logo-website
Senin, 12 Jan 2026,  WIT

Kapolda Papua Tengah dan Forkopimda Damaikan Pihak Bertikai di Kwamki Narama

Bentrok yang terjadi Distrik Kwamki Narama berhasil didamaikan oleh Kapolda Papua Tengah dan Forkopimda

Papuanewsonline.com - 14 Nov 2025, 10:23 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Kapolda Papua Tengah bersama unsur Forkopima Provinsi Papua Tengah saat menyampaikan pesan untuk meredam konflik di Kwamki Narama Kamis (13/11/25).

Papuanewsonline.com, Mimika - Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Alfred Papare, bersama unsur Forkopimda Provinsi Papua Tengah dan Pj Sekda Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, turun langsung menemui dua kelompok yang terlibat bentrok di Distrik Kwamki Narama yang terjadi pada Kamis (13/11/25). Kehadiran mereka bertujuan untuk mendamaikan kedua belah pihak dan mencari solusi atas konflik yang terjadi.


Dalam kesempatan itu, Brigjen Pol Alfred Papare menyampaikan pesan kamtibmas kepada kedua belah pihak.

"Saya hadir di sini cuma minta satu, tadi kita sudah bicara dengan pihak korban untuk mereka tidak lagi melakukan aksi pembalasan. Kita minta mereka duduk diam dulu, kita mau cari solusi, mau cari jalan keluar untuk bagaimana masalah ini selesai," kata Kapolda Papua Tengah.

Ia juga menegaskan tidak ingin ada provokator yang memperkeruh suasana dan mengakibatkan semakin banyak korban berjatuhan.

Sementara itu, Pj Sekda Mimika Nenu Tabuni menyampaikan bahwa kehadirannya bersama Forkopimda adalah wujud respon cepat pemerintah terhadap desakan masyarakat.

Ia mengaku merasa malu karena konflik ini melibatkan masyarakat Kabupaten Puncak dan menyebabkan seorang pendeta meninggal dunia.

"Oleh karena itu mewakili pemerintah Kabupaten Puncak saya menyampaikan agar perang ini tidak boleh lanjut, tidak boleh!," tegas Nenu Tabuni.

Nenu juga meminta aparat keamanan untuk menindak tegas jika masih terjadi perang dan berpesan agar masyarakat Kabupaten Puncak yang berada di Timika menghargai pemilik daerah serta pihak keamanan.

"Perang ini kita hentikan, kami semua harus dengar saya sekarang, hentikan perang ini—jangan lagi ada provokator di sini," tegasnya.

 

Penulis: Jid

Editor: GF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE