Papuanewsonline.com
Sinergi Kapolda Maluku Bersama IMM Dorong Pembentukan Kampung Inggris Hingga UMKM
Audit Itwasum Polri Tahap II Evaluasi 11 Polres/Ta Jajaran Polda Maluku
Dirresnarkoba Pimpin Apel Gabungan Polda Maluku, Tegaskan Perang Narkoba Dimulai dari Internal Polri
Diduga Salah Bayar Rp19,4 Miliar! Ahli Waris OAP Somasi Bupati Mimika Dan PT Petrosea
Pemkab Boven Digoel Luncurkan Tiga Platform Digital, Pendataan OAP Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Teken Surat Edaran Bersama, Permudah BPHTB dan Layanan Pertanahan
Pemerintah Cairkan Rp18,9 Triliun ke 546 Daerah, Pastikan PPPK Terbayar dan Pembangunan Berjalan
Inflasi Juli 2,88 Persen, Mendagri Tito: Masih dalam Rentang Ideal Pemerintah
DJP Klarifikasi: Pajak Rumah Kontrakan Bukan Pajak Baru, Belum Ada Program Khusus di 2027
Panik! Gubernur Meki Nawipa Diduga Perintahkan Banggar Rapat Kilat Bahas Dana Hiba Rp 491,8 Miliar
BERITA TAG Pemerintahan
Homepage
Tutup Pembinaan Tradisi Satbrimob, Kapolda Maluku: Brimob Wajib Jaga dan Lindungi Rakyat
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, menjadi inspektur upacara penutupan pembina tradisi terhadap Bintara Remaja gelombang kedua tahun 2022 dan pembukaan pembinaan tradisi Bintara/Tamtama Remaja gelombang pertama tahun 2023.Upacara yang digelar di Pantai Liang pada Rabu (3/10/2023) pagi ini turut dihadiri oleh personil Satbrimob Polda Maluku dan sejumlah pejabat utama Polda Maluku."Saya selaku Kapolda Maluku beserta staf dan jajaran menyampaikan apresiasi, penghormatan, dan terima kasih kepada satuan Brimob Polda Maluku yang selama ini telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, disiplin yang tinggi dalam pelaksanaan tugas-tugas yang diberikan oleh negara kepada kita sekalian," kata Kapolda.Kapolda mengatakan, Brimob Polda Maluku telah teruji dan terbukti dapat dan mampu melaksanakan tugas-tugas yang diembankan oleh negara. Tugas-tugas baik yang sifatnya penugasan operasi, penegakan hukum, bantuan bencana, bakti sosial dan operasi kemanusiaan lainnya.Kebanggaan menjadi anggota Brimob, kata Kapolda, tentunya diikuti dengan harapan-harapan. Harapan dari masyarakat, maupun pimpinan kepada satuan Brimob Polda Maluku. Di mana Polda Maluku memiliki karakteristik wilayah kepulauan, tersebar dengan jumlah penduduk hampir satu juta delapan ratus. Dan satuan Brimob adalah salah satu dari bagian keluarga besar Polda Maluku."Saya pun pernah merasakan bagaimana pelatihan-pelatihan Brigade Mobil (Brimob) ini, dua kali saya melaksanakan pelatihan di Watukosek. Saya merasakan betul semangat dan jiwa bagaimana bisa dididik menjadi anggota Brimob, yang memiliki ketangkasan, memiliki cekatan dalam operasional dan merupakan kebanggaan yang ada pada diri kalian. Tidak semua anggota Polri bisa merasakan itu," ucapnya.Selaku Kapolda, Irjen Latif mengingatkan kepada seluruh personel bintara dan tamtama remaja Satbrimob maupun seluruh pejabat utama Polda Maluku, bahwa profesi Polri sudah menjadi pilihan hidup dan pengabdian kepada Bangsa dan Negara."Kita semua adalah insan-insan Polri Rastra Sewakottama yaitu abdi utama daripada nusa dan bangsa. Brimob memiliki ikrar sejati. Ini merupakan nafas dan jiwa bagi seluruh anggota Brimob," katanya.Dengan kebanggaan yang dimiliki, Kapolda mengaku ada harapan-harapan besar bahwa Brimob adalah satuan yang setia dan loyal. Brimob adalah pasukan yang sanggup berkorban jiwa dan raga untuk negara. Kepada Bintara Dan Tamtama Baru yang akan melaksanakan kegiatan Pembinaan Tradisi. Kapolda Menyampaikan, "Kalian yang terpilih di depan saya ini akan mengikuti acara pembinaan tradisi. Ini merupakan acara serimonial untuk memformalkan semua pelatihan-pelatihan yang kalian terima sehingga kalian ada kebanggaan, ada kekompakan dan kebersamaan dalam melaksanakan tugas, ada yang namanya jiwa korsa, satu disakiti semua sakit, satu senang semua senang," ujarnya.Irjen Latif menekankan, Brimob juga memiliki tugas sebagai penegak hukum. Sehingga apa yang dilakukan dalam tugas, peran dan fungsi Brimob yaitu menjalankan dan menjaga hukum di Indonesia."Kepada Dansat Brimob dan seluruh staf, kepada seluruh pembina, instruktur, pelatih, saya menyampaikan perhargaan yang setinggi-tingginya. Kepada para bintara dan tamtama remaja, saya mengikuti latihan-latihan yang kalian ikuti. Saya memonitor dengan seksama latihan-latihan yang kalian laksanakan dalam pembinaan tradisi ini," ungkapnya.Olehnya itu, Kapolda berharap dengan pelatihan yang telah dilalui dapat meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Para bintara dan tamtama remaja saat ini mendapatkan apa yang orang lain tidak dapatkan. "Kita semua mendapat amanat dari bangsa dan negara ini untuk menjaga rakyat. Apa yang kita miliki di kesatuan ini, mendapat perlengkapan, memegang senjata, semua ini untuk menjaga dan melindungi rakyat. Bukan sebaliknya untuk menyakiti hati rakyat," harapnya. Kewajiban Menjaga dan melindungi rakyat harus ditanamkan kepada diri anggota Polri selama nafas masih ada di badan dan sampai memasuki masa purna bakti. "Tanamkan rasa bersyukur ini karena ini yang paling penting untuk menghindarkan kalian dari pelanggaran-pelanggaran baik itu kode etik, disiplin apalagi sampai melakukan pelanggaran pidana," katanya mengingatkan. Kepada para bintara dan tamtama remaja, Kapolda menegaskan agar jangan ada lagi kejadian-kejadian yang dapat membuat kalian terpaksa dikeluarkan dari kesatuan atau institusi kepolisian. Ingatlah betapa perjuangan kalian begitu berat untuk bisa berdiri di tempat ini. "Ingat bagaimana suka duka kalian, pengorbanan kalian, doa-doa orang tuamu, doa-doa keluarga dan doamu sendiri agar bisa menjadi anggota Polri, dan lebih khusus lagi menjadi anggota Brimob. Ini menjadi kebanggaan dan kehormatan yang tidak semua orang bisa mendapatkan."Tapi Saya berharap jangan hanya kebanggaan yang kalian dapatkan, penghormatan yang kalian dapatkan bagaimana kalian menyikapi perjalanan hidup, perjalanan tugas kalian di kesatuan Brimob ini. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab Sebagai Suatu Kehormatan," pungkasnya. (PNO-12)
04 Okt 2023, 18:20 WIT
Polri Gelar Operasi Tribrata Agung Amankan KTT AIS di Bali, 4.083 Personel Dikerahkan
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Operasi Tribrata Agung dalam rangka menyiapkan pengamanan pergelaran Konferensi Tingkat Tinggi Archipelagic and Island State (KTT AIS) 2023 yang akan digelar di Bali pada 10-11 Oktober 2023. Dalam pengamanan ini, Polri menerjunkan sebanyak 4.083 personel dengan rincian 1.863 personel dari Mabes Polri dan 2.220 personel dari Polda Bali.Kasatgas Humas Operasi Tribrata Agung Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, Polri menggelar Operasi Tribrata Agung 2023 selama 6 hari mulai dari tanggal 8-13 Oktober 2023 di wilayah hukum Polda Bali, terutama di tempat kegiatan KTT AIS."Operasi ini mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif didukung penegakan hukum, siber, interpol, dan kehumasan dalam rangka pemeliharaan kamtibmas untuk menjamin keamanan dalam pelaksanaan KTT AIS," kata Ramadhan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/10/2023).Ramadhan mengatakan, Polri melakukan pengamanan mendukung Paspampres dan Kogabwilhan II pada ring 3 dan 4 (kawasan), yang menjadi objek kegiatan dan penginapan hotel para kepala negara peserta KTT AIS 2023."Polri melakukan pengamanan di ring 1,2,3 dan 4 (kawasan) pada objek kegiatan dan penginapan para menteri negara-negara yang hadir dan delegasi pada KTT AIS 2023," ujarnya.Lebih lanjut, Ramadhan menuturkan, dalam rangka kontinjensi (kedaruratan) peran dari upaya penyelamatan para kepala negara, akan menjadi tugas Paspampres beserta Kogabwilhan II serta dibantu Polri bila diminta."Dalam keadaan kontinjensi (kedaruratan) upaya penyelamatan para menteri delegasi KTT AIS menjadi tanggung jawab Polri dengan menerapkan rencana kontinjensi yang diatur dalam Operasi Aman Nusa I,II dan III," katanya.Ramadhan menuturkan, Polri juga mengerahkan sebanyak 160 personel dan kendaraan yang di-BKO kepada Paspampres dalam pengawalan VVIP.Dalam pengamanan ini, kata Ramadhan, Polri menggunakan Command Center 91 ITDC Nusa Dua sebagai posko kegiatan pengamanan KTT AIS 2023 yang memiliki fitur lengkap di dalam memantau pergerakan personel, kendaraan pengamanan, jalur komunikasi, aplikasi internal Polri, aplikasi eksternal dari instansi terkait, yang dapat mengantisipasi potensi ancaman terhadap keamanan kepala negara, menteri dan delegasi.Untuk diketahui, Indonesia didaulat menjadi tuan rumah KTT AIS 2023 yang mengusung tema "Fostering Collaboration, Enabling Innovation for Our Ocean and Our Futur". Adapun agenda pertemuan tersebut akan berfokus kepada tiga aspek penting yaitu, pembangunan ekonomi biru, tantangan perubahan iklim dan mempererat solidaritas antara negara pulau dan kepulauan. (PNO-12)
04 Okt 2023, 18:06 WIT
Satgas Mobile Raider 300 Siliwangi Berikan Edukasi Wawasan Kebangsaan Dan Belanegara Di Kab Puncak
Papuanewsonline.com, Puncak - Disana tempat lahir Beta, dibuai dibesarkan Bunda, tempat berlindung di hari tua, sampai akhir menutup mata”, merupakan sepenggal Bait dari lagu nasional Indonesia yang dinyanyikan oleh generasi muda Papua di pagi hari yang indah dibawah kibaran merah putih sekolah sederhana di pelosok timur Indonesia.Hal tersebut yang disampaikan Dansatgas Mobile Yonif Raider 300/Bjw Kodam III Siliwangi, Letkol inf Afri Swandi Ritonga S.I.P dalam release tertulisnya di Distrik Ilaga, Kab. Puncak. Selasa (03-10-2023)“Generasi muda Papua merupakan generasi yang memiliki potensi besar bagi Indonesia apabila kita semua mendukung dan memperjuangkan mereka, saya bertekad untuk membantu mereka mendapatkan Pendidikan dan kehidupan yang layak” ucap dokter satgas mobile Yonif 300 Siliwangi lettu Ckm dr. Bayu Indra Utama.Hingga saat ini lettu ckm dr. bayu yang merupakan bagian dari jajaran Satgas mobile 300 masih terus berjuang di tanah Papua demi membantu Masyarakat Papua khususnya anak-anak Papua agar bisa maju dalam segala bidang baik ekonomi, Pendidikan dan Kesehatan sehingga generasi muda Papua bisa berkembang dan5 mengharumkan Indonesia di masa depan.Berbagai kegiatan secara sinergi dan berkelanjutan terus dilakukan oleh satgas mobile Yonif 300 Siliwangi untuk terus meningkatkan taraf kehidupan Masyarakat Papua dan mencerdaskan generasi muda papua. Lettu ckm dr. bayu dan personel Satgas Mobile Yonif 300 Siliwangi terus melaksanakan berbagai inovasi ditengah keterbatasan Papua seperti melaksanakan pemeriksaan Kesehatan keliling, memberikan pengobatan gratis di setiap Pos Satgas, mendirikan sekolah Alam dan membantu mengajar generasi muda papua di sekolah-sekolah yang kekurangan tenaga pengajar. “Terakhir kami baru selesai melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pemberian materi bela negara dalam aspek teritorial terutama dalam hal pentingnya Pendidikan dan Kesehatan bagi masyarakat kepada jajaran pemerintahan kabupaten puncak, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta ketua suku dan ketua adat.” Ucap lettu ckm dr. bayu yang merupakan lulusan Sepapk 2018 B dan juga merupakan kakak kandung dari lettu ckm dr. hafizh yang juga masih mengabdikan diri di bumi Cendrawasih.Kegiatan sosialisasi bela negara ini mendapatkan dukungan dan antusiasme yang tinggi dari berbagai komponen masyarkat sehingga diharapkan dengan dukungan dari berbagai komponen Masyarakat dan pemerintahan serta TNI Polri, akan menghasilkan langkah konkret dalam rangka mendukung generasi muda Papua sehingga dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang hebat, bijaksana dan dapat bersaing secara global di masa depan. (PNO-12)
04 Okt 2023, 13:13 WIT
147 Mahasiswa Ikuti Polri Campus Creator Competition 2023
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kadiv Humas Polri membuka Awarding Night Polri Campus Creator Competition 2023 di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan. Kompetisi kreasi digital ini telah diikuti oleh 147 mahasiswa dari seluruh Indonesia.Kadiv Humas Polri menyatakan, ajang ini di laksanakan salah satunya merupakan rangkaian Hari Jadi Ke-72 Humas Polri dan juga berawal dari kesadaran Polri akan ruang lingkup digital yang semakin luas. Oleh karenanya, ruang digital harus dimanfaatkan secara lebih positif.Sebagaimana arahan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, Polri tak hanya menjadi pengayom dan pelindung masyarakat, tetapi juga turut andil mewujudkan Indonesia Emas. Dalam mewujudkan hal itu, generasi muda menjadi penerus bangsa yang akan menggoncang dunia dengan kreativitasnya.“Dalam era yang serba digital saat ini, Polri terus berupaya untuk menyalurkan bakat-bakat digital yang dimiliki generasi muda melalui program-program positif, sehingga dapat membantu program pemerintah dalam menumbuhkan kembangkan sumber daya manusia Indonesia,” ujar Kadiv Humas, Selasa (3/10/23).Menurut Kadiv Humas, terlebih saat tahun politik ini, ruang digital harus dimanfaatkan secara positif untuk mencegah terjadinya perpecahan.Lebih lanjut Kadiv Humas menerangkan, kompetisi kreasi di ruang digital ini diharapkan dapat mengasah, meningkatkan, dan merangkul generasi muda untuk semakin membuat konten-konten kreatif. Tak dipungkiri, banyak gagasan yang hadir dalam ruang-ruang digital menjadi inspirasi Polri untuk lebih mewujudkan Korps Bhayangkara yang PRESISI.Kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi ini, ujar Kadiv Humas, apresiasi setinggi-tingginya dihaturkan. Diharapkan, dari sini lahir generasi penerus bangsa yang kreatif.“Saya berharap nantinya para peserta dapat terus mengisi ruang digital dengan konten-konten positif serta menginspirasi generasi muda lainnya agar ruang digital dapat terjaga dan terpelihara dengan baik,” jelas Kadiv Humas.Berikut pemenang dalam Polri Campus Creator Competion 2023:- Juara I - Muhammad Dhanial Multazam- Juara II - Jose Pedros Sare Mbake- Juara III - Sufi Syafili- Juara Favorit - Cindy Wulan MustikaHadiah Hiburan- Rois Al Amien Abdillah- Jaka Purnama- Wilitama Tantosa- Benny B Hendri- Gloria Cindy Estefan- Muhammad Naufal Al MajidKemudian diberikan penghargaan kepada juri, yakni:- Kendra Paramita (Ilustrator dan Desainer Senior Tempo)- Kadek Arini (Travel Vlogger)- IPTU Prisma Permana Pamin Bag PK (Ro Mulmed Divhumas Polri). (PNO-12)
04 Okt 2023, 12:54 WIT
Antisipasi Dampak El Nino Di Kabupaten Banjar,Wakapolri Pimpin Langsung Panen Dan Tanam Padi
Papuanewsonline.com, Banjar - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. terlihat aktif berpartisipasi dalam upaya antisipasi dampak El Nino di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).Diwilayah tersebut, Wakapolri memimpin langsung Panen dan Tanam Padi Polri Presisi Untuk Negeri sebagai bagian dari Gerakan Nasional untuk mengurangi dampak yang mungkin terjadi akibat kondisi cuaca ekstrem yang disebabkan oleh fenomena El Nino, Selasa (03/10/2023).Adapun luas lahan yang dipanen yakni 19.433 Haktare sedangkan lahan yang dilakukan penanaman seluas 123 Haktare. Upaya ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan dan mencegah terjadinya kekurangan pasokan padi akibat perubahan iklim.Desa Penggalaman, yang terletak di Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, menjadi fokus utama kegiatan ini. Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto bersama dengan Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi, S.I.K., M.H., Wakapolda, Irwasda dan Pejabat Utama Polda Kalsel, Forkopimda Provinsi Kalsel dan Forkopimda Kabupaten Banjar, serta para petani setempat, turun tangan dalam proses panen padi sebagai tindakan antisipasi.Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto menyampaikan pentingnya kolaborasi antara aparat kepolisian, masyarakat, dan pihak terkait lainnya dalam menghadapi perubahan iklim. Dia juga mengingatkan pentingnya kesadaran akan lingkungan dan upaya konservasi sumber daya alam untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan.Kegiatan ini merupakan contoh nyata dari komitmen Polri dan Pemerintah dalam melindungi masyarakat dari dampak buruk perubahan iklim. Semoga upaya ini menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menghadapi tantangan serupa.Pada kesempatan yang sama, tidak hanya menanam dan panen padi, Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto dan Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian juga menyerahkan bantuan Sembako sebanyak 500 paket dan bibit padi kepada para petani setempat.PNO-11
03 Okt 2023, 23:21 WIT
Biro SDM Gelar Pelatihan Peningkatan Kemampuan Konselor Anggota Polda Papua
Papuanewsonline.com, Jayapura – Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Papua menggelar pelatihan peningkatan kemampuan Konselor anggota Polri Polres/ta Polda Papua jajaran Tahun Anggaran 2023 bertempat di Ballroom Hotel Horison Jayapura, Selasa (3/10/2023).Turut hadir dalam kegiatan tersebut Karo SDM Polda Papua Kombes Pol I Wayan Gede Ardana, S.I.K, M.Si, PS. Kabag Psikologi Biro SDM Polda Papua Kompol Dorthea M.Ansanais S.Pd, Paur Subbagpsipol Bagpsi Ro SDM Iptu Try Abriansyah Arif, M.Psi., Psikolog, Himpunan Psikologi wilayah Papua (HIMPSI) dan seluruh peserta sebanyak 42 orang.Dalam kesempatannya, Karo SDM Polda Papua mengatakan menjelang Tahun 2024, Bapak ASSDM Polri menegaskan bahwa kesehatan personel yang bertugas untuk mengamanankan pelaksanan Pemilu Serentak 2024 memerlukan personel yang sehat, baik itu jasmani dan rohani.“Pada hari ini rekan-rekan dihadirkan pada kegiatan peningkatan kemampuan konselor anggota Polri Polres dan Polresta Jajaran Polda Papua untuk menjaga kesehatan mental,” ucap Karo SDM.Karo SDM berharap dengan adanya kegiatan ini mampu untuk menjadi perpanjangan tangan Bag Psikologi Biro SDM Polda Papua dalam menjaga kesehatan mental personel di Wilayah Hukum Polda Papua.“Persoalan mental banyak faktor yang bisa mempengaruhi terutama dalam bertugas sebagai anggota Polri, konselur harus mempunyai trik tersendiri untuk menangani persoalan personel,” pungkas Kombes Pol I Wayan. (PNO-12)
03 Okt 2023, 19:44 WIT
Hadapi Era Disrupsi, Kasad Tekankan Ini Pada Mahasiswa Universitas Pasundan
Papuanewsonline.com, Bandung - Era Disrupsi merupakan era dimana terjadi transformasi fundamental dari sistem tatanan yang ada menuju cara yang baru, serta ditandai dengan maraknya penggunaan teknologi sebagai platform utama yang membawa ciri-ciri perubahan sulit ditebak, ketidakpastian, kompleksitas dan ketidakjelasan. Hal ini perlu diwaspadai dan disikapi dengan bijak.Demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, kala memberikan orasi ilmiah di hadapan 3.700 mahasiswa baru Universitas Pasundan, di Gedung Sabuga, Bandung, Jawa Barat, Senin (2/10/2023).“Salah satu perubahan yang terjadi pada era Disrupsi adalah perubahan generasi. Generasi saat ini (Generasi Z) cenderung aktif berinteraksi di dunia maya, penguasaan teknologinya tinggi, kritis, namun menginginkan sesuatu yang instan dan karakternya mudah menyerah. Berbeda dengan zaman dahulu, yang semuanya membutuhkan kerja keras,“ ujar Kasad dalam Orasi Ilmiahnya yang mengusung tema “Mahasiswa Dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa”.Terkait tema tersebut, Kasad mengungkap bahwa dari 215,6 juta pengguna internet di Indonesia saat ini, sekitar 142 juta di antaranya adalah Generasi Y dan Generasi Z. Penggunaan media sosial oleh kedua generasi itu juga membawa kerawanan. Sebab, tak jarang media sosial digunakan sebagai salah satu sarana/alat provokasi, penyebaran isu SARA, berita bohong/hoax dan ajang adu domba. Hal tersebut berbahaya bila tak diimbangi dengan budaya literasi yang memadai, karena dapat menimbulkan konflik komunal.“Ini penting saya sampaikan kepada para mahasiswa, karena memang persatuan dan kesatuan tetap harus kita pelihara, agar kita tak terpecah belah. Melalui sejarah perjuangan bangsa, kita pahami bahwa bangsa ini berdiri berkat perjuangan. Kebhinekaan sebagai fondasinya, persatuan dan kesatuan sebagai tiangnya, dan NKRI sebagai atapnya,” imbuh Kasad, yang meyakini bahwa generasi muda adalah tumpuan harapan untuk memajukan Bangsa Indonesia ke depannya.Orasi Ilmiah Kasad merupakan bagian dari sidang terbuka Senat Universitas Pasundan dalam rangka peresmian mahasiswa baru Universitas Pasundan dan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2023/ 2024. Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan penghargaan Sinatria Abhitah Praditya (Kesatria yang Pemberani dan Cerdas) kepada Kasad, yang diserahkan langsung oleh Rektor Universitas Pasundan Prof Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp., M.Si., M.Kom., IPU, didampingi Ketua Umum PB Pasundan dan Ketua YPT Pasundan. (PNO-12)
03 Okt 2023, 07:30 WIT
Wakapolda Papua Pimpin Apel Pagi,Guna Tingkatkan Kedisiplinan Dan Evaluasi Tugas Personel
Papuanewsonline.com, Jayapura - Bertempat di lapangan Mapolda Papua Baru Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H memimpin pelaksanaan Apel Pagi yang dihadiri oleh pejabat utama, para perwira, bintara, tamtama, dan ASN Polri Polda Papua, Senin (2/10/2023).Dalam arahannya, Brigjen Pol. Ramdani Hidayat mengucapkan terima kasih kepada semua anggota yang telah melaksanakan tugas dengan maksimal dan tanpa lelah, yang telah membuat situasi Kamtibmas dan disiplin anggota tetap terjaga dengan baik. Wakapolda Papua juga menyoroti upaya peningkatan pengawasan terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan juga pemakaian narkoba, dengan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Narkoba. “Kemarin kita dikejar dengan Satgas TPPO dan kini terdapat Satgas Penanggulangan Narkoba, tentunya saya akan sidak untuk internal dan mudah-mudahan di Papua tidak ada pemakai maupun pengedar, dimana itu hukumannya sudah jelas,” tegas Wakapolda.Brigjen Pol. Ramdani Hidayat mengajak seluruh anggota untuk saling memonitor kegiatan sesama anggota, dan berkontribusi dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri dan Polda Papua.“Mari kita sama-sama meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi dan Polda Papua. Quick Wins sudah meningkat, dari 3 dibawah dan kini naik menjadi urutan 14 – 15, dan mudah-mudahan bisa 10 besar. Tentunya QW bukan sekedar laporan tapi bagaimana kita melaksanan tugas secara riil atau sungguh-sungguh,” tuturnya.Pada kesempatan ini, Wakapolda juga meminta agar pengisian Analisis Beban Kerja (ABK) dilakukan dengan cermat, karena hal ini akan memengaruhi jumlah personel yang akan digunakan.Brigjen Pol. Ramdani Hidayat juga menekankan pentingnya kesadaran anggota dalam menjalankan tugas sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Ia berpendapat bahwa dengan kemauan, 80% dari keseluruhan tugas sudah bisa dilaksanakan dengan baik.Berkaitan dengan Pemilu, Wakapolda Papua mengajak untuk mengantisipasi pergantian Bawaslu dan KPU serta tahapannya, termasuk sistem noken yang masih diterapkan di Papua.Wakapolda Papua mengakhiri arahannya dengan mengajak semua anggota untuk menjaga kesehatan fisik maupun mental yang prima. Ia yakin bahwa dengan semangat dan kemandirian anggota, tugas-tugas selanjutnya akan dapat dilaksanakan dengan baik.“Kita selalu berdoa agar kita selalu diberikan kesehatan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan selanjutnya. Ingat kita ini bukan pelari cepat, namun pelari jarak jauh. Karena itu, harus atur nafas dan tenaga, agar kita bisa melaksanakan tugas setiap harinya,” tutup Wakapolda Papua Brigjen Pol. Ramdani Hidayat.Kegiatan Apel Pagi personel Polda Papua ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan mengevaluasi pelaksanaan tugas personel Polda Papua.PNO-11
02 Okt 2023, 21:29 WIT
Ciptakan Pemilu Damai, Operasi NCS Kedepankan Upaya Preemtif Dan Preventif
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepala Operasi Nusantara Cooling System (Kaops NCS) Irjen Asep Edi Suheri, S.I.K, M.Si menegaskan Operasi NCS 2023-2024 mengedepankan upaya preemtif dan preventif untuk mengeliminir terjadinya potensi konflik sosial jelang Pemilu 2024.Asep menuturkan Operasi Nusantara Cooling System sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo menjaga pemilu serentak 2024 mendatang agar masyarakat tidak boleh terpecah belah. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginginkan adanya kerja sama masyarakat dengan Polri dalam cooling system agar persatuan dan kesatuan Bangsa terjaga serta pemilu damai dapat terwujud."Menindaklanjuti hal tersebut, Bapak Kapolri menerbitkan Surat Perintah, Sprin/2439/VIII/OPS.1.1/2023 tanggal 25 Agustus 2023 untuk melaksanakan Operasi Nusantara Cooling System sejak 11 September kemarin. Operasi tersebut untuk meminimalisir isu-isu provokatif berlatar belakang SARA baik terjadi di tengah-tengah masyarakat maupun di ruang Siber. Dengan mengutamakan tindakan preemtif dan preventif. Sehingga dalam operasi ini tidak ada upaya melakukan penegakan hukum (represif). Jadi preemtif dan preventif," kata Irjen Asep yang juga menjabat Wakabareskrim dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Senin (2/10/2023).Lebih lanjut, kata Asep dalam pelaksanaannya, Operasi Nusantara Cooling System terdiri dari empat satuan tugas (satgas) dan delapan substagas dibantu oleh Polda jajaran. "Adapun tugas pokok Satgas Nusantara Cooling System meminimalisir isu-isu provokatif berlatar belakang primordialisme atau SARA dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif," terangnya.Jenderal bintang dua ini memaparkan sasaran dan target Operasi Nusantara Cooling System. Untuk sasaran yaitu potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata. Sedangkan untuk target operasi yaitu, orang, kelompok, tempat kegiatan dan benda. "Selanjutnya untuk cara bertindak yakni melakukan deteksi, pembinaan masyarakat, patroli dialogis dan patroli siber, sosialisasi dan bantuan operasi," bebernya.Asep menambahkan, adapun tugas dari empat Satgas, yaitu Satgas Preemtif yang terdiri dari Subsatgas Intelijen dan Subsatgas Binmas melakukan tugas antara lain deteksi dini dan melakukan pendekatan dengan mitra dan para tokoh. Sementara, Satgas Preventif yang memiliki Subsatgas Patroli Siber dan Subsatgas Patroli Dialogis Netizen melaksanakan tugas patroli Siber dan berdialog dengan netizen, influencer dalam menjaga kamtibmas yang kondusif.Sementara untuk Satgas Humas yaitu Subsatgas Penmas dan Subsatgas Multimedia memiliki tugas antara lain menyampaikan ajakan, imbauan, edukasi serta melakukan monitoring baik media sosial dan media mainstream. "Untuk Satgas Banops yaitu Subsatgas TIK dan Subsatgas Logistik melakukan dukungan teknologi, informasi dan logistik kepada Operasi Nusantara Cooling System," ucapnya.Asep meminta Operasi Nusantara Cooling System mendapat dukungan dari media massa dan masyarakat Indonesia untuk menghindari hal-hal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa. "Kami mengajak masyarakat Indonesia untuk menghindari hal-hal yang mengganggu stabilitas keamanan, terutama yang dapat berpotensi konflik sosial, sehingga kita bisa mewujudkan pemilu yang aman dan damai," tandasnya. (PNO-12)
02 Okt 2023, 17:56 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru