logo-website
Rabu, 22 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Ketua MPR Bamsoet Ikuti Kejuaraan Menembak Kapolri Cup 2023 Papuanewsonline.com, Jakarta - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Pemilik Izin Khusus Senjata Api Beladiri (PERIKHSA) dan Dewan Penasihat PB PERBAKIN Bambang Soesatyo mendampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo membuka Kejuaraan Menembak Kapolri Cup 2023. Bamsoet juga berpartisipasi dalam Eksebisi Tembak Pistol Eksekutif Duel Plat dengan meraih Juara II. Juara pertama diraih Anggota I BPK RI Nyoman Adhi Suryadnyana, serta Juara III diraih Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.Bamsoet bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, serta Ketua Umum PB PERBAKIN Letjen TNI (purn) Joni Supriyanto, juga turut menyerahkan piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan kepada para Juara Kejuaraan Menembak Kapolri Cup 2023. Antara lain, Juara I Kategori Tembak Sasaran Target 10 meter, yang diraih Bintara SPN Polda Jawa Barat Dimas Arya Prakasa. "Kapolri Cup 2023 merupakan yang ketiga kalinya diselenggarakan oleh Polri, setelah gelaran pertama pada tahun 2020, dan 2022. Diikuti sekitar 1.009 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari atlet menembak nasional hingga para personel Polri. Termasuk dari luar negeri antara lain dari Uzbekistan, Singapura, Malaysia, Bhutan, dan Filipina," ujar Bamsoet dalam Kejuaraan Menembak Kapolri Cup 2023, di Lapangan Tembak PERBAKIN Senayan, Jakarta, Sabtu (15/7/23).Turut hadir antara lain, Kabaharkam Polri Komjen Pol. M Fadil Imran, Danjen Kopassus Mayjen TNI Dedy Suryadi, Aslog Kapolri Irjen Pol Argo Yuwono, Kakorlantas Irjen Pol Firman Satiabudi, Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu, dan PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, Kejuaraan Menembak Kapolri Cup 2023 menunjukan konsistensi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dalam menggairahkan kejuaraan menembak di Tanah Air. Event ini juga menjadi ajang asah kemampuan sekaligus seleksi atlet menembak menjelang PON Aceh-Sumatera Utara Tahun 2024."Melalui event ini, diharapkan dapat melahirkan pencarian atlet menembak yang potensial, serta meningkatkan keterampilan para anggota Polri dalam menembak. Sekaligus menjadi atraksi menarik yang menggabungkan hiburan dan keterampilan skill para peserta dalam menembak. Sehingga bisa semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat, dalam rangka mendukung transformasi Polri Presisi," jelas Bamsoet.Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini menerangkan, Kejuaraan Menembak Kapolri Cup 2023 terbagi dalam tiga kategori, yaitu tembak sasaran, tembak reaksi, dan tembak duel plat. Para pemenang mendapatkan piala, sertifikat, dan senjata sebagai hadiah. Khusus Juara 1, 2, dan 3 akan diberikan hadiah tambahan berupa lima pucuk senjata."Bagi yang menang patut diberikan apresiasi. Bagi yang belum beruntung, bisa menjadikan kekalahan sebagai pembelajaran dan evaluasi untuk pertandingan selanjutnya. Satu hal yang pasti, penyelenggaraan event seperti ini harus diselenggarakan secara rutin oleh Polri setiap tahun," pungkas Bamsoet. (PNO-12) 15 Jul 2023, 19:32 WIT
Kapolda Papua Jenguk Anggota Polri Korban Kerusuhan Di Dogiyai Papuanewsonline.com, Jayapura -Bertempat di Ruang ICU Rumkit Bhayangkara Tk. II Jayapura, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K menjenguk Bripka Laode Imran, Personel Polri yang menjadi korban panah saat melakukan pengamanan Kerusuhan Dogiyai, Sabtu (15/07)Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi oleh Irwasda Polda Papua Kombes Pol Alfred Papare, S.I.K. dan Kabid Dokkes Polda Papua Kombes Pol Dr. Nariyana, S.Ked., M.Kes.Di kesempatan tersebut, Kabid Dokkes menjelaskan kepada Kapolda Papua bahwa Bripka Laode Imran merupakan anggota Satuan Brimob Polda Papua yang berusia 47 tahun dan bertugas sebagai Pa Ops Kompi 4. “Pasien mengalami nyeri pada leher akibat luka tusuk panah. Panah tersebut memiliki panjang sekitar 130-150 cm dan terbuat dari besi. Tim medis yang bertanggung jawab atas perawatan korban adalah dr. Alistan Sp.B sebagai dokter penanggung jawab dan Ipda dr. Yemima dari IGD,” ujarnya.Ia menerangkan bahwa diduga Kejadian tersebut terjadi ketika korban berjarak sekitar 100 meter dari pelaku kerusuhan. Setelah kejadian tersebut, Bripka Laode Imran dibawa ke Balai Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Nabire dan kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara dalam keadaan pingsan.“Pasien saat ini menjalani terapi berupa pemasangan oksigen sebanyak 3 liter per menit, pemasangan monitor, pemasangan kateter, serta pemberian cairan infus NACL 0,9% sebanyak 1000 cc per 24 jam,” terang Kombes Pol. Nariyana.Selain itu, juga diberikan antibiotik injeksi Ceftriaxone sebanyak 2 kali sehari dengan dosis 1 gram, antibiotik Metronidazole sebanyak 3 kali sehari dengan dosis 500 mg, obat lambung Omeprazole sebanyak 2 kali sehari dengan dosis 1 ampul intravena, obat anti nyeri Ketorolac sebanyak 3 kali sehari dengan dosis 1 ampul intravena, dan vaksin anti tetanus Tetagam sebanyak 1 vial intramuskular.Pasien saat ini masih dirawat di ruangan ICU observasi, namun rencananya akan dirujuk ke RS Polri Sukanto Kramat Jati Jakarta untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut dari dokter spesialis bedah thorax cardiovascular. Kapolda Papua berharap agar korban segera pulih dan mendapatkan perawatan terbaik untuk pemulihan yang cepat.(PNO-11)  15 Jul 2023, 20:03 WIT
Pedagang Kampung Wandoga Dibacok Oleh OTK, Polisi: Kami Akan Ungkap Pelakunya Papuanewsonline.com, Intan Jaya – Kepolisian Resor Intan Jaya tengah menangani kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang pedagang di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Sabtu (15/7) pagi tadi.Saat ditemui awak pers di Media Center, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, menjelaskan bahwa kejadian tersebut dilaporkan oleh beberapa orang masyarakat sekitar pukul 06.10 WIT di Polsek Sugapa. “Mereka memberitahu Polisi bahwa OA (40) telah mengalami pembacokan di kiosnya yang berlokasi di Kampung Wandoga,” ucapnya.Sementara itu, Kapolres Intan Jaya, AKBP Afrizal Asri, S.I.K. menjelaskan, kejadian itu berawal ketika korban dan saudara iparnya sedang membersihkan depan kios pada pagi hari. Seorang masyarakat dengan identitas belum diketahui (OTK) datang membeli Biscuit Gabin dan membawa parang.“Saudara ipar korban melayani pelaku tersebut. Saat korban mengambil minyak goreng dari kios sebelah, pelaku tiba-tiba membacoknya di bagian belakang leher sehingga korban menderita luka sobek dan berteriak minta tolong, yang kemudian pelaku berhasil melarikan diri,” terangnya.Ia melanjutkan, menurut saksi, Setelah menghujamkan parang ke korban, pelaku melemparkannya ke arah saudara korban yang hendak menolong dan Pelaku melarikan diri ke arah Kampung Wandoga setelah melakukan tindakan keji tersebut.AKBP Afrizal menyampaikan bahwa saat ini para saksi sedang menjalani pemeriksaan terkait insiden ini. Sementara itu, ciri-ciri pelaku yang didapat polisi yakni putra daerah, memiliki brewok, tubuh tinggi dan kurus, mengenakan jaket hitam, celana pendek jeans, serta topi koplo hitam.“Saat ini, korban OA (40) sedang dalam perawatan medis. Luka sabetan di bagian belakang lehernya mencapai sekitar 12 cm. Namun, korban masih dalam keadaan sadar diri. Untuk penanganan lebih lanjut, korban akan dievakuasi ke Kabupaten Timika,” tutur Kapolres.Dalam upaya menangani kasus ini, kepolisian telah melakukan tindakan dengan mendatangi lokasi kejadian, mengidentifikasi saksi-saksi dan korban, membawa korban ke puskesmas, dan membuat laporan polisi.“Pihak kepolisian berjanji akan bekerja keras untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku pembacokan tersebut guna menjalani proses hukum yang sesuai sehingga tidak terjadi lagi hal-hal seperti demikian di Kabupaten Intan Jaya." tegasnya. (PNO-12) 15 Jul 2023, 18:10 WIT
Tim Keladi Sagu Berikan Bimbingan Kesehatan Bagi Penderita Myalgia Di Kabupaten Puncak Papuanewsonline.com, Puncak – Tak hanya melaksanakan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menggelar program pelayanan kesehatan gratis yang diberi nama Keladi Sagu yang dijalankan Satgas Rasaka Cartenz 2023 Polda Papua. Salah satu kegiatan program Keladi Sagu terlaksana di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Jumat (14/07/2023). Tim kesehatan Polri yang terdiri dari Bripda Muhammad Satrio Adi, A.md.Kep dan Bripda Resky Tumonglo, A.md.Kep, turun langsung memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat setempat.Bripda Satrio, salah satu anggota tim kesehatan, menyampaikan bahwa kegiatan Keladi Sagu di Kampung Kago bertujuan membantu masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, termasuk penyakit kulit, ISPA, dan stunting. Dalam kegiatan ini, tim kesehatan melakukan pemeriksaan dan memberikan pengobatan kepada masyarakat setempat yang sakit. Beberapa pasien yang mendapatkan pelayanan kesehatan dari tim Keladi Sagu adalah Derita Murib berusia 53 tahun dan Yumira Alom berusia 49 tahun. Kedua wanita didiagnosis menderita myalgia.Tim Keladi Sagu Polri tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, tetapi juga memberikan penjelasan mengenai beberapa kondisi kesehatan yang sering dialami oleh mereka. Salah satunya adalah myalgia sebuah istilah medis yang berarti nyeri otot.Nyeri otot yang dialami oleh masyarakat Kampung Kago bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah ketegangan otot akibat penggunaan berlebihan atau cedera. Bripda Satrio menjelaskan bahwa kondisi tersebut dapat terjadi karena sejumlah faktor, termasuk cedera akibat terjatuh, terbentur, atau mengalami kecelakaan saat beraktivitas.“Dalam upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat, kami tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pencegahan dan pengelolaan nyeri otot. Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat Kampung Kago dalam mengenali dan mengatasi keluhan kesehatan yang sering mereka alami,” papar Satrio.Satrio berharap, dengan adanya edukasi dari tim kesehatan Polri mengenai myalgia maka diharapkan masyarakat dapat lebih memahami penyebab nyeri otot dan mengambil tindakan yang tepat untuk mengurangi ketidaknyamanan yang mereka rasakan."Program Keladi Sagu Polri terus berupaya memberikan solusi kesehatan bagi masyarakat di Tanah Papua, tidak hanya dengan memberikan pengobatan, tetapi juga dengan memberikan pengetahuan yang bermanfaat, " tambahnya. Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, pelaksanaan Program Keladi Sagu menjadi kegiatan rutin yang terus ditingkatkan untuk memberikan manfaat positif bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan. “Kami berharap masyarakat rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Tujuannya agar bisa mengantisipasi gangguan kesehatan yang diderita masyarakat sejak dini,” tutur Kasatgas Humas.Ia menuturkan, Keladi Sagu merupakan salah satu upaya dari Satgas Rasaka Polda Papua untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang kesehatan.“Salah satu dimensi untuk membentuk IPM adalah umur panjang dan hidup sehat. Puncak, termasuk salah satu daerah dengan kategori IPM masih rendah yakni 45,44 berdasarkan data BPS pada tahun 2022,” ungkapnya. (PNO-12) 15 Jul 2023, 17:44 WIT
Tim Paduan Suara Setda Raih Juara 1 Dalam Festival Kasumasa Byak Papuanewsonline.com, Biak Numfor - Tim paduan suara Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Biak Numfor keluar sebagai juara I (pertama) dengan nilai 1.965 dalam Festival Kasumasa Byak tahun 2023 yang berlangsung di Grand KSL Ballroom, Jumat (14/07/2023). Sementara peringkat kedua diraih oleh paduan suara RSUD dengan nilai 1.963, lalu peringkat ketiga oleh pasduan suara Sekretariat Dewan (Setwan) dengan nilai 1.773, lalu paduan suata Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai juara harapan satu dengan nilai 1.707, lalu juara harapan dua diraih oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Biak Numfor dengan memperolah nilai 1.705 dan juara harapan tiga oleh diraih Inspektorat dengan nilai 1.703. Lomba paduan suara Festival Kasumasa Byak diikuti 35 peserta, termasuk dari Kepolisian, Bank Papua dan Kementrian Agama. Setiap peserta wajb membawakan lagu wajib dengan judul WAMPASI WAMBAREK dan satu lagu pilihan. Adapun lagu pilihan antara lain; Irian Sup Mambesak, Mafafu Romawa, Barupu dan Sup Yenaiwa. Semua lagu akan dinyanyikan dengan Acapella (tanpa iringan musik)“Dalam rangkaian kegiatan Sail Teluk Cendrawasih ada beberapa festival yang telah kita laksanakan yaitu Festival Budaya Biak, Festival Gerhana Matahari, Festival Biak Pintar, Festival Biak Munara Wampasi dan saat ini kita akan melaksanakan Festival Kasumasa Biak dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Biak Numfor,” ungkap Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor Zacharias L. Mailoa, ST., MM saat membuka Festival Kasumasa Byak tahun 2023.Festival Kasumasa Biak ini merupakan wujud nyata syukuran 105 tahun HUT pemerintahan Kabupaten Biak Numfor, dimana dalam masa pemerintahan Bupati Biak Numfor Herry A. Naap,.S.Si., M.Pd dan Wakil Bupati Calvin Mansnembra, SE., M.BA. Sementara itu, Ketua Panitia Festival Kasumasa Biak dr. Ricardo Mayor, M.Kes dalam laporannya mengatakan, Festival Kasumasa Biak akan diadakan beberapa kegiatan diantaranya lomba paduan suara etnik Byak, panen raya massal serta pada puncak HUT pemerintahan Kabupaten Biak Numfor ke–105 Tahun akan diadakan ibadah syukur bersama seluruh masyarakat Biak Numfor yang akan dilaksanakan pada 17 Juli 2023 mendatang.  “Ada dua agenda penting dalam Festival Kasumasa Byak (FKB) tahun ini, lomba padua suara dan panen raya hasil pertanian di kampung Rimba Jaya tanggal 15 Juli 2023,” kata Ketua Panitia FBMW dan Festival Kasumasa tahun 2023, dr. Ricardo Ricard Mayor, M.Kes.“Sementara ibadah pengucapan syukur HUT Pemerintahan di Biak Numfor yang ke-105 dirangkaikan acara penutupan FKB dan hiburan tanggal 17 Juli 2023 di lokasi pantai Nirmala Beach, ex BMJ,” tambahnya. (PNO-12) 15 Jul 2023, 17:03 WIT
Kunker Ke Babo, Wakil Presiden Bersama Istri Disambut Dengan Gembira Papuanewsonline.com, Babo - Menggunakan pesawat milik TNI AU, rombongan Wakil Presiden Republik Indonesia mendarat di bandara Babo.Sekitar pukul 15.00 WIT pada hari jumat (14/7/2023) meskipun lokasi di bandara babo sempat di guyur hujan deras, rombongan Wapres RI mendarat dengan mulus di tengah cuaca yang cerah, bersama dalam rombongan tersebut Kapolda Papua Barat, Pj Gubernur Papua Barat serta para staf wakil presiden republik Indonesia.Pesawat terakhir mendarat dengan menurunkan orang nomor dua di Indonesia itu, Wakil presiden ke-13 Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin didampingi istrinya Wury Estu Handayani untuk pertama kali menginjak karpet merah di Tanah Babo (Bandara Babo) Kabupaten Teluk Bintuni. Kedatangan Wapres RI untuk melakukan kunjungan kerja di Babo, disambut oleh Kapolda Papua Barat Irjen Pol Monang Silitonga, Pj Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, Pangdam Kasuari Mayjen Gabriel Lema, Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw, wakil Bupati Matret Kokop, Ketua DPRD Teluk Bintuni Simon Dowansiba, pimpinan OPD ruang lingkup Pemda Teluk Bintuni, serta pimpinan forkopimda di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni, Kepala distrik Babo Maulana Fimbay dan tamu undangan lainnya serta segenap masyarakat distrik babo.Setelah dari bandara dan hendak memasuki ruang tunggu Bandara Babo, Wapres RI diterima oleh masyarakat setempat dengan melakukan prosesi adat (IRARUTU) , melakukan injak piring , diberikan tas noken dan dipasangakan mahkota kepada Wapres RI dan Ibu. Selanjutnya didalam ruangan Bandara Babo, Wapres RI menandatangani prasasti peresmian pabrik ikan kaleng di Bintuni dan tugu peradaban Islam Babo , selanjutnya Wapres RI menekan tombol tanda diresmikan yang dua agenda kunjungan kerja Wapres RI di Babo. Dengan mendapat pengawalan ketat dari petugas paspampres, TNI/Polri ,Wapres RI melihat langsung tugu peradaban Islam Babo dengan berjalan kaki dengan jarak kurang lebih 200 meter, terpantau Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw saat mendampingi Wapres RI meninjau tugu peradaban Islam tampak melakukan percakapan hingga kembali ke ruang VIP Bandara Babo, kunjungan kerja Wapres RI berjalan aman dan lancar, selanjutnya Wapres RI bersama rombongan meninggalkan Bandara Babo sekitar pukul 16.30 WIT menuju Bandara Rendani Manokwari. (PNO-12) 15 Jul 2023, 12:42 WIT
AKP Makruf Suroto Terima Hoegeng Awards 2023 Kategori Polisi Tapal Batas - Pedalaman Papuanewsonline.com, Jakarta – Kasat Binmas Polres Merauke AKP Makruf Suroto terpilih menjadi penerima Hoegeng Awards 2023 kategori Polisi Tapal Batas dan Pedalaman. AKP Makruf dipilih karena kiprahnya menjaga dan merawat perbatasan Indonesia dan Papua New Guinea (PNG) di Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua.AKP Makruf dianugerahi Polisi Tapal Batas dan Pedalaman dalam acara malam puncak penganugerahan Hoegeng Awards 2023 yang digelar di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (14/7/2023) pukul 19.00 WIB malam. Pengumuman penghargaan kepada AKP Makruf dibacakan oleh Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani, yang juga Dewan Pakar Hoegeng Awards 2023. Trofi untuk AKP Makruf diserahkan oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono.Malam puncak penganugerahan Hoegeng Awards 2023 tersebut dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Chairman of CT Corp Chairul Tanjung (CT) serta sederet tokoh penting di pemerintahan, tokoh agama serta perwakilan organisasi masyarakat sipil.Dikesempatannya, Kapolri mengatakan bahwa masih banyak diluar sana anggota Polri yang memiliki prestasi, memiliki hal hal yang positif dan yang belum terpilih untuk terus berkarya.“Harapan Polri, semua anggota Polri bisa lebih dekat dengan masyarakat, lebih baik melayani masyarakat dan kita harapkan Polri bisa dicintai masyarakat,” ucap Kapolri saat melakukan Doorstop setelah acara Hoegeng Awards, Jumat (14/07/2023).Kisah AKP Makuf Suroto di perbatasan Indonesia-Papua New Guinea (PNG) begitu heroik. Dia menjaga dan merawat perbatasan negara serta membina masyarakat di Kecamatan Sota, Merauke, lewat pendekatan pertanian.AKP Makruf begitu dicintai masyarakat setempat karena sepak terjangnya berpuluh-puluh tahun di Sota. Ia disebut sebagai polisi pertama menjaga dan merawat cikal bakal Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Sota. AKP Makruf membuka jalur hutan belantara dan membersihkan lahan yang terdapat tugu batas negara Indonesia dan PNG.Tak hanya membersihkan pohon-pohon liar di sekitar tugu perbatasan, AKP Makruf juga merawat, menjaga dan mempercantik wilayah perbatasan Indonesia-PNG itu. Tak jarang AKP Makruf merogoh kocek sendiri untuk menata kawasan dengan ditanami sayuran, pohon buah, dan bunga-bunga. (PNO-12) 15 Jul 2023, 12:11 WIT
Kukuhkan Pokja Bunda Paud Mappi, Ny. Stefanie Gomar: Majukan Paud HI Demi Generasi Berkualitas Papuanewsonline.com, Mappi - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Mappi, Ny. Stefanie G.A.P Gomar SH, MH mengukuhkan pengurus Pokja PAUD Kabupaten Mappi masa Bahkti 2023 - 2024.Kegiatan pengukuhan Pokja Bunda PAUD Kabupaten Mappi yang berlangsung di aula Dinas Pendidikan, Jumat (14/7/2023) mengusung tema: Memantapkan Peran Bunda PAUD menuju Paud Holistik Integratif.Hadir dalam kegiatan tersebut, Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar S.STP,M.Si, Sekretaris Daerah, Ferdinandus Kainakaimu, Bunda Paud Kabupaten Mappi, Ny. Stefanie Gomar SH,MH, Sekretaris Umum Pokja Bunda Paud Provinsi Papua Selatan, Daniel J. Taraneno serta Forkopimda di Kabupaten Mappi.Ny. Stefanie Gomar dalam sambutannya mengatakan PAUD merupakan Pendidikan yang sangat fundamental dan investasi yang sangat penting bagi masyarakat karena PAUD ini menyiapkan generasi yang berkualitas dimasa depan. Usia PAUD dari 0-6 Tahun merupakan masa emas perkembangan otak yang luar biasa dengan pertumbuhan sel otak mencapai 80% yang tidak akan terulang pada masa yang akan datang dan harus distimulasi secara optimal.Dikatakan Ny. Stefanie bahwa ada 6 aspek perkembangan yaitu aspek Bahasa, psikomotorik, kognitif, emosional, sosial dan religious. Stimulasi ini dilakukan dengan cara bermain dan belajar yang menyenangkan.Ia menyebutkan, banyaknya PAUD di Kabupaten Mappi sejauh ini ada 3 PAUD yang didirikan oleh Pemerintah Daerah, dan 1 PAUD binaan TP PKK, yang mana sebagian besar Lembaga PAUD yang sudah ada kondisinya masih perlu dibenahi."Hal inilah yang akan kita dorong bersama untuk kedepannya lebih berkualitas dan dapat memberikan layanan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif yang biasa kita sebut PAUD HI," ungkapnya."Kita berharap para fasilitator PAUD HI yang sudah mengikuti pelatihan dapat berperan aktif dalam memberikan layanan bagi anak PAUD secara terintegrasi. Kepada pengurus yang telah dikukuhkan, semoga kedepannya dapat bekerja sama dan berperan aktif dalam mendukung kegiatan-kegiatan Bunda PAUD,"tambahnya.Ia menuturkan, beberapa bulan terakhir Kemendikbudristek mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk melaksanakan Gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. Kegiatan ini disebarluaskan secara massif melalui komitmen bersama Bunda PAUD seluruh Indonesia. Latar belakang kegiatan ini digelar sebab pelajaran di level PAUD dan SD Kelas Awal belum saling berkesinambungan. Dimana Pendidikan di bangku awal SD mensyaratkan kemampuan anak untuk baca, tulis dan hitung (calistung) sehingga membuat orangtua terkesan memaksakan anak pada kemampuan calistung melalui bimbingan belajar yang menguras stamina hingga emosional anak. Gerakan ini mendorong perubahan paradigma umum tentang Pendidikan Anak Usia Dini guna memastikan terjaminnya hak anak-anak."Kita harus berhenti memaknai calistung sebagai satu-satunya bukti keberhasilan belajar di PAUD dan syarat penerimaan peserta didik di SD. Gerakan ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa anak-anak usia dini yang tidak berkesempatan mengikuti PAUD memiliki hak yang sama untuk dibina dan mendapatkan kemampuan dasar keterampilan dan kematangan yang holistic di SD kelas Awal,"terangnya.Ia menjelaskan, menyikapi hal tersebut, Pokja Bunda PAUD Mappi mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Mappi melalui Dinas Pendidikan untuk melaksanakn kegiatan yang mendukung Gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan. Kegiatan-kegiatan yang dimaksud adalah Sosialisasi Transisi PAUD ke SD yang mana sasarannya adalah Guru dan orang tua siswa PAUD dan siswa SD kelas Awal, selanjutnya kegiatan Bimtek Penguatan Transisi PAUD ke SD yang sasarannya guru PAUD dan SD kelas awal dan terakhir akan dilakukan kegiatan monitoring. "Sebagai Bunda PAUD saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Daerah atas dukungan yang sangat luar biasa ini. Pembentukan Pokja Bunda PAUD ini bertujuan menyukseskan program Nasional dalam gerakan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan juga merupakan mitra kerja dalam pengembangan PAUD di Kabupaten Mappi yang nantinya diharapkan dapat menjadi motivasi dalam menghadirkan kondisi penyelamatan dan penyiapan generasi yang akan datang sejak usia dini. Untuk itu Pokja Bunda PAUD tidak bisa bekerja sendiri tapi butuh partisipasi dari berbagai elemen masyarakat," tuturnya."Saya ingin mengajak kita semua yang hadir dalam ruangan ini untuk sama-sama berkomitmen mendukung Gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, "sebutnya.Adapun komposisi pengurus Pokja Bunda PAUD di Kabupaten Mappi masa Bahkti 2023-2024 yakni, Ketua Sumarno, Sekretaris Aknes Feronika Salimako dan bendahara Fersiana Sande. (PNO-12) 14 Jul 2023, 21:57 WIT
Pj Bupati Bersama Tim, Cek Kesiapan Sekolah Bagi Anak-Anak Mappi Yang Bermasalah Sosial Papuanewsonline.com, Mappi - Penjabat Bupati Mappi, Michael R. Gomar, S.STP., M.Si berkomitmen menekan masalah sosial pada anak seperti putus sekolah, ketergantungan pada zat adiktif seperti lem aibon. Hal itu disampaikan Pj Bupati dalam Rapat Penanganan masalah Sosial Anak yang digelar di Pendopo, Jumat (14/7/2023). Dalam menekan masalah sosial pada anak, Pj Bupati telah membentuk penanganan masalah sosial anak dengan perlindungan khusus. Tim ini diharapkan bisa menjalankan tugas sehingga visi Mappi bebas dari anak aibon dan putus sekolah bisa terwujud. Menurut Pj Bupati, masalah kesejahteraan sosial dan faktor ekonomi dalam keluarga menjadi penyebab utama ini semua bisa terjadi. Maka dari itu pihaknya meminta agar tim yang terlibat dapat bekerja dengan maksimal. "Mari kita bersama-sama mengimplementasikan visi kita. Dimana Mappi Bebas dari anak aibon dan anak putus sekolah," tegasnya.Pj Bupati meminta agar tim dapat memetakan zonasi wilayah yang lebih jelas untuk penanganan anak-anak tersebut, sehingga penanganannya bisa lebih maksimal.Salah satu langkah jangka pendek yang akan ditempuh oleh Pemkab Mappi adalah mengoperasikan sekolah berpola asrama yang sudah dibangun pemerintah namun belum difungsikan. Pj Bupati Mappi, Michael R. Gomar bersama ketua tim, Pastor Vitalis R.A. Letsoin Pr bersama anggota tim langsung mengecek fasilitas sekolah yang terletak di Kilometer 8 Kota Kepi. Sekolah ini dilengkapi asrama, ruang kelas, laboratorium, perpustakaan. Pj Bupati mengatakan, bangunan ini nantinya akan dijadikan sebagai tempat untuk membina anak-anak yang mengalami masalah sosial. Iapun memerintahkan Dinas Pendidikan segera melengkapi peralatan sekolah agar bisa segera difungsikan. Ketua tim penanganan masalah sosial anak yang membutuhkan perlindungan khusus, Pastor Vitalis R.A. Letsoin, Pr mengatakan hingga saat ini yang sudah terdata sebanyak 116 orang anak yang membutuhkan perlindungan khusus mereka adalah anak-anak putus sekolah dan anak-anak yang menyalahgunakan lem aibon.Dikatakan Pastor Vitalis terkait dengan langkah-langkah penanganan tim sudah terbagi dalam tiga bidang yakni diantaranya, bidang pendataan dan identifikasi, bidang perumus dan rencana penanganan serta bidang pembinaan, penanganan dan rehabilitasi. "Ketiga bidang yang ada sudah mulai bekerja dan kita yang terkibat dalam tim harus terus berkoordinasi, berkolaborasi dengan baik serta dibutuhkan kerjasama yang baik,"tegasnya.Pastor Vitalis menyebutkan, adapun unsur yang terlibat dalam tim yakni mulai dari para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda serta perwakilan dari organisasi kemasyarakatan dan Pj Bupati Mappi beserta Forkompida terlibat sebagai Pembina.Lebih jauh dikatakan pastor Vitalis dari hasil identifikasi masih ditemukan beberapa anak yang masih menghirup lem aibon. Namun pihaknya terus berusaha untuk mendata serta merangkul semua untuk dibina akan meninggalkan kebiasaan yang dapat merusak masa depan mereka.Pastor Vitalis menambahkan, terkait dengan fasiitas umum atau bangunan yang berada di KM 8 itu sudah sangat bisa untuk difungsikan. "Karena gedungnya tidak dipakai dan untuk program jangka pendek, kita bisa memanfaatkan dengan mengunakan bangunan yang ada ini untuk menampung anak-anak,"ungkapnya. Pastor Vitalis menambahkan, karena ini sifatnya mendesak jadi tim harus memanfaatkan fasilitas yang ada. Guna menyelamatkan nasib generasi penerus kita dari pengaruh negative. (PNO-12) 14 Jul 2023, 20:56 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT