logo-website
Minggu, 26 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Kapolda Papua Ajak Semua Tokoh Agama Untuk Wujudkan Pilkada Damai di Yapen Papuanewsonline.com, Yapen – Polda Papua bersama PGGK di Kabupaten Kepulauan Yapen melaksanakan Ibadah KKR oikumene di Kabupaten Kepulauan Yapen, Selasa (11/06/2024), di lapangan Trikora alun alun Serui.Ibadah KKR Oikumene ini adalah salah satu rangkaian kegiatan Kunjungan kerja Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri, S.I.K,.MH, bersama Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si, serta pejabat utama Polda Papua di Kepulauan Yapen.Dalam sambutannya, Ketua PGGK Pdt Kristiano Tanawani, S.Si, Theol mengatakan bahwa KKR ini dilaksanakan oleh Polda Papua bekerjasama dengan PGGK di Kabupaten Kepulauan Yapen, bersama seluruh jemaat dan tokoh Agama di Yapen.“PGGK juga mengajak semua bersatu hati dan tujuan dalam menyatakan kedamaian di tanah Papua khusus nya di kabupaten kepulauan Yapen, karena inilah yang dikehendaki Tuhan sebagai orang orang percaya di tanah Papua,” ujarnya.Sementara itu, Kapolda Papua mengajak semua umat Tuhan bersyukur kepada Tuhan karena hari ini dapat bersama pemerintah daerah PGGK kembali menggelar KKR dalam mensukseskan Pilkada damai 2024. Ada kerinduan mendalam menjadi satu di dalam Tuhan sesuai iman masing-masing.“Pilkada harus bersikap seimbang, dan menjunjung bineka tunggal Ika, agama tak boleh dijadikan komiditas politik demi kepentingan satu orang apalagi menjelang pilkada 2024. Agama tak harus dibawa bawa untuk menimbulkan kebencian,” ucap Kapolda Papua.Melalui KKR ini, dirinya berharap toko agama harus mengambil peran dalam mempererat kerukunan ditengah keberagaman.Kapolda Papua menyebutkan bahwa Pelaksanaan KKR ini adalah komitmen polri TNI untuk menjalin komunikasi bersama pemerintah daerah untuk mensukseskan agenda nasional tahun 2024 selain itu KKR ini akan lebih banyak dilaksanakan agar dapat menciptakan atmosfer damai di tanah Papua.“Saya berpesan juga kepada KPU dan Bawaslu agar bekerja jujur untuk bangsa dan negara,” pungkasnya. (PNO-12) 12 Jun 2024, 17:02 WIT
Lakukan Penelitian dan Supervisi, Tim Puslitbang Polri Kunjungi Polres Keerom Papuanewsonline.com, Keerom – Tim Puslitbang Mabes Polri kunjungi Polres Keerom untuk melaksanakan penelitian dan supervisi, tentang evaluasi penggunaan Fixed Phone di lingkungan Polri dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian yang efektif dan efisien yang dilaksanakan di Aula Wira Pratama Polres Keerom, Selasa (11/6/2024). Tim Puslitbang Polri yang dipimpin oleh Ketua Tim Peneliti Kombes Pol Syahrial M. Said, S.I.K beserta AKBP Katrina J. Ratu, S.sos, Kompol Septi Astuti, S.T., M.A dan Konsultan Universitas Indonesia Dr. Drs. Suryadi., M.T. Dalam sambutannya Kapolres Keerom, AKBP Christian Aer., S.H., S.I.K. menyampaikan selamat datang kepada Tim Puslitbang atas kehadirannya di Polres Keerom, Semoga dengan terselenggaranya penelitian ini dapat bermanfaat bagi anggota polres keerom dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Kami menyadari bahwa dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat masih banyak kekurangan dan tantangan yang masih kami benahi sehingga perlu adanya saran dan masukan dari masyarakat untuk kami agar pelaksanaan tugas tersebut dapat berjalan dengan baik serta dapat menciptakan rasa aman dan nyaman," ucap Kapolres. Melalui penelitian ini diharapkan kedepannya Polres keerom dapat lebih baik lagi sehingga menjadikan kantor polisi sebagai rumah bagi masyarakat dalam menyelesaikan setiap permasalahan. Sementara itu, Ketua Tim Peneliti Kombes Pol Syahrial M. Said, S.I.K dalam sambutannya mengatakan maksud tujuan kedatangan kami dalam rangka Penelitian dan supervisi tentang Evaluasi penggunaan Fixed Phone dilingkungan Polri dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian yang efektif dan efisien. "Kami datang sesuai dengan petunjuk pimpinan yang mana Polres Keerom menjadi sampel dalam penelitian puslitbang terkait dengan fixed phone dilingkungan Polri,” tuturnya. Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pendalaman materi penelitian (wawancara mendalam kepada informan yang sudah mengisi kuesioner online) dan obervasi/pengecekan fixed phone di Satker/ unit kerja yang ditunjuk. (PNO-12) 12 Jun 2024, 16:46 WIT
Kapolda Papua Bersama Wakapolda Bagikan Hewan Qurban Kepada 2 Mesjid Di Nabire Papuanewsonline.com, Nabire - Dalam rangka menyambut Idul Adha 1445 Hijriah, Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., bersama Wakapolda Papua Brigjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, S.H., M.Si, menyerahkan hewan qurban kepada dua masjid di Nabire, Senin (10/6).Kedua masjid yang dikunjungi oleh Kapolda Papua bersama rombongan yakni Masjid Agung Al-Falah Nabire dan Masjid Baiturrahman Oyehe Nabire. Acara penyerahan ini juga dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Papua beserta forkopimda.Dalam sambutannya, Kapolda Papua mengajak semua yang hadir untuk bersyukur dan mendoakan saudara-saudara yang sedang menunaikan ibadah haji di tanah suci. "Mari kita panjatkan kehadirat Allah SWT dan sebagai umat muslim, tak henti-hentinya kita mendoakan saudara-saudara kita yang sedang berada di tanah suci. Semoga semua rintangan hingga terakhir di padang Arafah bisa diselesaikan dengan baik," ujar Kapolda.Lebih lanjut, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri menjelaskan bahwa bantuan hewan qurban ini diberikan dengan harapan dapat didistribusikan kepada umat muslim dan juga umat lainnya yang membutuhkan. "Kami dari Polda Papua dan Polres Nabire memberikan bantuan hewan qurban di kedua masjid ini. Semoga ini dapat didistribusikan sebagaimana mestinya kepada umat muslim maupun umat lain," jelasnya.Meskipun Idul Adha akan dilaksanakan sekitar satu minggu lagi, Kapolda menyempatkan diri untuk memberikan bantuan ini saat melintasi Kabupaten Nabire. "Berhubung kami lewat Kabupaten Nabire, maka di momen ini kami memberikan bantuan dua hewan qurban untuk Masjid Agung Al-Falah Nabire dan Masjid Baiturrahman Oyehe Nabire. Semoga ini bisa memberikan manfaat yang baik," tambah Kapolda.Kapolda Papua juga berpesan kepada seluruh umat muslim di Kabupaten Nabire untuk menjaga silaturahmi dan bergandengan tangan dengan semua masyarakat tanpa memandang perbedaan. "Mari kita bergandengan tangan dengan semua masyarakat dan berbaur dengan semua masyarakat tanpa melihat perbedaan. Semoga kebersamaan yang sudah ada di Kabupaten Nabire dapat terus ditingkatkan sampai ke Provinsi Papua Tengah," ungkapnya.Sementara itu, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Al-Falah Nabire, H. Senen Cahyo Saputro, yang mewakili kedua masjid, menyampaikan rasa terima kasihnya. "Kami atas nama pengurus kedua masjid dan seluruh masyarakat Kabupaten Nabire menyampaikan terima kasih yang paling dalam kepada Bapak Kapolda sehingga sore hari ini bisa bertemu dengan kami," ucapnya.H. Senen Cahyo Saputro juga menjelaskan upaya yang telah dilakukan bersama Pemerintah Daerah untuk membangun masjid yang megah di Nabire. "Seperti yang bapak saksikan, kami umat Islam yang ada di Kabupaten Nabire bersama Pemda telah berusaha untuk masjid ini, yang termasuk paling megah di provinsi," ujarnya.Menutup sambutannya, H. Senen Cahyo Saputro mendoakan agar Kapolda Papua beserta jajaran selalu sehat dalam melayani masyarakat Papua. "Kami mendoakan semoga ke depan bapak selalu sehat walafiat untuk melayani masyarakat di Papua dan terima kasih atas bantuan sumbangan sapi ini. Kami pengurus masjid akan menyampaikan kepada yang berhak menerimanya," tutupnya.Penyerahan hewan qurban ini diharapkan dapat meningkatkan semangat kebersamaan dan kerukunan di Kabupaten Nabire, serta menjadi contoh kepedulian antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam membangun keharmonisan di Papua. PNO-11 12 Jun 2024, 16:38 WIT
Puslitbang Polri Evaluasi Penggunaan Fixed Phone di Polres Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura – Evaluasi Penggunaan Fixed Phone di lingkungan Polri untuk mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian yang efektif dan efisien yang berlangsung di Aula Obhe Reay May Mapolres Jayapura. Selasa, (11/06) pagi.Fixed phone sendiri merupakan jaringan komunikasi dengan menggunakan kabel, salah satu contohnya telepon rumah atau kantor yang tersedia, dikarenakan efektifasnya sudah mulai tergusur dengan adanya komunikasi dengan telpon seluler/ handphone.Tim Puslitbang Polri yang dipimpin Kombes Pol. Syahril M. Said, S.I.K dan Ketua Tim Supervisi Kombes Pol. F.X. Surya Kumara, S.H., M.H. turut hadir juga bersama Tim yakni Konsultan dari Universitas Indonesia (UI) Dr. Drs. Suryadi, M.T, yang diikuti Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.I.K., M.H diwakili Kabag Ops Kompol Septen P. Sianturi, S.Sos serta diikuti anggota Polres Jayapura.Kabag Ops Kompol Septen mengungkapkan Polres Jayapura sendiri diketahui tidak memiliki Fixed Phone, namun digantikan dengan menggunakan handphone atau telepon seluler yang lebih praktis melalui Call Center."Besar harapannya saya agar call center 110 Polri yang ada di Polres Jayapura bisa lebih dioptimalkan untuk memonitor laporan dan kegiatan di wilayah Kab. Jayapura," ujar Kompol Septen.Ketua Tim supervisi Puslitbang Polri. Dalam sambutannya, menekankan pentingnya evaluasi ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mendukung tugas Kepolisian. Ia mengajak seluruh peserta untuk serius mengikuti kegiatan dan tidak ragu bertanya jika ada hal yang belum dipahami."Kegiatan evaluasi ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang efektif sesuai hasil yang kami dapat dilapangan untuk memaksimalkan penggunaan Fixed Phone dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal," ucap Kombes Pol F.X Surya Kumara, S.H., M.H.Giat pun dilanjutkan dengan Supervisi berupa diskusi antara Personel dan tim yang hadir tentang bagaimana mengevaluasi sarana komunikasi yang tepat tentang kebutuhan yang akan digunakam untuk memaksimalkan pelayanan. (PNO-12) 12 Jun 2024, 16:36 WIT
Kembali Berulah, KKB Bakar 1 Mobil dan Tembak Mati Sopir Di Paniai Papuanewsonline.com, Paniai - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Intan Jaya, Pimpinan Undius Kogoya, lagi-lagi Kembali berulah di Kabupaten Paniai dengan membakar 1 mobil dan menembak mati sopir pada hari selasa tanggal 11 juni 2024, pukul 13.30. Wit.Kepala Operasi Damai Cartenz-2024, Kombes Pol . Dr. Faizal Ramadhani, saat dikonfirmasi terkait dengan kejadian tersebut menyampaikan bahwa, benar telah terjadi penembakan terhadap 1 masyarakat sipil (sopir angkot) dan pembakaran 1 unit mobil di Kampung Timida, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.“Pelaku penembakan dan pembakaran ini adalah KKB Intan Jaya pimpinan Undius Kogoya yang selama ini melakukan aksi kriminal di kabupaten Paniai”. Pungkas Ka Ops Damai Cartenz-2024Sementara itu, Kasatgas Humas OPS Damai Cartenz-2024, AKBP Dr. Bayu Suseno, dalam keterangannya menjelasakan bahwa, korban bernama Rusli, (40), beralamat di kompleks terminal, Kampung Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai.AKBP Dr. Bayu Suseno, menuturkan, kronologis singkat dari kejadian tersebut yaitu, berdasarkan keterangan dari masyarakat, pada pukul 13.30. Wit, masyarakat yang datang dari arah Kampung Enarotali hendak ke Kampung Kopo, Distrik Paniai Timur, melihat satu unit mobil berada di pinggir jalan dan dalam keadaan terbakar dan sopirnya dalam keadaan tersungkur didalam mobil serta terdengar bunyi suara tembakan.“Setelah itu, terlihat sekelompok anggota KKB yang berjumlah 10 orang dengan membawa senjata api laras panjang keluar dari alang-alang pinggiran jalan sehingga membuat masyarakat yang melihat kejadian tersebut takut dan langsung kembali ke arah kampung madi”. Tutur Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024.Lanjut AKBP Dr. Bayu Suseno, Korban diketahui telah meninggal Dunia dan Jenazah Korban berada didalam mobilnya yang dibakar oleh KKB.“Untuk diketahui bahwa, Jenazah korban telah berhasil dievakuasi oleh Satgas Ops Damai Cartenz-2024 dan Brimob Batalyon C Polda Papua ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Paniai”, Tutur AKBP Dr. Bayu Suseno.AKBP Dr. Bayu Suseno menambakan, Satgas Ops Damai Caretnz dan Brimob Batalyon C Polda Papua telah merespon kejadian tersebut dengan mendatangi TKP dan melakukan pengejaran terhadap Kelompok KKB tersebut."Kami menegaskan bahwa Satgas Ops Damai Cartenz-2024 akan terus melakukan langkah-langkah penindakan dan penegakan hukum yang tegas dan terukur terhadap KKB, pelaku penembakan dan pembakaran ini," tutup AKBP Dr. Bayu Suseno. (PNO-12) 12 Jun 2024, 16:27 WIT
Puslitbang Polri Lakukan Penelitian Dan Supervisi Serta Evaluasi Mengenai Penggunaan Telepon Tetap Papuanewsonline.com, Jayapura - Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang lebih efektif dan efisien, Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melakukan penelitian, supervisi, serta evaluasi penggunaan telepon tetap (fixed phone) di lingkungan Polri, Senin (10/6).Kegiatan yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Aston Kota Jayapura itu turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Karo Rena Polda Papua Kombes Pol. Ari Wahyu Widijananto, S.I.K., Sespuslitbang Polri Kombes Pol. Syahrial M. Said, S.I.K., dan Kombes Pol. F.X. Surya Kumara, S.H., M.H.Dalam sambutannya, Karo Rena Polda Papua Kombes Pol. Ari Wahyu Widijananto mengucapkan terima kasih kepada tim supervisi yang hadir di wilayah Polda Papua untuk kegiatan evaluasi dan penelitian ini. "Saya harapkan para peserta dapat memahami materi dan berkontribusi dalam kegiatan ini, karena penelitian ini benar-benar murni untuk memenuhi kebutuhan serta meningkatkan kinerja Kepolisian," ujarnya.Kombes Pol. Syahrial M. Said menambahkan bahwa di era digitalisasi saat ini, penggunaan telepon tetap memang cenderung menurun, sedangkan penggunaan telepon seluler dan komunikasi data semakin dominan."Meskipun demikian, dalam sektor-sektor yang mengandalkan keamanan dan ketersediaan komunikasi yang terjamin, fixed phone tetap menjadi pilihan utama. Di lingkungan kepolisian, fixed phone digunakan untuk panggilan internal, komunikasi dalam pelayanan kepolisian, dan mendukung tugas kepolisian lainnya," jelasnya.Polri telah menginvestasikan infrastruktur fixed phone secara signifikan, termasuk biaya instalasi, pemeliharaan, dan operasional. Untuk memastikan bahwa investasi ini efektif dan efisien, Puslitbang Polri menganggap penting untuk memastikan bahwa kegiatan dan upaya yang dilakukan oleh Divisi Teknologi Informasi Kepolisian (Div Tik Polri) sudah dilaksanakan juga di kewilayahan. “Penelitian ini bertujuan memahami efektivitas penggunaan fixed phone dalam konteks komunikasi pelayanan kepolisian sehingga dapat membantu produktivitas, efisiensi, dan kepuasan dalam pelayanan kepolisian,” tutur Kombes Po. Syahrial.Penelitian ini akan dilaksanakan di 10 Polda sampel, termasuk Polda Papua, dan Poldiharapkan Polri dapat meningkatkan kualitas komunikasi internal dan eksternal, mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang lebih efektif, s jajaran mulai tanggal 10 hingga 13 Juni 2024. Melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif, pengumpulan data dilakukan melalui pengisian checklist, kuesioner online, dan pengecekan serta observasi langsung oleh tim. Selain itu, wawancara mendalam (in-depth interview) dilakukan kepada pejabat dan personel yang menggunakan fixed phone pada satuan atau unit kerja di Polda dan Polres yang menjadi sampel.Kombes Pol. Syahrial menekankan bahwa penelitian ini bertujuan membantu Polri membuat keputusan strategis terkait infrastruktur jasa telepon sebagai media komunikasi. "Dengan pendekatan yang komprehensif ini, diharapkan hasil penelitian dapat memberikan gambaran yang jelas tentang efektivitas dan efisiensi penggunaan fixed phone di lingkungan Polri," tutupnya.Melalui penelitian ini, diharapkan Polri dapat meningkatkan kualitas komunikasi internal dan eksternal, mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang lebih efektif, dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Penelitian ini menjadi langkah penting dalam memodernisasi infrastruktur komunikasi Polri agar tetap relevan dan sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini. PNO-11 12 Jun 2024, 16:05 WIT
Kapolda Terima Kunjungan Direktur Universiatas Terbuka Ambon Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs. Lotharia Latif, SH., M.Hum, menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi dari Direktur Universitas Terbuka (UT) Ambon, Yuli Tirtariandi El Anshori, S.IP., M.AP. Kedatangan Direktur UT Ambon yang didampingi sejumlah stafnya disambut hangat di ruang tamu Kapolda, Markas Polda Maluku, Tantui, Kota Ambon, Selasa (10/6/2024). Saat pertemuan silaturahmi, Kapolda didampingi Karo Ops, Dansat Brimob, Direktur Polairud, Kasubag Mutjab Bag Binkar Biro SDM, dan Kasubagrenmin Sat Brimob Polda Maluku. Pertemuan antara Kapolda dan Direktur UT Ambon membahas terkait informasi mengenai peluang pendidikan tinggi yang fleksibel dan terjangkau di UT Ambon. Tatap muka tersebut juga bertujuan untuk memperkuat kerjasama dalam bidang pendidikan antara UT Ambon dan Polda Maluku."Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kapolda dan jajarannya yang telah memberikan waktu dan kesempatan untuk bersilaturahmi dan audiensi hari ini," kata Direktur UT Ambon, Yuli Tirtariandi El Anshori. Ia menjelaskan kerjasama antara UT dan Polri telah berlangsung sejak tahun 2010. Kerjasama ini telah menghasilkan ribuan sarjana yang bekerja di institusi pemerintahan, termasuk TNI-POLRI dan ASN lainnya. Dalam lima tahun terakhir, sebanyak 700 anggota Polri di Polda Maluku telah berkuliah di UT Ambon, dengan mayoritas memilih jurusan Fakultas Hukum, Administrasi Negara, dan Ekonomi Akuntansi.Menurutnya, sistem pembelajaran jarak jauh yang diterapkan oleh UT mempermudah anggota Polri dalam menempuh pendidikan tinggi. "Meskipun dihadapkan dengan berbagai tugas dan tanggung jawab atau operasional BKO di luar kota, anggota Polri tetap dapat mengikuti perkuliahan dan ujian secara online dengan memanfaatkan jaringan internet," katanya.Kedatangan rombongan UT Ambon disambut baik oleh Kapolda Maluku. Kapolda menekankan pentingnya pendidikan dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat. "Pendidikan sangat penting dalam meningkatkan kwalitas dan kompetensi anggota Polri dari semua golongan pangkat agar semakin profesional dan humanis dalam melayani masyarakat," kata KapoldaKapolda mendorong seluruh personel Polda Maluku untuk melanjutkan pendidikan mereka. Sebab, hal tersebut merupakan bagian dari pengembangan sumber daya manusia dan bermanfaat bagi karir anggota yang bersangkutan ke depannya.Ditambahkan pula oleh orang nomor satu di Polda Maluku ini, bahwa tantangan saat ini dan ke depan semakin berat dan kompleks ,sehingga diperlukan wawasan,skill dan kompetensi yang semakin baik.Kapolda mendorong semua anggota Polri bahkan targetnya seorang Tamtama sekalipun agar dapat mengikuti pendidikan formal pada perguruan tinggi dan meraih gelar sarjana demi masa depannya dan untuk meminimalisir pengaruh-pengaruh negatif yang tidak bermanfaat dan merugikan .Lebih baik manfaatkan gaji dan penghasilan anggota digunakan untuk hal hal yang positif seperti menjadi sarjana daripada gaji kalian habis untuk hal dan sesuatu yang negatif dan tidak bermanfaat bahkan bisa merusak karir dalam tugasmu," kata Kapolda.Dalam pertemuan tersebut juga melahirkan komitmen untuk melanjutkan komunikasi dan koordinasi dalam waktu dekat guna merealisasikan rencana-rencana yang telah dibahas. Diharapkan, langkah kerjasama nanti dapat memperkuat hubungan antara UT Ambon dan Polda Maluku serta memberikan dampak positif bagi pengembangan kwalitas anggota Polri. (PNO-12) 12 Jun 2024, 16:03 WIT
Kisah Polwan Bantu Jemaah Haji Saat Cuaca Panas di Arab Saudi Papuanewsonline.com, Arab Saudi - Polri mengirimkan sebanyak 7 polisi wanita (Polwan) menjadi Petugas Pelayanan Ibadah Haji (PPIH). Ketujuh Polwan ini bernaung di bawah Kementerian Agama (Kemenag) guna melayani dan mendampingi jemaah haji asal Indonesia.Salah satu Polwan yang bertugas bernama AKP Niswah Wara Pratidina menceritakan pengalamannya saat bertugas. Salah satunya yakni membantu jemaah haji yang mengalami kendala cuaca yang panas.AKP Niswah menceritakan pada saat itu dirinya tengah bertugas di Masjid Nabawi. Cuaca di sana sekitar pukul 45-46 derajat. Guna mendinginkan cuaca, para petugas menyemprotkan air ke antrean masuk Raudah."Hal tersebut dilakukan agar jemaah tetap dingin dan tidak kepanasan," kata Niswah.Pada saat itu, ada seorang pria lansia yang terjatuh. Dirinya pun bersama petugas lainnya dengan sigap mengevakuasi menggunakan kursi roda.Diduga, kata Niswah, lansia tersebut mengalami gejala suhu tubuh yang tinggi. Para petugas langsung menyiram tubuh sang kakek dengan air."Tim petugas langsung mengecek tensi, saturasi oksigen, dan diberi minum larutan oralit," katanya.Dirinya bersama tim kesehatan lainnya pun berusaha membuat pria tersebut tetap sadar dengan memindahkannya ke tempat yang lebih teduh."Saya tutupin bapak itu pakai tubuh saya biar tidak kena sinar matahari langsung. Sampai badan saya juga basah keringat. Lalu saya payungin sambil semprotin air," ucapnya.Akhirnya setelah kesadaran lansia berangsur membaik, petugas meminta untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai. Namun, lansia tersebut bersikukuh untuk tetap masuk ke dalam Raudah."Akhirnya kita minta istirahat dulu sambil kita pijat-pijat dulu. Sudah segar terus tim kesehatan Saudi datang dan bilang keadaan bapaknya sudah segar dan bisa masuk Raudah," katanya.Ia pun menyebut mayoritas kasus yang melanda jemaah haji adalah gejala suhu tubuh tinggi hingga membuat lemas. Untuk itu, ia mengimbau jemaah untuk selalu mencukupi asupan makanan dan rutin menghidrasi tubuh dengan cara rajin minum air putih, tidak memaksakan diri beribadah di Masjid ketika kurang fit atau kelelahan"Banyak gejala suhu tubuh tinggi akibat cuaca panas. Alhamdulilah semuanya ditangani dengan baik dan cepat pada saat itu juga," katanya. (PNO-12) 12 Jun 2024, 08:52 WIT
Gelar Rakor Forkopimda Maluku, Kapolda: Wujudkan Pilkada Yang Aman dan Damai Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Lotharia Latif SH., M.Hum menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku yang digelar di aula lantai 5 Santika Hotel, Kota Ambon Selasa (11/6/2024).Saat menghadiri rakor, Kapolda didampingi Direktur Intelkam Kombes Pol I Gede Arsana SH.Sik, dan Plt Kabid Humas Polda Maluku AKBP Aries Aminnullah Sik serta seluruh Kapolres jajaran Polda Maluku.Rakor yang dilaksanakan Pemerintah Daerah Provinsi Maluku ini membahas kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah-Wakil Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024. Saat membuka Rakor, Penjabat Gubernur Maluku Ir. Sadali Ie berharap rakor Forkopimda Maluku yang dilaksanakan ini dapat meningkatkan sinergitas dan kolaborasi yang baik antara semua pemangku kebijakan. Tujuannya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan urusan pemerintahan umum di Daerah Maluku terkhusus turut mensukseskan pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Bupati-Wakil Bupati dan Walikota-Wakil Walikota di Provinsi Maluku.Sebagai unsur yang memiliki peran penting dan strategi di daerah, Forkopimda diharapkan dapat membangun pola hubungan yang harmonis guna mendukung pelaksanaan program kebijakan prioritas pemerintah daerah dalam pembangunan Nasional. "Ini untuk menjamin iklim investasi yang kondusif dan memelihara stabilitas politik dan keamanan di wilayah provinsi Maluku jelang pelaksanaan pilkada, saat pelaksanaan pilkada dan pasca pelaksanaan pilkada tahun 2024," ungkapnya.Sementara itu, Kapolda Maluku Irjen Lotharia Latif dalam paparannya meminta seluruh unsur Forkopimda Maluku dan seluruh pejabat terkait di wilayah Maluku harus sinergi, solid dan netral. Ini untuk menjamin pilkada berjalan dengan aman dan damai, serta menghasilkan kepala daerah yang berkwalitas di Maluku"Kita yang hadir di sini adalah orang yang terpilih dan kita diberikan amanah dan kepercayaan oleh rakyat dan pemerintah untuk meyelenggarakan dan mengamankan pilkada serentak tahun 2024 , sehingga kita harus profesional,netral dan bekerja dengan maksimal sesuai aturan yang ditetapkan. Kita harus sinergi dan solid di setiap tahapan pilkada sehingga berjalan sesuai aturan hukum yang telah ditetapkan, "tegas Kapolda.Dari segi jumlah, Kapolda mengaku jumlah aparat Pemerintah di Maluku masih sangat belum ideal dibandingkan kerawanan yang ada, sehingga perlu kerja sama dan pertisipasi semua tokoh masyarakat,tokoh agama,dan tokoh pemuda dalam pelaksanaannya nantinya."Kita tahu saat ini jumlah personel TNI dan Polri serta Satpol PP Pemda di Maluku sangat terbatas dan harus menghadapi ancaman, hambatan dan gangguan, banyak rintangan geografis yang cukup ekstrim maupun masalah kriminalitas, "katanya.Meski dengan kondisi yang cukup ekstrem tersebut, namun nyatanya pada Pilpres dan Pileg kemaren semuanya dapat dilaksanakan dengan baik. Hal tersebut lantaran adanya sinergitas dan soliditas aparat Pemerintah yang kuat sehingga semuanya dapat diatasi dengan baik dan cepat.Orang nomor 1 Polda Maluku ini mengajak semua komponen terkait agar dapat bersama-sama mengantisipasi potensi kerawanan di seluruh wilayah Maluku dengan baik. Ini agar pelaksanaan pilkada serentak di provinsi Maluku dapat berjalan secara aman, damai dan lancar."Kita sudah dengar bersama bahwa untuk KPU, Bawaslu dan keamanan dari TNI dan Polri telah mendapatkan anggaran dari pemerintah, maka kita wajib menyelenggarakan dan mengamankan pilkada serentak dengan aman dan damai, "pintanya.Di sisi lain, Irjen Latif juga menyampaikan bahwa dalam politik semua bisa berjalan dengan dinamis. "Perbedaan dalam politik itu biasa dan selalu dinamis, yang utama adalah agar semua pihak memberikan pembelajaran politik yang santun,sejuk dan cerdas kepada masyarakat. Mari kita tetap merajut kebersamaan dan persaudaraan dalam persatuan dan kesatuan untuk membangun Maluku yang kita cintai ini," harapnya.Menjelang pesta demokrasi di Maluku, Kapolda kembali mengingatkan kepada personel Polri, TNI dan Pemda agar selalu dapat berkolaborasi dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. Hal ini sangat penting dilakukan agar pelaksanaan pilkada Maluku dapat berjalan dengan baik dan lancar. "Kepada penyelenggara pilkada Saya juga berharap agar dapat memastikan kesiapan personelnya sesuai protap yang ada untuk meminimalisir adanya komplain di lapangan akibat anggota yang tidak paham. Saya juga meminta agar pastikan logistik pemilu tetap aman dan dalam pendistribusiannya di lapangan juga dapat berjalan lancar dan cepat," pungkasnya.Sementara itu, Kasdam XV Pattimura, Brigjen TNI Dr. Nefra Firdaus Lubis mengharapkan agar sinergitas dan kolaborasi antar TNI Polri serta semua stakeholder terkait di Maluku dapat di tingkatkan. Kodam XV Pattimura siap untuk memberikan bantuan kepada Polda Maluku, Ini untuk mendukung jalannya pelaksanaan pilkada serentak yang aman dan damai di wilayah Maluku. Kasdam juga meminta agar semua potensi gangguan keamanan di wilayah Maluku jelang pilkada harus menjadi perhatian bersama dan semua kendala atau kesulitan di lapangan ditangani bersama secara baik. (PNO-12) 11 Jun 2024, 18:52 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT