Tersisa 200 Meter, Ruas Jalan Bandara Mozes Kilangin Diusulkan Masuk APBD-P 2026
Pemkab Mimika Targetkan Tuntaskan Sisa 200 Meter Pekerjaan dari Bundaran Petrosea, Setelah Sempat Terhenti Akibat Sengketa Lahan dan Pemblokiran Akses
Papuanewsonline.com - 19 Feb 2026, 13:43 WIT
Papuanewsonline.com/ Politik & Pemerintahan
Papuanewsonline.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika mengusulkan agar kelanjutan pembangunan jalan dari Bundaran Petrosea menuju Bandara Mozes Kilangin masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2026. Usulan ini bertujuan untuk menuntaskan sisa pekerjaan yang belum selesai di ruas jalan strategis tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)
Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, menjelaskan bahwa usulan difokuskan untuk
menyelesaikan pembangunan sepanjang kurang lebih 200 meter.
"Sebagian besar ruas sudah diaspal, hanya tersisa
sekitar 200 meter yang belum dikerjakan dan akan kami ajukan dalam APBD
Perubahan," ujarnya.
Total panjang jalan mencapai sekitar 800 meter dengan lebar
22 meter, terdiri dari dua jalur yang masing-masing memiliki dua lajur lalu
lintas.
Pembangunan sebelumnya terpaksa terhenti akibat pemblokiran
akses oleh salah satu pemilik lahan yang menumpuk material timbunan di lokasi.
Pemerintah daerah kemudian melakukan negosiasi intensif hingga tercapai
kesepakatan untuk membuka kembali akses jalan.
Pembukaan blokir secara simbolis dilakukan oleh Bupati
Mimika, Johannes Rettob, pada Sabtu (14/2/26), yang diawali dengan ibadah
syukur dan prosesi adat sebelum jalan kembali dapat digunakan oleh masyarakat
luas.
Saat ini, pihaknya fokus melakukan pemeliharaan karena ruas
jalan sempat ditumbuhi rumput dan semak selama masa pemblokiran. Terkait ganti
rugi lahan, pemerintah daerah bekerja sama dengan tim appraisal independen
untuk menghitung nilai sesuai mekanisme yang berlaku.
"Kami berharap dengan masuknya usulan ke APBD-P, akses
menuju kawasan bandara baru dapat segera dituntaskan untuk mendukung
konektivitas dan pelayanan transportasi di wilayah Mimika," tambah Yoga.
Penulis: Jid
Editor: GF