tuturnya.“Dalam tahun 2025, kita perlu mengevaluasi apakah Polda Papua sudah melakukan rekrutmen yang sesuai dengan kebutuhan atau belum,” pungkasnya. PNO-12 07 Jan 2025, 15:16 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT