logo-website
Rabu, 29 Jul 2026,  WIT
BERITA TAG Politik Homepage
Diskusi Terbuka OKIA Menghadapi Dinamika Politik di Mimika Papuanewsonline.com, MIMIKA - Senin 09 Januari 2023 bertempat di Honai OKIA diadakan pertemuan yang dihadiri Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda asli Papua di MimikaPertemuan tersebut  membahas dinamika politik daerah di tahun 2023 menuju 2024 yang secara nasional mulai memanas melalui tahapan-tahapannya.Dalam Diskusi Terbuka tersebut ada beberapa point penting yang direkomendasikan OKIA, yaitu : Pertama, OKIA mendorong kader Amungme dan Kamoro serta Papua lainnya agar segera mendaftar ke partai politik sebagai anggota legislative di tingkat Kabupaten, Propinsi dan Pusat. Kedua,  OKIA meminta kepada 19 Partai Politik yang ada di Kabupaten Mimika agar memberikan kesempatan pada Orang Asli Papua yang ingin mencalonkan diri melalui Partai Politik.Ketiga, OKIA menyarankan kader Amungme Kamoro dan Papua lainnya agar tidak berebut dan berharap masyarakat memberi dukungan kepada anak asli PapuaKeempat, para anggota DPRD Mimika yang sudah mengabdi lebih dari 2 atau 3 periode (10-15 tahun) agar segera pindah ke DPRD Propinsi atau DPR RI agar membuka kesempatan atau regenerasi kepada anak-anak muda lainnya.Dan yang Kelima, untuk DPRD jalur Otsus dan MRP, OKIA memberikan kesempatan kepada Lemasa dan Lemasko utk selesaikan segala permasalahan internal dan segera mengadakan MUSDAT agar dapat menentukan langkah selanjutnya yang akan melindungi hak-hak anak Amungme KamoroDalam kesempatan tersebut Tokoh Intelektual OKIA, Yohanes Kemong menyampaikan tentang desakan dan dorongan masyarakat agar dirinya pun dapat mengikuti kontestasi politik tersebut di tingkat Propinsi Papua Tengah agar dapat merealisasikan pikiran, ide, gagasan serta kepentingan masyarakat Papua di Mimika pada level Propinsi.“Saya maju sebagai calon anggota DPRD Propinsi bukan atas keinginan saya pribadi, melainkan keinginan  dari masyarakat melalui Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda di OKIA” ujar YK, demikian beliau biasa dipanggil.Yohanes juga menjelaskan ia mewakili masyarakat kabupaten Mimika yang akan bertarung di tahun 2024 nantinya akan memperjuangkan Timika menjadi Kotamadya, sehingga dapat merubah pola pikir masyarakat yang ada di luar kota bahwa Mimika bukan saja kota industri, melainkan juga kota studi. (Stevi)   10 Jan 2023, 21:09 WIT
Aneh Bin Ajaib, Tes PPD di Mimika Ditunda Lantaran Mati Listrik Papuanewsonline.com, Mimika- Ketua Komonitas Pemuda Kei Mimika, Edoardus Rahawadan mengritik keras pemadaman lampu listrik di Kabupaten Mimika pada saat tes seleksi  penyelenggara tingkat PPD di Kabupaten Mimika." Ini agenda Negara dalam menyukseskan Pileg maupun Pilkada dan Pilpres di Kabupaten Mimika, yang sudah diagendakan kok bisa  tertunda lantaran mati listrik, ini yang patut dicurigai ada apa sebenarnya," ujar Bung Edward saat bertandang ke Redaksi Papuanewsonline.com, di Timika, Jumat (9/12/2022).Bung Edward mengatakan, KPUD dan PLN harus sinergis dalam menyukseskan agenda Negara tersebut, karena tes seleksi PPD merupakan perintah Undang-Undang." Pertanyaanya, ada apa dengan KPUD Mimika dan PLN Cabang Mimika, kok Aneh Bin Ajaibnya, tes seleksi PPD di Kabupaten Mimika ditunda, hanya  lantan mati lampu," tandas Bung Edward.Bung Edward membeberkan, KPUD Mimika selaku penyelenggara dalam menjalankan amanah dari Negara, seharusnya berkoordinasi atau menyurati pihak PLN cabang Mimika, sehingga dalam pelaksanaan tes seleksi PPD yang sudah diagendakan, tidak  ditunda hanya karena dengan alasan mati listrik." KPUD dan PLN tidak mampu dalam menyukseskan hajatan dari Negara yang sementara dilaksanakan,  karena tidak memiliki solusi dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi, contohnya kalau benar ada gangguan listrik kenapa Genset atau alternatif lain tidak disiapkan?," tanya Bung Edward.Ia mengingatkan KPUD Mimika dan PLN Cabang Mimika agar tes seleksi PPD berikutnya, harus diselesaikan tepat waktu dan tidak ada hambatan." Memperpanjang waktu tes seleksi ini kan hal yang ganjil, menurut penilaian publik apa ada intervensi atau unsur sengaja, atau ini benar ada gangguan pada aliran listrik milik PLN? Tapi kalau benar juga kok tidak ada solusi lain dari pihak PLN maupun KPUD cabang Mimika untuk menyelenggarakan kegiaatan ini hingga tepat waktu," Sorotnya.Kata Bung Edward, Tes seleksi PPD merupakan badan Ad Hoc yang diatur dalam UU Nomor: 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum, Pasal 18 poent b dan Pasal 19 poent b, jelas diatur terkait penyelenggaraan dari KPU Kabupaten Kota dalam tahapan seleksi badan Ad Hoc." KPUD Mimika dalam menyelenggarakan agenda Negara ini-kan sudah memiliki perencanaan yang matang dalam semua pentahapan, kok hal-hal tekhnis seperti ini saja kakuh," tandas bung Edward.Ditambahkan Bung Edward, pihaknya telah memperoleh informasi bahwa dalam pelaksanaan agenda tersebut, KPUD Mimika sudah secara resmi menyurati PLN Cabang Mimika, namun Aneh Bin Ajaibnya Listrik bisa padam saat kegiatan tes seleksi itu berlangsung." Semoga penundaan waktu tes seleksi PPD dari penyelenggara KPUD Mimika ini tidak diboncengi kepentingan terselubung," Tutupnya.(Arifin) 09 Des 2022, 13:17 WIT
KPU dan Kesbangpol Mimika Gelar Pendidikan Politik kepada Kaum Milenial Papuanewsonline.com, Timika-Dalam menyongsong pemilu dan pilkada pada 2024 mendatang. Setiap generasi muda yang dikenal dengan sebutan kaum milenial, perlu ada modal pengetahuan tentang politik. Salah satunya dengan cara memberikan pendidikan politik, hal ini memicuh KPUD dan Kesbangpol Kabupaten Mimika menggelar diskusi pendidikan politik bagi kaum melenial di Kabupaten Mimika. Seperti yang kita ketahui bahwa generasi milenial saat ini lebih cenderung kurang tertarik, terutama memberikan partisipasi dalam politik, Hal ini perlu dorongan dari partisipasi semua pihak, terutama partai politik di Pemkab Mimika, dimana  ada anggaran pembinaan melalui  hiba cukup fantastis kepada partai politik guna memberikan edukasi dan pendidikan politik kepada masayarakat namun hal ini tidak dilaksanakan oleh partai politik di Kabupaten Mimika.  Hal ini dibenarkan Kesbangpol Kabupaten Mimmika dalam gelar sosialiasi pendidikan politik tentang regulasi dan tahapan Pemilu kepada mahasiswa semua perguruan tinggi di Kabupaten Mimika bertempat di Baliroom Hotel Cartenz Timika, yang dilaksanakan KPUD dan Kesbangpol Mimika, Sabtu (26/11) Pada kegiatan diskusi itu, perwakilan dari Kesbangpol Kabupaten Mimika, Lukas Lulilasan membeberkan,  Dana Hibah yang diberikan kepada  Partai Politik (Pemilik Kursi di DPRD)  cukup besar melalui Kesbangpol, dimana   semestinya  60% digunakan untuk pendidikan Politik kepada masyarakat, terutama kaum milenial namun hal ini tidak dilaksanakan.“ Kami  sangat senang dengan diskusi seperti ini, kami merasa seakan  kembali muda, sebab  anak-anak muda memiliki naluri daya kritis dan berfikir yang intelektual, saya pribadi sangat bangga hari ini bisa bertatap muka secara langsung dengan adik-adik mahasiswa,” tandas Lukas. Lukas mengatakan, Mahasiswa dan Anak Muda di Timika harus terus  berani tampil dan terampil dalam Melihat dan mengawasi Pemilu yang ada di Kabupaten pada 2024 nanti.“  Karena kami telah memberikan anggaran untuk Partai Politik demi melakukan Edukasi pendidikan politik kepada masyarakat namun hal itu tak terjadi, bahkan tidak ada sehingga dengan kegiatan seperti ini, kami berharap mahasiswa  di semua perguruan tinggi, dapat membantu kami dalam mengedukasikan Pendidikan Politik kepada Masyarakat di Kabupaten Mimika ke depan,”Tegasnya. Untuk itu kata Lukas, Kegiatan  ini terus dilakukan demi mengasa semangat  Mahasiswa dalam menjaga dan mengawasi  Demokrasi dan Pemilu, baik Pileg, Pilbub, Pilgub Maupun Pemilihan Presiden, Karena Pemilu tidak bisa diterjemahkan hanya sebentar saja, namun Pemilu merupakan sebuah saranah integrasi bangsa dan juga musyawarah besar rakyat indonesia.“ Demi menjaga roh demokrasi kita maka peran Mahasiswa sangat dibutuhkan, sebab kami tidak ingin Adik-adik mahasiswa hanya dijadikan objek oleh kandidat-kandidat tertentu, namun Anak Muda / Mahasiswa Harus Menjadi Bagian Penting dalam Kesuksesan Pemilu di Kabupaten Mimika nantinya,”ujar Lukas.Dikatakanya, Kesbangpol Mimika siap bergandengan tangan dengan  mahasiswa dan juga KPU, BAWASLU untuk menjaga serta mendorong iklim Demokrasi yang sehat di Kabupaten. Sebagai informasi turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua KPUD Mimika,  Indra Ebang Ola, Komisoner KPUD Elisabet Rahawarin dan Laurensius Dogame, serta Kesbangpol Kabupaten Mimika, sedangkan peserta pada kegiatan itu dihadiri ratusan mahasiswa semua perguruan tinggi di Timika. (Arifin) 26 Nov 2022, 20:42 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT