logo-website
Kamis, 13 Agu 2026,  WIT

TPNPB Klaim Serang Pos Aparat Di Yuguru Nduga, 3 Aparat Tewas

Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap III Ndugama Derakma mengklaim bertanggung jawab atas penyerangan terhadap pos aparat militer di Distrik Yuguru, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

Papuanewsonline.com - 13 Agu 2026, 15:15 WIT

Papuanewsonline.com/ Hukum & Kriminal

Dokumentasi

Papuanewsonline.com, Nduga - Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap III Ndugama Derakma mengklaim bertanggung jawab atas penyerangan terhadap pos aparat militer di Distrik Yuguru, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan pada 3 Juli 2026.

Klaim itu disampaikan dalam Siaran Pers Ke II Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB yang diterima redaksi pada Kamis, 13 Agustus 2026  oleh Juru Bicara Sebby Sambom.

Dalam siaran pers tersebut, TPNPB menyebut penyerangan dilakukan oleh Batalyon Mugi di bawah komando  Nereminus Gwijangge.

"Kami telah melakukan penyerangan terhadap aparat militer Indonesia dalam sebuah pos militernya di Distrik Yuguru, Kabupaten Nduga pada 3 Juli 2026 lalu. Dalam serangan tersebut kami berhasil menembak mati tiga orang aparat dan lainnya luka-luka," demikian bunyi pernyataan itu.

TPNPB juga menyebut terjadi baku tembak dalam insiden tersebut. Pihaknya menyatakan tidak ada korban dari kelompoknya. 

"Situasi dalam medan perang di Nduga sejak Juli hingga Agustus 2026 masih dalam siaga 1 antara kami dengan aparat militer Indonesia sehingga hari ini baru kami bisa melaporkan," lanjut pernyataan tersebut.

Dalam siaran pers itu, Mayor Nereminus Gwijangge juga meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subyanto dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengumumkan data korban dari pihak aparat. Aksi itu disebut dilakukan di bawah pimpinan Brigjen Egianus Kogeya dan Mayor Maleo Belia Kogeya. TPNPB menyatakan siap bertanggung jawab penuh.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi belum menerima konfirmasi resmi dari TNI maupun Polri terkait kebenaran klaim dan jumlah korban dalam insiden tersebut.

Penulis: Hendrik

Editor: OF

Bagikan berita:
To Social Media :
Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE