Papuanewsonline.com
Mimika Darurat Hukum? Ketua Pemuda Kei Bongkar 3 Borok: Kasus Mangkrak, Korupsi Otsus, dan Judi
Pemkab Nduga Gelar Rapat RP3KP, Soroti Krisis Perumahan ASN
Siaga di Tiom! KNPB Nyatakan Papua Zona Darurat Militer, Selebaran Mulai Disebar Hari Ini
Kejari Mimika Dalami Dugaan Penyimpangan Dana Hibah Bawaslu Rp 36,4 Miliar
Realisasi Masih 25,70 Persen, Pencairan Dana Otsus Tahap II Mimika Terancam Tertunda
Hilang Tiga Hari, Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Kawasan Hutan Kali Wania
Kecelakaan Fatal SP 9: Dua Sopir Trailer Diamankan, Satu Diduga Lindas Korban
Realisasi Anggaran Masih Rendah, Wabup Mimika Tegur Keras Seluruh Pimpinan OPD
GPII Papua Tengah Desak Kejari Mimika Usut Tuntas Dana Hibah Bawaslu Rp36,4 Miliar
GPII Papua Tengah Desak Kejari Mimika Usut Tuntas Dana Hibah Bawaslu Rp36,4 Miliar
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Simak Baik-Baik!! Ini Tanggapan OKIA Terhadap Penolakan Kelompok Masyarakat Wilayah Meepago
Papuanewsonline.com,TIMIKA- Beredar kabar bakal ada penolakan oleh beberapa kelompok masyarakat
meepago terhadap PJ Gubernur dan PJ Sekda Propinsi Papua Tengah, lantaran
menurut mereka PJ Gubernur Papua Tengah dan PJ Sekda Provinsi Papua Tengah bukan berasal dari Meepago.menaggapi hal itu, Organisasi Kaum Intelktual Amungme -Kamoro
(OKIA) menyampaikan kekesalan terhadap rencana penolakan tersebut.OKIA berpendapat, siapapun yang ditunjuk pemerintah pusat
merupakan tanggungjawab masyarakat adat Meepago untuk mendukung agar menjawab
kelancaran sistim administrasi birokrasi pemerintahan di Provinsi Papua Tengah.“ OKIA siap Mendukung
orang Papua yang ditunjuk untuk menjadi
PJ Gubernur dan PJ Sekda Propinsi Papua Tengah, dan tentunya kami berharap,
masyarakat adat Meepago juga turut mendukung,’’ ungkap Ketua OKIA, Raimond
Kelanangame melalui pesan elektronik yang diterima media Papuanewsonline.com,
Rabu (9/11/2022). Raimond menegaskan, dasar penolakan sekelompok masyarakat terhadap
PJ Gubernur dan PJ Sekda karena Adanya kepentingan politik 2024 oleh oknum-oknum tertentu.“ Penolakan adalah kecelakaan berpikir yang sengaja dibangun
oleh oknum-oknum tertentu, untuk mempengaruhi masyarakat, sehingga perlu ada
edukasi yang baik dan benar bagi masyarakat adat Meepago,’’ ujar Raimond.Raimond menegaskan, OKIA yakin PJ Gubernur dan PJ Sekda
Propinsi Papua Tengah adalah putri dan putra terbaik Papua yang dimiliki masyarakat.“ PJ Gubernur dan PJ Sekda Provinsi Papua Tengah adalah
tokoh Papua yang dipercayakan Negara saat
ini untuk mengemban tugas besar dalam menata administrasi dan sistem
pemerintahan DOB, sehingga Masyarakat adat harus mendukung,’’ tegas Raimond. Ketua OKIA berharap Kepada
seluruh masyarakat di Propinsi Papua Tengah, agar tetap menjaga persatuan dan
kebersamaan dalam memberikan dukungan kepada PJ Gubernur dan PJ Sekda Propinsi Papua Tengah
agar dapat bekerja dengan maksimal dalam mengemban tugas dalam menjalankan roda
pemerintahan DOB ini. “ Tanah Amungsa dan Bumi Mimika siap menyambut PJ Gubernur dan PJ
Sekda Propinsi Papua Tengah, semoga langkah dan tindakan kedua pejabat, PJ
Gubernur dan PJ Sekda Papua Tengah sejalan dengan rencana Tuhan untuk orang
Papua di Wilayah adat Meepago dan Bomberay,’’ tandas Raimond.(Ridwan)
09 Nov 2022, 12:01 WIT
Warga Keluhkan Jalan Berdebu sepanjang Bougenville Kelurahan Koperapoka
Papuanewsonline.com, TIMIKA- Warga masyarakat pengguna jalan maupun penduduk yang bermukim sepanjang jalan Bougenville, Kelurahan Koperapoka Kecamatan Mimika Baru Timika, mengeluhkan tebaran debu yang setiap hari menghiasi areah tersebut. Beberapa masyarakat yang bermukim di jalan Bougenville maupun pengusaha kuliner merasa terganggu dengan adanya dampak penggalian tanah dan jalan rusak berdebu itu.“ Saya sebagai penjual bakso merasa terganggu dengan adanya debu ini, kan sebelumnya belum ada penggalian kita merasa aman-aman, tidak ada debu, dengan adanya debu sekarang kita merasa terganggu apalagi dengan pelanggan, kalau bisa diperbaikilah,” Ujar reky Penjual Bakso yang setiap hari berjualan di areah jalan tersebut saat ditemui, Selasa (8/11/2022).Kata dia, tebaran debu juga berdampak bagi kesehatan Masyarakat yang bermukim pada areah jalan tersebut." Selain kesehatan, Dampak yang dirasakan ialah pendapatan masyarakat yang membuka usaha di bidang kuliner mengalami penurunan pendapatan, karena sepanjang jalan dipenuhi tebaran debu," Ucapnya.Lanjut Reky, pelanggan baksonya banyak yang sudah tidak mengunjungi kedainya, karena sepanjang jalan berdebu.Hal yang sama juga dikeluhkan Warga lainya Mirna penjual Es. Ia mengatakan, sebelumnya pendapatanya lumayan namun karena sepanjang jalan berdebu, sehingga pendapatanya menurun drastis." Ya beginilah kondisi Pak, apalagi ada kendaraan lewat, itu yang membuat jalan tidak terlihat akibat berdebu” Ujar Mirna.Mirna berharap agar pemerintah Daerah Kabupaten Mimika melalui Dinas terkait, agar secepatnya mencari solusi memperbaiki jalan tersebut demi keberlangsungan kehidupan warga." Kami berharap Kalau bisa jalannya diperbaiki supaya jangan berdebu seperti ini," Ungkapnya.(Ridwan)
08 Nov 2022, 15:29 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru