logo-website
Kamis, 23 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Buka Pelatihan Bhabinkamtibmas, Wadir Binmas: Berikan Pemahaman Bagi SDM Polda Papua Papuanewsonline.com, Jayapura – Wakil Direktur Direktorat Binmas Polda Papua AKBP Ferdyan Indra Fahmi, S.I.K buka Pelatihan Bhabinkamtibmas tentang pemahaman dan pengetahuan pelanggaran Pemilu di ruang Binmas Polda Papua Koya Koso, Senin (28/8/2023).Kegiatan tersebut dihadiri AKP Mujiat, S.H selaku pemateri Multimedia, Iptu Moh. Tholib selaku pemateri Intelkam, Ipda Zairul sebagai pemateri Reskrimum, peserta kegiatan dan peserta zoom Polres Jajaran Polda Papua.Pelatihan Bhabinkamtibmas tentang pemahaman dan pengetahuan pelanggaran Pemilu meliputi tentang Black Campaign, Hoax, Sara, dan Money Politic.Dalam kesempatannya, Wadir Binmas Polda Papua menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan Bhabinkamtibmas ini bertujuan untuk mengembangkan sumber daya manusia unggul Polda Papua.“Perlunya kita meningkatkan kemampuan Polri dibidang ini karna Bhabinkamtibmas yang sering berhadapan langsung dengan Masyarakat,” ucap Wadir Binmas.Lebih lanjut, Wadir Binmas mengatakan kegiatan tahapan Pemilu serentak 2024 sudah di mulai sejak bulan Agustus ini terkait dengan tahapan awal untuk verifikasi termasuk juga pendaftaran calon-calon Legislatif dan ini sudah berjalan serta tentunya ini harus menjadi atensi bersama.“Potensi-potensi kerawanan, potensi yang nanti patut kita perhitungkan akan menjadi ancaman gangguan yang nanti bisa berimbas munculnya gangguan nyata di masing masing wilayah sejak awal kita sudah harus antisipasi,” pungkas AKBP Ferdyan. (PNO-12) 28 Agu 2023, 18:39 WIT
RRI Jayapura Lakukan Dialog Terkait Program Pembebasan Sanksi Administrasi Pajak Kendaraan Bermotor Papuanewsonline.com, Jayapura - Bertempat di Stasiun LPP RRI Pro I Jayapura telah dilaksanakan dialog interaktif dengan topik program pembebasan atau penghapusan sanksi administrasi pajak kendaraan bermotor dan sanksi administrasi bea balik nama kendaraan bermotor serta pembebasan bea balik nama kendaraan bermotor tahap ke 2.Kegiatan yang berlangsung pada Senin (28/8/2023) pagi tersebut menghadirkan tiga narasumber yakni Dir Lantas Polda Papua Kombes Pol Abrianto Pardede SH., S.I.K., M.H, Kabid Pengembangan dan Penilaian Bapenda Provinsi Papua Ardi Ronald Benggu S.E., M.Si dan Kepala PT. Jasaraharja Cabang Papua Emil Feriansyah Latif S.E., M.A., CRMP., dan QCRO.Kabid Pengembangan dan Penilaian Bapenda Provinsi Papua dalam kesempatannya mengungkapkan pajak kendaraan bermotor menjadi salah satu primadona atau sangat berkontribusi untuk pendapatan asli daerah.“Kami juga mendengar aspirasi dan masukan dari masyarakat untuk berharap kapan lagi program pembebasan pemerintah sehingga kami memberikan saran kepada pimpinan daerah dan gubernur papua untuk kali ini untuk tahap ke 2 memberikan atau melaksanakan program pembebasan denda pajak kendaraan bermotor dan bebas denda bea balik nama sekaligus bebas BBM 2,” ucap Ardi Arnold.Ia juga mengatakan bahwa program ini pada dasarnya sama dengan program yang tahap pertama yang dilaksanakan di tanggal 12 Juni 2023 sampai 12 Juli 2023 dimana antusias masyarakat cukup tinggi terutama di akhir-akhir masa pembebasan.Sementara itu, Dir Lantas Polda Papua mengatakan pihaknya sangat mendukung pembebasan denda pajak ini dimana lining adalah Bappenda dimana dukungan itu juga dilakukan di media sosial.“Kami juga melibatkan Bhabinkamtibmas yang sampai ke pelosok-pelosok di seluruh Papua untuk menyampaikan informasi ini yang sangat menguntungkan masyarakat, dimana kami juga melakukan koordinasi kepada Jasaraharja dan Bapedda secara internal untuk memerintahkan anggota kami di Kamsel, Gakkum, Binops, Reggiden, untuk masing masing mendukung program ini,” ungkap Kombes Pardede.Dikesempatan yang sama, Kepala PT. Jasaraharja Cabang Papua mengatakan Jasarahaja adalah badan usaha milik negara yang ditunjuk oleh pemerintah untuk menjalankan undang undang nomor 33 dan 34 yaitu memberikan perlindungan kepada korban kecelakaan lalulintas jalan dan penumpang umum.“Jadi untuk masyarakat yang melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor sudah ada SUDKLnya, jadi apabila apa manfaatnya membayar pajak jadi itulah manfaatnya yang mana pajak tersebut menjadikan santunan kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan di jalan, baik biaya pengobatan, Biaya santunan meninggal dunia, biaya P3K, ambulance dan biaya penguburan dan biaya cacat tetap,” ujarnya.“Masyarakat harus memahami ketika membayar pajak kendaraan bermotor disitu ada perlindungan didalamnya disitulah manfaat yang diterima oleh masyarakat semua,” imbuhnya.PNO-11 28 Agu 2023, 14:24 WIT
Program Si-Ipar Sebagai Jembatan Pendidikan Bagi Anak-anak Di Pelosok Puncak Papuanewsonline.com, Puncak - Satgas Ops Rasaka Cartenz Polda Papua terus melaksanakan Program Polisi Pi Ajar (Si-di wilayah Provinsi Papua Tengah selama tujuh bulan terakhir. Salah satu wilayah pelaksanaan Program Si-Ipar di Papua Tengah adalah Kabupaten Puncak. Salah satu personil Ops Rasaka Cartenz 2023 Polres Puncak, Bripda James F.T.P Samosir memberikan materi bagi empat anak binaan pada Senin (28/8/2023). Bripda James dengan semangat memberikan sejumlah materi di ruang Satuan Binmas Polres Puncak. Dalam kegiatan Si Ipar tersebut, personel Rasaka Cartenz 2023 Polres Puncak mengajak anak-anak belajar menulis, membaca dan mengajarkan anak anak tentang wawasan kebangsaan.Selaras dengan upaya tersebut, Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz m, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom selaku Kabid Humas Polda Papua, juga menyampaikan bahwa program Si-Ipar merupakan bagian dari upaya Polri untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), terutama di bidang pendidikan."Dengan melibatkan anggota kepolisian dalam kegiatan ini, kita berharap dapat mempercepat peningkatan IPM di Kabupaten Puncak. Kami menyadari bahwa masih terdapat banyak anak-anak yang belum mendapatkan kesempatan pendidikan, dan program Si Ipar ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan tersebut," ucap Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo.Ia menambahkan, Program Si Ipar menjadi jembatan bagi anak-anak yang belum mendapatkan kesempatan pendidikan. Dengan melibatkan anggota kepolisian dalam program ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif dan kontribusi nyata dalam memajukan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.Diketahui dalam data Badan Pusat Statistik pada tahun 2022, Kabupaten Puncak memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang masih rendah, yakni mencapai angka 43,87.PNO-11 28 Agu 2023, 14:13 WIT
Gelar Operasi Simpatik Salawaku, Polda Maluku Sambangi SMA Negeri 2 Ambon Papuanewsonline.com, Ambon - Kepolisian Daerah Maluku kini sedang melaksanakan Operasi Simpatik Salawaku 2023. Salah satu tujuannya yaitu meningkatnya disiplin dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.Menariknya, selain memberikan edukasi pentingnya berlalu lintas di ruang-ruang publik, Polda Maluku juga menyasar pelajar dengan menggulirkan program Police Goes to School.Program itu dipimpin oleh Direktur Lalu lintas (Lantas) Polda Maluku, Kombes Pol Rusdy Pramana Suryanagara. Sekolah yang disambangi hari ini Senin (28/8/2023), yaitu SMA Negeri 2 Ambon.Pada upacara bendera di SMA Negeri 2 Ambon, Direktur Lantas bertindak sebagai inspektur upacara. Ia membacakan amanat Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif."Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pihak sekolah atas diberikannya kesempatan kepada anggota kami untuk menjadi inspektur upacara pada pelaksanaan upacara yang dilaksanakan secara serentak di beberapa sekolah di seluruh wilayah hukum Polda Maluku," kata Kapolda dalam amanatnya.Polda Maluku dan jajaran saat ini sedang melaksanakan operasi Simpatik Salawaku 2023. Operasi digelar sejak tanggal 21 sampai dengan 30 Agustus 2023. Operasi ini mengusung tema "Sadar berlalulintas sumbangsih keselamatan bangsa"."Operasi ini dilaksanakan dengan mengedepankan kegiatan-kegiatan yang bersifat preemtif, preventif dan edukasi kepada masyarakat," ungkapnya.Pada upacara tersebut, Polda Maluku juga akan memberikan penyampaian materi berlalu lintas serta pelatihan uji praktek SIM untuk kendaraan roda dua kepada kelompok remaja atau pelajar. Mereka merupakan calon pengemudi kendaraan roda dua.Menurutnya, permasalahan di bidang lalulintas dewasa ini telah berkembang sangat cepat dan dinamis. Hal ini sebagai konsekuensi meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi jumlah penduduk, yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Berbagai permasalahan tersebut diantaranya adalah meningkatnya pelanggaran lalu lintas yang menyebabkan kecelakaan dan kemacetan.Berdasarkan data hingga bulan Agustus 2023, angka pelanggaran lalu lintas tercatat sejumlah 320 orang. Sementara jumlah kecelakaan lintas yang melibatkan pelajar sebanyak 20 orang. Dengan data itu, maka anggota kepolisian memerlukan upaya penanganan secara profesional dan komprehensif terkait masalah dimaksud. Ini agar terciptanya Kamseltibcar lantas sebagaimana yang diharapkan.Melalui pelaksanaan operasi Simpatik Salawaku 2003, diharapkan akan tercapai beberapa tujuan. Diantaranya meningkatnya disiplin dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas; Terciptanya situasi Kamseltibcar lantas secara optimal serta menurunnya angka kecelakaan lalulintas; Terciptanya kepercayaan masyarakat terhadap Polri, dengan terbentuknya opini positif dan kita tertib dalam berlalu lintas; Menurunnya angka pelanggaran yang akan diimbangi dengan jumlah kecelakaan lalulintas; Menurunnya jumlah kepadatan arus lalu lintas, dengan kehadiran personil lalu lintas di lokasi kemacetan; Dan sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas di jalan raya."Saya ingin menekankan agar para peserta upacara sekalian selalu mengutamakan kepatuhan dan kedisiplinan dalam berlalu lintas serta menjadi pelopor keselamatan, keamanan dan ketertiban berlalu lintas," pungkasnya. (PNO-12) 28 Agu 2023, 11:29 WIT
Event Police Women Run 10 K Di Bukittinggi Diikuti Oleh Ribuan Orang Papuanewsonline.com, Bukittinggi - Ribuan orang mengikuti event Police Women RUN 10 K di Kota Bukittinggi, yang dilepas oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si di depan Mapolresta Bukutinggi, Minggu (27/8).Kegiatan “Police Women Run 10K” dilaksankan dalam rangka hari jadi Polisi Wanita ke-75. Dalam pelaksaan kegiatan tersebut di ikuti oleh para atlet dan masyarakat serta para Polwan dari berbagai daerah yang berjumlah 1.102 (Seribu Seratus Dua) orang peserta yang dibagi menjadi beberapa kategori.Adapun kategori peserta Police Women Run 10 K yakni Kategori umum Putra & Putri, Kategori Siswa Puta & Putri dan Kategori Polwan.Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Yessi Kurniati, S.I.K menuturkan, “Police Women RUN 10K” ini juga menjadi salah satu kegiatan dalam rangkaian memperingati hari jadi Polwan RI yang ke 75 setelah pelaksanaan napak tilas kelahiran Polwan di Kota Bukittinggi ini yang telah dilaksanakan pada hari senin tanggal 21 Agustus yang lalu. "Kegiatan ini juga untuk memeriahkan hari Kemerdekaan RI ke 78, sehingga nuansa yang digunakan adalah merah putih," kata Kombes Pol Yessi Kurniati dalam sambutannya. Acara ini terselenggara katanya, tidak terlepas berkat kerjasama dan dukungan penuh secara tekhnis dari berbagai pihak, dengan peserta lebih kurang berjumlah 1.102 orang, yang terdiri dari 5 kategori dengan total hadiah yang diperebutkan sebanyak 110 juta rupiah."Kami mengharapkan dengan terselenggaranya acara ini dapat menunjukkan bahwa kami mendukung Kota Bukittinggi sebagai kota wisata, tempat kunjungan tamu-tamu wisatawan domestik dan mancanegara dengan indikasi antara lain tingkat hunian hotel dan penginapan meningkat, UMKM dan pasar menjadi ramai dan lain-lain," ujarnya.Selain Wakapolda Sumbar, Police Women RUN 10K ini juga dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Sumbar, para Kapolres sejajaran Polda Sumbar, dan Forkopimda Kota Bukittinggi. (PNO-12) 28 Agu 2023, 07:02 WIT
Polres Pegubin Lakukan Penyelidikan Terkait Kasus Penganiayaan Oleh OTK Di Kampung Kawe Papuanewsonline.com, Pegubin – Polres Pegunungan Bintang saat ini tengah mendalami dugaan kasus penganiayaan yang terjadi di Kampung Kawe Lokasi Minning Dokter 36, pada hari Minggu (27/8/2023). Dalam peristiwa ini, dua orang dilaporkan tewas dan tiga orang mengalami luka berat akibat aksi yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK).Dalam keterangan yang diberikan oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, SH. S.IK. M.Kom dirinya menjelaskaan kronologi kejadian tersebut."Dari Informasi yang diperoleh dari istri salah satu korban mengatakan, sekitar pukul 13.30 WIT, ditemukan dua korban laki-laki yang telah meninggal dunia, dan tiga korban lainnya mengalami luka serius di lokasi kios milik Bapak Takur di Kampung Kawe Lokasi Minning Dokter 36," jelasnya.Kabid Humas menambahkan, pada pukul 15.00 WIT, pihaknya mengevakuasi korban dari Kampung Kawe Lokasi Minning Dokter 36 ke Kabupaten Boven Digoel dengan menggunakan helikopter.“Terkait motif dalam kasus ini, diduga terkait penganiayaan dan pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh pelaku yang saat ini masih dalam proses pencarian oleh tim kepolisian," tambahnya.Kabid Humas juga menegaskan bahwa pihak kepolisian tengah melakukan upaya maksimal untuk mengungkap kebenaran di balik insiden ini. "Kami sedang melakukan investigasi yang mendalam untuk mengungkap fakta-fakta sesungguhnya terkait peristiwa ini,” ujarnya. Kepolisian berharap agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Kabid Humas juga mengajak untuk bersama-sama menahan diri dari berita hoaks dan berperan aktif dalam memberikan dukungan kepada pihak kepolisian untuk mengungkap kejadian tersebut. (PNO-12) 27 Agu 2023, 21:27 WIT
Peduli Budaya Literasi, Polri Bagikan Buku Di Pesantren Al-Furqon Hidayatullah Jayapura Papuanewsonline.com, Jayapura - Kegiatan Polri Peduli Budaya Literasi terus berlanjut dengan penuh semangat. Pada Jumat, 25 Agustus 2023, Pesantren Al-Furqon Hidayatullah, yang terletak di Koya, Kota Jayapura, menjadi target dari pelaksanaan tersebut. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 17.00 WIT hingga 17.30 WIT.Tampak hadir dalam acara ini pejabat-pejabat penting dari Biro SDM Polda Papua, termasuk Kabagdalpers serta Kabag Psikologi. Personel Biro SDM Polda Papua juga turut hadir untuk mendukung acara yang bertujuan untuk memasyarakatkan budaya literasi di kalangan anak-anak.Kabag Dalpers saat dikonfirmasi memberikan penjelasan perihal kegiatan yang berlangsung tersebut.“Pembagian buku ini yang merupakan bagian dari inisiatif Polri Peduli Budaya Literasi,” ucapnya.Ustad Jamaluddin, perwakilan dari Pesantren Al-Furqon Hidayatullah, juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan dari Kapolri dan Kapolda Papua sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana.Selain itu, Kabag Dalpers dan Kabag Psikologi juga turun langsung untuk membagikan buku-buku kepada anak-anak Panti Asuhan yang hadir. Buku-buku yang dibagikan meliputi buku pelajaran dan buku cerita khusus untuk anak-anak, sebanyak 100 eksemplar. Selain itu, juga diberikan 50 eksemplar Al Quran sebagai bagian dari upaya menjaga nilai-nilai keagamaan.Acara ini juga memiliki dimensi sosial, dimana selain buku, bahan makanan juga dibagikan kepada anak-anak Panti Asuhan yang hadir. “Kegiatan ini juga menunjukkan komitmen Polri dalam menggalang dukungan masyarakat dalam mendorong budaya literasi, terutama di kalangan anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa,” tambahnya.Program Polri Peduli Budaya Literasi ini tidak hanya memiliki dampak positif pada pengembangan literasi, tetapi juga pada aspek sosial dan agama. Diharapkan, semangat yang ditunjukkan dalam kegiatan pembagian buku ini akan terus membara dan memberikan inspirasi bagi upaya peningkatan literasi di seluruh masyarakat. (PNO-12) 27 Agu 2023, 21:13 WIT
Perselisihan Antar Warga Di SP 1 Lagari Nabire Berujung Pertikaian Papuanewsonline.com, Nabire - Insiden perselisihan akibat kesalahpahaman antara warga terjadi di SP 1 Lagari Irigasi, Distrik Makimi, Nabire, Papua Tengah pada Sabtu, 26 Agustus 2023. Saat ini, kasus ini tengah ditangani oleh pihak berwenang dari Polres Nabire.Pertikaian di SP 1 Lagari Irigasi ini telah dikonfirmasi oleh Kapolres Nabire, AKBP I Ketut Suarnaya, S.I.K., S.H. "Kejadian tersebut benar terjadi sekitar pukul 16.30 WIT pada hari Sabtu kemarin," jelas Kapolres.Kejadian berawal ketika sembilan pemuda yang beralamat di Kelurahan Karang Mulia memutuskan untuk pergi ke Kampung Lagari, Distrik Makimi, menggunakan sebuah mobil untuk mencari ikan di sekitar irigasi Kampung Lagari. "Ketika sembilan pemuda tiba di lokasi, sekelompok pemuda setempat yang identitasnya belum terungkap datang, mereka menghadang dan menegur sembilan pemuda yang sedang mencari ikan di sekitar irigasi dengan kata-kata 'KALIAN BIKIN APA'," papar Kapolres.Situasi berlanjut dengan timbulnya konflik antara kedua kelompok pemuda tersebut, yang mengakibatkan dua pemuda mengalami luka-luka pada bagian kaki. Polres Nabire telah mengamankan beberapa barang bukti, termasuk satu unit mobil dan tumpukan ikan yang ditemukan di atas mobil.Korban dari kejadian ini adalah FB (23), warga Karang Mulia, Nabire, dan MY (18), juga warga Karang Mulia, Nabire.Kapolres Nabire, AKBP Ketut, mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Ia juga menegaskan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berita palsu atau hoaks."Ke sembilan pemuda yang terlibat dalam insiden ini kini sudah berkumpul kembali dan diserahkan kepada keluarga masing-masing," tambah Kapolres Nabire, AKBP Ketut. (PNO-12) 27 Agu 2023, 21:01 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT