logo-website
Senin, 27 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Hadiri Pembukaan KKN Kebangsaan Ke XII, Kapolda Maluku Sapa Mahasiswa Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum, tampak menyapa sejumlah mahasiswa dari luar yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan Ke XII di wilayah provinsi Maluku. Universitas Pattimura (Unpatti) bertindak selaku tuan rumah.Kapolda juga menyapa langsung sejumlah mahasiswa yang berpakaian khas budaya Papua saat menghadiri Pembukaan KKN Kebangsaan Ke-XII dan Pencanangan Zona Integritas di lingkungan Unpatti yang dihelat di Gedung Islamic Center, Kota Ambon, Jumat (26/7/2024).Selain Kapolda, hadir dalam kegiatan itu yaitu Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Ristek, Pj Gubernur Maluku, Rektor Unpatti, para rektor di 70 kampus negeri, dan swasta berbasis agama di Indonesia dan stakeholder terkait lainnya.Kapolda Maluku menegaskan dukungannya terhadap program KKN Kebangsaan yang akan dilaksanakan di Maluku. “Kami sangat mendukung kegiatan ini untuk kemajuan mahasiswa Maluku dan lainnya . Kami juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif agar program ini berjalan aman dan lancar,” pinta Kapolda. Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga mengakui budaya keramahan orang Maluku terhadap para tamu yang datang dari luar. “Kita harus menjadi tuan rumah yang baik sehingga mahasiswa-mahasiswa yang datang dari berbagai daerah di Indonesia akan memiliki kesan positif tentang Maluku. Pesona dan kebaikan Maluku akan menjadi cerita indah dan positif di seluruh penjuru Tanah Air,” harapnya.Irjen Latif juga menyampaikan tentang program unggulan Polda maluku yaitu BASUDARA MANISE dan beberapa pesan kepada mahasiswa agar dapat dilaksanakan dan ditindaklanjuti selama menjalani KKN. Ia meminta mahasiswa agar dapat menanamkan jiwa nasionalisme dan kecintaan terhadap NKRI.Mahasiswa juga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kompetensi untuk menghadapi persaingan global menuju Indonesia emas 2045 nantinya."Perkuat wawasan keagamaan yang moderat terbuka dan toleran," harapnya. Mahasiswa juga diminta untuk membentengi keyakinan diri dengan selalu waspada terhadap provokasi, hasutan dan pola rekruitmen terhadap paham radikal dan separatis, baik di lingkungan pendidikan masyarakat maupun di dunia maya atau medsos."Membangun jejaring dengan komunitas damai baik offline maupun online untuk menambah wawasan dan pengetahuan," pintanya.Mahasiswa juga diminta melakukan kegiatan-kegiatan positif baik di lingkungan pendidikan, lingkungan masyarakat, maupun di dunia maya melalui penyebaran pesan-pesan damai dan kecintaan terhadap NKRI. "Mahasiswa sebagai Agent of changes atau agen perubahan yang positif dan generasi penerus bangsa dituntut untuk memiliki etika dan moral dalam setiap aspek kehidupan, di mana harus menjadi roll model atau teladan dengan karakter yang kuat, visioner dan berintegritas dalam mewujudkan Indonesia emas 2045," pungkasnya.Acara yang berlangsung di Unpatti berjalan dengan lancar dan aman hingga selesai. Ini menandai komitmen bersama untuk memajukan pendidikan dan memperkuat integritas di Maluku. Tercatat, sebanyak kurang lebih 500 orang mahasiswa yang berasal dari 70 kampus negeri dan swasta berbasis agama di Indonesia. Mereka akan disebar di 44 negeri/desa di Kota Ambon, Kabupaten Buru, Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat. (PNO-12) 26 Jul 2024, 18:50 WIT
Satgas Yonif 762/VYS Bantu Pengambilan Material Pembangunan Gereja Papuanewsonline.com, Sorsel – Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Papua Barat Daya Yonif 762/VYS Pos Joshiro beserta masyarakat bahu-membahu menyiapkan material batu dan pasir untuk pembangunan gereja Yafet Arsmin di kampung Persiapan Rober, Distrik Moswaren, Kabupaten Sorsel, Provinsi Papua Barat Daya.Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 762/VYS Letkol Inf Dwi Haryanto, S.Hub.Int.,M.H.I dalam keterangan tertulisnya di Pos Kotis Kumurkek, Kabupaten Maybrat. Jumat (26/07/2024).Kegiatan tersebut dipimpin oleh Danpos Joshiro Lettu Inf Firman Dermawan,S.Tr.(Han) bergotong-royong bersama masyarakat mengumpulkan pasir dan batu untuk nantinya akan dijadikan material dalam pembangunan tempat ibadah di kampung Persiapan Rober.Letkol Inf Dwi Haryanto,S.Hub.Int.,M.H.I selaku Dansatgas Yonif 762/VYS melalui Danpos Joshiro Lettu Inf Firman Dermawan,S.Tr. (Han) menyampaikan “Kehadiran satgas di wilayah ini tidak hanya melaksanakan penugasan, tapi juga tugas pokoknya harus bisa menjadi solusi bagi kesulitan masyarakat di wilayah penugasan,” ujar Danpos.Ikut bantu penyiapan material pembangunan merupakan salah satu bentuk kepedulian satgas terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat, selain itu keikutsertaan personel satgas dalam kegiatan ini dalam rangka menjalin kerukunan serta toleransi beragama di wilayah Distrik Sorsel. Dengan peduli terhadap kesulitan masyarakat, nantinya akan terjalin hubungan emosional dengan masyarakat. Sehingga nantinya akan meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat akan memudahkan kita untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme kepada warga di daerah penugasan dan dengan segenap kemampuan. Personil pos Joshiro akan berupaya membantu memecahkan setiap kesulitan yang dihadapi warga, apalagi pembangunan gereja ini nantinya akan dipergunakan oleh orang banyak untuk beribadah.Bapak Yakobus Wetaku (52) selaku kepala Kampung Persiapan Rober menyampaikan “Semoga dengan bantuan dari bapak TNI pos Joshiro yang diberikan ini dapat meringankan beban warga kampung,” tutup Yakobus. (PNO-12) 26 Jul 2024, 14:12 WIT
AKBP Dennie Tegaskan Polres SBB Akan Tuntaskan Setiap Kasus Kriminal Papuanewsonline.com, SBB - Kapolres Seram Bagian Barat (SBB), AKBP Dennie Andreas Dharmawan SIK, menegaskan penanganan kasus kriminal yang terjadi diwilayah hukum Polres SBB, selama ini terus dilakukan tanpa harus ada tekanan maupun aksi-aksi dari masyarakat seperti yang terjadi Kamis (25/7/2024) pagi kemarin.Menurutnya, Polres SBB selama ini telah bekerja secara maksimal dalam menegakkan supremasi hukum di kabupaten SBB."Yang namanya kasus kriminal selama ini Polres SBB, telah melakukan penanganan secara maksimal. Apalagi kasus-kasus menonjol seperti pencabulan, persetubuhan anak dibawa umum, pembunuhan, kekerasan bersama, penganiayaan, maupun kasus-kasus lainnya,"kata Kapolres kepada media di Piru, Jumat (26/7/2024).Kapolres mengatakan, pihaknya selama ini menegakan supremasi hukum berjalan secara maksimal."Dalam menangani kasus-kasus kriminal sudah kami lakukan sesuai prosedur yang berlaku. Kemudian dalam penanganan itu penyidik sangat profesional dalam penegakan hukum dimaksud,"tegas Kapolres.Dennie mengaku, dalam penanganan kasus-kasus kriminal itu dilakukan tanpa ada intervensi dari pihak manapun."Jangan berpikir kalau penanganan kasus itu dilakukan setelah ada ini dan itu, sebab hal itu merupakan sebuah kekeliruan, karena Polres selama ini telah melaksanakan tugas penegakan hukum tanpa intervensi,"beber Kapolres.Untuk itu Kapolres mengingatkan, masyarakat agar lebih profesional dalam menanggapi setiap permasalahan yang dilaporkan kepada pihak Kepolisian."Prinsipnya kita tidak mau lagi kejadian di Tihulale itu terjadi, sebab kita sudah bekerja sesuai prosedur. Jangan beranggapan jika kasus itu begitu dilaporkan langsung dituntaskan, sebab ada mekanisme hukum yang harus kita lalui. Kemudian masyarakat juga harus bijak dan bisa menahan diri atas setiap permasalahan yang dilaporkan kepada pihak Kepolisian,"tandas Kapolres. (PNO-12) 26 Jul 2024, 14:02 WIT
Polres SBB Berhasil Tangkap Tiga Pelaku Persetubuhan Anak Papuanewsonline.com, SBB - Tak menunggu waktu lama tim khusus Polres Seram Bagian Barat (SBB), kembali menangkap BC dan SA dua terduga pelaku persetubuhan anak dibawa umur, dari desa Tihulale, Kecamatan Amalatu, Kabupaten SBB.Kapolres Seram Bagian Barat (SBB), AKBP Dennie Andreas Dharmawan, SIK mengatakan, BC dan SA yang merupakan kedua terduga pelaku itu ditangkap oleh personil Polres SBB, dikawasan desa Haruru, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah."Kedua terduga pelaku ini ditanggap dikawasan Haruru, Kecamatan Amahai, sekitar pukul 20.00 WIT malam ini,"kata Kapolres kepada media di Mapolres SBB, Kamis (25/7/2024).Menurut Kapolres, hingga malam ini pihaknya berhasil menangkap tiga terduga pelaku persetubuhan anak dibawa umur di dua lokasi berbeda."Yang satu kita bersama Polda tangkap di tempat persembunyiannya di Kota Ambon, sedangkan dua lagi kita tangkap di Masohi, sehingga total sudah tiga tersangka yang kita tangkap,"beber Kapolres.Orang nomor satu di Mapolres SBB ini menegaskan, sementara dua terduga pelaku lainnya masih dalam pengejaran."Dua pelaku sudah kita kantongi identitasnya dan sementara kita kejar,"ujar Kapolres.Dirinya mengimbau, masyarakat khususnya warga Rumakay untuk tidak menyembunyikan kedua terduga pelaku itu."Kita minta agar ada kerjasama yang baik dari masyarakat khususnya warga Rumakay. Mari bantu kita, jangan sembunyikan mereka,"pintah Kapolres.Selain itu, Kapolres mengingatkan, agar pentingnya menjaga situasi dan kondisi keamanan di kabupaten SBB, khususnya wilayah Kairatu"Masyarakat kami himbau untuk tetap tenang, jangan melakukan aksi-aksi yang bisa berdampak lebih besar. Mari kita sama-sama jaga situasi dan kondisi keamanan di SBB ini. Tidak mudah percaya dengan informasi-informasi yang tidak benar. Jika ada sesuatu silahkan laporkan kepada Pemerintah desa, atau Bhabinkamtibmas, Babinsa, atau juga langsung ke Polsek dan Polres,"tandas Kapolres. (PNO-12) 26 Jul 2024, 09:05 WIT
As SDM Kapolri Cek Gladibersih Pemeriksaan Penampilan Tingkat Pusat Catar Akpol Papuanewsonline.com, Semarang -Pemeriksaan penampilan atau disingkat Rikpil menjadi tes terakhir dari serangkaian tes masuk taruna Akademi Kepolisian (Akpol). Tahap Rikpil rencananya akan dipimpin langsung Wakapolri Komjen Agus Andrianto.Pantauan di Gedung Serbaguna Akpol, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (24/7/2024), Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo tiba untuk mengecek gladibersih tahap Rikpil. Diketahui, SSDM Polri merupakan panitia yang melaksanakan seleksi anggota Polri.Irjen Dedi nampak memperhatikan langkah catar saat berbaris memasuki Gedung Serbaguna Akpol, yang menjadi tempat Rikpil. Dia meminta gerakan para catar kompak saat memasuki ruang Rikpil. Tahap Rikpil ini rencananya berlangsung besok, Kamis (25/7)."Langkahnya, langkahnya, jangan cepat-cepat," ucap Irjen Dedi.Seorang panitia lalu mengarahkan para catar agar memperhatikan rekannya di paling kiri. "Perhatikan patokannya kiri depan," ucap panitia tersebut.Setelah para taruna masuk gedung, masing-masing taruna melaporkan bahwa mereka siap mengikuti pemeriksaan penampilan."Lapor, nama Chandra Setya Hermawan, siap mengikuti pemeriskaan penampilan," ucap salah satu calon taruna dengan suara lantang.Dalam tahap Rikpil, Wakapolri dan para pejabat utama Polri yang terkait akan bertemu tatap muka dengan seluruh peserta tes. Pertemuan ini bertujuan untuk melihat kesesuaian penilaian tertulis atau hasil serangkaian tes yang sudah diinput panitia. Penilaian fisik meliputi ekspresi atau raut wajah, postur tubuh, suara, cara bicara, sikap gerak, dan cara berjalan.Saat ini, total ada 492 orang Catar Akpol, putra maupun putri yang sedang mengikuti seleksi masuk Akpol tingkat pusat di Kota Semarang. Tahap seleksi mulai dari pemeriksaan administrasi, tes akademik, asesmen mental ideologi, pemeriksaan psikologi, penelusuran mental kepribadian, uji kesamaptaan jasmani dan anthropometri, hingga pemeriksaan penampilan.Untuk diketahui, panitia seleksi tingkat pusat Akpol dari Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri akan menutup proses seleksi dengan menggelar sidang kelulusan akhir tingkat akhir. Sidang pengumuman kelulusan rencananya digelar Senin, 29 Juli 2024. PNO-11 26 Jul 2024, 08:48 WIT
Kapolda Maluku Pimpin Rakor Lintas Sektoral Operasi Mantap Praja 2024 Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Mantap Praja Tahun 2024.Rakor Lintas Sektoral untuk Operasi Pengamanan Pemilihan Kepala Daerah - Wakil Kepala Daerah (Pilkada) di wilayah provinsi Maluku Tahun 2024 ini digelar di Rupattama Mapolda Maluku, Kota Ambon, Kamis (25/7/2024). Turut hadir dalam rapat untuk sinergitas pengamanan Pilkada serentak tahun 2024 guna mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif, aman, damai dan sejahtera di wilayah provinsi Maluku ini dihadiri Forkopimda Provinsi Maluku, PJU Polda Maluku, Ketua KPU Maluku, Ketua Bawaslu Maluku, Danrem 151/Binaya, Kapolresta Ambon, dan pejabat terkait lainnya.Kapolda Maluku dalam sambutannya mengatakan, rakor lintas sektoral yang dilaksanakan jelang Pilkada 2024 untuk menyamakan persepsi dan tujuan, baik secara taktis maupun teknis. Hal ini dilakukan untuk menjaga situasi Kamtibmas yang aman, damai dan sukses, selama pelaksanaan Pilkada serentak 2024 di Maluku.Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk membangun sinergitas dari berbagai unsur serta mematangkan segala bentuk kesiapan serta mengantisipasi setiap pelanggaran dan hambatan yang akan terjadi."Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa tahun 2024 merupakan tahun politik yang mana dalam lima tahun sekali ini, kita melaksanakan pemilihan umum Presiden, Wakil Presiden dan akan melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak sesuai dengan amanat undang undang nomor 6 tahun 2020 tentang pemilihan gubernur, bupati dan walikota beserta wakilnya yang dijabarkan dalam PKPU nomor 2 tahun 2024 tentang tahapan dan jadwal pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota," jelasnya.Persiapan Pemilu 2024 merupakan tanggung jawab bersama oleh semua pihak yang hadir saat ini, karena akan menjadi momen politik yang sangat penting dan krusial. Polri dalam hal ini Polda Maluku secara optimal menerapkan manajemen pengamanan secara terpadu dan komprehensif dengan mengerahkan segala sumber daya organisasi yang ada dan memperkokoh serta meningkatkan sinergitas dan kerja sama dengan stakeholder.Untuk itu, Polri sebagai aparat penjaga  kamtibmas dan penegak hukum memiliki tanggung jawab bersama semua pihak, yaitu pemerintah daerah, TNI, KPU dan Bawaslu serta mitra keamanan lainnya untuk menciptakan rasa aman pada pelaksanaan Pilkada serentak 2024 di Maluku."Polda Maluku bersama TNI dan Pemprov Maluku perlu membangun sinergi, komunikasi dan koordinasi serta kolaborasi antar semua lembaga instansi untuk menjaga keamanan di provinsi Maluku selama pelaksanaan Pilkada serentak 2024, Mari Kita wujudkan pilkada serentak tahun 2024  yang aman dan kondusif di Maluku, " pintanya.Pada kesempatan itu, Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menekankan agar penyelenggara pilkada melakukan Sosialisasi secara masif ketentuan dan peraturan tentang pemilihan kepala daerah, perbedaan perbedaan yang krusial dengan Pemilu dan potensi kerawanannya.Disamping itu agar memantapkan sentra gakkumdu antara Bawaslu, Polri dan kejaksaan serta pengadilan, kesamaan penafsiran hukum terhadap pelanggaran yang terjadi, membuat pedoman teknis dan cara bertindak dalam penanganan pelanggaran Pilkada.  Kapolda juga menghimbau semua pihak Melakukan cooling system kepada semua tokoh parpol dan tokoh masyarakat, serta Menyiapkan semua sumber daya baik personel dan peralatan dalam mengantisipasi setiap ancaman dalam tahapan Pilkada serta  meningkatkan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dalam menciptakan Pilkada yang aman, damai dan sukses.Pada Kesempatan yang sama, Penjabat Gubernur Maluku, Sadali Ie, juga menyampaikan sambutannya. Ia menyampaikan beberapa hal, di antaranya atas nama pemerintah provinsi Maluku pihaknya memberikan apresiasi atas terselenggaranya Rakor ini."Kita perlu bersinergi baik dari unsur Pemda, TNI Polri, KPU, Bawaslu terutama dari segi keamanan hingga pesta demokrasi dapat berjalan aman dan lancar tanpa hambatan dan gangguan," harapnya.Pemerintah daerah provinsi Maluku telah mengalokasikan Dana kepada KPU provinsi Maluku yang sudah di cairkan 100 % dan untuk Bawaslu telah dicairkan sebesar 76,34%. Kekurangannya akan dicairkan paling lambat awal Agustus 2024, begitu juga untuk dana pengamanan Pilkada kepada TNI -Polri dalam proses administrasi.Selain itu pemerintah Provinsi Maluku telah menyiapkan Moda Transportasi guna mendukung kelancaran dan keamanan logistik ke setiap kabupaten kota."Kami menghimbau kepada seluruh unsur terkait dan masyarakat agar sama sama kita mengsukseskan pemilukada tahun 2024, jaga keamanan dan ketertiban di masing masing lingkungan," pintanya.Ia berharap perbedaan boleh saja tetapi tidak boleh terpecah belah. Jangan juga terpengaruh dengan berita hoax, isu sara dan kebencian terutama kepada Seluruh ASN, anggota TNI dan Polri. "kita sebagai contoh mari kita jaga netralitas serta bekerja dengan profesional dan etos kerja yang tinggi," pungkasnya.Selanjutnya rapat lintas sektoral dilanjutkan membahas langkah2 teknis dan taktis untuk mengantisipasi kendala dan hambatan serta mencari solusi untuk keamanan,kelancaran dan kesuksesn pilkada serentak tahun 2024 di Maluku. PNO-11 26 Jul 2024, 08:33 WIT
Peringati Hari Anak, Satgas TNI Bangkitkan Semangat Anak-Anak Yigi Papuanewsonline.com, Nduga – Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) Para Raider 432/Waspada Setia Jaya Kostrad, salah satu Satuan Jajaran Komando Operasi TNI (KOOPS TNI) di Papua, tengah melaksanakan tugas Operasi Pengamanan Perbatasan (Opspamtas) Mobil RI-PNG, khususnya di wilayah Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan. Pada hari Kamis, 25 Juli 2024, Satgas Yonif 432 Kostrad, khususnya Pos Yigi pimpinan Lettu Inf Gayuh Nanda Prayudin, mengundang anak-anak dari Distrik Yigi, untuk mengikuti kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional. Kegiatan ini diwujudkan dalam bentuk penyampaian tambahan materi pelajaran dan pembagian beberapa mainan anak-anak.Dalam penekanannya kepada para Prajurit TNI, Komandan Satgas Yonif 432 Kostrad, Letkol Inf Zulfikar Akbar Helmi, menyampaikan pentingnya perhatian Satgas kepada kebutuhan dasar masyarakat di sekitar Pos. Berangkat dari penekanan tersebut, maka hari Kamis pagi tersebut, para Prajurit TNI mengundang anak-anak usia SD di sekitar Pos Yigi untuk mengikuti kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional. Anak-anak yang menerima undangan tersebut langsung mendatangi Pos Yigi dengan antusias.Mengawali kegiatan, Danpos menyampaikan ucapan terima kasih atas antusiasme dan kehadiran anak-anak pada kegiatan hari Kamis pagi tersebut. Pada kesempatan itu, Danpos juga mengajak seluruh anak-anak peserta kegiatan untuk memiliki cita-cita tinggi di masa depan dan belajar dengan rajin untuk mencapai cita-cita tersebut. Setelah penyampaian materi pelajaran, Danpos membagikan beberapa jenis mainan kepada anak-anak yang hadir. Sesudahnya, anak-anak tersebut melakukan beberapa permainan dengan para Prajurit di dalam Pos. Usai kegiatan, seorang anak bernama Marta Gwijangge, berkata "Terima kasih Om Tentara, kita senang ulang tahun di Pos 432. Tuhan memberkati“.“Inisiatif Satgas Yonif 432 Kostrad menggelar kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional di Pos Yigi, merupakan upaya TNI memberikan pelayanan kebutuhan dasar, khususnya pendidikan bagi anak-anak usia sekolah, guna mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua”, ungkap Panglima KOOPS TNI, Brigjen TNI Lucky Avianto, pasca menerima laporan pelaksanaan kegiatan. (PNO-12) 26 Jul 2024, 08:15 WIT
Satu Pelaku Ditangkap, Kapolres Minta Warga Tidak Mudah Terprovokasi Papuanewsonline.com, SBB - Aparat Kepolisian Resort (Polres) Seram Bagian Barat (SBB), langsung bergerak cepat bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku, mengamankan satu dari para terduga pelaku yang melakukan persetubuhan anak dibawa umur, yang terjadi dikawasan desa Rumakay, Kecamatan Amalatu, Kabupaten SBB, disalah satu kawasan di Kota Ambon.Kapolres Seram Bagian Barat (SBB), AKBP Dennie Andreas Dharmawan, SIK mengatakan, penangkapan terhadap salah satu terduga pelaku persetubuhan anak dibawa umur, merupakan respon cepat dari aksi dan tuntutan warga desa Tihulale, Kecamatan Amalatu, terhadap terduga pelaku persetubuhan salah satu warga mereka."Setelah kita melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap korban, dan para saksi, maka sudah terungkap identitas terduga pelaku. Baru satu terduga kita tangkap di Kota Ambon siang tadi,"kata Kapolres kepada media di Mapolres SBB, Kamis (25/7/2024).Menurut Kapolres, peristiwa persetubuhan anak dibawa umur itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIT, tanggal 18 Juli dinihari, dan baru dilaporkan pada tanggal 23 Juli kemarin. "Setelah kita menerima laporan kita langsung melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, dan korban. Korban juga sudah kita visum. Namun belum genap dua hari setelah laporan itu, warga langsung melakukan aksi pemalangan jalan dengan menuntut para pelaku ditangkap. Padahal kan baru dilaporkan, tapi tidak apa-apa sebab sudah satu yang kita tangkap,"jelas Kapolres.Kapolres mengatakan, pihaknya akan melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku lainnya yang masih belum ditangkap."Mudah-mudahan malam ini ada juga yang akan kita tangkap. Untuk sementara dari hasil pemeriksaan itu terungkap jika terduga pelaku ini lebih dari dua orang,"beber Kapolres.AKBP Dennie menegaskan, pihaknya tidak akan diam, dalam menangani kasus yang baru dilaporkan itu."Kita bukan diam, tapi kan kita kerja sesuai prosedur. Sejak menerima laporan itu kita langsung berupaya semaksimal mungkin. Bahkan kedua Raja dan para tokoh, sudah kita pertemukan di Polsek, untuk meminta agar bantu kami dalam menemukan para pelaku ini. Selain Raja masyarakat Rumakay juga sudah kita himbau agar tidak menyembunyikan para pelaku. Para pelaku ini belum pernah kami amankan,"tegas Kapolres.Dikatakan, dari hasil penyidikan ternyata para terduga pelaku tersebut, sudah kabur dari SBB. Untuk itu dirinya, meminta kepada warga agar tidak menyembunyikan para pelaku tersebut."Segala upaya sudah kami lakukan padahal boleh dibilang kasus ini baru dilaporkan. Para pelaku ini sudah kabur ke Ambon, makanya kita bersama Polda lakukan pengejaran. Warga juga kami minta supaya jangan menyembunyikan mereka. Kalau ada silahkan laporkan,"kata Kapolres.Dengan upaya tersebut, maka dirinya mengimbau, kepada masyarakat untuk percayakan penanganan kasus tersebut kepada pihaknya."Masyarakat kami himbau untuk tetap tenang, jangan melakukan aksi-aksi yang bisa berdampak lebih besar. Mari kita sama-sama jaga situasi dan kondisi keamanan di SBB ini. Tidak mudah percaya dengan informasi-informasi yang tidak benar. Jika ada sesuatu silahkan laporkan kepada Pemerintah desa, atau Bhabinkamtibmas, Babinsa, atau juga langsung ke Polsek dan Polres,"ajak Kapolres.Disinggung soal aksi blokade yang berlangsung pagi tadi, Kapolres mengaku, jika sudah di buka dan arus lalu lintas seram sudah berjalan normal kembali."Arus lalu lintas sudah normal. Tidak ada lagi blokade atau palang-palang jalan. Situasi sudah aman terkendali. Mari sama-sama kita jaga situasi dan kondisi keamanan SBB, untuk kebaikan kita bersama,"tutup Kapolres. (PNO-12) 25 Jul 2024, 20:45 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT