HUT ke-28 BP BUMN Jadi Momentum Perkuat Transformasi dan Peran Strategis untuk Negeri
Peringatan 28 tahun BP BUMN di Jakarta menegaskan komitmen penguatan tata kelola, konsolidasi kelembagaan, dan transformasi berkelanjutan demi mendorong BUMN yang lebih sehat, efisien, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Papuanewsonline.com - 14 Apr 2026, 17:30 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Jakarta – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-28 Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali arah transformasi yang terus dijalankan dalam memperkuat peran Badan Usaha Milik Negara bagi kepentingan bangsa dan negara. Mengusung tema “28 Tahun BP BUMN: Bergerak dalam Transformasi, Menguatkan Peran untuk Negeri,” peringatan ini berlangsung khidmat di Jakarta, Minggu (13/4/2026).
Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang seremoni, tetapi
juga refleksi atas perjalanan panjang BP BUMN dalam memperkuat fungsi
pengaturan, pengawasan, serta tata kelola kelembagaan yang semakin adaptif
terhadap dinamika ekonomi global dan tantangan pembangunan nasional.
Dalam rangkaian peringatan tersebut, Kepala BP BUMN, Dony
Oskaria, menegaskan bahwa transformasi yang dilakukan bukan sekadar perubahan
struktur organisasi, melainkan langkah berkelanjutan untuk membangun BUMN yang
lebih sehat, efisien, kompetitif, dan mampu menjawab tantangan masa depan.
“Transformasi ini tidak mungkin terjadi tanpa komitmen
bersama. Konsolidasi yang telah dilakukan menjadi bukti bahwa dengan kerja
keras dan keseriusan, BUMN mampu menjadi entitas yang lebih kuat dan memberikan
dampak nyata bagi perekonomian nasional,” ujar Dony.
Menurutnya, transformasi tersebut hanya dapat berjalan
optimal melalui kerja sama seluruh pemangku kepentingan, baik dari unsur
pemerintah, manajemen BUMN, maupun pihak-pihak yang terkait dalam proses
penguatan kelembagaan dan tata kelola perusahaan.
Salah satu bentuk nyata dari langkah transformasi itu,
lanjut Dony, terlihat pada proses konsolidasi dan streamlining BUMN agar
lebih fokus pada fungsi inti masing-masing serta memiliki fondasi usaha yang
lebih kuat. Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan perusahaan negara
yang semakin profesional dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Peringatan HUT ke-28 BP BUMN juga diwarnai dengan prosesi
pemotongan tumpeng yang dilaksanakan di Kantor BP BUMN sebagai ungkapan rasa
syukur atas perjalanan dan capaian yang telah diraih selama hampir tiga dekade.
Prosesi tersebut dilakukan langsung oleh Kepala BP BUMN Dony Oskaria,
didampingi Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma’ruf dan Wakil Kepala BP BUMN Tedi
Bharata.
Suasana kebersamaan dan soliditas tampak kuat dalam acara
tersebut, yang sekaligus menjadi simbol komitmen seluruh insan BUMN untuk terus
melanjutkan agenda transformasi secara berkelanjutan. Bagi BP BUMN, peringatan
ini menjadi titik pijak baru dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks
di masa mendatang.
“Di usia yang ke-28 ini, BUMN telah semakin matang. Ke
depan, tantangan tentu tidak semakin ringan. Kita harus tetap solid, memiliki
satu visi dan satu tujuan, sehingga dapat membawa BUMN-BUMN ke depan menjadi
lebih baik lagi,” ujar Dony.
Ia menambahkan bahwa seluruh upaya transformasi pada
akhirnya harus tetap berpijak pada tujuan utama pendirian BUMN, yakni
memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi negara dan masyarakat luas.
“Tentu kita harus mengingat bahwa ikhtiar awal dari lahir
BUMN ini ingin memberikan kontribusi maksimal bagi negara,” tutupnya.
Ke depan, BP BUMN menegaskan akan terus memperkuat transformasi melalui kebijakan yang lebih tajam, pengawasan yang semakin kuat, serta sinergi yang erat dengan berbagai pemangku kepentingan. Langkah tersebut diharapkan mampu memastikan BUMN tetap menjadi motor penggerak pembangunan nasional serta menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (GF)