Kapolda Papua Tengah dan Forkopimda Damaikan Pihak Bertikai di Kwamki Narama
Bentrok yang terjadi Distrik Kwamki Narama berhasil didamaikan oleh Kapolda Papua Tengah dan Forkopimda
Papuanewsonline.com - 14 Nov 2025, 10:23 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanewsonline.com, Mimika - Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Alfred Papare, bersama unsur Forkopimda Provinsi Papua Tengah dan Pj Sekda Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, turun langsung menemui dua kelompok yang terlibat bentrok di Distrik Kwamki Narama yang terjadi pada Kamis (13/11/25). Kehadiran mereka bertujuan untuk mendamaikan kedua belah pihak dan mencari solusi atas konflik yang terjadi.
Dalam kesempatan itu, Brigjen Pol Alfred Papare menyampaikan
pesan kamtibmas kepada kedua belah pihak.
"Saya hadir di sini cuma minta satu, tadi kita sudah
bicara dengan pihak korban untuk mereka tidak lagi melakukan aksi pembalasan.
Kita minta mereka duduk diam dulu, kita mau cari solusi, mau cari jalan keluar
untuk bagaimana masalah ini selesai," kata Kapolda Papua Tengah.
Ia juga menegaskan tidak ingin ada provokator yang
memperkeruh suasana dan mengakibatkan semakin banyak korban berjatuhan.
Sementara itu, Pj Sekda Mimika Nenu Tabuni menyampaikan
bahwa kehadirannya bersama Forkopimda adalah wujud respon cepat pemerintah
terhadap desakan masyarakat.
Ia mengaku merasa malu karena konflik ini melibatkan
masyarakat Kabupaten Puncak dan menyebabkan seorang pendeta meninggal dunia.
"Oleh karena itu mewakili pemerintah Kabupaten Puncak
saya menyampaikan agar perang ini tidak boleh lanjut, tidak boleh!," tegas
Nenu Tabuni.
Nenu juga meminta aparat keamanan untuk menindak tegas jika
masih terjadi perang dan berpesan agar masyarakat Kabupaten Puncak yang berada
di Timika menghargai pemilik daerah serta pihak keamanan.
"Perang ini kita hentikan, kami semua harus dengar saya
sekarang, hentikan perang ini—jangan lagi ada provokator di sini,"
tegasnya.
Penulis: Jid
Editor: GF