logo-website
Kamis, 23 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto Diangkat Sebagai Warga Kehormatan Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Papuanewsonline.com, Banjarmasin - Dalam sebuah upacara yang penuh hikmat dan kehormatan, Wakapolri Komjen Pol Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., diangkat sebagai warga kehormatan Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB). Acara pengukuhan tersebut berlangsung di Mahligai Pancasila Banjarmasin Senin (02/10/2023) pukul 20.00 WITA.Pemberian anugerah kehormatan yang mengesankan kepada Wakapolri sebagai warga kehormatan KBB merupakan pengakuan atas kontribusi luar biasanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia khususnya diwilayah Kalimantan Selatan. Acara tersebut dihadiri oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi, S.I.K., M.H., Wakapolda, Irwasda, Pejabat Utama dan Kapolres/Ta Jajaran Polda Kalsel, serta tokoh-tokoh masyarakat.Pemberian anugerah kehormatan ini menjadi bukti nyata bahwa apresiasi terhadap pelayanan publik yang luar biasa sangat diperlukan.Wakapolri menyampaikan ucapan terima kasih atas anugerah kehormatan yang diberikan oleh KBB dan menyatakan penganugerahan yang diterima ini menjadi suatu amanah sebagai warga Negara Indonesia yang memiliki beragam suku dan etnis.Dirinya juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung keamanan dan stabilitas wilayah Kalimantan Selatan sembari menekankan pentingnya kerjasama antara pihak kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan membangun kehidupan yang lebih baik.Wakapolri pun mengingatkan bahwasanya Pemilu Serentak tahun 2024 telah didepan mata, oleh karenanya seluruh pihak harus menjaga sikap toleransi Bhinneka Tunggal Ika dan kesatuan Bangsa. Sebagaimana yang diharapkan Bapak Presiden RI Ir. H. Joko Widodo agar pesta demokrasi berjalan dengan baik.Acara pengukuhan Wakapolri sebagai warga kehormatan Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) ditandai dengan Pemasangan Baju Adat dan Laung oleh Ketua KBB, dilanjutkan Tampung tawar oleh Guru Wildan selaku Penasehat KBB, dan penyerahan Piduduk kepada Wakapolri. Peristiwa ini akan selalu diingat sebagai momen bersejarah dalam hubungan antara kepolisian dan masyarakat Kalimantan Selatan.Wakapolri Komjen Pol Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., sekarang resmi menjadi bagian dari Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB), sebuah penghormatan yang diapresiasi oleh masyarakat setempat sebagai bentuk penghargaan atas pengabdiannya yang luar biasa dalam menjaga keamanan dan ketertiban.PNO-11 03 Okt 2023, 18:33 WIT
Kabid Humas Polda Papua:Situasi Kamtibmas Di Kabupaten Pegunungan Bintang Telah Kembali Aman Papuanewsonline.com, Jayapura - Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, menyatakan bahwa situasi Kamtibmas di Kabupaten Pegunungan Bintang saat ini telah kembali aman dan kondusif pasca penegakkan hukum yang dilakukan aparat keamanan terhadap kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).Di ruang kerjanya, Senin (2/10/2023), Kombes Benny mengungkapkan bahwa stabilitas di wilayah tersebut adalah hasil dari kerja sama antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah, dan DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang. “Sebelumnya, Kapolres Pegunungan Bintang juga telah mengadakan Rapat Koordinasi bersama berbagai pihak terkait untuk membahas perkembangan situasi Kamtibmas di wilayah tersebut,” ucapnya.Dimana dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Aquino Uropmabin menyampaikan bahwa langkah-langkah telah diambil untuk merelokasi sekolah guna memastikan bahwa murid-murid tetap dapat menerima pendidikan.  "Saya sudah memimpin rapat untuk relokasi sekolah, karena murid-murid punya hak untuk menerima Pendidikan," tuturnya.Selain itu, apresiasi penegakkan hukum terhadap KKB. Anggota DPRD, Thonce Nabyal, tidak ada lagi jatuh korban akibat aksi kekerasan terhadap warga di Kab. Peg. Bintang dan para korban yang meninggal dunia tersebut dapat kita evakuasi dari lokasi kejadian.Diakhir rapat, Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Mohamad Dafi Bastomi, S.H, S.I.K., M.I.K mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam memerangi KKB.Dirinya mengajak masyarakat untuk bersatu dalam memerangi KKB dan mengajak kembali ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Pentingnya peran aparat kampung dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya cinta terhadap NKRI dan mencegah Pegunungan Bintang menjadi tempat terisolir serta mengalami kelumpuhan ekonomi,” ucap Kapolres.Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua mengajak warga untuk tetap melakukan aktifitas seperti biasa sehingga roda perekonomian dapat berjalan dengan baik dan pihak kepolisian dibantu TNI menjamin keamanan di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang.PNO-11 03 Okt 2023, 18:22 WIT
Aparat Gabungan TNI-Polri Evakuasi Lima Jenazah KKB Di Oksibil Papuanewsonline.com, Pegubin – Pasca peristiwa yang terjadi di Oksibil yang menewaskan 5 anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Aparat gabungan TNI-Polri melakukan evakuasi terhadap kelima jenazah yang berada di Kampung Modusit, Distrik Serambakon Kabupaten Pegunungan Bintang.Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., saat dikonfirmasi membenarkan evakuasi tersebut.Kabid Humas mengatakan kegiatan evakuasi tersebut dipimpin oleh Kapolres Pegunungan Bintang AKBP Mohammad Dafi Bastomi, S.H, S.I.K, M.I.K didampingi Dandim 1715 /Yahukimo Letkol INF. Tommy Yudistyo, S.Sos., M.Han dan personel gabungan TNI-Polri.“Evakuasi kelima jenazah tersebut dilakukan pada Senin (2/10/2023) sekitar pukul 20.30 wit, melalui jalur darat,” ucap Kabid Humas, Kamis (21/9/2023).Kabid Humas mengatakan saat ini kelima jenazah tersebut telah berada di RSUD Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang.“TNI-Polri akan intens mengejar KKB yang selalu meresahkan masyarakat dan mengganggu situasi Kamtibmas juga akan terus melakukan penegakan hukum terhadap KKB yang seringkali melakukan aksi kekerasan,” ungkapnya.Sebelumnya, Aparat gabungan TNI- Polri yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz 2023 melakukan penegakan hukum terhadap lima anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dan berhasil menyita 2 pucuk senjata api laras panjang dan 1 pucuk senjata api laras pendek di Distrik Serambakon, Pegunungan Bintang pada Sabtu (30/9/2023) dini hari. (PNO-12) 03 Okt 2023, 17:26 WIT
Polres Malra Lakukan Pertemuan Tuntaskan Masalah Tawuran Pelajar Papuanewsonline.com, Malra - Aparat Kepolisian Resort Maluku Tenggara kembali melakukan pertemuan dengan masyarakat untuk menuntaskan permasalahan tawuran antara pelajar yang terjadi pada 29 September 2023.Pertemuan yang digelar Minggu (1/10/2023), di Balai Ohoi/Desa Letvuan, Kecamatan Hoat Sorbay, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), dipimpin Kabag Ops Polres Malra, AKP Herman. Ia didampingi Danki Brimob AKP Arifin Wokanubun dan Wadanki Brimob AKP Nus Lawery. Dalam pertemuan itu turut hadir Forkopimda Malra, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, maupun tokoh pemuda. Hadir pula para pelajar sekolah, orang tua murid, didampingi Sekretaris Camat Hoat Sorbay, Fred Sarkol, Pastor Paroki Ohoi Letvuan, Isayas Efruan, Ketua Dewan Gereja Letvuan, Ketua Pemuda Ohoi Letvuan, Pieter Inuhan serta para BSO dan BSA Ohoi/Desa Letvuan.Pertemuan yang dilaksanakan bersama masyarakat tersebut, merupakan rangkaian dari kegiatan persuasif Polri untuk menuntaskan persoalan tawuran pelajar. "Kami juga menyampaikan arahan-arahan Kamtibmas dan edukasi hukum kepada para pelajar," kata Kabag Ops Polres Malra AKP Herman.Para pelajar juga diberikan edukasi agar bagaimana cara menjaga hubungan antar sesama pelajar, tidak saling membenci, tapi justru sebaliknya harus saling menyayangi sesama orang basudara, orang Kei."Kami berharap terjalinnya hubungan kekeluagaan sesama pelajar dan para pemuda. Karena menjaga Kamtibmas di Ohoi/Desa masing-masing sangat penting. Jangan melakukan tindakan yang dapat merugikan orang lain dan diri sendiri," kata dia.Pada kesempatan itu, mengingat para pelajar sekolah akan memasuki ujian semester, masyarakat berharap aparat kepolisian dapat memberikan jaminan keamanan bagi anak-anak yang sekolah di Langgur, ibukota Kabupaten Malra."Warga berharap polisi dapat berjaga-jaga atau membangun Pos di Pasar Terminal Langgur, pada jam-jam aktifitas anak sekolah," katanya.Masyarakat, dalam pertemuan itu, juga berharap aparat kepolisian dapat melakukan patroli, memantau dan mengamankan beberapa ruas jalan yang dianggap rawan terjadinya pertemuan atau lokasi kumpulnya para pelajar sekolah maupun pemuda.Terkait saran dan masukan masyarakat, aparat Polres Malra sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara dalam hal ini Kesbangpol dan Kasat Pol PP. Koordinasi dilakukan agar fasilitas pemerintah seperti di Terminal Pasar Langgur bisa ditempatkan personel Satpol PP, untuk membantu Polri menjaga ketertiban dan keamanan."Kami juga mengajak masyarakat Kei harus menghargai tatanan adat kearifan lokal dan juga mendukung dan membantu Polres dan Polsek jajaran dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif menuju Pemilu Damai 2024," harapnya. (PNO-12) 03 Okt 2023, 07:41 WIT
Hadapi Era Disrupsi, Kasad Tekankan Ini Pada Mahasiswa Universitas Pasundan Papuanewsonline.com, Bandung - Era Disrupsi merupakan era dimana terjadi transformasi fundamental dari sistem tatanan yang ada menuju cara yang baru, serta ditandai dengan maraknya penggunaan teknologi sebagai platform utama yang membawa ciri-ciri perubahan sulit ditebak, ketidakpastian, kompleksitas dan ketidakjelasan. Hal ini perlu diwaspadai dan disikapi dengan bijak.Demikian disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, kala memberikan orasi ilmiah di hadapan 3.700 mahasiswa baru Universitas Pasundan, di Gedung Sabuga, Bandung, Jawa Barat, Senin (2/10/2023).“Salah satu perubahan yang terjadi pada era Disrupsi adalah perubahan generasi. Generasi saat ini (Generasi Z) cenderung aktif berinteraksi di dunia maya, penguasaan teknologinya tinggi, kritis, namun menginginkan sesuatu yang instan dan karakternya mudah menyerah. Berbeda dengan zaman dahulu, yang semuanya membutuhkan kerja keras,“ ujar Kasad dalam Orasi Ilmiahnya yang mengusung tema “Mahasiswa Dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa”.Terkait tema tersebut, Kasad mengungkap bahwa dari 215,6 juta pengguna internet di Indonesia saat ini, sekitar 142 juta di antaranya adalah Generasi Y dan Generasi Z. Penggunaan media sosial oleh kedua generasi itu juga membawa kerawanan. Sebab, tak jarang media sosial digunakan sebagai salah satu sarana/alat provokasi, penyebaran isu SARA, berita bohong/hoax dan ajang adu domba. Hal tersebut berbahaya bila tak diimbangi dengan budaya literasi yang memadai, karena dapat menimbulkan konflik komunal.“Ini penting saya sampaikan kepada para mahasiswa, karena memang persatuan dan kesatuan tetap harus kita pelihara, agar kita tak terpecah belah. Melalui sejarah perjuangan bangsa, kita pahami bahwa bangsa ini berdiri berkat perjuangan. Kebhinekaan sebagai fondasinya, persatuan dan kesatuan sebagai tiangnya, dan NKRI sebagai atapnya,” imbuh Kasad, yang meyakini bahwa generasi muda adalah tumpuan harapan untuk memajukan Bangsa Indonesia ke depannya.Orasi Ilmiah Kasad merupakan bagian dari sidang terbuka Senat Universitas Pasundan dalam rangka peresmian mahasiswa baru Universitas Pasundan dan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2023/ 2024. Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan penghargaan Sinatria Abhitah Praditya (Kesatria yang Pemberani dan Cerdas) kepada Kasad, yang diserahkan langsung oleh Rektor Universitas Pasundan Prof Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp., M.Si., M.Kom., IPU, didampingi Ketua Umum PB Pasundan dan Ketua YPT Pasundan. (PNO-12) 03 Okt 2023, 07:30 WIT
Wakapolda Papua Pimpin Apel Pagi,Guna Tingkatkan Kedisiplinan Dan Evaluasi Tugas Personel Papuanewsonline.com, Jayapura - Bertempat di lapangan Mapolda Papua Baru Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H memimpin pelaksanaan Apel Pagi yang dihadiri oleh pejabat utama, para perwira, bintara, tamtama, dan ASN Polri Polda Papua, Senin (2/10/2023).Dalam arahannya, Brigjen Pol. Ramdani Hidayat mengucapkan terima kasih kepada semua anggota yang telah melaksanakan tugas dengan maksimal dan tanpa lelah, yang telah membuat situasi Kamtibmas dan disiplin anggota tetap terjaga dengan baik. Wakapolda Papua juga menyoroti upaya peningkatan pengawasan terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan juga pemakaian narkoba, dengan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Narkoba. “Kemarin kita dikejar dengan Satgas TPPO dan kini terdapat Satgas Penanggulangan Narkoba, tentunya saya akan sidak untuk internal dan mudah-mudahan di Papua tidak ada pemakai maupun pengedar, dimana itu hukumannya sudah jelas,” tegas Wakapolda.Brigjen Pol. Ramdani Hidayat mengajak seluruh anggota untuk saling memonitor kegiatan sesama anggota, dan berkontribusi dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri dan Polda Papua.“Mari kita sama-sama meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi dan Polda Papua. Quick Wins sudah meningkat, dari 3 dibawah dan kini naik menjadi urutan 14 – 15, dan mudah-mudahan bisa 10 besar. Tentunya QW bukan sekedar laporan tapi bagaimana kita melaksanan tugas secara riil atau sungguh-sungguh,” tuturnya.Pada kesempatan ini, Wakapolda juga meminta agar pengisian Analisis Beban Kerja (ABK) dilakukan dengan cermat, karena hal ini akan memengaruhi jumlah personel yang akan digunakan.Brigjen Pol. Ramdani Hidayat juga menekankan pentingnya kesadaran anggota dalam menjalankan tugas sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Ia berpendapat bahwa dengan kemauan, 80% dari keseluruhan tugas sudah bisa dilaksanakan dengan baik.Berkaitan dengan Pemilu, Wakapolda Papua mengajak untuk mengantisipasi pergantian Bawaslu dan KPU serta tahapannya, termasuk sistem noken yang masih diterapkan di Papua.Wakapolda Papua mengakhiri arahannya dengan mengajak semua anggota untuk menjaga kesehatan fisik maupun mental yang prima. Ia yakin bahwa dengan semangat dan kemandirian anggota, tugas-tugas selanjutnya akan dapat dilaksanakan dengan baik.“Kita selalu berdoa agar kita selalu diberikan kesehatan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan selanjutnya. Ingat kita ini bukan pelari cepat, namun pelari jarak jauh. Karena itu, harus atur nafas dan tenaga, agar kita bisa melaksanakan tugas setiap harinya,” tutup Wakapolda Papua Brigjen Pol. Ramdani Hidayat.Kegiatan Apel Pagi personel Polda Papua ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan mengevaluasi pelaksanaan tugas personel Polda Papua.PNO-11 02 Okt 2023, 21:29 WIT
Polres Aru Amankan Dua Pelajar SMA, Diduga Aniaya Teman Sekolah hingga Meninggal Papuanewsonline.com, Dobo - Aparat Polres Kepulauan Aru, mengamankan dua orang pelajar SMA Kristen Dobo, berinisial BDL dan OGL. Kedua remaja berusia 16 tahun itu diduga telah menganiaya LYL, rekan sekolah mereka sendiri hingga meninggal dunia. Korban dianiaya pada Rabu (27/9/2023) usai pulang sekolah. Sempat mendapatkan penanganan intensif di RSUD Cendrawasih, Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, namun ajal berkata lain. Remaja 16 tahun itu tutup usia pada Sabtu (30/9/2023).Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Dwi Bachtiar Rivai, mengungkapkan, korban dianiaya oleh terduga pelaku BDL. Ia dipukul mengenai rahang sebelah kiri hingga jatuh tak sadarkan diri.Setelah sempat dirawat selama beberapa hari di RSUD Cendrawasih, nyawa korban tak bisa tertolong. Ia meninggal dunia sekira pukul 14.30 WIT.Perkelahian antar sesama pelajar SMA Kristen Dobo ini telah terjadi sejak Kamis (21/9/2023). Perkelahian itu sudah sempat didamaikan oleh pihak sekolah pada Jumat (22/9/2023)."Ini karena ada yang memprovokasi makanya perkelahian kembali terjadi. Yang sudah kita amankan itu inisial BDL selaku terduga pelaku pemukulan terhadap korban. Sementara yang berinisial OGL ini orang yang memprovokasi," ungkap Kapolres, Senin (2/10/2023).Terkait kasus itu, aparat Polres Kepulauan Aru sudah berkoordinasi dengan semua pihak terkait. Termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat dari kedua belah pihak. Hal ini dilakukan agar permasalahan tersebut tidak meluas."Olah TKP juga sudah dilakukan. Kami juga sudah mengunjungi rumah duka dan memberikan santunan kepada orang tua korban. Rencananya hari ini akan dilakukan rekonstruksi," tambahnya.Kapolres menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan isu-isu yang tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya."Kasus penganiayaan ini sudah kami tangani sesuai prosedur hukum yang berlaku. Pelaku penganiayaan pun sudah kami amankan," pungkasnya.PNO-11 02 Okt 2023, 21:20 WIT
Ciptakan Pemilu Damai, Operasi NCS Kedepankan Upaya Preemtif Dan Preventif Papuanewsonline.com, Jakarta - Kepala Operasi Nusantara Cooling System (Kaops NCS) Irjen Asep Edi Suheri, S.I.K, M.Si menegaskan Operasi NCS 2023-2024 mengedepankan upaya preemtif dan preventif untuk mengeliminir terjadinya potensi konflik sosial jelang Pemilu 2024.Asep menuturkan Operasi Nusantara Cooling System sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo menjaga pemilu serentak 2024 mendatang agar masyarakat tidak boleh terpecah belah. Menindaklanjuti arahan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginginkan adanya kerja sama masyarakat dengan Polri dalam cooling system agar persatuan dan kesatuan Bangsa terjaga serta pemilu damai dapat terwujud."Menindaklanjuti hal tersebut, Bapak Kapolri menerbitkan Surat Perintah, Sprin/2439/VIII/OPS.1.1/2023 tanggal 25 Agustus 2023 untuk melaksanakan Operasi Nusantara Cooling System sejak 11 September kemarin. Operasi tersebut untuk meminimalisir isu-isu provokatif berlatar belakang SARA baik terjadi di tengah-tengah masyarakat maupun di ruang Siber. Dengan mengutamakan tindakan preemtif dan preventif. Sehingga dalam operasi ini tidak ada upaya melakukan penegakan hukum (represif). Jadi preemtif dan preventif," kata Irjen Asep yang juga menjabat Wakabareskrim dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Senin (2/10/2023).Lebih lanjut, kata Asep dalam pelaksanaannya, Operasi Nusantara Cooling System terdiri dari empat satuan tugas (satgas) dan delapan substagas dibantu oleh Polda jajaran. "Adapun tugas pokok Satgas Nusantara Cooling System meminimalisir isu-isu provokatif berlatar belakang primordialisme atau SARA dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif," terangnya.Jenderal bintang dua ini memaparkan sasaran dan target Operasi Nusantara Cooling System. Untuk sasaran yaitu potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata. Sedangkan untuk target operasi yaitu, orang, kelompok, tempat kegiatan dan benda. "Selanjutnya untuk cara bertindak yakni melakukan deteksi, pembinaan masyarakat, patroli dialogis dan patroli siber, sosialisasi dan bantuan operasi," bebernya.Asep menambahkan, adapun tugas dari empat Satgas, yaitu Satgas Preemtif yang terdiri dari Subsatgas Intelijen dan Subsatgas Binmas melakukan tugas antara lain deteksi dini dan melakukan pendekatan dengan mitra dan para tokoh. Sementara, Satgas Preventif yang memiliki Subsatgas Patroli Siber dan Subsatgas Patroli Dialogis Netizen melaksanakan tugas patroli Siber dan berdialog dengan netizen, influencer dalam menjaga kamtibmas yang kondusif.Sementara untuk Satgas Humas yaitu Subsatgas Penmas dan Subsatgas Multimedia memiliki tugas antara lain menyampaikan ajakan, imbauan, edukasi serta melakukan monitoring baik media sosial dan media mainstream. "Untuk Satgas Banops yaitu Subsatgas TIK dan Subsatgas Logistik melakukan dukungan teknologi, informasi dan logistik kepada Operasi Nusantara Cooling System," ucapnya.Asep meminta Operasi Nusantara Cooling System mendapat dukungan dari media massa dan masyarakat Indonesia untuk menghindari hal-hal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa. "Kami mengajak masyarakat Indonesia untuk menghindari hal-hal yang mengganggu stabilitas keamanan, terutama yang dapat berpotensi konflik sosial, sehingga kita bisa mewujudkan pemilu yang aman dan damai," tandasnya. (PNO-12) 02 Okt 2023, 17:56 WIT
Wakapolri Jalin Silaturahmi Kebangsaan Bersama Warga Tionghoa Kalsel Di Banjarmasin Papuanewsonline.com, Banjarmasin – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. menjalin silaturahmi kebangsaan yang hangat dengan warga Tionghoa Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam sebuah acara istimewa yang berlangsung di Ballroom Kalimantan II, Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Minggu (01/10/2023) pukul 20.00 WITA.Dalam acara yang penuh keakraban ini, Wakapolri Komjen Pol Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. didampingi oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi S.I.K., M.H. Pada kesempatan tersebut, Wakapolri menyampaikan pesan penting tentang pentingnya persatuan dan keragaman di Indonesia. Ia menekankan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah rumah bersama bagi semua warga, tanpa memandang suku, agama, ras, dan etnis.Silaturahmi kebangsaan ini menegaskan komitmen Polri dalam menjaga keharmonisan dan persatuan antar berbagai kelompok etnis dan agama di Indonesia. Wakapolri menekankan bahwa kepolisian siap menjadi pelayan masyarakat yang adil dan berkeadilan bagi seluruh warga negara.Warga Tionghoa Kalsel yang hadir dalam acara tersebut sangat mengapresiasi inisiatif Wakapolri untuk mempererat tali silaturahmi antara pihak kepolisian dan komunitas Tionghoa. Mereka berharap bahwa semangat persatuan dan keragaman ini akan terus diperkuat, memperkokoh fondasi bangsa yang kuat dan solid.Pada acara yang dihadiri juga oleh Wakapolda, Irwasda, Pejabat Utama Polda Kalsel dan Kapolres Jajaran tersebut, dilakukan penyerahan cinderamata oleh perwakilan warga Tionghoa. Kebersamaan dan persahabatan antara Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto dan warga Tionghoa Kalsel menjadi pesan positif yang diterima oleh semua yang hadir di acara tersebut.Acara bersejarah ini memberikan contoh nyata tentang bagaimana persatuan dan keragaman bisa menjadi kekuatan bagi Indonesia, dan menunjukkan bahwa berbagai kelompok etnis dapat bersatu dalam semangat kebangsaan. Diharapkan hubungan baik ini akan terus berkembang dan menginspirasi kerjasama yang lebih erat di masa depan. (PNO-12) 02 Okt 2023, 17:47 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT