logo-website
Jumat, 24 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Panglima TNI : Pemilu 2024,TNI Memiliki Peran Penting Dalam Menjaga Stabilitas Dan Keamanan Nasional Papuanewsonline.com, Jakarta - Dalam waktu dekat, bangsa Indonesia akan menyelenggarakan Pemilihan Umum tahun 2024, yang mencakup Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, pemilihan anggota legislatif, serta Pemilihan Kepala Daerah secara serentak. Pemilihan ini merupakan momen penting dalam proses demokrasi negara kita. Sehingga ketertiban, kelancaran, dan kesuksesan dalam penyelenggaraan agenda pesta demokrasi tersebut sangatlah vital. Para prajurit TNI harus peka dan antisipatif terhadap dinamika dan perkembangan situasi yang terjadi.Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. dalam amanatnya yang dibacakan Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayjen TNI dr. Guntoro, Sp.BP-RE(K). pada Upacara Bendera 17-an pada bulan Oktober 2023, bertempat di Lapangan Upacara B-3 Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (17/10/2023).Untuk kesekiankalinya Panglima TNI menegaskan bahwa netralitas TNI adalah sebuah komitmen yang jelas dan tidak bisa ditawar-tawar. TNI harus netral, karena TNI memegang peranan penting dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan nasional. ‘’Sebagai salah satu pilar utama dalam pertahanan negara, TNI memiliki tanggung jawab yang besar dalam menjamin tahapan Pemilu 2024 dapat berjalan dengan damai dan sejuk,” jelasnya.Dalam kesempatan yang sama, Laksamana Yudo Margono juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas dedikasi dan kerja keras seluruh prajurit dan PNS TNI dimanapun berada dan bertugas atas suksesnya KKT ASEAN, ASEX-01N, KTT AIS dan rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 Tentara Nasional Indonesia yang dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran TNI.“Saya juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh satuan atau instansi yang terlibat dalam latihan Asean Solidarity Exercise (ASEX-01N), pengamanan KTT ASEAN di Labuan Bajo dan Jakarta serta pengamanan KTT Negara-Negara Pulau dan Kepulauan atau KTT AIS Forum 2023 yang baru kita laksanakan di Bali kemarin. Kita telah mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh tamu negara peserta yang hadir,” ucap Panglima TNI.Diakhir amanatnya, Laksamana Yudo Margono memberikan penekanan kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI untuk dipedomani dan dilaksanakan diantaranya laksanakan komitmen netralitas TNI, jaga soliditas dan kekompakan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas, tingkatkan transparansi serta akuntabilitas secara internal maupun eksternal, tingkatkan terus profesionalisme dan jaga sinergitas dengan Polri serta komponen bangsa yang lainnya dan yang terakhir jaga nama baik TNI dimanapun berada dan bertugas.PNO-11 18 Okt 2023, 09:31 WIT
Operasi Mantap Brata, Kapolda Maluku: Kita Siap Membantu Pengamanan Pemilu 2024 Papuanewsonline.com, Ambon - Sebagai penanggung jawab pengamanan Pemilu khususnya di Provinsi Maluku, Polda Maluku resmi melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata Tahun 2023-2024. Sebanyak 5.316 personel gabungan dari satuan TNI, Polri dan Pemerintah Daerah dikerahkan untuk mengamankan Pemilu serentak 2024.Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, didampingi Kapoksahli Pangdam XVI/Pattimura, Brigjen TNI Syaeful Mukti Ginanjar, mengaku, Maluku masuk dalam 10 provinsi yang menjadi perhatian dalam perhelatan Pemilu 2024."Maluku di semester ketiga termasuk 10 provinsi yang juga perlu mendapatkan perhatian," ungkap Kapolda kepada wartawan di sela-sela kegiatan simulasi pengamanan Pemilu 2024 di lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Kota Ambon, Selasa (17/10/2023).Apel gelar pasukan yang dilaksanakan secara serentak ini, prinsipnya, Polri dan TNI siap melaksanakan pengamanan untuk membantu KPU dan Bawaslu dalam penyelenggaraan pemilu 2024. "Kita di sini melibatkan kurang lebih 5.316 personil, nantinya sampai 2024 dan tentu kita akan mengikuti dinamika bagaimana di lapangan. Tapi pada prinsipnya kita sudah siap mengamankan pemilu," tegasnya.Untuk sistem pengamanan di lapangan, Kapolda mengaku pihaknya lebih intens berkoordinasi dengan KPU khususnya bagaimana pola pengamanan nanti. "Tapi kita sudah melakukan rapat-rapat koordinasi, penghitungan sampai kemudian petugas yang ada di TPS dan sebagainya. Termasuk dengan teman-teman Bawaslu agar pelaksanaan Pemilu ini berjalan sesuai dengan ketentuan dan norma hukum yang berlaku," jelasnya.Kapolda menghimbau masyarakat untuk bersama TNI, Polri dan Pemda agar menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, baik menjelang, hingga berakhirnya Pemilu serentak 2024. "Saya kira apa yang disampaikan oleh pemerintah, Pemilu ini adalah pesta demokrasi. Pesta demokrasi ini harus hangat tetapi dengan suasana persaudaraan, suasana persatuan dan kesatuan, sesuai dengan tagline-nya bahwa Pemilu ini sebagai sarana integrasi Bangsa," harapnya. Ia menambahkan, TNI dan Polri akan berupaya untuk menjaga mengamankan agar pesta rakyat lima tahunan ini dapat menjadi Pemilu yang aman, lancar, damai dan sukses. "Ini yang paling penting," harapnya.Kapolda mengaku pengalaman penyelenggaraan Pemilu pernah dilalui. Sehingga gambaran peraturan-peraturan sudah jelas diketahui. "Kita sudah punya protap dan kita menghimbau kampanye ini tetap dengan santun, kita hindari juga isu-isu hoax, black campaigns, terus kita juga kalau ada informasi saring dulu sebelum sharing berita-berita yang kita dapatkan, dan lebih bagus melakukan klarifikasi baik itu kepada KPU, Bawaslu atau kepada saya selaku penanggung jawab keamanan, apakah ada informasi ini benar atau hoax dan sebagainya," pungkasnya.PNO-11 18 Okt 2023, 09:24 WIT
Kapolda Papua Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Cartenz 2023-2024 Papuanewsonline.com, Jayapura -  Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, memimpin Apel Gelar Pasukan dalam pelaksanaan Operasi Mantap Brata Cartenz 2023-2024, yang bertujuan untuk mengamankan Pemilu tahun 2023-2024. Acara tersebut dilangsungkan di Lapangan Mako Sat Brimob Polda Papua, dan dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Pj. Sekda Provinsi Papua Tengah, Anwar Harun Damanik, serta para pejabat Polda Papua dan TNI Daerah Papua, serta Forkopimda.Dalam amanatnya, Kapolda Papua menyatakan bahwa Apel Gelar Pasukan ini adalah tahap akhir dalam mengecek kesiapan personel dan perlengkapan operasi Mantap Brata 2023-2024, yang bertujuan untuk memastikan bahwa Pemilu 2024 berjalan aman dan lancar. Pemilu 2024 merupakan pesta demokrasi terbesar di Indonesia, yang dianggap sebagai momen politik yang sangat penting oleh Presiden Joko Widodo.Dalam upaya untuk mengamankan Pemilu 2024 yang kompleks dan melibatkan jumlah pemilih yang besar, Polri didukung oleh TNI, K/L, Instansi Terkait, dan Mitra Kamtibmas lainnya menggelar "Operasi Mantap Brata Tahun 2023-2024." Operasi ini akan berlangsung selama 222 hari, melibatkan 261,695 personel di seluruh Indonesia, yang akan mengamankan seluruh tahapan Pemilu.“Polri juga telah mengatur pola pengamanan wilayah/zonasi bagi personel Korps Brimob Polri dan Dalmas Nusantara, serta menyiapkan personel Brimob Power On Hand Kapolri dan Dalmas Nusantara yang siap dimobilisasi ke seluruh wilayah Indonesia,” ucapnya.Selain itu, untuk mengantisipasi polarisasi dan berita hoaks, lanjut Kapolda mengatakan, Polri menggelar "Operasi Nusantara Cooling System 2023-2024," yang bertujuan untuk membangun narasi besar tentang persatuan dan kesatuan bangsa di atas kepentingan kelompok. Ini juga dilengkapi dengan satgas anti money politics dan Satgas Pemilu Damai.“Operasi Mantap Brata 2023-2024 juga akan disertai dengan penguatan strategi komunikasi publik untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta ikut berpartisipasi dalam menjaga stabilitas kamtibmas selama Pemilu 2024,” ujar Irjen Pol. Mathius.Menurutnya, pihak berwenang juga akan memantau potensi konflik sosial secara detail di wilayah masing-masing dan berusaha menyelesaikan potensi konflik tersebut hingga ke akar masalah. Apabila ada konflik yang mengancam stabilitas kamtibmas, pihak berwenang akan menggunakan kekuatan sesuai dengan aturan dan prinsip-prinsip yang telah ditetapkan.Selain itu, kerja sama antar berbagai pilar dalam menangani pelanggaran pemilu akan ditingkatkan, untuk memastikan penanganan pelanggaran pemilu dilakukan secara profesional dan transparan, sehingga mendapatkan dukungan masyarakat.“Keselamatan personel yang terlibat dalam operasi juga menjadi prioritas, dengan penerapan buddy system untuk memastikan keselamatan mereka. Sinergisitas dan solidaritas antara seluruh personel pengamanan dan stakeholder terkait dianggap sebagai kunci utama keberhasilan operasi,” tuturnya.Operasi Mantap Brata 2023-2024 adalah upaya bersama untuk memastikan Pemilu 2024 berjalan dengan aman, demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang diharapkan bersama.PNO-11 18 Okt 2023, 09:12 WIT
Kabidhum Polda Papua Ungkap Perkembangan Kasus Penyerangan Di Yahukimo Papuanewsonline.com, Yahukimo – Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, memberikan penjelasan terbaru terkait penegakan hukum yang tengah diupayakan oleh Kepolisian untuk menindak lanjuti aksi penyerangan yang terjadi di Kali I, Kampung Mosum II, Distrik Samboga, Kabupaten Yahukimo. Penyerangan yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Pimpinan Asbak Koranue, yang juga merupakan bagian dari Kelompok Egianus Kogoya, telah menyebabkan beberapa korban jiwa pada Senin (16/10).Saat ditemui oleh awak media di ruangannya, Kombes Pol. Benny menjelaskan bahwa aparat keamanan dari TNI-Polri dan Satgas Ops Damai Cartenz telah tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penyisiran dan mencari keberadaan para korban. "Penyerangan yang terjadi kemarin benar adanya dan diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Pimpinan Asbak Koranue yang juga merupakan bagian dari Kelompok Egianus Kogoya," terangnya.Penyerangan tersebut juga menyebabkan beberapa alat berat hangus terbakar, termasuk 3 unit Excavator, 2 unit Truck, dan 1 Camp. Informasi ini diperoleh dari saksi-saksi yang berhasil dievakuasi ke Polres Yahukimo.Kombes Pol. Benny menyampaikan bahwa meski aparat keamanan sempat menghadapi gangguan tembakan yang memicu kontak tembak dengan KKB, mereka berhasil mengevakuasi 7 jenazah, antara lain Udin, Maun, Ardi, Hendra, Anju, Appe, dan Siger. Sementara itu, beberapa pendulang berhasil diselamatkan, termasuk Abdul (53), Renaldi (28), Hermudin (42), Bebeng (41), Markus (35), Ahmad (21), dan Holden (48)."Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K bersama Ops Damai Cartenz telah melaksanakan rapat tertutup guna membahas langkah-langkah penindakan hukum terhadap para pelaku," ucap Kabid Humas.Saat ini, upaya peningkatan keamanan sedang dilakukan oleh aparat TNI-Polri di Kabupaten Yahukimo untuk memastikan situasi terkendali dan mencegah potensi konflik lebih lanjut. Penyelidikan dan penegakan hukum terhadap para pelaku penyerangan akan terus dilakukan dengan tindakan tegas dan terukur. (PNO-12) 17 Okt 2023, 19:03 WIT
Kapolda Maluku Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata 2024 Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata, Pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2023 - 2024.Apel gelar pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, ini dilaksanakan di lapangan Letkol Pol Chr Tahapary, Kota Ambon, Selasa (17/10/2023).Kegiatan itu dihadiri Forkopimda Maluku, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Maluku, serta pimpinan kementerian/lembaga lainnya di Maluku.Kapolda Maluku saat membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, mengharapkan Pemilu 2024 bisa terselenggara secara aman, damai dan lancar.Pemilu 2024 adalah pesta demokrasi terbesar yang akan menjadi bukti kematangan demokrasi Indonesia dan menjadi titik penentuan bangsa.Seluruh komponen bangsa diminta untuk berpartisipasi penuh guna menyukseskan Pemilu 2024. Terlebih lagi pada Pemilu tahun ini memiliki kompleksitas tersendiri, karena dilaksanakan secara serentak dengan rentang waktu berdekatan, geografis yang beragam, serta melibatkan jumlah pemilih besar."Oleh sebab itu, guna mengamankan Pemilu 2024 maka Polri didukung TNI, Kementerian/lembaga, instansi terkait dan mitra kamtibmas lainnya menggelar operasi Mantap Brata tahun 2023-2024. Operasi ini dilaksanakan selama 222 hari sejak tanggal 19 Oktober 2023 sampai dengan 20 Oktober 2024 yang diikuti oleh 261.695 personil di seluruh Indonesia guna mengamankan seluruh tahapan Pemilu," ungkapnya. Polri juga telah membentuk pola pengamanan sistem wilayah bagi personil Korps Brimob dan Dalmas Nusantara. Korps Brimob Polri terbagi dalam empat wilayah, sedangkan untuk Dalmas Nusantara terbagi dalam 7 zonasi. "Bukan hanya itu saja Polri juga menyiapkan 2000 personil Brimob serta 8.500 personil Dalmas nusantara yang siap dimobilisasi kapanpun dan di manapun ke seluruh wilayah Indonesia," tambahnya.Sebagai dukungan terhadap operasi Mantap Brata, Polri juga menggelar operasi Nusantara cooling sistem tahun 2023-2024 untuk membangun narasi besar persatuan dan kesatuan, serta kemajuan bangsa di atas kepentingan kelompok. Ini juga dilakukan guna mengantisipasi polarisasi akibat berita hoax, isu sara, propaganda dan black campaign yang dilengkapi dengan satgas anti money politik serta satgas pemilu damai."Sebagai pusat kendali koordinasi, komunikasi dan informasi atau K3I operasi ini akan didukung oleh command center di tingkat Mabes Polri sampai di Polda jajaran," ujarnya.Melalui dukungan sarpras modern dan berbagai fitur yang ada, diharapkan command center mampu mengintegrasikan data maupun informasi. Sehingga seluruh personil pengamanan di lapangan dapat terorganisir secara terpadu dari pusat hingga daerah."Operasi Mantap Brata 2024 tentunya diiringi dengan penguatan strategi publikasi publik untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, ikut berpartisipasi dalam menjaga stabilitas Kamtibmas pada pemilu 2024, serta agar masyarakat mengetahui berbagai upaya pengamanan yang telah kita lakukan," harapnyaBerdasarkan indeks kerawanan Pemilu dari Bawaslu, terdapat 5 provinsi dan 85 kabupaten/kota berkategori kerawanan tinggi. Sementara berdasarkan indeks kerawanan pemilu tahap 3 Polri terhadap 2 provinsi dan satu kabupaten kota berkategori sangat rawan. "Bagi wilayah yang tergolong kerawanan tinggi dan sangat rawan, segera lakukan langkah antisipasi. Sedangkan wilayah lainnya jangan under estimate dengan tetap mempersiapkan pengamanan sebaik mungkin, terus lakukan mapping potensi konflik secara detail di wilayah masing-masing, dan selesaikan potensi konflik itu hingga ke akar masalah," pintanya.Kapolri menyampaikan, apabila terdapat konflik yang sudah mengganggu stabilitas Kamtibmas, pastikan pengerahan kekuatan dilakukan secara tepat sesuai SOP. Tentunya dengan memegang teguh asas proporsionalitas, legalitas, akuntabilitas, serta mesisitas. "Khusus terkait bencana alam koordinasi dengan TNI, BNPB, BMKG, Basarnas dan stakeholder lainnya guna memetakan daerah rawan, sehingga bencana dapat dimitigasi. Siapkan pula rencana antisipasi bekerja sama dengan penyelenggara pemilu apabila nantinya terdapat situasi bencana alam di suatu daerah, seperti contohnya mempersiapkan fasilitas pencoblosan di lokasi pengungsian," harapnya.Lebih lanjut, Kapolda Maluku Lotharia Latif menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang telah berjalan baik selama ini dengan TNI maupun instasi terkait dalam menjaga Maluku yang aman dan damai, khususnya menjelang pelaksanaan pemilu 2024. "Mari katong (kita) jaga bersama Maluku yang katong cintai ini biar selalu aman dan damai," ajak Kapolda. (PNO-12) 17 Okt 2023, 17:34 WIT
Kapolda Papua Tindak Tegas Penyerangan Yang Dilakukan KKB Terhadap 5 Pekerja Tambang Papuanewsonline.com, Jayapura – Kepolisian Daerah Papua telah mengambil langkah-langkah tegas setelah mendapat informasi tentang penyerangan terhadap pekerja tambang emas tradisional yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Insiden tragis ini terjadi di Kali I, Kampung Mosum II, Distrik Samboga, Kabupaten Yahukimo pada Senin (16/10), sekitar pukul 14.30 WIT. Penyerangan tersebut diduga menewaskan lima orang pekerja tambang.Kapolda Papua, Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K, seusai memimpin Apel Gelar Pasukan di Lapangan Sat Brimob Polda Papua, memberikan pernyataan kepada awak media terkait insiden ini. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan tokoh masyarakat dan pihak-pihak terkait untuk mendapatkan saran dan masukan yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan tegas dalam proses penegakan hukum."Terkait hal ini, kami sedang dalam proses pendalaman dengan mendekati para tokoh masyarakat untuk memastikan kondisi para korban. Saat ini, kami belum dapat mengirim aparat keamanan ke lokasi kejadian karena risiko yang sangat tinggi," kata Kapolda Papua Irjen Pol. Mathius.Irjen Pol. Mathius menekankan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir tindakan bersenjata yang terjadi di Tanah Papua. Namun, dalam mengambil tindakan tegas, mereka berusaha untuk merencanakannya dengan matang agar tidak menimbulkan lebih banyak korban jiwa."Aparat Keamanan dan pihak terkait akan bekerja sama dengan seksama untuk mengungkap pelaku di balik kejahatan ini. Kami juga akan meningkatkan keamanan untuk memastikan penyelenggaraan Pemilu di Papua tidak terganggu oleh pihak-pihak yang berseberangan," tegas Kapolda Papua.Pihak berwenang saat ini masih dalam proses penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi pelaku dan memastikan keamanan wilayah tersebut. Insiden ini menunjukkan eskalasi kekerasan di wilayah Papua yang telah lama terjadi, dan langkah-langkah tegas diperlukan untuk memastikan keamanan dan stabilitas di daerah tersebut. (PNO-12) 17 Okt 2023, 13:41 WIT
Sidang Praperadilan, Hakim PN Dobo Tolak Seluruh Gugatan Tersangka TPPO Papuanewsonline.com, Dobo - Hakim Pengadilan Negeri (PN) Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, menolak seluruh gugatan yang diajukan Morest Anton Beruat alias Obut, tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).Seluruh gugatan tersangka yang diajukan melalui kuasa hukumnya Gasandi Renfaan SH, ditolak Hakim PN Dobo setelah melalui serangkaian sidang Praperadilan sejak tanggal 9 - 13 dan 16 Oktober 2023 pembacaan putusan.Tersangka melalui kuasa hukum mengajukan Praperadilan melawan Kapolres Kepulauan Aru, AKBP. Dwi Bachtiar Rivai yang diwakili Bidang Hukum Polda Maluku dan Kasat Reskrim Polres Kepulauan Aru."Untuk sidang praperadilan kemarin, Hakim PN Dobo menolak gugatan yang diajukan pemohon dalam hal ini tersangka TPPO untuk seluruhnya," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M. Rum Ohoirat, Selasa (17/10/2023).Terdapat beberapa gugatan yang diajukan tersangka melalui kuasa hukumnya Gasandy Renfaan SH, terhadap Kapolres Kepulauan Aru. Diantaranya penetapan yang bersangkutan sebagai tersangka, penangkapan, penahanan serta permohonan ganti rugi dan rehabilitasi."Seluruh permohonan pemohon ditolak Hakim karena semua gugatan yang dilayangkan menurut Hakim sudah memenuhi prosedur," katanya.Dengan putusan Hakim tersebut, mantan Kapolres Kepulauan Aru ini menekankan bahwa tindakan yang dilakukan penyidik dalam menetapkan pemohon sebagai tersangka, menangkap, menahan, adalah sah berdasarkan hukum."Jadi Polres Kepulauan Aru dalam hal penanganan kasus TPPO yang menjerat tersangka Morest Anton Beruat alias Obud, sudah dilakukan sesuai ketentuan dan aturan hukum yang berlaku, dan selanjutnya penyidik akan melengkapi berkas perkaranya untuk diajukan ke JPU," pungkasnya.PNO-11 17 Okt 2023, 13:14 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT