Papuanewsonline.com
Berita Pilihan Redaksi
Homepage
Kapolda Maluku Sampaikan Rasa Prihatin Terhadap Meningkatnya Kasus Bullying Di Lingkungan Sekolah
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, menyampaikan rasa prihatinnya terhadap meningkatnya kasus bullying yang terjadi di lingkungan sekolah.Mirisnya, kasus bullying yang terjadi harus berakhir di ranah hukum akibat dampaknya yang menyebabkan korban luka-luka, bahkan hingga meregang nyawa."Kami sangat menyayangkan belakangan ini terjadi beberapa kasus bullying di sekolah, seperti yang terjasi di SMA Kristen di Kepulauan Aru dan SMA Siwalima di Ambon," kata Kapolda Maluku Lotharia Latif, Rabu (3/10/2023).Di SMA Kristen kasus bullying yang terjadi hingga menyebabkan seorang siswa berusia 16 tahun meninggal dunia di RSUD Cendrawasih Dobo, 30 September 2023.Sementara di SMA Siwalima Ambon, seorang siswa mengalami luka-luka memar pada telinga dan pipi sebelah kiri akibat ulah teman-temannya pada 15 September 2023.Kedua kasus itu tidak diterima oleh orang tua korban hingga dilaporkan ke aparat kepolisian. "Tentunya kami sangat merasakan prihatin terhadap kasus bullying apalagi terjadinya di lingkungan sekolah," ungkapnya.Terhadap kasus itu, Kapolda mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk mengambil tindakan tegas, agar tidak diulangi pelaku-pelaku lainnya."Saya sudah perintahkan untuk mengambil tindakan tegas dan tuntas terhadap kasus-kasus bullying yang terjadi di sekolah. Ini agar kasus tersebut tidak kembali terjadi," harapnya.Untuk mencegah kasus tersebut kembali terulang, Kapolda menghimbau semua pihak sekolah, dapat berperan aktif dalam memberikan pembinaan serta memantau setiap aktivitas para siswa. "Kami juga harapkan pihak sekolah dapat mengambil langkah-langkah pembinaan kepada siswa-siswa, termasuk juga orang tua diharapkan dapat memberikan pembinaan-pembinaan sehingga tidak terjadi kasus-kasus serupa yang pada akhirnya akan merugikan siswa sendiri," harapnya.Kapolda menambahkan, pihak sekolah mulai dari kepala sekolah maupun guru-guru juga mempunyai tanggung jawab moral dan dapat memberikan keteladanan untuk anti terhadap tindakan bullying maupun kekerasan baik lisan apalagi fisik.Para guru juga diharapkan bisa memberikan bimbingan yang baik dan berikan teguran bahkan sanksi yang keras kepada siapapun yang melakukan bullying atau kekerasan di lingkungan sekolah atau pendidikan."Polri tetap mengedepankan pola-pola pencegahan, namun apabila sudah terjadi aksi yang menjurus kriminalitas maka tidak akan memberikan toleransi dan akan memproses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.PNO-11
04 Okt 2023, 22:21 WIT
Tutup Pembinaan Tradisi Satbrimob, Kapolda Maluku: Brimob Wajib Jaga dan Lindungi Rakyat
Papuanewsonline.com, Ambon - Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif, menjadi inspektur upacara penutupan pembina tradisi terhadap Bintara Remaja gelombang kedua tahun 2022 dan pembukaan pembinaan tradisi Bintara/Tamtama Remaja gelombang pertama tahun 2023.Upacara yang digelar di Pantai Liang pada Rabu (3/10/2023) pagi ini turut dihadiri oleh personil Satbrimob Polda Maluku dan sejumlah pejabat utama Polda Maluku."Saya selaku Kapolda Maluku beserta staf dan jajaran menyampaikan apresiasi, penghormatan, dan terima kasih kepada satuan Brimob Polda Maluku yang selama ini telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, disiplin yang tinggi dalam pelaksanaan tugas-tugas yang diberikan oleh negara kepada kita sekalian," kata Kapolda.Kapolda mengatakan, Brimob Polda Maluku telah teruji dan terbukti dapat dan mampu melaksanakan tugas-tugas yang diembankan oleh negara. Tugas-tugas baik yang sifatnya penugasan operasi, penegakan hukum, bantuan bencana, bakti sosial dan operasi kemanusiaan lainnya.Kebanggaan menjadi anggota Brimob, kata Kapolda, tentunya diikuti dengan harapan-harapan. Harapan dari masyarakat, maupun pimpinan kepada satuan Brimob Polda Maluku. Di mana Polda Maluku memiliki karakteristik wilayah kepulauan, tersebar dengan jumlah penduduk hampir satu juta delapan ratus. Dan satuan Brimob adalah salah satu dari bagian keluarga besar Polda Maluku."Saya pun pernah merasakan bagaimana pelatihan-pelatihan Brigade Mobil (Brimob) ini, dua kali saya melaksanakan pelatihan di Watukosek. Saya merasakan betul semangat dan jiwa bagaimana bisa dididik menjadi anggota Brimob, yang memiliki ketangkasan, memiliki cekatan dalam operasional dan merupakan kebanggaan yang ada pada diri kalian. Tidak semua anggota Polri bisa merasakan itu," ucapnya.Selaku Kapolda, Irjen Latif mengingatkan kepada seluruh personel bintara dan tamtama remaja Satbrimob maupun seluruh pejabat utama Polda Maluku, bahwa profesi Polri sudah menjadi pilihan hidup dan pengabdian kepada Bangsa dan Negara."Kita semua adalah insan-insan Polri Rastra Sewakottama yaitu abdi utama daripada nusa dan bangsa. Brimob memiliki ikrar sejati. Ini merupakan nafas dan jiwa bagi seluruh anggota Brimob," katanya.Dengan kebanggaan yang dimiliki, Kapolda mengaku ada harapan-harapan besar bahwa Brimob adalah satuan yang setia dan loyal. Brimob adalah pasukan yang sanggup berkorban jiwa dan raga untuk negara. Kepada Bintara Dan Tamtama Baru yang akan melaksanakan kegiatan Pembinaan Tradisi. Kapolda Menyampaikan, "Kalian yang terpilih di depan saya ini akan mengikuti acara pembinaan tradisi. Ini merupakan acara serimonial untuk memformalkan semua pelatihan-pelatihan yang kalian terima sehingga kalian ada kebanggaan, ada kekompakan dan kebersamaan dalam melaksanakan tugas, ada yang namanya jiwa korsa, satu disakiti semua sakit, satu senang semua senang," ujarnya.Irjen Latif menekankan, Brimob juga memiliki tugas sebagai penegak hukum. Sehingga apa yang dilakukan dalam tugas, peran dan fungsi Brimob yaitu menjalankan dan menjaga hukum di Indonesia."Kepada Dansat Brimob dan seluruh staf, kepada seluruh pembina, instruktur, pelatih, saya menyampaikan perhargaan yang setinggi-tingginya. Kepada para bintara dan tamtama remaja, saya mengikuti latihan-latihan yang kalian ikuti. Saya memonitor dengan seksama latihan-latihan yang kalian laksanakan dalam pembinaan tradisi ini," ungkapnya.Olehnya itu, Kapolda berharap dengan pelatihan yang telah dilalui dapat meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Para bintara dan tamtama remaja saat ini mendapatkan apa yang orang lain tidak dapatkan. "Kita semua mendapat amanat dari bangsa dan negara ini untuk menjaga rakyat. Apa yang kita miliki di kesatuan ini, mendapat perlengkapan, memegang senjata, semua ini untuk menjaga dan melindungi rakyat. Bukan sebaliknya untuk menyakiti hati rakyat," harapnya. Kewajiban Menjaga dan melindungi rakyat harus ditanamkan kepada diri anggota Polri selama nafas masih ada di badan dan sampai memasuki masa purna bakti. "Tanamkan rasa bersyukur ini karena ini yang paling penting untuk menghindarkan kalian dari pelanggaran-pelanggaran baik itu kode etik, disiplin apalagi sampai melakukan pelanggaran pidana," katanya mengingatkan. Kepada para bintara dan tamtama remaja, Kapolda menegaskan agar jangan ada lagi kejadian-kejadian yang dapat membuat kalian terpaksa dikeluarkan dari kesatuan atau institusi kepolisian. Ingatlah betapa perjuangan kalian begitu berat untuk bisa berdiri di tempat ini. "Ingat bagaimana suka duka kalian, pengorbanan kalian, doa-doa orang tuamu, doa-doa keluarga dan doamu sendiri agar bisa menjadi anggota Polri, dan lebih khusus lagi menjadi anggota Brimob. Ini menjadi kebanggaan dan kehormatan yang tidak semua orang bisa mendapatkan."Tapi Saya berharap jangan hanya kebanggaan yang kalian dapatkan, penghormatan yang kalian dapatkan bagaimana kalian menyikapi perjalanan hidup, perjalanan tugas kalian di kesatuan Brimob ini. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab Sebagai Suatu Kehormatan," pungkasnya. (PNO-12)
04 Okt 2023, 18:20 WIT
Polri Gelar Operasi Tribrata Agung Amankan KTT AIS di Bali, 4.083 Personel Dikerahkan
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Operasi Tribrata Agung dalam rangka menyiapkan pengamanan pergelaran Konferensi Tingkat Tinggi Archipelagic and Island State (KTT AIS) 2023 yang akan digelar di Bali pada 10-11 Oktober 2023. Dalam pengamanan ini, Polri menerjunkan sebanyak 4.083 personel dengan rincian 1.863 personel dari Mabes Polri dan 2.220 personel dari Polda Bali.Kasatgas Humas Operasi Tribrata Agung Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, Polri menggelar Operasi Tribrata Agung 2023 selama 6 hari mulai dari tanggal 8-13 Oktober 2023 di wilayah hukum Polda Bali, terutama di tempat kegiatan KTT AIS."Operasi ini mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif didukung penegakan hukum, siber, interpol, dan kehumasan dalam rangka pemeliharaan kamtibmas untuk menjamin keamanan dalam pelaksanaan KTT AIS," kata Ramadhan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/10/2023).Ramadhan mengatakan, Polri melakukan pengamanan mendukung Paspampres dan Kogabwilhan II pada ring 3 dan 4 (kawasan), yang menjadi objek kegiatan dan penginapan hotel para kepala negara peserta KTT AIS 2023."Polri melakukan pengamanan di ring 1,2,3 dan 4 (kawasan) pada objek kegiatan dan penginapan para menteri negara-negara yang hadir dan delegasi pada KTT AIS 2023," ujarnya.Lebih lanjut, Ramadhan menuturkan, dalam rangka kontinjensi (kedaruratan) peran dari upaya penyelamatan para kepala negara, akan menjadi tugas Paspampres beserta Kogabwilhan II serta dibantu Polri bila diminta."Dalam keadaan kontinjensi (kedaruratan) upaya penyelamatan para menteri delegasi KTT AIS menjadi tanggung jawab Polri dengan menerapkan rencana kontinjensi yang diatur dalam Operasi Aman Nusa I,II dan III," katanya.Ramadhan menuturkan, Polri juga mengerahkan sebanyak 160 personel dan kendaraan yang di-BKO kepada Paspampres dalam pengawalan VVIP.Dalam pengamanan ini, kata Ramadhan, Polri menggunakan Command Center 91 ITDC Nusa Dua sebagai posko kegiatan pengamanan KTT AIS 2023 yang memiliki fitur lengkap di dalam memantau pergerakan personel, kendaraan pengamanan, jalur komunikasi, aplikasi internal Polri, aplikasi eksternal dari instansi terkait, yang dapat mengantisipasi potensi ancaman terhadap keamanan kepala negara, menteri dan delegasi.Untuk diketahui, Indonesia didaulat menjadi tuan rumah KTT AIS 2023 yang mengusung tema "Fostering Collaboration, Enabling Innovation for Our Ocean and Our Futur". Adapun agenda pertemuan tersebut akan berfokus kepada tiga aspek penting yaitu, pembangunan ekonomi biru, tantangan perubahan iklim dan mempererat solidaritas antara negara pulau dan kepulauan. (PNO-12)
04 Okt 2023, 18:06 WIT
Satgas Mobile Raider 300 Siliwangi Berikan Edukasi Wawasan Kebangsaan Dan Belanegara Di Kab Puncak
Papuanewsonline.com, Puncak - Disana tempat lahir Beta, dibuai dibesarkan Bunda, tempat berlindung di hari tua, sampai akhir menutup mata”, merupakan sepenggal Bait dari lagu nasional Indonesia yang dinyanyikan oleh generasi muda Papua di pagi hari yang indah dibawah kibaran merah putih sekolah sederhana di pelosok timur Indonesia.Hal tersebut yang disampaikan Dansatgas Mobile Yonif Raider 300/Bjw Kodam III Siliwangi, Letkol inf Afri Swandi Ritonga S.I.P dalam release tertulisnya di Distrik Ilaga, Kab. Puncak. Selasa (03-10-2023)“Generasi muda Papua merupakan generasi yang memiliki potensi besar bagi Indonesia apabila kita semua mendukung dan memperjuangkan mereka, saya bertekad untuk membantu mereka mendapatkan Pendidikan dan kehidupan yang layak” ucap dokter satgas mobile Yonif 300 Siliwangi lettu Ckm dr. Bayu Indra Utama.Hingga saat ini lettu ckm dr. bayu yang merupakan bagian dari jajaran Satgas mobile 300 masih terus berjuang di tanah Papua demi membantu Masyarakat Papua khususnya anak-anak Papua agar bisa maju dalam segala bidang baik ekonomi, Pendidikan dan Kesehatan sehingga generasi muda Papua bisa berkembang dan5 mengharumkan Indonesia di masa depan.Berbagai kegiatan secara sinergi dan berkelanjutan terus dilakukan oleh satgas mobile Yonif 300 Siliwangi untuk terus meningkatkan taraf kehidupan Masyarakat Papua dan mencerdaskan generasi muda papua. Lettu ckm dr. bayu dan personel Satgas Mobile Yonif 300 Siliwangi terus melaksanakan berbagai inovasi ditengah keterbatasan Papua seperti melaksanakan pemeriksaan Kesehatan keliling, memberikan pengobatan gratis di setiap Pos Satgas, mendirikan sekolah Alam dan membantu mengajar generasi muda papua di sekolah-sekolah yang kekurangan tenaga pengajar. “Terakhir kami baru selesai melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pemberian materi bela negara dalam aspek teritorial terutama dalam hal pentingnya Pendidikan dan Kesehatan bagi masyarakat kepada jajaran pemerintahan kabupaten puncak, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta ketua suku dan ketua adat.” Ucap lettu ckm dr. bayu yang merupakan lulusan Sepapk 2018 B dan juga merupakan kakak kandung dari lettu ckm dr. hafizh yang juga masih mengabdikan diri di bumi Cendrawasih.Kegiatan sosialisasi bela negara ini mendapatkan dukungan dan antusiasme yang tinggi dari berbagai komponen masyarkat sehingga diharapkan dengan dukungan dari berbagai komponen Masyarakat dan pemerintahan serta TNI Polri, akan menghasilkan langkah konkret dalam rangka mendukung generasi muda Papua sehingga dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang hebat, bijaksana dan dapat bersaing secara global di masa depan. (PNO-12)
04 Okt 2023, 13:13 WIT
147 Mahasiswa Ikuti Polri Campus Creator Competition 2023
Papuanewsonline.com, Jakarta - Kadiv Humas Polri membuka Awarding Night Polri Campus Creator Competition 2023 di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan. Kompetisi kreasi digital ini telah diikuti oleh 147 mahasiswa dari seluruh Indonesia.Kadiv Humas Polri menyatakan, ajang ini di laksanakan salah satunya merupakan rangkaian Hari Jadi Ke-72 Humas Polri dan juga berawal dari kesadaran Polri akan ruang lingkup digital yang semakin luas. Oleh karenanya, ruang digital harus dimanfaatkan secara lebih positif.Sebagaimana arahan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, Polri tak hanya menjadi pengayom dan pelindung masyarakat, tetapi juga turut andil mewujudkan Indonesia Emas. Dalam mewujudkan hal itu, generasi muda menjadi penerus bangsa yang akan menggoncang dunia dengan kreativitasnya.“Dalam era yang serba digital saat ini, Polri terus berupaya untuk menyalurkan bakat-bakat digital yang dimiliki generasi muda melalui program-program positif, sehingga dapat membantu program pemerintah dalam menumbuhkan kembangkan sumber daya manusia Indonesia,” ujar Kadiv Humas, Selasa (3/10/23).Menurut Kadiv Humas, terlebih saat tahun politik ini, ruang digital harus dimanfaatkan secara positif untuk mencegah terjadinya perpecahan.Lebih lanjut Kadiv Humas menerangkan, kompetisi kreasi di ruang digital ini diharapkan dapat mengasah, meningkatkan, dan merangkul generasi muda untuk semakin membuat konten-konten kreatif. Tak dipungkiri, banyak gagasan yang hadir dalam ruang-ruang digital menjadi inspirasi Polri untuk lebih mewujudkan Korps Bhayangkara yang PRESISI.Kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi ini, ujar Kadiv Humas, apresiasi setinggi-tingginya dihaturkan. Diharapkan, dari sini lahir generasi penerus bangsa yang kreatif.“Saya berharap nantinya para peserta dapat terus mengisi ruang digital dengan konten-konten positif serta menginspirasi generasi muda lainnya agar ruang digital dapat terjaga dan terpelihara dengan baik,” jelas Kadiv Humas.Berikut pemenang dalam Polri Campus Creator Competion 2023:- Juara I - Muhammad Dhanial Multazam- Juara II - Jose Pedros Sare Mbake- Juara III - Sufi Syafili- Juara Favorit - Cindy Wulan MustikaHadiah Hiburan- Rois Al Amien Abdillah- Jaka Purnama- Wilitama Tantosa- Benny B Hendri- Gloria Cindy Estefan- Muhammad Naufal Al MajidKemudian diberikan penghargaan kepada juri, yakni:- Kendra Paramita (Ilustrator dan Desainer Senior Tempo)- Kadek Arini (Travel Vlogger)- IPTU Prisma Permana Pamin Bag PK (Ro Mulmed Divhumas Polri). (PNO-12)
04 Okt 2023, 12:54 WIT
Puluhan Anggota Polri Lulus Seleksi PAG Dan SBP, Ini Pesan Kapolda Maluku
Papuanewsonline.com, Ambon - Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, memberikan arahan kepada puluhan anggota Polri yang dinyatakan lulus seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG), dan Sekolah Bintara Polisi (SBP). Pengarahan kepada puluhan anggota Polri yang akan naik pangkat dari Bintara ke Perwira, dan Tamtama ke Bintara Polri ini berlangsung di Rupattama Polda Maluku, Kota Ambon, Selasa (3/10/2023)."Saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang lolos dan lulus seleksi PAG dan SBP," kata Kapolda dalam arahannya yang ikut dihadiri Karo SDM, Dansat Brimob, dan Auditor Itwasda Polda Maluku.Seleksi PAG yang dinyatakan lulus sejumlah 30 orang. Satu diantaranya anggota Polwan. Sementara seleksi SBP yang dinyatakan lulus sebanyak 31 orang. 28 dari anggota Brimob, dan 3 personel Polair."Saya titipkan betul kepada seluruhnnya jika di tempat pendidikan nanti saya tidak mau mendengar ada yang buat pelanggaran sekecil apapun," pinta Kapolda.Pada kesempatan itu, Kapolda juga memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh peserta seleksi PAG dan SBP yang akan mengikuti pendidikan. "Laksanakan pendidikan nanti dengan penuh semangat dan kesenangan," pintanya.Irjen Latif berharap setelah menyandang pangkat perwira maupun bintara Polri, agar sikap dan perilaku setiap anggota tersebut harus dirubah."Saya berharap jika kalian telah menyandang perwira dan bintara sikap dan mindset kalian harus diubah terutama yang menjadi Perwira Inspektur," ujarnya.Saat menjalani pendidikan, Kapolda berpesan kepada seluruh anggota agar jangan terlalu optimis untuk mengejar ranking. Sebab, yang terpenting yaitu bisa dinyatakan lulus dan mengikuti pendidikan hingga selesai."Tidak usah mencari rangking-rangking di pendidikan yang penting kalian lulus dan selesai melaksanakan pendidikan. Jalani, syukuri, nikmati," jelasnya.Selain itu, Kapolda juga berharap kepada para siswa seleksi agar terus menjaga kekompakan saat menjalani pendidikan."Saya berdoa semoga semua berangkat lengkap dan kembali juga dalam keadaan lengkap," harapnya. (PNO-12)
04 Okt 2023, 12:41 WIT
Antisipasi Dampak El Nino Di Kabupaten Banjar,Wakapolri Pimpin Langsung Panen Dan Tanam Padi
Papuanewsonline.com, Banjar - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. terlihat aktif berpartisipasi dalam upaya antisipasi dampak El Nino di Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).Diwilayah tersebut, Wakapolri memimpin langsung Panen dan Tanam Padi Polri Presisi Untuk Negeri sebagai bagian dari Gerakan Nasional untuk mengurangi dampak yang mungkin terjadi akibat kondisi cuaca ekstrem yang disebabkan oleh fenomena El Nino, Selasa (03/10/2023).Adapun luas lahan yang dipanen yakni 19.433 Haktare sedangkan lahan yang dilakukan penanaman seluas 123 Haktare. Upaya ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan dan mencegah terjadinya kekurangan pasokan padi akibat perubahan iklim.Desa Penggalaman, yang terletak di Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, menjadi fokus utama kegiatan ini. Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto bersama dengan Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi, S.I.K., M.H., Wakapolda, Irwasda dan Pejabat Utama Polda Kalsel, Forkopimda Provinsi Kalsel dan Forkopimda Kabupaten Banjar, serta para petani setempat, turun tangan dalam proses panen padi sebagai tindakan antisipasi.Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto menyampaikan pentingnya kolaborasi antara aparat kepolisian, masyarakat, dan pihak terkait lainnya dalam menghadapi perubahan iklim. Dia juga mengingatkan pentingnya kesadaran akan lingkungan dan upaya konservasi sumber daya alam untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan.Kegiatan ini merupakan contoh nyata dari komitmen Polri dan Pemerintah dalam melindungi masyarakat dari dampak buruk perubahan iklim. Semoga upaya ini menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam menghadapi tantangan serupa.Pada kesempatan yang sama, tidak hanya menanam dan panen padi, Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto dan Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian juga menyerahkan bantuan Sembako sebanyak 500 paket dan bibit padi kepada para petani setempat.PNO-11
03 Okt 2023, 23:21 WIT
Didampingi Kapolda Kalsel, Wakapolri Resmikan 7 Sumur Bor
Papuanewsonline.com, Banjar – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. melakukan peresmian 7 sumur bor yang tersebar dienam Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (03/10/2023) pukul 15.00 WITA.Enam Kabupaten/Kota tersebut diantaranya Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).Peresmian yang dipusatkan di Desa Balau, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalsel, berlangsung khidmat ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto, dan penandatangan prasasti oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi, S.I.K., M.H., yang juga dihadiri dan disaksikan oleh Wakapolda, Irwasda, Pejabat Utama Polda Kalsel, Forkopimda Provinsi Kalsel dan Forkopimda Kabupaten Banjar serta masyarakat setempat.Sumur bor ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih di wilayah yang membutuhkan.Desa Balau Kabupaten Banjar, merupakan Daerah pegunungan dan tidak ada jaringan PDAM, disaat musim kemarau warga sangat sulit untuk mendapatkan air bersih. Sehingga, Sumur Bor ini sudah lama dinantikan oleh warga Desa Balau.Dengan dibangunnya sumur bor ini, diharapkan 200 Kepala Keluarga di Desa Balau mendapatkan akses yang lebih baik terhadap sumber air bersih.Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah, Polri, TNI dan masyarakat dalam memajukan kesejahteraan bersama. Dia juga mengapresiasi kerja keras petugas yang terlibat dalam pembangunan sumur bor dan pompa air ini.Acara peresmian sumur bor yang berpusat di Desa Balau Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalsel, ini merupakan langkah positif dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat, dan menunjukkan komitmen Polri untuk memastikan akses air bersih yang lebih baik bagi semua warga.Selain meresmikan sumur bor, Wakapolri dan Kapolda Kalsel juga berkesempatan menyerahkan 500 paket Sembako kepada warga setempat. (PNO-12)
03 Okt 2023, 21:29 WIT
Indonesia Police Watch: Desak Kapolri Turunkan Propam Polri
Papuanewsonline.com, Jakarta - Indonesia Police watch (IPW) mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menurunkan propam Polri untuk memeriksa oknum Polri yang tergabung dalam tim damai cartenz 2023 dan Kapolres Nduga terkait tindakan kekerasan dan perendahan martabat kemanusiaan oleh polisi pada tokoh agama dan warga sipil pada 17 September 2023 lalu, yang terjadi di Distrik Keneyam, Nduga, Papua. Pasalnya, saat penggrebekan terkait dengan gerakan TPNPB OPM Pimpinan Egianus Kogoya di rumah Ketua DPRD Kabupaten Nduga dan di kantor klasis Gereja Kingmi Keneyam, Nduga, Papua tersebut, polisi menangkap enam orang yang saat ini sedang diproses hukum. IPW mendapat informasi dan permintaan atensi dari masyarakat Papua bahwa tindakan kekerasan dan perendahan martabat dengan menyebut Gereja Seta itu dialami oleh pendeta Natanaiel Tabuni (bendahara Sinode Kingmi Papua) yang mulutnya berdarah dan giginya patah. Kemudian, Pendeta Sakius kogeya (Ketua Klasis Gereja Kingmi Keneyam) yang ditendang beberapa kali pada tulang rusuk dan pungggung belakang serta bagian pelipis kepala mengalami lecet.Sementara masyarakat bernama Ibu Naina Lani (Ibu rumah tangga) dipukul kepala belakang. Demikian juga Ibu Dik (Ibu rumah tangga) mengalami pemukulan di kepala samping dekat telinga. Kekerasan yang dilakukan aparat itu juga mengakibatkan pintu kantor klasis keneyam rusak dan laptop dan HP milik terduga TPNPB OPM dan HP milik pimpinan gereja turut hilang. IPW menilai tindakan kekerasan pada warga sipil oleh kepolisian terkait penegakan hukum yang dilakukan polisi adalah tidak dibenarkan menurut ketentuan UU maupun kode etik kepolisian. Apalagi menyasar pada perempuan dan pimpinan keagamaan yang tidak terkait dengan urusan penegakan hukum oleh polisi. Bahkan dalam menjalankan kewenangan penegakkan hukum, Polri diwajibkan menurut hukum, harus menghormati hak asasi manusia yang secara teknis juga diatur dalam Perkap Nomor 8 Tahun 2009 tentang Penerapan Prinsip dan Standar Hak. Asasi Manusia Dalam Penyelenggaraan Tugas Polri. Kewenangan penegakan hukum oleh Polri terhadap gerakan TPNPB OPM pimpinan Egianus Kogeya sangat diperlukan untuk menciptakan ketertiban dan rasa aman masyarakat Nduga. Karena itu, upaya penegakan hukum tersebut harus dilakukan menurut ketentuan hukum dan menghormati hak asasi manusia termasuk didalamnya tidak boleh melakukan tindakan kekerasan pada warga sipil yang tidak bersalah. Tindakan kekerasan pada warga justru akan menimbulkan rasa antipati pada pemerintah dan rasa tidak percaya pada polri.Pendekatan humanis dan kesejahateraan secara konsisten pada masyarakat Papua adalah kunci untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat Papua pada pemerintah. Sikap profesionalisme, akuntabilitas dan determinasi yang tinggi harus dimiliki oleh setiap anggota Polri yg ditugaskan didaerah2 rawan gangguan ketertiban dan keamanan sehingga walaupun tekanan tugas yg besar termasuk potensi ancaman keamanan pribadi anggota dan masyarakat dapat diatasi tanpa timbul ekses negatif yg bisa mencoreng nama baik Polri. (PNO-12)
03 Okt 2023, 20:00 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru