logo-website
Rabu, 14 Jan 2026,  WIT

Demo Mahasiswa dan Warga Desak Penarikan TNI Non-Organik dan Tolak Tambang Blok Wabu

Gelombang protes damai di Sugapa mencerminkan keresahan masyarakat terhadap situasi keamanan dan ancaman kerusakan lingkungan di Kabupaten Intan Jaya

Papuanewsonline.com - 13 Jan 2026, 18:12 WIT

Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan

Suasana demonstrasi mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Intan Jaya saat menyampaikan aspirasi di depan Kantor Bupati Intan Jaya, Sugapa, Selasa (13/01/2026).

Papuanewsonline.com, Sugapa – Ratusan mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Intan Jaya, Papua, menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Intan Jaya, Selasa (13/1/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah daerah, provinsi, hingga pemerintah pusat terkait situasi keamanan dan rencana pengelolaan sumber daya alam di wilayah mereka.


Dalam aksi tersebut, massa menuntut agar TNI non-organik segera ditarik dari seluruh wilayah Tanah Papua, khususnya Kabupaten Intan Jaya. Kehadiran aparat non-organik dinilai telah menimbulkan rasa tidak aman di tengah masyarakat, terutama karena pembangunan pos-pos TNI yang berada di sekitar permukiman warga.

Perwakilan mahasiswa, Yohanes Tabuni, menyampaikan bahwa kondisi tersebut menghambat aktivitas masyarakat sehari-hari. Ia menegaskan bahwa warga merasa terbatasi dalam menjalani kehidupan normal akibat keberadaan pos-pos keamanan di dekat kampung-kampung.

Selain persoalan keamanan, demonstran juga menyuarakan penolakan terhadap rencana pengoperasian Gunung Blok Wabu. Masyarakat menilai aktivitas tersebut berpotensi merusak lingkungan dan mengancam keberlangsungan hidup masyarakat lokal yang bergantung pada alam sekitar.


Aksi demonstrasi berlangsung dengan tertib dan damai, meskipun massa menyampaikan tuntutan secara tegas. Mahasiswa dan masyarakat berharap pemerintah segera merespons aspirasi yang disampaikan agar situasi di Intan Jaya tidak semakin memburuk.

Perwakilan masyarakat, Maria Mabel, menegaskan bahwa perjuangan akan terus dilakukan hingga tuntutan penarikan TNI non-organik dan penolakan pengoperasian Gunung Blok Wabu mendapat kepastian dari pemerintah.

Menanggapi aksi tersebut, Pemerintah Kabupaten Intan Jaya melalui Sekretaris Bupati, Yustus Wonda, menyatakan bahwa seluruh aspirasi masyarakat telah diterima secara resmi oleh pemerintah daerah.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk menindaklanjuti tuntutan tersebut dengan melakukan koordinasi bersama pemerintah provinsi dan pemerintah pusat guna mencari solusi terbaik bagi masyarakat Kabupaten Intan Jaya.

Aksi demonstrasi ini mencerminkan harapan masyarakat agar kebijakan pemerintah ke depan lebih mengedepankan pendekatan dialog, rasa aman, serta perlindungan terhadap lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat setempat.


Penulis: Hend

Editor: GF

 

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE