logo-website
Sabtu, 18 Jul 2026,  WIT
Berita Pilihan Redaksi Homepage
Lagi! Tim Gabungan Berhasil Temukan 5 Jenasah Korban Gempa Cianjur Papuanewsonline.com, Cianjur-Tim gabungan K9 Polri, Basarnas, dan TNI berhasil mengevakuasi korban hilang yang tertimbun tanah usai gempa Cianjur, Jawa Barat (Jabar). Kali ini, evakuasi menemukan lima jenazah di wilayah Kecamatan Cugenang.Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan, evakuasi korban kali ini harus melewati medan yang cukup menantang. Selain karena gundukan tanah licin karena hujan turun rintik-rintik sejak pagi, tetapi area pemukiman yang tidak luas juga harus dilewati.“Jadi karena cuaca hari ini di Cianjur sudah hujan rintik-rintik sejak pagi, medan pencariannya sangat perlu kehati-hatian karena licin. Begitu juga saat evakuasi jenazah setelah ditemukan, harus melewati gang sangat sempit dan itu anggota estafet kantong jenazahnya agar bisa sampai ke ambulans,” kata Dedi dalam keterangan resmi yang diterima Papuanewsonline.com, Sabtu (25/11).Dedi merinci, penemuan pertama pukul 08.00 WIB, berjenis kelamin laki-laki di Desa Cijendil, Kecamatan Cugenang. Ditemukan di longsoran bawah dekat kali.Kemudian, penemuan kedua pukul 09.20 WIB di longsoran atas Desa Cijendil, Kec.Cugenang, Kab. Cianjur. Ditemukan dua jenazah, yakni laki-laki dan satu balita perempuan berusia sekitar dua tahun.Lalu, penemuan ketiga pukul 09.30 WIB di longsoran atas dekat kali Desa Cijendil, Kec.Cugenang, Kab. Cianjur. Ditemukan jenazah seorang laki-laki.Terakhir, pada pukul 10.55 WIB di pinggir kali longsoran atas Jalan Cariu, Desa Cijendil, Kec. Cugenang, Kab. Cianjur. Ditemukan satu jenazah laki-laki dewasa.“Selanjutnya, seluruh jenazah dibawa ke RSU Sayang untuk proses identifikasi oleh DVI,” tuturnya. Dedi memastikan, evakuasi korban masih akan dilakukan dengan berkoordinasi bersama stakeholder lainnya. Meski demikian, diakuinya, cuaca dan medan yang tak mudah masih menjadi tantangan bagi tim gabungan menemukan korban hilang akibat gempa Cianjur.(Redaksi) 26 Nov 2022, 15:41 WIT
Polri Menemukan lima Jenazah Korban Gempa Bumi dan Tanah longsor di Wilayah Cianjur Jawa Barat Papuanewsonline.com, Jakarta-Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menjelaskan bahwa kelima jenazah tersebut telah ditemukan setelah Polri dan Basarnas kerahkan anjing pelacak atau K9 untuk mencari jenazah di Desa Cijedil, Cugenang, Cianjur, Jawa Barat.Dedi menjelaskan dua dari lima jenazah tersebut merupakan ibu dan anak yang sedang berpelukan ketika tertimbun tanah longsor di Desa Cijedil."Dua dari lima jenazah yang ditemukan itu adalah ibu dan anak yang sedang berpelukan saat tim menemukannya," tuturnya dalam keterangan resmi di Cianjur, Jumat (25/11/2022).Dedi mengungkapkan bahwa proses evakuasi lima jenazah tersebut tidaklah mudah. Pasalnya, kata Dedi, medannya cukup sulit karena lokasinya di bawah dan dekat sungai."Pengangkatan jenazah dilakukan menggunakan tandu bambu oleh enam orang personil gabungan di TKP," katanya.Menurut Dedi, kelima jenazah yang ditemukan hari ini Jumat 25 November 2022 tersebut langsung dibawa ke RSUD Sayang Cianjur untuk proses identifikasi."Kelima jenazah itu langsung dibawa ke RSUD Sayang untuk proses identifikasi," ujarnya.Dedi menegaskan bahwa Polri dan tim gabungan bakal terus melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh korban gempa bumi dan longsor yang masih hilang di sepanjang wilayah Cianjur Jawa Barat.Mantan Kapolda Kalimantan Tengah itu menyebut bahwa pencarian dan evakuasi terhadap korban dilakukan sejak pagi hingga malam hari."Kami tidak akan berhenti sampai di sini, Polri dan tim gabungan bakal terus melakukan pencarian terhadap seluruh korban gempa bumi dan longsor di Cianjur," tuturnya.Seperti diketahui, pengerahan K9 oleh Polri sudah dilakukan sejak pagi tadi. Pengerahan personel dilakukan dari Polri, TNI, dan Basarnas.Daerah Cugenang merupakan wilayah terdampak paling parah usai longsor dan gempa Cianjur dan Sejumlah warga masih dikabarkan hilang di sana.Berdasarkan data dari BNPB hingga hari Kamis (24/11/2022) sore, tercatat korban meninggal bertambah menjadi 272 orang. Jumlah tersebut bertambah seiring dengan tim SAR gabungan yang menemukan korban meninggal dunia atas nama Nining (64). Dari 272 korban tersebut, 165 jenazah berhasil diidentifikasi. Sementara, 107 jenazah lainnya masih terus dicari identitasnya.(Redaksi) 25 Nov 2022, 18:33 WIT
Cerdaskan Generasi Bangsa, Melalui Program Polisi Pi Ajar Di Pegunungan Bintang Papuanewsonline.com, Jayapura – Dalam rangka mewujudkan generasi muda papua yang cerdas dan terampil, Binmas Noken wilayah pegunungan bintang terus gencarkan kegiatan Si Ipar (Polisi Pi Ajar) Di Kampung Okmakot, Pegunungan Bintang, Jumat (25/11/22).Kegiatan tersebut dipimpin oleh IPtu Jufri Rambu, S.Sos selaku Korwil Satgas Binmas Wilayah Pegunungan Bintang.Dalam kegiatan tersebut IPtu Jufri Rambu memberikan edukasi dan materi kepada anak-anak, Dalam pemberian materi tersebut Binmas Noken memberikan bebrapa contoh soal dan menjelaskan bagimana cara mengerjakan soal yang di berikan. “Khusus bagi anak-anak usia 7-12 tahun, Kami berikan mereka materi seperti perkalian, pembagian, dan penjumlahan bilangan campuran, sekaligus cara mengerjakannya. “Ucap JufriSelain itu, Satgas binmas noken juga memberikan edukasi kepada anak-anak yang berusia 7 tahun kebawah seperti mengajarkan baca tulis dan mengenalkan huruf dan angka."Iya Khusus bagi anak-anak usia di bawah 7 tahun yang mengikuti kegiatan belajar bersama kami, kita berikan mereka edukasi cara menulis, mengeja huruf dan memotifasi mereka untuk terus belajar. “Tegas Iptu JufriDi sisi lain, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2022 Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan Melalui Program Si Ipar yang terus di gencarkan oleh satgas binmas diharapkan dapat memotifasi dan mengedukasi anak-anak papua untuk semangat dalam belajar, dan kelak dapat menjadi generasi yang cerdas dan terampil. “Semoga dengan terus digencarkannya kegiatan ini dapat memeberikan dampak yang besar kepada anak-anak khususnya di pegunungan bintang, dan di harapkan mereka nantinya dapat menjadi generasi cerdas, terampil juga berbakat,” Pungkas Kasatgas Humas.(Redaksi) 25 Nov 2022, 18:29 WIT
Program Si Ipar, Wujud Nyata Kepedulian Polri Kepada Pendidikan Anak Anak di Pedalaman Papua Papuanewsonline.com, Yahukimo – Program Polisi Pi Ajar (Si Ipar) merupakan program Satgas Binmas Ops Damai Cartenz yang tujuannya untuk membantu mencerdaskan anak-anak di pedalaman Papua.Program Polisi Pi Ajar (Si Ipar) pada hari ini dilaksanakan di Kompleks Agape, Distrik Dekai Kabupaten Yahukimo, Jumat (25/11/2022).Dalam kegiatan tersebut, personil Satgas Binmas yang dipimpin oleh Brigpol Idul Hidayat memberikan materi pembelajaran dasar seperti mengenal huruf abjad, mengenal angka dan menulis.Brigpol Idul mengatakan, kegiatan Polisi Pi Ajar akan terus digencarkan, hal ini dilakukan sebagai bentuk nyata kepedulian Polri kepada anak-anak di Kabupaten Yahukimo di bidang pendidikan.“Pelaksanaan kegiatan Polisi Pi Ajar, kami melakukannya dengan bahan-bahan ajar yang sifatnya santai agar mudah teringat di memori anak-anak” kata Brigpol Idul.Terpisah, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz Kombes Pol. Drs Ahmad Musthofa Kamal, SH menyampaikan kepedulian Polri pada pendidikan anak-anak yang ada di papua khusunya wilayah pegunungan Papua perlu di gencarkan untuk meningkatkan dan menanamkan  pola pikir anak di usia dini agar menjadi generasi penerus bangsa. “Digencarkannya Program Si Ipar atau Polisi Pi Ajar guna mendorong pertumbuhan generasi anak di usia dini untuk menjadi maju dan berprestasi serta dapat memajukan daerahnya khusunya di wilayah Pegunungan Papua,” Pungkas Kasatgas Humas.(Redaksi) 25 Nov 2022, 18:27 WIT
Kapolda Papua Pimpin Prosesi Adat Menjelang Peresmian Mako Polda Papua Baru, Koya Koso Papuanewsonline.com,Jayapura – Menjelang Peresmian Mako Polda Baru yang didirikan di Koya Koso, Kota Jayapura, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K memimpin prosesi adat yang dimana merupakan tradisi leluhur dalam pelaksanaan tugas nantinya, Jumat (25/11).Pada kegiatan tersebut juga turut hadir Wakapolda Papua, Brigjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H., Para Pejabat Utama Polda Papua, Ondoafi Koya Koso, Bapak Ananias Sabal, Kepala Kampung Koya Koso Gideon Waskai, S.H dan seluruh personel Polda Papua.Dalam sambutannya, Kapolda Papua mengatakan bahwa hari ini dilakukan prosesi adat sesuai budaya masyarakat yang punya tempat ini. “Prosesi Ini merupakan bagian dari tradisi leluhur untuk lindungi kita dalam pelaksanaan tugas nantinya sehingga inipun sudah menjadi kewajiban kami dalam rangka perpindahan mako Polda Papua,” jelasnya.Ia berharap kedepan setelah prosesi adat, semua personil  bisa bergaul dengan masyarakat Koya Koso dan seluruhnya dapat diterima oleh masyarakat Koya Koso.“Tentunya saya akan selalu akomodir pemuda pemudi Koya Koso untuk bergabung menjadi anggota Polri,” ucap Irjen Pol Mathius.Pada kesempatan yang sama, Ondoafi Koya Koso juga menyampaikan bahwa tanah ini sudah lama diberikan ke Polda Papua dan pihaknya tidak ada kepentingan lagi di tanah ini. sehingga diserahkan tanah ini secara ikhlas untuk keamanan wilayah. “Kami tidak akan mempermasalahkan tanah ini dan terima kasih kami ucapkan kepada semua pihak yang sudah datang membantu kami disini,” tutur Bapak Ananias Sabal.(Redaksi) 25 Nov 2022, 18:25 WIT
Ream Blong! Mobil Pickup Geruduk Dua Motor Di Puncak jaya, Sopir langsung Dibekuk Polisi Papuanewsonline.com,Puncak Jaya – Kepolisian Resor Puncak Jaya saat ini tengah menangani kasus kecelakaan yang terjadi di pertigaan Kantor Badan Pusat Statistik, Kampung Pruleme, Kabupaten Puncak Jaya, Selasa (22/11).Kejadian naas tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 siang  WIT hingga mengakibatkan 4 korban luka dan 1 korban meninggal dunia.Kabid Humas Polda Papua Kombes pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H saat ditemui di Media Center, Selasa (22/11) membernarkan kejadian tersebut.Kabid Humas mengatakan bahwa kejadian tersebut melibatkan 1 mobil pickup jenis Daihatsu Hiline bernopol DS 8130 AL dan 2 sepeda motor jenis Honda Vario Nopol PA 3524 HD dan Yamaha Jupiter Z tanpa nomor Polisi.Ia menjelaskan, kronologi kejadian berawal dari mobil Pick up yang melaju kencang dari arah Kota Baru menuju Kota lama dan mengalami rem blong sehingga pengemudi membantingkan stir kearah kiri yakni trotor guna menghentikan laju kendaraannya.“ Namun akibat laju kendaraan yang belum berhenti, setibanya di Pertigaan Badan Pusat Statistik Puncak Jaya, mobil Pickup tersebut sulit dikendalikan hingga menabrak 2 sepeda motor tersebut yang juga tengah berada di jalan raya,” jelasnya.Ia menerangkan, saat ini pengemudi Mobil Pick up berinisial CT (35) tersebut telah diamankan oleh pihak Kepolisian untuk dimintai keterangannya, dan para korban telah dilarikan ke Rumah Sakit Unit Darurat Mulia untuk diberikan penanganan medis.“ Adapun korban luka yakni pengemudi maupun penumpang Honda Vario yakni, Martinus Pigai (29) mengalami retak pada bagian lengan sebelah kiri serta shock ringan, dan Gergorius tatogo (8) yang mengalami patah kaki kiri dan  mengalami lecet-lecet,” pungkas Kabid Humas.Lanjutnya, untuk pengendara maupun penumpang Yamaha Jupiter Z yakni atas nama Risal Ranta (36) mengalami lecet ringan pada kepala, tangan, kaki, maupun bokong dan leher sulit untuk digerakkan, Ludia Pakuntang (29) mengalami shock berat dan Aerelyn Vania Londa Ranta (5) mengalami luka berat hingga meninggal dunia.“ Untuk saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh pihak Sat Lantas Polres Puncak Jaya, telah melaksanakan  olah TKP dan memeriksa beberapa saksi, Kami telah mengevakuasi badan mobil ke tepian jalan,” ucap Kombid  Kamal.Diketahui bahwa pihak Kepolisian akan menangani dan memproses kasus kecelakaan ini secara profesional dan porosional.“ Kami menghimbau kepada seluruh warga tetap menjaga Kamtibmas di wilayah Puncak Jaya dan jangan terprovokasi oleh pihak- pihak yang tidak bertanggung Jawab yang dapat mengganggu harmonisasi kehidupan masyarakat di Puncak Jaya,” Harap Kabid Humas.(Redaksi)     23 Nov 2022, 00:13 WIT
Polisi Bergerak Cepat Tangani Kecelakaan Maut di Jalan Trans Nabire & Timika Papuanewsonline.com, Jayapura – Polisi bergerak cepat melalui Satuan Lalulintas Polres Timika tengah menangani kasus kecelakaan maut  yang terjadi di Jalan Trans Nabire Kabupaten Mimika, Selasa (21/11) sekitar pukul 11.15 Wit.Hal ini dibenarkan Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, melalui keterangan tertulis yang diterima media Papuanewsonline.com, Selasa (22/11) malam.Kabid Humas  menjelaskan, kejadian itu berawal ketika mobil Mitsubishi truk (pengemudi lidik) membawa masyarakat sekitar 25 orang dari PT PAL 1, tujuan arah ke Timika SP2 depan perumahan Pemda.Lanjut, sesampainya di tikungan dekat kali pindah-pindah ban mobil depan sebelah kiri meletus mengakibatkan mobil tersebut terbalik ke arah kiri jalan."Dari kecelakaan itu 5 orang meninggal dunia, 19 orang luka ringan dan 1 orang luka berat. Saat ini para korban sudah berada di RSMM Mimika," ucap Kabid Humas. Kabid Humas menambahkan, saat ini barang bukti 1 unit truck sudah diamankan ke Polres Mimika, sedangkan untuk pengemudi dalam penyelidikan oleh Satlantas Polres Mimika."Kasus kecelakaan ini telah ditangani oleh Satlantas Polres Mimika," ucap Kombes Kamal.Kombes Kamal mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi untuk membuat situasi tidak kondusif."Serahkan dan percayakan kasus kecelakaan ini pada Kepolisian, karena akan ditangani secara profesional dan proporsional untuk penegakan hukum," ungkapnya. Kommbes Kamal mengajak Masyarakat agar bersama sama menjaga kamtibmas tetap kondusif, sehingga masyarakat dapat melaksanakan aktivitas seperti biasa guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan.(Redaksi) 23 Nov 2022, 00:10 WIT
Berita utama
Berita Terbaru
Berita Populer
Video terbaru
lihat video 10 Feb 2023, 15:22 WIT