logo-website
Sabtu, 07 Feb 2026,  WIT
BERITA TAG Pemerintahan Homepage
Kapolda Papua Bersama Wakapolda Bagikan Hewan Qurban Kepada 2 Mesjid Di Nabire Papuanewsonline.com, Nabire - Dalam rangka menyambut Idul Adha 1445 Hijriah, Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., bersama Wakapolda Papua Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si, menyerahkan hewan qurban kepada dua masjid di Nabire, Senin (10/6).Kedua masjid yang dikunjungi oleh Kapolda Papua bersama rombongan yakni Masjid Agung Al-Falah Nabire dan Masjid Baiturrahman Oyehe Nabire. Acara penyerahan ini juga dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Papua beserta forkopimda.Dalam sambutannya, Kapolda Papua mengajak semua yang hadir untuk bersyukur dan mendoakan saudara-saudara yang sedang menunaikan ibadah haji di tanah suci. "Mari kita panjatkan kehadirat Allah SWT dan sebagai umat muslim, tak henti-hentinya kita mendoakan saudara-saudara kita yang sedang berada di tanah suci. Semoga semua rintangan hingga terakhir di padang Arafah bisa diselesaikan dengan baik," ujar Kapolda.Lebih lanjut, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri menjelaskan bahwa bantuan hewan qurban ini diberikan dengan harapan dapat didistribusikan kepada umat muslim dan juga umat lainnya yang membutuhkan. "Kami dari Polda Papua dan Polres Nabire memberikan bantuan hewan qurban di kedua masjid ini. Semoga ini dapat didistribusikan sebagaimana mestinya kepada umat muslim maupun umat lain," jelasnya.Meskipun Idul Adha akan dilaksanakan sekitar satu minggu lagi, Kapolda menyempatkan diri untuk memberikan bantuan ini saat melintasi Kabupaten Nabire. "Berhubung kami lewat Kabupaten Nabire, maka di momen ini kami memberikan bantuan dua hewan qurban untuk Masjid Agung Al-Falah Nabire dan Masjid Baiturrahman Oyehe Nabire. Semoga ini bisa memberikan manfaat yang baik," tambah Kapolda.Kapolda Papua juga berpesan kepada seluruh umat muslim di Kabupaten Nabire untuk menjaga silaturahmi dan bergandengan tangan dengan semua masyarakat tanpa memandang perbedaan. "Mari kita bergandengan tangan dengan semua masyarakat dan berbaur dengan semua masyarakat tanpa melihat perbedaan. Semoga kebersamaan yang sudah ada di Kabupaten Nabire dapat terus ditingkatkan sampai ke Provinsi Papua Tengah," ungkapnya.Sementara itu, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Al-Falah Nabire, H. Senen Cahyo Saputro, yang mewakili kedua masjid, menyampaikan rasa terima kasihnya. "Kami atas nama pengurus kedua masjid dan seluruh masyarakat Kabupaten Nabire menyampaikan terima kasih yang paling dalam kepada Bapak Kapolda sehingga sore hari ini bisa bertemu dengan kami," ucapnya.H. Senen Cahyo Saputro juga menjelaskan upaya yang telah dilakukan bersama Pemerintah Daerah untuk membangun masjid yang megah di Nabire. "Seperti yang bapak saksikan, kami umat Islam yang ada di Kabupaten Nabire bersama Pemda telah berusaha untuk masjid ini, yang termasuk paling megah di provinsi," ujarnya.Menutup sambutannya, H. Senen Cahyo Saputro mendoakan agar Kapolda Papua beserta jajaran selalu sehat dalam melayani masyarakat Papua. "Kami mendoakan semoga ke depan bapak selalu sehat walafiat untuk melayani masyarakat di Papua dan terima kasih atas bantuan sumbangan sapi ini. Kami pengurus masjid akan menyampaikan kepada yang berhak menerimanya," tutupnya.Penyerahan hewan qurban ini diharapkan dapat meningkatkan semangat kebersamaan dan kerukunan di Kabupaten Nabire, serta menjadi contoh kepedulian antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam membangun keharmonisan di Papua. PNO-11 12 Jun 2024, 16:38 WIT
Puslitbang Polri Evaluasi Penggunaan Fixed Phone di Polres Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura – Evaluasi Penggunaan Fixed Phone di lingkungan Polri untuk mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian yang efektif dan efisien yang berlangsung di Aula Obhe Reay May Mapolres Jayapura. Selasa, (11/06) pagi.Fixed phone sendiri merupakan jaringan komunikasi dengan menggunakan kabel, salah satu contohnya telepon rumah atau kantor yang tersedia, dikarenakan efektifasnya sudah mulai tergusur dengan adanya komunikasi dengan telpon seluler/ handphone.Tim Puslitbang Polri yang dipimpin Kombes Pol. Syahril M. Said, S.I.K dan Ketua Tim Supervisi Kombes Pol. F.X. Surya Kumara, S.H., M.H. turut hadir juga bersama Tim yakni Konsultan dari Universitas Indonesia (UI) Dr. Drs. Suryadi, M.T, yang diikuti Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.I.K., M.H diwakili Kabag Ops Kompol Septen P. Sianturi, S.Sos serta diikuti anggota Polres Jayapura.Kabag Ops Kompol Septen mengungkapkan Polres Jayapura sendiri diketahui tidak memiliki Fixed Phone, namun digantikan dengan menggunakan handphone atau telepon seluler yang lebih praktis melalui Call Center."Besar harapannya saya agar call center 110 Polri yang ada di Polres Jayapura bisa lebih dioptimalkan untuk memonitor laporan dan kegiatan di wilayah Kab. Jayapura," ujar Kompol Septen.Ketua Tim supervisi Puslitbang Polri. Dalam sambutannya, menekankan pentingnya evaluasi ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mendukung tugas Kepolisian. Ia mengajak seluruh peserta untuk serius mengikuti kegiatan dan tidak ragu bertanya jika ada hal yang belum dipahami."Kegiatan evaluasi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang efektif sesuai hasil yang kami dapat dilapangan untuk memaksimalkan penggunaan Fixed Phone dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal," ucap Kombes Pol F.X Surya Kumara, S.H., M.H.Giat pun dilanjutkan dengan Supervisi berupa diskusi antara Personel dan tim yang hadir tentang bagaimana mengevaluasi sarana komunikasi yang tepat tentang kebutuhan yang akan digunakam untuk memaksimalkan pelayanan. (PNO-12) 12 Jun 2024, 16:36 WIT
Puslitbang Polri Lakukan Penelitian Dan Supervisi Serta Evaluasi Mengenai Penggunaan Telepon Tetap Papuanewsonline.com, Jayapura - Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang lebih efektif dan efisien, Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melakukan penelitian, supervisi, serta evaluasi penggunaan telepon tetap (fixed phone) di lingkungan Polri, Senin (10/6).Kegiatan yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Aston Kota Jayapura itu turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Karo Rena Polda Papua Kombes Pol. Ari Wahyu Widijananto, S.I.K., Sespuslitbang Polri Kombes Pol. Syahrial M. Said, S.I.K., dan Kombes Pol. F.X. Surya Kumara, S.H., M.H.Dalam sambutannya, Karo Rena Polda Papua Kombes Pol. Ari Wahyu Widijananto mengucapkan terima kasih kepada tim supervisi yang hadir di wilayah Polda Papua untuk kegiatan evaluasi dan penelitian ini. "Saya harapkan para peserta dapat memahami materi dan berkontribusi dalam kegiatan ini, karena penelitian ini benar-benar murni untuk memenuhi kebutuhan serta meningkatkan kinerja Kepolisian," ujarnya.Kombes Pol. Syahrial M. Said menambahkan bahwa di era digitalisasi saat ini, penggunaan telepon tetap memang cenderung menurun, sedangkan penggunaan telepon seluler dan komunikasi data semakin dominan."Meskipun demikian, dalam sektor-sektor yang mengandalkan keamanan dan ketersediaan komunikasi yang terjamin, fixed phone tetap menjadi pilihan utama. Di lingkungan kepolisian, fixed phone digunakan untuk panggilan internal, komunikasi dalam pelayanan kepolisian, dan mendukung tugas kepolisian lainnya," jelasnya.Polri telah menginvestasikan infrastruktur fixed phone secara signifikan, termasuk biaya instalasi, pemeliharaan, dan operasional. Untuk memastikan bahwa investasi ini efektif dan efisien, Puslitbang Polri menganggap penting untuk memastikan bahwa kegiatan dan upaya yang dilakukan oleh Divisi Teknologi Informasi Kepolisian (Div Tik Polri) sudah dilaksanakan juga di kewilayahan. “Penelitian ini bertujuan memahami efektivitas penggunaan fixed phone dalam konteks komunikasi pelayanan kepolisian sehingga dapat membantu produktivitas, efisiensi, dan kepuasan dalam pelayanan kepolisian,” tutur Kombes Po. Syahrial.Penelitian ini akan dilaksanakan di 10 Polda sampel, termasuk Polda Papua, dan Poldiharapkan Polri dapat meningkatkan kualitas komunikasi internal dan eksternal, mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang lebih efektif, s jajaran mulai tanggal 10 hingga 13 Juni 2024. Melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui pengisian checklist, kuesioner online, dan pengecekan serta observasi langsung oleh tim. Selain itu, wawancara mendalam (in-depth interview) dilakukan kepada pejabat dan personel yang menggunakan fixed phone pada satuan atau unit kerja di Polda dan Polres yang menjadi sampel.Kombes Pol. Syahrial menekankan bahwa penelitian ini bertujuan membantu Polri membuat keputusan strategis terkait infrastruktur jasa telepon sebagai media komunikasi. "Dengan pendekatan yang komprehensif ini, diharapkan hasil penelitian dapat memberikan gambaran yang jelas tentang efektivitas dan efisiensi penggunaan fixed phone di lingkungan Polri," tutupnya.Melalui penelitian ini, diharapkan Polri dapat meningkatkan kualitas komunikasi internal dan eksternal, mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang lebih efektif, dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini menjadi langkah penting dalam memodernisasi infrastruktur komunikasi Polri agar tetap relevan dan sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini. PNO-11 12 Jun 2024, 16:05 WIT
Kapolda Terima Kunjungan Direktur Universiatas Terbuka Ambon Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum, menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi dari Direktur Universitas Terbuka (UT) Ambon, Yuli Tirtariandi El Anshori, S.IP., M.AP. Kedatangan Direktur UT Ambon yang didampingi sejumlah stafnya disambut hangat di ruang tamu Kapolda, Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Selasa (10/6/2024). Saat pertemuan silaturahmi, Kapolda didampingi Karo Ops, Dansat Brimob, Direktur Polairud, Kasubag Mutjab Bag Binkar Biro SDM, dan Kasubagrenmin Sat Brimob Polda Maluku. Pertemuan antara Kapolda dan Direktur UT Ambon membahas terkait informasi mengenai peluang pendidikan tinggi yang fleksibel dan terjangkau di UT Ambon. Tatap muka tersebut juga bertujuan untuk memperkuat kerjasama dalam bidang pendidikan antara UT Ambon dan Polda Maluku."Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kapolda dan jajarannya yang telah memberikan waktu dan kesempatan untuk bersilaturahmi dan audiensi hari ini," kata Direktur UT Ambon, Yuli Tirtariandi El Anshori. Ia menjelaskan kerjasama antara UT dan Polri telah berlangsung sejak tahun 2010. Kerjasama ini telah menghasilkan ribuan sarjana yang bekerja di institusi pemerintahan, termasuk TNI-POLRI dan ASN lainnya. Dalam lima tahun terakhir, sebanyak 700 anggota Polri di Polda Maluku telah berkuliah di UT Ambon, dengan mayoritas memilih jurusan Fakultas Hukum, Administrasi Negara, dan Ekonomi Akuntansi.Menurutnya, sistem pembelajaran jarak jauh yang diterapkan oleh UT mempermudah anggota Polri dalam menempuh pendidikan tinggi. "Meskipun dihadapkan dengan berbagai tugas dan tanggung jawab atau operasional BKO di luar kota, anggota Polri tetap dapat mengikuti perkuliahan dan ujian secara online dengan memanfaatkan jaringan internet," katanya.Kedatangan rombongan UT Ambon disambut baik oleh Kapolda Maluku. Kapolda menekankan pentingnya pendidikan dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. "Pendidikan sangat penting dalam meningkatkan kwalitas dan kompetensi anggota Polri dari semua golongan pangkat agar semakin profesional dan humanis dalam melayani masyarakat," kata KapoldaKapolda mendorong seluruh personel Polda Maluku untuk melanjutkan pendidikan mereka. Sebab, hal tersebut merupakan bagian dari pengembangan sumber daya manusia dan bermanfaat bagi karir anggota yang bersangkutan ke depannya.Ditambahkan pula oleh orang nomor satu di Polda Maluku ini, bahwa tantangan saat ini dan ke depan semakin berat dan kompleks ,sehingga diperlukan wawasan,skill dan kompetensi yang semakin baik.Kapolda mendorong semua anggota Polri bahkan targetnya seorang Tamtama sekalipun agar dapat mengikuti pendidikan formal pada perguruan tinggi dan meraih gelar sarjana demi masa depannya dan untuk meminimalisir pengaruh-pengaruh negatif yang tidak bermanfaat dan merugikan .Lebih baik manfaatkan gaji dan penghasilan anggota digunakan untuk hal hal yang positif seperti menjadi sarjana daripada gaji kalian habis untuk hal dan sesuatu yang negatif dan tidak bermanfaat bahkan bisa merusak karir dalam tugasmu," kata Kapolda.Dalam pertemuan tersebut juga melahirkan komitmen untuk melanjutkan komunikasi dan koordinasi dalam waktu dekat guna merealisasikan rencana-rencana yang telah dibahas. Diharapkan, langkah kerjasama nanti dapat memperkuat hubungan antara UT Ambon dan Polda Maluku serta memberikan dampak positif bagi pengembangan kwalitas anggota Polri. (PNO-12) 12 Jun 2024, 16:03 WIT
Polri Kirimkan 7 Polwan Jadi Petugas Pelayanan Ibadah Haji Papuanewsonline.com, Jakarta - Polri menerjunkan sebanyak 7 polisi wanita (Polwan) ke Arab Saudi untuk menjadi Petugas Pelayanan Ibadah Haji (PPIH). Pengiriman ini sebagai langkah Polri yang menjadi bagian tugas dan fungsinya sebagai Linjam (Perlindungan Jemaah).Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, 7 Polwan yang diberangkatkan berasal dari Lemdiklat Polri, SSDM Polri, Polda Jawa Tengah, Baharkam Polri hingga Polda Metro Jaya."Pengiriman personel Polri sebanyak 7 Polwan adalah bentuk nyata Polri melindungi para jemaah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tengah melaksanakan ibadah haji di tanah suci," kata Trunoyudo dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/6/2024).Trunoyudo mengatakan, 7 polwan yang dikirim nantinya akan bertugas melayani jemaah haji WNI diantaranya mengantar jemaah yang tersesat kembali ke hotel. Kemudian memberi tahu jemaah orientasi wilayah Masjid (pintu masuk, WC, Wudhu, area shalat), tempat belanja, tempat makan, ATM, Money Changer, dan lainnya.Selain itu, kata Trunoyudo, Polwan bertugas mengantar jemaah ke raudah, membantu jamaah mencarikan kursi rodanya yang hilang, memberikan pelayanan kesehatan, mengatur dan mengamankan area masuk raudah supaya tidak ada penyusup dan melakukan tindakan preventif cuaca panas di antrean raudah, dan membantu jamaah yang sakit kembali ke hotel."Lalu tugas Polwan juga bekerja sama dengan tim kesehatan membantu jemaah yang pingsan, memberikan pelayanan kesehatan kepada jamaah yang kakinya melepuh, membantu jemaah lansia yang terpisah di Masjid supaya bertemu kembali dengan keluarganya, membantu mengoperasionalkan alat komunikasi jemaah dan membantu jemaah yang diamankan askar," katanya.Berikut daftar 7 Polwan yang berangkat menjadi Petugas Pelayanan Ibadah Haji (PPIH):1. AKP NISWAH WARA PRATIDINA, PAMIN SUBBAGDAYAPOLWAN BAGGASSUS ROBINKAR SSDM POLRI2. IPTU RASMAWAR, PAMIN UR REN SUBBAG RENMIN SEBASA LEMDIKLAT POLRI3. BRIGPOL RESTU FITRI ADRYAN, BHAMINLAK BAGLEKDIK RODALPERS SSDM POLRI4. IPTU ERNY SETYAWATI, Ps PAMIN SUBBAGSIUNLURJA BAGKHIRDIN ROWATPERS SSDM POLRI5. BRIPTU DIAH KUMALASARI, BHAMINLAK POLDA JATENG6. IPTU RULI DIANI, PS PAUR SIFASWASJASPAM DITPOTMAS BAHARKAM POLRI7. IPTU ELFI RYANY, DITRESKRIMUM POLDA METRO JAYA (PNO-12) 11 Jun 2024, 13:35 WIT
Aplikasi Digital SSDM Polri Akan Tingkatkan Pelayanan dan Kepercayaan Publik Terhadap Polri Papuanewsonline.com, Jakarta - Pada akhir Mei 2024 lalu, AS SDM Kapolri Irjen. Pol Dedi Prasetyo telah menindaklanjuti arahan Presiden Jokowi mengenai reformasi birokrasi dengan mengembangkan aplikasi ‘Satu Data SDM’ yang akan menyatukan sejumlah aplikasi di satuan kerjanya.Langkah ini mendapat perhatian dan apresiasi tinggi dari Dr. Alpi Sahari, SH. M.Hum Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dan juga sebagai Kapokja Ahli Satgas Saber Pungli UPP Sumatera Utara. Menurutnya, apa yang dilakukan AS SDM Polri dalam hal ini Irjen Pol Dedi Prasetyo merupakan Langkah yang sangat baik untuk Polri.“AS SDM Kapolri, telah meletakkan salah satu pondasi dasar (nucleus) responsibilitas Polri dalam menghadapi berbagai tantangan di era distrubsi pemanfaatan teknokogi dan informasi pada Government Technology (Go Tech),” kata Alpi Sahari, Minggu (9/6/2024). “Dengan penyelarasan pencapaian grand strategi Polri untuk mewujudkan organisasi Polri yang strive for excellence dan service for excellence melalui integrasi aplikasi digital SSDM Polri sebagai bentuk pengembangan aplikasi “Satu Data SSDM Polri”,” lanjutnya dalam sebuah narasi yang dibuatnya. Menurut Alpi, Government Technology (Go Tech) Indonesia yang diberi nama “INA Digital” membuat ekosistem layanan digital yang terpadu merupakan transformasi untuk mewujudkan good governance sebagai sasaran dari reformasi birokrasi yakni penyederhanaan proses birokrasi. Ia menambahkan, Integrasi aplikasi digital SSDM Polri tentunya akan meningkatkan transparansi dan akuntabiltas tata kelola SDM Polri sehingga profesionalitas anggota Polri akan meningkat dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan Polri terhadap masyarakat sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin menguat. “Di samping itu, lebih memudahkan pimpinan Polri dalam mengambil kebijakan dalam pengelolaan SDM Polri. Dapat saya kata aplikasi ini merupakan aktulalisasi dari prinsip “akuntabilitas yang berkeadilan”,” jelasnya.Satu data SSDM Polri yang dilengkapi dengan Human Capital Management Analysis Dashboard dan difalitasi oleh Command Center tentunya akan memberikan manfaat dalam interoperabilitas antara lain, meningkatkan proteksi privasi. Dengan adanya interoperabilitas beberapa data organisasi penting dapat digabungkan menjadi satu dan fungsi keamanan dapat dijamin lebih baik.Lalu yang kedua, menyediakan data yang lebih berkualitas, berkat adanya interoperabilitas berbagai jenis data pengiriman digital dapat dilakukan dengan cepat dan akurat. Ketiga, meningkatkan produktivitas. Interoperabilitas mampu menciptakan dunia atau lingkungan kerja dengan menyederhanakan pengumpulan, akses dan penyimpanan data.Keempat, meningkatkan kepuasan pengguna. Interoperabilitas mampu memberikan manfaat dalam bentuk meningkatkan kepuasan pengguna, waktu tunggu dapat dikurangi, tidak perlu juga berpindah dari satu tempat ke tempat lain.Kelima, meminimalisir kekurangan. Interoperabilitas dapat memfasilitasi aliran informasi dengan lebih baik dan minim kesalahan. Selain itu, juga mampu pengurangi kebutuhan untuk entri data manual.PNO-11 10 Jun 2024, 22:21 WIT
Kapolda Maluku Himbau Agar Tim Terpadu Penanganan Pasar Mardika dan Ambon Plaza Segera Dibentuk Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum menghimbau agar tim terpadu penanganan pasar Mardika dan Ambon Plaza dapat dibentuk dan menyelesaikan persoalan secara lintas instansi.Himbauan tersebut disampaikan menyusul berkembangnya persoalan dan adanya aksi protes yang dilakukan masyarakat dan pedagang sehingga rawan menimbulkan gangguan ketertiban umum dan masyarakat ."Tim terpadu penanganan pasar Mardika dan Ambon Plaza agar segera dibentuk. Sudah beberapa kali aksi masyarakat pedagang di kedua tempat tersebut dan mereka juga telah menyampaikan aspirasinya ke berbagai instansi termasuk Polri ,hal ini harus kita respon positif dan tangani dengan baik ," kata Kapolda di Ambon, Senin (10/6/2024).Ia mengatakan, permasalahan tersebut harus ditangani secara terpadu. Penyelesaian pun harus dilakukan pada akar masalahnya dan jangan dibiarkan berlarut larut tanpa respon dan penangan yang solutif untuk semua pihak.Kita harus duduk bersama dan melihat secara utuh persoalan yang ada, bila ada pelanggaran keperdataan dalam kerja sama,selesaikan secara keperdataan, namun bila ada kejahatan atau perbuatan pidana maka Polri akan memproses hukum kasus tersebut dengan bukti yang cukup dan kuat, tapi roda perekonomian harus terus berjalan untuk peningkatan lapangan pekerjaan dan kesejahteraan masyarakat, "tegasnya."Semua pihak pedagang dan dinas terkait yang bertanggung jawab harus dilibatkan dalam penyelesaiannya, sehingga keputusan yang dihasilkan akan arif dan bijaksana serta sesuai aturan hukum," harapnya.Kapolda mengatakan, apbila ada pelanggaran hukum agar dilakukan proses hukum. Polda Maluku dan Kejaksaan akan siap untuk menindak lanjutinya.Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga meminta agar semua pihak dapat menahan diri dan jangan anarkis. Masyarakat agar menyalurkan melalu mekanisme dan proses hukum serta jangan mudah terprovokasi oleh oknum atau kelompok yang memanfaatkan masalah ini untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya."Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon harus segera mengambil langkah yang memberikan kepastian hukum dan peluang usaha bagi masyarakat sesuai aturan yang ditetapkan,aparat hukum dan aparat keamanan siap untuk sepenuhnya membantu penyelasian masalah tersebut agar pedagang juga bisa berusaha kembali dengan baik dan kesejahteraannya meningkat ,"pintanya.Polda Maluku dan jajaran, kata Kapolda, selama ini telah melakukan langkah-langkah pengamanan secara persuasif dan humanis serta mencegah terjadinya konflik di kedua tempat tersebut."Polda Maluku siap untuk bersinergi dengan Pemprov Maluku dan Pemkot Ambon untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut sehingga tidak berlarut larut dan rawan menimbulkan gangguan kamtibmas dan konflik di lapangan," pungkasnya. PNO-11 10 Jun 2024, 22:13 WIT
Diikuti 10 Ribu Peserta, Kapolri Buka Kemala Run 2024 di ICE BSD Papuanewsonline.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka acara Kemala Run 2024 yang diikuti 10.000 peserta di ICE, BSD, Tangerang Selatan, Minggu, 9 Juni 2024."Kemala Run 2024 di ICE BSD dibuka oleh Bapak Kapolri," kata Ketua Panitia Kemala Run 2024, Winta Wahyu Widada dalam keterangan tertulis, Minggu (9/6/2024).Gelaran tahun ini merupakan event ketiga dari Tour of Kemala. Sebelumnya, Tour of Kemala sempat diselenggarakan di Belitung dan Banyuwangi pada 2022 dan 2023.Kemala Run 2024 diikuti 10 ribu peserta lokal maupun mancanegara. Peserta terdiri dari atlet nasional dan internasional, pecinta olahraga lari, komunitas lari, dan keluarga besar Polri dari seluruh Indonesia.Kemala Run 2024 terdiri dari empat kategori yaitu, Half Marathon sejauh 21 km, 10 km, 5 km dan Kids Dash yang melombakan jarak 100, 200, dan 300 meter, dan satu kategori non-lomba Disabilitas.Kapolri didampingi Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo, Wakapolri Komjen Agus Andrianto dan Wakil Ketua Pembina YKB Evi Agus Andrianto, Irwasum Komjen Pol Ahmad Dofiri dan Pengurus Ketua Pusat YKB Diana Ahmad Dofiri. Dari garis start Orang nomor satu di Korps Bhayangkara ini mengibarkan bendera start untuk pelari di kategori Half Marathon pada pukul 05.45 Untuk pelari kategori 10K dilepas oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Dan kemudian untuk pelari 5K akan dilepas oleh Ketua Umum Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo. Setelah itu Peserta difabel dilepas oleh Waketum Bhayangkari Ny. Evi Agus Andrianto.Peserta lari untuk kategori Kids Dash kemudian dilepas oleh Ketua Pengurus Pusat Yayasan Kemala Bhayangkari, Diana Ahmad Dofiri. Ketua Panitia Kemala Run 2024, Winta Wahyu Widada menuturkan, jalur yang dilalui oleh peserta Kemala Run 2024 sudah terverifikasi secara internasional oleh Association of Internasional Marathons and Distance Races (AIMS)."Jadi sertifikat yang diberikan kepada peserta lari Half Marathons 21K, 10K dan 5K itu juga sudah terstandardisasi secara internasional," kata istri dari Kabareskrim, Komjen Wahyu Widada ini.Ia menuturkan bahwa pihaknya mengundang para penyandang disabilitas untuk memeriahkan acara Kemala Run 2024. Untuk lari yang diikuti oleh anak-anak dalam kategori Kids Dash ini, kata Winta untuk mendukung program pemerintah."Ada kategori Kids Dash untuk menggalakkan olahraga sejak dini sesuai dengan program pemerintah," ucapnya.Dirinya berharap dengan digelarnya Kemala Run 2024 animo masyarakat terhadap olahraga khususnya lari semakin besar."Harapan kita animo masyarakat tentang olahraga ini sangat besar jadi kita harapkan tahun-tahun mendatang akan melaksanakan program-program untuk olahraga selanjutnya, apakah itu Kemala Run atau bisa juga dengan cabang olahraga lain misal tenis, bola voli,kita bisa adakan di bawah wadah Tour of Kemala," pungkasnya. PNO-11 10 Jun 2024, 22:06 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT