logo-website
Sabtu, 07 Feb 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Kapolda Papua Hadiri Acara Kebaktian Kebangkitan Rohani Di Waropen, Menuju Pilkada Damai 2024 Papuanewsonline.com, Waropen - Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., menghadiri kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang bertempat di Lapangan Budi Utomo Waren, Waren Satu, Kec. Waropen Bawah, Kabupaten Waropen, Provinsi Papua, Rabu (12/06).Acara ini turut dihadiri oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., serta pejabat utama Polda Papua, Danramil 1709-03/Wabah Mayor Inf Gunawan, Ketua FKUB Kabupaten Waropen Pdt. Daniel Wenggi, M.Th, Ketua LMA Kab. Waropen Barens Agaki, Ketua Dewan Adat Kabupaten Waropen Frans B. Wonatorei, para Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan Tokoh Masyarakat, dan tamu undangan lainnya.Dengan tema “Bangkit dan Bermazmur Bagi Kristus Menuju Pilkada Damai di Tanah Papua” kegiatan ini bertujuan untuk mengaplikasikan ajaran Tuhan tentang kasih, baik kepada Tuhan maupun sesama Manusia, sehingga diharapkan terciptanya Pilkada 2024 yang damai dan harmonis. Pada sambutannya, Pdt. Daniel Wenggi, M.Th, menyampaikan bahwa kegiatan hari ini adalah kegiatan yang luar biasa, yang diprakarsai oleh Polda Papua. Sehingga dalam sambutan ini ia pertama-tama mengucapkan syukur kepada Tuhan, karena atas kasih karunianya.“Kemudian hal terpenting yang menjadi agenda di hari ini juga adalah doa puasa dan ibadah KKR, sehingga mari kita bersatu dalam kegiatan hari ini yang merupakan anugerah tuhan terbesar yang kita dapat bersama," ucapnya.Kapolda Papua, dalam sambutannya menyatakan bahwa Puji syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas kebaikan dan kemurahan-Nya, karena hari ini kami bersama-sama dengan pemerintah daerah dan persekutuan gereja kembali menyelenggarakan Kebaktian Kebangkitan Rohani (KKR) dalam rangka mensukseskan Pilkada Damai di Tanah Papua tahun 2024.“Sudah begitu lama saya ingin bertemu dengan saudara-saudara saya di Kabupaten Waropen ini, ada kerinduan yang mendalam untuk kita menjadi satu didalam tuhan sesuai dengan iman yang kita miliki dalam keyakinan iman kita,” ucap Kapolda.Kapolda juga menekankan, pemilu merupakan pesta untuk rakyat yang harus bersikap seimbang, toleran dan menjunjung tinggi Bhineka Tunggal Ika. Saat ini kondisi perpolitikan membuat agama kerap dicatut ke dalam kondisi yang tidak sesuai dengan isi substansi agama itu sendiri.“Perbedaaan dalam pilihan politik adalah hal wajar dan setiap orang harus menghargainya. Tentunya terlalu mahal jika beda pilihan politik sampai merusak persaudaraan dan persahabatan,” ujarnyaDalam kesempatan tersebut, Kapolda Papua juga berterimakasih atas keberhasilan  pelaksanaan Pemilu  Pilpres dan Pileg 2024 di Kabupaten Waropen, Provinsi Papua ini. Tentunya hal ini tidak terlepas dari kerjasama pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pemahaman keagamaan dari tokoh agama yang mengubah pola perilaku dan kesadaran politik masyarakat.“Saya berharap setelah pesta Pilkada berakhir nanti, semua kembali pada kehidupan masing-masing, bekerja sesuai tugasnya. Lupakan perbedaan yang kemarin, mari bersama-sama bergandengan tangan untuk memajukan Kabupaten Waropen yang kita cintai ini,” ujar Kapolda.Penutupan acara ditandai dengan pembacaan Deklarasi Damai oleh Ketua FKUB Kab. Waropen Pdt. Daniel Wenggi, M.Th, dengan didampingi oleh Ketua LMA Kab. Waropen Barens Agaki dan Ketua Dewan Adat Kabupaten Waropen Frans B. Wonatorei. PNO-11 13 Jun 2024, 23:34 WIT
Kapolda Papua Bahas Stabilitas dan Komitmen Kamtibmas Dalam Sidang Majelis Di Waropen Papuanewsonline.com, Waropen - Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., menghadiri Penutupan Sidang Majelis Daerah Khusus Gembala Badan Pengurus Daerah Teluk Cenderawasih (BPDTC) di Gereja Bethel Indonesia, Kabupaten Waropen, Provinsi Papua, Rabu (12/06). Acara ini juga dihadiri oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., bersama para pejabat utama Polda Papua, serta sejumlah tokoh penting lainnya seperti Pengurus Teologi BPP, Pdt Frans Patan, Pengurus Bendahara BPDTC, Pdp Anike Rumkorem, Pengurus Teologi BPDTC, Rudy Sambow, dan Ketua BPD Teluk Cenderawasih, Pdt Rufinus Kadang.Dalam sambutannya, pendeta Rufinus sangat mengapresiasi atas kedatangan Kapolda Papua beserta rombongan dan mengungkapkan harapan mengenai bantuan Otsus (Otonomi Khusus) yang belum pernah diterima oleh wilayah Waropen. "Saya ingin menyampaikan satu harapan saya, yaitu di Provinsi Papua ini kita mempunyai 2 BPD, namun dari pertama dibentuk sampai dengan adanya DOB baru kami yang wilayah Waropen ini belum pernah sekali menerima bantuan Otsus. Oleh karena itu kiranya hal ini dapat menjadi masukkan oleah para pimpinan kedepannya," ucapnya.Pada kesempatan yang sama, Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, menegaskan pentingnya peran aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). "Pada momen ini Tuhan menunjuk saya sebagai pemimpin Papua, dan pada hari ini juga Tuhan telah menuntun saya kembali ke tanah Waropen ini dalam momentum Cooling System,” tuturnya. Irjen Pol. Mathius berpesan kepada seluruh jemaat, tokoh pemuda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat agar dapat bergerak aktif untuk menjaga situasi kamtibmas. Dengan cara itu juga menunjukkan komitmen untuk mewujudkan lingkungan yang aman dan damai bagi semua warga.“Kehadiran kami dalam acara penutupan sidang ini menyoroti pentingnya kerjasama antara kepolisian dan komunitas lokal dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah Waropen yang dimana ini juga menjadi simbol komitmen saya selaku Kapolda Papua untuk terus mendekatkan diri serta mendengarkan aspirasi masyarakat,” jelasnya. Menurutnya, ini dilakukan guna membahas hal-hal yang kiranya menjadi keluhan masyarakat, terutama terkait dengan kebutuhan dan hak-hak wilayah yang belum terakomodasi dengan baik.Dengan adanya dialog dan kolaborasi yang terus dibangun, diharapkan situasi keamanan di Provinsi Papua, khususnya di Kabupaten Waropen, dapat semakin kondusif. “Masyarakat juga diimbau untuk terus mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh pihak kepolisian demi terwujudnya lingkungan yang aman dan harmonis bagi semua warga,” tutup Kapolda. PNO-11 13 Jun 2024, 23:26 WIT
Mempererat Silaturahmi, Satgas Yonif 122/TS Berikan Bingkisan Kepada Masyarakat Kampung Uskuar Papuanewsonline.com, Keerom - Mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat Pos KM 76  Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS memberikan bingkisan kepada masyarakat Kampung Uskuar, Distrik mannem, Kabupaten Keerom Kamis (13-06-2023).Danpos KM  76 Lettu Inf Rejeki Barus menuturkan bahwa berbagai cara dilakukan Satgas untuk terus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat khususnya, salah satunya melalui kegiatan memberikan sembako. Kegiatan tersebut akan tetap kami laksanakan hingga menjelang purna penugasan, karena memberikan Sembako kepada masyarakat merupakan kegiatan sosial positif yang perlu dilaksanakan secara berkelanjutan.Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS Pos KM 76  dipimpin sersan dua Heri Juanda memberikan sembako kepada masyarakat Kampung Uskuar yang bertujuan untuk mempererat hubungan persaudaraan antara TNI dengan masyarakat agar adanya keberadaan Satgas ditengah-tengah masyarakat bisa menjadi terciptanya hubungan menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG.Kesempatan tersebut salah satu masyarakat Kampung Uskuar bapak Yosep Pulanda (55) mengucapkan terimakasih kepada personel pos satgas, yang sudah banyak membantu, mengayomi dan peduli kepada kepada masyarakat.Seperti penyampaian Dansatgas Letkol Inf Diki Apriyadi, S, Hub.Int, tugas pokok Satgas Yonif 122/Tombak Sakti menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG, juga mempunyai tugas tambahan yaitu seluruh prajurit melaksanakan kegiatan teritorial yang bersifat membangun, melayani, dan mengayomi masyarakat serta memberikan bantuan terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan personel pos. PNO-11 13 Jun 2024, 23:18 WIT
Polda Maluku Laksanakan Operasi Simpatik Salawaku 2024 Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku menggelar Operasi Simpatik Salawaku Tahun 2024. Operasi lalu lintas ini resmi dijalankan melalui apel gelar pasukan yang dihelat di Gedung Sport Center, Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Kamis (13/6/2024).Bertindak sebagai pimpinan apel yaitu Karo Ops Polda Maluku Kombes Pol Asep Saepudin, SIK. Hadir para pejabat utama Polda Maluku, Kepala Jasa Raharja dan perwakilan TNI baik Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara.Operasi Simpatik Salawaku tahun ini mengusung tema “Meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas di jalan raya”.Karo Ops Polda Maluku dalam sambutannya membacakan amanat Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum. Ia mengatakan, operasi Simpatik Salawaku 2024 digelar selama 10 hari sejak hari ini hingga tanggal 22 Juni 2024.Operasi Simpatik bertujuan untuk memaksimalkan peranan anggota Polri terutama bidang lalu lintas untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi. Selain itu, juga untuk mewujudkan kamseltibcar lantas di wilayah hukum Polda Maluku."Dengan melihat data pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas memang sulit untuk ditekan seminimal mungkin namun bukan berarti tidak ada cara dan upaya untuk meminimalisasi terjadinya hal tersebut," kata Kapolda.Pelaksanaan operasi Simpatik mengedepankan tindakan preemtif melalui pendidikan, pembinaan, penyuluhan yang bersifat persuasif dan edukatif. Hal ini dilakukan dengan cara memberdayakan fungsi lantas yang humanis optimal, penerangan masyarakat di media cetak maupun elektronik serta pelayanan informasi lalu lintas melalui manajemen media. "Diharapkan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat pengguna jalan," harapnya.Kapolda mengharapkan agar dalam pelaksanaan operasi juga mengedepankan tindakan preventif melalui peningkatan operasi kepolisian yang ditingkatkan (KRYD). Personel juga diharapkan dapat ikut berperan aktif dalam membantu mengatasi ancaman bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang sebagai dampak dari musim penghujan. Pelaksanaan operasi juga bisa didukung dengan tindakan gakkum berupa teguran simpatik untuk membangun opini dan kepercayan masyarakat terhadap Polri. Teguran simpatik diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan hukum di bidang Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran (Kamseltibcar) Lalu Lintas (Lantas).Melalui penyelenggaraan operasi Simpatik Salawaku 2024, Kapolda berharap akan tercapai beberapa tujuan seperti diantaranya meningkatkan disiplin dan kesadaran masyarakat dalam berlalulintas; terciptanya situasi Kamseltibcar lantas secara optimal, serta menurunnya angka kecelakaan lalu lintas; terciptanya kepercayaan masyarakat terhadap Polri, dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas; menurunnya angka pelanggaran yang akan diimbangi dengan jumlah kecelakaan lalu lintas; menurunnya jumlah titik kepadatan arus lalu lintas, dengan kehadiran personil lantas di lokasi kemacetan; meningkatnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas di jalan raya.Kapolda juga menekankan beberapa hal kepada personel sebagai pedoman dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan operasi. Seperti siapkan personel dan peralatan untuk mendukung kelancaran operasi; melaksanakan operasi Simpatik dengan metode pendekatan persuasif dan humanis di lapangan; tingkatkan kegiatan dikemas lantas kepada pelajar dan masyarakat untuk tertib berlalu lintas; tingkatkan patroli lalu lintas di titik kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas untuk mewujudkan Kamseltibcar lantas; "tingkatkan koordinasi dan sinergitas dengan instansi terkait untuk kelancaran dan keberhasilan pencapaian target dan sasaran operasi," pintanya.Untuk pelaksanaan Ops simpatik tahun ini, Polda Maluku akan melaksanakan "Gebyar Keselamatan berlalu lintas" dengan melibatkan anak-anak SMU sekota Ambon dan juga program edukasi ke sekolah-sekolah. (PNO-12) 13 Jun 2024, 19:41 WIT
Gelar KKR Di Waropen, Kapolda: Wujudkan Pilkada Damai 2024 Papuanewsonline.com, Waropen – Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., menghadiri kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang bertempat di Lapangan Budi Utomo Waren, Waren Satu, Kec. Waropen Bawah, Kabupaten Waropen, Provinsi Papua, Rabu (12/06).Acara ini turut dihadiri oleh Wakapolda Papua Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., serta pejabat utama Polda Papua, Danramil 1709-03/Wabah Mayor Inf Gunawan, Ketua FKUB Kabupaten Waropen Pdt. Daniel Wenggi, M.Th, Ketua LMA Kab. Waropen Barens Agaki, Ketua Dewan Adat Kabupaten Waropen Frans B. Wonatorei, para Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan Tokoh Masyarakat, dan tamu undangan lainnya.Dengan tema “Bangkit dan Bermazmur Bagi Kristus Menuju Pilkada Damai di Tanah Papua” kegiatan ini bertujuan untuk mengaplikasikan ajaran Tuhan tentang kasih, baik kepada Tuhan maupun sesama Manusia, sehingga diharapkan terciptanya Pilkada 2024 yang damai dan harmonis. Pada sambutannya, Pdt. Daniel Wenggi, M.Th, menyampaikan bahwa kegiatan hari ini adalah kegiatan yang luar biasa, yang diprakarsai oleh Polda Papua. Sehingga dalam sambutan ini ia pertama-tama mengucapkan syukur kepada Tuhan, karena atas kasih karunianya.“Kemudian hal terpenting yang menjadi agenda di hari ini juga adalah doa puasa dan ibadah KKR, sehingga mari kita bersatu dalam kegiatan hari ini yang merupakan anugerah tuhan terbesar yang kita dapat bersama," ucapnya.Kapolda Papua, dalam sambutannya menyatakan bahwa Puji syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas kebaikan dan kemurahan-Nya, karena hari ini kami bersama-sama dengan pemerintah daerah dan persekutuan gereja kembali menyelenggarakan Kebaktian Kebangkitan Rohani (KKR) dalam rangka mensukseskan Pilkada Damai di Tanah Papua tahun 2024.“Sudah begitu lama saya ingin bertemu dengan saudara-saudara saya di Kabupaten Waropen ini, ada kerinduan yang mendalam untuk kita menjadi satu didalam tuhan sesuai dengan iman yang kita miliki dalam keyakinan iman kita,” ucap Kapolda.Kapolda juga menekankan, pemilu merupakan pesta untuk rakyat yang harus bersikap seimbang, toleran dan menjunjung tinggi Bhineka Tunggal Ika. Saat ini kondisi perpolitikan membuat agama kerap dicatut ke dalam kondisi yang tidak sesuai dengan isi substansi agama itu sendiri.“Perbedaaan dalam pilihan politik adalah hal wajar dan setiap orang harus menghargainya. Tentunya terlalu mahal jika beda pilihan politik sampai merusak persaudaraan dan persahabatan,” ujarnyaDalam kesempatan tersebut, Kapolda Papua juga berterimakasih atas keberhasilan pelaksanaan Pemilu Pilpres dan Pileg 2024 di Kabupaten Waropen, Provinsi Papua ini. Tentunya hal ini tidak terlepas dari kerjasama pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pemahaman keagamaan dari tokoh agama yang mengubah pola perilaku dan kesadaran politik masyarakat.“Saya berharap setelah pesta Pilkada berakhir nanti, semua kembali pada kehidupan masing-masing, bekerja sesuai tugasnya. Lupakan perbedaan yang kemarin, mari bersama-sama bergandengan tangan untuk memajukan Kabupaten Waropen yang kita cintai ini,” ujar Kapolda.Penutupan acara ditandai dengan pembacaan Deklarasi Damai oleh Ketua FKUB Kab. Waropen Pdt. Daniel Wenggi, M.Th, dengan didampingi oleh Ketua LMA Kab. Waropen Barens Agaki dan Ketua Dewan Adat Kabupaten Waropen Frans B. Wonatorei. (PNO-12) 13 Jun 2024, 16:25 WIT
Hadiri Sidang Majelis BPDTC, Kapolda Papua: Jaga Kamtibmas Di Waropen Papuanewsonline.com, Waropen – Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., menghadiri Penutupan Sidang Majelis Daerah Khusus Gembala Badan Pengurus Daerah Teluk Cenderawasih (BPDTC) di Gereja Bethel Indonesia, Kabupaten Waropen, Provinsi Papua, Rabu (12/06). Acara ini juga dihadiri oleh Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si., bersama para pejabat utama Polda Papua, serta sejumlah tokoh penting lainnya seperti Pengurus Teologi BPP, Pdt Frans Patan, Pengurus Bendahara BPDTC, Pdp Anike Rumkorem, Pengurus Teologi BPDTC, Rudy Sambow, dan Ketua BPD Teluk Cenderawasih, Pdt Rufinus Kadang.Dalam sambutannya, pendeta Rufinus sangat mengapresiasi atas kedatangan Kapolda Papua beserta rombongan dan mengungkapkan harapan mengenai bantuan Otsus (Otonomi Khusus) yang belum pernah diterima oleh wilayah Waropen. "Saya ingin menyampaikan satu harapan saya, yaitu di Provinsi Papua ini kita mempunyai 2 BPD, namun dari pertama dibentuk sampai dengan adanya DOB baru kami yang wilayah Waropen ini belum pernah sekali menerima bantuan Otsus. Oleh karena itu kiranya hal ini dapat menjadi masukkan oleah para pimpinan kedepannya," ucapnya.Pada kesempatan yang sama, Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, menegaskan pentingnya peran aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). "Pada momen ini Tuhan menunjuk saya sebagai pemimpin Papua, dan pada hari ini juga Tuhan telah menuntun saya kembali ke tanah Waropen ini dalam momentum Cooling System,” tuturnya. Irjen Pol. Mathius berpesan kepada seluruh jemaat, tokoh pemuda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat agar dapat bergerak aktif untuk menjaga situasi kamtibmas. Dengan cara itu juga menunjukkan komitmen untuk mewujudkan lingkungan yang aman dan damai bagi semua warga.“Kehadiran kami dalam acara penutupan sidang ini menyoroti pentingnya kerjasama antara kepolisian dan komunitas lokal dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah Waropen yang dimana ini juga menjadi simbol komitmen saya selaku Kapolda Papua untuk terus mendekatkan diri serta mendengarkan aspirasi masyarakat,” jelasnya. Menurutnya, ini dilakukan guna membahas hal-hal yang kiranya menjadi keluhan masyarakat, terutama terkait dengan kebutuhan dan hak-hak wilayah yang belum terakomodasi dengan baik.Dengan adanya dialog dan kolaborasi yang terus dibangun, diharapkan situasi keamanan di Provinsi Papua, khususnya di Kabupaten Waropen, dapat semakin kondusif. “Masyarakat juga diimbau untuk terus mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh pihak kepolisian demi terwujudnya lingkungan yang aman dan harmonis bagi semua warga,” tutup Kapolda. (PNO-12) 13 Jun 2024, 15:58 WIT
Ombudsman RI Apresiasi Polri Atas Perekrutan Difabel Papuanewsonline.com, Jakarta - Komisioner Ombudsman RI, Johanes Widijantoro, mengapresiasi jalannya rekrutmen Polri Tahun Anggaran 2024 yang melibatkan penyandang disabilitas. Widi, sapaan akrabnya, berharap langkah Polri dalam menyetarakan hak penyandang disabilitas ini ditiru oleh instansi lainnya."Menariknya justru karena polisi memulai, dengan secara terbuka men-declare itu, dan kemudian harusnya itu menjadi bola salju untuk instansi lain. Karena di undang-undang ketenagakerjaan kan sudah lama itu aturan 1 banding 100, kalau nggak salah. Jadi ada 1 pekerja disabilitas banding 1 pekerja yang non-disabilitas," kata Widi Ombudsman RI, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2024).Widi juga berharap Polri sudah mempersiapkan dengan matang pengembangan kualitas serta pembinaan karier anggotanya yang berasal dari kelompok disabilitas. Widi menyebut kebijakan rekrutmen disabilitas akan membawa dampak positif pada Polri, jika pola pikir polisi non-disabilitas kepada polisi disabilitas setara."Supaya juga menunjukkan komitmen kepolisian menjadi pionir dalam dunia kerja untuk disabilitas. Nah memang spesifik kalau kita melihat dalam konteks kesempatan dan peluang yang diberikan kepada teman-teman penyandang disabilitas, pertama-tama tentu mindset atau cara pandang harusnya dimiliki juga oleh instansi pemerintah, termasuk kepolisian," ujar Widi.Widi menuturkan langkah Polri dalam melakukan affirmative action pada kelompok disabilitas dalam proses rekrutmen anggota, termasuk wujud pemenuhan hak-hak kaum disabilitas. Oleh sebab itu dia berharap Polri juga sudah menyiapkan instrumen, sarana dan prasarana untuk mendukung aktivitas polisi disabilitas secara menyeluruh."Kalau mereka sudah memahami bahwa affirmative action ini menjadi hak penyandang disabilitas, maka tentunya kepolisian juga sudah menyiapkan instrumen dengan segala regulasi yang menyertainya, yang membuat penyandang disabilitas, itu nanti betul-betul mengikuti proses itu dengan setara tadi. Mesti dirumuskan secara komprehensif," terang Widi."Saya mendorong agar kepolisian lebih dari sekedar membuka lowongan atau rekrut di depan, tapi siapkan semuanya sampai ke (titik) mereka (penyandang disabilitas) bisa mandiri, menunjukkan kemampuan dirinya ya secara leluasa," imbuh dia.Widi optimis polisi berlatar belakang disabilitas mampu bekerja dengan baik dan dapat meningkatkan kompetensinya bila didukung oleh instrumen kerja, sarana dan prasarana sesuai kebutuhan mereka oleh Polri. "Dan nanti akan terbukti kalo memang penyandang disabilitas tuh sebenarnya bukan nggak mampu. Tapi hanya persoalan hambatan-hambatan atau kendala-kendala yang belum diputus itu," ucap Widi.Karena Polri telah merekrut anggota dari kelompok disabilitas, Widi lebih lanjut berpendapat, perlunya aturan yang menjelaskan tentang jenjang karier anggota tersebut. Widi menyebut bila ada aturan soal pembinaan dan pengembangan karier bagi polisi dari kelompok disabilitas, maka akan tergambar Polri yang maju. "Intinya kalau orang bekerja kan pasti harus punya jenjang karier. Nah karier ada tahapan yang harus dilewati. Nah tahapan yang harus dilewati ini, pertanyaannya adalah: 'Apakah itu memungkinkan bagi mereka juga untuk mengikutinya'," tanya Widi."Meskipun katakanlah belum ada aturan yang detail tentang itu, kan enggak ada salahnya Polri sedikit lebih maju, progresif untuk menyiapkan itu semua," tambah Widi. (PNO-12) 13 Jun 2024, 11:53 WIT
Kapolda Papua Ajak Semua Tokoh Agama Untuk Wujudkan Pilkada Damai di Yapen Papuanewsonline.com, Yapen – Polda Papua bersama PGGK di Kabupaten Kepulauan Yapen melaksanakan Ibadah KKR oikumene di Kabupaten Kepulauan Yapen, Selasa (11/06/2024), di lapangan Trikora alun alun Serui.Ibadah KKR Oikumene ini adalah salah satu rangkaian kegiatan Kunjungan kerja Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri, S.I.K,.MH, bersama Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si, serta pejabat utama Polda Papua di Kepulauan Yapen.Dalam sambutannya, Ketua PGGK Pdt Kristiano Tanawani, S.Si, Theol mengatakan bahwa KKR ini dilaksanakan oleh Polda Papua bekerjasama dengan PGGK di Kabupaten Kepulauan Yapen, bersama seluruh jemaat dan tokoh Agama di Yapen.“PGGK juga mengajak semua bersatu hati dan tujuan dalam menyatakan kedamaian di tanah Papua khusus nya di kabupaten kepulauan Yapen, karena inilah yang dikehendaki Tuhan sebagai orang orang percaya di tanah Papua,” ujarnya.Sementara itu, Kapolda Papua mengajak semua umat Tuhan bersyukur kepada Tuhan karena hari ini dapat bersama pemerintah daerah PGGK kembali menggelar KKR dalam mensukseskan Pilkada damai 2024. Ada kerinduan mendalam menjadi satu di dalam Tuhan sesuai iman masing-masing.“Pilkada harus bersikap seimbang, dan menjunjung bineka tunggal Ika, agama tak boleh dijadikan komiditas politik demi kepentingan satu orang apalagi menjelang pilkada 2024. Agama tak harus dibawa bawa untuk menimbulkan kebencian,” ucap Kapolda Papua.Melalui KKR ini, dirinya berharap toko agama harus mengambil peran dalam mempererat kerukunan ditengah keberagaman.Kapolda Papua menyebutkan bahwa Pelaksanaan KKR ini adalah komitmen polri TNI untuk menjalin komunikasi bersama pemerintah daerah untuk mensukseskan agenda nasional tahun 2024 selain itu KKR ini akan lebih banyak dilaksanakan agar dapat menciptakan atmosfer damai di tanah Papua.“Saya berpesan juga kepada KPU dan Bawaslu agar bekerja jujur untuk bangsa dan negara,” pungkasnya. (PNO-12) 12 Jun 2024, 17:02 WIT
Lakukan Penelitian dan Supervisi, Tim Puslitbang Polri Kunjungi Polres Keerom Papuanewsonline.com, Keerom – Tim Puslitbang Mabes Polri kunjungi Polres Keerom untuk melaksanakan penelitian dan supervisi, tentang evaluasi penggunaan Fixed Phone di lingkungan Polri dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian yang efektif dan efisien yang dilaksanakan di Aula Wira Pratama Polres Keerom, Selasa (11/6/2024). Tim Puslitbang Polri yang dipimpin oleh Ketua Tim Peneliti Kombes Pol Syahrial M. Said, S.I.K beserta AKBP Katrina J. Ratu, S.sos, Kompol Septi Astuti, S.T., M.A dan Konsultan Universitas Indonesia Dr. Drs. Suryadi., M.T. Dalam sambutannya Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer., S.H., S.I.K. menyampaikan selamat datang kepada Tim Puslitbang atas kehadirannya di Polres Keerom, Semoga dengan terselenggaranya penelitian ini dapat bermanfaat bagi anggota polres keerom dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Kami menyadari bahwa dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat masih banyak kekurangan dan tantangan yang masih kami benahi sehingga perlu adanya saran dan masukan dari masyarakat untuk kami agar pelaksanaan tugas tersebut dapat berjalan dengan baik serta dapat menciptakan rasa aman dan nyaman," ucap Kapolres. Melalui penelitian ini diharapkan kedepannya Polres keerom dapat lebih baik lagi sehingga menjadikan kantor polisi sebagai rumah bagi masyarakat dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Sementara itu, Ketua Tim Peneliti Kombes Pol Syahrial M. Said, S.I.K dalam sambutannya mengatakan maksud tujuan kedatangan kami dalam rangka Penelitian dan supervisi tentang Evaluasi penggunaan Fixed Phone dilingkungan Polri dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian yang efektif dan efisien. "Kami datang sesuai dengan petunjuk pimpinan yang mana Polres Keerom menjadi sampel dalam penelitian puslitbang terkait dengan fixed phone dilingkungan Polri,” tuturnya. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pendalaman materi penelitian (wawancara mendalam kepada informan yang sudah mengisi kuesioner online) dan obervasi/pengecekan fixed phone di Satker/ unit kerja yang ditunjuk. (PNO-12) 12 Jun 2024, 16:46 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT