Arus Balik Gratis Dimulai, Ribuan Pemudik Diberangkatkan Kemenhub
Pemerintah fasilitasi perjalanan balik dari 12 kota di Jawa dan Sumatera menuju Jabodetabek demi keselamatan, kenyamanan, dan pengurangan risiko kecelakaan selama periode Angkutan Lebaran 2026
Papuanewsonline.com - 26 Mar 2026, 15:26 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Jakarta – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat resmi memberangkatkan ribuan peserta arus balik dalam program Mudik Gratis Angkutan Jalan 2026 dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatera menuju wilayah Jakarta, Depok, dan Tangerang (Jadeta), Rabu (25/3). Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mengatur mobilitas masyarakat selama periode arus balik Lebaran.
Pada hari sebelumnya, Kemenhub juga telah memberangkatkan
sejumlah sepeda motor milik pemudik melalui layanan angkutan gratis dari empat
terminal di Pulau Jawa. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi penggunaan
sepeda motor dalam perjalanan jarak jauh yang dinilai memiliki tingkat risiko
kecelakaan lebih tinggi.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menyampaikan bahwa program arus balik gratis ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026. “Pada masa arus balik ini tingkat mobilitas masyarakat masih tinggi, oleh karena itu tidak hanya arus mudik, kami juga mengadakan program arus balik gratis, agar perjalanan masyarakat berlangsung dengan lebih aman, tertib, dan nyaman. Ini merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan layanan transportasi untuk masyarakat serta untuk meringankan beban masyarakat selama masa mudik Lebaran ini.” ujar Aan.

Sebanyak 4.270 peserta diberangkatkan menggunakan 100 unit
bus dari 12 terminal yang tersebar di berbagai kota. Terminal-terminal tersebut
antara lain berada di Kuningan, Semarang, Madiun, Surabaya, Padang, Palembang,
Aceh, Medan, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.
Selain itu, program ini juga mencakup pengangkutan sepeda
motor milik pemudik. Sebanyak 120 unit sepeda motor diberangkatkan menggunakan
empat truk dari empat titik terminal, yaitu Purwokerto, Yogyakarta, Solo, dan
Wonogiri, guna memberikan alternatif transportasi yang lebih aman bagi
masyarakat.
Aan berharap program ini dapat memberikan dampak positif terhadap kelancaran arus balik, sekaligus membantu masyarakat kembali ke kota perantauan dengan kondisi yang lebih aman dan nyaman. “Melalui program arus balik gratis harapannya perjalanan kembali masyarakat ke perantauan dapat berlangsung lebih aman, nyaman, lancar, dan terkoordinasi dengan baik. Sehingga bisa kembali bekerja atau sekolah, dan beraktivitas lainnya dengan semangat baru setelah merayakan Lebaran di kampung halaman,” kata Dirjen Aan.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kesehatan
serta mematuhi arahan petugas selama perjalanan berlangsung. Kepada para
pengemudi bus, Aan menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mematuhi
aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
“Kami berpesan agar selama perjalanan nanti para peserta tetap menjaga kesehatan, selalu mengikuti arahan petugas, serta menjaga ketertiban selama berada di dalam perjalanan, begitu juga dengan pengemudi diimbau untuk jaga stamina dan kesehatan, cukup istirahat, dan tetap patuhi rambu lalu lintas. Semoga perjalanan semua peserta dalam arus balik berjalan dengan lancar, aman, dan selamat hingga tiba kembali di tempat tujuan masing-masing,” tutup Aan. (GF)