Tim Gabungan Pengamanan Pomako Razia Kapal KM Lauser, Amankan 102 Liter Minuman Keras
Pengamanan dan razia kedatangan kapal penumpang KM Lauser dari Tual dan Dobo yang sandar di Dermaga Pelabuhan Pomako Timika berhasil amankan 102 Liter Minuman Keras
Papuanewsonline.com - 19 Feb 2026, 13:19 WIT
Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal
Papuanewsonline.com, Timika – Personel gabungan melakukan pengamanan dan razia terhadap barang bawaan penumpang kapal KM Lauser yang datang dari Tual dan Dobo saat bersandar di Dermaga Pelabuhan Pomako Timika pada Rabu (18/2/2026) malam. Kegiatan ini melibatkan berbagai instansi yang bekerja sama untuk mencegah masuknya minuman keras lokal ke wilayah Mimika.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Pomako IPTU Frits Nanlohi
menjelaskan bahwa tim gabungan dipimpin oleh Kanit Samapta Polsek Pomako Aipda
Fitriady SH, yang terdiri dari 6 personil Polsek Pomako, 25 personil Satuan
Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mimika, 7 personil Lanal Timika, dan
8 personil Kelompok Pengamanan Lingkungan Pelabuhan (KPLP) Syahbandar Pomako.
"Kegiatan ini bertujuan melakukan pengawasan dan
pemeriksaan terhadap barang bawaan maupun muatan penumpang dengan fokus pada
pencegahan peredaran minuman keras lokal jenis sopi," ujarnya.
Dalam razia yang dilakukan secara menyeluruh tersebut,
aparat berhasil mengamankan sebanyak 102 liter minuman keras lokal. Rincian
barang bukti yang ditemukan adalah 9 jerigen berkapasitas 5 liter, 12 botol
sedang berukuran 600 ml, 74 kantong plastik berisi 600 ml masing-masing, serta
3 botol besar berkapasitas 1500 ml.
"Seluruh barang bukti yang terjaring langsung diamankan
ke Markas Polsek Pelabuhan Pomako untuk dilakukan proses pemusnahan lebih
lanjut sesuai dengan peraturan yang berlaku," tuturnya.
IPTU Frits Nanlohi menambahkan bahwa upaya pengamanan dan
razia tidak akan berhenti di situ saja. Kegiatan serupa akan terus dilakukan
secara berkala terhadap setiap kapal penumpang yang masuk ke Pelabuhan Pomako.
Tujuan utama dari langkah ini adalah untuk menekan peredaran
minuman keras lokal yang masuk ke wilayah Timika melalui jalur laut, sehingga
dapat menjaga ketertiban dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Penulis: Jid
Editor: GF