logo-website
Sabtu, 18 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Situasi Kamtibmas di Kabupaten Puncak Aman Dan Kondusif, Berkat Kerja Sama Polri Bersama Tokoh Adat Papuanewsonline.com, Puncak – Situasi Keamanan di Kabupaten Puncak saat ini dalam keadaan aman dan kondusif, semua ini berkat kerjasama Polri bersama Pemerintah Daerah, dan  Para Tokoh adat serta masyarakat yang ada di Kabupaten Puncak.Eratnya hubungan Polri bersama masyarakat di Kabupaten Puncak , tampak terlihat dalam komonikasi  personil Binmas Noken Damai Cartenz dengan para tokoh masyarakat, sala satunya, Binmas Noken Polri menyambangi kediaman  Yan Alom selaku Kepala Suku Distrik Gome Kabupaten Puncak, Rabu (07/12/2022).Korwil Binmas Wilayah Puncak, Ipda Yan Amos Wambraw, S.Sos mengatakan,  Yan Alom merupakan Tokoh yang berpengaruh di Kabupaten puncak, dimana hubungan Yan Alom dengan Polri sangat dekat   dalam  menjalin silaturahmi dan menjalin komunikasi yang baik."Kami bersama anggota mengajak Bapak Yan Alom untuk bersama-sama dengan Polri menjaga Kamtibmas di wilayah Puncak agar tetap aman dan kondusif," ujar Ipda Yan.Yan Menyebutkan, Jika keamanan di Wilayah Puncak terjaga, roda perekonomian pun berjalan, masyarakat bisa  berkebun dan anak-anak bisa bersekolah.  "Dalam pertemuan tersebut, kami juga berpesan kepada Bapak Yan Alom agar tetap meningkatkan toleransi serta tidak mudah terpengaruh dengan berita-berita yang dapat menimbulkan perpecahan dan menggangu stabilitas keamanan di Kabupaten Puncak," ungkap Ipda Yan.Ipda Yan berharap hubungan Silahturahmi dan kerjasama antara Polri dalam hal ini Satgas Binmas Ops Damai Cartenz dengan Tokoh Masyarakat dan seluruh masyarakat di Kabupaten Puncak dapat tetap terjaga dengan baik. Terpisah Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2022 Kombes Pol Drs. Ahmad Mustofa Kamal, S.H menyampaikan bahwa Program Koteka (Komunikasi Tokoh Elit Kamtibmas) ini akan terus digencarkan dengan tujuan untuk menjalin komunikasi yang baik bersama para Tokoh guna terwujudnya Kamtibmas yang aman dan kondusif.(Redaksi) 08 Des 2022, 09:38 WIT
Binmas Noken Gelar Program SI-IPAR Bimbing Generasi Muda di Kampung Yagara Papuanewsonline.com, Jayawijaya– Binmas Noken Jayawijaya terus bimbing Generasi muda dengan ajarkan Membaca dan menulis huruf abjad serta penjumlahan angka kepada anak-anak di Kampung Yagara, Kabupaten Jayawijaya, Selasa (6/11).Korwil Binmas Noken Jayawijaya Iptu Made Sujana, A.md, P.d mengatakan proses pembelajaran dilakukan dengan mencoba menulis nama anak-anak untuk memantau sejauh mana pemahaman mereka dalam menulis huruf abjad."Hal ini dilakukan agar personel dapat mengetahui materi apa yang akan diajarkan kepada anak-anak, dimana personel akan membimbing mereka pelan-pelan dalam berlatih membaca dan menulis," ujar Iptu Made Sujana.Dirinya juga berharap tidak dalam waktu yang lama anak-anak sudah mulai paham atau fasih dalam membaca maupun menulis, sehingga personel dapat ajarkan materi-materi lain seperti penjumlahan dan pengurangan angka puluhan hingga ratusan.Kabid Humas Polda Papua selaku Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H mengatakan program SI-IPAR selain membaca dan menulis, personel Binmas Noken ajarkan materi-materi lainnya seperti penjumlahan, pengurangan hingga pehaman Budi pekerti yang baik dalam kehidupan sehari-hari."Hal ini bertujuan agar Generasi Muda Papua ini tidak hanya dalam segi pendidikan yang maju, akan tetapi sikap ataupun karakter moral mereka dalam kehidupan sehari-hari dapat menjadi lebih baik sehingga kedepannya dapat bermanfaat di lingkungan masyarakat nantinya," tutup Kombes Kamal.(Redaksi) 07 Des 2022, 05:29 WIT
Kunjungi Papua, Asops Kapolri Apresiasi Kinerja Anggota Damai Cartenz Papuanewsonline.com, Jayapura – Asops Kapolri Irjen Pol. Agung Satya. I.E., S.H., S.I.K., M.Si didampingi Ka Tim Wasops Brigjen Pol. Purwolelono, S.I.K., M.M., beserta rombongan melakukan supervisi Operasi Kepolisian Terpusat “Damai Cartenz-2022” di wilayah hukum Polda Papua secara tatap muka dan zoom meeting.Kedatangan rombongan Asops Kapolri disambut Wakapolda Papua Brigjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H. Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Alfred Papare, S.I.K., Ka Ops Damai Cartenz 2022 Kombes Pol Muhammad Firman, S.IK., M.Si. serta seluruh pejabat utama Polda Papua di Aula Rastra Samara Polda Papua, Selasa (06/12/2022).Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Papua mengatakan bahwa Polri sebagai alat Negara turut mengimplementasikan hal pendekatan-pendekatan dengan membangun interaksi dengan metode soft approach. Konsep ini tertuang didalam pergelaran Operasi Damai Cartenz 2022 yakni antara lain Koteka, Kasuari, Si-Ipar, Peka, Matoa, Papeda, Tifa, Keladi Sagu, Gempita, dan Pace Mace Pol.“Karena seperti yang diyakini oleh kita semua konsistensi pendekatan kemanusiaan dengan kasih di Papua merupakan instrumen terbaik untuk dapat mentransformasi konflik dan persoalan menjadi suatu upaya membina damai dalam jangka panjang,” ucap Wakapolda Papua.Sementara itu, Asops Kapolri mengatakan bahwa didalam Kepolisian yang diingini yakni menjaga kehidupan agar peradaban bisa lebih baik dan ingin membangun kemajuan ini dari Sabang sampai Merauke sebagaimana amanah Inpres No. 9/20 kepada Polri untuk fokus dalam membangun kesejahteraan masyarakat di Papua.“Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan dalam operasi ini bahwa perubahan dari kewilayahan menjadi terpusat tentunya bukan hal yang mendasar, namun esensinya operasi harus tetap dilaksanakan dan berhasil guna dan tentunya kita ingin menjalankan standar operasi ini dengan baik untuk dapat mencapai tujuan yang bermartabat,” ungkapnya.Lanjut, Asops Kapolri mengatakan, ingin merumuskan agar operasi ini dapat menjalankan standar pos yang aman di daerah rawan Papua serta kelancaran logistiknya, sehingga evaluasi yang baik dapat menentukan sesuatu yang tepat. Berkaitan dengan perbantuan lainnya  juga akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi di Tanah Papua.“Prinsipnya tidak ada kata mundur untuk menghadapai tantangan seberat apapun, namun dengan kepandaian dan kecerdasan kita semuanya, saya harap kita dapat menyusun operasi yang lebih baik di tahun 2023. Spiritnya ditingkatkan bahwa kehidupan adalah nilai yang lebih tinggi dan harus ingin tetap menjaga hal ini,” pungkas Irjen Agung.(Redaksi) 07 Des 2022, 03:32 WIT
Biro SDM Polda Papua Laksanakan CAT Psikologi Seleksi Pendidikan SPB Dari Tamtama ke Bintara Polri Papuanewsonline.com,Jayapura – Bertempat di Gedung Assesment Center Polda Papua, SMP N 6 Jayapura dan Kampus STIMIK Jayapura telah dilaksanakan Cat Psikologi Seleksi Pendididkan Sekolah Bintara Polri (SPB) dari Tamtama ke Bintara Polri T.A 2023 Polda Papua, Selasa (06/12).Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasubag Seleksi Bagdalpersi Ro SDM AKP I Wayan Laba, S.H., M.H. dan Psikolog Paurpispol Bagpsi Ro SDM Iptu Try Abryansah Arif, M.Si.Kegiatan dimulai dengan menerapkan protokol Kesehatan, para peserta diwajibkan untuk mengecek suhu tubuh dan mencuci tangan sebelum melaksanakan kegiatan.Selanjutnya para peserta tes melaksanakan registrasi dan absen. Adapun calon Proaktif Bintara Polri yang mengikuti tes sebanyak 118 peserta.AKP I Wayan Laba, S.H., M.H. dalam kesempatannya menyampaikan untuk peserta tes dalam melaksanakan tes psikologi ini dengan baik, karena tes ini langsung di kontrol langsung dari Mabes sehingga apa yang di kerjakan itulah hasil yang di dapat.“Tes ini dilaksanakan karena merupakan salah satu bagian dari rangkaian seleksi SPB, sehingga para peserta harus mengikuti tahapan ini,” ucapnya.Lanjut, dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada para peserta yang hari ini sudah melaksanakan tes Psikologi dengan baik.“Terus berdoa dan berusaha semoga apa yang inginkan menjadi Bintara Polri dapat tercapai serta nanti dari peserta akan memintakan password kunci jawabnya setelah itu terbuka nilai akan di scan layar masing-masing peserta agar para peserta menyimak langsung hasilnya,” pungkasnya.(Redaksi) 06 Des 2022, 23:18 WIT
Binmas Noken Polri Tinjau Perkembangan Ternak Warga Binaan di Kabupaten Puncak Papuanewsonline.com , Kabupaten Puncak- Dalam rangka memantau perkembangan ternak babi, Satgas Binmas Noken Ops Damai Cartenz 2022 wilayah Puncak meninjau Spot Peternakan Babi milik warga binaan dalam rangka Program Kasuari (Kesejahteraan Untuk Anak Negeri) bertempat di Kampung Kago, Kabupaten Puncak, Selasa (06/12/2022). Kali ini Binmas Noken melakukan pengecekan terhadap kandang ternak Babi binaan Binmas Noken milik Bapak Alius Tabuni guna memastikan perkembangan ternaknya sudah sejauh mana perkembanganya.Selain itu, personil Binmas Noken juga mengecek kebersihan dan kelayakan kandang guna mencegah penyakit yang akan timbul pada ternak yang dirawat.Kegiatan yang dipimpin oleh Korwil Binmas Wilayah Puncak Ipda Yan A Wambraw, S.Sos. ini, mendapat respon positif serta apresiasi dari pemilik ternak babi, karena  Polri peduli dan mampu melakukan terobosan guna meningkatkan perekonomian masyarakat di Puncak.Pada kesempatan itu, Ipda Yan mengatakan personil Binmas Noken Selain memastikan kesehatan dan kebersihan kandang, personilnya juga memberikan pemahaman dan edukasi kepada Ibu Dekina Waker selaku Istri dari Bapak Alius Tabuni yang merawat ternak, agar memperhatikan cara perawatan hewan ternak babi yang baik dan dapat menghasilkan ternak yang bernilai besar di kedepan nantinya. “Untuk diketahui Bapak Alius Tabuni menerima 2 ekor ternak babi dari Binmas Noken Polri dan saat ini ternak babi berjenis kelamin betina telah hamil berjalan 8 bulan,” ujar Ipda Yan.Ditambahkan Ipda Yan, pihaknya berharap spot peternakan babi Binaan Binmas Noken ini, dapat menghasilkan kualitas babi yang maksimal dan sehat guna memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, serta dapat menunjang kehidupan sehari-hari masyarakat di Puncak khususnya yang berada di Kampung Kago.Terpisah, Kabid Humas Polda Papua selaku Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz menjelaskan, program unggulan dari Binmas Noken Ops Damai Cartenz yaitu Kasuari (Kesejahteraan Untuk Anak Negeri), dimana  program Kasuari merupakan terobosan Polri untuk mendorong masyarakat  lebih produktif dalam  menunjang perekonomian. selain itu Prgram Kasuari akan terus digencarkan baik dalam peternakan maupun perkebunan." Melalui Program Kasuari, Binmas Noken diarahkan  untuk selalu melakukan pendampingan bagi masyarakat Papua, yang beternak, berkebun dan usaha lainya, dimana pembinaan dan pendampingan dimulai dari penyerahan bibit hingga pemeliharaan akan terus dipantau  dari Binmas Noken Polri guna memberikan dampak positif bagi kehidupan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Papua," ujar Kasatgas Humas.(Redaksi) 06 Des 2022, 23:11 WIT
Hari Kedua Festival Sejuta Rawa di Mappi Diramaikan Paguyuban Nusantara Papuanewsonline.com, Mappi- Festival Budaya Sejuta Rawa yang pertama kali digelar Pemerintah Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan sudah memasuki hari kedua dengan agenda kirab budaya nusantara dan pameran kuliner serta kerajinan masyarakat asli Mappi.Kirab budaya diramaikan paguyuban se-nusantara mulai dari Nusa Tenggara Timur, Jawa-Madura, Bali, Maluku, Toraja, Tanimbar, Selawesi Tenggara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara dan tentunya enam suku asli Mappi, Yaqhai, Tamario, Awyu, Wiyaghar dan Koroway. Kirab Budaya Nusantara dilepas oleh Pj Bupati Mappi, Michael Rooney Gomar, SSTP MSi di halaman Kantor Distrik Obaa, Selasa (6/12/2022). Selanjutnya peserta kirab berjalan kaki menyusuri jalan utama Kota Kepi dan berakhir di Gedung Qhaidau Uri di Jalan Bawape Kepi. Pantauan Media Papuanewsonline.com, masing-masing Paguyuban mengenakan pakaian adat dan tariat adat daerah masing-masing yang ditampilkan di sepanjang perjalanan melewati rute yang sudah ditentukan Panitia pelaksana.Tampak di halaman Gedung Qhaidau Uri, peserta kembali menampilkan tarian adat di hadapan Pj Bupati serta Forkopimda. Atraksi budaya ini menjadi tontotan sekaligus hiburan warga Kepi. Suku Yaqhai, suku asli Mappi meluapkan kegembiraannya menyambut Festival Budaya Sejuta Rawa lewat tarian pesta adat, tarian ungkapan kegembiraan, tarian sukacita dan tarian perdamaian sebagai gambaran hidup bergandengan, bersatu dengan suku lainnya. Begitu pula dengan Suku Awyu. Hampir sama dengan Suku Yaqhai dalam mementaskan tarian.Bedanya, Suku Awyu lebih dikenal dengan tarian rumah dan tarian persahabatan yang memberi pesan persahabatan bagi masyarakat dalam menjaga ketertiban dan kenyamaan di Kabupaten Mappi. Diselah-selah kegiatan akbar itu, Pj Bupati Gomar mengatakan kirab budaya nusantara  menunjukkan persatuan dan kesatuan serta toleransi yang terus terjaga di Kabupaten Mappi. " Kirab Budaya Nusantara ini, menunjukan toleransi kehidupan di Mappi, dimana masyarakat Dengan berbagai latar belakang suku, agama dan ras bisa hidup berdampingan dengan penuh kedamaian," Ungkapnya.Pj Bupati Gomar menyebutkan, pelaksanaan kirab budaya nusantara menjadi agenda Festival Budaya Sejuta Rawa untuk memberikan pesan kepada dunia luar tentang keberagaman yang ada di Kabupaten Mappi.(Redaksi) 06 Des 2022, 21:47 WIT
Kadis Pariwisata Provinsi Sulbar Takjub Usai Menyaksikan Pembukaan Festival Sejuta Rawa di Mappi Papuanewsonline.com, Mappi- Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Barat ((Sulbar), Farid Wadji mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Mappi yang telah menyelenggarakan festival Budaya Sejuta Rawa. Farid mengaku takjub dengan pergelaran festival budaya sejuta rawa yang diselenggarakan oleh Pemkab Mappi." Di Mappi memiliki keunikan  fenomena alam dengan budaya yang luar biasa, karena Festival budaya sejuta rawa yang diselenggarakan Pemkab Mappi  sangat menarik, yakni memiliki Sejuta Rawa yang tidak dimiliki oleh daerah lain, bangga dengan alam dan Budaya di Mappi," ungkap Farid usai Menghadiri acara pembukaan Festifal Sejuta Rawa di Kabupaten Mappi, Senin (5/12/2022).Kata dia, festival ini begitu mengangkat kearihan lokal dan keindahan alam di Kabupaten Mappi."Pak PJ Bupati Mappi sangat luarbiasa, karena mampu menyelenggarakan kegiatan ini, dengan memadukan keindahan alam dan keunggulan keragaman budaya di Mappi,"Ungkapnya.Kata dia, sebagai orang dari luar Papua dirinya sangat takjub dengan festival Sejuta Rawa yang dilaksanakan Pemkab Mappi, " Kebudayaan di Papua ini sangat luarbiasa," ujar Farid.Ia menambahkan, kedepan kegiatan seperti ini bisa dikolaborasikan untuk mempromosikan keindahan alam dan kebudayaan di Kabupaten Mappi."Saya datang kesini diperintahkan oleh Bapak PJ Gubernur Sulbar dan saya sangat kagum dengan festival yang sangat luar biasa ini,"Pungkasnya. (Redaksi) 05 Des 2022, 21:19 WIT
Kapolres Dogiyai Minta Masyarakat Hindari Isu Yang Dapat Memecah Belah Ketentraman Papuanewsonline.com, Dogiyai – Banyaknya postingan hoax yang beredar di social media mengenai adanya seorang warga masyarakat yang meninggal dunia setelah berbelanja sebuah Sandal di kios, dan beberapa pesan berantai lainya. Kapolres Dogiyai Kompol Samuel D Tatiratu, S.I.K angkat suara mengenai hal tersebut.Kapolres saat ditemui diruangannya, Sabtu (03/12) siang kemarin, meminta masyarakat agar jangan terprofokasi dengan informasi bohong tersebut.Kompol Samuel menyebutkan, bahwa isu seperti demikian juga telah ada beberapa waktu lalu mengenai seorang warga masyarakat yang meninggal dunia setelah memakan kue yang dibeli di salah satu kios di Pasar baru, Akemanida, Kabupaten Dogiyai.Pihaknya telah melakukan penyelidikan terhadap isu tersebut dan dipastikan hal tersebut adalah hoax atau tidak benar karena hingga saat ini tidak ditemui kebenarannya.Hal itu dikatakannya karena isu yang beredar tersebut menyangkut pautkan aparat keamanan yakni TNI-Polri bahwa telah memberikan obat-obatan terlarang yang diduga racun pada seluruh sembako yang ada di Kabupaten Dogiyai.“Kami menegaskan kepada seluruh masyarakat agar tidak terhasut pada postingan-postingan tersebut, karena hal itu adalah perbuatan oknum yang ingin memberikan suatu permasalahan baru di Kabupaten Dogiyai,” ucapnya.Ia mengatakan bahwa postingan tersebut adalah hoax yang dibuat dan disebarkan oleh pihak- pihak yang tidak ingin adanya kedamaian di Kabupaten Dogiyai.“Terkait hal ini juga saya selaku Kapolres Dogiyai telah memerintahkan Satuan Reskrim untuk melakukan penyelidikan terhadap oknum yang telah memposting berita hoax tersebut dan akan kami tindak tegas agar memberikan efek jera kepadanya,” tegas Kompol Samuel D. Tatiratu.Menurutnya, perbuatan tersebut termasuk pada Pasal 28 ayat 2 yakni dugaan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang tidak benar, yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan terhadap individu, kelompok bahkan instansi yang dalam hal ini TNI-Polri.“Kami berharap dengan sangat kepada oknum yang telah menybarkan berita hoax tersebut, dapat segera menghapus dan memberikan klarifikasi. Jika hal ini tidak dilakukan, kami aparat TNI-Polri akan menindak tegas kepada oknum tersebut karena telah membuat kebohongan ditengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.Diakhir penyampaiaanya, Kapolres Dogiyai mengatakan bahwa hingga saat ini situasi di Kabupaten Dogiyai masih dikatakan aman, sehingga dirinya menghimbau agar seluruh masyarakat dapat lebih dewasa dalam menyikapi pemberitaan serta isu yang beredar.“Menjelang Natal dan Tahun Baru 2023 yang akan datang, marilah kita semua jaga perdamaian serta ketentraman yang telah dibangun pasca aksi kerusuhan beberapa waktu lalu. Tunjukkan bahwa situasi di Kabupaten Dogiyai telah aman dan damai sehingga terhindar dari isu yang dapat memecah belah ketentraman yang ada,” tutup Kapolres.(Redaksi) 05 Des 2022, 08:43 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT