Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Upaya Pengaturan Lalu Lintas Berjalan Efektif
Papuanewsonline.com, Jakarta - Memasuki hari kelimabelas masa arus mudik dan balik, tepatnya pada hari Minggu, 6 April 2025, situasi lalu lintas menuju dan keluar dari Jakarta terpantau dalam kondisi tertib dan terkendali berkat kerja sama solid seluruh jajaran terkait dalam pengelolaan arus kendaraan.Berdasarkan data yang dihimpun, arus kendaraan yang masuk Jakarta tercatat lebih tinggi dibandingkan kendaraan yang keluar, menandakan puncak arus balik tengah berlangsung. Tercatat sebanyak 118.201 kendaraan memasuki Jakarta melalui Gerbang Tol Cikampek Utama, sedangkan yang keluar hanya 13.241 kendaraan. Begitu pula di Gerbang Tol Kalihurip Utama (arah Bandung), volume kendaraan masuk tercatat 45.787 kendaraan, jauh lebih tinggi dari volume keluar yang hanya 31.797 kendaraan.“Kondisi serupa terjadi di jalur Cikupa (arah Merak) dan Ciawi (arah Bogor), di mana kendaraan yang masuk ke Ibu Kota lebih banyak daripada yang keluar. Ini menunjukkan antisipasi dan pengaturan arus balik dilakukan secara matang demi kelancaran mobilitas masyarakat “ ujar Kombes Pol Alfian Nurnas.Situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) juga dikelola dengan baik. Meskipun tercatat 240 kejadian kecelakaan di seluruh Indonesia, pengawasan dan penanganan cepat dari pihak kepolisian berhasil meminimalkan dampak lebih besar. Dengan total 5 korban meninggal di wilayah 8 Polda prioritas dan 19 korban di wilayah 28 Polda lainnya, penanganan korban dilakukan dengan sigap, dan kerugian materiil tercatat sebesar Rp 610 juta lebih.Rekayasa lalu lintas pun diberlakukan secara dinamis dan situasional sesuai dengan kebutuhan di lapangan. “ pemberlakuan contraflow di berbagai titik strategis seperti ruas Tol Jagorawi, Ciawi–Gadog, dan jalur wisata Puncak. Selain itu, rekayasa one way nasional dari Gerbang Tol Kalikangkung menuju Cikampek menjadi salah satu langkah strategis yang efektif mengurai kepadatan “ Imbuh Kombes Pol Alfian Nurnas.Rest area juga dikelola dengan baik, dengan pembukaan dan penutupan sementara secara situasional di KM 42/B, guna menjaga arus kendaraan tetap lancar dan aman. Pukul 19.15 WIB, arus di kawasan wisata Puncak telah kembali normal di kedua arah, menjadi sinyal positif bahwa sistem pengaturan berjalan optimal.Dalam upaya menjaga kelancaran, pembatasan kendaraan bertonase besar (sumbu tiga ke atas) masih diberlakukan hingga 8 April, kecuali untuk kendaraan logistik penting seperti kebutuhan pokok, uang, ternak, dan hantaran khusus. Hal ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kelancaran arus balik dan distribusi logistik nasional tetap berjalan lancar.Secara keseluruhan, berkat koordinasi yang solid antara Kepolisian, Kementerian Perhubungan, dan seluruh stakeholder transportasi, arus balik ke Jakarta pada 6 April 2025 berjalan tertib, lancar, dan aman. Pemerintah terus mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati di jalan dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama. PNO-12
08 Apr 2025, 19:31 WIT
Ketua Klasis GIDI Wilayah Yamo Serukan Perdamaian di Puncak Jaya
Papuanewsonline.com, Puncak Jaya – Dalam upaya menjaga stabilitas dan perdamaian di wilayah Kabupaten Puncak Jaya, Ketua Klasis GIDI Wilayah Yamo, Telius Wondayang, menyampaikan seruan damai kepada seluruh masyarakat, khususnya para pendukung dua kubu yang terlibat konflik belakangan ini.Pernyataan tersebut disampaikan pada Senin, 7 April 2025, sekitar pukul 15.30 WIT di Kampung Wuyukwi, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.Dalam penyampaiannya, Telius menegaskan pentingnya menghentikan segala bentuk pertikaian yang berujung pada konflik horizontal di tengah masyarakat.“Syalom, sebagai Ketua Klasis GIDI Mulia, saya mau sampaikan kepada seluruh masyarakat Puncak Jaya. Kami pihak gereja berharap perang cukup sampai di sini,” harap Telius.Ia menyoroti dampak besar dari konflik yang terjadi, termasuk lumpuhnya berbagai pelayanan penting seperti pemerintahan, pendidikan, hingga aktivitas keagamaan.“Semua menilai Puncak Jaya sebagai kota mati karena semua pelayanan Pemerintah, sekolah termasuk Sekolah Alkitab dan semua pelayanan tutup,” katanya.Karena itu, dalam pernyataan tegas dan menyentuh tersebut, Telius Wondayang menyerukan kepada seluruh masyarakat, khususnya para pendukung Paslon 01 dan Paslon 02, untuk mengakhiri konflik dan mengedepankan persatuan.“Kami mohon pendukung Paslon 01 dan pendukung Paslon 02 mulai hari ini berhenti perang saudara. Karena kami mau kota kami damai sejahtera. Itu harapan kami, terima kasih,” pungkasnya.Seruan ini diharapkan menjadi titik awal bagi seluruh elemen masyarakat untuk kembali merajut kebersamaan, menjaga dan kerukunan. PNO-12
08 Apr 2025, 18:50 WIT
Kepedulian Taruna Akpol: Mengajarkan Calistung Hingga Memotivasi Anak Jalanan
Papuanewsonline.com, Tebet - Rumah Baca Zhaffa bersama lima taruna Akpol menggelar kegiatan belajar-mengajar bagi anak jalanan di daerah Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Kegiatan itu turut dihadiri Yudy Hartanto selaku Founder dari Rumah Baca Zhaffa.Rumah Baca Zhaffa pun sudah hampir 17 tahun beroperasi. Tempat yang dikonsepkan sebagai Taman Bacaan Masyarakat itu sudah berdiri sejak 24 Agustus 2008."Terwujudnya kegiatan belajar mengajar bersama ini, berawal dari permintaan salah satu taruna, BST John Anderson, yang menghubungi via telepon,” ujar Yudy, Senin (7/4/25).Menurutnya, usai dihubungi, dirinya merasa sangat senang dan semangat karena kesempatan tersebut dianggapnya sangat langka. Lima Taruna Akpol yang terdiri dari BST John Anderson, BST Aiman Dzaky, ABT Satrio Akbar, ABT Rashya Resdianto, ABT Bizzahro Pharsa pun mengaku sangat senang dan bangga karena melihat semangat para anak jalanan. Para peserta belajar-mengajar sangat bergairah untuk meraih ilmu pengetahuan agar bermanfaat masa mendatang. Para taruna Akpol itu juga berharap agar anggota polisi dan masyarakat dapat terus bermitra, saling membantu, mendukung, serta menginspirasi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.“kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi rekan-rekan kami (Calon Perwira Polri) untuk semangat mewujudkan salah satu tugas seorang polisi yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui pendidikan sebagai salah satu wujud pemenuhan hak asasi manusia, yang dalam hal ini diberikan kepada anak jalanan,” jelas BST Jhon. PNO-12
07 Apr 2025, 20:13 WIT
Personel Polsek Kormomolin Amankan Bentrok di Perbatasan Desa Lumasebu dan Kilmasa
Papuanewsonline.com, Tanimbar - Bentrok antar warga desa bertetangga kembali terjadi. Kali ini, saling serang menggunakan senjata tajam terjadi antara warga desa Lumasebu dan desa Kilmasa, kecamatan Kormomolin, kabupaten Kepulauan Tanimbar, Minggu (6/4/2025).Peristiwa tersebut menyebabkan 5 orang warga dari kedua desa bertikai terluka. Mereka mengalami luka panah. Para korban kini tengah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Alusi Kelaan dan Pustu Desa Lumasebu.Untuk meredam bentrok dan mencegah bertambahnya jatuhnya korban, Polsek Kormomolin yang diback up Polsek Nirumas telah mengerahkan personel mengamankan perbatasan kedua desa."Saat ini puluhan personel dari Polsek Kormomolin yang diback up oleh Polsek Nirumas telah mengamankan perbatasan desa Lumasebu dan desa Kilmasa," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Areis Aminnulla, S.IK., M.H, Senin (7/4/2025).Kombes Areis mengatakan, bentrok antar warga kedua desa pecah setelah Wempi Refwalu, warga Lumasebu hendak mengambil hasil kebun miliknya di perbatasan kedua desa. Setibanya di kebun, Ia mendapati rumah kebunnya telah terbakar dan tanaman miliknya ditebang orang tak dikenal (OTK).Melihat hal tersebut, salah satu anaknya menghubungi keluarga di kampung untuk melaporkan Pemerintah desa. Selanjutnya, kepala desa Lumasebu Silas Lambiombir memerintahkan Kasie Pemerintahan bersama Linmas pergi mengecek terkait informasi tersebut. Setelah memastikan informasi itu, warga yang mengetahui hal tersebut kemudian tidak terima hingga terjadinya konsentrasi massa. Warga semakin tidak terima setelah mendapatkan informasi kalau warga desa Kilmasa sudah berada di perbatasan untuk melakukan penyerangan. Atas informasi tersebut, saling serang antara kedua desa bertetangga ini tidak bisa dihindari.Atas insiden ini, personel Polsek Kormomolin yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Iptu Everardus Fasse, kemudian mendatangi TKP untuk melakukan pengamanan. Kedua kelompok warga berhasil dibubarkan. Mereka diminta kembali ke rumah masing-masing."Saat ini personel dari Polsek Nirumas juga sudah membackup Polsek Kormomolin untuk mengamankan bentrok tersebut di perbatasan kedua desa," tambahnya.Polda Maluku menghimbau warga kedua desa agar dapat menahan diri. Warga diminta untuk tidak mudah percaya dengan isu-isu provokatif, termasuk yang beredar di WAG maupun media sosial."Jika ada yang merasa dirugikan, kami minta agar dapat melaporkan ke Polsek Kormomolin agar diproses sesuai hukum yang berlaku. Jangan main hakim sendiri karena hal itu tidak dapat menyelesaikan masalah, justru memperbesar persoalan yang nantinya akan merugikan diri sendiri," katanya.Menurutnya, saat ini kasus tersebut sudah dalam proses penyelidikan. "Siapapun yang terlibat pasti akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku tanpa pandangbulu," tegasnya.Untuk diketahui, malam pasca bentrokan, Bupati Kepulauan Tanimbar yang sempat melintas di TKP sempat bertemu warga. Bupati berjanji akan melakukan pertemuan dengan warga kedua desa untuk menyelesaikan persoalan tersebut. PNO-12
07 Apr 2025, 20:05 WIT
Polda Maluku dan Polresta Ambon Amankan Tradisi Pukul Sapu di Mamala-Morela
Papuanewsonline.com, Leihitu - Personel Polda Maluku dan Polresta P. Ambon & Pp. Lease bersama TNI mengamankan tradisi pukul sapu yang dilaksanakan warga desa Mamala dan desa Morela, kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.Sebelum dilaksanakannya pengamanan, dilakukan apel pengecekan dan kesiapan personel pengamanan tradisi pukul sapu yang dipimpin Kapolresta Ambon, AKBP. Dr. Y.P Prima Setya S.IK., M.IK di halaman Markas Polsek Leihitu, Senin (7/4/2025).Dalam apel tersebut turut hadir Direktur Samapta Polda Maluku Kombes Pol Agus Pujianto bersama Kabag Ops Polresta Ambon serta para perwira Polda Maluku yang terlibat sebagai Kasatgas dan Kasub Satgas Ops Ketupat Salawaku Polda Maluku 2025.Selain personel Polda Maluku dan Polresta Ambon, ikut juga dalam apel kesiapan pengamanan tersebut yaitu 1 pleton personel POM dan 1 pleton personel Den Zipur 5 bersama Koramil Leihitu, Kodam Pattimura.Kapolresta Ambon dalam arahannya mengingatkan seluruh personel yang dilibatkan dalam pengamanan tradisi pukul sapu agar dapat melaksanakan tugas dengan baik."Kepada seluruh personel yang sudah diploting pada pos-pos pengamanan masing-masing agar lakukan sterilisasi dan antisipasi kemungkinan terjadinya gangguan Kamtibmas," pintanya.Kapolresta Ambon juga mengingatkan seluruh personel agar dapat mengedepankan tindakan simpatik secara humanis apabila ditemukan adanya potensi gangguan Kamtibmas yang dilakukan masyarakat di area kegiatan."Tetap lakukan koordinasi antar tim dalam pelaksanaan tugas dan saling berbagi informasi apabila ada kendala atau permasalahan di lapangan agar segera disampaikan secara berjenjang," pintanya.Untuk diketahui, tradisi pukul sapu sendiri dilaksanakan warga desa Mamala dan Morela pada setiap tanggal 7 Syawal atau 7 hari setelah lebaran Idul Fitri. PNO-12
07 Apr 2025, 20:00 WIT
Polri Lakukan Pemantauan Udara Arus Balik, Sistem One Way Berlaku Lancar Hingga Kalikangkung
Papuanewsonline.com, Semarang - Polri terus mengintensifkan pengawasan dan pengamanan arus balik Lebaran 2025. Sejak pukul 09.00 WIB, Divisi Humas Polri melaksanakan patroli udara untuk memantau kondisi lalu lintas di sejumlah ruas tol utama dari udara. Pemantauan ini dimulai dari landasan Direktorat Polisi Udara di Pondok Cabe dan melintasi jalur GT Cikatama, Tol Cipali, hingga berakhir di GT Kalikangkung, Semarang.Kombes Pol. Erdi Adrimurlan Chaniago, S.I.K., S.H., M.Si., sebagai kasubsatgas penmas operasi ketupat 2025 turut serta dalam patroli tersebut menyampaikan bahwa strategi rekayasa lalu lintas berupa sistem one way yang diberlakukan sejak malam sebelumnya telah berjalan efektif.“Mulai pukul 19.00 WIB malam kemarin, sistem one way diberlakukan dari GT Kalikangkung menuju ke Jakarta. Berdasarkan pemantauan udara, arus kendaraan sebagian besar terpantau lancar tanpa penumpukan di ruas-ruas tertentu,” jelas Kombes Pol. Erdi Adrimurlan ChaniagoSelain itu, ia juga mengungkapkan bahwa dari pukul 06.00 hingga 14.00 WIB, tercatat sekitar 24.000 kendaraan telah keluar dari GT Kalikangkung, menunjukkan bahwa sekitar 25–30 persen pemudik telah memulai perjalanan balik menuju kota asal, khususnya Jakarta.Dalam rangka mengantisipasi situasi darurat di jalur tol, Polri juga menyiagakan helikopter ambulans di sekitar GT Kalikangkung sejak hari pertama Operasi Ketupat Terpusat 2025. Helikopter ini disiapkan untuk evakuasi cepat apabila terjadi kecelakaan lalu lintas, dengan rumah sakit rujukan di antaranya RS Bhayangkara Akpol Semarang dan RS Colombia Asia Semarang.“Kami berharap arus balik tahun ini bisa berjalan lancar, aman, dan nyaman. Polri bersama stakeholder lainnya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik,” imbuh Kombes Pol. Erdi Adrimurlan ChaniagoSementara itu, dari lokasi yang sama, Kombes Pol. Artanto, S.I.K., M.Si., dari Polda Jawa Tengah, memberikan imbauan kepada pemudik terkait kebijakan one way nasional yang akan diberlakukan pada Minggu, 6 April 2025 pagi.“Pemberangkatan sistem one way nasional akan dipimpin langsung oleh Bapak Kapolri. Kami mengimbau para pemudik yang akan kembali ke Jakarta untuk mempersiapkan fisik, kendaraan, dan menggunakan rest area yang telah ditandai. Mohon juga untuk tidak berlama-lama di rest area agar bisa digunakan bergantian oleh pemudik lain,” tegas Kombes Pol. ArtantoDengan koordinasi yang solid antara Polri, Korlantas, dan berbagai pihak terkait, pelaksanaan arus balik diharapkan dapat berjalan tertib dan minim kendala. PNO-12
07 Apr 2025, 09:50 WIT
Kakorlantas Pantau Pergerakan Arus Balik di GT Banyumanik
Papuanewsonline.com, Semarang - Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H, M.Hum didampingi Dirlantas Polda Jawa Tengah (Jateng) Brigjen Pol Sonny Irawan memantau pergerakan arus balik kendaraan di Gerbang Tol (GT) Banyumanik, Semarang, Jumat (4/4/2025) malam. Dalam upaya memastikan pergerakan arus balik kendaraan berjalan dengan kondusif, Kakorlantas beserta jajaran berencana untuk menambah anggota personel guna mengurai kepadatan arus lalu lintas menuju arah Jakarta. "Maka dari itu strategi daripada cara bertindak, bapak Kapolri menekankan bahwa ada penambahan penebalan personel agar arus balik ini berjalan dengan baik agar duta-duta arus balik ini bisa terlindungi," kata Kakorlantas. Adapun, kata Kakorlantas, berbagai strategi disiapkan untuk mengurai kepadatan arus balik kendaraan diantaranya pengalihan arus hingga penerapan one way lokal dan nasional. "Tahap pertama tentunya adalah alih arus. Baik itu di jalan tol dan non tol. Yang kedua adalah contraflow, contraflow itu diberlakukan dari kilometer 70 sampai 47 sampai 36.Contraflow berapa lajur? Hari ini, malam ini, contraflow 2 lajur karena bangkitan arus sudah nampak kemarin," tutur dia. "Jadi mulai tanggal 3, Korlantas Polri sudah mulai melakukan one way lokal arus balik dari KM 188 sampai KM 70, itu tahap pertama ada bangkitan cukup tinggi, kami perpanjang lagi one way lokal arah balik, arus balik itu dari km 219 ke 70. sehingga 70 yang ke arah Jakarta berlakukan contra flow," sambungnya. Lebih lanjut, Kakorlantas menyebut bahwa sudah hampir 40 persen kendaraan menuju arah Jakarta dalam proyeksi arus balik libur lebaran pada 2,2 juta kendaraan. Nantinya, sisa pergerakan arus balik diharapkan akan terbagi pada tanggal 5,6,7 hingga 8 April. "Ini sudah kita persiapkan karena memang kehadiran Bapak Kapolri ke Jawa Tengah akan memberangkatkan flag off arus balik pada tanggal 6 April kurang lebih jam 9 pagi di Kalikangkung," pungkasnya. PNO-12
07 Apr 2025, 09:44 WIT
Kementan dan Polri Mantapkan Sinergi Menuju Swasembada Jagung 2025
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kementerian Pertanian bersama Polri melalui Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan menggelar rapat analisis dan evaluasi (Anev) secara daring dalam rangka percepatan pencapaian target tambahan produksi jagung nasional sebanyak 4 juta ton tahun 2025. Rapat yang dimulai pukul 14.00 WIB ini diikuti oleh jajaran Kementan, Gugus Tugas Polri tingkat Mabes hingga Polda Papua, dengan agenda utama membahas evaluasi rutin pelaksanaan program penanaman jagung 1 juta hektar di seluruh Indonesia.Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Dr. Yudi Sastro, membuka Anev dengan menyampaikan Kementan sebagai leading sector mencapai ketahanan pangan telah memetakan potensi lahan serta menyiapkan bantuan benih, pupuk dan alat mesin pertanian. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan jangkauan kelembagaan hingga tingkat desa. Oleh karena itu, peran Polri menjadi krusial dalam sebagai jembatan penghubung dan menggerakkan kelompok tani untuk ikut menanam jagung."Kementan sebagai leading sector ketahanan pangan berterima kasih atas dukungan Polri dalam program penanaman jagung ini. Kementan menyediakan bantuan dari negara dalam bentuk bantuan bibit unggul, pupuk, alsintan serta pendampingan teknis dari Tim BSIP. Kementan juga tengah menyusun juknis teknis penanaman jagung serta bantuan pengadaan 10 unit traktor roda dua untuk mempercepat realisasi penanaman jagung di daerah." Terang Yudi.Dalam Anev ini juga dibahas permasalahan yang terjadi di Kampung Aib, Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura, Papua. Lahan jagung yang ditanam tumbuh tidak normal karena terdapat kesalahan dalam penanganan awal dan karena curah hujan yang tinggi."Terdapat kendala yang tidak diharapkan pada lahan jagung seluas 12 hektar di Kampung Aib, Distrik Kemtuk, Kabupaten Jayapura. Di lokasi ini memang terdapat kendala sehingga kami evaluasi dengan menurunkan penyuluh pertanian dan tim BSIP (Badan Standardisasi Instrumen Pertanian) untuk penyaluran Alsintan yang mendukung penanaman jagung di lokasi". Ujar Yudi.Polri, melalui Gugus Tugas Mendukung Ketahanan Pangan, hanya berperan sebagai penggerak untuk menjembatani pelaksanaan program antara Kementan dengan Kelompok Tani hingga ke tingkat desa. Dengan dukungan kelembagaan hingga Polsek dan Bhabinkamtibmas, Polri memainkan peran strategis dalam memfasilitasi pembentukan kelompok tani, membantu komunikasi antara kelompok tani dan dinas pertanian serta melakukan pengawasan distribusi bantuan agar tepat sasaran.Fokus kerja Polri dalam program ini adalah Program Pemanfaatan Lahan Produktif yang mencakup dua metode penanaman pola monokultur oleh Poktan dan pola tumpang sari di lahan tanaman belum menghasilkan oleh perusahaan mitra. Pola tumpang sari difokuskan pada lahan tanaman belum menghasilkan (TBM) milik perusahaan swasta, PTPN, Perhutani, dan mitra lainnya. Wakil Ketua Gugus Tugas Polri, Brigjen Pol. Langgeng Purnomo, menjelaskan bahwa sistem pengawasan dilaksanakan melalui Aplikasi Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan. Aplikasi ini menjadi inovasi digital yang memungkinkan monitoring secara real-time terhadap distribusi bantuan, pendataan lahan hingga evaluasi program. Peran strategis ini dilaksanakan dengan tetap menjaga koordinasi bersama dinas pertanian setempat agar semua program berjalan secara terukur dan tepat sasaran.Target tambahan 1 juta hektar lahan yang menghasilkan 4 Juta Ton jagung akan direalisasikan dalam satu tahun di seluruh Indonesia, dengan hasil panen dijamin akan diserap oleh BULOG melalui MoU penyerapan sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Polri membantu membentuk dan mengaktifkan kelompok tani, memfasilitasi penyusunan proposal bantuan ke Kementan, serta melakukan pendampingan komunikasi antara petani dan dinas pertanian setempat. Distribusi bantuan dipantau melalui Aplikasi Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan agar tepat sasaran dan transparan."Dalam Pelaksanaan Program ini, Polri bukan pelaksana, bukan pendamping teknis dan juga bukan pemodal, tapi Polri hadir sebagai penggerak, fasilitator dan Pengawal agar bantuan dari Negara melalui Kementan dapat tersalurkan tepat sasaran hingga sampai ke petani dan tidak disalahgunakan. Sinergi ini adalah bentuk nyata peran Polri dalam mendukung agenda nasional menuju Indonesia Emas 2045," ujar Brigjen Langgeng.Melalui sinergi erat antara Kementan dan Polri, pemerintah berharap target tambahan produksi jagung nasional pada tahun 2025 dapat tercapai secara kuantitatif, mampu memperkuat ketahanan pangan, membuka lapangan kerja dan dapat membangun kemandirian masyarakat yang dimulai dari desa. PNO-12
07 Apr 2025, 09:37 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru